Exchange Kripto

Review Exchange Kripto Triv
Damar Putra     10 Apr 2022
Triv adalah salah satu exchange lokal terbaik yang mengusung visi misi platform jual beli aset digital secara instan. Apa saja fitur-fitur unggulannya?
Review Exchange Kripto Upbit Indonesia
Evan     30 Mar 2022
Meski sempat dikabarkan terkait isu investasi bodong beberapa waktu lalu, Upbit Indonesia menegaskan bahwa mereka adalah entitas legal dan teregulasi. Sebenarnya apa itu Upbit Indonesia? Simak ulasannya di bawah ini.
#upbit  
Review Exchange Kripto Bitocto
Evan     29 Mar 2022
Hanya dengan menggunakan Rupiah sebagai alat tukarnya, Bitocto tetap menjadi salah satu platform untuk investasi crypto terbaik. Simak selengkapnya di ulasan berikut.
Kamus

Kamus Trading

CySEC (Cyprus Securities and Exchange Commission)

Badan pengatur bursa dan lembaga sekuritas sekaligus regulator broker forex di Siprus. Sebagai negara anggota Uni Eropa, peraturan dan operasi keuangan CySEC mematuhi undang-undang harmonisasi keuangan MiFID Eropa.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #exchange #kripto

siti musyarofah   28 Mar 2022

Mata uang kripto bisa digunakan untuk apa saja?

Nur Salim   31 Mar 2022

 @Siti Musyarofah:

Selamat malam bu, seperti namanya mata uang kripto umumnya digunakan sebagai alat tukar-menukar layaknya Rupiah ataupun USD. Perbedaan mendasarnya ada pada tidak adanya regulasi pada mata uang kripto ini jika dibandingkan dengan mata uang fiat. Selain itu mata uang kripto juga mengunggulkan transparansinya akan semua perpindahan mata uang dari satu pihak ke pihak lain. Kelemahannya tentu saja karena sifatnya yang tidak teregulasi dan tidak ada backing sehingga menjadikannya tampak seperti tidak memiliki nilai.

Pada perkembangannya sendiri mata uang kripto memiliki banyak fungsi dan dimanfaatkan dalam berbagai macam hal saat ini. Di antaranya adalah:

1. Investasi jangka pendek, menengah atau panjang

Sama seperti mata uang fiat, nilai mata uang kripto juga bisa naik dan turun sesuai dengan valuasinya saat itu. Bedanya valuasi ini tidak ditentukan oleh faktor-faktor fundamental yang sama dengan mata uang fiat. Hal ini menjadikannya sebagai ladang baru bagi investor untuk mengembangkan kekayaan yang dimiliki dengan menjadikan mata uang kripto sebagai asetnya. Beberapa faktor penggerak harga kripto bisa ibu baca pada artikel kami berikut.

2. Penggalangan dana untuk proyek ataupun startup

Mata uang kripto ini juga sekarang aktif dikembangkan sebagai salah satu sistem pendanaan proyek ataupun startup-startup baru. Alasan umumnya tentu saja karena transparansi yang diberikan oleh kripto menjadi fokus utama investor. Selain itu, karena nilainya sendiri bisa meningkat, kesuksesan Startup ataupun proyek sendiri itu dapat menambah value atau nilai dari mata uang kripto yang digunakan sebagai bentuk pendanaan.

3. Support atau mendekatkan diri dengan artis atau public figure

ini salah satu fungsi yang sedang tren beberapa tahun belakangan ini. Banyak artis ataupun Public Figure yang menciptakan mata uang kripto mereka sendiri. Pembelian mata uang ini biasanya dihubungkan sebagai langkah untuk men-support artis tersebut. Selain itu biasanya ada Reward-reward tertentu 

Selain beberapa hal di atas, masih banyak fungsi-fungsi lain dari mata uang kripto yang tidak bisa saya tuliskan satu persatu. Semoga jawaban di atas bisa cukup mewakilkan. 

Terima kasih atas pertanyaannya.

Adamzulfa   25 Apr 2022

apakah ada dampak negatif dari mining kripto?

Nur Salim   3 Jun 2022

@Adam Zulfa:

Dampak negatif utama yang dirasakan saat ini utamanya ada pada borosnya sumberdaya energi listrik yang digunakan. Untuk menambang 1 Bitcoin saat ini biasanya membutuhkan energi listrik di kisaran 86,000-286,000 kWh bergantung dari Rig yang digunakan. Untuk Mining Pool bahkan bisa menghabiskan kisaran 128 GWh per hari untuk menambang 900 Bitcoin. Tapi perlu diingat, tidak semua mining kripto menghabiskan daya yang begitu besar seperti ini. Untuk Alt-Coin yang masih sepi biasana konsumsi listrik yang digunakan jauh lebih kecil.

Reply > Lihat[3]
halim perdana   4 Apr 2022

Badan / Lembaga apa yang mengawasi mata uang kripto?

