Jenis-Jenis Indeks Saham BEI Yang Perlu Diketahui Investor

SAM 7 Sep 2016
Dibaca Normal 8 Menit
bisnis > saham >   #investor   #saham
Jenis-jenis indeks saham di BEI perlu diketahui oleh investor untuk mengetahui perkembangan dan pergerakan harga di bursa, serta dijadikan sebagai acuan dalam investasi di pasar modal.

Indeks saham adalah harga atau nilai dari saham-saham emiten yang dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Indeks saham sebenarnya dibuat dengan tujuan agar investor memiliki acuan (benchmark) ketika berinvestasi di pasar modal. Saat ini, ada 11 jenis indeks saham di BEI (Bursa Efek Indonesia). Berikut merupakan jenis-jenis indeks saham di Indonesia yang resmi tercatat dan masih bisa ditemui di media cetak ataupun media elektronik.

Indeks Saham BEI

 

1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Indeks harga saham gabungan merupakan indeks yang menggunakan semua emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk dijadikan sebagai komponen dalam perhitungan indeks harga. Di samping itu, Bursa Efek Indonesia memiliki hak untuk memasukkan dan mengeluarkan beberapa emiten/perusahaan yang tercatat supaya bisa menunjukkan keadaan di pasar modal yang wajar.

Indeks saham IHSG atau biasanya disebut sebagai Jakarta Composite Index (JCI) ini dibentuk pertama kali pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator adanya pergerakan dan perubahan harga saham di BEI. Namun, kenaikan dan penurunan IHSG bukan mengindikasikan bahwa semua harga saham di BEI mengalami kenaikan atau penurunan. Alasannya adalah karena apabila IHSG naik, maka sebagian besar harga saham yang tercatat di bursa cenderung naik daripada harga saham yang sedang mengalami penurunan dan sebaliknya. 

Sebagai komponen penting untuk memantau pergerakan harga sama di bursa, IHSG memiliki dua fungsi utama bagi investor yaitu:

 

a. Representasi Dari Perkembangan Harga Saham

Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah nilai representatif dari semua harga saham yang tercatat di BEI. Oleh karena itu, IHSG dapat dimanfaatkan oleh investor untuk memantau pergerakan serta perkembangan harga saham di Indonesia dari mulai IHSG dihitung. Di samping itu, karena IHSG adalah salah satu indikator penting kinerja saham dalam bursa, jadi apabila investor ingin melihat tren pada bursa saat ini, mereka tinggal mengamati pergerakan angka IHSG.

 

b. Acuan Untuk Portofolio

Fungsi lain dari IHSG adalah dapat dijadikan sebagai acuan dalam portofolio saham. Ketika IHSG bergerak lebih tinggi daripada kenaikan harga saham portofolio saham investor, maka kinerja dari portofolio saham tersebut sedang memburuk dan sebaliknya.

 

2. Indeks Sektoral

Indeks saham kedua yang perlu diketahui oleh investor adalah indeks saham sektoral. Indeks ini tersusun dari semua emiten yang tercatat di BEI dikategorikan ke dalam sembilan sektor. Sektor ini antara lain adalah sektor Pertanian,Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan, Perdagangan dan Jasa. Selain itu, BEI juga menggabungkan emiten-emiten yang masuk kedalam sektor industri dasar, aneka industri, dan insustri bahan konsumsi menjadi indeks Industri Manufaktur.

Indeks yang mulai dikenalkan pada tahun 1996 lalu ini berfungsi sebagai gambaran kinerja sektor. Sebagai contoh, ketika saham di sektor keuangan memiliki tren yang baik, maka dapat diperkirakan bahwa kondisi sektor ini memiliki prospek yang baik. Disamping itu, sektor yang mempunyai tren baik juga mengindikasikan saham yang diperdagangkan dalam sektor itu juga memiliki nilai tambah yang optimis.

Indeks Saham

 

3. Indeks LQ45

Jenis indeks saham di BEI selanjutnya adalah indeks saham LQ45. Jenis indeks saham ini adalah indeks saham alternatif selain IHSG. Selain sebagai pelengkap IHSG, tujuan dibuatnya indeks LQ45 supaya dapat dijadikan sarana yang obyektif, terpercaya oleh analis keuangan, manajer investasi dan investor dalam mengawasi pergerakan harga saham-saham di BEI.

Komponen indeks LQ45 adalah 45 emiten yang memiliki likuiditas tinggi dan memiliki kualifikasi berikut:

  • Emiten harus memiliki kapitalisasi pasar yang termasuk ke dalam 60 saham dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar Di BEI dalam kurun waktu satu tahun.
  • Emiten dalam indeks LQ45 merupakan salah satu 60 saham yang dinilai paling likuid di bursa karena memiliki nilai transaksi perdagangan terbesar di pasar regular.
  • Emiten sudah melakukan listing di Bursa Efek Indonesia minimal tiga bulan terakhir. Oleh karena itu, saham-saham baru yang baru saja melakukan IPO (Initial Public Offer) tidak dapat tergolong dalam indeks LQ45.
  • Emiten mempunyai kinerja dan prospek ke depan yang baik.

Daftar emiten yang masuk dalam indeks LQ45 dapat dilihat pada Daftar Saham LQ45.

 

4. Jakarta Islamic Index (JII)

Investor yang tertarik untuk investasi saham dengan menggunakan pronsip syariah, bisa mempertimbangkan kehadiran indeks saham Jakarta Islamic Index (JII). Indeks saham JII ini terdiri atas 30 saham yang bergerak di bidang industri sesuai dengan prinsip syariah islam. Saham-saham yang termasuk kedalam indeks saham JII adalah saham-saham halal karena sistem operasional emitennya tidak mengandung unsur riba, jadi mayoritas perolehan modal emiten tidak berasal dari utang. Disamping itu, saham-saham dalam JII tidak banyak terbebani bunga hutang yang berlebihan karena debt to equity harus sangat proporsional.

Manfaat adanya indeks saham Jakarta Islamic Index adalah bisa menjadi tolak ukur dalam melakukan penilaian terhadap kinerja portofolio saham-saham syariah. Adanya indeks JII juga sangat memudahkan investor yang hanya mau investasi di saham dengan prinsip syariah mengingat JII tersusun atas saham-saham yang struktur modalnya sehat, tidak terbebani banyak utang dan halal.

 

5. Indeks KOMPAS100

Indeks KOMPAS100 adalah indeks saham yang tersusun atas 100 saham dari emiten yang tercatat di BEI. Dengan mewakili sekitar 70-80 persen dari total nilai kapitalisasi seluruh saham di bursa, indeks saham KOMPAS100 bisa memberikan gambaran serta kecenderungan arah pergerakan indeks. Selain itu, indeks ini bisa memberikan manfaat pada investor untuk terus membuat inovasi dalam hal pengelolaan dana yang berbasis saham.

Serupa dengan jenis indeks saham lainnya, BEI mempunyai tanggung jawab penuh di dalam melakukan seleksi saham-saham dan semua pengambilan keputusan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan investor atau stakeholders lainnya.

