Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

SAM 23 Mar 2013 57844

Autotrading Robot atau yang sering disebut dengan istilah "Expert Advisor" (EA), adalah sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell ataupun buy di forex market. Robot Trading Forex (EA) disini bukan secara fisik. Tetapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa Anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri untuk Anda.

Bicara soal EA, tidak akan ada habisnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan trading manual. Supaya jelas pangkal dan ujungnya, yuk kita kupas apa saja sih keunggulan dan kelemahan Robot Trading.

 

Keunggulan Robot Trading Forex

Inilah beberapa keunggulan Robot Trading yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan ganti menggunakan EA:

a. Multi-tasking.

Robot Trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tadi jelas melampaui batas kemampuan manusia, tetapi mudah-mudah saja dilakukan EA. Namun, perlu diingat, tidak semua Robot Trading Forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatannya juga.

keunggulan robot trading forex

 

b. Tak terpengaruh emosi.

Dalam kondisi market apapun, Robot Trading Forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan Stop Loss dan Take Profit persis seperti rumusan programnya.

Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaliknya, cemas menghadapi harga yang tak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa jadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.

 

c. Aktif 24/7 non-stop.

Selama terkoneksi dengan VPS, Robot Trading Forex dapat bekerja sepanjang hari, non-stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, Robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market, kapanpun. Dengan kata lain, kalau Anda menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun Anda sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.

robot trading forex aktif 24/7

 

d. Performa trading dapat diuji.

Karena Robot selalu konsisten mengikuti standar pemogramannya, maka performa trading-nya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum Anda membeli Robot Trading Forex, pastikan dulu bahwa laporan kinerjanya baik.

Mau beli robot EA tapi pusing membuktikan performa-nya? Tak usah bingung-bingung, artikel ini akan memberikan Anda bukti performa nyata robot trading Forex dengan mudah dan sederhana.

 

e. Fitur-fitur baru terus diperbarui dan berkembang.

Seiring berkembangnya proses pengembangan Robot Trading Forex, semakin banyak fitur-fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting).

Supaya Anda dapat menikmati fitur-fitur tercanggih, cari developer robot trading Forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, Robot Trading akan selalu terbaharukan dengan fitur-fitur terbaru.

 

Kelemahan Robot Trading Forex

Tak ada gading tak retak, robot trading Forex pun memiliki kekurangan, antara lain:

a. Memakan biaya tambahan.

Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, Anda juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Dan percayalah, semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula biayanya. (Baca juga: Robot Trading Forex (EA) vs Manual)

 

b. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu.

Sewaktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tadi nama kerennya adalah news trading, dan biasanya dilakukan oleh para scalper. Namun, kegiatan tersebut resikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal; kalau lagi beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau buntung maka isi akun bisa ludes seketika.

Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya "cara berpikir" robot trading didesain secara linear (lurus notok, tidak neko-neko), sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.

 

c. Menuntut ketrampilan khusus untuk mengaturnya.

Eh, siapa bilang kalau sudah pakai Robot Trading Forex (EA) tidak perlu pengetahuan apa-apa soal trading? Justru karena proses trading berjalan full otomatis, maka di saat-saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, Anda adalah orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.

Karena alasan itu, disarankan untuk menggunakan Robot Trading Forex jika Anda memang sudah cukup berpengalaman trading dan memiliki ketajaman intuisi dalam mengetahui kapan kondisi market tak kondusif.

Kedua, Anda juga paling tidak harus mengerti mengenai istilah-istilah dalam IT dan penggunaan software untuk dapat meng-install dan merawat robot trading Forex. Hal tersebut perlu dipelajari agar robot EA tetap berjalan sesuai dengan prosedur.

 

d. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan Robot Trading Forex.

Sekali lagi, EA dapat mengirim puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan Robot Trading Forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tadi, bisa saja server broker mengalami lag atau bahkan freeze.

Untuk menghindari lag dan freeze server, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading Forex pada tipe akun atau pair tertentu. 

 

Secara keseluruhan, berikut adalah infografi yang merangkum kelebihan dan kekurangan robot trading forex dengan lebih menarik dan komprehensif:

Infografi Plus Minus Robot Trading

Terlepas dari kelemahan-kelemahan yang dimiliki robot trading forex, apakah Anda tetap ingin trading menggunakan EA? Simak juga artikel Cara Memilih Broker Yang Cocok Untuk EA Anda sebagai panduan tambahan.

Kirim Komentar/Reply Baru


Indikator Pendeteksi Price Action
apa ada indikator pendeteksi price action ?
price action slh 1 naked trading tp bisa tdk untuk dipakai trading dg indikator ?

Teo 9 Dec 2015

Reply:

Basir (10 Dec 2015 14:53)

Untuk Teo

Price action berarti pergerakan harga. Price action trading bisa diartikan trading dengan lebih mengandalkan pada pengamatan pergerakan harga itu sendiri. Dengan demikian keputusan untuk entry ataupun exit lebih didasarkan pada perubahan pola, bentuk atau setup formasi bar candlestick.

Trading dengan cara ini tidak menggunakan indikator teknikal yang dianggap lagging atau selalu ketinggalan terhadap perubahan harga pasar. Alat bantu teknikal hanya terbatas pada indikator moving average, garis-garis horisontal dan garis-garis level Fibonacci retracement untuk membantu menentukan arah trend dan level-level support maupun resistance.

Trader percaya bahwa perubahan sentimen pelaku pasar dalam periode waktu tertentu telah tercermin dalam pola, bentuk atau setup formasi candlestick. Price action tidak bisa digolongkan seratus persen dalam analisa teknikal karena sangat sedikit sekali menggunakan indikator teknikal.

Saya belum menemukan indikator pendeteksi price action, namun anda bisa menggunakan candle sebagai indikatornya.

Thanks.

Febrian Surya 597
Tokoh