Fibonacci

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi Finex
Evan     25 Jan 2023
Hampir semua instrumen trading berpatokan pada Support dan Resistance, maka indikator Fibonacci Retracement bisa menjadi andalan. Untuk itu broker Finex telah membagikan trik penggunaannya untuk trading forex.
Menguak Trik Kipas Fibonacci Bersama HFX Internasional
Cahyaning     9 Aug 2022
Bagaimana cara menggunakan kipas Fibonacci yang benar? HFX Internasional Berjangka akan membongkar rahasianya.
#hfx  
HFX Bongkar Trik Entry Dengan Fibonacci dan Trendline
Cahyaning     5 Aug 2022
Kombinasi Fibonacci dan Trendline bisa dimanfaatkan untuk entry. Supaya tak salah langkah, HFX ajak trader belajar trik strategi ini.
Forum

Kumpulan Forum @inbizia #fibonacci

Shifu   18 Jan 2014

Master,

Cara Trading Dengan Metode Fibonacci Retracement itu sebenarnya gimana ya ??

Dari Artikel yang ada disini saya belum paham betul soalnya ...

basir   18 Jan 2014

Hal pertama yang harus Anda ketahui tentang alat Fibonacci adalah bahwa ini bekerja lebih baik ketika pasar sedang dalam tren.

Idenya adalah untuk buy long (atau membeli) pada retracement pada tingkat dukungan fibonacci ketika pasar sedang tren naik, dan untuk sell short (atau menjual) pada retracement pada tingkat resistensi fibonacci ketika pasar sedang tren turun.

Dalam rangka untuk mencari tingkat retracement, Anda harus mencari level yang cukup penting dari Swings high dan Swing Lows. Kemudian, untuk downtrend, klik pada Swing High dan tarik kursor ke Swing low terbaru.

Untuk uptrends, lakukan sebaliknya. Klik pada Swing Low dan tarik kursor ke Swing high terbaru.

thanks.

kiki r   21 Nov 2019

@Shifu: Cara trading dengan menggunakan fibonacci retracement adalah trading mengikuti trend dan mengukur perkiraan koreksi dengan fibonacci retracement. Idealnya harga koreksi ke 38.2%, 50.0% atau 61.8% sebelum melanjutkan impulse trendnya.

Sebagai contoh trend naik dari harga 50.00 ke harga 150.00 kemudian mengalami koreksi. Kita bisa menggunakan fibonacci untuk mengukur perkiraan jarak koreksinya dengan menarik fibonacci retracement dari harga 50.00 ke 150.00. Sebaliknya jika harga sedang trend turun, maka fibonacci retracement ditarik dari atas ke bawah untuk melihat koreksi naik sebelum melanjutkan penurunan. 

Terima Kasih

m singgih   23 Feb 2018

@ Edy:

Secara teknikal hingga malam ini (22 Februari) masih cenderung bearish setelah terbentuk 2 bearish engulfing candle, titik indikator parabolic SAR yang pindah ke atas bar candle, dan harga yang menembus level support Fibo 23.6% :


width=700

Untuk mengetahui kemungkinan akan berbalik arah atau terus harus dikonfirmasi dengan minimal 2 indikator. Seperti pada pergerakan sebelumnya, setelah gagal menembus level support Fibo 38.2%, pergerakan berbalik bullish setelah terkonfirmasi oleh:

- indikator RSI yang bergerak diatas level 50
- garis histogram ADX yang berganti warna hijau (bullish).

Kalau Anda entry buy pada bar berikutnya juga masih terkonfirmasi oleh titik indikator parabolic SAR yang pindah ke bawah bar candle. Memang tidak harus semua indikator mengkonfirmasi karena hampir semua indikator bergerak lagging (responnya lambat).

Mengenai level Fibo yang berpotensi mempengaruhi pergerakan harga, sebenarnya semua level Fibo penting dan punya potensi mempengaruhi pergerakan.
Dalam hal ini dari history pergerakan daily tampak Fibo 38.2% dan 61.8% sebagai level support yang kuat.

m singgih   26 Apr 2018

@ Herli:

Level-level Fibonacci, baik retracement (FR) maupun expansion (FE) menunjukkan support dan resistance yang dianggap cukup akurat sehingga bisa digunakan sebagai level patokan entry dan exit. Misal pada EUR/USD time frame daily saat ini:
Tampak terjadi pola double top pada level FE 23.6 yang mengisyaratkan pergerakan bearish. Anda bisa sell pada A setelah harga menembus kurva middle band Bollinger Bands, dengan target profit (TP) level FR 38.2. Minimal 50 pip dapet.
Setelah gagal menembus level resistance FR 38.2, Anda juga bisa sell lagi dengan TP level FR 50.