 

6. Indeks Bisnis-27

Indeks Bisnis-27 diluncurkan oleh Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 lalu dengan bekerja sama dengan Bisnis Indonesia. Saham-saham yang masuk dalam jenis indeks ini adalah saham-saham likuiditas tinggi dan saham pilihan yang didasarkan pada parameter kinerja fundamental serta teknikal.

Kriteria fundamental yang dimaksudkan adalah saham harus memiliki laba usaha, laba bersih, dan Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE) dan DER yang baik. Sedangkan kriteria teknikal akan mempertimbangkan perihal nilai, volume, frekuensi dan jumlah hari transaksi serta kapitalisasi saham-saham. Disamping itu, dalam rangka untuk menjaga saham yang ada dalam indeks Bisnis 27 tetap berkualitas, dibentuklah suatu komite yang akan memberikan opini dari sudut pandang tata kelola perusahaan yang baik dan akuntabilitas.

Indeks Saham

 

7. Indeks PEFINDO25

PEFINDO25 adalah indeks harga saham yang terbentuk karena hasil kerjasama dari Bursa Efek Indonesia dan lembaga pemeringkatan Indonesia yaitu PEFINDO. Indeks tersebut terdiri dari emiten-emiten perusahaan kecil dan menengah (SME) yang dipilih dengan mempertimbangkan kinerja keuangan serta kinerja likuiditas.

Dengan membuat suatu indeks acuan yang mengambarkan kinerja saham emiten kecil dan menengah, indeks saham PEFINDO25 bertujuan untuk menyediakan pedoman investasi tambahan bagi para pemodal. Tahapan seleksi untuk saham emiten yang akan masuk kedala indeks ini cukup panjang. Setelah melalui seleksi awal yakni dengan pertimbangan total aset, ROE, dan opini akuntan pada laporan audit, emiten yang berpotensi akan dipilih lagi menjadi 25 saham terbaik dengan melakukan pemeringkatan lebih lanjut.

 

8. Indeks SRI-KEHATI

Dengan melakukan kerjasama dengan yayasan KEHATI, Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 membentuk indeks saham SRI KEHATI. Tujuan dari dibuatnya indeks saham SRI-KEHATI adalah untuk menyediakan informasi tambahan terhadap para investor terkait dengan perusahaan manakah yang menguntungkan secara ekonomi, namun tetap peduli terhadap lingkungan dan dalam menjalankan bisnisnya dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.

Mekanisme untuk memilih 25 saham dilakukan dengan tiga tahap. Tahap pertama adalah seleksi dari aspek bisnis inti, pihak KEHATI akan menilai apakah bisnis dari kandidat emiten bebas dari elemen-elemen negatif seperti misalnya pestisida, nuklir, tembakau, alkohol, dan genetically modified organism. Setelah itu, tahap kedua adalah seleksi aspek finansial emiten dan tahap ketiga adalah aspek fundamental.

 

9. Indeks Saham Papan Utama Dan Indeks Papan Pengembangan

Indeks selanjutnya adalah indeks saham papan utama dan indeks papan pengembangan. Bursa Efek Indonesia membagi emiten-emiten yang tercatat kedalam dua kelompok besar berdasarkan ukurannya. Pertama adalah kelompok saham papan utama dan kedua adalah indeks papan pengembangan. Indeks Papan Utama dan Papan Pengembangan bertujuan untuk memberikan investor pandangan serta pandangan terhadap pergerakan indeks di masing-masing papan ini.

Indeks Papan Utama diperuntukkan untuk emiten yang memiliki ukuran besar serta mempunyai riwayat kinerja yang baik. Sebaliknya, emiten-emiten yang belum bisa memenuhi kualifikasi pencatatan di indeks saham papan utama akan dimasukkan kedalam indeks saham Papan Pengembangan. Pada indeks saham Papan Pengembangan ini, emiten sebenarnya memiliki prospek bagus, tapi belum banyak menghasilkan keuntungan.

 

 10. Indeks Individual

Indeks yang terakhir ini menggunakan indeks harga masing-masing saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap harga dasarnya. Perhitungan indeks ini juga menggunakan prinsip yang sama dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

 

Kesimpulan

Indeks saham merupakan sebuah indikator yang dapat dijadikan suatu gambaran terkait dengan besar kecilnya suatu perubahan harga pada pasar saham dalam kurun waktu tertentu. Dengan adanya serangkaian perhitungan yang menggabungkan metodologi perhitungan indeks dengan pilihan instrumen pasar modal serta keuangan, bermacam jenis indeks saham BEI diharapkan mampu menyediakan investor pandangan serta gambaran akurat mengenai kondisi serta arah pergerakan pasar yang aktual.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Reno Leonardo |  20 Jan 2015

Saya mau tanya.. apakah ketika kita beli suatu saham emiten, akan langsung terbeli? dan apakah ketika kita menjualnya akan langsung terjual? dan bagaimana saja cara untuk mendapatkan keuntungan dari investasi saham tersebut.. terimakasih..

Lihat Reply [31]

Trading online memungkinkan seseorang saat dia melakukan transaksi akan terjadi aktivitas jual beli. Ketika anda BUY misalnya, maka akan terlihat dalam platform trading anda nilai beli yang anda beli, begitupun saat melakukan jual.

Thanks.

Basir   27 Jan 2015
yang bisa langsung terbeli itu khusus untuk trading online sajakah atau untuk semua model trading saham bisa?
saya juga penasaran sama cara mendapatkan keuntungan dari investasi saham..
mohon dijelaskan lebih lanjut....
Faris Wijaya   4 Feb 2015

@ reno leonardo, @ faris wijaya :
- apakah ketika kita beli suatu saham emiten, akan langsung terbeli???

setahu saya tidak Pak, baik trading on-line maupun via pialang saham. Tergantung dari ada tidaknya yang mau menjual sesuai dengan harga yang Anda inginkan. Kalaupun ada, belum tentu jumlah yang Anda inginkan terpenuhi semuanya. Misalkan Anda ingin membeli saham ABCD sebanyak 10 lot, tetapi yang tersedia dengan harga beli Anda hanya 5 lot maka yang Anda inginkan hanya terpenuhi sebagian. Untuk itulah Anda mesti antri dan menunggu hingga ada yang menjual sesuai dengan harga yang Anda inginkan, karena mungkin yang ingin membeli saham ABCD dengan harga tersebut tidak hanya Anda, jadi mana yang duluan.

Demikian juga jika Anda menjual saham. Tergantung dari ada tidaknya yang mau membeli sesuai dengan harga yang Anda inginkan.
Persedian saham itu jauh lebih terbatas jika dibandingkan dengan mata uang.

 

- dan bagaimana saja cara untuk mendapatkan keuntungan dari investasi saham tersebut..

untuk trading di pasar saham, Anda hanya bisa membeli (buy), dan jika harga telah naik Anda bisa menjualnya. Keuntungan yang Anda peroleh biasanya akan dipotong biaya transaksi oleh pialang Anda. Jadi Anda tidak bisa open posisi sell seperti trafing forex, kecuali Anda telah punya barangnya (saham yang akan Anda jual).
Keuntungan lain adalah pembagian dividen dari perusahaan yang Anda beli sahamnya (biasanya dibagikan tiap tahun).

