Ide Bisnis

10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua     28 Apr 2021
Tanpa latar belakang pendidikan ekonomi sekalipun, siapa saja bisa terjun ke dunia bisnis. Tertarik? Berikut 10 ide bisnis online terbaik dengan modal 1 juta yang bisa Anda coba.
Ide Bisnis Online Untuk Mahasiswa
Nandini     31 Jan 2021
Bisnis online bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk dari kalangan mahasiswa. Untuk itu, berikut penulis jabarkan 8 bisnis yang mungkin dilakukan oleh mahasiswa sembari kuliah.
10 Ide Bisnis Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan
Wahyudi     18 Nov 2020
Memiliki penghasilan sendiri walau hanya stay di rumah bisa dilakukan oleh siapa saja, tak terkecuali seorang ibu rumah tangga. Apa saja yang perlu diterapkan? Simak artikel berikut ini.
#cuan  #rumah  
Kamus

Kamus Trading

Liquidity Provider, Penyedia Likuiditas

Lembaga atau institusi finansial di dalam jaringan broker dengan pasar forex, di mana setiap agensi mereka akan terus-menerus mentransmisikan harga permintaan dan penawaran sesuai dengan harga pasar terkini.

Dividen

Adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki secara pro rata. Pembagian dividen biasanya dilakukan setelah RUPST (Rapat Utama Pemegang Saham Tahunan).

Free Rider

Istilah untuk menyebut sekelompok orang atau golongan yang menggunakan properti publik tanpa memberikan pembayaran nan sesuai. Free Rider bisa juga untuk menyebut orang-orang yang mangkir bayar pajak atau menyatakan pajaknya di bawah nilai kekayaan asli.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #ide #bisnis

Adi   3 Jan 2015

Saya seorang swing trader, berapa stop loss ideal yang harus saya pasang? terima kasih pencerahannya

Argo Gold Spotter   7 Aug 2019

Untuk Muizzuddin,

Maksud Anda bagaimana pak? Stop Loss umumnya tidak akan bisa berubah atau bergeser, kecuali jika Anda sendiri yang merubahnya. Namun jika yang Anda maksud adalah posisi yang ditutup jauh atau meleset dari level stop loss yang ditentukan, maka hal tersebut dinamakan dengan slippage. Slippage memang sangat merugikan. Slippage adalah kondisi dimana harga akan bergejolak dengan sangat cepat atau terjadi lonjakan harga. Hal ini bisa menyebabkan posisi yeng merugi akan ditutup lebih rendah (untuk posisi buy) atau lebih tinggi (untuk posisi sell) dari level stop loss yang ditentukan.

Misalnya saja Anda membuka posisi buy EUR/USD pada harga 1.1240 dengan stop loss pada harga 1.1230. Lalu kemudian pasar bergejolak sangat volatile, sehingga menyebabkan EUR/USD langsung tumbang dalam hitungan detik ke level 1.1225. Maka dengan kondisi seperti ini, umumnya posisi buy Anda tersebut akan ditutup rugi pada harga 1.1225 (meleset sebesar 5 pips dari level stop loss yang telah ditentukan). Dengan kata lain, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar dari yang sudah Anda perkirakan. Mengenai besaran jarak slippage-nya, hal ini tergantung dari kondisi pergerakan pasar. Jike memang terjadi lonjakan yang besar, maka bukan tidak mungkin bahwa posisi akan tereksekusi jauh dari level stop loss yang ditetapkan.

Semoga bisa membantu.

basir   23 Jun 2014

Tidak masalah, anda bisa mengukur jarak harga dengan PO. SL dan TP yang cukup bagus adalah

1:1  = TP : SL = 50 : 50
2:1  = TP : SL = 100 : 50

Kalau tipe Swing mungkin bisa dilakukan denga SL 200, namun jika kita tipe daily, sebaiknya mempunyai pegangan, berapa rata-rata mata uang tersebut bergerak dalam satu hari.

Jika rata-rata mata uang tersebut bergerak dalam sehari 100 pips, dan sudah bergerak sebanyak 50 pips (High-Low), makas sisanya tinggal 50 pips lagi, menembus High keatas (High + 50) atau menembus low ke bawah (low - 50), maka kita bisa bikin semacam garis pembatas, disitulah perkiraakn harga berhenti dalam sehari, maka anda bisa perhitungkan SLnya.

Thanks.

m singgih   10 Feb 2016

@ mulki:
Dalam platform 5 digit, 300 berarti 30.0 atau 30 pip. Tetapi jarak itu terlalu besar, setahu saya jarak (atau selisih) antara level stop loss dan level harga sekarang atau level entry (salah satu, mana yang lebih kecil jaraknya) minimal antara 0.5 pip sampai 10 pip (untuk platform 5 digit). Untuk itu, Anda bisa tanyakan langsung ke Askap (PT. Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka).

Argo Gold Spotter   3 Jan 2019

Untuk Adi,

Stop Loss yang ideal untuk seorang swing trader biasanya menggunakan patokan level-level support maupun resisten. Level-level support maupun resisten yang digunakan sebagai acuan dapat menggunakan perhitungan daily/weekly pivot atau menggunakan indikator teknikal seperti Moving Average, Bollinger Band, dll.
Semoga bisa membantu.

m singgih   17 Jul 2019

@ Marino rubianto:

Stop loss (SL) tidak bisa di-fixed sekian pip, tergantung dari kondisi pasar saat itu. Pada umumnya penentuan SL dan TP diambil pada level support dan resistance terdekat, dan diusahakan risk/reward ratio-nya lebih besar dari 1:1 agar dalam jangka panjang bisa profitable.

Misal Anda open buy pada harga 1.1200, dan support terdekat adalah 1.150, maka jaraknya adalah 50 pip. Kalau support terdekat 1.100, maka jaraknya 100 pip. Support dan resistance terdekat adalah yang paling logis, karena kemungkinan harga akan break atau bouncing adalah pada level tersebut.

