EUR/USD Berpeluang Bullish, Awasi Breakout Downtrend Channel

Red Team 3 Jul 2018
Dibaca Normal 3 Menit
forex > analisa >   #trend   #usd   #bullish   #eur   #uang   #peluang   #breakout   #dow
Awasi Breakout pada Downtrend Channel di pair EUR/USD. Bila candle ditutup di atas Channel tersebut, harga berpeluang tinggi untuk mendaki.

Prakiraan EUR: Bullish Korektif.
Prakiraan USD: Volatil.
Prakiraan EUR/USD: Berpotensi Breakout Dua Arah.

 

Analisa Fundamental

Euro terpantau mengalami kenaikan menghadapi Dolar AS hari ini, mengikuti perkembangan positif mengenai gejolak politik di Jerman yang sudah menemukan titik terang. Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, dikabarkan sempat ingin mengundurkan dir karena perselisihan dengan Christian Democrats (CDU) terkait perkara imigran ilegal. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan setelah CSU mencapai kesepakatan dengan CDU yang diketuai Angela Merkel.

Dari sisi Greenback, pelemahan tidak hanya terjadi terhadap Euro, tetapi juga melawan Yen, karena trader masih menggangap Yen sebagai Safe Haven ditengah isu perang dagang AS dengan negara-negara maju lainnya (terutama Tiongkok). Hal ini menambah ketidakpastian fundamental pada pair-pair Mayor terutama EUR/USD. Namun dalam jangka pendek, volatilitas EUR/USD menarik trader untuk mendapat keuntungan dalam waktu relatif singkat.

 

Analisa Teknikal EUR/USD (H4)

 

eurusd, h4

 

EUR/USD diproyeksikan berpotensi untuk Breakout ke dua arah, dengan peluang untuk mendaki lebih besar. Berikut adalah sinyal-sinyal trading yang perlu Anda pertimbangkan:

  • Harga diproyeksikan bergerak mendaki dengan tendensi untuk menyelesaikan pola harmonik Gartley.
  • Lingkaran kuning menyorot terbentuknya pola candlestick Bullish (Morning Star). Jika harga berhasil menembus Downtrend Channel (garis putus-putus merah), maka harga berpeluang mendaki. Namun jika ternyata harga gagal ditutup di atas Channel tadi, awasi koreksi Bearish.
  • Garis MACD dan garis sinyal indikator MACD berada di atas angka 0. Artinya, momentum Uptrend masih berpeluang untuk bertahan. Peluang Buy besar, jika garis MACD (Histogram) berada di atas garis merah (garis sinyal). Sebaliknya, sinyal Bearish perlu dipertimbangkan jika garis MACD bergerak menurun menembus garis sinyal dan angka 0 (menuju zona negatif).

 

Indikator Penunjang

Berikut adalah daftar indikator Power Trend untuk pair USD/JPY dengan kombinasi timeframe H1, H4 (fokus TF), dan Daily. Angka plus adalah Bullish, angka minus adalah Bearish:

 

eurusd, indikator

 

 

Saran Pembukaan Posisi

Skenario Posisi Long (Buy) (berpeluang lebih tinggi)

  • Entry: 1.16400
  • TP: 1.17450 (plus 105 pip)
  • SL: 1.16050 (minus 35 pip)

Skenario Posisi Short (Sell)

  • Entry: 1.15900
  • TP: 1.14850 (plus 105) pip
  • SL: 1.16250 (minus 35) pip

Anda dapat membuka Order secara instan atau menunggu harga sampai mendekati level Entry yang direkomendasikan dengan Pending Order. Berhati-hatilah pada volatilitas pasar dan tunggu sampai konfirmasi sinyal benar-benar telah valid.

Setting rasio Risk/Reward pada posisi ini adalah 3RR. Gunakan trailing stop auto atau manual (15 pips atau 150 points) untuk mengamankan posisi. Gunakan pula kalkulator MM agar manajemen modal teratur dan posisi tidak over lot.

Disclaimer On

Update Posisi 4 Juli 2018

Pending Order Buy pada analisa sudah tereksekusi kemarin dan sudah mendapatkan profit sebesar 40 pips. Saat ini harga telah kembali ke daerah Stop Loss posisi. Bagi Anda yang sudah memasang Trailing Stop maka Anda sudah mengantongi profit sebesar 150 pips. Anda boleh menutup semua Pending Order yang ada untuk mengamankan akun Anda. Di prediksi beberapa hari ini, pasangan EUR/USD akan cenderung untuk Sideway sambil menunggu Event NFP akhir minggu ini.]

 

EUR/USD Berpeluang Bullish, Awasi

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Gunawan |  30 May 2012

Salam Masta..mo minta bantuan ni master ane newbi pngn masang trendline di chart tp bingung nentuinnya pd saat itu trendnya apa start narik garisnya dr mana ama di TF mn aja..kasih contoh ya master maklum msh belajer.. terima kasih master..