M Singgih   6 Feb 2015

Cara untuk mendapatkan keuntungan dari saham ada dua: dari dividen dan dari capital gain.

Dividen biasanya dibagikan setiap tahun untuk pemegang saham per cum date. Jadwal dividen dan besarnya berbeda-beda untuk setiap emiten, tetapi umumnya asalkan Anda membeli sebelum hari H cum date saja, maka Anda berhak mendapatkan dividen tersebut. Namun, harga saham biasanya bergolak di sekitar tanggal cum date dan ex date, sehingga bisa menjebak investor untuk membeli di harga tinggi sebelum cum date, kemudian jatuh setelah lewat ex date.

Capital gain diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli saham. Setiap transaksi beli maupun jual akan dikenakan fee oleh broker, yang menjadi biaya trading bagi investor saham sendiri. Kunci untuk mendapatkan profit dari Capital Gain adalah membeli saham di harga tertentu, untuk dijual kembali di tingkat harga lebih tinggi hingga mampu meng-cover biaya trading tadi plus ada kelebihan sebagai profit.

Transaksi jual-beli saham bisa dilakukan secara online. Di platform trading saham, akan muncul penampilan seperti ini:

gambar jual beli saham

Bisa dilihat di sana, ada kolom Bid dan kolom Offer. Kolom Bid merupakan daftar harga dimana para investor ingin membeli saham BBNI. Jadi, misal Anda punya saham BBNI, dan ingin menjualnya pada harga 5400, maka Anda akan langsung mendapatkan pembeli. Namun, bila Anda ingin menjualnya pada harga 5450, maka akan masuk sebagai antrian baru di daftar Offer, dan baru tereksekusi jika ada investor yang setuju membeli di harga 5450.

Demikian pula, di kolom Offer merupakan daftar harga dimana para investor yang memiliki saham BBNI ingin menjual sahamnya. Apabila Anda sedang mencari saham BBNI, dan setuju untuk membeli di harga 5425, maka saham BBNI yang dipesan akan langsung terbeli. Namun, jika Anda ingin membeli di tingkat harga berbeda, misalnya 5400, maka akan masuk antrian di kolom Bid, dan baru tereksekusi jika ada investor yang menurunkan harga jual sahamnya.

Perlu diperhatikan juga angka lot di sebelah Bid/Offer, yang menunjukkan seberapa banyak volume saham yang ditawarkan/akan dibeli pada tingkat harga Bid/Offer terkait. Jika ingin membeli saham BBNI di harga 5425 sebanyak 1000 lot, misalnya, maka yang akan tereksekusi hanya 583 lot saja, karena yang tersedia di pasar pada harga itu hanya segitu. Sedangkan sisa pesanan sebanyak 417 lot akan masuk antrian.

Anna   29 Dec 2016
Terus ketika kita memesan saham it harus menyesuaikan dep uang nya ap ,uang bisa menyusul
Faiz   27 Jun 2018

@ Faiz:

Setahu saya disesuaikan dengan dana yang ada di saldo akun Anda, tidak bisa menyusul (bayar belakangan) alias ngutang.

M Singgih   29 Jun 2018

Mau tanya misal kita punya saham 100 lot ,bisakah jualnya sebgian aja misal cuma 50 lot aja? Untuk investasi dgn mengharapkan dividen untuk hasil yg optimal setidaknya keep berapa lama ? Dan skrg 1 lot ada berapa lembar saham (juni 2019) 

Sonny   16 Jun 2019

Untuk Sonny,

“...misal kita punya saham 100 lot ,bisakah jualnya sebgian aja misal cuma 50 lot aja?...”

Bisa. Hal itu tergantung dari platform trading yang digunakan dan juga dari ketentuan broker yang bersangkutan.

“...Untuk investasi dgn mengharapkan dividen untuk hasil yg optimal setidaknya keep berapa lama ?...”

Semua itu tergantung dari keputusan Anda sendiri. Karena hasil pembagian dividen selalu berbeda-beda untuk tiap tahunnya. Sehingga, tidak ada acuan baku mengenai berapa lama sebaiknya menyimpan saham tersebut.

“...Dan skrg 1 lot ada berapa lembar saham…”

Data terakhir yang kami terima, 1 lot masih berjumlah sebesar 100 lembar saham.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Jun 2019
Bagaimana cara mendapatkan antrian pertama di jual/beli saham,karna harga saham yg di tembok oleh bandar berjuta2 lot?
Edo   11 Nov 2019

@ Edo: Setahu saya kalau ingin antrian yang cepat, kalau Anda ingin beli harganya harus lebih tinggi dari harga pasaran saat itu, dan kalau Anda ingin jual, harganya harus lebih rendah dari harga pasaran.

Baca juga: Apa Itu Saham dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

M Singgih   26 Nov 2019
Maaf pemula,kalau investasi saham,misalnya dalam kurun waktu 5 tahun ingin berinvestasi saham,ternyata dalam tahun ke tiga tidak dapat melanjutkan ,itu gimana ya?

pernah sy baca misalnya,setiap bulan nya berinvestasi 1 juta setiap bulan nya berarti 1 Thn 12 juta .
tetapi di tahun ke 3 stop karna problem yang ada. Dana kita itu bagaimana dan selanjutnya gimna.

terimakasih maaf pemula sekali.
Radit   20 Jan 2021

Keren sekali penjelasan nya suhu..

Trimakaih

Bajam ID   26 Nov 2020

@ Radit:

Menurut saya itu tergantung dari isi perjanjian (agreement) antara Anda sebagai nasabah dan perusahaan pialang saham (broker), apakah ada kesepakatan bahwa setiap bulan harus menyetorkan dana. Setahu saya normalnya nasabah bebas (tidak terikat) apakah akan beli saham setiap bulan atau tidak. Biasanya tidak ada ikatan, kecuali ada perjanjian tertentu.

 

M Singgih   22 Jan 2021

Trading adalah transaksi jual beli. Barang murah lebih cepat laku, karena banyak yg mau beli murah. Seperti ketika jual aset diberi embel "BUTUH DUIT, JUAL MURAH".

Ada sederetan orang yg sudah antri membeli dengan harga murah. Jika anda jual dengan harga yang diminta, maka langsung terjual. Kemungkinan anda jual rugi. Tapi yang anda tanyakan apakah bisa langsung terjual, bukan soal untung atau ruginya. Dalam praktiknya juga kadang trader harus jual sahamnya dalam waktu cepat walau jual rugi untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

 

Arang   6 May 2021

Karena anda sepertinya awam sekali mengenai bursa saham, sebaiknya anda anggap saja trading/invest saham hanya via online. Karena itu yg paling mudah dan memungkinkan untuk diakses anda. Untuk transaksi non reguler dan non online, itu tidak bisa diakses oleh semua orang. 

Keuntungan trading saham adalah selisih harga beli dengan harga jual. Anda beli cabe 5000 sekilo, besok naik jadi 6000 sekilo. Anda untung 1000 perkilo. 