Selain dengan level support dan resistance yang memang sudah jelas, SL bisa ditentukan juga dari level-level Fibonacci retracement atau expansion, support dan resistance yang dihitung berdasarkan pivot point, indikator Bollinger Bands dan juga indikator ATR.
Secara realistis, sebenarnya jarak SL tidak bisa ditawar. Kalau jarak SL dianggap terlalu besar, maka atur ukuran lot Anda dengan position sizing.

Argo Gold Spotter   31 Jul 2019

Untuk Ignatius,

Itu tergantung dari pair apa yang Anda tradingkan pak. Karena pada dasarnya, nilai per pip (pips value) untuk setiap pair ada yang berbeda-beda. Kita ambil contoh saja Anda bertrading di pair EUR/USD yang mana nilai per pips nya adalah USD 10 per 1 lot-nya. Sedangkan jika Anda membuka posisi sebesar 0.01 lot maka nilai per pips nya hanya menjadi USD 0.1.

Lalu Anda memasang SL dengan jarak sebesar 50 pips dari harga open posisi, maka berapa kerugiannya jika ternyata posisi tersebut terkena SL? Kerugian yang akan Anda alami ketika posisi tersebut terkena SL adalah sebesar USD 5. Atau dengan kata lain, ketika Anda membuka posisi buy EUR/USD sebesar 0.01 lot pada harga 1.1150 lalu kemudian ternyata harga turun sebesar 50 pips atau menyentuh level 1.1100, maka Anda hanya menderita kerugian sebesar USD 5 saja.

Semoga bisa membantu.

basir   24 May 2017

Untuk Toni...

Tujuan utama hedging adalah melindungi nilai. Dalam forex trading , aksi hedging berarti membuka dua posisi yang berlawanan sehingga meskipun harga naik atau turun nilai floating nya tetap sama.

Hedging biasanya dilakukan ketika posisi yang dibuka mengalami kerugian. Supaya kerugian tidak menjadi lebih besar, dikunci dengan teknik hedging ini. Untuk SL bisa saja dipasang, Jika hal itu bisa mengurangi kerugian. Namun hal itu justru bisa menambah kerugian, jika tidak mahir dalam sistem hedging ini.

Thanks.

m singgih   30 May 2017

@ Toni:

Tidak perlu. Justru dengan hedging Anda tidak ingin mengambil kerugian yang sudah terjadi. Kalau Anda pasang stop loss maka posisi tersebut tidak perlu di-hedge. Kalau stop loss kena maka Anda sudah pasti rugi.
Dengan melakukan hedging Anda belum tentu akan rugi asalkan bisa membuka kuncian (hedge) tersebut.

basir   2 Oct 2015

Untuk Naga

Untuk jawaban dari pertanyaan yang dimaksud maka hal ini tergantung dari kondisi/layanan yang broker anda gunakan. Tiap broker dalam memberikan batas SL, Jarak pending atau batas minimal TP bisa berbeda. Anda bisa cek di broker yang anda gunakan . Anda bisa cek dengan klik NEW ORDER , Type PENDING ORDER :

Broker A



Broker B

 

Di broker B, batas SL, Jarak pending atau batas minimal TP dari harga order adalah 50 pips jika harga 5 digit atau 5 pips jika menggunakan harga 4 digit.

Sementara di broker A, tidak ada batas.

Thanks.

didin   8 Oct 2015
ini kan dari aturan brokernya aja bang. kalo berdasarkan strategi / mm gimana bang? misalnya aja deh trading di broker yang g ada batasannya. baiknya minimal berapa sl untuk scalper?
basir   9 Oct 2015

Untuk Didin..
Untuk trading dengan sistem apapun tidak ada ada batas minimal atau maximal penempatan SL, kecuali jika broker menetapkan jarak SL, itupun bisa dirubah jika harga terlihat profit, SL bisa mundur atau maju mengikuti pergerakan open trade yang bernilai +. Asalnya SL 30 pips maka bisa jadi 0 pips asal harga sudah +.

Demikian pun untuk Scalper, bisa saja batas minimal sesuai nilai margin. jika margin senilai 2.26 dollar, maka untuk SL bisa dikalkulasikan dengan nilai 2.26 dollar tersebut, semisal 22 pips. Hanya saja model scalper yang dipakai, dimana jika sudah terlihat + langsung sikat (closed) maka untuk SL bisa setengah dari margin, jadi senilai 1,13 dollar atau 11 pips.



Anda juga bisa menempatkan atau mengukur SL dengan HIGH LOW pada candle, pada TF yang anda gunakan.

BUY EUR/USD di 1.12793 SL di 1.12763 (TF5).

Thanks.

Nur Salim   16 Feb 2022

@Muh Lutfi:

Selamat pagi pak, sebelum ke pembahasan masalah SL Hunter yang bapak maksud mungkin ada baiknya metode yang bapak coba gunakan dulu yang ditingkatkan.

Pertama, penggunaan Support dan Resistance dengan Price Action memang masih valid jika digunakan pada time frame M15, hanya saja memang akurasinya kurang baik. Mungkin bapak bisa coba dan mengganti time frame yang digunakan ke yang sedikit lebih tinggi seperti H1 ataupun H4. Winrate yang didapat bapak juga pasti akan meningkat.

Kedua, dalam pola Candlestick Engulfing baik Bullish ataupun Bearish Engulfing, cara trading yang baik adalah menunggu harga untuk kembali Retest ke sekitaran Candle yang diengulf tersebut, bukan langsung membuka posisi setelah pola selesai. Hal ini bisa dilakukan untuk meminimalkan Risk yang digunakan, terutama dalam kripto yang biasanya jika Engulf terjadi maka harga sudah sangat jauh dari titik Entry yang baik.

be

Selanjutnya masalah Stop Loss, SL Hunter memang ada dan sering ditemukan. Namun, hal tersebut sudah berada di luar kendali kita sebagai trader dan tidak bisa kita salahkan. Agar terhindar dari masalah ini lagi kedepannya, Stop Loss yang digunakan jangan ditaruh tepat pada bagian bawah Close atau Low Candlestick yang digunakan sebagai acuan. Tapi tempatkan dengan jarak beberapa pips (Stop Loss Padding) dari level tersebut dan ditambahkan dengan Spread. Dengan menambahkan Padding tersebut dan Spread, harga akan memiliki sedikit ruang gerak di sekitaran level Stop Loss dan tidak akan mudah tertrigger.