Nur Salim   4 Apr 2022

@Halim Perdana:

Untuk saat ini sendiri segala Plaform dan bentuk jual/beli aset kripto masih diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti). Sehingga mohon dengan seksama jika ingin melakukan transaksi kripto untuk mengecek terlebih dahulu legalitas baik dari sisi Platform yang digunakan serta aset yang diperdagangkan.

Terima kasih, semoga bisa membantu.

halim perdana   5 Apr 2022

mata uang kripto saat ini berkembang sangat pesat, tips nya kak untuk memilih kripto yang aman seperti apa? Trims

Nur Salim   6 Apr 2022

@Halim Perdana:

Untuk tips dalam memilih mata uang kripto yang aman sebenarnya ada banyak. Namun, faktor terpenting untuk saat ini adalah menjaga keamanan dan risiko dari banyaknya kasus skema penipuan yang sering muncul akhir-akhir ini, baik itu dari sisi koin atau token kripto, robot trading kripto, dan yang paling gempar belakangan masalah Binary Options.

Oleh karena itu tips yang paling baik saat ini tentu saja memilih Exchange ataupun broker yang teregulasi sebagai penyedia jasa pembelian/penjualan kripto ataupun trading kripto. Terlebih lagi melihat kinerja mereka beserta jajaran aparat lain dalam menanggulangi kasus kerugian dari penipuan belakangan ini sangat patut diapresiasi.

Untuk tips lain sendiri dalam memilih koin ataupun token yang ingin dibeli baik itu dalam rangka trading ataupun investasi, pilihlah koin ataupun token yang sudah terdaftar dan teregulasi sebagai langkah awal pengamanan modal yang ingin digunakan. Selain itu, usahakan selalu untuk memiliki alasan teknikal dan fundamental dalam mengambil keputusan investasi ataupun trading di kripto. Serta hindari rasa FOMO yang muncul hanya karena suatu koin atau token habis digoreng oleh  nama-nama besar selebritis ataupun pengusaha.

Demikian tips dari saya, terima kasih dan semoga bisa membantu.

Reply > Lihat[3]
Cokro Raharjo   7 Jan 2021

bagaimana cara membaca candlestick kripto untuk melihat signal entry?

M Singgih   15 Apr 2021

@ Rizqy Bagus:

Pergantian candle per hari akan tampak jika Anda mengamati pergerakan harga pada time frame daily. Pergantian candle per hari (pada time frame daily) terjadi setiap hari dari hari Senin hingga Jum’at setiap jam 00:00 waktu server. Untuk menyesuaikan dengan waktu WIB, Anda harus tahu perbedaan waktu antara WIB dan waktu server.

 

Abdul Malik   24 May 2021

kalau untuk hari sabtu kripto masih bisa trading ya pak? 

M Singgih   24 May 2021

@ Abdul Malik:

Ada beberapa broker yang server untuk mata uang kriptonya masih aktif pada hari Sabtu dan Minggu, seperti contohnya broker InstaForex. Jika menggunakan platform Metatrader, untuk mengetahui jam trading suatu pair, bisa klik kanan pada pair yang ada di Market Watch, kemudian klik “Specification”.

 

Gama   9 Jul 2021

Wah sama nih, saya juga bertanya-tanya mengenai ini. Akhirnya ketemu juga jawabannya.

Saya juga nitip tanya, kalo untuk spreadnya, di crypto exchange dan broker forex itu sama juga kah pak?

M Singgih   11 Jul 2021

@ Gama:

Untuk pair kripto, spread-nya jauh lebih besar dari pair forx. Silahkan lihat di paltform trading Anda.
Berikut ini perbandingan spread dari broker InstaForex untuk Bitcoin dan pair forex:

Pergantian Candle Pada Mata Uang Crypto

 

Nur Salim   21 Jan 2022

@Supriadi

Pertama-tama seblum pembahasan saya lanjutkan lebih dalam, dalam time berapa sejatinya bapak menemukan Pin Bar dan melakukan transaksi Buy? Karena sejatinya, semakin kecil time frame yang digunakan sebagai dasar analisa Candlestick, maka semakin besar pula sinyal itu hanya muncul karena adanya Noise pergerakan harga. Selain itu, meskipun menggunakan time frame Daily sekaligus, tentu saja masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan dan tidak bisa sembarangan membuka posisi karena adanya Pin Bar.

