Kapan Waktu Terbaik Investasi Reksadana?

Jujun Kurniawan 20 Jul 2020 586
Dibaca Normal 4 Menit

Banyak yang menyadari bahwa menabung dan investasi itu penting untuk dilakukan. Pertanyaannya, kapan waktu terbaik untuk mulai investasi?



Mungkin kita sudah menyadari betapa pentingnya berinvestasi untuk keperluan masa depan, karena investasi bukanlah sekedar menabung. Akan tetapi kita masih bingung kapan waktu yang tepat untuk melakukan investasi.

Karena kurangnya informasi, banyak orang-orang yang mengira bahwa investasi dilakukan ketika kita sudah mempunyai uang yang melimpah. Namun, definisi memiliki uang cukup banyak malah membuat kita semakin bingung karena itu mungkin membutuhkan waktu 3 tahun, 5 tahun atau 10 tahun lagi. Lalu instrumen apa yang sebaiknya dicoba?

waktu untuk investasi reksadana

 

Reksadana, Solusi Untuk Investasi Dengan Modal Terjangkau

Reksadana adalah kumpulan dana masyarakat pemodal (investor) yang dikelola oleh manajer investasi untuk dimasukkan ke dalam beberapa instrumen investasi seperti obligasi, saham, atau deposito. Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Jadi, kapankah waktu yang tepat untuk investasi Reksadana?

Maka jawabannya, waktu yang tepat untuk memulai berinvestasi itu adalah dilakukan sejak sedini mungkin agar kita berpeluang mendapatkan hasil yang maksimal. Jadi, jika kalian sekarang belum melakukan investasi maka sekaranglah saat yang tepat kalian berinvestasi.

investasi reksadana pendapatan tetap

(Baca Juga: Panduan Reksadana Syariah Mulai Dari 100 Ribu)



Agar lebih memahaminya, mari kita gunakan ilustrasi seperti ini: Ada 3 orang bernama Ajeng, Bebi, dan Cika. Mereka bersahabat dan bersekolah bersama sejak SD sampai dengan lulus S1.

Pada tahun akhir 2019 lalu mereka lulus kuliah S1 dan pertengahan tahun 2020 telah bekerja. Dari ketiga orang tersebut Ajeng dan Bebi selalu menghabiskan uang gajinya untuk keperluan hidup dan menghamburkan sisanya untuk bersenang-senang. Namun, Cika setiap mendapatkan uang gajinya ia menyisihkan sebagian uangnya untuk berinvestasi di reksadana.

Cika setiap bulannya rutin menyisihkan Rp 100.000 untuk berinvestasi di reksadana, dan reksadana pilihannya adalah reksadana pendapatan tetap, yang mayoritas portofolionya adalah efek surat utang.

Berdasarkan data marketplace Bareksa, Top 5 reksadana pendapatan tetap bisa mencatatkan imbal hasil atau return rata rata 22.8 persen dalam tiga tahun terakhir (15 juli 2020). Berarti pertahun rata-rata top 5 reksadana pendapatan tetap tersebut memberikan return sebesar 7.6 persen per tahun.

 

Tabel Top 5 Reksadana Pendapatan Tetap Bareksa

tabel investasi reksadana

Per 15 Juli 2020, sumber: Bareksa.com

Ajeng akan memulai investasi pada tahun 2022, dengan jumlah modal yang sama yaitu Rp100,000 per bulan, Ajeng juga membeli reksadana pendapatan tetap dengan asumsi return yang sama 7.6 persen per tahun. Sedangkan Bebi baru akan mulai berinvestasi pada 2024. Dia juga ingin membeli reksadana pendapatan tetap tetapi dengan jumlah modal yang lebih besar, yaitu Rp200.000 per bulan.

 

Lalu, bagaimana hasilnya setelah 6 tahun mendatang?



Berdasarkan simulasi return diatas asumsi perkiraan investasi di reksadana pendapatan tetap:

  • Hasil investasi Cika pada Juli 2026 mencapai Rp 9,3 jutaan.
  • Hasil investasi Ajeng mencapai Rp 6,8 jutaan per Juli 2026
  • Pada saat yang sama nilai investasi Bebi yaitu mencapai Rp 5,4 jutaan.

Dilihat dari hasil simulasi diatas, kita dapat simpulkan bahwa semakin awal kita memulai investasi maka potensi keuntungan yang didapat pun akan semakin besar meskipun modalnya kecil, dibandingkan dengan modal besar namun waktu investasinya pendek.

biaya investasi reksadana

(Baca Juga: Sebelum Investasi Reksadana, Kenali Biayanya!)

Investasi dapat digambarkan seperti pohon, semakin lama semakin tumbuh besar dan merkembang selama kita bisa merawatnya dengan baik. Soo, sebelum semakin terlambat, waktu yang tepat untuk berinvestasi adalah sekarang, agar kita mendapatkan hasil yang maksimal dari investasi yang kita lakukan tersebut.

Berinvestasi lewat reksadana merupakan salah satu solusi untuk mengembangkan uang yang kita punya. Selain berinvestasi, kita juga bisa mulai mencoba trading jika menginginkan hasil yang lebih besar. Perlu diingat, potensi return besar juga mengandung risiko yang besar. Agar tidak salah langkah, pelajari dulu langkah-langkah belajar trading yang benar. 

Forum

Adam (25 May 2016)

Selamat Siang Master, Di Forum tanya jawab ini sy mengetahui bahwa yg biasa digunakn oleh profesional trader utk teknik analisa yaitu Kombinasi Moving Average dan Fibonacci Retracement. Mohon petunjuk setingan umum yg bagaimana utk Moving Average yg bisa dikombinasikan dgn Fibonacci Retracement, mhn...

