Indodax Vs Tokocrypto, Mana yang Lebih Baik?

Evan 4 Aug 2022
Dibaca Normal 8 Menit
kripto > exchange >   #indodax   #tokocrypto
Mulai dari aspek likuiditas hingga customer service, berikut perbandingan antara Indodax vs Tokocrypto sebagai bahan referensi Anda memilih.
DI

Di tengah menanjaknya popularitas cryptocurrency, banyak orang semakin tertarik untuk berinvestasi aset kripto. Namun, jika ingin memulai investasi ini, penting bagi Anda untuk memilih exchange atau bursa pertukaran yang tepat.

Ketika Anda sedang mencari platform exchange kripto lokal di Google, nama Indodax dan Tokocrypto pasti kerap muncul di urutan teratas pencarian. Wajar saja, sebab Tokocrypto dan Indodax merupakan dua exchange kripto terbesar yang telah terdaftar resmi di Bappebti.

Jika Anda masih bingung dalam menentukan, artikel ini akan mengulas seluruh perbandingan Indodax vs Tokocrypto yang perlu Anda ketahui sebagai referensi untuk menentukan pilihan.

Indodax Vs Tokocrypto

 

Perbandingan 7 Aspek Indodax Vs Tokocrypto

Tokocrypto merupakan exchange kripto yang didirikan oleh Pang Xue Kai pada 2017. Sedangkan Indodax adalah bursa kripto yang didirikan oleh Oscar Darmawan pada 2014. Sebagai dua platform kripto yang paling populer, keduanya sering dibandingkan oleh para calon pengguna yang ingin membeli aset kripto.

Meski demikian, kedua exchange tersebut tentu memiliki aspek-aspek yang menjadi kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Biasanya, para pelaku baru kripto hanya akan mempertimbangkan dari segi aspek biaya transaksi, biaya penarikan, likuiditas, dan tampilan User Interface (UI) saja. Padahal aspek fitur aplikasi, dukungan layanan, dan ketentuan deposit serta penarikan juga harus menjadi aspek yang penting untuk dipertimbangkan.

Dengan mengetahui keseluruhan aspek tersebut, maka Anda akan bisa memilih exchange yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Tanpa basa-basi lagi, berikut perbandingan antara Indodax vs Tokocrypto.

 

1. Likuiditas dan Volume Perdagangan

Semakin besar volume perdagangan, makin tinggi likuiditasnya. Tingkat likuiditas yang tinggi dapat diartikan sebagai kelancaran transaksi dalam suatu exchange. Berdasarkan hal tersebut, salah satu aspek penting yang bisa Anda lihat sebagai referensi adalah volume perdagangan.

Melihat dari data yang terhimpun di situs coinmarketcap.com, volume perdagangan Indodax vs Tokocrypto adalah sebagai berikut:

  • Indodax yang didominasi dengan perdagangan pair IDR, memiliki volume perdagangan sebesar Rp230,750,860,916.49 (680 BTC) per 24 jam saat penulisan ini dikerjakan.
  • Tokocrypto memiliki volume perdagangan sebesar Rp253,018,084,729.98 (746 BTC) per 24 jam dengan perdagangan yang lebih banyak pair USDT dibanding BIDR.

Dari perbandingan di atas, bisa dikatakan bahwa salah satu kelebihan Tokocrypto adalah tingkat likuiditas dengan volume perdagangan yang paling besar. Salah satu penyebab Tokocrypto lebih baik dari segi likuditas dan volume perdagangan, adalah kemitraannya dengan salah satu bursa terbesar di dunia.