Umumnya, Pola Candlestick biasanya digunakan sebagai salah satu konfirmasi untuk pembukaan posisi. Bukan berarti tidak bisa digunakan secara mandiri, hanya saja akurasi dari pola itu meningkat jika digabungkan dengan Technical Tools lain. Pin Bar yang baik sendiri, biasanya muncul sebagai konfirmasi pada level-level penting yang ada dalam pasar seperti Support dan Resistance, Supply dan Demand, bahkan sekedar Moving Average juga sudah cukup untuk menemani kemunculan Pin Bar. Contohnya sebagai berikut:

pin-bar-2

Pin bar bisa muncul di mana dan kapan saja dalam pasar. Bukan berarti sinyalnya bisa diikuti semua dan akan mendatangkan untung semua. Kalau tempatnya salah, ujung-ujungnya bukan Reversal yang muncul pak tapi Continuation. Inilah pentingnya menyaring Pin Bar yang muncul ini nanti. Bisa lewat Trend, yang berarti saat Trend sedang naik kita hanya akan mengincar Pin Bar Buy saja. Atau juga diikuti dengan Key Level seperti yang disebutkan di atas. Salah satu contohnya sebagai berikut:

pin-bar-1

Contoh kedua ini bahkan saya ambil dari Pin Bar yang muncul di tf H1 dengan patokan Pin Bar muncul sebagai Rejection MA. Saya tidak tandai semua, tapi bisa dilihat selain Pin Bar yang ditandai, banyak Pin Bar lain di sana yang tidak berada pada Key Level yang ditentukan.

Jadi bukan berati karena Pin Bar-nya tidak bekerja, pasar kripto disimpulkan penuh manipulasi. Pertama kita perbaiki dulu cara trading dengan Pin Bar-nya. Kalau cara tradingnya sudah benar, dan tidak bekerja, bisa jadi pasanya memang tidak cocok atau kemungkinan terburuk ada manipulasi seperti yang bapak bilang.

Jika ingin belajar lebih dalam lagi, mungkin coba bisa dipelajari artikel tentang Pin Bar pada kripto BTC. Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Surya Jatmiko

Betul pak, umumnya Candlestick bisa digunakan sebagai salah satu Technical Tools untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya. Namun, jika tujuannya digunakan untuk mencari koin mana yang selanjutnya akan terbang saya rasa agak sulit. Kondisi suatu aset atau koin kripto yang terbang tinggi ini biasanya disebabkan oleh 2 hal pak.

1. Karena memang valuasi dari koin tersebut meningkat hasil dari transaksi jual beli yang normal berdasarkan asas Supply And Demand. Untuk Point nomor satu ini penggunaan analisa Technical seperti Candlestick tentu saja dapat digunakan dengan baik karena kondisi pasarnya yang normal. Contohnya pada kenaikan Doge di tahun 2019 berikut:

cs-1

Dari grafik dapat terlihat bahwa harga yang sedang dalam kondisi Sideway pasca penurunan membentuk pola Candlestick Morning Star dengan Candle ke-2 berupa Doji yang mengindikasi bahwa akan ada Reversal atau putar balik harga. Posisi bisa diambil setelah pola Candlestick terbentuk dengan resiko SL ditempatkan pada harga Low di pola yang terbentuk. 

2. Karena adanya manipulasi dari satu atau lebih pihak yang sengaja melakukan pembelian besar-besaran pada koin. Untuk point yang berikutnya ini yang saya rasa sulit mengaplikasikan Technical Tools, mengingat cuitan-cuitan bapak "Tesla" yang mengangkat harga to the moon muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu alias random. Berikut contoh dari Chart koin Doge pada hari salah satu cuitan bapak "Tesla" muncul:

cs-2 Jika dilihat dari grafik, harga memang terlihat membentuk pola Candlestick Bullish Engulfing saat harga naik. Sayangnya, pola ini selesai saat harga telah sangat tinggi sehingga tingkat risiko yang diambil untuk masuk saat pola ini selesai juga tinggi. Berbeda lagi kalau tujuannya memang investasi di koin meme satu ini ya. Jatuhnya sah-sah saja untuk membeli walau harga sudah sangat tinggi.

Pendekatan yang mungkin berhasil itu adalah dengan menggunakan Chart Pattern. Terlihat pada Chart di atas, ada pola Flag yang terbentuk sebelum kenaikan harga yang drastis. Pola Flag ini merupakan salah satu pola Chart Pattern dengan yang cocok untuk Day trading.

Namun hal ini juga cukup dipaksakan mengingat harga penutupan yang terbentuk juga sudah jauh berada titik Breakout pola Flag itu.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   25 Jan 2022

@Dyah Purnama:

