Daftar Jurusan Kuliah Terbaik untuk Menjadi Day Trader

Melati 16 Jan 2022Dibaca Normal 7 Menit
forex>belajar>   #intraday   #day-trading
Jika ingin menjadi day trader, sebaiknya ambil jurusan apa ya? Berikut rekomendasi jurusan kuliah terbaik yang ilmunya dapat membantu Anda melakukan day trading.

Siapa sih yang tidak mau jadi trader sukses dengan profit melimpah? Setiap orang yang menggeluti dunia trading pasti memiliki hasrat menghasilkan keuntungan konsisten sehingga cukup untuk membayar biaya hidup. Terlebih apabila Anda bercita-cita menjadikan trading sebagai pekerjaan utama. Namun sayangnya, agar sampai ke level tersebut tidaklah mudah karena selain membutuhkan modal besar, Anda perlu skill dan jam terbang tinggi.

Puluhan tahun silam, sangat sedikit ilmu yang diajarkan di bangku sekolah dapat membantu aktivitas trading. Trader profesional kala itu biasanya meniti karir bertahun-tahun dimulai dari menjadi asisten di bursa efek sebelum bisa naik jabatan sebagai trader yang mengelola dana perusahaan investasi.

Baca Juga: Apa Itu Pialang Saham?

Belakangan ini, dengan semakin berkembangnya industri trading online, pasar menjadi lebih kompetitif dan susah diprediksi. Sehingga, dibutuhkan skill, latar belakang pendidikan, dan pengalaman trading mumpuni jika ingin menjadi day trader sukses di institusi keuangan. Berikut jurusan kuliah yang ilmunya bisa diterapkan oleh day trader institusional:

jurusan kuliah terbaik sebagai day trader

 

1. Finance

Jika tertarik menjadi trader, jurusan pertama yang terbayang di benak Anda pastinya adalah keuangan. Sebagai mahasiswa finance, Anda akan mendapatkan pemahaman kuat tentang banyak konsep trading, seperti menerjemahkan laporan akuntansi, derivatif, sekuritas pendapatan tetap, dan keuangan perusahaan. Ada juga yang mengajarkan mata kuliah trading saham, manajemen portofolio, dan anggaran modal.

Seperti kita ketahui, day trader diharuskan mampu melakukan analisa keuangan yang menyeluruh dan teliti. Day trader sebaiknya paham strategi apa yang digunakan sebelum entry posisi. Juga, mereka harus tahu bagaimana membuat keputusan investasi dan bagaimana melakukan analisa agar mendapatkan keputusan terbaik.

Day trader pun diwajibkan memahami tentang perencanaan keuangan serta cara mengaplikasikan teknik manajemen risiko untuk mempertahankan profitabilitas akun.

 

2. Administrasi Bisnis

Bisa dibilang, administrasi bisnis menawarkan lebih banyak fleksibilitas karir daripada gelar di bidang keuangan. Hal ini karena di luar trading dan investasi, pendidikan administrasi bisnis dapat mempersiapkan Anda untuk berkarir di bidang akuntansi, audit, analisa anggaran, konsultan keuangan, bahkan berbisnis online.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta

Mata kuliah administrasi bisnis biasanya meliputi akuntansi, manajemen, komunikasi bisnis, dan pemasaran. Jurusan ini fokus pada konsep komunikasi dan keterampilan berpikir kritis, sehingga ideal bagi day trader saham dalam menganalisa performa suatu perusahaan.

 

3. Ekonomi

Berbicara tentang karir di dunia finansial, rata-rata gelar yang dibutuhkan biasanya tak jauh dari sarjana bisnis, ekonomi, dan terkadang akuntansi. Mereka yang mempelajari ilmu ekonomi ternyata lebih cocok bergelut dengan forex, obligasi, atau suku bunga dan komoditas. Kok bisa?

kesimpulan jurusan terbaik day trader

Asal tahu saja, harga instrumen keuangan didorong oleh penawaran dan permintaan, yang merupakan poin utama dalam studi ekonomi. Begitu juga dengan pasar forex dan obligasi yang seringkali terpengaruh oleh data ekonomi. Di jurusan ekonomi, Anda akan belajar tentang siklus bisnis, indikator ekonomi, mata uang, suku bunga, serta kebijakan moneter dan fiskal. Ada juga yang mengajarkan mata kuliah tambahan berupa akuntansi dan analisa investasi. Informasi tersebut dapat Anda gunakan saat trading guna memahami arus berita dan peristiwa terkini sebelum membuat keputusan.