Baca Juga: Tokocrypto Jadi Exchange dengan Jumlah Transaksi Terbesar di Indonesia

 

2. Tampilan UI

Sebagai platform exchange, kedua perusahaan ini menyediakan aplikasi yang dibuat secara khusus untuk memudahkan para investor dan trader, mulai dari chart, orderbook, indikator, dan sebagainya. Meski cukup identik, namun tampilan UI kedua exchange ini tetap memiliki keunikan masing-masing. Inilah perbandingan tampilan UI Indodax vs Tokocrypto:

  • Perubahan harga di Indodax terkadang tampil terlambat dan kurang responsif, sehingga menyulitkan pengguna untuk menggunakan limit order. Dilengkapi dengan chatroom bagi pengguna agar bisa saling bertukar pikiran.
  • Tampilan pergerakan harga di Tokocrypto lebih cepat dan responsif, sehingga eksekusi limit order lebih meyakinkan. Tak heran bila tingkat likuiditasnya menjadi lebih tinggi juga.

Dalam hal ini, dari aspek tampilan UI Tokocrypto memiliki kelebihan dalam kecepatan dan responsibilitasnya, dibandingkan Indodax.

 

3. Fitur Layanan dan Aplikasi

Secara fitur layanan dan aplikasi, Tokocrypto yang mendapat dukungan dari Binance Cloud tentu lebih lengkap dibandingkan Indodax. Meski demikian, ada satu kelebihan Indodax yang tidak dimiliki oleh Tokocrypto. Berikut perbandingan singkat fitur layanan dan aplikasi antara Indodax vs Tokocrypto:

  • Indodax memiliki lebih dari 210 aset kripto yang bisa ditukar langsung dengan IDR, hal ini tentu akan sangat memudahkan Anda membeli Bitcoin dan altcoin lainnya menggunakan Rupiah.
  • Tokocrypto menawarkan perdagangan kripto lebih banyak dengan fitur yang juga lebih lengkap, seperti fitur TKO Lock, Task Harian, konversi saldo kecil menjadi TKO, serta adanya Tokoverse, yaitu ekosistem blockchain pertama di Indonesia.

Melihat perbandingan di atas, maka Anda perlu mengidentifikasi kebutuhan terlebih dahulu, apakah hanya ingin fokus trading atau sekaligus investasi dengan berbagai macam pilihan cara.

 

4. Ketentuan Deposit

Tiap platform tentu mempunyai ketentuan deposit tersendiri, mulai dari jumlah minimal, maupun metode yang digunakan. Di bawah ini adalah ketentuan deposit antara Indodax vs Tokocrypto:

  • Jumlah deposit minimal di Indodax hanya senilai Rp10,000. dengan kemudahan melakukan pembayaran melalui Bank Virtual Account (VA) BCA, Sinarmas, Permata, BNI, Maybank maupun Mandiri. Selain itu, Anda juga bisa melakukan deposit melalui Alfamart, Shopeepay, Dana, LinkAja, OVO maupun Voucher.
  • Tokocrypto menetapkan jumlah deposit minimal lebih besar, yaitu Rp50,000. Sedangkan untuk pilihan metode, Anda bisa melakukan setoran melalui Virtual Account Bank Mandiri, Bank Permata, Gopay, OVO, Dana, dan Shopeepay.

Dari aspek ini, terlihat deposit Indodax lebih mudah dan lebih kecil dibandingkan Tokocrypto untuk memulai investasi kripto.

Baca Juga: Exchange Kripto Resmi Indonesia Dengan Deposit Terendah

 

5. Biaya Transaksi

Biaya transaksi merupakan biaya yang dikenakan kepada Anda saat melakukan jual ataupun beli, baik itu melalui cara limit order maupun market order. Selain itu, tiap exchange juga memiliki ketentuan minimal transaksi yang bisa dilakukan. Nah, kedua platform ini memiliki ketetapan biaya dan minimal yang berbeda, namun masih bisa diterima oleh para pengguna setianya.