Juga pada pergerakan sebelumnya, setelah membentuk pola tweezer bottom pada level FR 38.2 yang mengisyaratkan pergerakan bullish, Anda bisa buy pada B setelah harga menembus kurva resistance ema 55, dengan tarfet profit level FR 23.6 atau FE 23.6.

Mengenai time frame, baik Fibonacci retracement, expansion maupun Fibonacci fan (kipas Fibonacci), bisa berjalan dengan baik pada semua time frame. Hanya saja semakin tinggi time frame yang Anda gunakan akan semakin akurat.

Herli   26 Apr 2018
Berarti kalo dengan fibo ini harus memperhatikan pola pola candle ya master...?.. Lalu jika kita tidak memperhatikan pola candle misalnya hanya melihat indikator adx dan stochastik yang di kombinasikan dengan fibo apakah akan ok.... Soalnya saya tidak ngerti fibo
m singgih   30 Apr 2018

@ Herli:

Bisa saja, tetapi sering kali kurang akurat atau sering meleset karena hampir semua indikator teknikal yang dihitung secara matematis bersifat lagging atau terlambat dalam merespon perubahan harga. Setelah harga bergerak baru perhitungan dilakukan, jadi selalu terlambat. Tapi secara statistik indikator memang bisa untuk memprediksi arah pergerakan harga.

Pola-pola candle atau price action bersifat leading (lawan dari lagging) sehingga bisa memprediksi arah sentimen pasar lebih cepat dari indikator teknikal. Trader biasanya menggabungkan price action dan indikator. Price action untuk mengetahui arah sentimen pasar sementara indikator untuk konfirmasi dan mencari momentum yang tepat untuk entry.

m singgih   17 Jul 2018

@ Budi:

Kepanjangan atau tidak itu relatif, tergantung bagaimana Anda akan melakukan analisa.
Dalam hal ini, kalau Anda menarik garis trend dari time frame daily, maka untuk time frame yang lebih rendah (H4, H1, M30 dst) akan tampak lebih jelas titik-titik high dan low-nya.
Ini tidak berlaku sebaliknya. Kalau Anda menarik trend line dari time frame rendah kemudian dipantau pada time frame yang lebih tinggi, maka akan kurang akurat.

Contoh pada EUR/USD berikut ini:
Tarik garis uptrend mulai dari tanggal 28 Juni 2018 pada time frame daily, lalu bandingkan dengan time frame H1:





m singgih   27 May 2016

@ adam:
- Setting indikator simple moving average (sma) yang biasa dikombinasikan dengan Fibonacci retracement atau expansion biasanya tergantung dari time frame trading:
Untuk time frame daily: sma 200 saja, sma 200 dan sma 50, sma 200 dan sma 100, sma 21 dan sma 55.
Untuk H1: sma 21 dan sma 55, sma 55 dan sma 89.
Untuk M5: sma 8 dan sma 21, sma 21 dan 55.
Akurasi untuk setiap pasangan mata uang bisa berbeda, sebaiknya ditest mana kombinasi yang paling akurat.
Khusus untuk time frame daily, sma 200 day bisa digunakan pada semua pasangan mata uang karena hampir semua trader forex menggunakannya pada time frame daily sebagai acuan arah trend dan acuan support dan resistance.

- Indikator WMA jarang digunakan karena meskipun WMA lebih sensitif tetapi lebih banyak noise.

- Jika Anda menggunakan kombinasi ema 18 dan ema 28, bisa dikombinasikan dengan indikator parabolic SAR, RSI dan MACD sebagai konfirmator untuk entry, seperti pada contoh GBP/USD H4 berikut ini:


Buy jika ema 18 memotong ema 28 dari arah bawah, dan titik indikator Parabolic SAR berada dibawah bar candlestick, kurva indikator RSI berada diatas level 50.0 dan kurva indikator MACD bergerak diatas kurva sinyal (warna merah) serta garis histogram OSMA juga berada diatas level 0.00.
Sell jika ema 18 memotong ema 28 dari arah atas, dan titik indikator Parabolic SAR berada diatas bar candlestick, kurva indikator RSI berada dibawah level 50.0 dan kurva indikator MACD bergerak dibawah kurva sinyal (warna merah) serta garis histogram OSMA juga berada dibawah level 0.00.

