Kelebihan dan Kekurangan Indodax untuk Trader Kripto

Damar Putra 8 Jul 2022
Dibaca Normal 6 Menit
kripto > platform >   #indodax   #trader-kripto
Sebelum memilih Indodax sebagai platform trading kripto, alangkah baiknya jika trader juga memahami kelebihan dan kekurangan exchange ini. Apa saja itu?

Berbicara soal perdagangan aset kripto di Indonesia, mungkin trader sudah tidak asing lagi dengan nama Indodax yang merupakan salah satu platform exchange lokal terbesar hingga saat ini. Layanan utama dari exchange ini menyediakan platform jual beli aset kripto secara real-time. Indodax disebut sebagai pelopor exchange lokal karena memang menjadi penyedia layanan jual beli mata uang kripto pertama di Indonesia.

Mengenai legalitas, tentu saja Indodax sudah memenuhi kriteria izin beroperasi dari BAPPEBTI dengan nomor lisensi 331/BAPPEBTI.4/PENG/04/202. Dengan demikian, status Indodax dapat dipastikan sebagai exchange resmi di Indonesia. Lantas yang menjadi pertanyaan, apa kelebihan serta kekurangan dari exchange ini?

Nah, pada kesempatan kali ini, penulis akan mengulas lengkap kelebihan dan kekurangan Indodax yang perlu trader kripto perhatikan. Apa saja itu?

kelebihan dan kekurangan Indodax

 

Sejarah Singkat Exchange Indodax

Sebelum membahas seputar kelebihan dan kekurangan Indodax, alangkah baiknya jika trader juga mengetahui latar belakang dan sejarah dari exchange ini. PT Indodax Nasional Indonesia atau familiar dengan sebutan Indodax pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 oleh Oscar Darmawan dan William Sutanto. Pada awal peluncurannya, nama perusahaan ini adalah Bitcoin.co.id atau Bitcoin Indonesia. Namun pada tahun 2018, perusahaan ini secara resmi mengganti namanya menjadi Indodax atau Indonesia Digital Asset Exchange.

Telah beroperasi selama 8 tahun, Indodax kini adalah salah satu exchange terbaik di Indonesia dengan 5 juta pengguna. Saat ini, Indodax telah menyediakan lebih dari 160 jenis aset kripto yang siap diperjualbelikan. Tercatat, volume trading dari Indodax mencapai 3 triliun dengan pengunjung aktif sekitar 10 juta per bulannya.

Baca Juga: Panduan Cara Kirim USDT Dari Indodax

 

Kelebihan dan Kekurangan Indodax

Sebagai trader, pemilihan platform trading kripto menjadi sangat krusial. Dengan platform trading yang tepat, aktivitas trading akan jauh lebih mudah dan menguntungkan. Namun, perlu diketahui bahwa setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan platform Indodax yang perlu trader pertimbangkan:

 

Kelebihan Exchange Indodax

  • Menyajikan data pasar secara real-time dan lengkap

Indodax memiliki data pasar yang ditampilkan di halaman Market. Di sini, trader bisa melihat harga terkini dari tiap-tiap pair trading yang disediakan Indodax. Sehingga dalam hal ini, trader dapat memanfaatkan data real-time tersebut untuk dianalisa dan dijadikan sebagai landasan untuk entry posisi. 

  • Dapat diakses melalui web dan aplikasi mobile

Indodax dikenal memiliki web dengan user interface sederhana sehingga sangat mudah digunakan untuk pemula. Kabar baiknya, platform Indodax juga dapat diakses melalui web browser ataupun dengan menginstall aplikasi di smartphone. Hal ini bertujuan agar pengguna dapat dengan mudah mengakses Indodax di mana saja dan kapan saja. 

  • Tingkat keamanan sistem berlapis

Indodax memiliki kemanan sistem yang solid dan berlapis-lapis, salah satunya adalah dengan manambahkan keamanan multi-faktor (2FA). Pada intinya, sistem 2FA ini membuat setiap transaksi yang dilakukan pengguna di Indodax menjadi lebih aman dari serangan hacker. 

