Euro Berpotensi Terkoreksi Dan Sinyalkan Sell

Jujun Kurniawan 26 Feb 2021 223
Dibaca Normal 1 Menit

Selama beberapa pekan terakhir pasangan EUR/USD berhasil menguat menuju level Resisten 2. Euro kini berpotensi terkoreksi dan sinyalkan Sell menuju level Support 1.



Analisis Teknikal

Pasangan mata uang Euro terhadap Dolar AS (EUR/USD) selama beberapa pekan terakhir bergerak bullish. Harga bergerak dari level Support 2 (1.19517), hingga menembus Support 1 (1.20480), dan Resisten 1 (1.21427). Akan tetapi, penguatan harga di time frame H4 belum berhasil menuju level Resisten 2 (1.22447).

Baca juga: 5 Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Level Support-Resistance

Euro kini berpotensi terkoreksi dan sinyalkan Sell menuju level Support 1. Peluang ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan close di bawah level 1.213. Selain itu, peluang ini didukung oleh indikator Commodity Channel Index.

Berpotensi Terkoreksi, EUR/USD Didukung Indikator CCI

 

Rekomendasi

Peluang trading pada pair EUR/USD kali ini adalah Sell, dengan level entry di harga 1.21369. Take Profit dapat diletakkan di level 1.21838, sementara Stop Loss diletakkan di level 1.20773. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.



Forum

Daniel (14 Jul 2013)

Apa yang dimaksud dengan mother candle dan apa kriterianya?Di time frame berapa yang ideal untuk trade mother candle?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
Jujun Kurniawan   8 Apr 2021   101  
Asal Buy langsung minus

Master, saya sudah 5 hari menggunakan akun demo, mhn penjelasan kenapa asal Buy selalu langsung minus pada Meta trader. Apakah karena pakai akun demo sehingga demikian. Terimakasih

Robert.P 2 Mar 2019

Reply:

Erik T (04 Mar 2019 23:28)

Untuk Robert.P,

Hal itu disebabkan karena Anda harus menutupi atau membayar biaya spread terlebih dahulu. Spread adalah selisik jarak antara harga jual (ask) dan harga beli (bid). Misal, spread untuk pair EUR/USD pada broker Anda sebesar 1 pips. Kemudian Anda hendak membeli pair EUR/USD sebanyak 1 lot ketika harga yang biasa ditampilkan pada chart (harga ask) berada di angka 1.1318, maka Anda akan mendapatkan posisi beli pada harga bid-nya yang berada pada 1.1319.

Otomatis Anda akan mengalami kerugian sebesar 1 pips ketika membuka posisi. Hal ini dikarenakan Anda membeli pair EUR/USD di angka 1.1319, sedangkan harga saat ini masih berada diangka 1.1318. Jika dikonversikan, nilai per pips untuk pair EUR/USD per 1 lot-nya adalah $10. Maka dengan demikian, ketika Anda membuka posisi sebesar 1 lot (posisi apapun, sell atau buy), maka Anda tentu akan langsung mengalami floating loss sebesar $10. Hal ini berlaku di semua broker yang menetapkan spread, baik di server demo ataupun server real.

Semoga bisa membantu.

Fulus (15 Apr 2019 08:56)

Apa beda Money Management dan Risk Reward?

Erik T (15 Apr 2019 22:18)

Untuk Fulus,

Money management adalah sebuah cara untuk mengelola dana pada akun trading Anda. Pengelolaan dana tersebut berguna untuk mengatur jumlah total resiko (kerugian) yang bisa Anda terima. Sehingga, sebelum memasuki posisi atau membuka posisi trading, Anda sebaiknya menetapkan berapa besar resiko kerugian yang bisa Anda terima jika posisi trading tersebut mengalami kegagalan.

Sementara risk:reward ratio adalah sebuah metode untuk menetapkan target setelah Anda menerapkan prinsip money management. Cara kerjanya, setelah Anda menetapkan besaran resiko, maka Anda harus menentukan besaran target yang diharapkan. Sejatinya, risk:reward ratio yang memadai minimal adalah 1:1. Yang artinya, jika Anda meresikokan dana sebesar 5% dari modal, maka minimal target keuntungan yang harus Anda capai adalah sebesar 5% juga. Pengaturan risk:reward ratio yang lebih besar tentu akan membuat akun trading Anda berkembang dalam jangka panjang. Intinya bukan profit yang paling diutamakan, tapi pengukuran resiko-lah yang perlu didahulukan! Profit akan mengikuti dengan sendirinya jika menggunakan konsep risk:reward ratio yang memadai.

Semoga bisa membantu.

GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
Jujun Kurniawan   6 Apr 2021   84  
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   26 Mar 2021   134  
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   22 Mar 2021   128  
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   18 Mar 2021   142  
GBP/USD Kembali Menguat Lalu Sinyalkan Buy
GBP/USD Kembali Menguat Lalu Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   10 Mar 2021   138  
Sempat Melemah, Kini AUD/USD Berpeluang Rebound
Sempat Melemah, Kini AUD/USD Berpeluang Rebound
Jujun Kurniawan   9 Mar 2021   141  
USD/CAD Berpeluang Menguat Dan Sinyalkan Buy
USD/CAD Berpeluang Menguat Dan Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   3 Mar 2021   182  
Meski Rawan Terkonsolidasi, USD/JPY Sinyalkan Buy
Meski Rawan Terkonsolidasi, USD/JPY Sinyalkan Buy
Kazuki   25 Feb 2021   162  
Dolar AS Berusaha Bangkit Versus Franc Swiss
Dolar AS Berusaha Bangkit Versus Franc Swiss
Kazuki   24 Feb 2021   202