Selain itu, bapak juga bisa menambahkan beberapa pola Candlestick Bullish lain dalam trading kripto. Sehingga signal yang didapat juga jadi beragam dan Winrate serta Equity Curve bisa menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk melakukan Backtest terlebih dahulu.

Terima kasih, semoga membantu.

Aisha   11 May 2022

Cut Loss adalah nama teknik yang berlaku umum untuk membatasi kerugian dalam aktivitas trading dan investasi semua jenis aset keuangan online, baik itu saham, forex, kripto, komoditas, atau lainnya. Cut Loss dapat dilakukan secara manual (trader/investor sendiri yang menutup posisi trading atau menjual aset yang merugi), maupun secara otomatis (menggunakan fitur Stop Loss).

Stop Loss adalah nama salah satu fitur pada platform trading forex online seperti MetaTrader dan cTrader. Apabila kamu sudah memasang level harga tertentu pada fitur ini, platform akan dapat menutup posisi yang sudah loss secara otomatis ketika mencapai level harga tersebut.

Pada perkembangan teknologi selanjutnya, fitur Stop Loss juga dapat muncul pada platform trading online untuk kripto, futures, dan lainnya yang berbasis CFD (Contract for Difference). Namun, fitur untuk Cut Loss otomatis pada platform trading saham biasa umumnya tidak diberi nama "Stop Loss" guna menghindari kesalahpahaman terkait mekanisme bursa.

Marino rubianto   14 Jul 2019

Salam kenal bpk,saya ingin bertanya untuk stop los,saya biasa pasang stoplos 20pip ,apakah itu ideal? Jika tidak berapa sebenarnya stoolos itu dipasang?

mulki   5 Feb 2016
saya menggunakan akun demo pada broker ASKAP
saya bertransaksi pada EUR/USD (5digit), saat ingin memasang stop loss, disitu ada ketentuan selesih setidaknya 300 point.
menurut anda apakah ini terlalu besar atau umum ? karena saya pernah lihat di youtube itu stop loss bisa kita atur sendiri berapa point pun

terimakasih, maaf soalnya saya baru belajar dalam dunia Forex ini
naga   1 Oct 2015
kalo main di broker 5 digit kira2 batas minimal stop loss kalo main scalping berapa?, makasih
Muh Lutfi   16 Feb 2022

Selamat pagi pak, izin bertanya. Kenapa mudah sekali saya terkena Stop Loss saat trading di BTC/USD? Setelah itu harga kembali berbalik sesuai analisa saya. Apa ini namanya SL Hunter? Saya biasanya menggunakan patokan candelstick engulfing di garis SnR tf m15. Thanks

Yawida Rahmi   10 May 2022

Apa yang membedakan stop loss dan cut loss, sedangkan fungsimya sama?

Toni   24 May 2017
apakah dengan teknik hedging perlu pasang stop loss?
ignatius   30 Jul 2019

Modal awal $100, buka posisi buy dengan volume 0.01 jadi saya ingin pasang S/L kisaran 50 pip, semisal loss kerugian saya berapa ya? dari modal awal $100 ,?? 

Muizzuddin   7 Aug 2019

Sebelumnya jarak stoploss yang ditentukan 3 point, sekarang kok menjadi 60, apakah ini jarak yang wajar?

raju   23 Jun 2014

salam profit masta, saya baru di trading forex, yg ingin saya tanyakan, apakah bagus, kalo kita PO mengaktifkan SL, dmn jarak nya 200 pips, kalo TP sekitar 50 pips. terima kasih sebelumnya..

Bruno   20 Oct 2022

Halo master suhu suhu, saya sering kali bingung menentukan stop loss dan stop profit? Saya pengen belajar 2 hal itu soalnya ga bisa setiap saat memantau grafik forex. Btw saya masih menggunakan demo trading.

Sandy   21 Oct 2022

Menurut saya, Stop Loss (SL) harus memiliki rasio yang lebih rendah dibandingkan Take Profit (TP). Biasanya trader pemula ataupun yang tidak menyiapkan diri dengan baik pasti akan berpikir bahwa bila memasang SL terlalu sedikit maka kesempatan untuk TP juga hilang karena keburu udah close position dulu. Sebaiknya hindari cara berpikir seperti itu.

Saya pada awal belajar memasang SL : TP atau disebut perbandingan risk : reward adalah 1: 2. Selain menghindari terjadinya kerugian lebih besar, kita ada waktu dan modal untuk melakukan beberapa kali strategi dan metode trading yang cocok. Dengan kerugian 2 kali, maka cukup keuntungan 1 kali saja sudah menutupi 2 kerugian yang terjadi.

Saran saya coba baca artikel seputar Metode Manajemen Risiko Dalam Trading Forex.

Setelah anda paham konsep dan metode manajemen resiko, maka cobalah untuk memahami metode SL yang tepat. Kalau ditelusuri, hampir tidak ada artikel yang menjelaskan secara sempurna TP. Tentu saja, untuk TP sendiri tidak perlu diajari semua sudah bisa dan tidak ada kerugiannya. Berbeda dengan SL, semua orang pasti akan menghindari hal tersebut.

Selengkapnya silahkan temukan pada ulasan Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

Diharapkan anda bisa lebih paham lagi. Dan sekali lagi belajarlah terus dan terjun ke dunia trading setelah benar-benar siap karena trading Forex itu high risk.