Keuntungan dari invest saham juga sama, ditambah karena invest berarti menyimpan saham dalam jangka waktu lama, kemungkinan mendapat dividen dari perusahaan yg sahamnya anda beli tersebut.

 

Arang   6 May 2021

Apakah di trading saham akan terdapat Margin Call seperti pada trading forex?

Rispo   25 May 2022

Apabila kamu trading saham menggunakan modal yang sudah kamu punya saja, maka kamu tidak akan mengalami Margin Call.

Tapi kalau kamu menggunakan fasilitas rekening Margin dari sekuritas, itu berarti kamu menggunakan dana pinjaman dari sekuritas, sehingga kamu bisa saja mengalami Margin Call. 

Tidak semua orang dapat menggunakan fasilitas rekening Margin dari sekuritas. Biasanya, rekening itu hanya dapat dibuka oleh orang yang sudah punya pengalaman trading saham dan mempunyai modal minimal Rp200 juta.

Aisha   26 May 2022

Saya pernah dengar soal saham2 yang sudah tidak bisa ditransaksikan oleh ritel karena delisting atau berkasus, masih bisa dibeli lewat private trading atau pasar sekunder.

1. Seperti apa gambaran private trading dan pasar sekunder itu?

2. Kenapa masih ada yang mau membeli saham-saham seperti itu? 

3. Apakah saham yang delisting bisa balik ke bursa lagi? 

terima kasih jika ada yang menjawab rasa penasaran saya. 

Safitri Anisah   3 Jun 2022

1. Seperti apa gambaran private trading dan pasar sekunder itu?

Ada kesalahapahaman dalam pertanyaan kamu. Istilah "pasar sekunder" itu berbeda dengan "private trading". Pasar sekunder adalah bursa saham di mana saham diperdagangkan setelah IPO. Ketika saham sudah delisting, maka tidak bisa diperdagangkan pada pasar sekunder lagi (tapi masih bisa lewat private trading).

Private Trading itu jual-beli saham secara langsung antara penjual dan pembeli, alias bukan melalui bursa. Gambaran simpelnya: saya punya saham ABCD yang sudah delisting, sedangkan kamu ingin punya saham ABCD. Saya bertemu denganmu, kita sepakat, maka jual-beli terjadi.

2. Kenapa masih ada yang mau membeli saham-saham seperti itu?

Pembeli saham yang sudah delisting biasanya adalah pebisnis. Mereka membeli saham untuk tujuan usaha, bukan untuk berinvestasi online biasa. Mungkin mereka ingin mengambil alih pabrik, lahan, atau paten yang dimiliki oleh perusahaan yang delisting itu. Mungkin juga mereka ingin melakukan merger atau akuisisi perusahaan. Ada banyak sebab yang tidak bisa dipukul rata.

Perlu diperhatikan pula bahwa tak semua saham delisting itu jelek. Ada pula saham yang melaksanakan delisting sukarela karena pemilik saham pengendalinya ingin mendominasi perusahaan, contohnya delisting saham AQUA lantaran instruksi Danone sebagai pemilik saham mayoritasnya. Saham yang delisting sukarela seperti ini punya kualitas yang sangat bagus, sehingga tentu saja banyak dicari orang (tapi biasanya pemilik mayoritas tidak mau menjual).

3. Apakah saham yang delisting bisa balik ke bursa lagi?

Saham yang delisting bisa balik ke bursa lagi, melalui aksi korporasi yang disebut "relisting". Beberapa contoh saham relisting di Bursa Efek Indonesia antara lain Sekar Bumi (SKBM) dan Bukaka Teknik Utama (BUKK).

Aisha   8 Jun 2022

Apakah jual beli saham sudah terkena pajak? Dan bagaimana cara membayar pajaknya?

Sally   10 Jun 2022

Transaksi saham sudah kena pajak secara otomatis. Saat kamu membeli/menjual saham, platform trading secara otomatis akan menghitung pajaknya dan memotong jumlah yang sesuai dari saldo kamu.

Setelah itu, kamu tak perlu pusing menghitung pajak saham sendiri. Dalam pelaporan SPT tahunan, kamu cukup mencatat portofolio saham akhir tahunmu dalam bagian aset yang sudah dikenai pajak (tidak dihitung sebagai aset kena pajak lagi).

Aisha   10 Jun 2022

Short selling saham di Indonesia sudah diperbolehkan atau masing dilarang ya kak?

Willy   1 Jul 2022

Short selling saham sampai saat ini masih dilarang oleh otoritas BEI. Untuk mengetahui perkembangan peraturan bursa, silakan pantau situs web dan media sosial resmi IDX.

Aisha   3 Jul 2022

Mohon pencerahannya kakak...maaf kalo agak melenceng pertanyaan saya. 

Saya membeli saham TLKM 1 lot sebesar 3340. kalo saya mau beli saham lagi di TLKM itu pakai harganya sama atau harga mengikuti pergerakan harga saham? atau kita beli sesuai nominal semisal mau invest 1jt di saham TLKM tsb. mohon bimbingannya

Siswanto   11 Jul 2022

Min kalo misal jual di ARB 48 lot (offer), yang mau beli 20. Itu yg transaksi 20 itu apakah udah kelepas walaupun belum matched 48 lot? Thanks  

Kevin Sailly   11 Jul 2022

Pertanyaannya, apakah offer 48 lot dan bid 20 lot itu punya harga yang cocok?

Kalau harganya cocok, maka dari offer 48 lot akan segera tereksekusi 20 lot, sedangkan 28 lot sisanya akan masuk antrian dalam order book.

Kalau harganya tidak cocok, maka tidak ada transaksi yang terjadi dan kedua order itu sama-sama masuk antrian dalam order book.

Aisha   12 Jul 2022

Beli saham posisi buy waktu bursa habis dan kita tidak sampe pada antrian, bagaimana status order kita? Apakah order cancel otomatis dan dana kembali kedeposit atau seperti apa? Mohon informasinya  

Om Juju   14 Jul 2022

Untuk membeli saham TLKM lagi, kamu harus mengikuti harga pasar yang sedang berlaku. Jika harga pasar saat ini adalah 3340 (sama dengan saat kamu membeli dulu), maka kamu bisa beli pada harga 3340. Jika harga pasar saat ini 4000, maka kamu bisa beli pada harga 4000an. 

Berapa banyak saham TLKM yang bisa kamu beli lagi? Ini tergantung berapa banyak modal yang kamu punya dan berapa harga saham saat ini.

Umpamanya, dengan harga Rp4000 per lembar, maka 1 lot TLKM = Rp400ribu. Kalau kamu hanya punya modal Rp1 juta, maka kamu bisa beli 2 lot saham TLKM sekarang dengan total nilai Rp800ribu, lalu sisa Rp200ribu dapat ditabung untuk membeli saham lagi di lain waktu.

Aisha   18 Jul 2022

Apabila kamu pasang order saat jam bursa sudah ditutup, maka ordermu akan ditolak otomatis (rejected). Dana kamu tidak akan berkurang dan tidak ada dana yang kembali, karena ordernya saja tidak akan terpasang.