Selain itu, mahasiswa jurusan ekonomi dituntut berpikir kritis dan memecahkan masalah, yang merupakan keterampilan penting bagi day trader. Sebagai lulusan jurusan ekonomi, Anda akan lebih mudah meneliti dan menganalisa laporan rilis berita untuk membantu mengambil keputusan di pasar yang volatile.

Baca Juga: Kiat Trading Dengan Berita Menurut Para Ahli

Ditambah, jurusan ekonomi mengajarkan teori mikro dan makroekonomi yang penting untuk menelaah bagaimana faktor ekonomi global mempengaruhi pasar. Dengan demikian, lulusan dari jurusan ini umumnya lebih mampu menginterpretasikan data pasar dan tidak gegabah membuat keputusan buy atau sell.

 

4. Ilmu Komputer

Beralihnya trading ke ranah online mendorong lulusan ilmu komputer semakin diminati. Ilmu komputer adalah salah satu jurusan terbaik jika Anda tertarik pada sistem trading kuantitatif dan algoritma.

Kini, perusahaan-perusahaan besar sibuk mempekerjakan lulusan ilmu komputer dan ahli statistik dalam tim manajemen risiko mereka. Ada juga yang menempatkan mereka untuk memprogram algoritma trading rumit saat menciptakan robot trading.

Lulusan ilmu komputer juga pastinya sudah paham bahasa pemrograman seperti Java dan C++, yang banyak digunakan pada aplikasi keuangan dan halaman website. 

Meskipun tiap institusi memiliki kurikulum yang berbeda, sebagian besar lulusan ilmu komputer memiliki pengetahuan dasar tentang algoritma, kecerdasan buatan, logika data, manajemen data, sistem operasi, bahasa pemrograman, hingga statistik.

Selain keterampilan teknikalnya, lulusan ilmu komputer cenderung bekerja serba cepat. Sebagai day trader, Anda akan dituntut mengidentifikasi peluang trading dan mengelola risiko trading dalam jangka waktu yang relatif singkat. Memiliki latar belakang ilmu komputer memungkinkan Anda cepat menggunakan program dan segera menemukan solusi ketika terjadi masalah.

 

5. Statistik

Tahukah Anda bahwa akhir-akhir ini semakin banyak individu dengan latar belakang statistik berkarir di industri trading? Hal ini disebabkan oleh meningkatnya data-data kuantitatif di pasar finansial dan maraknya automated trading, sehingga dibutuhkan orang yang mampu menginterpretasi data-data kuantitatif tersebut.

Karena sering bergelut dengan angka, lulusan statistika juga bisa dengan cepat dan mudah belajar trading. Mereka biasanya piawai mengumpulkan, mengatur, menganalisa data dan menafsirkan informasi sebelum membuat keputusan.

Baca juga: Belajar Menjadi Investor Cerdas Dari 5 Tokoh Legendaris

Meskipun ilmu komputer dan statistik sangat berbeda, karir trading keduanya justru sering tumpang tindih. Seperti disebutkan di atas, ilmu komputer terkadang bekerja sebagai bagian dari tim manajemen risiko atau ditempatkan pada proyek pembuatan algoritma trading. Begitu halnya jika bergelar statistik, kemungkinan Anda akan ditempatkan di departemen yang sama dengan lulusan ilmu komputer.

Oleh karenanya, statistik merupakan pilihan jurusan terbaik jika Anda tertarik pada sektor kuantitatif seperti algoritma trading.