Kiki R   23 Oct 2022

Anda beberapa cara menentukan stop loss, antara lain:

1. Stop Loss Dengan Money Management

2. Stop Loss Berdasarkan Pola Chart

3. Margin Stop

4. Stop Loss Berdasarkan Volatilitas Harga Pasar

Untuk penjelasan lebih detail, Anda bisa membacanya pada artikel berikut ini:

 

Sedangkan cara menentukan take profit antara lain:

1. Menentukan Take Profit Pada Kondisi Pasar Trending

2. Menentukan Take Profit Pada Kondisi Pasar Ranging (Sideways)

3. Menggunakan Risk/Reward Ratio

4. Chart Pattern Target Projection

5. Fibonacci Extension

6. Past Swing Pivots

7. Price Channel Projection

8. Time Target

Selengkapnya bisa Anda baca disini:

Reply > Lihat[25]
herza   12 Mar 2012

Gimana caranya mengetahui sideways master?

basir   12 Mar 2012

Sideways market bisanya tak ada data yang dirilis. Atau  tidak adanya pembeli dan penjual. Dari pola candle bisa diketahui. Dibawah ini adalah pola-pola yang diperkirakan bahwa market berada dalam posisi netral (sideways):

candlestick

Julia   2 Dec 2014

Ada g cara lain mendeteksi sideway selain dari candle?
yg pake indikator begitu?

basir   22 Jun 2016

Untuk Julia..

Ciri ciri pergerakan harga yang normal yaitu apabila harga bergerak dalam suatu trend yang kuat. Semisal sebuah harga dalam berada dalam kondisi downtrend. Maka tidak akan selamanya harga turun biasanya ada waktunya harga mengalami koreksi dalam beberapa waktu atau yang biasa di kenal dengan istilah konsolidasi, dari konsolidasi inilah market biasanya akan bergerak dalam rentang waktu tertentu atau sideways yang ditandai dengan membentuk harga high dan harga low yang cenderung berada dalam level yang sama.

Apabila harga high ini kita hubungkan akan membentuk garis lurus yang dikenal dengan area resistance lalu harga low kalau kita hubungkan akan membentuk garis lurus yang kemudian disebut dengan area support.

Pastikan tidak ada berita-berita high. Anda bisa menggunakan pivot point.

Thanks.

m singgih   19 Jun 2019

@ Herza & Julia:

Untuk mengetahui kondisi sideways, bisa dengan menggunakan indikator ADX. Ketika ADX berada di bawah level 25, bisa diasumsikan kekuatan trend sedang lemah, dan pergerakan harga cenderung bergerak sideways, seperti pada contoh EUR/USD berikut ini:


Qoirun   16 Jun 2022

Apakah ini sudah bisa dikatakan sebagai break tren sideways?

Sideways

Kiki R   17 Jun 2022

@Qoirun: Bisa.

Qoirun   17 Jun 2022

Setelah break, berapa lama candlestick akan bertahan di atas zona break itu tadi pak? Terima kasih

Kiki R   17 Jun 2022

@Qoirun: Tidak ada satupun orang yang tahu dengan pasti berapa lama akan berada di atas zona break tersebut.

Bisa jadi cepat sekali harganya berbalik, dan kadang juga harganya malah tidak balik-balik atau melanjutkan terus naik.

Fico Ardian   20 Jun 2022

Bagaimana sideways bisa bertahan sangat lama?

Kiki R   21 Jun 2022

@Fico Ardian: Sideways yang lama bisa terjadi pada time frame besar, contohnya Daily, Weekly atau Monthly.

Sideways pada time frame intraday (H4, H1, M15) hanya berlangsung paling lama beberapa hari sedangkan pada time frame besar (Daily, Weekly, Monthly) bisa berlangsung berbulan-bulan.

Aminan   28 Jun 2022

Trik entry saat market sideways H4 dong bang? Ini saya pakai beberapa model strategi sering loss. Makasih

Kiki R   28 Jun 2022

@Aminan: Kalau market sedang sideways sebaiknya Anda menggunakan teknik bounce/rejection di support/resisten.

Aturan:

Untuk Sell

  • Harga naik sampai menguji resisten yang menjadi batas atas range sideways.
  • Harga membentuk rejection yang valid di time frame Daily saat menguji resisten tersebut. Rejection yang valid tersebut bisa berbentuk bearish engulfing ataupun pin bar dengan shadow atas panjang.
  • Setelah reje
  • ction Daily valid muncul, besoknya entry sell di H4 setelah harga pullback.
  • Gunakan rasio risk/reward (RR) minimal 1:2 agar profitable.

Untuk Buy

  • Harga turun sampai menguji support yang menjadi batas bawah range sideways.
  • Harga membentuk rejection yang valid di time frame Daily saat menguji support tersebut. Rejection yang valid tersebut bisa berbentuk bullish engulfing ataupun pin bar dengan shadow bawah panjang.
  • Setelah rejection Daily valid muncul, besoknya entry buy di H4 setelah harga pullback.
  • Gunakan rasio risk/reward (RR) minimal 1:2 agar profitable.

Winrate cara ini sekitar 45%-60% sehingga dengan RR 1:1 belum bisa profitable. Disarankan untuk menggunakan RR 1:2 atau lebih.

Imran   5 Aug 2022

Trend sideways dikatakan valid bila menguji level support resistance berapa kali?

Kiki R   6 Aug 2022

@Imran: Dua kali pengujian level S&R sudah bisa dianggap valid sebagai sideways.

Kuntadi   3 Nov 2022

Indikator apa yang sudah teruji bagus diterapkan pada saat kondisi sideways?

Kiki R   3 Nov 2022

Indikator stochastic.

Dalam kondisi market sideways, indikator ini mempunyai akurasi yang cukup bagus.

Idealnya, ketika kedua garis stochastic menyilang di atas angka 80 ini menunjukkan kondisi harga sudah jenuh beli (overbought) sehingga ada peluang sell.

Sebaliknya, ketika persilangan terjadi di bawah angka 20, ini menunjukkan kondisi harga jenuh jual (oversold) dan ada peluang buy.