Coba saja pasang order saat pasar tutup, nantinya kamu akan langsung dapat pesan gagal pasang order pada aplikasi trading saham kamu. Contohnya terlihat seperti ini:

Order Ditolak

Bagaimana kalau kita ingin pasang order di luar jam bursa?

Ada beberapa aplikasi trading saham yang menyediakan fitur Automatic Order. Fitur ini memungkinkan kamu untuk pasang order di luar jam bursa. Nantinya order kamu akan tersimpan oleh sistem sampai dengan pembukaan bursa esok harinya. Ketika bursa dibuka, barulah sistem akan mengirim order kamu untuk dicatat oleh bursa. 

Tapi, tak semua aplikasi trading saham punya fitur Automatic Order. Silakan buka buku panduan atau tanya ke CS sekuritas kamu untuk mengetahui lebih jelas.

Aisha   18 Jul 2022

Di forum lain ada yang mengupload gambar seperti ini:

data sahamUntuk PBV (Kali), PER (kali), dan Return YTD (%) itu maksutnya apa ya kak? Dan bagaimana menggunakan informasi-informasi yang terdapat pada gambar tersebut? Terima kasih

Yujin   4 Aug 2022

Return YTD (%) menunjukkan persentase kinerja saham tersebut sejak pembukaan hari perdagangan pertama awal tahun hingga saat ini.

Umpamanya sekarang tanggal 3 Agustus 2022, terlihat ITMG memiliki return YTD (%)  sebesar 119,66%. itu berarti harga saham ITMG sejak tanggal 3 Januari 2022 (tanggal 1 dan 2 Januari merupakan hari libur, sehingga hari perdagangan pertama tahun 2022 adalah tanggal 3) sampai 3 Agustus 2022 telah meningkat sebesar 119,66%.

PER (kali) adalah Price-to-Earning Ratio, atau rasio yang mengukur harga saham per lembar dibandingkan dengan laba per lembar saham. Nilai PER semakin besar, berarti saham itu semakin mahal. 

Umpamanya ITMG memiliki PER sebesar 4,62x, berarti harga saham ITMG saat ini adalah 4,62 kali dari nilai laba per sahamnya.

PBV (kali) adalah Price-to-book Value, atau rasio harga saham dibandingkan dengan nilai buku perusahaan. Nilai PBV semakin besar, berarti harga saham itu semakin mahal.

Umpamanya ITMG memiliki PBV sebesar 2,47x, berarti untuk mendapatkan saham ITMG sekarang, kamu harus membayar senilai 2,47 kali lipat dari nilai perusahaan yang sesungguhnya.

Untuk memahami lebih lanjut tentang rasio-rasio ini, silakan simak artikel berikut.

Aisha   5 Aug 2022
 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

M Singgih   3 Apr 2021

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya🙏

Ahong   5 Apr 2021

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

Oddie   12 Apr 2021

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:

M Singgih   13 Apr 2021

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Nur Salim   13 Apr 2021

@ Nur Salim: Saham-saham yang ada pada portofolio produk reksadana saham adalah saham-saham pilihan hasil analisa dari manager investasi perusahaan yang menerbitkan reksadana tersebut, jadi tentu merupakan saham-saham pilihan yang prospeknya bagus.

Kalau Anda belum berpengalaman di saham, menurut kami lebih aman membeli produk reksadana, dalam hal ini reksadana saham. Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021
 Reyno |  8 Jul 2021

Bang, ini saham BBRI kok longsor terus ada apa ya? Ada faktor fundamentalnya kah?

Lihat Reply [4]

@ Reyno:

Dari informasi yang kami dapatkan, kemarin memang ada sentimen negatif pada saham BBRI karena adanya skema rights issue yang diproyeksikan berada di bawah harga pasar. Silahkan baca berita selengkapnya di halaman ini. Tetapi hari ini naik karena dibrong investor asing.

M Singgih   9 Jul 2021

Kalau untuk jangka panjang, mending invest di BBRI atau BBCA pak?

Kacung   12 Jul 2021

@ Kacung:

Dari informasi yang kami dapatkan, kedua saham perbankan tsb termasuk dalam saham blue chip terbaik. Jadi menurut kami sama saja mau invest di BBCA atau BBRI.

 

M Singgih   13 Jul 2021

Gan, kalo beli saham UNVR saat ini apakah waktu paling tepat?

Priyono   1 Sep 2021
 Bossman |  21 Jul 2021

Kapan ya pak waktu terbaik untuk membeli saham? Apakah bisa setiap saat?

Lihat Reply [26]

@ Bossman:

Bisa setiap saat. Amati kinerja dari perusahaan yang sahamnya akan Anda beli. Kalau kinerjanya bagus sahamnya bisa dibeli.

 

M Singgih   22 Jul 2021

Tolok ukur kinerja perusahaan termasuk bagus itu apa saja pak?

Bossman   22 Jul 2021

@ Bossman:

Silahkan baca laporan keuangan perusahaan dari saham yang akan dibeli. Apakah terus untung apa malah rugi. Kalau terus-terusan merugi kami sarankan untuk dipertimbangkan lagi.

 

M Singgih   25 Jul 2021

Titip tanya juga kak, untuk tahu kinerja saham perusahaan yang merugi dan profit dimana ya kak?

Panca   18 Aug 2021

@ Panca:

Seperti telah kami jelaskan di atas, silahkan lihat laporan keuangan perusahaan tersebut, untung atau rugi.

 

M Singgih   19 Aug 2021

Bagaimana cara memahami candlestick dengan melihat laporan suatu perusahaan?

Indra   3 Sep 2021

Tidak. Investor jangka panjang bisa beli saham saat harga turun ataupun naik. Ini karena naik-turun harga tidak masuk dalam pertimbangan utama bagi investor jangka panjang saat akan membeli saham.

Pertimbangan utama investor jangka panjang umumnya bertumpu pada tiga faktor:

  • Kinerja keuangan perusahaan
  • Moat (keunggulan) dan outlook bisnis perusahaan
  • Valuasi saham

Ada pula teknik "nabung saham" di mana investor jangka panjang akan rutin membeli saham dalam jumlah konstan, sehingga tak perlu peduli apakah harga sedang naik atau turun. Misalnya 10 lot tiap bulan. Karena rutin (kadang dapat harga mahal, kadang dapat harga murah), maka koleksi saham dalam portofolionya akan mencapai harga rata-rata yang tidak terlalu mahal, meski tak terlalu murah juga. 

Investor yang concern pada naik-turun harga biasanya trader jangka pendek atau berpegang pada analisis teknikal.

Aisha   1 Mar 2022

untuk saat ini, saham apa ya pak yang bagus? mohon infonya. terima kasih

Riyan Frimadhasa   19 May 2022

ada info, untuk trading saham adalah trading yang cocok untuk pemula, mengapa demikian? mohon penjelasan. trims

Enggar Sukmawati   19 May 2022

Ungkapan "trading saham adalah trading yang cocok untuk pemula" itu adalah karena risiko trading saham relatif lebih rendah daripada trading forex atau bahkan trading kripto.

Meskipun demikian, pemula sebenarnya sebaiknya jangan langsung terjun dalam aktivitas "trading" apa pun. Cobalah "simulasi trading" dulu, lalu menjajal aktivitas "investasi" dulu. Trading sejatinya lebih cocok untuk orang yang sudah memahami aset (baik itu saham, forex, ataupun kripto), dan bukan untuk orang awam.

Aisha   19 May 2022

Apakah investor jangka panjang justru akan beli saham perusahaan yang dipercaya ketika harganya benar-benar turun?

Fico   25 Feb 2022

Apakah trader sahan tidak bisa pasang harga yg tdk tercantum pada table price?

 

Fajril   9 Jun 2022

Trader saham bisa memasang harga yang belum  tercantum pada order book, asalkan sesuai dengan ketentuan fraksional dan auto rejection yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.

Ketentuan fraksional adalah pecahan pergerakan harga saham yang diizinkan untuk tiap kelompok harga saham. Aturannya terlihat pada tabel ini:

fraksi harga saham

Umpama kamu ingin beli saham UNVR yang harganya saat ini Rp4820, berarti harus pakai fraksi 10. Kamu bisa pasang harga 4830, 4840, 4850, dst. Tapi kamu tidak bisa pasang harga 4822, 4823, dan sejenisnya yang kenaikan/penurunan harganya tidak genap 10 dari harga saat ini.

Kalau kamu maksa pasang harga yang tidak sesuai dengan ketentuan fraksional, maka kamu orderanmu akan otomatis ditolak oleh platform.

Sedangkan ketentuan auto rejection adalah persentase kenaikan/penurunan harian maksimal untuk setiap kelompok saham di BEI. Contohnya: UNVR masuk kelompok harga Rp200-5000, sehingga batas auto reject atas 25% dan auto reject bawah 7%. Itu berarti, kenaikan harga harian maksimal 25% dan penurunan harga maksimal 7%. Kalau kamu pasang harga melampaui batas maksimal, orderanmu akan otomatis ditolak oleh platform.

Ada beberapa kelompok saham untuk ketentuan auto rejection, dan persentasenya bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan BEI.

Aisha   10 Jun 2022

Candlestick dan laporan keuangan perusahaan adalah dua hal yang sangat berbeda. Jadi, tidak mungkin memahami candlestick dengan melihat laporan perusahaan.

Candlestick menunjukkan pergerakan harga saham suatu perusahaan. Perubahannya berdasarkan supply dan demand atas saham tersebut di pasar modal. Kita menggunakan candlestick dalam rangka analisis teknikal untuk menemukan titik beli dan jual yang potensial.

Laporan perusahaan menunjukkan kinerja keuangan perusahaan tersebut, seperti berapa banyak penjualannya, beban usahanya, labanya, ekuitasnya, utangnya, dll. Perubahannya berdasarkan performa perusahaan tersebut secara riil. Kita menggunakan laporan perusahaan dalam rangka analisis fundamental untuk mengetahui apakah perusahaan dalam kondisi sehat? apakah perusahaan mampu menghasilkan laba secara konsisten? apakah perusahaan mampu melunasi utang-utangnya?

Aisha   17 Jun 2022

Dalam pembelian saham, apakah ada minimal (slot) pembeliannya?

Kasim   14 Jul 2022

Ya, ada. Minimal pembelian saham adalah 1 lot (100 lembar saham).

Aisha   18 Jul 2022

Istilah bottom reversal dalam trading saham itu sebenarnya gimana sih kak maksutnya?

Dedes   18 Jul 2022

Bottom Reversal adalah pembalikan tren harga dari menurun menjadi naik. Contoh Bottom Reversal bisa dilihat pada grafik harga saham TLKM berikut ini:

bottom reversal TLKM

Aisha   19 Jul 2022

Kak mau tanya, huruf e hijau, d biru, e merah...seperti yang ada di gambar itu apa ya kak?

Wildan   25 Jul 2022

e = earnings & revenue, yaitu laporan pendapatan terbaru

Jika berwarna merah, berarti lebih rendah dari estimasi konsensus. Jika berwarna hijau, berarti lebih besar dari estimasi.

d = dividen.

Tanda ini menunjukkan perusahaan membagikan dividen pada tanggal tersebut.

Aisha   26 Jul 2022

Ketika ekonomi AS mengalami resesi, apa saham-saham di Indonesia juga terkena dampaknya?

Rozik   2 Aug 2022

Dampak kondisi global pada saham lokal itu tergantung pada banyak hal, antara lain:

  • Bisnis apa yang dijalankan oleh emiten?
  • Apakah penjualan emiten didominasi oleh segmen domestik atau mancanegara?
  • Apakah pendapatan emiten didominasi rupiah atau valas?

Jadi, apakah ketika ekonomi AS resesi itu akan berdampak pada saham Indonesia? Jawabannya bisa berbeda-beda tergantung saham apa yang kamu maksud.

Aisha   3 Aug 2022

Oooo jadi begitu...

Saham Indonesia yang paling terkena dampaknya pada saat resesi di sektor apa ya kak? Mungkin agar saya dapat menghindarinya...makasih 

Rozik   4 Aug 2022

Sebagaimana telah dijelaskan di atas, jawabannya bisa berbeda-beda tergantung saham apa yang kamu maksud. Dampak resesi tidak bisa dipukul sama rata untuk semua saham atau bahkan satu sektor tertentu.

Untuk mengetahui dengan pasti, kamu harus membaca laporan keuangan dan menyelidiki fundamental perusahaan untuk mengetahui tiga faktor ini (sudah dicantumkan di atas juga):

  • Bisnis apa yang dijalankan oleh emiten?
  • Apakah penjualan emiten didominasi oleh segmen domestik atau mancanegara?
  • Apakah pendapatan emiten didominasi rupiah atau valas?

Mari ambil contoh perusahaan tambang. Ada perusahaan tambang yang sebagian besar barangnya dijual di dalam negeri, ada juga yang terutama mengekspor barangnya. Ada yang sebagian besar pendapatannya dalam valas, tapi ada juga yang cuma menerima rupiah. Padahal, semuanya sama-sama sektor tambang. Jadi, tiap saham itu berbeda-beda.

Aisha   5 Aug 2022

Kalau pertanyaannya dibalik: Kapan waktu terbaik untuk tidak membeli saham? Ada yang dapat jelaskan Kak?

Askar   22 Nov 2022

Banyak sekali waktu untuk tidak membeli saham. Beberapa contohnya antara lain:

  • Ketika kamu punya beban utang yang besar (utang melebihi nilai aset).
  • Ketika kamu belum punya dana darurat yang memadai (dana darurat minimal 3x pengeluaran bulanan).
  • Ketika kamu sedang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • Ketika kamu belum paham cara memilih (menganalisis) saham.
  • Ketika kamu terpengaruh euforia pasar atau bisikan influencer.

Dan masih sangat banyak lagi situasi ketika sebaiknya jangan membeli saham.

Jauh lebih mudah membuat daftar waktu terbaik untuk membeli saham daripada membuat daftar waktu yang buruk untuk membeli saham, karena jumlahnya jauh lebih sedikit.