Level stop loss (SL) dan target profit (TP) bisa ditentukan pada level support atau resistance terdekat, dengan risk/reward ratio minimal 1:1. Kalau level support atau resistance tidak jelas bisa menggunakan level Fibonacci retracement atau Fibonacci expansion. Dalam contoh diatas, untuk buy SL bisa di level support 1.4088 dan untuk sell SL bisa pada level resistance 1.4638.

Semoga bisa membantu.

M Singgih   18 May 2021

@ Dewi:

Level-level Fibonacci baik yang retracement maupun extension biasanya digunakan sebagai referensi level-level resistance dan support. Sedangkan RSI merupakan indikator oscillator yang biasanya digunakan untuk mencari momentum entry yang tepat yaitu ketika kurva indikator RSI berada di atas atau di bawah level 50.

Pada kondisi trending, RSI digunakan untuk melihat adanya kemungkinan divergensi, sedangkan pada kondisi sideways, RSI bisa digunakan untuk menentukan momentum entry ketika kurva telah berada di area overbought atau oversold.

Untuk membuka posisi (pada semua pair, baik XAU/USD ataupun pair yang lain), trader biasanya mengamati sinyal dari price action, yang dikonfirmasi dengan indikator teknikal, baik indikator trend maupun indikator momentum seperti RSI.

Level-level Fibonacci (baik retracement maupun extension) bisa untuk konfirmasi juga, dalam hal ini jika level resistance atau support yang ditunjukkan oleh Fiboacci tsb memang signifikan, tetapi level Fibonacci tidak bisa dibuat sebagai patokan untuk membuka posisi.

Alvian   19 May 2021

Bagaimana jika harga sudah membreak garis 70 RSI, namun harga tak kunjung turun? Apakah saya perlu memasang pending order di garis 70 tersebut?

M Singgih   20 May 2021

@ Alvian:

Mungkin maksudnya bagaimana jika kurva indikator RSI sudah break level 70, namun harga tidak turun.
Dalam hal ini harus mengamati trend pergerakan harga. Jika pergerakan harga sedang trending (baik uptrend maupun downtrend), maka abaikan penunjukan overbought dan oversold indikator RSI, tetapi perhatikan apakah terjadi divergensi atau tidak.

Sebaliknya jika pergerakan harga sedang sideways, perhatikan penunjukan overbought dan oversold indikator RSI. Untuk mengetahui pergerakan harga sedang trending atau sedang sideways, perhatikan penunjukan indikator ADX.
Mengenai hal ini, silahkan baca: 3 Tips Trading Dengan Indikator RSI

Jadi dalam hal ini perhatikan trend pergerakan harga. Kalau sedang uptrend maka abaikan penunjukan overbought indikator RSI, tetapi amati apakah terjad divrgensi bearish atau tidak. Kalau terjadi divergensi bearish maka bisa open sell setelah ada sinyal dari price action.

Friman   25 May 2021

Apakah ini waktunya untuk Sell emas..soalnya sudah break garis atas

XAU/USD Overbought

M Singgih   26 May 2021

@ Friman:

Seperti penjelasan di atas, sentimen saat ini sedang sangat bullish dan harga masih bergerak uptrend, jadi penujukan overbought indikator RSI bisa diabaikan, dan perhatikan apakah terjadi divergensi atau tidak.

Dari pengamatan terakhir pada time frame daily (26 Mei 2021 malam), tidak terjadi divergensi indikator RSI, dan juga tidak ada sinyal dari price action yang mengisyaratkan pergerakan bearish.

Cara Trading Emas Menggunakan Fibonacci Dan Rsi

M Singgih   8 Dec 2021

@ Firman Abadi:

- Apa yang dimaksud dengan retracement?

Retracement adalah koreksi. Misal peregerakan harga secara keseluruhan sedang bullish atau uptrend, tetapi ada saat tertentu akan bearish sebelum melanjutkan bullish. Kondisi bearish pada keadaan uptrend ini yang disebut koreksi atau retrace. Demikian juga kondisi bullish pada keadaan downtrend disebut koreksi atau retrace.