  • Menawarkan aset-aset kripto yang lebih lengkap

Dibandingkan dengan exchange lokal lainnya, Indodax menyediakan aset-aset kripto lebih lengkap. Tercatat, setidaknya Indodax menyediakan lebih dari 160 jenis aset kripto yang siap untuk diperjual-belikan. Jumlah koin listing tersebut akan terus bertambah seiring dengan berkembangnya exchange Indodax di masa mendatang. 

  • Terdaftar resmi di BAPPEBTI

Dari sisi legalitas, Indodax telah mengantongi lisensi BAPPEBTI dengan nomor 331/BAPPEBTI.4/PENG/04/202. Hal ini membuktikan keseriusan Indodax sebagai penyedia platform jual beli kripto terbesar di Indonesia, sekaligus memberikan jaminan keamanan aset kripto trader pada saat trading di Indodax. Selain itu, Indodax juga beroperasi di bawah pengawasan Kemendag, OJK, dan Kominfo RI.

  • Trader dapat melakukan deposit dengan aset kripto

Keunggulan lain yang didapat bila menggunakan exchange Indodax adalah trader dapat melakukan deposit dengan menggunakan aset kripto. Dengan kata lain, trader bisa langsung mentransfer kripto dari luar ke wallet Indodax. Hal ini sangat membantu mengurangi biaya konversi trading bila deposit menggunakan uang fiat.

  • Adanya fitur trading lengkap

Pergerakan pada pasar kripto terkenal sangat ekstrem. Demi meminilasir kerugian yang dialami para penggunanya, Indodax juga membekali platform tradingnya dengan fitur-fitur yang sangat bermanfaat, mulai dari stop order, stop loss, hingga take profit. Fitur-fitur tersebut akan sangat bermanfaat bagi trader yang tidak memiliki banyak waktu untuk selalu mengamati chart agar tidak ketinggalan momentum. 

  • Memiliki wallet kripto sendiri

Indodax mempermudah penggunanya dalam hal deposit yaitu dengan menyediakan wallet kripto yang dapat digunakan sebagai dompet kripto sementara sebelum aset diperdagangkan ke pasar Indodax. Alhasil, pengguna baru tidak perlu melakukan konversi ke rupiah saat ingin melakukan deposit ke akun Indodax. Sehingga, transaksi akan jauh lebih efisien dan mengurangin biaya trading yang tidak perlu. 

 

Kekurangan Exchange Indodax

  • Biaya trading cukup mahal dibandingkan exchange kompetitor di kelasnya. 
  • Mengirim Bitcoin ke wallet lain dikenakan biaya sebesar 0.0005 BTC.
  • Belum mendukung deposit dengan kartu kredit.
  • Belum tersedia fitur order OCO, sehingga pending order di dua sisi harus dibatalkan secara manual.
  • Belum mendukung fitur short selling.
  • Belum menyediakan perdagangan aset NFT.
  • Belum tersedia fitur staking kripto.
  • Hanya menyediakan rupiah sebagai mata uang fiat.
  • Tidak terdapat akun trading demo atau tutorial edukasi untuk pemula.

 

Cara Menjadi Trader Kripto di Indodax

Hampir sama seperti paltform exchange pada umumnya, untuk bisa mulai bertransaksi di Indodax, trader perlu melakukan registrasi terlebih dahulu. Namun, agar bisa menggunakan platform Indodax secara penuh, trader wajib melakukan KYC. Tahap KYC ini meliputi proses upload KTP/SIM/KITAS/Paspor, serta unggah foto diri. Di Indonesia, aturan KYC diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap semua perusahaan finansial untuk mencegah pencucian uang (Money Laundering).

Untuk menyelesaikan proses KYC, silahkan menuju menu profil dan lengkapi data diri. Biasanya, permintaan KYC akan muncul saat trader hendak melakukan transaksi jual beli kripto di Indodax. Setelah mengajukan pengunggahan, data-data trader akan ditinjau oleh tim Indodax. Biasanya, proses KYC ini memakan waktu maksimal 1x24 jam. Penerimaan serta penolakan KYC akan dikirimkan ke email. Setelah proses KYC selesai, akun Indodax trader sudah bisa digunakan untuk transaksi.

