Investasi Reksa Dana Paling Menguntungkan dan Aman


Anna 19 Apr 2019 783Dibaca Normal 4 Menit

Ada beberapa hal yang harus dipahami investor pemula agar dapat memilih reksa dana paling menguntungkan dan aman.



Banyak investor reksa dana pemula menyampaikan keluhan, kenapa keuntungan tetap minim, padahal sudah menanamkan dana secara rutin. Bahkan, ada investor yang bertanya mengapa grafik profit-nya langsung minus besar dalam sebulan setelah beli unit penyertaan. Berbagai keluhan dan pertanyaan semacam itu tak akan muncul jika Anda sudah memahami bagaimana cara memilih investasi reksa dana paling menguntungkan dan aman. Nah, untuk membantu Anda, kami mengompilasikan beberapa wawasan yang harus Anda ketahui terlebih dahulu.

Reksa dana paling menguntungkan

 

Ada 4 Jenis Reksa Dana dengan Prospek Keuntungan Berbeda-beda

Hal pertama yang harus diperhatikan oleh investor pemula: tak semua reksa dana diciptakan serupa. Secara umum, ada empat jenis reksa dana, yaitu reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap, dan pasar uang. Masing-masing memiliki tingkat keuntungan dan risiko berbeda-beda.

Diantara keempat jenis tersebut, investasi reksa dana paling menguntungkan adalah reksa dana saham. Namun, risikonya juga paling besar. Wajar saja bagi reksa dana saham untuk langsung naik sekian persen dalam seminggu, tetapi juga bisa terjadi minus sekian persen dalam seminggu. Sebelum membeli reksa dana saham, Anda harus memahami ini. Jangan keburu panik saat melihat nominal reksa dana susut.

Sebagai contoh, coba perhatikan grafik kinerja salah satu produk reksa dana saham ini. Sucorinvest Equity Fund mengalami -0.20% dalam 1 bulan. Namun, perolehan cuan sejak awal tahun mencapai 6.71%. Bahkan, jika Anda sudah menanamkan dana sejak awal peluncurannya (8 Mei 2012), berarti Anda sudah berhasil meraup keuntungan 115.19%!

Reksa dana paling menguntungkan

Sementara itu, investasi reksa dana paling aman (risiko terendah) adalah reksa dana pasar uang. Namun, potensi keuntungannya juga paling rendah. Apabila sudah lama berkecimpung, Anda tak akan asing menyaksikan profit investasi reksa dana pasar uang nol (0) selama seminggu beruntun, kemudian baru naik nol koma sekian persen pada minggu berikutnya. Anda takkan menyaksikan kenaikan drastis seperti pada reksa dana saham, karena cuan diperoleh secara amat perlahan.

Sebagai contoh, amati grafik kinerja Mandiri Investa Pasar Uang berikut. Hmm, grafiknya cantik sekali, bukan!? Kinerja 1 bulan hingga 1 tahun tak minus sama sekali. Namun, coba tengok kinerja sejak peluncuran (17 Maret 2005): cuma 41.76% saja. Memang lumayan gede jika dibandingkan dengan tabungan bank biasa. Namun, jelas kalah telak dibandingkan Sucorinvest Equity Fund di atas.

Reksa dana paling menguntungkan

 

Harus Menyesuaikan Jangka Waktu Investasi

Banyak investor pemula suka asal membeli reksa dana dengan hanya menilik grafik keuntungannya saja. Mereka tak mempedulikan data lain yang ditampilkan pada prospektus dan enggan menanyakan rincian jangka waktu optimal investasi kepada agen penjual. Padahal, setiap jenis reksa dana memiliki tenor ideal berbeda-beda.



Semakin besar prospek keuntungannya, maka makin tinggi risikonya, dan makin lama pula periode investasi yang disarankan. Sebaliknya, makin rendah risikonya, makin minim prospek keuntungannya, maka makin rendah pula periode investasi yang disarankan. Sebagai contoh, coba perhatikan kedua screenshot di bawah ini.

Reksa dana paling menguntungkan

Produk reksa dana paling menguntungkan diantara keduanya adalah Sucorinvest Equity Fund. Namun, Anda direkomendasikan untuk berinvestasi selama lebih dari 5 tahun. Di sisi lain, potensi keuntungan Mandiri Investa Pasar Uang lebih rendah, tetapi rekomendasi periode investasinya kurang dari 2 tahun.

Jika Anda dihadapkan pada pilihan semacam ini, maka Anda harus memilih produk reksa dana yang sesuai dengan lama rencana investasi Anda sendiri. Umpama Anda ingin menabung untuk kuliah anak yang sekarang baru masuk SMP, maka bisa memilih Sucorinvest Equity Fund. Sebaliknya, jika dana yang tersedia bakal ditarik dalam beberapa bulan untuk membeli motor baru, maka pilihlah Mandiri Investa Pasar Uang.

 

Diversifikasi: Kombinasi Beberapa Reksa Dana Paling Menguntungkan

Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana jika rencana investasi tak dikekang oleh batas waktu yang ketat? Misalnya ingin menabung agar bisa keliling dunia setelah pensiun. Atau tabungan untuk kuliah anak yang sekarang baru lahir. Apabila situasinya demikian, maka Anda bisa meragamkan jenis reksa dana yang dibeli.

Pilihlah beberapa produk reksa dana dari keempat jenis reksa dana, atau hanya dari tipe saham dan pasar uang saja. Lalu alokasikan dana investasi secara sama rata ke masing-masing produk. Dengan cara ini, maka sebagian akan mengejar keuntungan, sementara sebagian lainnya bisa memberikan jaminan bahwa dana tidak akan rugi hingga fatal. Saat butuh dana darurat, lepas secara bertahap.

Anda juga bisa merubah portofolio secara berkala (maksimal setahun sekali saja) untuk memastikan bahwa komposisi reksa dana paling menguntungkan dan aman. Jual dan ambil profit dari reksa dana yang kinerjanya melambat, kemudian cari produk baru yang kinerjanya moncer. Mudah sekali, bukan!? Apalagi reksa dana juga mengandung beragam keunggulan lain yang membuatnya cocok bagi berbagai kalangan.

BANK1 Bulan
BANK MIZUHO INDONESIA2.80
BANK CENTRAL ASIA 2.10
BANK MAYORA4.00
BANK PANIN INDONESIA2.75
BANK CIMB NIAGA2.75
BANK BTPN, 4.00
BANK KB BUKOPIN3.25
BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA, 3.50
BANK UOB INDONESIA4.00
BANK IBK INDONESIA, 5.75

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio
Kirim Komentar/Reply Baru
Belajar Investasi Aman di Reksadana Terproteksi
Belajar Investasi Aman di Reksadana Terproteksi
Nandini   29 Nov 2021   9  
Daftar Reksa Dana yang Memberikan Dividen
Daftar Reksa Dana yang Memberikan Dividen
Anna   29 Nov 2021   4  
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Jenis-Jenis Reksadana Berdasarkan Tingkat Risikonya
Nandini   22 Jan 2021   445  
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?
Jujun Kurniawan   20 Jul 2020   705  
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Febrian Surya   24 May 2020   3011  
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Reksadana Turun? Ini Yang Wajib Dilakukan Investor
Febrian Surya   20 May 2020   1082  
Cara Menghitung NAB Reksadana
Cara Menghitung NAB Reksadana
Wahyudi   12 May 2020   2542  
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Panduan Reksadana Syariah, Investasi Online Mulai 100 Ribu
Febrian Surya   29 Apr 2020   704  
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!
Wahyudi   29 Feb 2020   536