Ingin Investasi Saham Syariah? Yuk Kenali ISSI Dan JII


Satrya Heli Oriza 14 Jun 2019 2348Dibaca Normal 4 Menit

Salah satu kendala memulai investasi saham bagi sebagian besar orang adalah karena adanya faktor kepercayaan yang dianut. Saham-saham syariah dihadirkan sebagai salah satu solusi.



Halo rekan trader dan investor di seluruh Indonesia, apa kabar? Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kadang bergerak menurun, hal ini tak menyurutkan untuk semangat trading dan berinvestasi bukan? Justru ini kesempatan kita untuk mendapatkan harga saham yang lebih murah, terutama untuk sobat yang ingin investasi saham syariah. Sudahkah sobat tahu, bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) telah lama meluncurkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII)? Untuk lebih jelasnya yuk kita simak dulu artikel berikut ini.

indeks saham syariah indonesia

 

Apa Itu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)?

ISSI merupakan gabungan saham-saham syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. ISSI diluncurkan tepat pada tanggal 12 Mei 2011 dan dijadikan indikator dari keseluruhan saham syariah. Ibaratnya, ISSI adalah Indeks Harga Saham Gabungannya saham syariah. Saham-saham yang termasuk dalam saham syariah tercatat dalam Daftar Efek Syariah yang diterbitkan oleh OJK, jadi ISSI tidak diseleksi oleh BEI.

Saham-saham yang termasuk ke dalam ISSI direvisi setiap 2 tahun sekali, setiap bulan Mei dan November. Sama halnya dengan seleksi pada saham-saham LQ45, setiap periode seleksi tersebut ada saham yang masuk dan keluar dari daftar ISSI. BEI telah menyediakan daftar saham yang termasuk ke dalam ISSI. Perhatikan ilustrasi berikut ini:

indeks saham syariah indonesia
Ilustrasi 1: Daftar Indeks Saham

Jika mengakses link di atas, sobat dapat menemukan daftar saham yang termasuk ke dalam ISSI dengan cara mengganti kode indeks pada kolom yang disediakan menjadi "ISSI" setelah itu klik tombol "Cari". Website IDX akan menampilkan data-data yang bisa sobat unduh sesuai dengan keperluan.

 

Berkenalan Dengan Jakarta Islamic Index (JII)

Jika sobat sudah tahu apa itu ISSI, selanjutnya pahami juga soal JII. Di dalam daftar saham reguler, kita mengenal adanya istilah saham-saham LQ45, yaitu 45 saham yang paling likuid dan layak diinvestasikan untuk jangka panjang. Nah, di dalam daftar saham syariah, ada juga Jakarta Islamic Index (JII) yang merupakan LQ45 nya saham syariah. JII terdiri dari JII 30 dan JII 70. JII 30 diluncurkan pertama kali pada tanggal 3 Juli 2000 dan menampilkan 30 saham syariah pilihan yang paling likuid. Sementara itu, JII 70 diluncurkan pada 17 Mei 2018 dan berisikan 70 saham-saham syariah.



Sama dengan ISSI, JII di seleksi oleh OJK pada bulan Mei dan November setiap tahunnya. Kriteria pemilihan indeks JII 30 adalah sebagai berikut:

  1. Saham-saham tersebut masuk ke dalam kategori ISSI dan telah tercatat selama 6 bulan terakhir;
  2. Dipilih 60 saham yang memiliki kapitalisasi tertinggi dalam 1 tahun terakhir;
  3. Dari 60 saham tersebut, dipilih sebanyak 30 saham yang memiliki nilai transaksi harian tertinggi;
  4. Dari hasil seleksi tersebut tersisa sebanyak 30 saham yang terpilih.

Untuk memperoleh daftar saham yang termasuk ke dalam JII 30, sobat dapat melakukannya dengan cara yang dicontohkan pada ilustrasi 1 di atas, kemudian pada kolom indeks diganti dengan “JII” (bukan JII 70), setelah itu sobat tinggal klik tombol “Cari”.

 

Tips Memulai Investasi Saham Syariah

Sebagai tips dari penulis, jika sobat ingin berinvestasi pada saham-saham syariah, hendaknya sobat membuka akun syariah pada perusahaan sekuritas yang dipilih. Perbedaan akun syariah dengan akun reguler terletak pada penetapan bunga. Akun syariah tidak menetapkan bunga, sehingga ketika sobat mencoba membeli saham-saham yang tidak termasuk ke dalam kategori saham syariah, order sobat akan otomatis ditolak oleh sistem.

 

saham syariah atau tidak

Ilustrasi 2: Order Ditolak Oleh Sistem

 

Ilustrasi di atas menunjukkan order yang ditolak oleh sistem, saat penulis mencoba untuk membeli saham non-syariah dengan menggunakan akun syariah. Jadi, sobat tidak perlu khawatir apakah saham yang akan dibeli syariah atau tidak.

Tips berikutnya, jika sobat memilih untuk berinvestasi, pilihlah saham yang termasuk di dalam daftar JII 30 yang memiliki market capitalization di atas Rp. 10 triliun. Karena saham-saham yang berada pada daftar JII 30 merupakan 30 saham syariah yang paling likuid.

Nah itu dia sobat, saran-saran yang bisa penulis berikan. Jangan lupa untuk tetap terus belajar dan menambah wawasan khususnya tentang analisa teknikal dan fundamental. Jangan sampai salah jalur ya. Salam profit!

Forum

Karina (14 Apr 2021)

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Selengkapnya...

BANK1 Bulan
BANK MAYORA4.00
BANK RAKYAT INDONESIA2.50
BANK KB BUKOPIN3.50
BANK DANAMON INDONESIA3.40
BANK NATIONALNOBU3.25
BANK MAYBANK INDONESIA3.50
DEUTSCHE BANK AG2.36
BANK PANIN INDONESIA2.75
BANK IBK INDONESIA, 5.75
BANK CENTRAL ASIA 2.50

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz
Kirim Komentar/Reply Baru
Panduan Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula
Panduan Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula
Cahyaning   13 Aug 2021   90  
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
Tomy Zulfikar   16 Feb 2021   506  
Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor
Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor
Ryandy H   8 Nov 2019   1159  
Dogs Of The Dow, Strategi Unik Investasi Saham AS
Dogs Of The Dow, Strategi Unik Investasi Saham AS
Ryandy H   31 Oct 2019   813  
Untung Rugi Saham Gorengan
Untung Rugi Saham Gorengan
Satrya Heli Oriza   30 Oct 2019   1292  
Membeli Saham Yang Baru IPO, Apakah Aman?
Membeli Saham Yang Baru IPO, Apakah Aman?
Satrya Heli Oriza   23 Oct 2019   1188  
Cara Investasi Saham Dengan Volatilitas Rendah
Cara Investasi Saham Dengan Volatilitas Rendah
Ryandy H   21 Oct 2019   1335  
Investasi Saham Online Yang Menguntungkan
Investasi Saham Online Yang Menguntungkan
Tiffany   19 Oct 2019   175  
Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham
Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham
Ryandy H   18 Oct 2019   897