Formasi Doji Candlestick: Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading

SAM 13 Aug 2014Dibaca Normal 4 Menit
forex>candlestick>   #doji
Formasi doji adalah pola candlestick yang harga open dan harga close-nya sama atau hampir sama. Pembentukannya mensinyalkan kondisi konsolidasi.

Formasi doji termasuk salah satu sinyal trading yang paling nyata dalam pola candlestick. Sejak ratusan tahun lalu candlestick digunakan untuk trading komoditi beras di Jepang, hingga kini formasi ini tetap dianggap sebagai sinyal trading yang valid.

Doji adalah pola candlestick yang harga open dan harga close-nya sama atau hampir sama, sehingga candle ini bisa tidak mempunyai body atau body-nya sangat kecil. Formasi ini sering terlihat pada chart trading, tergantung pada time frame apa yang kita gunakan. Doji bisa terbentuk pada chart mingguan (weekly), harian (daily) atau 5-menit.

Formasi Doji

 

Arti Formasi Doji

Formasi doji termasuk pola candlestick yang hanya terdiri atas satu candle saja. Doji terbentuk ketika pasar sedang konsolidasi atau ragu-ragu mengenai arah pergerakan harga selanjutnya. Di sini tampak jelas sentimen bullish dan bearish berada dalam keadaan seimbang. Antara buyer dan seller saling menunggu pergerakan harga selanjutnya. Pasar berkonsolidasi dan belum menentukan apakah akan meneruskan pergerakan harga sesuai dengan arah trend sebelumnya, atau akan membuat harga bergerak ke arah yang berlawanan. Oleh karena itu, doji dianggap sebagai sinyal konsolidasi.

Formasi doji biasanya terbentuk paling tidak beberapa bar setelah harga bergerak naik atau turun. Pada saat itu, ada ketidakpastian di kalangan pelaku pasar mengenai akan dibawa kemana pergerakan harga selanjutnya. Bisa saja harga bergerak sesuai dengan arah trend sebelumnya, ataupun berbalik arah. Jadi, formasi doji tidak selalu mengisyaratkan pembalikan arah trend (trend reversal) tetapi bisa juga mengisyaratkan penerusan trend (trend continuation), tergantung dari konfirmasi bar candlestick berikutnya.

 

5 Jenis Formasi Doji

Pada umumnya, ada lima (5) jenis formasi doji, yaitu Doji Star, Long-legged Doji (doji berekor panjang, yang dalam hal ini arah ekor bisa ke atas atau ke bawah), Gravestone Doji, dan Dragonfly Doji (kebalikan dari Gravestone Doji), dan Four Price Doji. Berikut ini penampilan masing-masing formasi doji:

5 Jenis Candle Doji

  • Doji Star

Formasi doji ini paling seimbang. Simpangan harga tertinggi dan terendah hampir sama, sehingga menunjukkan keseimbangan kekuatan buyer dan seller dalam satu periode. Jika Doji Star terbentuk pada area overbought dari pergerakan uptrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah downtrend. Sebaliknya, jika Doji Star terbentuk pada area oversold dari pergerakan downtrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend.

  • Long-legged Doji (Doji Berekor Panjang)

Jika formasi Long-legged Doji seperti gambar di atas terbentuk pada pergerakan downtrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend. Panjangnya ekor menunjukkan sentimen seller sebelumnya lebih kuat, tetapi telah berbalik mengikuti buyer. Harga yang telah mencapai level terendahnya dengan cepat berbalik arah. Sebaliknya bisa terjadi untuk pergerakan uptrend.

  • Gravestone Doji

Jika formasi ini terbentuk pada pergerakan uptrend, maka kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah downtrend. Harga open dan harga close yang sama menunjukkan sentimen buyer sebelumnya sangat kuat, tetapi telah berbalik mengikuti seller. Harga yang telah mencapai level tertingginya dengan cepat berbalik ke level terendah. Formasi ini adalah bentuk khusus dari pola candlestick Shooting Star yang biasanya cukup valid. 

  • Dragonfly Doji

Sifatnya mirip dengan Gravestone Doji, tetapi terbentuk pada pergerakan downtrend. Dragonfly Doji menunjukkan kemungkinan besar pergerakan harga akan berbalik ke arah uptrend. Formasi ini adalah bentuk khusus dari pola candlestick Hammer.

  • Four Price Doji

Four Price Doji amat langka terjadi, jika dibandingkan dengan keempat jenis formasi doji lainnya. Bentuknya menyerupai garis horizontal tanpa ekor sama sekali pada sisi atas maupun bawah body, sedangkan body-nya amat tipis. Four Price Doji hanya akan muncul jika nilai harga open, high, low, dan close (OHLC) sama persis dalam satu periode pembentukan bar candlestik. Ada ketidakpastian sempurna (complete indecision) yang bertepatan dengan rendahnya volume perdagangan pada momen tersebut, sehingga tidak dapat dianggap sebagai indikasi menuju arah trend tertentu. 

Secara singkat, pengertian candlestick Doji dapat dilihat dalam infografis berikut.

Candlestick Doji

 

Panduan Utama Menggunakan Doji Dalam Trading Forex

Sekali lagi perlu diingat bahwa doji adalah sinyal konsolidasi, dan belum mengindikasikan pergerakan apapun. Walaupun ada beberapa jenis doji yang dianggap sebagai indikasi perubahan ke arah tertentu, tetapi validitasnya antara rendah-menengah saja. Jadi, sebaiknya jangan menggunakan doji sebagai acuan entry satu-satunya.

