Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading

Jujun Kurniawan 21 Dec 2020 680
Dibaca Normal 5 Menit

Masih banyak trader yang terjebak dalam kesalahannya sendiri. Alih-alih mendapat untung, mereka justru bingung apa saja yang perlu dievaluasi. Cek apakah kalian terjebak dalam hal-hal berikut.

Membuat kesalahan adalah salah satu dari proses pembelajaran dalam dunia trading forex. Semakin lama seorang trader terjun kedunia trading maka akan semakin banyak pengalaman yang didapat dalam menghadapi pasar. Hal tersebut membuat performanya pun akan semakin baik pula.

Namun, masih banyak trader terjebak dalam kesalahan yang dibuatnya. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan tersebut sulit untuk dipahami dan tidak dijadikan pengalaman, sehingga performa tradingnya pun tidak berkembang.

Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading

 

Apa Saja Jebakan Trading Yang Paling Berbahaya?

Tidak Memiliki Rencana Trading (Trading Plan)

Trader yang bagus dan sudah berpengalaman selalu memiliki rencana yang baik sebelum memasuki pasar. Trader tersebut sudah mengetahui kapan waktu yang tepat melakukan Buy dan kapan untuk melakukan Sell. Selain itu, mereka sudah mempertimbangkan resiko dengan baik.

Namun, rencana trading ini masih tidak dilakukan dengan baik oleh trader pemula. Mereka masih belum memahami betapa pentingnya rencana trading, sehingga tidak memiliki rencana kapan harus melakukan Buy dan kapan harus melakukan Sell. Hal ini lah yang membuat peluang keuntungan dari setiap trading pun akan semakin kecil dan rentan terhadap keamanan modal trader.

 

Mengabaikan Pengendalian Resiko

Pengendalian resiko dalam trading sangatlah penting. Setiap kalian memasuki pasar kalian harus memperhitungakan resiko-resiko yang akan terjadi termasuk resiko kerugian trading. Karena trading forex memiliki volatilitas yang tinggi maka resiko trading pun sangatlah besar.

Resiko yang besar ini dapat diminimalisir dengan cara memperhatikan rencana trading dan disiplin menerapkannya. Dengan begitu resiko bawaan yang besar itupun dapat berkurang.

manajemen risiko forex

(Baca Juga: 4 Metode Manajemen Risiko Dalam Trading Forex)

 

Tidak Menggunakan Alat Stop Loss

Tingginya volatilitas pergerakan harga pada pasar valuta asing (forex) membuat pergerakan harga sangatlah sulit untuk di prediksi. Hal ini membuat pergerakan harga sangat mudah berubah dari awalnya naik dapat tiba-tiba menurun dan sebaliknya tanpa diketahui batasan dari pergerakan harga tersebut.

Alat stop loss ini dapat digunakan oleh trader saat harga pasar bergerak berlawanan dengan prediksi kalian. Stop Loss ini sangat berguna untuk membatasi pergerakan harga agar kerugian yang kalian terima tidak terlalu besar dan menghidar dari terjadinya Margin Call.

 

Trading Ikut-ikutan

Kesalahan yang sering dilakukan oleh trader pemula adalah ikut-ikutan. Maksudnya disini adalah trader ini memasuki pasar pada pasangan mata uang yang sedang ramai karena trader lain memasukinya dan tanpa trading plan yang baik. Dengan dimikian, kalian tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas saat memasuki pasar, meskipun kalian berhasil memasuki pasar tapi kalian akan kebingungan kapan waktu yang tepat untuk keluar dari pasar.

Namun, kemungkinan besar momentum kalian terlambat untuk memasuki pasar. Ketika kalian memasuki pasar, trader lain telah meninggalkan pasar sehingga pergerakan harga pun menjadi berbalik dan membuat akun kalian merugi.

emosi saat trading

(Baca Juga: Belajar Mempersiapkan Mental Sebelum Trading

 

Mengabaikan Aturan Penggunaan Jumlah Lot

Lot adalah besaran transaksi yang kalian gunakan untuk memasuki pasar. Mengatur besaran Lot yang digunakan akan membantu kalian untuk terhindar dari kerugian yang besar dalam waktu yang singkat atau margin call.

Trader pemula saat memasuki pasar cenderung mengabaikan punggunaan lot ini, mereka mengira semakin besar lot yang digunakan maka akan semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan. Namun mereka melupakan resiko yang kalian hadapi pun sama besarnya.

Ingatlah, bahwa pergerakan pasar sangatlah tidak bisa dikendalikan bahkan saat analisis yang kalian gunakan pun sudah bagus. Kami sarankan gunakan jumlah lot yang sesuai dengan modal yang kalian miliki dan selalu gunakan Money Management yang baik.

 

Mengabaikan Penggunaan Margin

Menggunakan uang pinjaman dari broker kalian untuk memasuki pasar, biasanya kontrak berjangka dan opsi. Meskipun margin dapat membantu kalian menghasilkan lebih banyak profit, margin juga dapat membuat kerugian kalian semakin besar. Pastikan kalian memahami cara kerja margin dan kapan broker kalian akan melakukan jual paksa pada perdagangan kalian. Hal-hal seperti ini bisa dipelajari pada situs yang mengulas soal belajar forex

Hal terburuk yang mungkin kalian lakukan sebagai trader pemula adalah kalian terbawa oleh apa yang tampak seperti pinjaman uang yang menguntungkan. Jika kalian menggunakan margin dan trading kalian tidak berjalan sesuai dengan yang kalian rencanakan, maka kalian akan berakhir dengan kewajiban hutang yang besar tanpa hasil.

