Hasil Penjualan Naik, Teknikal CAMP Buy

Ryandy H 24 Oct 2019 569

Penetapan Kabinet Jilid II Jokowi tentunya memberikan pengaruh terhadap sentimen pasar modal di Indonesia. Selain itu, maraknya investasi asing yang masuk di priode kabinet sebelumnya harus tetap dijaga, agar kondisi pasar modal di Indonesia menjadi lebih baik. Upaya yang wajib dilakukan investor adalah mendorong perkembangan saham di Indonesia semakin baik dan maju. Salah satu caranya dengan menginvestasikan dana pada perusahaan yang sedang mengembangkan ekspansi bisnisnya, termasuk pada saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP).

saham campina

 

Berita Emiten

Campina melakukan ekspansi kapasitas pabrik pada tahun 2020 untuk memenuhi permintaan pasar. Produksi CAMP bergantung dari pabrik di Surabaya, yang memiliki kapasitas 30 juta liter per tahun. Sedangkan, volume produksi perusahaan mencapai 25-26 juta per tahun. Selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan bersih CAMP mencapai Rp503 miliar, naik 3.10% dari posisi Rp488 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

 

Analisa Teknikal

Terlihat pada indikator Pivot Point, candlestick akan bergerak ke arah Support 1 hingga melewati batas Pivotnya, yang mengindikasikan adanya perubahan titik balik trend. Hal ini juga didukung dengan RSI (14) dan indikator Stochastic yang sama-sama mengindikasikan harga saham berada pada posisi oversold. Harga diperkirakan akan berbalik naik, walaupun arah penurunan masih ada dikarenakan koreksi yang wajar.

analisa teknikal camp

Berdasarkan analisa pada grafik di atas, maka rekomendasi untuk saham CAMP: Buy (360-400)

Kirim Komentar/Reply Baru
Scalping TF1 Dan TF5, Apa Harus Close Dalam 1-5 Menit?
Scalper Singkat, gunakan TF 1 , TF5. Open pada menit pertama, closed dalam hitungan 1-5 menit.Apakah mutlak harus closed dalam hitungan 1-5 menit ? Bagaimana kalau masih loss ? apa harus closed juga meski loss ?

Musliaty Mahmud 2 Aug 2015

Reply:

M Singgih (04 Aug 2015 01:46)

@ Musliaty Mahmud:
Tidak ada aturan yang harus di-closed dalam waktu tertentu. Ketika Anda entry tentunya sudah dilengkapi dengan level stop loss dan take profit, jadi tidak perlu diintervensi. Jika Anda tidak biasa menentukan level stop loss dan take profit maka mulai sekarang rencanakan dan biasakan selalu entry lengkap dengan level stop loss dan take profit. Ratio antara stop loss dan take profit atau risk/reward ratio hendaknya lebih besar dari 1:1 agar hasil trading Anda dalam jangka panjang profitable. Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Jumlah Posisi Trading Dan Risk/Reward Ratio.

Jujun Kurniawan 30
Sistem 81
Data  
Sistem 13
Rupiah  
Sistem 20
Data  
Sistem 21
Rupiah  
Sistem 18
Data  
Sistem 14
Data