Untuk mengetahui kepastian arah pergerakan harga selanjutnya, diperlukan konfirmasi dari bar candlestick berikutnya setelah doji. Jika bar berikutnya searah dengan trend sebelumnya, maka kecil kemungkinan akan terjadinya pembalikan tren (trend reversal). Bilamana bar berikutnya bergerak ke arah yang berlawanan dengan trend sebelumnya, barulah kita dapat mengekspektasikan terjadinya pembalikan trend.

 

Forum Terkait

 Agung |  1 Mar 2016
Kenapa pada tanggal 29 februari 2016 di mt4 saya candle jam 23.00 pair EURUSD terbentuk doji sebesar 260 pip sedangkan di broker lain pada saat yang sama candlenya normal (cuma sekitar 30 pip).

Lihat Reply [3]

 Sugiyanto Ach |  23 Apr 2022

Selamat malam, ijin bertanya. Mana yang lebih valid dijadikan acuan saat trading di kripto, pola doji atau pinbar untuk hasil yg menguntungkan?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

@ Firli : Doji bisa terbentuk pada semua keadaan pasar. Saat ranging bisa berarti tanda batas atas atau batas bawah.
 M Singgih ... |  5 Dec 2014
Halaman: Formasi Doji Candlestick: Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
@rijalkalang: mohon maaf Gan, ada kekeliruan penerjemahan di artikel itu. Yang dimaksud bukan "tabel", melainkan "grafik", yaitu grafik diatas paragraf tersebut. Bisa dilihat disana bagaimana stop loss disarankan ditempatkan tepat dibawah doji.
 Admin |  6 Feb 2015
Halaman: Trading Dengan Memanfaatkan Doji
@Aan Tri, @sebastian arie, @Fuad, @Hari Santoso:
Maksud gambar grafik dalam artikel tersebut itu begini: setelah muncul doji, kita lihat apakah candle berikutnya lebih tinggi atau lebih rendah dibanding candle sebelum doji muncul. Bisa dilihat bahwa candle setelah doji di grafik ternyata lebih tinggi daripada candle sebelum doji. Oleh karena itu, disarankan ambil posisi buy saat itu juga, dengan stop loss ditempatkan dibawah doji. Dengan cara ini, jika terjadi loss gara-gara reversal batal terjadi, maka kerugian yang ditanggung akan sedikit. Sedangkan potensi profitnya jauh lebih besar karena doji seringkali menjadi awal reversal. Memasang stop loss tepat dibawah doji dalam hal ini jauh lebih "hemat" ketimbang stop loss dengan PP, fibo, atau trailing stop yang biasanya ditempatkan beberapa puluh pip dari harga saat membuka posisi. Dengan PP, Fibo, atau trailing stop, kita mungkin akan rugi lebih besar karena terlambat mengetahui kalau reversal batal terjadi.
 Admin |  6 Feb 2015
Halaman: Trading Dengan Memanfaatkan Doji
bisa berkaitan selama doji yang terbentuk di pola kedua tetap berada dalam range pola pertama. dan lagi, bukankah akan lebih bagus kalau pola kedua berbentuk doji? karena seperti yang dijelaskan, doji sendiri sudah menunjukkan sinyal pembalikan, kalau candle sebelumnya ternyata berfungsi sebagai mother bar, ini bisa menjadi indikator yang lebih bagus untuk menjadi sinyal pembalikan harga
 Mr Sukardi |  11 Jun 2015
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
Cara pengambilan sl tiap trader bisa beda-beda mas. Mungkin mas gak suka ambil dari doji, lebih percaya sma fibo. its fine. Tapi maksudnya di sini stop loss dari doji kan sebagai rekomendasi aja. Barangkali ada trader yg udah berhasil pake cara ini. Trailing stop cuma fasilitas platform aja, cara mencari level2nya yg tepat juga butuh perkiraan, entah asal ambil selisih berapa pips, ato diamati scr manual dari potensi penguatan tren.
 Hj |  1 Mar 2015
Halaman: Trading Dengan Memanfaatkan Doji
@Lusi Sinarsih:
Memang pin bar, yaitu candle yang ditengah. Dari gambar diatas: candle B untuk yang morning star dan candle E untuk yang evening star. Keduanya memang berbentuk pin bar, atau doji, atau hammer / shooting star yang mengisyaratkan pembalikan arah trend (trend reversal) dari arah trend sebelumnya, bukan penerusan trend.

Tidak tergantung dari resistance atau support, jika terbentuk pola morning star atau evening star kemungkinan akan terjadi pembalikan arah trend. Tetapi jika pola tersebut terbentuk dekat atau pada level resistance atau support maka akan lebih memperkuat kemungkinan tersebut (lebih valid). Yaitu pola evening star yang terbentuk pada atau dekat level resistance dan pola morning star yang terbentuk pada atau dekat level support.
 M Singgih |  16 Dec 2016
Halaman: Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star

Kamus Candlestick

Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.
Komentar[3]    
  Purnomo   |   6 Aug 2021

Maaf saya newbie.. mohon info untuk tips membaca candlestick?

  Faisal   |   6 Aug 2021

Coba ke link berikut ini pak
Semoga membantu

  Ig:ivycantik   |   23 Aug 2021
Cara mudah belajar indiktor candlestick? Bisa belajar lewat candlestick di investingid. Mungkin bisa langsung di cek.
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip