Persaingan dompet digital di Indonesia semakin sengit. Hampir semua dompet digital menawarkan promo cashback dan diskon menggiurkan demi menggaet customer. Ada yang rutin memberikan cashback 30 persen pada tanggal gajian, ada yang memanfaatkan momen harbolnas, ada yang rela menawarkan cashback hingga 100 persen. Siapa yang tidak tergoda?

Tentu kamu sebagai customer merasa diuntungkan dengan berbagai promo tersebut. Kamu bisa berhemat hingga Rp 30 ribu pada setiap transaksi. Tak heran banyak orang berbondong-bondong mengunduh aplikasi dompet digital yang murah promo seperti OVO, DANA, Go-PAY, Link Aja, dan lain-lain.

Tips untung memakai dompet digital

Menggunakan dompet digital memang memberikan banyak keuntungan. Tak hanya ramai promo, kamu jadi tak perlu membawa dompet kemana-mana. Saat dompetmu ketinggalan, kamu tak perlu mati gaya. Kamu tetap bisa melakukan berbagai transaksi, mulai dari isi pulsa, membayar belanjaan di supermarket, order transportasi online, hingga membayar camilanmu.

Namun tanpa kamu sadari, semua kemudahan itu juga mendorongmu jadi lebih konsumtif. Pernahkah kamu merasa lebih enteng mengeluarkan uang lewat dompet digital daripada uang fisik? Nah bila iya, coba evaluasi lagi manajemen keuangan kamu dengan adanya dompet digital ini.

Berikut tips agar tidak konsumtif dan tetap untung saat pakai dompet digital:

Top-up Saldo Hanya di Awal Bulan

Tak ada yang lebih ampuh dalam mengontrol pengeluaran selain membatasi saldo dompet digital kamu. Caranya adalah dengan mengalokasikan anggaran untuk isi dompet digital bulanan dan top-up sekali saja dalam sebulan. Misalnya, kamu menganggarkan Rp 500 ribu untuk sebulan, maka mau tidak mau kamu tidak boleh belanja lebih dari dana itu.

Dengan top up sebulan sekali, kamu juga tak perlu sering-sering membayar biaya administrasi yang biasa dikenakan tiap isi saldo. Meski biaya administrasi hanya seribu rupiah, lumayan juga bila sebulan kamu top-up 20 kali atau lebih.

 

Rajin Memantau Saldo

Yang sering terjadi, kita mudah tergiur dengan banner promo cashback yang dipampang besar di banyak merchant lalu lupa bahwa saldo kita sudah banyak berkurang. Baru tengah bulan, saldo sudah hampir habis. Bila sudah begini, harus bagaimana?

Sebaiknya kamu lebih sering memantau isi saldo. Lakukan sebelum melakukan transaksi. Dengan begitu kamu jadi lebih sadar berapa jumlah yang kamu keluarkan setiap jajan boba, kopi kekinian, dan camilan favoritmu lainnya.

 

Tahan Hasrat Jajan Hingga Promo Datang

Hampir setiap bulan dompet digital menawarkan promo cashback. Seringnya, pada periode setelah tanggal gajian, yakni akhir bulan hingga awal bulan. Nah manfaatkan momen ini untuk membeli jajan atau kebutuhan sekundermu lainnya. Bila sedang tidak ada promo, sebaiknya tahan hasratmu hingga promo datang lagi.

Menggunakan dompet digital

Saat berburu promo, pastikan kamu sudah membaca syarat dan ketentuan yang berlaku. Tanyakan juga berapa rupiah maksimal cashback yang ditawarkan.

 

Investasikan Cashback

Agar tidak konsumtif, sebaiknya jangan belanjakan lagi cashback yang kamu dapatkan dari promo dompet digital. Gunakan selisih harga yang kamu dapat untuk investasi. Misalnya kamu belanja makanan seharga Rp 50 ribu. Berkat promo cashback, kamu hanya membayar Rp 30 ribu. Nah kamu bisa menggunakan Rp 20 ribu sisanya untuk tambahan investasi.

Sekilas mungkin jumlah itu terasa kecil, namun bila dikumpulkan juga bisa menjadi gunung loh. Kamu bisa berinvestasi lewat instrumen yang praktis seperti reksadana misalnya.

 

Gunakan Satu atau Dua Aplikasi Saja

Tujuannya adalah agar kamu tidak bingung saat ada promo beberapa dompet digital dalam waktu bersamaan. Bila kamu mengunduh semua dompet digital yang rajin menawarkan promo, lalu membeli dari semua merchant yang bekerja sama dengannya, tentu kamu akan jadi boros. Bukannya malah untung, pengeluaranmu akan membengkak. 

Membatasi dua aplikasi dompet digital juga memudahkanmu mengatur keluar-masuk saldo. Dengan begitu kamu akan bijak dalam menyikapi kemudahan yang diberikan teknologi digital tersebut.