Aisha   24 Nov 2022
 Miftahul Arrijal |  24 Jan 2022

Di grup ada yang menyebarkan informasi seperti ini:

Top Akumulasi Bandar :
BBHI, -3.3%
WOWS, 0%
ISAT, 0.4%
TRIN, 0.6%
UNTR, -0.4%

Top Distribusi Bandar :
PKPK, -4.2%
AMAR, -6.8%
MPPA, -6.9%
IPTV, -1.3%
BOSS, 4.3%

Apa itu akumulasi dan distribusi bandar? Kemudian bagaimana cara membaca data yang disajikan tersebut? Terima kasih

Lihat Reply [5]

Akumulasi Bandar: suatu periode ketika bandar membeli suatu saham secara berkala dalam periode tertentu, dengan tujuan untuk menaikkan harga saham dalam jangka waktu tertentu.

Distribusi Bandar: suatu periode ketika bandar menjual saham yang telah diakumulasinya.

Data tentang aksi bandar dulu tampil pada platform trading saham di bagian "Broker Summary". Tapi sekarang tidak ditampilkan secara real-time lagi karena ada perubahan kebijakan BEI. 

Berdasarkan info Anda, data di atas menampilkan akumulasi/distribusi bandar. Namun, kita kesulitan membaca apa pun dari data itu tanpa adanya informasi tentang periode waktu, nama bandar terkait, maupun pengetahuan tentang bagaimana data itu dihimpun.

Yang terutama menjadi pertanyaan: Bagaimana grup tersebut dapat menerima informasi akumulasi/distribusi bandar, sedangkan BEI sudah memblokir informasi ini? Apakah akurasinya terjamin? Apakah datanya menyeluruh untuk semua bandar atau dari salah satu bandar saja?

Apabila Anda termasuk member, sebaiknya tanyakan langsung saja pada admin.

Aisha   31 Jan 2022

Maaf kak, di konteks ini yang disebut sebagai bandar itu siapa kak? Saya masih kurang paham..

Miftahul Arrijal   31 Jan 2022

Dalam dunia saham, "bandar" itu pihak mana saja yang punya banyak saham hingga aksi mereka dapat mempengaruhi harga. "Bandar" itu bisa individu, perusahaan emiten yang menerbitkan saham itu sendiri, pemerintah, ataupun perusahaan sekuritas (broker) dan pihak-pihak lain.

Tapi istilah "akumulasi dan distribusi bandar" biasanya mengacu pada tindakan para broker (perusahaan-perusahaan sekuritas) membeli dan menjual saham untuk mempengaruhi pergerakan harganya di pasar.

Aisha   1 Feb 2022

makasih banget kak infonya,....

Btw, kakak adalah trader saham apa investor saham?

Miftahul Arrijal   2 Feb 2022

Saya investor :)

Aisha   3 Feb 2022
 

Komentar @inbizia

Reksadana memang jadi salah satu cara berinvestasi yang simpel dan murah. Bahkan, semua orang bisa menyisihkan uangnya agar tiap bulan bisa memperbaharui portfolionya. Tapi, tolong diingat ya teman-teman, kalau dalam berinvestasi apapun, jangan menggunakan uang dapur. Istilahnya, pastikan dulu uang yang digunakan itu benar-benar uang yang sudah tidak terpakai dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukan apa-apa, kayak yang dibilang mimin di artikel di atas, kita harus siap dengan risiko-risiko yang kemungkinan akan timbul. Bukan hanya siap dapat cuan berkali-kali lipatnya. Tapi siap juga untuk teliti, smart, dan tahu bidang apa yang kita masuki tersebut. Jadi, harus mau belajar banyak agar dapat meminimalkan risiko-risiko yang mungkin akan terjadi. Yang lebih ditekankan lagi; kita juga harus mengenal diri kita sendiri, sebagai tipe investor yang mana. Risk taker, risk averse atau moderat. Kalau kita agresif (risk taker) dalam mengejar cuan tanamkan prinsip: siap kaya dari reksadana, berarti harus siap miskin juga dari ini. Kalau yang moderat, biasanya memilih reksadana jenis campuran. Biasanya jenis investor ini paham kalau investasi reksadana bisa bergerak naik dan turun. Ini tipe yang berjaga-jaga kalau pasar sedang turun, setidaknya ada jenis lain yang mendapatkan pasar naik. Jadi meskipun keuntungannya nggak drastis banget gitu, tetap ada cuannya bos. Nah, tapi yang ane bingung nih yang tipe konservatif alias main aman gini, dapat keuntungannya biasanya dalam jangka waktu lama, apa bisa juga dalam jangka dekat dapat keuntungan yang tinggi?
 Doni |  16 Nov 2022
Halaman: Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula Mulai Dari Nol
Apa yang saya tangkap dari artikel ini adalah perbedaan penggunaan token dengan tujuan yang berbeda. Utility token lebih fokus kepada cara penggunaan dan spending token. Jadi berkaitan dengan transaksi antarpengguna dan membentuk sebuah sistem blockchain. Sedangkan security token dibuat untuk kepentingan investasi sebuah perusahaan atau investor. Jadi sebagai tanda/sertifikat kepemilikan saham suatu perusahaan. Investor yang dapat security token akan mendapatkan saham/dividen. Kalau dibilang mana yang lebih baik mungkin kembali lagi ke kegunaan dan tujuannya. Utiliy token dibuat untuk transaksi, sedangkan security token sebagai tanda aset/saham.
 Joni |  20 Nov 2022
Halaman: Apa Perbedaan Utility Dan Security Token
Fan token secara basic seperti kita memegang saham dari sebuah klub sepakbola. Saya seorang fans barca dan tentu kalau pengambilan keputusan klub, pemilihan presiden, dan laporan keuangan adalah hal yang lumrah di Barcelona. Dengan adanya fan token, otomatis bisa dikatakan kita bisa jadi socio dimana terlibat langsung terkait dengan masa depan klub. Patut dibeli nih fan token, bukan hanya soal merchandising atau benda fisik lainnya. Tapi juga bagaimana klub dan fans tetap dalam satu sinergi yang sama dalam membangun klub. Perlu diingat juga dalam sistem Barcelona, pemilihan presiden klub mirip dengan pemilu jadi Barcelona pasti membuat fan token ini juga. Selain menggalang dana untuk keuangan klub, akan menarik juga buat fans dan investor bisa terlibat langsung dengan klubnya. Menurutku ini wajib banget untuk fans garis keras nih yang suka kritik klub bisa langsung terlibat
 Lionel Messi |  20 Nov 2022
Halaman: Mengenal Fan Token Dan Cara Kerjanya
Dari artikel ini bisa disimpulkan perbedaannya agak mencolok antara trader dan investor meskipun keduanya sering ditemukan di pasar keuangan. Jadi investor lebih fokus membangun aset dalam jangka waktu yang panjang. Jadi sebelum menanamkan modal, mereka sangat membutuhkan konfirmasi fundamental yang baik dulu. Biasanya bertahun-tahun baru mulai ada hasil. Sedsngkan trader lebih ke taking profit dalam jangka waktu pendek baik dalam waktu per menit hingga per minggu atau per bulan. Karena setiap selisih harga per menit pun bisa datangin profit dengan memanfaatkan pasar yang lebih fluktuatif Dari sini saya bisa ambil kesimpulan kalau trading lebih beresiko karena cenderung taking profit di pasar yang fluktuatif sedangkan investor memiliki resiko yang lebih rendah karena cenderung memilih pasar yang relatif lebih tenang.
 John |  20 Nov 2022
Halaman: Perbedaan Investasi Dan Trading Yang Wajib Anda Tahu
Menurut saya kripto saat ini memang kebanyakan adalah fenomena bubble, terlepas dari mungkin ada beberapa kripto yang akan bertahan. Kripto lainnya sepertinya harga akan sangat bergantung pada spekulasi pasar. Maksud saya begini, seperti contoh Elon Musk ketika akan menerima bitcoin dan kemudian setelah itu ternyata melepas bitcoin. Harga dari naik langsung anjlok. Ini seperti menandakan bahwa sebenarnya masyarakat secara luas belum percaya dengan kripto. Disatu sisi yang dirugikan ya para investor yang follow the trend. Sudah banyak kripto yang cukup memiliki nama baik seperti Luna dan FTX yang sudah ga ada nilainya lagi padahal diawal kemunculan mereka, nilai kripto mereka lumayan tinggi. Terlepas dari itu semua, rasanya harus benar-benar perhatiin dan mengenal kripto yang akan diinvestasikan
 Rioyanto |  24 Nov 2022
Halaman: Bahaya Bubble Crypto Untuk Investor Pemula
ICO bisa dikatakan sebagai langkah awal untuk kripto koin dikenalkan. Kalau dibaca-baca ICO ini mirip ga sih dengan sahamnya IPO. Jadi udah kayak resmi melantai di bursa kripto, tapi ternyata rata-rata gagal. Saya rasa juga bukan hanya dari sisi ROI yang kegedean juga. Kayak artikel ini bahas, kalau koin kripto yang ditawarkan hanya koin yang digunakan di komunitasnya aja. Jadi ga bisa dijadikan patokan pembayaran di platform lain sehingga nilai ekonomi nya terbatas sekali. Jangankan kripto koin, koin luar negeri yang nilainya sen aja kalau dipakai Indonesia akan jarang ada yang terima lho.
 Bruno |  29 Nov 2022
Halaman: Mengapa Sebagian Besar Ico Gagal
Saham Untung
Kode Saham Last Change  
STAR 9 150IDR%
MEGA 5 5750IDR%
MCAS 4 9175IDR%
BBYB 9 800IDR%
MARI 6 143IDR%
PNLF 4 488IDR%
AYLS 30 87IDR%
SFAN 7 1960IDR%
AGRO 5 500IDR%
BABP 4 115IDR%