Lihat Reply [22]

Untuk Muhamad Suhadi,

Agar object yang sudah digambar dapat terlihat di semua timeframe, maka Anda dapat mengaktifkan opsi “Show on all timeframes”. Untuk mengaktifkan opsi tersebut, klik kanan pada object (dalam hal ini adalah trendline), lalu pilih Trendline Properties untuk merubah preferensi object tersebut.

meta
Pada tab Visualization, beri centang pada opsi “show on all timeframes”, lalu klik OK.

meta
Dengan begitu, object yang sudah Anda buat akan selalu terlihat meskipun Anda sudah berganti timeframe. Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   1 Sep 2019

@ Bayu:

Trendline atau garis trend bisa ditarik pada semua time frame. Hanya saja trendline pada time frame yang tinggi lebih akurat sebagai acuan support dan resistance, dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah.

M Singgih   6 May 2020

@Bayu
Semua time frame punya trend sendiri. Misalnya ketika kamu gunakan time frame M5 trend naik, sedangkan ketika kamu lihat time frame H1 trend malah turun. Artinya chart pair itu jika dilihat di time frame H1 atau dalam waktu 14 hari akan terlihat turun, saya biasa melihat chart sampai 14 hari karena chartnya saya perkecil, perkecil aja chartnya supaya jangkauannya jauh kebelakang.

Jika kamu gunakan M5 maka yg terlihat trend naik karena dalam 1 hari itu terjadi koreksi. Jika mau lihat arah trend misalnya di time frame H1 maka perkecil saja chartnya sampai yg terkecil, disitulah terlihat sebenarnya arah harga itu mau kemana. Jika kamu tidak perkecil maka yg terlihat hanya candle-candle.

Untuk melihat trend gunakan indikator SMA periode 200. Sedangkan untuk melihat arah trend gunakan time frame tinggi H1 sedangkan untuk entry gunakan time frame M1 atau M5. Ikuti aja konsep arah trend di TF H1 sama dengan TF M5 dan TF M1. Sebenarnya harga itu punya trend yg bisa dibaca, dengan mengikuti arah trend itu pasti profit.

Mursala Robbi   11 May 2020

Untuk Sodikhin K,

Garis trendline ataupun channel bekerja layaknay support dan resisten. Sehingga adalah normal jika harga bergerak keluar (menembus) garis trendline ataupun channel. Dengan keluarnya harga dari garis trendline atau channel, berarti mengindikasikan harga akan mulai terkoreksi atau bahkan memungkinkan untuk berubah trend. Oleh karena itu, ketika trendline atau channel telah tertembus, maka Anda dapat menggunakan strategi trading breakout.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   27 Mar 2019

 Trend line terkait dengan pergerakan Harga sendiri. Trendline hanya lukisan atau coretan coretan area area perkiraan harga yang didasarkan High Low open close harga sebelumnya.

/


/


/
Tidak ada yang bisa memastikan  bahwa harga bisa menembus area area tersebut.

Thanks

Basir   30 May 2012

@gunawan: penggunaan sistem trading dengan metode trendline biasanya menggunakan time frame besar seperti Daily ke atas. Time frame H1 ke bawah memiliki noise yang banyak, sehingga sangat berpengaruh terhadap winrate dan Risk/reward yang dihasilkan.

Contoh penggunaan trendline Daily.

AUD/JPY Daily

Terdapat area sell berdasarkan trendline Daily yang ditarik dari dua Top sebelumnya. Entry sell dapat dilakukan di time frame H4 atau H1.

Kiki R   19 Sep 2019

@ Rs:
Trend line atau garis trend bisa dibuat pada semua time frame baik M1, M5, H1 atau daily. Semakin tinggi time frame maka akan semakin akurat garis trend tersebut. Cara membuat garis trend adalah dengan menghubungkan titik-titik lembah (bottom) yang berdekatan untuk uptrend, atau menghubungkan titik-titik puncak yang berdekatan untuk downtrend. Berikut contoh garis uptrend dan garis downtrend pada time frame M5 dan daily:


   

M Singgih   10 Nov 2015

Untuk Reddy..

Setelah membuat dan menarig garis trend line. Arahkan Mouse ke chart tersebut. Klik Kanan. Pilih Objects List. Pilih Edit. Pilih parameter. Hilangkan centangan pada Ray.

Anda bisa memperpanjang atau memperpendek trendline dengan klik centang atau menghilangkan centang pada Trendlind di kolom Objects.

Thanks.

Basir   6 Mar 2017

Gampangnya tinggal diklik aja garis trend, terus ada tanda kotak putih kecil di ujung itu bisa diklik 2x terus didrag... digeser ke kanan atau kekiri. dari situ garis trend bisa diperpanjang/diperpendek.

Akbar   7 Mar 2017
Terima kasih Pa / Bu atas informasinya.
 
Salam,
 
Reddy
Reddy   7 Mar 2017

@ Musya:

Untuk menarik garis trend, teorinya menghubungkan minimal 2 titik terendah yang saling berdekatan (untuk uptrend), atau menghubungkan minimal 2 titik tertinggi yang saling berdekatan (untuk downtrend). Tetapi dalam prakteknya, garis trend yang akurat harus disesuaikan dengan level-level support atau resistance.

Berikut contoh garis trend (untuk downtrend) pada AUD/USD H4 hari ini (21 November 2017), dengan time separator seperti yang Anda maksud:

Titik 1 dan 2 memang titik tertinggi yang saling berdekatan, tetapi jika Anda paksakan menarik garis downtrend dari titik 1 dan 2 maka akan tidak relevan dengan kondisi pergerakan harga saat ini karena titik 2 bukan support ataupun resistance yang signifikan. Tampak bahwa titik 3 adalah level resistance yang signifikan, sehingga Anda bisa menghubungkan titik 1 dimana ada level resistance yang signifikan dengan titik 3.

Jadi penarikan garis trend harus disesuaikan dengan level-level support atau resistance yang signifikan untuk menjamin validitasnya. Waktu penarikan dan time separator tidak berpengaruh, yang penting level-level support atau resistancenya.

M Singgih   21 Nov 2017

Selamat sore Pak Martin, mhn bantu dijelaskan. Sy scalper, biasa melihat tren di time frame kecil yg sy gunakan, mentok M15. Dlm hal ini sy perlu jg kah utk menarik trendline di TF besar pak, misalnya H4, D, atau bahkan W? Terima kasih

Pranata Satya   7 Oct 2020

@ Pranata Satya:

Untuk scalping pada time frame M15, menurut saya tidak perlu mengamati arah trend pada time frame yang lebih tinggi. Pada dasarnya trading dengan cara scalping (pada time frame rendah) adalah membuka posisi begitu ada sinyal dari price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal, dan cepat keluar setelah profit. Jika ternyata salah posisi dan loss, cepat di-cut loss juga.

Jadi untuk scalping tidak harus menyesuaikan arah trend, cukup memanfaatkan volatilitas dari arah pergerakan harga yang ditunjukkan oleh price action.

M Singgih   8 Oct 2020

Garis tetap hilang

Hendro Tjahjono   15 Dec 2020

Untuk membuat trend line yg paling baik dengan candlestik M1 , M5 atau apa?

Rs   6 Nov 2015

Mau bertanya, untuk menarik garis trendline berapa periode ke belakang jika menggunakan TF h4?

jika saya menggunakan separator di h4, apakah utk menarik trendline mis.uptrend dr ttk terendah periode sblmnya ke priode berikutnya?
jd brp minggu kebelakang utk tf h4?

Musya   19 Nov 2017

Saya sudah coba trading pake strategi trendline dan channel, tapi kenapa harga malah menjebol garis trend atau garis channel yg saya buat. Parahnya lagi, mereka benar-benar keluar dari garis dan membentuk trend baru.

Sodikhin K.   27 Mar 2019

Saya sudah melukis garis trendline. Ketika pindah TF garis tsb hilang. Setelah kembali ke TF semula sewaktu sya melukis trendline tsb dan garisnya pun ttep hilang. Itu gimana ya pak? Mohon pncerahannya. Trims

Muhamad Suhadi   30 Aug 2019

Mohon maaf master, mau tanya. Apakah semua TF mempunyai trend line? Kalau kita mau menggambar trendline di tf 5 menit apakah kita juga harus menghubungkan titik2 tertinggi dan terendah? Padahal klw d tf rendah kan banyak titik2 tsb. Titik2 mana yg harus kita hubungkan untuk membuat trendline? Apakah titik2 berdasarkan candle terakhir? Terima kasih master

Bayu   4 May 2020

bagaimana cara mengedit garis tren / memotong supaya nggak keliahatan terlalu panjang

Reddy   4 Mar 2017

Apakah indikator zigzag itu juga bisa dikategorikan sbg trendline pak?

Dewi Nurinah   12 Sep 2022

Tidak, zig zag adalah indikator yang menghubungkan harga tertinggi dan harga terendah melalui garis tanpa melihat trend.

Kiki R   15 Sep 2022
 Roy |  7 Jun 2012

Salam, Master. Saya ingin bertanya untuk pair AUD/USD, bagaimana prediksi master pergerakannya ke depan dlm range short term hingga long term?? thanks.

Lihat Reply [6]

 AUD adalah Mata uang Australia dan sering di sebut dengan nama Aussie. Mata uang ini termasuk mata uang Safe Haven . Mata uang ini mata uang yang berbasis Komoditi / berbasis Emas. Secara Rally Mata uang ini mengikuti Pergerakan Gold. Dan anda tahu Trend Gold  adalah UP.

Kalau pun melemah tidak akan terlalu Lama.  Saya sendiri menggap Pasangan ini seperti trade GOLD ( XAU/USD) . saya lebih tertarik dan dominan BUY . Tentunya Tidak Asal BUY. Kalaupun Floating kami biarkan yang penting mampu menjaga lot dar margin (tidak over lot).

Thanks

Basir   7 Jun 2012

@Roy: Prediksi pergerakan pair AUD/USD hari ini (24/9/2019) dari long term hingga short term adalah sebagai berikut.