Lihat pada Platform mana? Umumnya memang kalau di halaman Home atau awal tampilan atau pergerakan harga kripto hanya akan menampilkan Line Chart. Tujuannya tentu saja agar para user baru yang mengakses Platform lebih nyaman dan tidak ada tekanan karena harga Candlestick sekilas tampak lebih ribet. Selain itu, ada juga kepentingan orang-orang yang hanya perlu tahu posisi dan kondisi harga saat ini, dan tidak tertarik melihat pergerakannya secara detail.  Ini juga mengapa pada sebagian Platform bahkan harga hanya ditampilkan dalam bentuk bola yang berwarna hijau/merah yang menandakan kondisi ringkas market saat itu. Contohnya pada halaman harga kripto kami berikut:

btc-usd-1

Betul, Candlestick Chart memang lebih unggul daripada Line Chart secara umum. Hanya saja masing-masing tetap memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya misal kita ingin mencari level SNR, dalam kasus ini akan lebih mudah melihatnya dengan Line Chart karena tidak komponen harga lain seperti Open, High, Low, yang bisa mengganggu objektifitas. Kalau ingin melihat struktur harga dengan detail, Candlestick menawarkan pola-pola yang jelas dan teruji untuk kepentingan analisa pergerakan harga ini. Contohnya dapat dilihat pada gambar grafik berikut BTC/USD yang memanfaatkan gabungan antara SMA 50 dan pola Candlestick Pin Bar:

pin-bar-1

Nur Salim   3 Feb 2022

@Aris Hakim:

Tentu saja bisa pak. Chart Pattern umumnya hanya sebuah kumpulan dari Candelstick atau Bar yang membentuk suatu pola tertentu. Jadi bisa digunakan secara mandiri atau dengan perpaduan konfirmasi dengan pola Candlestick seperti Engulfing, Morning/Evening Star ataupun Pin Bar dalam analisa BTC/USD.

Kalau mengenai jenis-jenis yang paling sering saya lihat sih biasanya ada Flag, Wedge, Channel, HnS, Rectangle, dll. Biasanya pola-pola ini cukup sering muncul kok di time frame Daily ke bawah. Sebagai contoh berikut Chart BTC/USD Time Frame H1 ketika jawaban ini dituliskan. Di sini cuma saya bisa melihat 3 pola, tapi seharusnya ada lebih dari itu.

chart-pattern

Sebagai pedoman, mungkin bisa coba dibaca-baca artikel 3 pola yang menguntungkan di Intraday. Pola ini juga bisa digunakan tidak hanya di BTC, tapi pada semua koin kripto pada umumnya, serta pasar lain seperti Forex, Stock, dll.

Nur Salim   7 Feb 2022

@Eki Safitri:

Untuk penentuan tempat dimana posisi harus ditutup saat sedang mendapatkan keuntungan sebenarnya ada berbagai macam cara kak. 

1. Menggunakan patokan garis Support dan Resistance:

Cara yang paling mudah adalah menutup posisi di garis Support dan Resistance terdekat dari posisi harga dibuka. Jika posisi yang dibuka Buy, maka posisi bisa ditutup pada garis Resistance-nya, begitu pula sebaliknya. Perlu diingat, garis patokannya adalah Support dan Resistance terdekat ya, bukan garis Support dan Resistance yang sifatnya major dan jaraknya berada jauh sekali dari posisi dibukanya harga.

Kelebihan menggunakan garis Support dan Resistance terdekat ini biasanya Winrate yang dicapai akan cukup tinggi karena utamanya harga pasti bergerak dari satu garis Support dan Resistance ke garis Support dan Resistance lainnya. Kekurangannya sendiri, kalau posisinya kurang baik, ratio antara Risk:Reward yang didapat biasanya tergolong kecil.

2. Menggunakan Risk:Reward Ratio

Metode menentukan target profit yang paling sering digunakan lainnya adalah menggunakan perbandingan Risk:Reward Ratio 1:2. Penggunaannya mudah, cukup tempatkan Take Profit sejauh 2x jarak Stop Loss yang digunakan. Misal Stop Loss-nya 40 pips, maka Take Profitnya harus 80 pips.

candle-rr

Kelebihan dari penggunaan metode ini sendiri ada pada letak kemudahan dalam menghitung parameter-parameter hasil performa trading seperti Expectancy, Average Net Profit, Average Loss, dll.

Kelemahannya sendiri pada tingkat Win Rate yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode pertama. Namun tidak perlu khawatir, meskipun Win Rate-nya kecil, keuntungan bisa tetap diraih dari besarnya Reward yang 2x lipat dari Risk yang dirisikokan.

3. Menunggu sinyal pembalikan dari pola Candlestick berlawanan:

Metode ketiga ini yang cukup sering dianjurkan dan dicontohkan pada buku-buku Classic Candlestick. Karena posisi dibuka berdasarkan hasil dari analisa menggunakan pola Candlestick, maka penutupan posisi pun lebih baik jika menggunakan Candlestick pula. Contohnya saat posisi Buy sedang mengalami keuntungan dan muncul pola Candle Reversal Shooting Star, maka posisi harus ditutup saat pola tersebut sudah valid terbentuk. Ini juga berlaku untuk segala jenis pola Candlestick yang mengindikasikan reversal.

candle-reversal

Kelebihan dari metode ini adalah kita sepenuhnya bersinkronisasi dengan market mengenai kapan dan dimana posisi harus dibuka dan ditutup.