  • Indodax tidak mengenakan biaya bagi Market Limit, sementara bagi Market Taker dikenakan biaya 0.3% dengan minimum transaksi untuk pair IDR sebesar Rp 10,000 dan pair USDT sebesar 1 USDT.
  • Tokocrypto mengenakan biaya tetap sebesar 0.1% untuk Market Limit maupun Market Taker. Minimal transaksi untuk pair IDR/BIDR adalah Rp 20,000, sementara pair USDT sebesar 10 USDT.

Dengan minimum transaksi yang diperlihatkan kedua platform, Indodax lebih ramah bagi trader pemula dibanding Tokocrypto. Dengan nominal rendah untuk mulai deposit, maka trader maupun investor yang memiliki keterbatasan modal akan lebih mudah dalam mengawali langkahnya. Begitu pula bagi Anda yang masih belajar dan enggan menghabiskan terlalu banyak modal awal.

 

6. Ketentuan dan Biaya Penarikan Dana

Penarikan dana juga perlu mendapat perhatian, mengingat aktivitas ini bisa sering dilakukan. Biaya penarikan merupakan biaya yang dikenakan kepada pengguna saat mereka melakukan penarikan dana, baik itu berupa rupiah ke rekening bank, maupun berupa aset kripto.

Masing-masing platform memiliki ketentuan minimal dan biaya tertentu saat pengguna ingin menarik dana mereka. Inilah ketentuan dan biaya penarikan daya di Indodax vs Tokocrypto.

  • Indodax menetapkan jumlah minimal penarikan dana yang lebih kecil, yaitu mulai dari Rp100,000 namun biaya penarikan di Indodax setelah diperbarui kini menjadi sebesar Rp25,000 (per transaksi di bawah Rp100 juta) dan Rp100,000 (per transaksi di atas Rp100 juta).
  • Tokocrypto menetapkan jumlah minimum untuk withdraw sebesar Rp500,000 dengan biaya penarikan dana yang sama nominalnya berapa pun dana yang ditarik (flat), yaitu sebesar Rp5,500

Dari keterangan di atas, Tokocrypto memang menawarkan biaya penarikan yang lebih murah, namun jumlah minimum penarikan Indodax jauh lebih rendah.

Baca Juga: Cara Penarikan Tokocrypto ke DANA

 

7. Customer Service

Dukungan layanan atau customer service juga menjadi satu aspek yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan. Karena kedua platform exchange tersebut berbasis layanan digital, maka dengan adanya customer service melalui live chat, email, dan lainnya tentu akan lebih memudahkan Anda nantinya.

Customer Service Indodax Vs Tokocrypto

Baik Indodax maupun Tokocrypto memiliki kontak layanan yang jelas. Tak hanya menggunakan aplikasi atau chat di website, Anda juga bisa meminta bantuan melalui sosial media, seperti Instagram maupun grup komunitas penggunanya di Telegram.

Ya, media sosial khususnya Telegram memang bisa menjadi layanan dukungan tambahan yang juga layak dipertimbangkan. Dari komunitas ini, Anda bisa sharing dan menanyakan hal terkait layanan platform maupun informasi lainnya yang bermanfaat. Customer Service baik dari Tokocrypto maupun Indodax termasuk sangat responsif dalam mengatasi keluhan pengguna, mulai dari masalah deposit hingga kesulitan trading.

 

Kesimpulan

Setelah mengetahui 7 perbandingan aspek antara Indodax vs Tokocrypto di atas, maka Anda bisa menentukan sendiri mana yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan. Bila Anda seorang pemula yang sedang belajar trading, Indodax bisa menjadi exchange paling tepat dengan minimum deposit terendahnya. Sedangkan kalau Anda ingin mendapatkan fitur terlengkap, maka Tokocrypto adalah solusi terbaiknya.

 

Berdasarkan perbandingan di atas, Tokocrypto memang dipenuhi fitur-fitur yang lebih canggih dan deposit yang lebih mahal. Tapi, apakah ia ramah terhadap pemula? Simak jawabannya pada artikel berjudul Apakah Tokocrypto Aman untuk Pemula? berikut ini.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ameerah |  12 May 2022

Apa yang terjadi dengan Tokocrypto? Kenapa transaksi $UST sempat dibatasi?

