Ingin Berteman Baik Dengan Tren? Kenalan Dulu Dengan Moving Average


SAM 21 Apr 2016 2948Dibaca Normal 3 Menit

Kelebihan dari Moving Average adalah memudahkan para trader untuk mencari peluang trading, baik buy maupun sell.



Bagi para trader Forex, kelanjutan dan reversal trend adalah salah satu acuan dasar, harus diketahui sebelum menentukan order jual atau beli. Nah, itu dia, karena sebagian besar trader pemula biasanya hanya mengandalkan intuisi, ada baiknya ketrampilan untuk menganalisa menggunakan indikator dasar seperti Moving Average diasah juga.

GBP/USD dengan moving average

 

Mengapa Saya Harus Mengenal Moving Average?

Mengapa kita perlu menggunakan indikator Moving Average? Laju trend suatu pairs mata uang pada umumnya dianalisa oleh para trader menggunakan analisa fundamental dan analisa teknikal, dan jika kita membicarakan mengenai trading dalam jangka pendek, analisa teknikal menggunakan Moving Average adalah pilihan terfavorit.

Moving Average populer karena relatif mudah untuk dimengerti terutama oleh trader pemula (ya, karena indikator lainnya akan membuat pusing kepala para newbie). Tidak sebatas untuk tingkat pemula, Moving Average juga digunakan oleh investor besar untuk menganalisa apakah market mendekati nilai resistance atau support dalam jangka panjang.

Perlu diingat, Moving Average dikategorikan sebagai lagging indicator, pendek kata, Moving Average bukanlah alat ukur otomatis untuk memprediksi trend terbaru, melainkan untuk menegaskan kemungkinan apakah suatu trend akan terus berlanjut didasarkan dari data-data transaksi sebelumnya.

 

Bagaimana Cara Praktis Menggunakan Moving Average?

Oke, cukup dengan pengenalannya. Secara teknis, Moving Average digunakan untuk mengukur ke arah mana Trend akan bergerak didasarkan dari penghitungan rata-rata nilai suatu pairs mata uang dalam periode tertentu (5 hari, 30 hari, dst.). Dari situ, kita bisa memanfaatkan Moving average sebagai penanda sinyal kapan kita harus mengambil posisi buy atau sell.

Sebelum menentukan kapan kita harus merespon suatu sinyal dari Moving Averages, kita harus terlebih dahulu paham mengenai crossover. Crossover (persilangan) adalah momentum di mana satu garis Moving Averages bersilangan terhadap harga pasar (candlestick atau grafik lain) atau terhadap garis Moving Averages lain. (Baca Juga: Cara Mengetahui Sinyal Death Cross Dan Golden Cross).



Moving Averages dengan periode panjang (100 dan 200) biasanya digunakan oleh investor besar sebagai acuan untuk menentukan uptrend maupun downtrend. Jika posisi harga pasar berada di atas garis MA (singkatan Moving Averages) berperiode panjang maka momentum tersebut disebut sebagai "uptrend", sebaliknya jika harga pasar berada di bawahnya maka disebut sebagai "downtrend".

Uptrend dan Downtrend

Investor besar akan mengawasi momentum uptrend sebagai penanda sinyal untuk membuka posisi beli (long position). Berbeda halnya dengan trader pemula, karena mereka jelas tidak memiliki modal besar, tentu mereka akan memilih untuk bertransaksi dalam periode singkat.

Trader pemula dianjurkan untuk menggunakan lebih dari satu MA berperiode pendek (5, 10, 20) digandengkan dengan MA berperiode panjang untuk membantu memprediksi arah trend. Pada saat satu atau lebih MA berperiode pendek menyentuh MA berperiode panjang, saat itu juga trader dapat menentukan posisi.

Apabila beberapa MA berperiode pendek nampak akan crossover dengan MA berperiode panjang ke arah atas, maka trader mulai bersiap menangkap sinyal beli. Sebaliknya, ketika beberapa MA berperiode pendek bergerak akan memotong garis MA berperiode panjang, bersiap-siaplah pada posisi jual.

Sinyal buy dan sell

Moving Average dapat memberikan isyarat kepada trader untuk cepat-cepat membuka posisi selagi trend masih berjalan. Sedangkan bila MA nampak statis dalam waktu lama, atau mulai menunjukkan kecenderungan untuk berbalik arah, maka itu bisa menjadi isyarat untuk melakukan close position.

Setelah Anda membaca artikel di Atas, ingatlah juga bahwa menggunakan MA semata wayang tidak bisa menjamin 100% mendatangkan profit, Anda juga harus belajar menggunakan indikator lainnya untuk mengonfirmasi keakuratan data yang telah diberikan Moving Averages. Selamat ber-trading, semoga sukses!

Advertisement


Forum

Yovi (18 Jun 2019)

Apasih ciri-ciri dari sinyal palsu itu??

Selengkapnya...