Long-term (AUD/USD Monthly)

Perhatikan grafik pertama, grafik AUD/USD sejak 1970 hingga September 2019. Trend yang terbentuk adalah downtrend dimana harga membentuk top di tahun 1974 dan tahun 2011 sedangkan bottom terbentuk di tahun 2001. Sekarang perhatikan gambar kedua, data diambil sejak 1998 - 2019. Harga membentuk top di 2011 pada harga 1.1000 dan bottom di 0.4850 tahun 2001. Dengan demikian, maka trend untuk long-term adalah downtrend.

AUD/USD Monthly

AUD/USD Monthly

Medium-term (AUD/USD Daily)

Pada grafik Daily, trend yang sedang terjadi adalah downtrend. Kondisi ini ditunjukkan oleh gelombang down yang membentuk top baru yang lebih rendah dari top sebelumnya.

AUD/USD Daily

Short-term (AUD/USD H1)

Untuk short-term, trend turun juga sedang berlangsung ditunjukkan oleh gelombang downtrend yang masih terjadi. Terdapat pola bearish flag yang menjadi tanda bahwa pelemahan dapat berlanjut.

AUD/USD H1

Kiki R   24 Sep 2019

@ Dimas Yasifan:

chart aud/usd

Chart Daily:

Pergerakan harga masih cenderung bullish, didukung oleh penunjukan indikator trend berikut ini:

  • Harga berada dekat kurva upper band indikator Bollinger Bands dan di atas kurva support EMA34.
  • Titik indikator Parabolic SAR berada di bawah bar candlestick.
  • Kurva indikator MACD berada di atas kurva sinyal (warna merah), dan garis histogram OSMA berada di atas level 0.00.
  • Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan berada di atas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang masih kuat. Harga penutupan berada di atas level pivot mingguan.

 

Level pivot mingguan: 0.7589

Resistance: 0.7639 ; 0.7678 ; 0.7737 ; 0.7778 (123.6% Fibo Expansion) ; 0.7800 ; 0.7859.

Support: 0.7577 ; 0.7546 ; 0.7506 ; 0.7477 (76.4% Fibo Expansion) ; 0.7450 ; 0.7413 ; 0.7384 (61.8% Fibo Expansion) ; 0.7348 ; 0.7308 (50% Fibo Expansion) ; 0.7266 ; 0.7234 (38.2% Fibo Expansion) ; 0.7200 ; 0.7170 ; 0.7141 (23.6% Fibo Expansion) ; 0.7113 ; 0.7076 ; 0.7027 ; 0.6991 ; 0.6950 ; 0.6900 ; 0.6837 ; 0.6776 ; 0.6682 ; 0.6614 ; 0.6560.

M Singgih   22 Dec 2020

@Dayat_geloo:

Pair AUD/USD menarik karena harga reject disekitar supply 0.7520. Terlihat juga ada pin bar Daily kemarin menandakan adanya tekanan seller di area ini. Anda bisa mulai cari area untuk sell di time frame H4 kebawah.

Struktur harga di H1 memberikan tanda adanya perubahan arah dengan terbentuknya lower low yang baru.

Kiki R   29 Mar 2022

Selamat malam pak,

mau tanya opini bapak mengenai proyeksi serta analisa pasangan AUD/USDnya dong pak?

Dimas Yasifan   18 Dec 2020

Analisa AUD/USD untuk hari ini master. Terima kasih

Dayat_geloo   28 Mar 2022
 Eddy Eccy |  28 Mar 2013

mastah apakah salah satu kebijakan moneter itu dengan cara memperbanyak uang yang beredar ?

Lihat Reply [10]

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, margin requirement, kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang.

Dalam pelaksanaannya, Bank Nasional  memiliki kewenangan untuk melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Secara operasional, pengendalian sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumen-instrumen, antara lain operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing, penetapan tingkat diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau pembiayaan.

Banyaknya uang yang beredar hal ini bisa menimbulkan masalah juga. yang jelas dari Kebijakan Moneter tujuannya adalah  menstabilkan nilai mata uang.

Thanks

Basir   28 Mar 2013

@ Eddy Eccy:

Ya, kebijakan tersebut berupa stimulus atau Quantitative Easing. Dalam hal ini bank sentral biasanya membeli obligasi pemerintah dalam jumlah tertentu guna memperbanyak uang beredar. Hal ini dilakukan ketika aktivitas ekonomi sedang lesu, dan menuju ke arah resesi.

M Singgih   28 Oct 2019

Apa saja pertimbangan sebuah negara saat akan memproduksi uang baru? Dan apa efeknya ke nilai tukar mata uang tsb? 

Samuel   3 Jun 2022

@ Samuel:

Pertimbangannya karena inflasi yang rendah dan aktivitas ekonomi sedang menurun. Dengan memperbanyak uang beredar maka diharapkan aktivitas ekonomi akan kembali bergairah dan inflasi akan meningkat, sehingga ekonomi kembali tumbuh.
Dengan memperbanyak uang beredar (mencetak uang atau money printing), maka nilai tukar mata uang negara tsb akan cenderung melemah.