Nurman   10 Nov 2022

Pengguna teknik scalping apakah direkomendasikan untuk melakukan entry pada saat market sedang sideways?

Kiki R   11 Nov 2022

Bukan tentang direkomendasikan atau tidak, tapi seperti apa strategi scalping yang digunakan oleh si trader.

Kalau strategi scalping tersebut efektif di market trending maka si trader harus menghindari masuk di market sideways.

Sebaliknya, jika strategi scalping efektif di market sideways, maka si trader tentu saja boleh masuk di market sideways dan menghindari market trending.

Karina Adam   22 Nov 2022

untuk trading saat sideways ini masuk ke kategori trend following atau counter trend ya pak? 

Mola   25 Nov 2022

Apa kegunaan mengetahui sideways master?

Kiki R   27 Nov 2022

Tidak keduanya.

Trend following dan counter trend hanya berlaku untuk kondisi trending, sedangkan sideways tidak.

Kiki R   30 Nov 2022

Manfaat mengetahui sideways sangat besar.

Bagi trader yang menggunakan strategi trending:

1. Dapat menghindari kerugian yang cukup banyak. Pada market sideways, trader yang menggunakan strategi trending akan banyak mengenai stop loss (SL). 

Dengan tidak masuk pada market sideways, si trader sudah banyak mengurangi loss. 

2. Trader bisa fokus pada pair yang trending saja. Saat pair yang sedang Anda amati dalam keadaan sideways, si trader bisa mencari pair lain yang sedang trending.

Hal ini bisa menaikkan peluang transaksi yang berhasil dalam jangka panjang.

Sebaliknya, trader yang menggunakan strategi yang optimal di market sideways bisa juga melakukan seperti hal di atas.

Mengurangi kerugian saat market dalam kondisi trending dan fokus pada pair yang dalam keadaan sideways.

Reply > Lihat[22]
antonio ferdinan   17 Jan 2012

bagaimana caranya mengetahui pembalikan market gan..?????

basir   17 Jan 2012

Yang terhormat antonio ferdinan

Untuk mengetahui pembalikan harga, bisa digunakan setingan Indikator Stochastich osilator 14,3,3. Dengan periode 20 : 80.  Hanya saja kadang ini tidak bisa terlalu diandalkan. Jika Trend UP  sangat Kuat maka walau harga terlihat di level 80 yang merupakan sinyal SELL maka harga bisa terus  naik. Apalagi jika memang rilis data yang berefek High / Besar sangat mendukung.  Bisa saja dalm hal ini Koreksi sementara, dengan 5- 20 pips lalu melanjutkan arahnya kemudian

Yang paling utama anda  anda bisa terbantu dengan  mengukur dan membuat rumusan berapa rata rata mata uang tersebut bergerak. Jika anda membuat rumusan  rata rata EUR/USD adalah 130 Pips per hari bergeraknya sehari, dan sewaktu anda melihat bahwa EUR/USD sudah bergerak 110 Pips (  dengan rumusan High – Low ) maka sisanya tinggal 20 Pips lagi dia bergerak. Dan anda bisa mendeteksinya Apa melanjutkan Down dengan menembus Low atau melanjutkan Up dengan Menembus Highnya. Maka setelah itu  anda bisa mengambil posisi

Terima kasih

M Hilmy   3 Jan 2023

Oscillator memang kurang mempan di pasar trending. Ampuhnya di pasar ranging.
Bagaimana ni kita tau pasar trending ato ranging ? Apa musti dilihat dulu dr chart ato bisa ditunggu di sesi tertentu? Kalo dilihat dr chart bagaimana cara melihatnya dan bagaimana cara entri supaya bisa maksimal profitnya?

basir   4 Jan 2023

Untuk M Hilmy ...

Di dalam market forex akan terjadi support and demand (tawar-menawar antara penjual dan pembeli), maka pastikan anda masuk pasar (melakukan order BUY/SELL) pada saat yang tepat.

Selanjutnya tentukan tipe trading anda, apakah Swing Trader, Day Trader ataukah Scalp trader?

Jika anda memilih type Swing Trader yang melakukan trading /open posisi sebulan sekali, sebulan dua kali maka anda bisa menggunakan Time Frame Mayor MN-W1 dan entry confirmation D1/H4

Jika anda memilih type Day Trader yang melakukan trading / open posisi seminggu sekali, maka anda bisa menggunakan Time Frame Medium W1-D1 dan entry confirmation H4/H1.

Jika anda memilih type Scalp Trader yang melakukan trading / open posisi harian maka anda bisa menggunakan Time Frame Minor H1 dan entry confirmation M15 / M5.

Sekedar share, untuk latihan kasus, ambil trading di Time Frame H1 dan M15 untuk trading harian.

1. Perhatikan di H1
Dalam setiap hari hanya ada 3 macam pergerakan harga : Trend naik, Trend turun dan Sideways (bergelombang)

2. Perhatikan M15
Apakah telah terjadi pola konsolidasi atau reversal. Pola konsolidasi manandakan bahwa pergerakan harga masih akan melanjutkan trend yang terjadi sebelumnya. Pola reversal mengisyaratkan akan terjadi pembalikan pergerakan harga

3. Lihat sekarang di H1 pergerakan harga ( grafik ) hari kemarin dan hari ini. Ingat bahwa pergerakan harga dari hari ke hari selalu berkaitan erat.
Misal: Harga pembukaan pasar hari kemarin=harga paling rendah hari berikutnya=harga pembukaan hari ini.
Misal: Harga tertinggi sampai hari ini=penutupan harga kemarin=pembukaan harga 3 hari yang lalu dan seterusnya...

Sehingga kita akan dapat menganalisa hari ini akan terjadi trend atau sideways saja. Hal ini akan memudahkan kita untuk menganalisa pergerakan harga.

