Kelebihan Dan Kekurangan Kartu Kredit

Anna 4 Jun 2014
Dibaca Normal 5 Menit
bisnis > kredit >   #kartu-kredit   #kredit
Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dari kartu kredit karena kemudahannya. Tapi terlepas dari kelebihan itu, kartu kredit juga memiliki beberapa kekurangan tak terduga.

Kartu kredit saat ini selain berfungsi sebagai instrumen yang mempermudah sistem pembayaran juga merupakan bagian dari gaya hidup modern. Banyak orang yang walaupun pendapatannya masih berkisar di angka sekian juta saja, tetapi sudah merasa perlu memiliki kartu kredit agar dapat bebas membeli barang-barang secara mencicil. Tetapi tidak jarang juga orang yang mengantongi kartu kredit semata agar nampak sukses dan berpendapatan tinggi.

Namun sebenarnya, dalam pengaturan keuangan pribadi yang baik, kedua pertimbangan tersebut kurang tepat untuk digunakan sebagai dasar mengajukan aplikasi kartu kredit. Kebebasan untuk membeli barang yang dihadirkan oleh kartu kredit bisa membuat Anda tekor karena salah perhitungan; terlalu banyak membeli barang dengan kredit padahal pemasukan terbatas. Sedangkan memiliki kartu kredit karena gengsi akan mempertemukan Anda pada realita peribahasa 'gengsi itu mahal'.

Kartu Kredit(Baca juga: Bolehkah Punya Kartu Kredit Lebih Dari Satu?)

Kartu kredit memang menghadirkan kemudahan dan prestise, namun memiliki kartu kredit berarti Anda harus membayar iuran tahunan yang tidak sedikit, disamping juga bunga kredit yang akan dikenakan pada setiap pengeluaran Anda. Lalu, pertimbangan apa saja yang sebaiknya kita pikirkan sebelum mengajukan aplikasi kartu kredit? Pertama-tama tentu perlu kita tengok dulu kelebihan dan kekurangan kartu kredit.

 

Kelebihan Kartu Kredit

1. Bisa Menggunakan Dana Lebih Dari Yang Telah Dimiliki

Keunggulan utama kartu kredit adalah kemampuannya memberikan Anda pinjaman secara instan kapanpun dibutuhkan, bahkan walaupun pengeluaran itu nilainya lebih daripada dana yang Anda punya dalam rekening. Memiliki kartu kredit memberikan Anda kemampuan untuk meminjam uang dari bank kapanpun tanpa melalui proses approval yang memakan waktu. Namun demikian, keunggulan kartu kredit yang satu ini merupakan pedang bermata dua. Di satu sisi merupakan fasilitas, tetapi disisi lain merupakan godaan. Jika Anda memutuskan untuk memiliki kartu kredit, Anda harus berhati-hati agar jangan sampai 'besar pasak daripada tiang'. Jagalah pengeluaran Anda agar sebisa mungkin berada dalam batas-batas pemasukan bulanan.

 

2. Mempermudah Transaksi Online dan Offline

Tak terelakkan lagi bahwa kartu kredit mempermudah transaksi jual beli baik online maupun offline. Jika Anda pergi berbelanja alat elektronik, misalnya, maka daripada membawa-bawa segepok uang ratusan ribu rupiah, akan jauh lebih praktis ketika Anda membawa selembar kartu saja. Apalagi di era internet saat ini, berbagai transaksi baik nasional maupun internasional bisa dilakukan via internet. Pembayaran transaksi online via kartu kredit jauh lebih banyak diterima, praktis, dan murah biayanya daripada transfer antar bank di belahan dunia yang berbeda.

 

3. Banyak Promosi Khusus Pengguna Kartu Kredit

Manfaat sampingan nomor satu kartu kredit adalah banyaknya promosi yang ditawarkan oleh setiap penerbit kartu kredit. Promo yang dihadirkan bisa berasal dari kerjasama dengan toko tertentu, diskon dan potongan harga insidental, iming-iming bunga rendah, dan lain sebagainya. Promo-promo ini bisa menjadi salah satu strategi penghematan bila toko langganan Anda bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit tertentu untuk selalu memberikan potongan harga.

