Investasi Syariah Dengan Budget Murah, Apa Sajakah?

Wahyudi 17 Feb 2020 593
Dibaca Normal 4 Menit

Investasi syariah, selain lebih nyaman karena merasa halal dari sisi keyakinan, ternyata juga bisa dilakukan dengan dana yang murah. Apa saja ragam investasinya?



Investasi syariah, selain lebih nyaman karena merasa halal dari sisi keyakinan, ternyata juga bisa dilakukan dengan dana yang murah namun bisa menghasilkan imbal balik yang lumayan. Apalagi K.H. Ma’ruf Amin sebelumnya menegaskan kalau pemerintah sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) serta kedepannya bakal ada Badan Pengembangan Ekonomi Syariah yang dibentuk untuk mengembangkan perekonomian syariah dalam negeri.

Investasi Syariah Dengan Budget Murah, Apa Sajakah?

Yang menarik dari skema investasi syariah ini adalah, seringkali kita mendapati produk investasi yang sekaligus bisa beramal di dalamnya. Jadi, 2 sisi bisa kita dapatkan. Mendapatkan imbal balik keuntung sekaligus dapat pahala karena beramal. Bukankah amal diyakini memperlancar rejeki bagi semua umat muslim yang jadi mayoritas di negeri ini? Nah, sekarang pertanyaannya, produk investasi syariah apa yang bisa dilakukan dengan budget murah dan hasil lumayan? 4 diantaranya ada pada tulisan dibawah ini.

 

Ragam Investasi Syariah Yang Layak Dicoba 

  1. Reksa Dana Syariah, Apa Bedanya Dengan Yang Konvensional?

Reksa dana syariah kini sudah berkembang dari jenisnya. Ada jenis reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham. Jadi, tak kalah dengan konvensional. Anda tinggal pilih saja. Yang membedakan adalah adanya fitur cleansing untuk membersihkan sumber dana yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Biasanya buat tujuan amal.

Darimanakah sumber dana yang digunakan untuk beramal?

Paling banyak dari dana yang mengendap di bank custodian. Jadi saat manajer investasi terlambat menginvestasikan dana tersebut, maka dana yang mengendap tentunya bakal dapat bunga dari bank. Bunga tidak dikenal di syariah. Jadi harus dibersihkan dan dimasukkan ke rekening amal.

investasi syariah budget murah

(Baca Juga: Menilik Perbedaan Manajemen Risiko Investasi Syariah Dan Non Syariah)



 

  1. Saham Syariah, Solusi Bagi Yang Ingin investasi Di Pasar Modal Sesuai Syariat Islam

Kini, sudah banyak ratusan saham yang dinyatakan sebagai saham syariah, yitu saham dari perusahaan yang bisnisnya memang tidak melanggar syariat Islam. Nggak usah khawatir, karena harganya juga terjangkau. Bahkan bisa dibeli cuma dengan harga Rp 60-an per lembar.

Bagaimanakah caranya? Langkah pertama Anda memilih perusahaan sekuritas yang akan menjadi perantara (menyediakan sistem transaksi) untuk investasi Anda. Setelah itu Anda membuka Rekening Dana Investasi (RDI) untuk melakukan transaksi jual beli dan investasi saham nantinya. RDI ini merupakan rekening bank yang biasa kita miliki dan terhubung dengan sistem perusahaan sekuritas untuk memudahkan transaksi saham. Setelah itu, Anda tinggal jalankan saja transaksinya.

investasi saham syariah

(Baca Juga: Ingin Investasi Saham Syariah? Yuk Kenali ISSI Dan JII)

 

  1. Sukuk Negara Ritel alias Surat Utang Negara

Jenis investasi ini yang paling aman karena sudah pasti dijamin negara. Sukuk Negara Ritel bisa dibeli di bank syariah dengan akad ijarah, dengan minimum pembelian sesuai ketentuan pemerintah yaitu mulai Rp 1 juta. Selain modalnya terjangkau, investasi syariah dengan budget murah ini imbal hasilnya kurang lebih sekitar 7 hingga 8 persenan per tahun. Menarik bukan? Sedikit diatas deposito tapi dengan resiko yang sama-sama aman karena dijamin oleh Negara.

 

  1. Investasi Syariah dalam bentuk Emas Antam

Bisnis syariah tidak lepas dari investasi bentuk emas. Saking kuat image syariahnya, hingga bank syariah bahkan banyak yang menawarkan produk cicilan emas. Tidak butuh duit banyak untuk investasi emas. Ketika artikel ini ditulis, harga 1 gram emas juga belum mencapai Rp 1 juta, masih di harga Rp 600 ribuan. Jika masih keberatan, bisa mencoba metode nabung emas.