 

6. Matematika, Teknik, Dan Fisika Terapan

Menjadi day trader membutuhkan keterampilan kuantitatif, pemikiran analitik, dan kompetensi pemecahan masalah yang merupakan kemampuan dari lulusan matematika, teknik, maupun fisika terapan. Meskipun jurusan fisika mungkin tidak tahu banyak tentang finansial, sistem aritmatika dasar yang dipelajari anak fisika sebenarnya cukup mirip dengan perhitungan angka-angka pada sistem trading.

Sistem trading kuantitatif dan algoritma yang mungkin cukup kompleks dan membingungkan bagi lulusan non eksakta, justru malah disukai oleh trader berlatar belakang teknik atau fisika. Dengan demikian, ketiga jurusan terapan ini cocok bagi Anda yang ingin mengejar sisi teknikal day trading.

Satu keterampilan yang dibutuhkan setiap trader adalah kemampuan untuk menganalisa data dengan cepat. Ada banyak prinsip matematika dalam trading, tercermin pada grafik-grafik indikator dan berbagai pola harga. Akibatnya, trader perlu mengembangkan keterampilan analitikal mereka agar dapat membaca candlestick trend dan beragam jenis metode analisa teknikal lainnya.

Kemampuan untuk fokus dan berkonsentrasi, terutama di pasar volatile, adalah keterampilan penting dari seorang lulusan matematika, teknik, atau fisika terapan.

kesimpulan jurusan day trader

Saat mempersiapkan karir sebagai day trader di perusahaan finansial, memiliki gelar memang cukup membantu, terutama jika Anda melakukan trading karena terikat kontrak oleh suatu perusahaan yang seringkali melihat latar belakang pendidikan dalam perekrutan.

Namun, hal ini ini tidak berarti bahwa mereka yang hanya lulusan SMA atau jebolan fakultas di luar bidang ilmu di atas mustahil menjadi day trader. Banyak kok trader yang berasal dari disiplin ilmu lain sukses menjadi trader ritel atau individu.

Intinya, meskipun trading semakin menjadi profesi di mana matematika dan analisa teknikal sangat dibutuhkan, bukan berarti lulusan sejarah atau bahasa Inggris otomatis akan didiskualifikasi. Siapa saja bisa menjadi trader, asalkan mereka memiliki modal yang cukup dan pemahaman yang baik tentang analisa pasar serta manajemen risiko.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Dadank Batinggelaga ... |  11 Aug 2012

Master dari penjelasan berita Pair GBP?USD kemarin bahwa : Intraday 1.5680 – 1.5730 -1.5825 dan
Support Intraday 1.56 – 1.5580 Yang saya tanyakan kenapa RESISTEN 1.5625 at 38,2% tidak di jadikan resisten juga melainkan langsung menyebutkan ke 1.5680 at 23.6% dan merupakan titik tertinggi minggu saat itu. mhon penjelasannya master.thanks b4

Lihat Reply [2]

 Floura Noreen |  16 Feb 2015
Apakah trader baru dengan deposit trading yang rendah bisa mencoba untuk trading intraday dan jangka panjang?

Lihat Reply [2]

 Feri |  29 Jul 2016

Untuk day trading lebih baik mana,fokus pada satu/dua pair saja secara intensif atau selalu melihat 15-20 pair dan mencari pair yang paling jelas sinyalnya untuk op?

Lihat Reply [7]

 Aris Hakim |  3 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Lihat Reply [1]

 M Ariansyah |  22 Mar 2022

selamat pagi pak, pair apa yg kira2 yang baik untuk intraday trader?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

konsep nya icimoku kinki ini allinone tapi sayang kenapa buat timeframe yang tinggi2 aja, padahal yg paling sering diminati disini ya scalping sama intraday trading. klo hanya bisa buat trading jangka panjang berarti mesti tambah modal biar akun nya juga kuat nahan floating. ini sayang padahal banyak juga yang bisa dianalisa dari indikator ini.
 Somat_49 |  21 Jul 2014
Halaman: Mengenal Indikator Ichimoku Kinko Hyo
@ Kiki Riana:
Saya kira maksud pertanyaan Anda: kenapa kemarin saat suku bunga The Fed naik, XAU/USD juga ikut naik? Seharusnya USD menguat dan XAU/USD turun...