Kamus Forex

Investor

Sebutan untuk sekelompok orang yang menempatkan dananya dalam instrumen investasi jangka panjang seperti real estate (properti), industri skala besar maupun kecil, atau berinvestasi di pasar keuangan untuk ditahan dalam jangka panjang (di atas 3 tahun).

Indeks Saham

Indikator yang menggambarkan performa pasar saham pada periode tertentu. Dengan adanya indeks, tren harga saham saat ini dapat dipantau. Kenaikan sebagian besar harga saham yang tergabung dalam suatu indeks bisa mendongkrak nilai indeks tersebut.

Saham

Surat berharga yang mewakili kepemilikan atas ekuitas suatu perusahaan. Saham dapat diperjualbelikan secara langsung antara penjual dan pembeli maupun di bursa efek. Seorang pemilik saham dapat memperoleh imbal hasil berupa Dividen dan Capital Gain.


Komentar[5]    
  Iyan M   |   21 Sep 2021

untuk mengetahui semua jenis indeks saham dimana ya..

  Puan F   |   21 Sep 2021

bisa dilihat di idx gan..

  Gilang L.   |   15 Jun 2022

Apakah ada indeks saham yang perlu dihindari?

  Melvin Adidaya   |   16 Nov 2022

Habis baca-baca, aku baru tahu kalau ada yang namanya Jakarta Islamic Index. Prinsip kinerjanya itu bagaimana ya? Aku sih yakin, untuk mereka-mereka yang kurang percaya dengan status pasar saham, akan lebih memilih Jakarta Islamic Index sebagai pilihannya. Tapi kayak jadi pengen tahu, cara penerapannya apa sama seperti indeks saham lainnya? Sisi syariah-nya di mana? Apa secara keseluruhan menerapkan aturan Islam dalam mengerjakan semua yang ada di dalamnya, apa hanya sebagian saja yang diterapkan? Terus, kalau dalam bayangan saya, neraca utang saham di Jakarta Islamic Index mungkin lebih terpelihara ya? Dalam arti karena mereka punya syarat yang ketat soal utang (kalau memang mengikuti aturan syariah/Islam, ya) jadi sepertinya efeknya jadinya stabilitasnya jadi lebih aman nggak sih?

Ada agan-agan yang bisa menjelaskan? Oh ya, sama tentang saham-saham yang tergabung di dalamnya, apa aja? Makasih gan.

  Aisha   |   25 Nov 2022

Jakarta Islamic Index merupakan 30 saham syariah paling likuid. Saham syariah itu sendiri bersumber dari Daftar Efek Syariah (DES) yang disusun melalui kerjasama otoritas bursa dengan MUI, kemudian ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Otoritas akan memeriksa operasional dan kinerja emiten secara berkala untuk menentukan apakah mereka masih memenuhi syarat untuk dikategorikan sebagai Efek Syariah atau tidak. Hasilnya akan dipublikasikan dalam DES setiap bulan Mei dan November.

Apa saja kriteria saham syariah? Kriteria saham syariah terkini dapat dibaca pada situs IDX atau OJK. Per 25 November 2022, syaratnya antara lain:

  • Emiten tidak melakukan kegiatan usaha perjudian; perdagangan yang dilarang menurut syariah; jasa keuangan ribawi; jual beli risiko yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir), seperti asuransi konvensional; memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan, dan/atau menyediakan barang haram atau merusak moral; melakukan transaksi yang mengandung unsur suap (risywah).
  • Emiten memenuhi rasio-rasio keuangan antara lain: total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45%; total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10%.

DES selalu diperbarui. Demikian pula dengan Jakarta Islamic Index yang merupakan 30 saham syariah paling likuid.

Daftar saham dalam Jakarta Islamic Index per 25 November 2022 adalah sebagai berikut:

ADRO
ANTM
BRIS
BRPT
CPIN
EMTK
ERAA
EXCL
HRUM
ICBP
INCO
INDF
INKP
INTP
ITMG
JPFA
KLBF
MDKA
MIKA
MNCN
PGAS
PTBA
SCMA
SMGR
TINS
TLKM
TPIA
UNTR
UNVR
WIKA

Namun, kembali lagi, ingat bahwa isi daftar ini dapat berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan situasi pasar dan pembaruan DES.