Kelemahannya sendiri ada dua setahu saya. Pertama, sisi psikologis atau otak yang manusia yang menolak untuk menutup posisi yang sedang mengalami keuntungan meskipun sudah diberi tanda bahwa harga berpotensi berbalik arah. Kedua, sering terjadi kesalahpahaman antara pola Candlestick yang memberikan sinyal pembalikan arah dengan pola Candlestick yang memberikan sinyal pelemahan dari pergerakan harga. Hal ini bisa membuat posisi ditutup terlalu dini sehingga profit yang didapat kurang maksimal.

Mengenai mana yang paling baik, kakak bisa coba ujikan terlebih dahulu satu per satu. Atau silahkan dipilih yang konsepnya sesuai dengan pribadi kakak.

Terima kasih, semoga membantu. 

Nur Salim   20 Feb 2022

@Anthony W:

Betul pak, Three White Soldiers dan Three Black Crows memang merupakan beberapa pola Candle yang sering muncul di aset-aset kripto terutama kripto. Umumnya sih terjadi karena lonjakan dari para Buyer atau Seller yang masuk setelah mendapatkan konfirmasi. Makanya, biasanya pola tersebut muncul setelah diawali pola Candle reversal pada harga seperti Shooting Stars, Bullish/Bearish Engulfing, dll.

Untuk indikator sendiri sebenarnya tidak dibutuhkan lagi jika ingin trading dengan pola Candle ini. Pola ini sudah cukup powerful meskipun berjalan sendirian. Hanya saja jika ingin menambahkan indikator, saya sarankan untuk menambahkan indikator berbasis Trend yang memiliki banyak Key Level seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, ataupun Double/Triple Moving Average bisa juga bapak tambahkan Pivot Point. Selain untuk melihat trend, fungsi utamanya indikator-indikator ini sebagai konfirmasi kalau pola Candle Three Black Crows ataupun White Soldiers-nya terbentuk setelah membentuk Momentum/Breakout pada Key Level tertentu. Bisa dilihat pada contoh di bawah ini:

tws-1

Pola Candle yang sukses membawa harga naik, biasanya juga diikuti dengan Breakout yang terjadi setelah penembusan level-level tertentu. Jika menggunakan Bollinger Bands seperti contoh di atas, maka Level-nya adalah Top BB, Mid BB dan Low BB. Selain pola Three White Soldiers dan Black Crows, Bollinger Bands juga bisa dimanfaatkan dengan metode Price Action lainnya. Jadi akan sangat berguna jika bapak tambahkan.

Mengenai kapan waktu yang bagus untuk masuk ke dalam pasar setelah pola terbentuk sendiri itu tergantung preferensi bapak. Semua ada kelebihan dan kekurangannya baik itu langsung masuk atau menunggu harga kembali ke sekitaran pola. Saran saya pribadi, lebih baik menunggu harga untuk kembali saja ke sekitaran Candlestick nomor 1 dan 2 pada pola White Soldiers dan Black Crows, lalu tambahkan pola-pola lain yang bisa dimanfaatkan seperti pola tersebut. Sehingga meskipun tidak bisa masuk pada pola yang diinginkan, masih banyak peluang-peluang lain yang bisa bapak manfaatkan.

Terima kasih, semoga membantu. GBU too.

Nur Salim   20 Mar 2022

@Paku Sudrajat:

Untuk di Exchange sendiri seperti di TKO atau sejenisnya saya kurang tahu. Tapi untuk Third Party atau dari pihak luar Exchange ada banyak sekali layanan gratis maupun berbayar yang bisa bapak manfaatkan. Untuk yang gratis sendiri rekomendasi dari saya adalah menggunakan indikator "All Candlestick Pattern" pada Web Platform TradingView. Indikator ini akan secara otomatis menampilkan Candlestick Pattern yang ada pada Chart yang dipilih termasuk kripto. Tampilannya sebagai berikut:

indi-cp-1

Selain pola di atas, bapak juga bisa mengatur beberapa pola lain pada Setting indikatornya. Ada cukup banyak jenis Candlestick Pattern yang bisa dideteksi dan akurasinya pendeteksiannya juga baik menurut saya.

indi-cp-2

Kami juga memiliki halaman pendeteksi otomatis Candlestick Pattern. Namun, untuk saat ini pendeteksian masih terbatas pada instrumen di Forex Major seperti EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD, dll. Kedepannya mungkin fitur ini akan kami kembangkan hingga ke ranah kripto agar bisa dimanfaatkan lebih luas lagi oleh pengguna.

