Gencarkan Proyek KPR, Begini Peluang Saham BBTN

Ryandy H 31 Oct 2019 500
Dibaca Normal 2 Menit

Bekerjasama dengan pengembang, BBTN sedang mengembangkan proyek KPR dan KPA, dengan harapan dapat menarik minat investor.



Berita Emiten

Menjelang akhir tahun 2019, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan melaksanakan kegiatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), yang bekerjasama dengan pengembang Duta Putra Land. Proyek kerjasama ini memiliki slogan 'Do The Best'. Proyek-proyek yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak di antaranya Grand Residence City, Pondok Ungu Permai, Kavling Taman Wisata, Puri Cendana, Taman Puri Cendana, Darmawangsa Residence, Panjibuwono Residence, Perumahan Bukit Dago, Apartemen Bintaro Park View, Villa Dago Pamulang, Bukit Golf, dan The Upperhouse Residence.

bank btn

BTN menawarkan berbagai kemudahan ini untuk menarik minat masyarakat, agar segera mendaftar KPR atau KPA untuk unit-unit properti yang diinginkan. Tentu saja, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan BTN itu sendiri. Dengan begitu, harga saham yang sekarang cenderung mengalami Downtrend berbalik arah menuju Uptrend.

 

Analisa Teknikal

Saham BBTN bergerak dalam kondisi fluktuasi. Harga terlihat akan mengalami kenaikan sementara, dan selanjutnya kembali mengalami penurunan hingga beberapa hari ke depan. Hal tersebut juga dikonfirmasi dengan analisa teknikal Pivot Points yang telah mendekati garis Support 1 dan adanya garis RSI(14) yang berada di bawah 70% menuju ke arah 30%, yang mengindikasikan Downtrend (overbought), serta indikator stochastic yang menunjukkan arah garis %D dan Smoothed %D masih dalam tahapan overbought.

analisa teknikal bbtn

Maka dari analisa tersebut, investor dapat melakukan HOLD (1,780-1,800).

Forum

Koi (28 Oct 2016)

Haloo para master seputarforex. Semoga sehat & profit selalu. Saya sdh sebulan menggunakan SnR statis. Saya berpatokan pada angka bulat saat menggarisnya seperti 100.00, 105.00, 1.6800 dll. Apakah mindset seperti itu keliru master? Mohon pencerahannya

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Kenapa Open Buy Harga Down, Open Sell Malah Harga Naik?
om martin. kenapa ya saat saya mendalami metode scalping tapi jika sudah yakin harga up open buy malah balik arah jadi down, open sell malah naik, sering gitu terus. kalau stop loss terus, kerugian makin banyak. kandang harga tidak balik berhari2 sampai margin menipis, sehingga saya tetap bertahan. saya pakai indi MAE 21-7 TF15 dan Stochastic.
Saya jadi heran lihat master2 yang posting analisa harga akan up/down di level sekian dan ternyata benar.
Lalu apa yang salah dengan trading saya ini om.....?

Adjie 6 May 2016

Reply:

M Singgih (10 May 2016 02:06)

@ adjie:
Mungkin yang Anda maksud memakai indikator exponential moving average (ema) 21 dan ema 7, bukan indikator MAE.
Kombinasi indikator tersebut bisa digunakan dimana stochastics untuk acuan entry (mencari momentum entry yang tepat).
Saya kira Anda harus melakukan test dulu di akun demo pada metode dan strategi trading yang Anda gunakan sebelum diterapkan pada akun riil, bisa dengan backtest atau forward test. Kalau backtest agak ribet bisa dengan forward test atau ditest pada kondisi pasar sekarang. Yang ditest adalah metode trading dan money management yang Anda gunakan. Forward test bisa dilakukan dengan cara trading pada akun demo sebanyak kira-kira 50 hingga 100 trade pada satu pasangan mata uang tertentu.

Dalam trading Anda sebaiknya mengikuti aturan money management yaitu mengendalikan besarnya resiko dengan menggunakan stop loss. Tanpa stop loss berarti Anda tidak membatasi resiko.
Dari hasil test tersebut Anda akan mengetahui winning rate (W%) atau persentase profit dan losing rate (L%) atau persentase loss dari keseluruhan trade backtest tsb. Selain itu juga bisa diketahui besarnya profit rata-rata (Av W) dan besarnya loss rata-rata (Av L) (dalam satuan uang). Dari sini bisa dihitung angka harapan profit = (W% x Av W) - (L% x Av L) (dalam satuan uang). Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit

Jika ternyata dari hasil test W% lebih kecil dari L%, atau angka harapan profitnya negatif maka Anda bisa memperbaiki metode trading atau money management-nya. Memang hasil test yang bagus tidak menjamin akan selalu profit, tetapi kemungkinan profitnya akan lebih besar dari hasil backtest yang kurang bagus. Tanpa melakukan test Anda tidak akan mengetahui kualitas strategi trading yang Anda gunakan terhadap pasangan mata uang yang sedang Anda tradingkan. Mungkin kalau ditest pada pasangan mata uang lain hasilnya akan berbeda.
Semoga bisa membantu.

Outlook Saham ERAA Di Akhir Pekan
Outlook Saham ERAA Di Akhir Pekan
Jujun Kurniawan   11 Oct 2019   455  
Transaksi Saham Capai 4.3 Juta, Begini Outlook ASII
Transaksi Saham Capai 4.3 Juta, Begini Outlook ASII
Ryandy H   11 Oct 2019   421  
Saham WIKA Buy Setelah Ekspansi Ke Pasar Afrika
Saham WIKA Buy Setelah Ekspansi Ke Pasar Afrika
Jujun Kurniawan   4 Oct 2019   785  
PTBA Genjot Laba Saham, Teknikal Berikan Sinyal Buy
PTBA Genjot Laba Saham, Teknikal Berikan Sinyal Buy
Ryandy H   23 Sep 2019   531