 

Kekurangan Kartu Kredit

1. Biaya Besar Untuk Menarik Cash

Penggunaan kartu kredit menjadikan pembayaran transaksi lebih praktis, tetapi perlu dicatat bahwa kartu kredit sebaiknya tidak digunakan untuk menarik uang cash di ATM. Penarikan bisa dilakukan, tetapi umumnya dikenakan charge besar hingga sekitar 50 ribu Rupiah untuk setiap penarikan. Sangat direkomendasikan untuk menggunakan kartu kredit Anda hanya untuk membayar transaksi.

 

2. Bunga Kredit Dan Biaya Kartu Tinggi

Bunga kredit konsumsi terhitung sangat tinggi, lebih tinggi daripada bunga kredit karya. Persentase bunga ini seringkali luput dari perhitungan pengguna kartu kredit. Anda berbelanja sebesar 1 juta Rupiah, lalu hanya menghitung pengeluaran 1 juta Rupiah, padahal pengeluaran sesungguhnya adalah 1 Juta + bunga sekian persen. Itu pun belum memperhitungkan biaya iuran tahunan kartu kredit yang lebih tinggi daripada kartu debit/ATM biasa.

 

3. Kartu Kredit Rawan Pembobolan

Sudah banyak cerita pembobolan kartu kredit baik di Indonesia maupun di luar negeri. Pembobolan bisa menggunakan cara-cara tradisional seperti pemalsuan tanda tangan, juga bisa dengan cara canggih memanfaatkan teknologi. Kartu kredit di Indonesia kebanyakan masih dibuat menggunakan pita magnetik yang kurang terjamin keamanannya, berbeda dengan kartu kredit di Eropa yang kebanyakan sudah menggunakan micro chip. Begitu pun, kartu kredit masih tak terlindung dari serangan hacker yang menyasar sistem komputer Bank penerbit kartu kredit. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan kartu kredit, maka cermati laporan periodik yang berisi catatan transaksi Anda untuk memastikan bahwa pengeluaran yang terjadi sudah sesuai dengan transaksi yang Anda lakukan.

 

Rekomendasi

Selain kelebihan dan kekurangan kartu kredit tersebut, tentunya masih banyak kelebihan dan kekurangan lain yang mungkin akan Anda dengar dari penuturan rekan-rekan. Manfaat kartu kredit bagi setiap orang berbeda-beda tergantung pada seberapa besar kebutuhannya akan kartu kredit. Demikian pula, Bank penerbit kartu kredit juga telah menyediakan berbagai jenis kartu kredit yang memiliki persyaratan dan bunga kredit bervariasi sesuai kebutuhan Anda. Oleh karena itu, poin kedua yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengajukan aplikasi kartu kredit adalah tujuan penggunaan kartu tersebut.

Bagi pebisnis, ada kartu kredit yang berfungsi sebagai instrumen KTA yang tentunya akan sangat membantu operasional bisnisnya. Bagi yang akan bepergian ke luar negeri, kartu kredit dari bank-bank yang memiliki jaringan internasional merupakan pilihan yang lebih tepat. Sedangkan bagi ibu rumah tangga, kartu kredit yang menyediakan banyak promosi bulanan mungkin lebih tepat.

Jika aplikasi kartu kredit itu Anda ajukan atas dasar kebutuhan yang riil, maka bunga kredit besar akan jadi tidak masalah. Anda hanya perlu mengontrol pengeluaran dan membayar tagihan tepat waktu. Namun bila Anda ingin memiliki kartu kredit hanya demi gengsi atau agar bisa membeli gadget terbaru secara kredit, maka Anda harus bertanya pada diri sendiri, apakah biaya dan bunga kredit yang dibebankan setimpal dengan prestise yang akan didapatkan!?

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Besaran biaya tahunan pada kartu kredit berbeda untuk setiap jenis kartu, seperti classic, gold, platinum, dan seterusnya Semuanya tergantung pada bank penerbit kartu, umumnya semakin lengkap fitur kartu kredit dan semakin premium jenis kartu maka biaya tahunan akan semakin tinggi
 Lala Mc |  18 Oct 2021
Halaman: Kelebihan Dan Kekurangan Kartu Kredit
buat yang gajinya masih mepet, jangan sembarangan deh sama kartu kredit. apalagi skrg banyak yg promo gratis biaya 1 taun pertama. inget uy, taun-taun selanjutnya ada biaya tahunannya. mending nabung aja dulu deh, tahan keinginan daripada dikejar debt kolektor. hidup gak tenang buozzz
 Kang Komen |  7 Apr 2022
Halaman: Bolehkah Punya Kartu Kredit Lebih Dari Satu
Sebaiknya jangan memaksakan memakai Crypto Lending untuk hal konsumtif, karena besar jaminannya bisa mencapai dua kali lipat dari pinjamannya itu sendiri. Misalnya saja, Anda mau beli hape harga 4 juta, jika memakai Crypto Lending, harus menyiapkan jaminan berupa koin kripto senilai setidaknya 8 juta (belum termasuk fee dan admin). Karena itu, kalau tujuannya untuk hal mendadak dan konsumtif, lebih bijak jika pakai skema cicilan di aplikasi-aplikasi pinjaman online. Tapi ingat, gunakan dengan bertanggung jawab ya. Cek di sini: 11 Cicilan Tanpa Kartu Kredit Yang Terdaftar OJK
 Kurome |  26 Jul 2022
Halaman: Pro Kontra Pinjaman Kripto Yang Perlu Anda Tahu
Menurutku, kalau orangnya disiplin, menggunakan kartu kredit ini nggak apa-apa juga. Soalnya ada banyak rewards dan poin-poin yang bisa kita manfaatkan gitu buat keperluan sehari-hari. Masalahnya, kadang-kadang manusia nggak bisa menahan nafsunya, terutama dalam hal beli-beli barang konsumerisme gitu. Jadi, bablas aja beli sana dan beli sini padahal ngutang.Kartu kredit juga membantu banget kalau lagi emergensi. Pembayarannya mudah dan cepat. Kalau boleh kasih saran, karena kartu kredit itu kan ada biaya macam-macam, admin, tambahan, keanggotaan tahunan, sampai penalti kalau kita telat bayarnya, jadi kalau bisa apply kartu kredit pas lagi promo aja yang biasanya nggak membebankan biaya-biaya itu selama setahun. Nanti kalau udah mau habis masa keanggotaannya, ya di-cut juga kartu kreditnya. Tapi, ingat pemakaiannya harus bijak, disiplin dan nggak boleh ngaret bayar-bayar. Btw, mau nanya deh buat kalian yang tahu. Teman saya kan ada yang mau KPR. Orangnya nggak punya kartu kredit sama sekali. Tapi, dia ditolak justru karena nggak ada riwayat kreditnya sebelumnya. Pihak bank nggak bisa menilai apakah orang ini rutin membayar tagihan atau nggak ke depannya. Jadi, dianggap terlalu berisiko. Itu kenapa ya?
 Moh Ibrahim |  21 Nov 2022
Halaman: Kelebihan Dan Kekurangan Kartu Kredit
Halo, Kak, aku Lina, umurku 25 tahun. Aku mau bertanya boleh nggak Kak? Jadi, aku sama sekali nggak memiliki data kredit, karena aku nggak pernah punya kartu kredit dan nggak pernah melakukan pinjaman ke lembaga manapun. Lalu, baru-baru ini aku sedang lihat-lihat pameran properti, berupa apartemen. Nah, aku tertarik dengan salah satu unit. Namun, waktu bertanya sama petugasnya, katanya aku bukan kandidat yang bakal disetujui jika mau mengajukan KPA. Katanya justru karena aku nggak punya sejarah memiliki kartu kredit atau pembayaran kredit. Jadi, kalau aku punya utang dan aku bisa membayarnya per bulan tanpa denda atau bisa melunasi minimal pembayaran, itu artinya aku bagus dalam melakukan pembayaran utang. Namun justru karena aku nggak punya sejarah kredit atau apapun, jadi malah aku nggak termasuk yang bisa dipercaya, ini sama nggak sih artinya dengan aku di-black list? Makasih banyak
 Lina |  16 Jan 2023
Halaman: Kupas Tuntas Blacklist Bank Di Indonesia
Amanda: Memang sudah menjadi rahasia umum jika seorang ASN atau PNS memiliki kemudahan saat mengajukan permohonan kredit atau pinjaman ke bank. Apalagi jika instansi tempat bekerja PNS tersebut sudah memiliki kerja sama dengan bank tertentu. Misalnya bank MDR sudah bekerja sama dengan instansi PNS tersebut terkait masalah payroll atau pembayaran gaji. Nah, bank tersebut akan lebih mudah memberikan kredit atau pinjaman terhadap PNS di instansi itu. Bahkan biasanya pihak bank menawarkan pinjaman pada para PNS tersebut tanpa ada pengajuan pinjaman dari yang bersangkutan. Kenapa bisa begitu? Karena, pihak bank akan dengan mudah melakukan pemotongan secara langsung terhadap gaji PNS yang memiliki pinjaman. Jadi pihak bank akan diuntungkan karena sudah memiliki kepastian jika PNS tersebut tidak akan terlambat atau menunggak saat mencicil atau membayar cicilan pinjamannya. Selain itu pihak bank juga akan berpikir tidak akan mungkin seorang PNS melarikan diri meninggalkan pekerjaannya hanya karena pinjaman 10 atau 20 juta. Kemudian ada beberapa syarat dan ketentuan terkait jumlah kredit atau pinjaman yang diberikan bank untuk para ASN. Misalnya jumlah angsuran bulanan tidak melebihi 30 persen dari jumlah gaji PNS tersebut. Kemudian jangka waktu kredit juga diperhitungkan oleh bank, misalnya pinjaman harus lunas sebelum masa pensiun PNS tersebut. Selain itu ada syarat-syarat lainnya, yang mungkin lebih mudah dipenuhi oleh PNS daripada oleh orang yang berprofesi sebagai wiraswasta atau karyawan swasta. Itulah sebabnya kenapa para PNS lebih mudah mendapatkan kredit atau pinjaman dari bank. Itu saja penjelasan dari saya, semoga bermanfaat. Terima kasih.
 Suseno |  30 Jan 2023
Halaman: Syarat Kelayakan Untuk Mendapatkan Kredit Bank
Suku Bunga Kredit
BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 8.00% 8.25% 7.25%
BNI 8.00% 8.25% 7.25%
BCA 7.95% 8.20% 7.20%
Mandiri 8.00% 8.25% 7.25%
BTN 8.00% 8.25% 7.25%
OCBC NISP 8.25% 8.50% 8.00%
BTPN 6.17% 9.57% -
Danamon 8.25% 9.00% 8.00%
CIMB Niaga 8.00% 8.75% 7.25%
HSBC Indonesia 6.25% 8.75% 8.00%
Lihat Bank Lain