Lihat Reply [13]

Halo bu,

Per tanggal 15 Mei lalu, banyak exchanger yang melakukan delisting pada Luna. Tidak hanya Tokocrypto, Indodax, Pintu, dan exchanger-exchanger lainnya juga melakukan aksi yang sama.

Penyebabnya adalah pergerakan $UST (LUNA) yang sangat ekstrim, merosot hingga 90% dalam waktu 24 jam.

Sebagai catatan, Tokocrypto merupakan exchanger yang teregulasi oleh pemerintah Indonesia. Anda bisa menyimak review Tokocrypto di sini

Ananta   18 May 2022

Kira2 kalau koin di delisting gini ada kemungkinan bakal muncul lagi gak ya? soalnya kan kalo denger berita kayaknya si Luna ini harganya mulai naik lagi.

Ane ada nyangkut dikit, 100,000 doank sih... (awalnya 1 jt, hhuu). Haruskah ane ikhlasin? 

Surya   20 May 2022

apa yang menjadi penyebab harga LUNA bisa turun drastis dalam waktu yang singkat?

Dwi Pandu   23 May 2022

apakah perkiraan harga LUNA bisa merangkak naik lagi?

Ahmad Rafuan   23 May 2022

kripto apa yang sampai dengan saat ini harganya stabil atau naik?

Fikrii Irkiff   23 May 2022

Kripto termasuk aset beresiko tinggi dengan volatilitas yang sangat besar. Jika mencari yang harganya naik terus, sepertinya mustahil karena pergerakannya mengikuti demand pasar dan sentimen investor. Sebelum membeli sebuah mata uang kripto, lakukan riset pasar dulu. Semakin besar kapitalisasinya, cenderung semakin prospek krn diminati pasar.

Sejauh ini, 3 kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Tether (USDT).

Ananta   23 May 2022

Bagaimana update dari TokoCrypto terbaru? Apakah pengguna bisa trading LUNA seperti biasanya lagi?

Rozak   25 May 2022

Jika dilihat dari data yang beredar, saat ini $LUNA sudah di delisting dari banyak exchanger dan sudah tidak bisa ditransaksikan. 

Ananta   25 May 2022

hal ini terjadi karena kesalahan developer yang memasang harga $1 USD LUNA sama dengan 1USDT. Untuk memenuhi demand, mereka terus melakukan minting pada koinnya. Akibatnya, banyak pelaku arbitrase yang masuk pasar dan pegging koinnya jadi ambrol.

Sesuai dengan hukum supply dan demand, terlalu banyak supply membuat harga jadi turun. 

Ananta   25 May 2022

Hingga saat ini (25 Mei 2022) belum ada update mengenai trading $LUNA di TokoCrypto maupun exchanger manapun.

Meskipun begitu, founder Binance (partner utama TokoCrypto) menyatakan bahwa aset yang ada dalam wallet investor akan tetap aman.  

Sebaiknya Anda juga follow akun media sosial exchanger-exchanger terkait agar mendapatkan informasi terbaru.  

Ananta   25 May 2022

sulit sih ini bos, temen-temen ane juga banyak yg ngalami kayak gitu juga. Jadi ya dibiarin aja deh siapa tau bisa ditransaksikan lagi. Tapi denger2 ada Luna 0.2, dan hodler Luna bakal kebagian airdropnya. Coba dicek-cek aja infonya. 

Dennish   6 Jun 2022

Koin apa yang bisa cuan untuk diinvest di tokcrypto? Minta rekomendz donkkss gan. Trimzz. newsbie.

Antok Tok   12 Jul 2022

Untuk bisa cuan saat investasi kripto, faktor terpenting adalah mempelajari pasar. Tidak ada koin yang bisa terus menerus harganya naik, tapi Anda bisa mencari koin-koin yang kapitalisasinya besar dan prospek untuk dihold jangka panjang.

Tokocrypto menyediakan koin-koin kripto yang sudah cukup terkenal seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Cardano (ADA), serta Ripple (XRP), berinvestasi di koin-koin yang sudah cukup lama muncul ini bisa dipertimbangkan.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba investasi pada koin buatan Tokocrypto yaitu TKO melalui fitur Staking. Simak cara stakingnya di sini

Ananta   14 Jul 2022
 Setyanto |  29 Jun 2022

Halo teman-teman,

Saya pemula di dunia crypto, ini saya sudah install aplikasi dari TokoCrypto. Terus bagaimana cara memulainya agar bisa cuan dengan aplikasi TokoCrypto ini?

Lihat Reply [10]

Halo Setyanto,

Pada dasarnya, Tokocryoto adalah tempat jual beli cryptocurrency. Sehingga dalam hal ini untuk menghasilkan cuan, tentu Anda perlu modal buat beli cryptocurrencynya di harga murah. Kemudian, setelah harga naik tinggal jual, dan Anda akan dapat keuntungan dari selisih harga jual-beli tersebut.

Lalu, bagaimana cara mengetahui harga koin crypto akan naik atau turun?

Nah, bagian inilah yang paling sulit.

Untuk memprediksi pergerakan harga biasanya para trader akan memanfaatkan analisa teknikal, mulai dari membaca pola candlestick, hingga menggunakan bantuan dari indikator trading. 

Selain itu, trader lazimnya juga akan mengamati secara fundamental yaitu menilai sebuah aset kripto berdasarkan aspek ekonomi, manajerial, teknologi, tokenomics, dan lainnya yang terkait. Di dunia kripto, analisa fundamental berarti menentukan nilai aset kripto berdasarkan apa yang ingin dicapai dan perannya secara keseluruhan.

Jadi, sebelum Anda terjun ke market kripto, saran saya pelajari terlebih dahulu cara-cara menganalisa koin crypto baik secara teknikal ataupun fundamental.

Damar Putra   1 Jul 2022

Kalau aku dulu belajar dengan praktik langsung, yaitu mulai dari iseng aja buka akun di TokoCrypto kemudian top up sekitar 200 ribu.

Ternyata ada potongan admin. Jadi goal saya harus bisa cairin 200ribuan lagi minimal.

Jadi, aku beliin 5 jenis koin kripto, dan saya amati perkembangannya.

Selama hampir 1 bulan ada beberapa koin yang nilainya merosot terus, saya jual saya tuker koin yang nilainya naik.

Sekitar 3–4 bulan baru saya balik modal trus saya cairin lagi aja. 😂

Kalau sekarang aku diemin aja di ETH dan BTC. Karena aku berfikir, hanya 2 koin itu yang paling aman..hehe

Pokonya, kalau menurutku coba-coba aja dulu dengan modal kecil. Paling tidak, agar kamu bisa tahu cara penggunaan aplikasi TokoCryptonya dulu. Kalau sudah lancar, nanti semuanya bakal enak. Gitu aja sih kalau dari aku. 

Abimayu   5 Jul 2022

Apa saja sih fiturnya tokocrypto ini? Kalau kita cuma mau investasi saja tanpa harus tiap hari online apakah bisa? Caranya bagaimana? terima kasih.

Magdalena M   5 Jul 2022

Tokocrypto memiliki fitur yang sangat banyak, antara lain:

  • Launchpad
  • Bot trading Cryptohero
  • Staking koin TKO
  • Jual beli NFT (TokoMall)
  • Belajar kripto (Kriptoversity)
  • Pengembangan Tokoverse

Jika Anda seorang pemula, bisa memanfaatkan bot trading Cryptohero yang bisa beroperasi secara otomatis. Untuk investasi bisa melalui staking koin TKO yang cara kerjanya cukup menaruh dana lalu melalui proses locking, setelah itu "dipanen" pada periode tertentu.