 

M Singgih   6 Jun 2022

Apakah The Fed akan segera melakukan Tappering dalam waktu dekat? Serta bagaimana dampaknya ke market forex bila Tappering benar-benar dilakukan?

Reiju   6 Jun 2022

The Fed sudah melaksanakan tapering sejak berbulan-bulan lalu, jadi bukan "akan" lagi. Bahkan, The Fed sudah mulai menaikkan suku bunga sekarang. 

Bagaimana dampaknya ke market? Ya, seperti kita lihat saat ini. Dolar AS menguat luar biasa, mata uang-mata uang lain babak belur khususnya mata uang yang punya suku bunga lebih rendah seperti yen Jepang.

Aisha   8 Jun 2022

Misalnya ika the Fed menaikkan suku bunga, apakah BI juga pasti akan menaikan suku bunga lebih besar lagi?

Firmawan   5 Aug 2022

Belum tentu.

The Fed punya banyak pertimbangan untuk menaikkan suku bunga. Pertimbangan-pertimbangan The Fed itu tentunya berbeda dengan pertimbangan BI.

Kondisi ekonomi AS berbeda dengan kondisi ekonomi Indonesia. Tantangan ekonomi AS juga berbeda dengan tantangan ekonomi Indonesia. 

Dengan demikian, BI belum tentu menaikkan suku bunga juga jika The Fed menaikkan suku bunga.

Kenaikan suku bunga The Fed memang "sering diikuti" oleh bank-bank sentral lainnya (termasuk BI), karena imbas dari kebijakan The Fed itu berskala global. Meski demikian, tak semua negara akan harus menaikkan suku bunganya hanya gegara imbas itu saja. Jadi, "sering diikuti" di sini tidak bersifat absolut, melainkan situasional tergantung kondisi masing-masing negara.

Aisha   8 Aug 2022

Jika uang Dollar terus dicetak, apakah di masa depan ada kemungkinan dollar tidak memiliki nilai?

Sabrina   19 Aug 2022

Bank sentral AS (Federal Reserve) mengemban banyak sekali tugas. Antara lain, mengatur jumlah peredaran uang agar tetap selaras dengan kondisi ekonomi, dengan tujuan agar harga-harga tetap stabil dan menjamin pertumbuhan lowongan kerja yang berkelanjutan.

Selama bank sentral tetap melaksanakan tugas tersebut, dolar akan tetap memiliki nilai dan terus dipercaya oleh dunia internasional.

Aisha   22 Aug 2022
 Sammi Lk |  3 Dec 2014

apa saja analisa trading yg perlu dilakukan untuk menjadi countertrend trader???

Lihat Reply [11]

@ Arta:
Mungkin yang Anda maksud adalah sell di area resistance pada kondisi uptrend, dan buy di area support pada kondisi downtrend, seperti contoh berikut ini:



Kalau memang demikian maka cara trading Anda adalah ‘buy the dip, sell the rally’. Dalam hal ini Anda mengambil keuntungan pada saat koreksi atau retracement. Robot atau EA (Expert Advisor) untuk sistem trading tersebut bisa dibuat asal Anda tentukan kriteria level resistance dan support-nya dengan jelas.

M Singgih   26 Jul 2016

Counter memiliki arti "melawan". Melawan bisa diartikan sebagai membalas, menjawab, maupun membantah. Namun dari itu semua counter trend sering dimanfaatkan trader dalam menanggapi pembalikan market. Terlepas dari penyebab terjadinya pembalikan, biasanya trader yang sudah profesional dalam melakukan counter sangat menyukai sideway dengan ciri pending limit sebagai order.

Hedging, averaging, m singgihgale tampaknya akan menjadi analisa yang bisa dipakai bagi yang ingin melawan market.

Thanks.

Basir   3 Dec 2014

@Ratih Dewi:

Betul sekali bu, ada banyak sekali buku yang mereferensikan penggunaan strategi trading berbasis Trend Following jika dibandingkan dengan Countertrend. Hal ini juga diikuti dengan statistik umum bahwa strategi Trend Following ini juga lebih banyak digunakan secara umum pada kalangan trader jika dibandingkan dengan yang lain.

Namun, kalau mengenai pertanyaan apakah strategi berbasis Trend Following jauh lebih baik dari Countertrend itu masih banyak menjadi perdebatan. Secara umum kedua jenis strategi ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kalau kita bicara statistik dan pengukuran dasar hasil performa trading, maka kira-kira hasilnya seperti berikut:

1. Winrate

Kalau menggunakan salah satu strategi paling simple di Trend Following yaitu Breakout Moving Average atau nilai High/Low maka rata-rata Winrate yang dihasilkan strategi tersebut hanya akan ada di kisaran 35-45%. Jauh berbeda dari strategi Countertrend paling sederhana seperti penggunaan Stochastics yang rata-rata menghasilkan Winrate di kisaran 55-65%.