Saran saya pribadi, daripada memanfaatkan indikator untuk mendeteksi Candlestick Pattern. Ada baiknya bapak mempelajarinya secara lebih mandalam hingga bisa hapal diluar kepala. Faktanya sendiri, indikator-indikator yang dirancang atau digunakan biasanya diprogram berdasarkan Text Book Based Candlestick Pattern atau hanya sesuai dengan teori yang ada di buku. Tapi pada kondisi aktual di market, bentuk-bentuk ini kadang akan menyimpang dan tidak akan sama persis seperti yang tampak di buku. Sehingga akan cukup banyak pola yang mungkin akan terlewatkan ataupun tidak terdeteksi pada indikator. Bapak mungkin bisa mulai dengan membaca panduan lengkap Candlestick Pattern di Crypto serta tips cara membaca Candlestick Pattern tanpa hapalan berikut ini.

Terima kasih atas pertanyaannya, dan semoga jawaban kami bisa sedikit membantu. Terima kasih.

Nur Salim   8 Apr 2022

@Doaibu:

Mohon maaf, kalau menurut saya pribadi trading kripto kurang cocok dilakukan untuk pemula. Alasannya cukup banyak diantaranya pergerakan harga yang cenderung ekstrim, volatilitasnya tinggi, biaya komisi tinggi, terlalu banyak koin dan token yang beredar, dll. Terlebih lagi saat ini banyak kasus penipuan atau scam yang beredar jadi harus lebih ekstra hati-hati lagi jika ingin memulai untuk trading di kripto.

Namun tentu saja pemula tidak akan berkembang jika tidak pernah mencoba. Jadi saran saya, pelajarilah dulu dasar-dasar untuk memulai trading kripto baik dari sisi teknologi yang digunakan, proses pembelian atau penukaran di exchange, teknikal analisis, fundamental analisis, dll. Jika sudah merasa ilmu yang didapatkan cukup, ibu bisa coba untuk membuka akun di beberapa Exchange teregulasi di Indonesia. Selalu ingat untuk tidak menggunakan uang kebutuhan hidup sehari-hari atau tabungan masa depan untuk melakukan proses trading.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Apr 2022

@Adi Gunawan:

Sebelumnya saya harus meluruskan terlebih dahulu pola candlestick apa yang dimaksud di sini pak. Jika pola yang dimaksud adalah pola candlestick harga secara keseluruhan, maka ya kita bisa melihat dan menentukan trend yang sedang terjadi dari pola harga yang terbentuk saat itu. Hal ini bisa bapak lihat dari harga yang terus menerus membentuk Higher High dan Lower High pada trend naik, atau Lower Low dan Lower High pada trend turun.

Namun kalau yang bapak maksud pola candlestick secara khusus seperti Bullish Engulfing, Doji, Pin Bar, dll. Maka jawabannya tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Umumnya pola candlestick baik itu Continuation ataupun Reversal hanya terdiri dari 1-3 buah Candlestick, ada beberapa pola yang memiliki penyusun lebih namun hal tersebut sangat jarang ditemukan. Karena hanya tersusun dari beberapa Candlestick saja, pola-pola tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan yang valid dalam menentukan trend. Seperti contohnya pada gambar di bawah ini:

be-trend

Harga terlihat menunjukkan Bullish Engulfing yang kuat. Hanya saja dapat diperhatikan bahwa struktur harga sebelumnya sedang turun dengan kuat. Jadi apakah 2 buah Candlestick Bullish Engulfing tersebut dapat dikatakan representasi trend saat itu jika dibandingkan puluhan bahkan ratusan Candlestick sebelumnya yang terus menerus membentuk penurunan yang lebih rendah? Tentu saja tidak bukan. Pola Candlestick Bullish Engulfing di sana hanya berfungsi sebagai pertanda, bahwa mungkin akan ada Reversal yang terjadi pada penurunan yang terjadi sebelumnya. Reversal ini kemudian yang akan berujung pada terbentuknya trend baru. Inilah mengapa pola Candlestick secara mandiri tidak dapat digunakan untuk menentukan trend yang terjadi saat itu.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu,

 

Nur Salim   13 May 2021

@Cokro Raharjo:

Pembacaan pola Candlestick sendiri mengacu pada 4 komponen utama dari Candlestick tersebut, nilai Open, High, Low dan Close. Keempat nilai ini akan saling membentuk satu kesatuan yang akan mencari Candlestick dengan Body dan Wick-nya. Pola Candlestick nanti akan bekerja dengan mengamati susunan dari Body dan Wick yang terbentuk dalam 1-3 buah Candlestick.