4. Carilah harga tertinggi dan harga terendah dalam 1-2-3-4-5-6 atau dalam kurun waktu tertentu di hari kemarin-kemarin sampai hari ini. (Puncak grafik tertinggi dan grafik terendah)

5. Buatlah Garis Fibonanci
Caranya: Klik Fibonanci di toolbar, arahkan kursor ke grafik yakni pada harga tertinggi tersebut (mana yang paling tinggi), tekan mouse kiri (jangan dilepas). Bisa juga menggunakan teknik penghitungan tingkat fibonacci retracement.
Kemudian tarik kebawah kearah harga terendah (mana yang lebih rendah), lepas mouse, maka akan terlihat garis-garis fibonanci yang tertulis di ujung kanan (100-61,8-50-38,2-0) Garis 50 disebut PIVOT (PV)

6. Sekarang lihatlah indikator MA
Bila harga saat ini berada di atas MA, maka kecenderungan harga akan naik, dan bila harga saat ini berada dibawah MA, maka kecenderungan harga akan turun.

7. Tapi lihatlah pada Indicator Stochastic juga. Bila indicator tersebut telah memasuki range 80 dan 20 (diatas garis 80) atau (dibawah garis 20), itu berarti telah terjadi jenuh jual atau jenuh beli. Tunggulah sampai indicator Stochastic berada di atas garis 20, maka anda dapat order BUY, atau tunggulah hingga berada di bawah garis 80, maka anda dapat order SELL.

9. Yang terakhir, ingat Management Psikologi Trading. Jangan gusar atau takut dengan pergerakan harga yang naik turun….Asalkan anda telah sesuai dengan sistem trading, memasang Stop Loss dan Take Profit, maka tutup layar komputer Anda. Biasanya kita sering tidak tahan melihat naik turunnya harga, akhirnya tangan gatal untuk ingin merubah-rubah posisi order.

10. Yang paling penting juga, jangan lupa untuk mengatur Manajemen Resiko.

Thanks.

Anies   5 Aug 2018

Buseet, panjang bener caranya? Ga adakah cara yang lebih praktis dan singkat dalam membaca pembalikannya?

admin   6 Aug 2018

@Anies

Sebenarnya setiap indikator sendiri sudah memiliki cara-cara dalam mendeteksi pembalikan trendnya.

Misalnya nih, jika menggunakan Crossing MA. Trend akan berubah ya saat Crossing berlawanan sudah terjadi.

 

pembalikan trend-1

 

Atau kalau indikator Parabolic Sar, pembalikan trendnya terjadi saat Titik Sar sudah di Break oleh harga.

pembalikan-trend-2

Metode panjang di atas cuma penggabungan berbagai macam indikator agar hasil yang didapatkan lebih valid saja kok.

Rahma   26 Aug 2022

Pembalikan market apakah selalu ditandai dengan berita fundamental terlebih dahulu? Bagaimana jika saya hanya pengguna teknikal? Solusinya bagaimana?

Kiki R   26 Aug 2022

@Rahma: Pembalikan market apakah selalu ditandai dengan berita fundamental terlebih dahulu?

Tidak selalu. Kadangkala pembalikan harga terjadi tanpa adanya berita fundamental.

Bagaimana jika saya hanya pengguna teknikal? Solusinya bagaimana?

Solusinya adalah fokus pada teknikal. Kuasai detail-detail cara trading teknikal Anda.

Saat ada fundamental, lebih baik Anda keluar atau amankan posisi dengan geser SL Anda ke harga entry (kalau sudah floating profit).

Salas   29 Aug 2022

Geser SL kalau sedang floating profit itu bagaimana maksutnya kak?

Kiki R   30 Aug 2022

@Salas: Maksudnya, posisi yang sedang floating profit, geser stoploss (SL) ke harga entry sehingga kalau harga berbalik dan melewati harga entry, posisi otomatis tertutup.

Kalau Anda belum menggeser stoploss, ketika harga berbalik maka posisi Anda menjadi floating loss.

Oleh karena itu, tindakan menggeser SL ini adalah tindakan untuk menjaga modal/ekuity.

Andini wiradani   11 Oct 2022

Selamat pagi pak, saya sering mendengar 2 kalimat ini di forum. mohon penjelasannya lebih dalam.

kalimat pertama, perubahan trend di time frame besar akan diawali dari tf kecil terlebih dahulu.

kalimat kedua, trend di tf kecil pada akhirnya akan selalu mengikuti tf besar.

kedua kalimat ini kan bertentangan sekali pak. sementara keduanya dituliskan dari 2 orang senior di salah satu forum trader yg saya ikuti. mana yang benar antara keduanya pak. terima kasih

Kiki R   13 Oct 2022

"perubahan trend di time frame besar akan diawali dari tf kecil terlebih dahulu."

Pernyataan ini benar. Kalau ada tren naik di time frame Daily, ketika harga sedang koreksi ada tren turun di H1/M15.

Saat harga mau impulse (melanjutkan naik) di TF Daily, maka yang duluan berubah trennya di TF H1 dan M15.

"trend di tf kecil pada akhirnya akan selalu mengikuti tf besar."

Ini juga benar, walaupun tidak selalu seperti ini. Ada kalanya TF kecil membentuk tren baru dan akhirnya merubah arah di TF besar.

Tapi mayoritas (sebagian besar) tren di TF kecil akan mengikuti tren di TF besar.

Pada dasarnya kalimat keduanya tidak bertentangan.

Biar lebih paham, coba Anda coret grafik pair EU dengan 2 TF berbeda, misalnya H1 dan Daily (D1).

Tandai mana tren di D1 dan mana di H1. Mungkin dengan melihat siklus perubahan tren beberapa kali Anda mulai mendapatkan gambaran seperti apa pernyataan di atas.

Lingga   5 Dec 2022

Apakah cara ini juga bisa pakai trailing stop kak? Ngaturnya jaraknya berapa ya kak idealnya?

Kiki R   6 Dec 2022

Anda bisa juga menggunakan trailing stop jika posisi sedang floating profit dan ada news dampak tinggi yang akan rilis.

Untuk jaraknya, sebaiknya ambil patokan range di time frame entry. Untuk melihat rangenya, gunakan indikator ATR.