2. Risk:Reward Ratio

Dari sisi perbandingan dari Risk:Reward Ratio-nya sendiri  hasil yang didapatkan akan berbalik jika dibandingkan dengan Winrate. Rata-rata strategi trading yang menggunakan Countertrend hanya mencetak angka perbandingan di kisaran 0.7-1.5 Reward dari setiap 1 Risk yang digunakan. Jauh di atas itu, strategi sederhana Trend Following rata-rata mampu mencetak 2-5 Reward dari setiap 1 Risk yang digunakan.

breakout

*Catatan: Perlu diingat, data statistik di atas hanya hasil dari sebuah pengaplikasian strategi simpel dari Trend Following dan Countertrend. Hasil ini bisa lebih bervariatif bergantung dari tingkat kesulitan atau kompleksnya strategi yang digunakan.

Jadi mana yang lebih baik strategi berbasis Trend Following vs Countertrend? Kalau menurut hemat saya, keduanya sama baiknya jika dibandingkan dari sisi hasil statistik yang diperoleh menggunakan 2 parameter pengukuran di atas. Namun kalau bingung ingin memilih, saya sarankan untuk memilih sesuai dengan tipe kepribadian yang ibu miliki. Contohnya jika ibu percaya dengan konsep jual saat harga sedang tinggi, dan beli saat harga sedang rendah maka Countertrend tentunya akan jauh lebih cocok untuk ibu.

Kalau untuk trader professional sendiri biasanya akan menggabungkan kedua jenis strategi tersebut sebagai langkah diversifikasi portofolio yang mereka susun. Secara statistik sendiri, penggunan keduanya dalam waktu yang bersamaan akan menurunkan tingkat Drawdown dan menaikkan Net Profit yang dihasilkan strategi.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   2 Feb 2022

@Sagita Muslimat:

Tentu saja bisa pak. Ada banyak sekali jenis strategi teknikal dengan memanfaatkan prinsip Countertrend pada time frame besar seperti H4 dan Daily. Namun umumnya strategi Counter ini berbasiskan Mean Reversion ataupun Divergensi dan sangat sulit dilakukan untuk jenis strategi Counter Fade In Move.

Contoh Mean Reversion yang paling terkenal dan banyak digunakan adalah penggunaan EMA periode 21 dan 8 dan dipadukan dengan pola Candlestick Reversal pada time frame Daily.

ema-21-8

Singkatnya, posisi akan dibuka berlawanan dari arah Trend  jika pola Candlestick Reversal sudah terbentuk dengan titik pengambilan keuntungan ada pada Moving Average.

Strategi Counter trend lain yang cukup populer adalah memanfaatkan terbentuknya Divergence pada Oscillator seperti RSI, MACD, Stoch sebagai dasar penbukaan posisi.

divergens

Kedua jenis strategi ini sangat banyak digunakan baik dari trader retail ataupun professional dan telah banyak diajarkan di berbagai buku ataupun artikel di internet. Namun, selalu ingat untuk terlebih dahulu melakukan pengujian Backtest dan Forward Test sebelum menggunakan strategi ini secara langsung.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   22 Apr 2022

apakah menerapkan analisa counter trend pada time frame h4 bahkan daily bisa profitable? terima kasih

Sagita Muslimat   21 Apr 2022

Di banyak buku atau artikel trading selalu dijelaskan kalau selalulah trading dengan mengikuti trend yang ada. Apakah ini brarti strategi follow trend pasti lebih baik dari countertrend?

Ratih Dewi   2 Feb 2022

Saya punya gaya trading sendiri ketika buka posisi berlawanan dengan tren. di garis resisten dan support mendalam, dengan tp beberapa point. Bisa dibilang melawan trend.
Alhasil profit lumayan juga. Setahu anda trading seperti ini mengarah sistem trading apa ia.... Scalperkah atau yang lain atau adakah sistem robot yang seperti ini.....?

Arta   22 Jul 2016

Saran pair yang bagus untuk strategi counter trend bang? Selain forex juga gpp...makasih

Pamungkas   6 Sep 2022

@Pamungkas: Sebaiknya gunakan strategi counter trend pada pair forex. Alasannya, karena pergerakan forex lebih banyak sideways daripada instrumen lainnya seperti saham, futures, dst.

Untuk counter trend, sebaiknya gunakan major pair karena spread lebih kecil dan pergerakan juga tidak terlalu besar.

Anda bisa mengatur risiko dengan lebih presisi jika menggunakan major pair.

Major pair ini seperti EURUSD, GBPUSD, USDJPY, dst.

Kiki R   7 Sep 2022

Apakah counter trend berisiko bila digunakan pada market sideways? Bagaimana cara menerapkan counter trend pada trend sideways?

Basuki Rahmat   19 Sep 2022

"Apakah counter trend berisiko bila digunakan pada market sideways?"

Ya, karena ketika tren di time frame yang lebih besar berlanjut, maka posisi Anda bisa terkena floating yang besar.

"Bagaimana cara menerapkan counter trend pada trend sideways?"

Cara menerapkan counter tren pada keadaan market sideways adalah entry pada level support/resisten ujung bukan pada tengah area sideways/ranging.