 

Banyak yang menganggap emas hanya cocok untuk melawan inflasi, tapi tak cukup menghasilkan imbal balik yang bagus. Namun yang perlu diingat adalah bahwa emas punya likuiditas bagus. Artinya mudah dijual dan dicairkan dananya dan lagi investasi yang satu ini juga sangat minim risiko sehingga aman untuk jangka panjang. Tapi syaratnya 1, yaitu dalam bentuk emas Antam bukan dalam bentuk emas perhiasan. Untuk memulai investasi, selain lewat emas batangan, perhatikan juga 6 alternatif investasi emas lainnya yang terbukti aman dan menguntungkan. 

Forum

MACHFUD (22 Aug 2015)

semua trader rupanya bertujuan mencari profit,bagaimana kalau kita fokus membuat floating positip dulu untuk menahan floating negatip baru kemudian cari profit, jadi kita membuat TP jauh diatas dan SL jauh dibawah pada pair yang harganya sedang paling bawah pertanyaan saya: 1. apakah ini butuh balance yang besar?...

Selengkapnya...

BANK 1 Bulan
BNI 46 2.85
BANK MAYORA 5.00
STANDARD CHARTERED BANK 4.25
BANK KB BUKOPIN 4.75
BANK CIMB NIAGA 3.25
BANK ICBC INDONESIA 4.00
BANK COMMONWEALTH 4.50
KESELURUHAN 8.75
BANK PERMATA 4.00
BANK OCBC NISP 3.50

Kirim Komentar/Reply Baru


Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Cara Konfirmasi Bounce & Break Harga
Pagi P.Martin

Bagaimana cara mengkonfirmasi bahwa hrga akan bounce atau break pd level2 support/resistant? Selain melihat candle pattern, apakah kita hrs mlihat indikator juga? Indikator apa yg bisa mengkonfirmasi keadaan bounce/break sekaligus sbg momentum entry posisi?

Thanks

Tjandra 5 Oct 2015

Reply:

M Singgih (07 Oct 2015 03:00)

@ Tjandra:
Ya, sebaiknya dikonfirmasikan dengan minimal 1 indikator karena ketika kita berurusan dengan kemungkinan-kemungkinan maka semakin banyak faktor pendukung akan semakin besar persentasi keberhasilannya. Jadi semakin banyak indikator yang mengkonfirmasi akan semakin valid sinyal yang diberikan oleh price action.
Indikator untuk konfirmator umumnya adalah moving averages, MACD dan indikator oscillator (RSI, stochastics, CCI). Dalam hal indikator oscillator ketika uptrend adalah untuk melihat adanya divergensi, misal uptrend dan break resistance, tetapi terjadi divergensi bearish pada indikator oscillator, maka sebaiknya tidak entry.
Berikut contoh GBP/USD daily uptrend, break resistance psikologis 1.5000, terbentuk rejection pin bar dan didukung oleh 6 indikator:

                      

Pada A: terbentuk rejection pin bar oleh resistance 1.5000 dan kurva sma 50.
Indikator Parabolic SAR dibawah harga, harga bergerak pada upper band indikator Bollinger Bands, kurva MACD berada diatas kurva sinyal (warna merah) dengan sudut yang melebar dan OSMA diatas level 0.00, RSI berada diatas level 50 dan tidak menunjukkan divergensi bearish, serta ADX yang berwarna hijau menunjukkan dominan bullish. Jadi semua syarat-syarat untuk break (entry buy) sudah terkonfirmasi.
Kalau lebih dari 80% indikator tidak mengkonfirmasi maka tidak perlu entry, tunggu sampai ada sinyal lagi baik untuk kemungkinan break atau bouncing (sell).
Untuk menentukan momentum entry yang lebih detail Anda bisa melihat pada time frame yang lebih rendah. Keterangannya bisa dibaca di: Sistem Trading Triple Screen

Ahmad (12 Dec 2017 22:57)

malam coach SF.....
bagaimana breakout yang dikatakan valid, misalnya dg menggunakan pivot point dan candle sdh closed diatas R/dibwh S, apakah harus menunggu candle berikutnya yg closing diatas R/dbwh S lagi? terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi.mohon penjelasannya coach.mks

M Singgih (15 Dec 2017 01:52)

@ Ahmad:

Ya, harus menunggu candle berikutnya. Dalam trading, istilah valid bukan berarti benar 100% atau pasti, tetapi yang kemungkinan benarnya paling besar. Untuk memastikan validitasnya Anda harus mengkonfirmasikan dengan price action yang terbentuk pada bar berikutnya, dan juga dikonfirmasi oleh minimal 2 indikator teknikal.