Jarak trailing stop bisa menggunakan 1-2 kali dari angka ATR di time frame entry.

Suyoto   6 Dec 2022

Mengapa mendeteksi penerusan tren lebih mudah dibandingan dengan pembalikan tren?

M Singgih   6 Dec 2022

@ Suyoto:

Tidak juga Pak, sama saja. Misal jika pada ujung downtrend terbentuk candle hammer tetapi bar candlestick berikutnya ditutup di bawah level terendah candle hammer berarti tidak terjadi pembalikan arah pergerakan harga melainkan penerusan. Kita mesti menunggu ada bentukan price action berikutnya yang menunjukkan pembalikan arah, dan harus terkonfirmasi.

Demikian juga jika ketika downtrend terbentuk pin bar. Untuk memastikan penerusan trend mesti diamati apakah level terendah pin bar ditembus. Kalau ternyata tidak dan harga malah menembus levet tertinggi pin bar maka kemungkinan akan terjadi pembalikan arah pergerakan harga (bullish) jika terkonfirmasi oleh indikator teknikal dalam hal ini indikator trend.

M Singgih   4 Jan 2023

@ M Hilmy:

- … Bagaimana ni kita tau pasar trending ato ranging ?

Untuk mengetahui pergerakan harga sedang trending atau sideways (ranging) adalah dengan mengamati indikator ADX. Jika kurva ADX berada di atas level 20, maka peregerakan harga sedang trending baik uptrend maupun downtrend. Sebaliknya jika di bawah level 20, maka pergerakan harga sedang sideways (ranging).


- …. bagaimana cara entri supaya bisa maksimal pro tnya?

Entry ketika trending atau ketika sideways (ranging)?
Yang penting amati price action yang terbentuk, dan konfirmasikan dengan indikator teknikal terutama indikator trend seperti parabolic SAR, ADX atau MACD.

Kiki R   5 Jan 2023

Jawaban untuk Suyoto:

  • Mengapa mendeteksi penerusan tren lebih mudah dibandingan dengan pembalikan tren?

Mendeteksi penerusan tren lebih mudah dibandingkan dengan pembalikan tren karena beberapa alasan:

  • Penerusan tren sering terjadi dengan lebih cepat daripada pembalikan tren. Penerusan tren dapat terjadi hanya dalam beberapa jam atau bahkan menit, sementara pembalikan tren biasanya terjadi dalam jangka waktu yang lebih panjang.

  • Penerusan tren sering terjadi secara bertahap, sedangkan pembalikan tren biasanya terjadi secara tiba-tiba. Penerusan tren sering terlihat seperti "kepala dan bahu" atau "puncak dan lembah" yang terus berlanjut, sementara pembalikan tren biasanya terlihat seperti "kepala dan bahu terbalik" atau "puncak dan lembah terbalik" yang tiba-tiba muncul.

  • Penerusan tren sering diikuti oleh konsolidasi atau sideways, sedangkan pembalikan tren biasanya diikuti oleh tren baru yang kuat. Penerusan tren sering terjadi setelah harga aset tertentu mengalami konsolidasi atau sideways, sementara pembalikan tren biasanya terjadi setelah harga aset tertentu mengalami tren baru yang kuat.

Sofiyan   10 Jan 2023

@Rahma:

Salah neng. Justru reversal itu malah bisanya dicek dengan teknikal. Fundamental bisa ngecek apa yang menyebabkan reversal itu. Tapi bahwa reversal sudah terjadi atau belum, justru teknikal yang tahu itu.

Nur Salim   13 Jan 2023

@Andi Wiradani

Seperti yang disampaikan Pak Kiki R, kedua pernyataan tersebut benar adanya. Baik trend kecil yang menjadi awal dari trend besar, maupun trend kecil yang pada akhirnya akan mengikuti trend besar.

Yang perlu diketahui adalah keduanya adalah siklus  yang silih berganti terjadi di market. Sejatinya kita tidak akan pernah tahu mana yang akan terjadi pada satu waktu tertentu dan waktu yang lainnya.

Nur Salim   23 Jan 2023

@M Hilmy:

Ada banyak cara untuk mengetahui kondisi pasar sedang trending atau ranging. Dari hampir semua cara tersebut tentu saja memang diperlukan pengamatan langsung terhadap grafik harga yang terbentuk. 

Apakah ada sesi-sesi tertentu dimana harga pasar sedang trending dan ranging. Tentu saja ada, hanya saja hal ini hanya berlaku untuk trend-trend pada time frame yang cenderung kecil (dibawah H1) dan hanya terjadi jika tidak ada tekanan lain yang muncul pada pasar. Misalkan pada instrumen EUR/USD, besar kemungkinan harga akan trending ke salah satu sisi pada sesi pasar Eropa dan New York dan mengalami ranging di sesi pasar Asia.

Untuk cara Entry yang ditanyakan mungkin bisa diperjelas sebelumnya. Oscillator apa yang digunakan dan apakah mau Entry mengikuti atau melawan trend yang ada?

Reply > Lihat[20]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #ide #bisnis

  Ariemashud   |   8 Jul 2014   |   Artikel
Kalo cloud nya bisa didepan harga berarti ini bisa jadi leading indicator, bahkan bisa bantu lihat juga pergerakannya akan kemana....
  Khasanah   |   22 Mar 2022   |   Artikel

ide bisnis yang lagi trend saat ini, semoga bisa segera punya usaha sendiri

  Evan   |   20 Apr 2022   |   Artikel

Time frame berapa idealnya untuk penggunaannya?

  Molita   |   6 Dec 2022   |   Artikel

Sedikit sanggahan, ada beberapa artikel forex yang udah bilang bahwa sebenarnya forex perlu modal ideal untuk memulai. Dan atas dasar itu, saya kurang setuju dengan adanya program modal gratis dari broker.

Mengapa demikian?