Contohnya pada salah satu pola Candlestick yang terkenal Bullish Engulfing.

be

Bullish Engulfing terbentuk dari buah Candlestick dengan ketentuan Candlestick pertama merupakan Candlestick Bearish ( Close lebih rendah dari Open) dan Candlestick kedua merupakan Candlestick Bullish (Close lebih tinggi dari Open) yang menelan penuh Body Candlestick Bearish sebelumnya (perhatikan gambar). Hal ini menandakan terdapat pelemahan terhadap kekuatan Seller dan momentum market sedang berpindah ke arah Buyer. Mengetahui hal tersebut, Entry yang paling baik dilakukan setelah terbentuknya Candlestick Bullish Engulfing adalah Buy. Untuk contoh pada market bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

bullish-engulfing-market

Untuk memperkuat dan meningkatkan Win Rate, bapak juga bisa menambahkan beberapa indikator yang berfungsi sebagai Key Level tempat pola Candlestick tersebut muncul. Faktanya, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja dan dapat menjadi False Signal. Dengan membatasi tingkat kemunculannya hanya pada level-level penting saja, Win Rate yang dihasilkan juga akan meningkat jauh.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Paku Sudrajat   20 Mar 2022

permisi master, adakah indikator untuk mendeteksi pola candlestick di koin kripto seperti BTC, ETH, dll? thanks

Surya Jatmiko   23 Jan 2022

Selamat sore kak, saya dengar bahwa analisa dengan Candlestick bisa digunakan untuk menebak kemana harga bergerak selanjutnya? apa ini juga bisa digunakan untuk mencari koin-koin yang akan terbang juga? thx

Supriadi   20 Jan 2022

saya mencoba buy di akun demo btc setelah terbentuk pin bar buy, tapi kenapa harga justru semakin turun? apakah memang benar pasar kripto itu banyak manipulasi? mohon pencerahan

Revki Fajar   28 Apr 2022

apa saja pola chart terbaik untuk trading forex dan kripto?

Adi Gunawan   23 Apr 2022

apakah kita bisa menentukan trend yang sedang berlangsung di kripto hanya dengan melihat pola candle yang terbentuk?

Dyah Purnama   25 Jan 2022

Minta pencerahan kak, baru belajar. Kan banyak yg bilang kalau candlestick jauh lebih baik dari line chart, tapi kenapa di platform-platform kripto lebih banyak yg pakai line chart? biasanya harus diganti dlu bahkan beberapa tidak bisa diganti. Mengapa demikian ya?

doaibu   7 Apr 2022

Apakah trading kripto cocok digunakan untuk pemula?

Eki Safitri   7 Feb 2022

malam, cara menentukan target profit dari hasil analisa pergerakan harga kalau di kripto bagaimana ya? analisa saya menggunakan pola candlestick seperti doji, pinbar dll.

Anthony W   20 Feb 2022

Selamat malam pak, saya barusan mengamati harga BTC/USD time frame H4 di tradingview, saya menemukan banyak sekali muncul pola Three White Soldiers dan Three Black Crows disitu n akurasinya jg cukup lumayan ketika saya lihat. Yang saya ingin tanyakan, adakah indikator yang bisa saya gabungkan dengan pola itu agar akurasinya meningkat? lalu  kalau saya langsung beli/jual setelah pola terbentuk, Stop Lossnya jadi sangat panjang, tapi kalau menunggu harga kembali saya lihat sering tidak dapat.

Terima ksih, GBU

Aris Hakim   3 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Rizqy Bagus   15 Apr 2021

Kapan dan jam berapa Candle pada cryptocurrency berganti per hari ?

Reply > Lihat[26]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #exchange #kripto

  Sila   |   10 Jun 2021   |   Artikel

Apa beda money dan exchanger? Mohon dibantu info. Thank you.

  Andi   |   10 Jun 2021

Yang saya tahu
money changer adalah tempat jual beli mata uang secara fisik
sedangkan exchanger adalah tempat jual beli mata uang asing secara online.

  Efixsu   |   30 Sep 2021   |   Artikel

membaca paparan prosedur pendaftaran hingga pembeli robot/klien mulai trading dg robot dugaan saya:

1. bisa jadi SMI itu Introducing Broker (IB) dari broker yg disebut itu (mendapat keuntungan dari referal)

2. bisa jadi memang bikin robot MT4 atau beli robot dari pihak lain yg harganya jauh lbh murah dari harga jualan SMI. kalau e-book sih hanya soal mengelabuhi hukum saja (mendapat keuntungan dari jual-beli robot)

3. bisa jadi dia kerjasama dengan exchanger utk deposit uang dari klien ke rekening broker tertentu itu, untuk transaksi  deposit dan withdrawal (mendapat untung dari komisi spread nilai tukar)

4. sangat mungkin yg terjadi sebetulnya sistem copytrading, tidak melalui broker tempat klien terdaftar, tapi melalui platform lain seperti zulutrade, misalnya. (semakin banyak orang yang mengkopi, semakin banyak menarik perhatian trader di luar klien yang mencari master trader di zulutrade. keuntungan komisi tambahan dari luar klien)

5. sistem MLM dipakai (kalo bukan moneygame) untuk mengefisiensikan pemasaran. 