Meskipun imbal hasilnya tidak sebesar trading sendiri, tapi staking ini bisa dijadikan solusi untuk dapat penghasilan tambahan. Selengkapnya, bisa disimak di artikel:

Ananta   8 Jul 2022

Boleh dijelasin donk soal bot tradingnya, apakah kita harus ada basic ilmu komputer? Terus juga spek komputernya yang dipakai seperti apa? Thx b4. 

Arief Muhammad   8 Jul 2022

Apa TokoCrypto merupakan anak perusahaan dari Binance?

Sania   11 Jul 2022

Berdasarkan video perkenalannya, Tokocrypto menyatakan bahwa aplikasi buatan mereka merupakan pertukaran mata uang crypto asal Indonesia dengan nomor lisensi nomor 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019.

Mereka memang menggunakan teknologi dari server Binance Cloud untuk menjamin keamanannya. Anda bisa simak video perkenalan Tokocrypto di bawah ini:

 

Visika   16 Jul 2022

Robot trading yang digunakan Tokocrypto bernama Cryptohero, dilengkapi dengan AI dan machine learning yang bisa memproses pergerakan bursa kripto menggunakan algoritma.

Jika menggunakan bot ini, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu secara manual untuk terus menerus mengecek pergerakan pasar.

Di samping itu, Cryptohero mendukung Bahasa Indonesia dan minimal depositnya mulai dari 20 ribu saja. Jadi memang sangat membantu baik bagi pemula maupun profesional di Indonesia.

Untuk basic ilmu komputer, memang dibutuhkan, tapi tidak yang terlalu expert, karena hanya perlu mengaktifkan manajemen API saja. Spesifikasi komputer yang digunakan juga tidak perlu terlalu canggih, asalkan bisa terkoneksi internet dan kompatibel dengan botnya.

Anda bisa menyimak penjelasan lengkap soal Cryptohero di artikel berikut:

Di bawah ini salah satu contoh penggunaan robot Cryptohero dari youtube resmi Tokocrypto: 

Ananta   19 Jul 2022

Tools analisa apa saja yang disediakan oleh Tokocrypto? Bisa diakses lewat hape atau harus on pc terus ya?

Farouq Jaelani   2 Aug 2022

Untuk tools analisa yang disediakan di Tokocrypto baik di Website dan Mobile kurang lebihnya sama kok pak. Hanya saja untuk pengalaman menganalisa yang baik memang lebih disarankan lewat PC saja daripada lewat Mobile. 

tko-fitur

Fitur yang berguna untuk saat ini sendiri:

1. Pemilihan Time Frame: Pemilihan tampilan Chart berdasarkan jenjang waktu yang diinginkan. Karena basisnya menggunakan TradingView, TF yang disediakan pun sangat beragam. Bahkan TF yang jarang digunakan seperti H2, H6, dan H8 pun disediakan.

2. Pemilihan Jenis Chart: Mengubah tampilan harga pada Chart berdasarkan jenis penggambaran Chart. Ini juga beragam, dari Candlestick, Bar, Line, hingga Heiken Ashi sudah tersedia.

3. Indikator: Menambahkan Technical Tools sebagai alat bantu untuk menganalisa. Sekali lagi karena yang digunakan berbasis TradingView, ada banyak sekali pilihan indikator yang ditawarkan di sini. Hanya saja pilihannya hanya masuk pada Built-in yang tersedia dari TV sendiri. Jadi banyak Custom Indicator yang dibuat oleh orang lain yang tidak bisa digunakan. Namun ini saja sudah sangat baik jika dibandingkan dengan Web Based Chart Platform lainnya.

4. Order Book: Daftar Order yang sedang terjadi dan mengantri. Di sini bapak bisa lihat level-level beserta besarnya jumlah transaksi yang sedang terjadi dan mengantri pada market tersebut.