Sebagai contoh, pair EUR/USD sedang sideways/ranging di harga 1.1100 sampai 1.1200 dan pada time frame yang lebih tinggi arah tren turun.

Artinya ketika Anda entry buy, pada dasarnya Anda sedang counter tren.

Cara entry buy adalah masuk pada level support ujung yaiut 1.1100. Jangan masuk buy di tengah area ranging seperti 1.1150.

Kalaupun support 1.1100 break, artinya harga melanjutkan tren turun.

Kiki R   20 Sep 2022
 Mas Sinar |  1 May 2018

Selamat sore, saya baru belajar tentang trading pada daerah ranging dan breakout. Dan saya menemukan indikator bollinger bands dan donchian channel. masing-masing punya parameter sendiri. Saya ingin bertanya, mana yang lebih baik ya? menggunakan level high/low seperti donchian atau standar deviasi seperti bb? thx

Lihat Reply [19]

@ Mas Sinar:

Untuk breakout berdasarkan daily range, Donchian channel lebih akurat. Richard Donchian merancang indikator ini berdasarkan level high / low periode 20 hari, jadi akurasinya akan lebih baik kalau digunakan pada time frame daily.

Kalau Bollinger Bands lebih ke volatilitas untuk melihat kekuatan trend. Standard deviasi perhitungannya tetap, tidak berdasarkan level high / low pada periode tertentu. Kalau harga melewati batas atas (upper band) atau batas bawah (lower band) maka harga sedang bergerak uptrend atau downtrend dengan kuat.

Entrynya dilihat dari breakout pada middle band, tetapi untuk kondisi sideways kurang akurat. Ketika harga break diatas middle band diasumsikan sedang bergerak uptrend dan sebaliknya. Jadi untuk deteksi arah trend. Pada kondisi sideways bisa untuk deteksi overbought dan oversold

Kalau Anda ingin trading dengan cara breakout berdasarkan daily range, bisa dibantu juga dengan indikator ADR (Average Daily Range)

M Singgih   3 May 2018

Kalau untuk strategi breakout support dan resistance trendline bagaimana pak?

Erwin Tembesi   23 Jun 2018

@ erwin tembesi:

Breakout garis trend (trendline) maupun breakout garis horisontal support dan resistance, harus dikonfirmasi oleh price action dan indikator teknikal, baik indikator trend (MACD, parabolic SAR, ADX, Bollinger Bands) maupun indikator momentum (RSI, stochastic, CCI). Minimal ada 2 indikator yang conform.

Kenapa indikator trend, karena kita membicarakan arah trend, apa lagi jika arah trend tampak jelas dari garis trend yang telah di-plot. Konfirmasi indikator momentum juga diperlukan karena kita ingin entry pada saat (momen) yang tepat.

Contoh:

Pada garis trend 1:

Price action: terjadi bullish engulfing candle yang menembus garis trend, berarti kemungkinan akan bullish. Dalam hal ini kita harus menunggu sampai engulfing candle selesai terbentuk, dan kita lihat candle berikutnya (candle A).. Jika dikonfirmasi oleh indikator, maka kita bisa entry buy. Tampak dari indikator MACD, parabolic SAR dan RSI telah conform (RSI di atas level 50), jadi kita bisa entry buy.

Pada garis trend 2, meskipun telah menembus garis trend (candle B), tetapi dari price action tidak jelas, dan ke 3 indikator tidak conform, jadi kita seharusnya tidak entry sell pada candle B.

M Singgih   26 Jun 2018

kalau dari sisi price action sendiri apakah ada pola candlestick trtentu yg menunjukkan harga akan breakout support/resistance??

Gio   6 Jul 2018

@ Gio:
Harga akan breakout jika formasi candlestick yang Anda maksudkan terjadi di dekat level support atau resistance.
Akan breakout level support jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bearish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi uptrend termasuk doji atau gravestone doji dan shooting star (1 candle)
- Formasi bearish engulfing (2 candle)
- Formasi dark cloud cover (2 candle)
- Formasi atau pola evening star (3 candle)
- Formasi atau pola three black crows (3 down bar yang berurutan)

Akan breakout level resistance jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bullish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi downtrend termasuk doji atau dragonfly doji dan hammer (1 candle)
- Formasi bullish engulfing (2 candle)
- Formasi piercing line (2 candle)
- Formasi atau pola morning star (3 candle)
- Formasi atau pola three white soldiers (3 up bar yang berurutan)

M Singgih   7 Jul 2018

Halo pak, saya masih pemula jdi saya tidak ngerti apa breakout itu pak. Mohon info nya pak

Jefri   3 Aug 2018

Untuk Jefri,

Break artinya diam/istirahat, Out artinya keluar. Dalam istilah trading, Break Out diartikan penembusan pada suatu level harga, setelah bergerak diam, istirahat atau sideways pada area yang sempit.


sideways

Anda bisa memilih Mata uang apa saja, dengan menetukan Time Frame terlebih dahulu. Cari level – level sempit dimana harga bergerak. Sebagai contoh pada GBP/USD, di TF 30. 