Advertisement

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 11    

Ciko99
12 AUG 2013
masalahnya ma ini sifatnya lagging, apalagi sma yang responnya paling lambat...
Budi Anto
6 FEB 2015
Emang udah resiko kekuranganya MA. Lah kalo udah bisa nandai tren, kasih sinyal entry + exit, n sifatnya leading, bisa jadi indikator sempurna dong MA?? Emang udah sewajarnya tiap indikator punya kekurangan, dasarnya alat bantu di chart akurasi prediksinya g ada yg sampe 100 persen. Ini bisa jadi kesulitan sekaligus tantangan buat trader menguasai MA. Tapi bagus juga kalo bisa gabungin MA sama indikator lain. Barangkali indikator yg lebih leading, so bisa ketemu celah2 yg bisa ditutupin.
Nji 35
21 MAR 2015
setuju... tapi kombinasikan indikator bisa lebih menyusahkan lagi kalau ndak tau caranya... bisa-bisa salah pilih indikator terus akhirnya sinyal yang muncul malah bertentangan... lebih baik kenal indikator-indikator dulu dari berbagai kelas, kayak kelas tren, kelas ocilator, kelas volume dsb sebelum mau kombinasi... rada salah kalo cuma kenal MA terus niat mau cari indikator lain buat dipasangin sama MA... pemahaman mestinya bukan cuma dari sisi MAnya tapi juga sama calon indikator yang bakal dipilih....
Intan Sukmaw
5 OCT 2013
utk yg suka mengandalkn ma sptx fine2 aja dgn sifatx yg lagging itu, krn lagging indi bkn cm ma aja. tp biasax yg suka bkn ribet ma ni klo maw nentuin level2x, trus tampilan d chart jd serasa penuh, pdhl ni cm indi tren doang.
S_sumarno
9 OCT 2013
@intan: ane setuju, biasany pake satu indikator tren aja ndak cukup, mesti ada indikator momentum sama titk2 suport resistanny juga, kalo cuman lihat indikator MA aja kurang meyakinkan cuz lag & kurang bisa mengenali awal tren untuk open position
Ariz Hariatno
24 MAR 2015
kepingin belajar trading kaya begitu tapi susah masih latihan udah sering gag yakin, lebih pede dibantu sama indicator. para treder yg bisa mandiri dr indicator emang sip
*peace
Intan Sukmaw
10 OCT 2013
syg indi sepopuler MA msti ditentuin sndiri levelx trus msh brsifat lagging, mstix klo udh punya display yg brvariasi punya fungsi yg lngkap, mcm indi ichimku gtu, scr teknikalis g mngkin cm mngndlkan 1 indi ma ja, krn msh btuh indi2 yg lain bwt konfirmaasi sinyl trding.
Irwin J
12 OCT 2015
Fungsi yang lengkap bagaimana? Sepengetahuan sya ichimoku juga indikator tren. Kalau ini karena ichimoku punya aspek lain seperti awan dan bisa digunakan untuk menentukan support dan resistance, MA sendiripun sebenarnya juga bisa difungsikan sebagai sr dinamis. Tapi fungsi utama dari keduanya tetaplah sebagai pengidentifikasi tren.
Setiap indikator sepertinya memang punya fungsi utama dan tambahan, penting bagi kita untuk memahaminya dan memanfaatkannya semaksimal mungkin.
Haryoso
18 OCT 2015
stj gan contohnya aja kaya oscillator yg bukan cuman skdr kasih level jenuh" aja tapi jg bisa dibuat analisa divergensi. bollinger bands juga bukan cm mngukur volatilitas aja tp bs dijadikan range support/resisten bhkn jg trading breakout. cm apa bs sm optimal dg fungsi utamany itu yg msh perlu ditest
Hari Santoso
13 NOV 2013
Setiap indikator memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk Moving Average ini, memang bisa membantu trader untuk entry position atau close position. Jika indikator MA ini lagging, itu semata-mata karena indikator ini dipasang untuk menggambarkan pergerakan harga rata-rata pada periode waktu tertentu.

Oleh karena itu, fitur-fitur pada setiap indikator bisa jadi pertimbangan yang perlu dipikirkan secara seksama, supaya dapat memilih indikator teknikal yang sesuai dengan strategi trading.
Kurniawan Pur
19 FEB 2019

Saya juga suka mengidentifikasi trend menggunakan MA, hasilnya juga banyak tepatnya kok. Cuman ya itu, selalu pakai Stop Loss, siapa tau harga bergerak berlawanan dengan trend yang kita prediksi.

Kirim Komentar/Reply Baru
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
3 Cara Trading Dengan CCI Yang Wajib Anda Tahu
Cahyaning   5 Aug 2021   178  
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
5 Cara Trading Bitcoin Dengan MACD
Cahyaning   30 Jul 2021   145  
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cara Melihat Peluang Pasar dengan MACD dan RSI
Cahyaning   19 Jul 2021   215  
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Tips Pintar Menggunakan Indikator Momentum
Nandini   30 Jun 2021   306  
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
3 Tips Trading Dengan Indikator RSI
SAM   3 Jun 2020   22518  
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
Indikator Yang Sering Digunakan Trader
SAM   3 Jun 2020   15510  
Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya
Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya
Wiji Purnama   24 Aug 2017   66816