Dari banyaknya fitur itu juga, Chart mampu berjalan dengan lancar dan mulus. Sehingga memudahkan dalam menganalisa market.

Nur Salim   3 Aug 2022
 Ryan |  2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman. 

Lihat Reply [10]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno   3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara   4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion   7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim   14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa   18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma   19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta   20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim   21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka   2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim   3 Aug 2022
 

Komentar @inbizia

Kita bisa mengirimnya ke wallet bursa seperti indodax dan triv, kemudian menukarkannya ke rupiah. Setelah itu, proses penarikan rupiah ke bank lokal bisa dilakukan. Namun perlu dicatat bahwa bursa Indonesia menerapkan prosedur KYC (verifikasi identitas) sehingga beberapa dokumen seperti KTP, SIM, buku tabungan, diperlukan untuk verifikasi. Thx
 Prasetyo |  27 Jun 2019
Halaman: Cara Mendapatkan Uang Dengan Bitcoin
Pedagang aset kripto yang terdaftar di Bappebti :
PT Indodax Nasional Indonesia (INDODAX)
PT Crypto Indonesia Berkat (TOKOCRYPTO)
PT Zipmex Exchange Indonesia (ZIPMEX)
PT Indonesia Digital Exchange (IDEX)
dll
 Irwan |  9 Dec 2021
Halaman: Mata Uang Kripto Asal Indonesia
Iya, udah. Tapi harganya nyungsep terus tuh. Kok bisa ya koin kayak gitu masuk ke Indodax? Jadi penasaran sama sistem review-nya Indodax buat listing koin-koin baru gini. Padahal kayak Asix itu, whitepaper-nya aja gak jelas. Masa whitepaper dijadiin ajang pamer diri sendiri sm keluarganya doi? Dan whitepaper gak berkualitas kayak gitu, masih bisa dilolosin Indodax...wkwkwkwk
 Yohana |  28 Apr 2022
Halaman: Review Exchange Kripto Indodax
Ada Tokocrypto dan Triv, kaka. Cara Menghasilkan Passive Income dari Staking Koin Tokocrypto Cara Dapat Passive Income di Fitur Staking Triv
 Adee |  14 Jun 2022
Halaman: Cara Staking Coin Untuk Pemula
Setahu saya per bulan Juni 2022, exchanger Indonesia yang menyediakan layanan OTC selain Tokocrypto adalah Pintu. Kalau di exchanger internasional, ada Kraken, Binance OTC, Coinbase, Satstreet, Bitfinex, dan Huobi OTC. Untuk mekanisme pembelian dan minimal nominalnya bisa jadi berbeda-beda, sebaiknya dicek saja langsung ke website resmi masing-masing exchanger tersebut.
 Afika |  16 Jun 2022
Halaman: Cara Aman Beli Kripto Jumlah Besar Di Tokocrypto
Selain Triv, ada Tokocrypto dan ZipMex. Jika staking di Tokocrypto, mekanisme stakingnya bisa dibaca di sini. Untuk Zipmex, fiturnya bernama ZipLock, dengan satuan unit ZMT. Mekanisme ZipLock adalah kalian harus mengunci aset ZMT selama 45 hari, dengan return 12% per tahun. Cek: Review exchanger Zipmex Jika di exchanger luar negeri, pilihannya sangat banyak. Ada Kraken, Binance, BitStamp, MyCointainer, Stake.Fish., Coinbase, Crypto.Com., eToro Staking dan lain sebagainya. Tapi untuk yang lokasi di Indonesia, tentu lebih nyaman pakai exchanger dalam negeri karena hitungannya langsung konversi ke rupiah.
 Wishnu |  16 Jun 2022
Halaman: Cara Dapat Passive Income Di Fitur Staking Triv

Kirim Komentar Baru