Cara diatas adalah order pending, pada GBP/USD. Dengan Buy Stop di 1.40867 dan Sell Stop 1.40485. Dengan harapan harga bisa menembus salah satunya.

Terima kasih.

Basir   4 Aug 2018

Bagaimana mendeteksi terjadinya breakot tanpa menggunakan indikator trading?

Ihsan   23 Jun 2022

@Ihsan: Mendeteksi breakout tanpa menggunakan indikator artinya kita menggunakan harga itu sendiri atau biasa disebut dengan price action.

Cara paling sederhana mendeteksi breakout adalah dengan melihat 2 variabel: 1) Harga 2) Volume

1) Harga

Ciri-ciri breakout yang bagus ada 2, pertama break harga harus kuat dan ditandai dengan adanya candlestick dengan body panjang pada saat break. 

Kedua, tidak adanya shadow berlawanan yang panjang dengan arah body candle tersebut.

2 hal ini menandakan bahwa breakout tersebut valid dan kemungkinan harga akan melanjutkan arah breakout cukup besar.

2) Volume

Selain dari bentuk candlestick (harga), breakout yang valid biasanya ditandai dengan adanya volume yang membesar. Waspadai apabila breakout yang terjadi mempunyai volume yang rendah.

Kiki R   23 Jun 2022

Kalau breakout tapi volume kecil memang kenapa ya pak?

Ihsan   24 Jun 2022

@Ihsan: Breakout dengan volume kecil menandakan seller/buyer yang menjadi pendorong harga tersebut break tidak kuat.

Akibatnya breakout yang punya volume kecil punya kemungkinan besar berbalik (false breakout).

Oleh karena itu, jika Anda adalah trader yang tipe mengikuti trend dengan menggunakan breakout, perhatikan baik-baik saat harga break termasuk volumenya.

Breakout yang paling bagus terlihat dari candle break yang besar panjang dan shadow yang pendek serta volumenya besar.

Kiki R   24 Jun 2022

Lantas, bagaimana jika yang terjadi malah fake out. Skenario trading seperti apa yang bisa dilakukan? 

Restu   4 Jul 2022

@Restu: Kalau terjadi fakeout, ikuti arah fakeoutnya. Sedangkan kalau sudah entry sebelum fakeout, segera keluar/exit.

Kiki R   5 Jul 2022

Bagaimana cara mengkonfirmasi breakout false trading forex?

Restu Dian   18 Jul 2022

@Restu Dian: Konfirmasi false breakout adalah dengan melihat pergerakan harga setelah breakout.

Kalau harga berhasil nahan untuk tidak kembali setelah breakout, maka breakout valid.

Namun, apabila setelah harga break ternyata berbalik dan masuk kembali ke S&R, artinya false breakout menjadi valid.

Kiki R   19 Jul 2022

Ini timeframe berapa bang yang digunakan? Kalau saya pakai timeframe 15 menit....

Wahid   23 Aug 2022

@Wahid: Bisa digunakan di semua time frame.

Kiki R   24 Aug 2022

Selamat malam pak, kalau untuk di chart pattern seperti triangle, pennant, flag juga bisa terjadi false breakout?

Tiara Cahyani   8 Sep 2022

Bisa, saat pola ini false breakout, maka akan jadi bentuk yang lain lagi.

Sebagai contoh, ada pola symmetrical triangle (segitiga sama sisi) yang mengerucut ke tengah, saat terjadi break ke atas lalu dilanjutkan oleh false breakout, maka bentuknya bisa menjadi channel turun.

Kiki R   10 Sep 2022
 
Suku Bunga Deposito
BANK OCBC NISP BANK RAKYAT INDONESIABANK BTPN BANK RAKYAT INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK RAKYAT INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK RAKYAT INDONESIABANK PANIN BANK RAKYAT INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK RAKYAT INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MEGA BANK RAKYAT INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABNI 46 BANK RAKYAT INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MANDIRI BANK RAKYAT INDONESIABANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK PANIN BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MEGA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK PANIN BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BNI 46 BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK BTPN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIA
BANK 12 bulan 12 bulan
  Rupiah USD
BRI 2.50% 0.200%
BNI 46 2.25% 0.250%
BCA 1.90% 0.250%
MANDIRI 3.50% 0.200%
OCBC NISP 3.00% 0.700%
BTPN 4.15% 0.310%
DANAMON 3.25% 0.900%
PANIN 3.50% 0.100%
HSBC INDONESIA 3.00% 0.141%
Lihat Bank Lain
Suku Bunga Kredit
BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 8.00% 8.25% 7.25%
BNI 8.00% 8.25% 7.25%
BCA 7.95% 8.20% 7.20%
Mandiri 8.00% 8.25% 7.25%
BTN 8.00% 8.25% 7.25%
OCBC NISP 8.25% 8.50% 8.00%
BTPN 6.17% 9.57% -
Danamon 8.25% 9.00% 8.00%
CIMB Niaga 8.00% 8.75% 7.25%
HSBC Indonesia 6.25% 8.75% 8.00%
Lihat Bank Lain

Kirim Komentar Baru