Berikut contohnya pada USD/JPY daily:



Pada A:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di A sempat menembus 110.66 dan bergerak diatas kurva middle band indikator Bollinger Bands, tetapi tidak didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup dibawah middle band dan juga dibawah resistance 110.66, berupa bearish bar. Candle tsb adalah fakey bar (sinyal break yang palsu).

Pada B:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di B menembus 110.66 dan bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan juga didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup diatas resistance 110.66, dan membentuk bullish engulfing bar. Candle di B tsb adalah sinyal breakout yang valid.

Jadi konfirmasi price action dan indikator teknikal dalam hal ini sangat penting.

- … terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi…

Komentar:

Candle yang berikutnya itu disebut dengan fakey bar atau sinyal palsu yang menyebabkan false break.

Untuk lebih jelasnya silakan baca:
Strategi Trading Ketika Terjadi False Break
Trading Dengan False Breakout

Mas Sinar (01 May 2018 14:24)

Selamat sore SF, saya baru belajar tentang trading pada daerah ranging dan breakout. Dan saya menemukan indikator bollinger bands dan donchian channel. masing-masing punya parameter sendiri. Saya ingin bertanya, mana yang lebih baik ya? menggunakan level high/low seperti donchian atau standar deviasi seperti bb? thx

M Singgih (03 May 2018 04:43)

@ Mas Sinar:

Untuk breakout berdasarkan daily range, Donchian channel lebih akurat. Richard Donchian merancang indikator ini berdasarkan level high / low periode 20 hari, jadi akurasinya akan lebih baik kalau digunakan pada time frame daily.

Kalau Bollinger Bands lebih ke volatilitas untuk melihat kekuatan trend. Standard deviasi perhitungannya tetap, tidak berdasarkan level high / low pada periode tertentu. Kalau harga melewati batas atas (upper band) atau batas bawah (lower band) maka harga sedang bergerak uptrend atau downtrend dengan kuat.
Entrynya dilihat dari breakout pada middle band, tetapi untuk kondisi sideways kurang akurat. Ketika harga break diatas middle band diasumsikan sedang bergerak uptrend dan sebaliknya. Jadi untuk deteksi arah trend. Pada kondisi sideways bisa untuk deteksi overbought dan oversold. Baca juga: Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Kalau Anda ingin trading dengan cara breakout berdasarkan daily range, bisa dibantu juga dengan indikator ADR (Average Daily Range). Cara kerja dan indikatornya untuk MT4 bisa diunduh disini.

Erwin Tembesi (23 Jun 2018 08:25)

Kalau untuk strategi breakout support dan resistance trendline bagaimana pak?

M Zainul (26 Jun 2018 08:19)

bounce dan breakout itu kadang terjadi secara bergantian dalam satu waktu. mana yang lebih baik ditunggu pak?

M Singgih (26 Jun 2018 08:37)

@ erwin tembesi:

Breakout garis trend (trendline) maupun breakout garis horisontal support dan resistance, harus dikonfirmasi oleh price action dan indikator teknikal, baik indikator trend (MACD, parabolic SAR, ADX, Bollinger Bands) maupun indikator momentum (RSI, stochastic, CCI). Minimal ada 2 indikator yang conform.

Kenapa indikator trend, karena kita membicarakan arah trend, apa lagi jika arah trend tampak jelas dari garis trend yang telah di-plot. Konfirmasi indikator momentum juga diperlukan karena kita ingin entry pada saat (momen) yang tepat.

Contoh:



Pada garis trend 1:
Price action: terjadi bullish engulfing candle yang menembus garis trend, berarti kemungkinan akan bullish.
Dalam hal ini kita harus menunggu sampai engulfing candle selesai terbentuk, dan kita lihat candle berikutnya (candle A).. Jika dikonfirmasi oleh indikator, maka kita bisa entry buy. Tampak dari indikator MACD, parabolic SAR dan RSI telah conform (RSI di atas level 50), jadi kita bisa entry buy.

Pada garis trend 2, meskipun telah menembus garis trend (candle B), tetapi dari price action tidak jelas, dan ke 3 indikator tidak conform, jadi kita seharusnya tidak entry sell pada candle B.

M Singgih (27 Jun 2018 08:21)

@m zainul:

Mungkin maksudnya sebuah candle bergantian break dan bounce level tertentu. Kalau memang demikian Anda harus menunggu sampai candle tersebut selesai dibentuk, dan lihat harga penutupan (closing price)-nya.