- Apa yang dimaksud dengan Tren terkonsolidasi secara horizontal selama beberapa sesi perdagangan saja atau turun (kembali) ke posisi support sebelumnya?

Itu maksudnya pergerakan harga sedang sideways atau ranging atau bergerak dalam range harga yang sempit.

- Apa yang dimaksud dengan implikasi bullish dan bearish?

Implikasi keadaan bullish adalah harga akan bergerak naik, dan implikasi keadaan bearish adalah harga akan bergerak turun.

- Apa yang dimaksud dengan konsolidasi horizontal sideways?

Itu maksudnya pergerakan harga sedang sideways atau ranging atau bergerak dalam range harga yang sempit.

M Singgih   22 Mar 2022

@ Wayan Sujana:

Yang sering digunakan trader adalah Fibonacci retracement dan Fibonacci expansion. Fibonacci retracement untuk mengetahui batas-batas level koreksi, sementara Fibonacci expansion untuk mengetahui batas-batas level ekspansi. Untuk selengkapnya Anda bisa membaca thread ini

M Singgih   12 Apr 2022

@ Hasibuan Reynol:

Tentukan titik swing high dan swing low terdekat. Tarik garis Fibonacci retracement dari titik swing low ke titik swing high pada saat uptrend, atau dari titik swing high ke titik swing low pada saat downtrend. Amati level-level retracement pada 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8% dan 76.4% sebagai level-level support atau resistance.

Dewi   12 May 2021

Master Singgih bagaimana cara OP XAU dengan fibonacci dan RSI?

Edy   22 Feb 2018

Selamat malam master,saya mau tanya kira-kira sekarang emas berada di poisisi fibo 23.6 apakah ada daerah fibo Yang membuat dia balik arah yg kuat? Dan bagaimana melihat kemungkinan daerah fibo yg perlu diwaspadai?

wayan sujana   17 Mar 2022

Macam Fibonacci yang digunakan untuk trading?

Hasibuan Reynol   8 Apr 2022

Bagaimana cara menggunakan Fibonacci Retracements?

adam   25 May 2016
Selamat Siang Master,

Di Forum tanya jawab ini sy mengetahui bahwa yg biasa digunakn oleh profesional trader utk teknik analisa yaitu Kombinasi Moving Average dan Fibonacci Retracement.

Mohon petunjuk setingan umum yg bagaimana utk Moving Average yg bisa dikombinasikan dgn Fibonacci Retracement, mhn penjelasan kpn kita OP dan brp pip kta entry TP/SL berdasarkan kombinasi tsb !

Apabila sy menggunakan Moving Average
WMA 5 & WMA 8
EMA 18 & EMA 28

sebaiknya dikombinasikan dgn apa spy kta dpt prediksi kpn kita OP dan brp pip yg akan kta entry pada TP/SL

Terima Kasih
budi   14 Jul 2018
gimana ya gan, kalau trend kuat melebihi 5 candle beri contohnya dong...
kalau di tarik dari swing low tf D1 5 candle lebih, lalu di ubah ke tf h1 apa gk kepanjangan ya
FIRMAN ABADI   4 Dec 2021

Apa yang dimaksud dengan retracement?

Apa yang dimaksud dengan Tren terkonsolidasi secara horizontal selama beberapa sesi perdagangan saja atau turun (kembali) ke posisi support sebelumnya?

Apa yang dimaksud dengan implikasi bullish dan bearish?

Apa yang dimaksud dengan konsolidasi horizontal sideways?

Herli   25 Apr 2018
Pagi master... Bagaimana teknik trading dengan fibo untuk mengambil posisi dan exit?
Dan penerapannya lebih tepat di tf berapa?
Martha   13 Jul 2022

Apakah Pivot Point lebih baik dari Fibonacci Retracement dalam trading forex ataukah sebaliknya?

Kiki R   14 Jul 2022

@Martha: Tidak, pivot point dan fibonacci retracement hanyalah level harga sebagai area entry.

Untuk bisa menggunakan fibonacci retracement dengan baik, Anda harus memahami di struktur harga seperti apa Anda menggunakannya.

Sebagai contoh, jika Anda menggunakan fibonacci retracement pada kondisi market sideways maka Anda akan melihat fibonacci ini kurang efektif. Level-levelnya sering tembus.