Kesimpulan sementara: sumber keuntungan SMI dari berbagai  cara di atas. Bayangkan jika robotnya memang hebat. 1 akun milik SMI dikopi 100.000 klien dengan komisi 50:50. 1 bulan untung 10% + (10%x100.000:50). misal untung $50 per bulan, komisi yang dia dapat dari klien $100.000. Tertipukah klien? selama bukan moneygame, klien tidak akan tertipu karen dia juga dapat profit,. sayangnya jumlahnya tidak seberapa dibanding dengan yang didapat SMI. jauuuuhh. tapi kalau sudah hepi dengan hasil segitu ya ndak apa-apa. tidak rugi, tapi dimanfaatkan habis-habisan tanpa terasa.

  Rypbks   |   29 Oct 2021

Akur bro.. ini bisnis yang bagus banget. Buat smi...

  Astuti   |   28 Apr 2022   |   Artikel

nah ini aq dah pake sejak lama, sejak blm ada tuh bappebti bappebti an. dan nyatanya sejak 2015 sampe sekarang juga aman-aman aja. ini tandanya, indodax itu salah satu exchange yg jujur dan amanah sm kustomer. belum legal aja aman, apalagi sekarang pas udah legal. ya gak? hehehe

  Hida   |   10 Jun 2022   |   Artikel

Selain Triv, exchange apa aja yang menyediakan fitur staking kek gini?

  Gema G.   |   13 Jun 2022
  Wishnu   |   16 Jun 2022

Selain Triv, ada Tokocrypto dan ZipMex.

Jika staking di Tokocrypto, mekanisme stakingnya bisa dibaca di sini.

Untuk Zipmex, fiturnya bernama ZipLock, dengan satuan unit ZMT. Mekanisme ZipLock adalah kalian harus mengunci aset ZMT selama 45 hari, dengan return 12% per tahun.

Cek: Review exchanger Zipmex

Jika di exchanger luar negeri, pilihannya sangat banyak. Ada Kraken, Binance, BitStamp, MyCointainer, Stake.Fish., Coinbase, Crypto.Com., eToro Staking dan lain sebagainya.

Tapi untuk yang lokasi di Indonesia, tentu lebih nyaman pakai exchanger dalam negeri karena hitungannya langsung konversi ke rupiah.

  Welly   |   13 Jun 2022   |   Artikel

Exchange mana lagi yang punya fitur kayak gini?

  Sanjaya   |   14 Jun 2022

Triv bang. coba baca artikel ulasannya aja di Cara Dapat Passive Income di Fitur Staking Triv

  Kaka   |   13 Jun 2022   |   Artikel

Exchange lokal mana aja yang sediain fitur staking?

Koin Untung

Koin Untung

Koin Harga/Change
Kitty Coin Solana $0.0006977
(1061.1%)
Metaxa $0.0000025
(643.5%)
All Sports $0.0013261
(174.5%)
STEPG $0.0033978
(158.6%)
Supe Infinity $0.57
(140.9%)
Konversi Bitcoin

Konversi Bitcoin

Koin Paling Ramai

Koin Paling Ramai

Koin Volume
Koin Rugi

Koin Rugi

Koin Harga/Change
Global Gold $0.0000670
(-84.1%)
ElonHype $0.0000327
(-65.8%)
Zclassic $0.05
(-65.6%)
Meta Course $0.000000000
(-65.2%)
CrownSterling $0.01
(-41.3%)
Review Exchange Kripto Rekeningku
Evan     25 Mar 2022
Demi menarik minat masyarakat Indonesia, Rekeningku.com menawarkan program cashback untuk transaksi jual beli kripto. Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.
Review Exchange Kripto Luno
Evan     18 Mar 2022
Beroperasi di Indonesia sejak tahun 2015, Luno adalah platform trading kripto termurah dan teraman. Simak selengkapnya di artikel berikut.
#luno  
Review Exchange Kripto Zipmex
Evan     16 Mar 2022
Lebih dari 60% orang Indonesia tertarik investasi multi-aset, untuk itu Zipmex hadir dengan platform investasi kripto dan saham sekaligus. Berikut ulasannya.
#zipmex  
Review Exchange Kripto Tokocrypto
Evan     11 Mar 2022
Mendapat dukungan Binance Cloud, Tokocrypto menjadi salah satu exchange lokal yang aman dan berkembang pesat dengan fitur marketplace NFT. Berikut review lengkapnya.
Review Exchange Kripto Pintu
Damar Putra     10 Mar 2022
Meski baru diluncurkan pada tahun 2020, Pintu menjadi salah satu platform jual beli kripto unggulan karena anti ribet dan bebas biaya admin. Apa saja keunggulannya?
#pintu  
Review Exchange Kripto Digitalexchange.id
Melati     27 Feb 2022
Berikut review exchange lokal digitalexchange.id untuk menentukan apakah platform ini bisa menjadi pilihan Anda berinvestasi kripto.
Review Exchange Kripto Indodax
Cahyaning     16 Feb 2022
Indodax adalah exchange kripto resmi di Indonesia yang teregulasi Bappebti. Platform ini didirikan pada tahun 2014 dan memiliki sejumlah keunggulan yang menarik.
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip