Gencarkan Proyek KPR, Begini Peluang Saham BBTN

Ryandy H 31 Oct 2019 311

Berita Emiten

Menjelang akhir tahun 2019, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan melaksanakan kegiatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), yang bekerjasama dengan pengembang Duta Putra Land. Proyek kerjasama ini memiliki slogan 'Do The Best'. Proyek-proyek yang akan dilakukan oleh kedua belah pihak di antaranya Grand Residence City, Pondok Ungu Permai, Kavling Taman Wisata, Puri Cendana, Taman Puri Cendana, Darmawangsa Residence, Panjibuwono Residence, Perumahan Bukit Dago, Apartemen Bintaro Park View, Villa Dago Pamulang, Bukit Golf, dan The Upperhouse Residence.

bank btn

BTN menawarkan berbagai kemudahan ini untuk menarik minat masyarakat, agar segera mendaftar KPR atau KPA untuk unit-unit properti yang diinginkan. Tentu saja, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan BTN itu sendiri. Dengan begitu, harga saham yang sekarang cenderung mengalami Downtrend berbalik arah menuju Uptrend.

 

Analisa Teknikal

Saham BBTN bergerak dalam kondisi fluktuasi. Harga terlihat akan mengalami kenaikan sementara, dan selanjutnya kembali mengalami penurunan hingga beberapa hari ke depan. Hal tersebut juga dikonfirmasi dengan analisa teknikal Pivot Points yang telah mendekati garis Support 1 dan adanya garis RSI(14) yang berada di bawah 70% menuju ke arah 30%, yang mengindikasikan Downtrend (overbought), serta indikator stochastic yang menunjukkan arah garis %D dan Smoothed %D masih dalam tahapan overbought.

analisa teknikal bbtn

Maka dari analisa tersebut, investor dapat melakukan HOLD (1,780-1,800).

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara setting Indikator MACD

Malam master, mau tanya. Bagaimana cara setting indikator MACD pada TF M15 dan M30? Terimakasih,

Subowo 1 Jan 2017

Reply:

Basir (04 Jan 2017 08:11)

Untuk Subowo..

Anda bisa seting default saja bawaan dari Meta trader tersebut. Penjelasan lebih detail bisa disimak di ulasan Menggunakan MACD dalam trading.

Thanks.

M Singgih (06 Jan 2017 05:08)

@ Subowo:
Cara setting: pada paltform Metatrader masuk ke Insert - Indicators - Custom - MACD - Inputs, akan muncul box seperti ini:



Anda bisa tentukan periode kedua ema tersebut, yang pertama lebih rendah dari yang kedua, dan sma untuk selisih dari keduanya yang akan ditampilkan sebagai kurva signal. Sebagai eksperimen Anda bisa merubah setting tersebut namun dalam analisa teknikal biasanya analis tidak merubah setting default yang sudah ditentukan oleh pembuatnya Gerald Appel yaitu 12, 26 dan 9. Setting default tersebut berlaku untuk semua time frame termasuk M15 dan M30.

Anang Kusuma (01 Aug 2018 08:57)

Apakah ada setting-setting khusus untuk MACD short term dan long term? Minta sarannya. Terima kasih

Admin (02 Aug 2018 08:58)

@Anang Kusuma

Hai, prinsip dasar MACD sebenarnya sama dengan penggunaan Cross Over Moving Average dengan menggunakan EMA. Cross Over ini akan dibentuk dengan bar dengan perhitungan-perhitungan tertentu. Bisa Anda baca pada artikel penjelasan tentang indikator MACD berikut atau perhatikan gambar di bawah ini:

 

indikator-macd

 

Jadi jika Anda bertanya apakah ada settingan khususnya maka sebenarnya tidak ada. Anda bebas mengubah settingan pada indikator MACD. Tentu saja Anda harus mempunyai alasan yang jelas dalam pemilihan angkanya. Misalnya, Anda scalping dengan menggunakan cross over MA 5 dan 34. Maka Anda bisa mengganti periode Fast MA di MACD menjadi 5, dan Slow MA menjadi 34, untuk MACD SMA sendiri bisa Anda gunakan periode 10 atau 20.

indikator-macd-2

Jika ingin untuk Long Term, Anda bisa memperbesar angkanya. Mimin sarankan menggunakan angka-angka yang sering digunakan dalam trading. Misalnya salah satu strategi Long Term adalah Cross Over MA-100 dan 200. Anda juga bisa mengaplikasikan angka ini ke dalam Fast dan Slow MA di MACD. 

 

Semoga membantu. Terima kasih

Anang Kusuma (03 Aug 2018 09:10)

Jadi saya bebas mengganti-gantinya ya pak. Terima kasih atas sarannya.

Lalu bagaimana menetapkan nilainya jika saya tidak menggunakan MA pada strategi saya? Saya menggunakan Support Resistance dan menunggu Pin Bar di tf H1 pak. Mohon settingan yang baik.

Admin (04 Aug 2018 09:15)

Anda bisa menggunakan Setting Default pada MACD jika bingung.  Untuk memilih periode Anda bisa memilih kombinasi dari angka-angka berikut: 5, 10,20,34,50,100,200. Jika ingin mencoba suatu Setting baru, jangan lupa untuk di backtest maupun forward test terlebih dahulu di akun demo.


Terima kasih

Mr. B (04 Dec 2019 10:52)

Itu bagaiaman cara agar macd nya memiliki dua garis sinyal, karena pada macd defaultnya hanya memiliki satu garis sinyal saja. mohon penjelasannya

Kiki R (12 Dec 2019 12:40)

@Mr. B: Gambar yang paling bawah menampilkan MACD dalam bentuk kurva itu disebut dengan MACD traditional, bisa didownload di platform Metatrader-nya broker IBFX (InterbankFX), Anda bisa mendownload platform demonya kemudian ambil indikator yang namanya IBFX-MACD Traditional, kemudian copy paste ke folder MQL4 - Indicators di platform Metatrader Anda. Selain kurva MACD, indikator MACD yang traditional juga mencakup indikator OSMA dalam bentuk histogram. Untuk yang MACD bawaan Metatrader itu MACD-nya berbentuk garis histogram (bukan kurva), sedang sinyalnya berbentuk kurva, tetapi cara kerjanya sama.

Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggunakan MACD dengan dua garis sinyal menggunakan platform tradingview. 

Terima Kasih

Jujun Kurniawan 274