Komentar[6]    
  Amanda   |   18 Oct 2021

berapa besarnya biaya tahunan kartu kredit pada umumnya? apakah berbeda antar bank penerbit?

  Lala Mc   |   18 Oct 2021
Besaran biaya tahunan pada kartu kredit berbeda untuk setiap jenis kartu, seperti classic, gold, platinum, dan seterusnya Semuanya tergantung pada bank penerbit kartu, umumnya semakin lengkap fitur kartu kredit dan semakin premium jenis kartu maka biaya tahunan akan semakin tinggi
  Pragoyo   |   28 Apr 2022

lebih mending mana? kartu kredit atau paylater atau pinjol?

  Vian   |   22 Jun 2022

tergantung kebutuhan

  Moh Ibrahim   |   21 Nov 2022

Menurutku, kalau orangnya disiplin, menggunakan kartu kredit ini nggak apa-apa juga. Soalnya ada banyak rewards dan poin-poin yang bisa kita manfaatkan gitu buat keperluan sehari-hari. Masalahnya, kadang-kadang manusia nggak bisa menahan nafsunya, terutama dalam hal beli-beli barang konsumerisme gitu. Jadi, bablas aja beli sana dan beli sini padahal ngutang.Kartu kredit juga membantu banget kalau lagi emergensi. Pembayarannya mudah dan cepat.

Kalau boleh kasih saran, karena kartu kredit itu kan ada biaya macam-macam, admin, tambahan, keanggotaan tahunan, sampai penalti kalau kita telat bayarnya, jadi kalau bisa apply kartu kredit pas lagi promo aja yang biasanya nggak membebankan biaya-biaya itu selama setahun. Nanti kalau udah mau habis masa keanggotaannya, ya di-cut juga kartu kreditnya. Tapi, ingat pemakaiannya harus bijak, disiplin dan nggak boleh ngaret bayar-bayar.

Btw, mau nanya deh buat kalian yang tahu. Teman saya kan ada yang mau KPR. Orangnya nggak punya kartu kredit sama sekali. Tapi, dia ditolak justru karena nggak ada riwayat kreditnya sebelumnya. Pihak bank nggak bisa menilai apakah orang ini rutin membayar tagihan atau nggak ke depannya. Jadi, dianggap terlalu berisiko. Itu kenapa ya?

  Aisha   |   5 Dec 2022

Silakan konsultasikan langsung kepada pihak bank. Setiap bank bisa punya pertimbangan berbeda ketika menerima/menolak pengajuan KPR seseorang.