Yang Anda lihat adalah jangka pendek. Untuk jangka menengah panjang banyak analis memprediksi emas (XAU/USD) masih akan melemah (XAU/USD bearish), baik secara teknikal maupun fundamental.
Secara teknikal tampak pada chart XAU/USD weekly:



Dari indikator MACD, RSI dan Bollinger Bands tampak XAU/USD masih cenderung bearish.

Secara fundamental, tahun depan The Fed merencanakan kenaikan suku bunga sebanyak 3 kali, dan itu akan cenderung menekan emas. Kalau UU pajak jadi disahkan dan berdampak pada naiknya pertumbuhan, maka laju inflasi AS juga akan ikut naik dan bisa menyebabkan The Fed menambah frekuensi kenaikan suku bunganya. Tentu saja ini murni dari faktor fundamental ekonomi. Kalau misalnya terjadi perang nuklir dengan Korea Utara atau konflik di Timur Tengah ceritanya tentu akan lain.

Nah, untuk jangka pendek kenaikan suku bunga The Fed yang kemarin itu memang tidak menyebabkan USD menguat, malah melemah, karena:

1. Kenaikan tersebut sudah diperkirakan beberapa bulan sebelumnya, bahkan Janet Yellen dan beberapa pejabat The Fed menyatakan akan ada sekali lagi kenaikan suku bunga dalam tahun ini. Jadi pelaku pasar sudah mendiscount kenaikan suku bunga tersebut.

2. Yang diharapkan pasar dari FOMC meeting kemarin adalah proyeksi kenaikan (dot plot) suku bunga untuk tahun depan lebih dari 3 kali, tetapi ternyata tetap 3 kali (tidak berubah dari proyeksi sebelumnya).

3. Dalam meeting kemarin, kenaikan suku bunga tidak diambil dengan aklamasi, tetapi ada 2 anggota FOMC yang tidak setuju. Ini diluar dugaan pelaku pasar sehingga berdampak negatif pada USD.

4. Kenaikan suku bunga ini hampir bersamaan dengan penentuan UU reformasi pajak yang sedang diperdebatkan sehingga cenderung menekan USD.
Jika Anda trading jangka pendek (scalping atau day trading) yang paling penting perhatikan sentimen pasar dengan mengamati price action, dan konfirmasikan dengan indikator sebelum entry.
 M Singgih |  19 Dec 2017
Halaman: Harga Emas Hari Ini
Sekedar info:trading menggunakan teknik ini cocok digunakan untuk tf rendah 1 hour untuk trader intraday dengan target 30 - 60 point atau s n r terdekat dipadukan dengan fundamental karena saya banyak mendapat pelajaran dari masta Buge satrio dan Bang Martin. Trims.
 Enias |  27 Apr 2018
Halaman: Trading Dengan Strategi Inside Bar
Sama satu lagi. Kalau day trading, sebaiknya banyak-banyak baca berita karena bisa sangat berpengaruh pada pergerakan harga dalam satu hari.
 Hariana |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Day trading hanya bisa berprofit apabila pekerjaanmu memang trader, karena biasanya hanya dibuka dan ditutup di hari yang sama, jadi kamu harus fokus di depan laptop seharian
 Tama |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Mmmm, gimana ya. Karena sainganmu biasanya adalah day trader profesional jadi mereka punya koneksi dan teknologi canggih. Biasanya mereka pasti berujung profit. Kalau kamu cuma ikut2an day trading, biasanya justru jadi makanan mereka hehe.
 Jati |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Komentar[1]    
  Andreas   |   6 Apr 2022

Baca artikel ini bikin galau dan ngerasa salah jurusan. Coba dr dulu udah tau, pasti bisa lebih mikir pas baru lulus. Tapi yaudahlah, belajar otodidak aja jadi tradernya... Dikit2 yg penting dah paham soal money management dsb berkat baca2 sendiri.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip