Bagi kaum hawa, kebutuhan-kebutuhan untuk mempercantik diri seperti berbelanja peralatan make up sepertinya tidak bisa ditawar lagi. Saking pentingnya, biaya untuk berbelanja peralatan make up tersebut tampak sudah menjadi salah satu pos keuangan yang selalu dialokasikan setiap bulannya. Padahal, kegiatan berbelanja kebutuhan make up tersebut seringkali menguras isi dompet. Jika demikian, pasti hal ini akan berpengaruh terhadap kebutuhan finansial lainnya.

tips beli make up hemat untuk yang bergaji pas-pasan

Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, apakah biaya make up tersebut wajib dialokasikan? Sebetulnya, biaya make up termasuk dalam kebutuhan sekunder yang sebaiknya dimasukkan dalam alokasi 30% dari gaji bulanan. Namun, bukan berarti kamu dianjurkan untuk menghabiskan 30% dari gajimu buat peralatan make up saja. Sebab, kebutuhan sekunder kamu tentu terdiri dari banyak hal, mulai dari yang berkaitan dengan pakaian, hiburan, hingga keperluan bersosialisasi.

Oleh karenanya, biar hobi berbelanja peralatan make up kamu tidak menganggu kebutuhan finansial lainnya, kamu bisa menerapkan tips hemat beli make up berikut walaupun gajimu pas-pasan:

 

1. Beli Sesuai Kebutuhan Kulitmu

Kamu bisa membeli make up sesuai dengan kebutuhan, dan hanya yang jenisnya cocok dengan kondisi kulitmu. Sebab, jika make up yang kamu gunakan tidak cocok dengan kulitmu, kamu bisa mengalami iritasi yang tentunya sangat merugikan. Selain rugi secara fisik, kamu juga bisa membuang-buang uangmu jika membeli produk make up yang tidak cocok. Hal ini bisa disamakan seperti pemborosan.

beli sesuai dengan kebutuhan kulitmu

Untuk itu, sebelum kamu membeli sebuah produk make up baru, kamu bisa mencari tahu efek samping dari penggunaan make up tersebut, dan apakah make up yang ingin kamu beli cocok dengan kondisi kulitmu. Untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan produk sample yang bisa kamu temukan di e-commerce dan toko offline.

 

2. Beli Seperlunya

Keperluan make up memang menjadi kebutuhan kaum hawa, tapi janganlah beli produk make up secara sembarangan. Walaupun produk-produk make up sedang diskon, jangan langsung tergoda untuk membelinya. Pikirkan terlebih dahulu apakah produk-produk make up tersebut dibutuhkan memang kamu butuhkan atau tidak. Jika kamu nekat membelinya, maka ini bisa termasuk ke dalam belanja impulsif karena yang kamu beli tidak sesuai kebutuhan. Untuk menghindari belanja impulsif saat beli make up, kamu bisa membuat daftar produk make up apa saja yang perlu dibeli, sehingga biaya pengeluaran untuk kebutuhan make up dapat terencana dengan baik.

Selain itu, agar kamu tidak boros dalam penggunaan make up, kamu bisa memakai make up saat momen-momen tertentu saja seperti saat acara pernikahan, makan-makan, dll. Selebihnya, kamu tidak usah menggunakan make up yang terlalu banyak jika hanya untuk bekerja, apalagi saat menghabiskan waktumu di rumah. Selain karena tidak baik untuk keuanganmu, terlalu sering menggunakan make up bisa menyebabkan dampak yang sangat merugikan seperti wajah berminyak, infeksi kulit, merusak kulit, penuaan dini, infeksi mata, dan kanker kulit.

 

3. Riset Dengan Melakukan Perbandingan Harga

Salah satu faktor mengapa kamu selalu mendapatkan harga produk yang mahal adalah tidak melakukan riset terlebih dahulu. Saat ini, jika kamu ingin membeli produk make up, kamu bisa melakukan riset harga terlebih dahulu melalui beberapa e-commerce atau situs belanja online. Selain efektif, kamu tidak perlu capek-capek berkeliling dari toko ke toko untuk mendapatkan perbandingan harga make up. Namun demikian, kamu juga perlu selektif memilih seller yang kredibel. Jangan sampai tertipu barang palsu hanya karena kamu menginginkan produk make up dengan harga paling murah.

 

Hobi belanja di situs online? Kemudahan yang ditawarkan e-commerce memang menggiurkan, tapi juga bisa merugikan karena membuat kamu lebih mudah menghambur-hamburkan uang untuk membeli berbagai barang. Agar tak boros saat berselancar di situs belanja online, coba ikuti "Trik Ampuh Stop Overbudget Belanja Online".