Namun coba Anda gunakan pada market trending, Anda akan melihat bagaimana harga pantul pada level 38-61% fibonacci retracement.

Jadi, yang menentukan mana yang lebih baik adalah si penggunanya. Kalau si pengguna mengerti cara menggunakannya maka dia akan menyatakan bahwa fibonacci retracement sudah bagus.

Reply > Lihat[26]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #fibonacci

  Efendi 6565   |   16 May 2014   |   Artikel
Gan klo mo dapetin sistem yg lebih banyak lagi soal zig zag ini dimana ya gan?

Soalnya kebanyakan yg pernah ane temuin seringan pake ema, rsi, stochastic, fibonacci, yg umum-umum gitu dah. Kalo zigzag ini jarang ada yg bikin sistem pake indi ini. Satu ini lumayan bagus kayaknya buat masuk settingan, tapi kalo ada yang nemu sistem zig zag lain barangkali bisa dishare disini
  Asep Nugraha   |   16 Nov 2014   |   Artikel
Wah master...
Apa cukup nie trading breakout cuman ama SMA 20 aje?
Yg banyak diperhatiin buat ngonfirmasi breakout ada banyak kan bahkan sampe ke fibonacci pola candel & pola chart juga.
Bahkan yg dicantumin disini cuman satu jenis SMA. Cukup valid ya master kalau caranya cuman lihat posisi SMA sama tunggu harga balik ke area awal?
Ane kok rada sangsi, jangan2 ini sama sekali enggak cocok buat pemula.
  M Singgih   |   16 Aug 2015
@Asep Nugraha:
Kalau mau jujur saya juga kurang mantap kalau hanya menggunakan sma 20 aja. Penulis artikel ini (Sam Seiden) memang menggunakan kurva sma sebagai support dinamis sekaligus indikator arah trend. Ia lebih menekankan pada pengamatan level dan area keseimbangan dan kapan terjadi sentimen buy atau sell (permintaan atau penawaran yang dominan).
  Admin   |   11 Feb 2015   |   Artikel

Cara instan untuk menetapkan stop loss adalah: - Saat buka posisi buy, pasang stop loss dekat support terakhir (level terendah sebelumnya). - Saat buka posisi sell, pasang stop loss dekat resisten terakhir (level tinggi yang pernah tercapai sebelumnya). Ada banyak cara untuk mengetahui support dan resisten ini.

Tetapi untuk memutuskan kapan exit suatu posisi itu memang tidak mudah, dan setiap trader biasanya punya kiat sendiri agar profit dan terhindar dari loss. Diantaranya:

- Trader yang menggunakan indikator MACD, misalnya, disarankan agar tutup posisi saat MACD sudah mulai mendatar selama beberapa candle, karena itu artinya pasar sudah tidak trending lagi dan bisa jadi akan berbalik arah. Dengan begitu maka posisi yang sudah profit tidak berubah loss.

- Trader pengguna Fibonacci Retracement bisa jadi saat buy di level 50.0 akan memasang TP di garis Fibonacci berikutnya (61.8) dan SL di garis Fibonacci sebelumnya (38.2). Setiap indikator biasanya mengandung tips tersendiri untuk menetapkan stop loss dan kapan harus take profit.

- Ada juga yang menggunakan manajemen risiko. Jadi ini tergantung berapa dana yang dimiliki, setting risk management, lot yang dipakai, dan saat memilih leverage-nya. Dalam hal ini, stop loss itu selaras dengan Take Profit. Jadi contohnya misal Anda pasang target take profit 20 pips, maka jangan pasang stop loss 100 pips, karena nanti akan floating terlalu jauh; jadi pasang SL 30-40 pips saja.

Kemudian tentang pending order. Trader pengguna strategi apapun biasanya akan berhati-hati menjelang rilis berita berdampak besar, karena saat rilis bisa terjadi gejolak harga yang tak normal. Trader juga bisa cut loss ataupun take profit sebelum pasar tutup akhir pekan karena di hari senin bisa terjadi gap.

Atau sebaliknya, pasang pending order dengan ekspektasi tertentu. Pending order dilakukan saat analisa mengekspektasikan harga akan bergerak ke arah tertentu, tetapi saat ini harga belum tercapai. Daripada harus memelototi chart terus-terusan, maka dipasanglah pending order.

  Gema G.   |   27 Apr 2022   |   Artikel

Katanya, di Indonesia ada seorang master trading bersertifikat internasional yang berhasil profit konsisten dengan metode ciptaannya, yaitu Astronacci (gabungan Astrologi dan Fibonacci). Bagaimana tanggapannya?

  Soni   |   5 Aug 2022   |   Artikel

Kalau menentukan SnR pake fibonacci bisa gak? Contohin dong suhu

  M Singgih   |   9 Aug 2022

@ Soni:

Teori Fibonacci memang digunakan untuk mengetahui batas-batas retracement (Fibonacci retracement) dan juga batas-batas expansion (Fibonacci expansion). Jadi memang digunakan untuk mengetahui level-level support dan resistance, jika dari chart level-level tersebut tidak tampak jelas.

  Cecep   |   26 Jan 2023   |   Artikel

Makasiihh thor dan Finex udah ngebagiin cara ngeliat dan menggunakan Fibonnaci dengan bener. Cuman gw mau tanya, digambar pertama, titik 100 Fibonaccinya itu paling bawah sedangkan pada gambar selanjutnya itu titik 0 nya yang dibawah. Apakah ada pengaruh dengan trend ya dan apakah bila pemakaiannya titik 0 dan 100 terbalik memberikan garis support dan resistance yang berbeda? Soalnya hanya gambar pertama yang menunjukkan trend bullish dan untuk gambar selanjutnya itu cenderung menunjukkan trend bearish.

  Nathan   |   26 Jan 2023

Cecep: Maksudnya agan itu cara narik garisnya ya? Untuk narik garis Fibo memang ada aturannya. Fibonacci Retracement memang memiliki aturan cara menarik garis. Dabn diartikel diatas memang udah ada penjelasannya meski sebentar.

Untuk Uptrend maka titik 0 ditarik dari titik terendah ke titik tertinggi begitu juga sebaliknya dan tarik garis harus selalu dari kiri ke kanan. Saya ada mencoba tanpa mengikut aturan tersebut dan memang berbeda banget hasil garisnya.

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi

Pada gambar pertama dimana saya tidak mengikuti aturan, jelas terlihat garis support dan resistance yang sangat jauh antara titik 61.8 dengan titik 100 padahal pada candlestick terlihat gerakan memantul cenderung keatas. Sedangkan pada titik 0 ke 21.8 terdapat garis SnR padahal tidak terjadi pemantulan harga dititik itu.

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi

Pada gambar kedua, jelas terlihat garis support dan resistance dan paling jelas terlihat digaris 23.6 dan 0 tidak memiliki jarak yang cukup jauh. Sehingga jelas area support dan resistance. Sedangkan pada titik 61.8 ke titik 100 memiliki jarak yang lebar dan memang sesuai dengan pergerakan candlestick.

Jadi untuk penarikan Fibonacci memang ada aturan dan kalau tidak sesuai aturan maka Garis Support and resistance akan jadi sangat kacau.

Teknik Entry Trading dengan Pola Fibonacci Gartley
Rida     27 May 2022
Memanfaatkan rumus Fibonacci yang terkenal ajaib dan universal, teknik trading dengan pola gartley ini bisa menjadi strategi entry yang cukup akurat untuk mencari peluang dari pembalikan harga.
EUR/AUD Kembali Memantul Pada Level 100.0 Fibonacci
Ardi Suryanto     26 Dec 2017
Setelah mencapai level Fibonacci 100.0, pasangan mata uang ini memantul kembali.
#aud  #eur  
Kupas Tuntas Trading dengan Butterfly Harmonic Pattern
Kiki R     16 Nov 2022
Salah satu cara mengenali pembalikan harga adalah dengan pola fibonacci. Butterfly harmonic pattern merupakan pola yang sering ditemui di chart dan dianggap memiliki akurasi tinggi.
Strategi Trading Menggunakan Pola Harmonic Shark
Nadila D     22 Sep 2022
Pola harmonic shark merupakan salah satu strategi trading yang cukup populer di dunia forex. Strategi apakah itu dan bagaimana cara kerjanya?
Cara Menggunakan Harmonic Pattern untuk Trader Pemula
Rida     14 Apr 2022
Sering diandalkan oleh trader berpengalaman, apa sih sebenarnya teknik Harmonic Pattern itu? Bisakah pemula mempelajarinya dan menggunakannya untuk trading?
Kirim Komentar Baru