Selengkapnya...

Kalkulator KPR

Kirim Komentar/Reply Baru


Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Nandini   11 May 2021   75  
Cara Mengetahui Koreksi Atau Pembalikan Trend
Bagaimana cara mengetahui harga hanya koreksi atau benar-benar terjadi pembalikan trend?

Agung 25 Apr 2016

Reply:

Basir (28 Apr 2016 07:20)

Untuk Agung..

Contoh dari koreksi adalah ketika harga  mengalami trend naik. mundur sebentar. terus lanjut naik. begitupun sebaliknya. Sebuah mata uang terkoreksi bisa dilihat ketika sedang naik naiknya kemudian berhenti, melemah sebentar dan lalu melanjutkan trennya kembali. Secara teknikal bisa dilihat  dengan pola stochastic oscillator. namun tentunya dalam hal ini harus selaras dengan TF yang di gunakan.

Untuk mengetahui pembalikan trend, bisa digolongkan sebagai pola pembalikan arah (reversal pattern), ditandai dengan adanya pola  yang mulai melemah dan kesulitan untuk melanjutkan trend. Pola bullish reversal contohnya, atau pembalikan arah naik, memerlukan adanya trend turun yang terjadi sebelumnya. Sebaliknya untuk bearish reversal, atau pembalikan arah turun, memerlukan adanya trend naik sebelumnya.

Thanks.

Helmi (28 Apr 2016 08:30)

Pagi master..

bagaimana cara baca pola stochastic oscillator untk mengenali koreksi?

Basir (28 Apr 2016 09:00)

Untuk Helmi..

Untuk hal ini perlu mengetahui cara kerja dari indikator tersebut. Sebagaimana diketahui, Stochastic memiliki skala antara 0 sampai 100 dan memiliki dua baris, yaitu: %K untuk fast line dan %D untuk slow line. Ada beberapa cara membaca pergerakan stochastic dari mulai melihat garis yang saling melintang, membandingkan pergerakan stochastic dengan pergerakan harga, dan dengan melihat garis overbought/oversold.

Level overbought dan oversold pada stochastic oscillator dapat diterapkan dengan angka yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing trader. Namun yang banyak digunakan secara luas adalah level 80 keatas untuk overbought dan level 20 kebawah untuk oversold.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa stochastic berfungsi untuk melihat adanya perubahan momentum pada pergerakan harga, yang biasanya menjadi awal dari peralihan sebuah trend.

• Apabila garis-garis stochastic %K dan %D saling menyilang (cross), maka ini menunjukan bahwa sedang terjadi perubahan momentum arah trend. (Posisi "crossing" ini bisa juga digunakan sebagai indikasi entry dan exit transaksi.)

• Apabila stochastic melewati batas level 80, itu menunjukan bahwa harga sedang berada di overbought. Begitu juga sebaliknya apabila stochastic melewati batas level 20, berarti harga sedang berada di oversold.

• Apabila stochastic tetap berada diatas level 80, maka itu menunjukan sedang terjadi uptrend. Begitu juga sebaliknya, jika stochastic tetap di bawah level 20, berarti sedang terjadi downtrend.

Jika stochastic keluar dari level 80 dan menuju ke bawah, hal itu menunjukan bahwa sedang terjadi koreksi dan terjadi perubahan momentum dan mungkin bisa membentuk downtrend. Begitu pula sebaliknya.

Dengan membaca sinyal yang diberikan dari indikator stochastic, setidaknya anda dapat melihat harga yang sedang berada di high atau low. Pergerakan yang diperlihatkan didalam stochastic dapat anda pergunakan ketika memasuki pasar ataupun keluar pasar.

Thanks.

Helmi (28 Apr 2016 15:19)

Makasih master atas jawabannya..

satu lagi nih, itu garis stochastic yang dipakai acuan keluar level 80 dan menandakan koreksi, garis yang manakah? %k atau %d? thanks

Basir (01 May 2016 21:54)

Untuk Helmi..

Antara %k dan %d, hampir berdekatan. Keduanya bisa di jadikan acuan dengan tetap berhati-hati.

Thanks.

Mulai Kapan Sebaiknya Mempersiapkan Dana Pensiun?
Mulai Kapan Sebaiknya Mempersiapkan Dana Pensiun?
Linlindua   26 Apr 2021   149  
Tips Agar Deposito Bisa Jadi Investasi Masa Depan
Tips Agar Deposito Bisa Jadi Investasi Masa Depan
Wahyudi   23 Dec 2020   669  
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jujun Kurniawan   21 Dec 2020   991  
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Jujun Kurniawan   4 Dec 2020   1361  
Cara Cerdas Mengatur Keuangan Rumah Tangga Ala Wanita Karier
Cara Cerdas Mengatur Keuangan Rumah Tangga Ala Wanita Karier
Febrian Surya   27 Nov 2020   612  
Strategi Trading Untuk Mengembangkan Akun Kecil
Strategi Trading Untuk Mengembangkan Akun Kecil
Jujun Kurniawan   13 Nov 2020   1338  
Strategi Trading Paling Cocok Untuk Part Time Trader
Strategi Trading Paling Cocok Untuk Part Time Trader
Jujun Kurniawan   10 Nov 2020   884  
Kiat Bisnis Online Saat New Normal
Kiat Bisnis Online Saat New Normal
Wahyudi   22 Oct 2020   425  
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
Febrian Surya   29 Sep 2020   1225