Untuk kondisi uptrend: kalau harga penutupannya (closing price) di atas level yang dimaksud berarti terjadi breakout, dan kalau closing price di bawah level yang dimaksud berarti terjadirejection(yang berarti bouncing).
Sebaliknya untuk kondisi downtrend.

Gio (06 Jul 2018 08:38)

kalau dari sisi price action sendiri apakah ada pola candlestick trtentu yg menunjukkan harga akan breakout support/resistance??

M Singgih (07 Jul 2018 08:40)

@ Gio:
Harga akan breakout jika formasi candlestick yang Anda maksudkan terjadi di dekat level support atau resistance.
Akan breakout level support jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bearish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi uptrend termasuk doji atau gravestone doji dan shooting star (1 candle)
- Formasi bearish engulfing (2 candle)
- Formasi dark cloud cover (2 candle)
- Formasi atau pola evening star (3 candle)
- Formasi atau pola three black crows (3 down bar yang berurutan)

Akan breakout level resistance jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bullish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi downtrend termasuk doji atau dragonfly doji dan hammer (1 candle)
- Formasi bullish engulfing (2 candle)
- Formasi piercing line (2 candle)
- Formasi atau pola morning star (3 candle)
- Formasi atau pola three white soldiers (3 up bar yang berurutan)

Edi Ismanto (03 Aug 2018 08:15)

kalau Time Frame dgn hasil yang terbaik untuk memprediksi terjadinya BreakOut dengan mencari Convergen dan ievergen pada chart candle dan RSI gimana pak?

Jefri (03 Aug 2018 08:23)

Halo pak, saya masih pemula jdi saya tidak ngerti apa breakout itu pak. Mohon info nya pak

Jenal (03 Aug 2018 13:20)

Bagaimana mengetahui kalau suatu harga akan breakout ke atas atau ke bawah?

Basir (04 Aug 2018 08:25)

Untuk Jefri,

Break artinya diam/istirahat, Out artinya keluar. Dalam istilah trading, Break Out diartikan penembusan pada suatu level harga, setelah bergerak diam, istirahat atau sideways pada area yang sempit.

 

Anda bisa memilih Mata uang apa saja, dengan menetukan Time Frame terlebih dahulu. Cari level – level sempit dimana harga bergerak. Sebagai contoh pada GBP/USD, di TF 30. 

Cara diatas adalah order pending, pada GBP/USD. Dengan Buy Stop di 1.40867 dan Sell Stop 1.40485. Dengan harapan harga bisa menembus salah satunya.

Ada banyak cara untuk trading Break Out ini. Anda bisa membaca ulasan lainnya 
di :

Strategi masuk pasar berdasarkan breakout
Strategi forex yang simple
Trading Breakout
Penjelasan tentang strategi breakout
3 syarat untuk konfirmasi breakout

Setelah anda memahaminya, anda bisa memilih salah satu cara yang menurut anda simple dan mudah di mengerti.

Terima kasih.

M Singgih (06 Aug 2018 01:16)

@ Jenal:

Kalau pergerakan harga sedang uptrend tentunya akan break keatas (menembus resistance), dan kalau sedang downtrend akan break ke bawah (menembus support). Untuk mengetahui sedang uptrend atau downtrend bisa dengan indikator moving average, MACD, ADX dan atau parabolic SAR.

Tetapi untuk entry sebaiknya dikonfirmasi juga dengan price action dan indikator teknikal untuk menghindari terjadinya false break (gagal break ke atas / ke bawah), seperti pada contoh di atas.

M Singgih (06 Aug 2018 08:18)

@ edi ismanto:

Sebelumnya perlu diketahui bahwa istilah konvergensi pada indikator RSI sebenarnya sama dengan divergensi bullish indikator RSI, sedangkan divergensi pada indikator RSI sama dengan divergensi bearish indikator RSI.
Untuk keterangan bisa baca: Trading Dengan Divergensi Dan Konvergensi Indikator RSI
Istilah konvergensi dan divergensi mengacu pada arah trend pergerakan harga dan kurva RSI.

Divergensi sebenarnya valid pada semua time frame, artinya pada time frame berapapun kemungkinan keberhasilannya besar. Tetapi semakin tinggi time frame akan semakin tinggi juga validitasnya, karena pada time frame yang rendah (terutama di bawah H1) akan ada noise. Semakin rendah time frame akan semakin banyak noise yang menyebabkan kesalahan sinyal

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Melati   9 Apr 2021   61  
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Linlindua   31 Mar 2021   466  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   139  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   214  
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Nandini   30 Mar 2021   122