Selain itu, menggunakan margin mengharuskan kalian untuk memantau selalu posisi yang kalian lakukan. Keuntungan dan kerugian yang berlebihan yang menyertai pergerakan kecil harga dapat menyebabkan kerugian.

Jika kalian tidak memiliki waktu atau pengetahuan untuk mengawasi dan membuat keputusan tentang transaksi yang kalian buka, dan nilainya turun, maka broker forex bisa menutup paksa transaksi kalian (Margin Call).

 

Tidak Menggunakan Money Management dengan Baik

Money Management adalah cara kalian mengelola dana agar tetap aman dan memiliki resiko kerugian yang kecil dalam portofolio yang kalian miliki. Salah satu syarat bagaimana seorang Trader dapat mendapatkan keuntungan dengan konstan setiap bulannya atau pun dapat meminimalisir resiko kerugian yang akan terjadi pada akun kalian.

Banyak trader pemula yang mengabaikan hal ini dan mengira strategi tradinglah yang sangat penting, namun jika strategi trading yang baik tapi Money Management yang dilakukan buruk maka hasilnya akan membuat akun kalian merugi. Begitupun sebaliknya, strategi trading yang biasa saja jika diiringi dengan penggunaan Money Management yang baik maka hasil tradingnya pun akan membuahkan profit yang konsisten.

money management yang baik

(Baca Juga: Contoh Money Management Yang Baik

 

Mengatur Psikologi

Tingginya volatilitas di pasar valuta asing (Forex) membuat harga sangat mudah untuk bergerak tinggi dan menurun secara tiba tiba. Saat kalian memasuki pasar pastikan kalian tidak terbawa panik oleh keadaan pasar yang sedang menurun ataupun naik.

Psikologi ini akan sangat mempengaruhi mindset disiplin saat menerapkan trading plan yang sudah kalian buat sejak awal. Maka dari itu ketika memasuki pasar serahkan semua kepada pasar dan percayakan hasilnya kepada trading plan yang sudah dibuat sebelumnya.

Kirim Komentar/Reply Baru


Forum

Dedi (11 May 2016)

Apa betul jika sudah mulai jam 00.00 wib. Harga cenderung sideways

Selengkapnya

Kalkulator KPR
Apakah efektif kalau menunggu data ekonomi calendar

maaf sebelumnya jika kita menunggu hingga lbh kurang 30 mnt atau 1 jam dan ternyata di economic calendar itu akan ada data lagi,dan dengan mata uang yg sama apa itu akan efektif pak? terimakasih

Desta Adi 17 May 2017

Reply:

Basir (17 May 2017 15:01)

Untuk Desta Adi..

Anda bisa perhatikan, apa data tersebut high impact atau tidak ?, jika iya, maka diperkirakan akan ada pergerakan mata uang yang cukup tinggi. Jika data sebelumnya High Impact kemudian data selanjutanya berpotensi sama, maka bisa menguat/melemah, mengikuti pergerakan sebelumnya atau berbalik dari pergerakan sebelumnya.

Jika data sebelumnya bergerak kecil dan selanjutnya Low atau medium impact, bergeraknya sangat kecil. Jika data sebelumnya menghasilkan high impact, sementara data yang akan dirilis low atau medium, pergerakan mungkin terbatas/kecil.

Thanks

Aska Ghazali (18 May 2017 07:20)

Jika data sebelumnya menghasilkan high impact, sementara data yang akan dirilis low atau medium, pergerakan mungkin terbatas/kecil.

Ini yang terbatas apakah pergerakan dari data pertama atau data kedua master? Maaf saya masih mencoba paham dunia perforekan

Basir (18 May 2017 09:41)

Untuk  Aska Ghazali...

Jika data sebelumnya dirilis High Impact, dan hasilnya cukup signifikan terhadap mata uang tersebut, kemudia ada data yang akan dirilis, namun Low atau Medium, maka hasil pergerakan mata uang tersebut diperkirakan akan terbatas pergerakannya, karena data tersebut bukan data High Impact.

Thanks.

M Singgih (21 May 2017 05:02)

@ Desta adi:
Yang dilihat yang berdampak medium dan tinggi saja. Kalau yang satu berdampak medium dan yang lain berdampak tinggi maka masuk yang dampaknya tinggi. Kalau sama-sama berdampak medium atau sama-sama berdampak tinggi maka bisa masuk semua.

@ Aska Ghazali:
Data yang berdampak tinggi akan lebih lama efeknya, jadi kalau waktu rilisnya berdekatan abaikan yang berdampak medium dan rendah..

Admin (22 May 2017 09:16)

Anda juga bisa mendapatkan beragam tips menarik seputar news trading di sini:

  • 3 Langkah Trading Ketika Ada Rilis Fundamental Penting
  • Rahasia dan Realita Strategi News Trading
  • Memanfaatkan Eforia Pasar Saat Release News

Serta kiat-kiat analisa fundamental di sini.

Abu Ibrahim Al-Hashimi (02 Nov 2019 07:56)

@Desta Adi
Mungkin saja efektif mungkin saja tidak, menurut saya lebih baik hindari berita penting karena chart jadi tidak stabil, kita cukup tau berita fundamental, tapi usahakan jangan trading dengan acuan berita fundamental, kalau mau aman pakai analisa teknikal aja, kadang analisa fundamental ini angin-anginan juga katanya dollar menguat karena rilis berita baru amerika ternyata dollar malah jatuh. mungkin aja ada banyak yg pakai analisa fundamental jadi jumlah lot yg masuk sangat besar hingga merubah trend. investor juga berperan merubah arah trend. 
Jujun Kurniawan 53
Linlindua 140
Forex