Yang pertama, syarat utama dari semua jenis modal gratis adalah perlu trading. Nah sedangkan saya yakin hampir seluruh peserta modal gratis ini adalah pemula yang bahkan dasar trading saja masih belum tau.

kedua, berdasarkan pengalaman saya sendiri pernah mengalaminya, dapat sekitar $5 di tradingkan dan butuh kalau tidak salah $100 untuk withdraw. Karena kurang tau ilmu trading saya buka posisi sembarangan. Dan ujung-ujungnya saya gagal, yang diuntungkan ya broker karena adanya spread.

Tapi kalau untuk sekedar belajar, boleh boleh saja karena bisa belajar tanpa resiko seperti yang dikatakan penulisnya

  Willy   |   2 Jan 2023   |   Artikel

Kalau ga ada dividen gitu, lebih menguntungkan saham dong. Udah lebih resiko rendah, floating loss juga ga otomatis cut loss, bisa di Hold selama mungkin dan tiap taon biasa ada pembagian dividen pula. Ini CFD pastinya lebih beresiko dan pastinya resiko nya ga main-main

  Sisca   |   2 Jan 2023

memang ga ada aset pemilikin kak di CFD, jadi murni hanya perdagangan aja. Dengan kata lain juga ga ada dividen sama sekali. Tetapi untuk profitable bila dibandingkan dengan saham, jelas lebih cepat profit dengan trading CFD. KAlau saham cuma bisa untung pas market bullish aja jadi pergerakan pengambilan profit amat terbatas. Kembali lagi, high risk , high return. Makin tinggi suatu resiko, makin tinggi pula return yang didapatkan.

  Godin   |   23 Jan 2023

Lha ini juga sama kocaknya kek komentar yang di atas. Udah jelas jelas kalo Finex ini broker forex yang dipake buat trading, bukan investasi jangka panjang. Ente kalo mo dapet dividen, beli sahamnya pake aplikasi atau platform investasi kek Pluang.

  Livi   |   17 Jan 2023   |   Artikel

Ide bisnis lain yang dapat dilakukan:

1. Jasa laundry kiloan. Walaupun di rumah aja, orang-orang tetap beraktivitas dan melakukan pekerjaannya. Sibuk sih tetap aja sibuk, sampai nggak sempat ngurusin cuci dan seterika. Karena itu, membuka jasa laundry kiloan bisa jadi ide. Gabungkan dengan jasa mengantar dan menjemput laundry tersebut. Dijamin cuan.

2. Jual Pulsa atau Paket Internet. Jaman pandemi, pasti pemakaian kuota internet bertambah meningkat. Kalau kamu udah punya jaringan wi-fi, kamu bisa sharing password tapi dengan mengambil keuntungan supaya si teman sharing password itu membayar bulanan ke kamu. Dijamin tagihan internet yang kamu bayarkan jadinya lebih murah ketimbang harus membayar full. Kamu juga bisa menawarkan mengisi paket data atau pulsa. Cukup menggunakan aplikasi yang ada di handphone, kamu hanya perlu mendaftarkan diri sebagai agen ke distributor pulsa dan paket internet yang bahkan bisa diakses secara online.

3. Jasa Photo Produk atau Edit Video. Di jaman berkembangnya konten kreator, kadang-kadang pemula tidak tahu bagaimana hendak menyajikan foto produk atau konten yang menarik. Di sinilah kamu masuk menawarkan keahlianmu. Barang produk yang hendak difoto bisa dikirimkan ke kamu, terus kamu bisa mengirim hasil fotonya secara online. Begitu pula dengan video. Jika hasil editan kamu bagus, kamu bisa melakukannya dengan honor yang semakin tinggi.

Ada ide lain apa lagi ya?

Bunga Kredit

Suku Bunga Kredit

BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 8.00% 8.25% 7.25%
BNI 8.00% 8.25% 7.25%
BCA 7.95% 8.20% 7.20%
Mandiri 8.00% 8.25% 7.25%
BTN 8.00% 8.25% 7.25%
OCBC NISP 8.25% 8.50% 8.00%
BTPN 6.17% 9.57% -
Danamon 8.25% 9.00% 8.00%
CIMB Niaga 8.00% 8.75% 7.25%
HSBC Indonesia 6.25% 8.75% 8.00%
Lihat Bank Lain
Kalkulator Pinjaman

Kalkulator Pinjaman





5 Ide Bisnis Yang Cocok Dirintis Bersama Pasangan
Wahyudi     27 May 2020
Apakah Anda sedang tertarik untuk membangun bisnis bersama pasangan? Siapa bilang itu mustahil. Saat ini ada banyak juga artis yang bekerjasama dengan pasangannya untuk membangun sebuah bisnis.
Ide Bisnis Dropship Paling Menguntungkan
Wahyudi     18 May 2020
Dropship merupakan salah satu bisnis yang cara kerjanya hampir mirip dengan reseller. Dalam bisnis dropshipper, Anda sebagai pelaku bisnis bertindak sebagai pihak ketiga antara pembeli dan produsen.
Keuangan Seret Karena Corona? Ini Ide Bisnis Online Saat Ramadhan
Febrian Surya     13 Apr 2020
Bingung mau bisnis apa saat Ramadhan nanti? Meskipun penyebaran corona tengah memicu banyak batasan, berikut 3 ide bisnis online laris manis saat bulan Ramadhan yang bisa coba kamu geluti.
Ide Bisnis Sampingan Untuk Fresh Graduate
Febrian Surya     26 Mar 2020
Bingung mau ngapain setelah lulus kuliah? Berikut 5 ide bisnis sampingan bagi fresh graduate yang bisa kamu pertimbangkan dan geluti dengan mudah, tanpa memerlukan modal yang besar.
Ide Bisnis Paling Cocok Untuk Anak Kuliahan
Febrian Surya     25 Mar 2020
Bingung lagi cari ide bisnis apa yang paling cocok untuk anak kuliahan? Berikut deretan ide yang bisa kamu pertimbangkan dengan modal kecil.
Kirim Komentar Baru