 

Jadi, Apakah Exchange Indodax Bagus?

Secara keseluruhan, Indodax pantas disebut sebagai salah satu exchange lokal terbaik saat ini. Ragam fitur menarik yang dihadirkan sangat berguna dan mempermudah aktivitas trading di exchange ini. Selain itu, Indodax juga sudah terjamin oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sehingga dapat dipastikan trading di platform ini sangat aman.

Namun, Indodax juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu disikapi dengan bijak, seperti belum tersedianya perdagangan aset NFT, staking kripto, short selling, dll. Jika, fitur-fitur tersebut menjadi krusial untuk trader, Indodax kurang direkomendasikan. Sebaliknya, jika trader mencari platform trading kripto yang mengunggulkan kemudahan serta keamanan, Indodax bisa jadi pilihan terbaik.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ryan |  2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman. 

Lihat Reply [10]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno   3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara   4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion   7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim   14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa   18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma   19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta   20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim   21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka   2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim   3 Aug 2022
 

Komentar @inbizia

Kita bisa mengirimnya ke wallet bursa seperti indodax dan triv, kemudian menukarkannya ke rupiah. Setelah itu, proses penarikan rupiah ke bank lokal bisa dilakukan. Namun perlu dicatat bahwa bursa Indonesia menerapkan prosedur KYC (verifikasi identitas) sehingga beberapa dokumen seperti KTP, SIM, buku tabungan, diperlukan untuk verifikasi. Thx
 Prasetyo |  27 Jun 2019
Halaman: Cara Mendapatkan Uang Dengan Bitcoin
Pedagang aset kripto yang terdaftar di Bappebti :
PT Indodax Nasional Indonesia (INDODAX)
PT Crypto Indonesia Berkat (TOKOCRYPTO)
PT Zipmex Exchange Indonesia (ZIPMEX)
PT Indonesia Digital Exchange (IDEX)
dll
 Irwan |  9 Dec 2021
Halaman: Mata Uang Kripto Asal Indonesia
Iya, udah. Tapi harganya nyungsep terus tuh. Kok bisa ya koin kayak gitu masuk ke Indodax? Jadi penasaran sama sistem review-nya Indodax buat listing koin-koin baru gini. Padahal kayak Asix itu, whitepaper-nya aja gak jelas. Masa whitepaper dijadiin ajang pamer diri sendiri sm keluarganya doi? Dan whitepaper gak berkualitas kayak gitu, masih bisa dilolosin Indodax...wkwkwkwk
 Yohana |  28 Apr 2022
Halaman: Review Exchange Kripto Indodax
nah ini aq dah pake sejak lama, sejak blm ada tuh bappebti bappebti an. dan nyatanya sejak 2015 sampe sekarang juga aman-aman aja. ini tandanya, indodax itu salah satu exchange yg jujur dan amanah sm kustomer. belum legal aja aman, apalagi sekarang pas udah legal. ya gak? hehehe
 Astuti |  28 Apr 2022
Halaman: Review Exchange Kripto Indodax
Di indodax ada slippage juga nggak ya? seperti di forex itu, kalau pending order kena slippage kan bisa dapat harga yang beda
 Arumi |  17 Jun 2022
Halaman: Cara Menggunakan Stop Order Indodax Untuk Trading Kripto
Definisi dari Slippage adalah kondisi ketika order yang kita buat tereksekusi pada harga berbeda dengan harga permintaan. Momen "kepleset" ini memang bisa sangat merugikan. Slippage ini bisa terjadi pada semua jenis aset, terutama ketika pasar sedang bergerak liat. Jadi, kita cuma bisa meminimalisir risikonya. Di Indodax, ada fitur OTC (over-the-counter) yang bisa meminimalisir slippage. Likuditasnya lebih tinggi, tapi perlu diingat juga, syarat minimal transaksinya cukup besar (1M).
 Intan |  21 Jun 2022
Halaman: Cara Menggunakan Stop Order Indodax Untuk Trading Kripto

Kirim Komentar Baru