Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex

Wiji Purnama 23 Dec 2016Dibaca Normal 6 Menit
forex>strategi>   #intraday   #kiat-sukses   #day-trading
Strategi day trading forex memungkinkan trader untuk meraih profit harian. Apa saja kiat sukses yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan strategi itu?

Ada banyak cara meraih keberhasilan dalam trading forex, diantaranya adalah dengan memilih strategi yang tepat dan menerapkannya sesuai anjuran kiat sukses trading. Setelah membahas metode scalping, kini giliran strategi day trading yang akan kita ulas. Teknik ini pada dasarnya dilakukan dengan membuka dan menutup posisi dalam satu hari yang sama.

Aspek itu membuat day trading masuk dalam kelompok yang sama dengan strategi scalping, yakni metode trading jangka pendek. Agar strategi day trading bisa memberikan hasil maksimal, ada beberapa kiat sukses yang penting untuk diterapkan dalam proses belajar trading forex Anda. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Kiat Sukses Day Trading Forex

 

Kiat Sukses I: Day Trading Bukan Scalping

Secara teknis, scalping memenuhi syarat sebagai cara day trading, karena dilakukan dengan kiat sukses memanfaatkan pergerakan terkecil harga di timeframe rendah. Dengan demikian, open dan close trading akan selalu dilaksanakan di hari yang sama. Namun demikian, day trading tidak seperti scalping yang mengharuskan trader untuk selalu mengambil peluang dari perubahan terkecil harga. Nyatanya, trader yang membuka 1 posisi di pagi hari dan menutupnya di malam hari tetap dikategorikan sebagai day trader.

Itulah mengapa, timeframe dan target profit day trading bisa lebih besar dari strategi scalping. Dengan membidik keuntungan sebesar 30-50 pips, para day trader biasanya menggunakan kiat sukses trading di timeframe 4 jam atau 1 jam untuk mengamati trend jangka panjang, dan mencari momen entry di timeframe 15 menit. Jadi, kiat sukses pertama dalam day trading adalah, jangan hanya terpaku menggunakan aturan-aturan scalping. Anda bisa memperluas pilihan trading dengan target keuntungan dan timeframe harga yang lebih besar.

 

Kiat Sukses II: Mencegah Risiko Lebih Penting Daripada Mengejar Profit

Terlepas dari perbedaan day trading dan scalping di atas, sebagai metode trading jangka pendek, kedua strategi itu memiliki beberapa persamaan yang tak terhindarkan. Salah satu kesamaan itu ada pada risiko psikologis akibat frekuensi trading tinggi yang menargetkan keuntungan relatif rendah.

Trader baru yang masih belajar trading forex seringkali 'menyesal' ketika mencoba day trading, karena merasa close posisi dilakukan terlalu cepat. Misalnya saja, trader A menutup posisi buy EUR/USD dengan profit 30 pip. Tak lama setelah diclose, harga ternyata terus naik hingga 60 pip.

Bagi sebagian trader, pengalaman tersebut patut disesalkan karena ada kesempatan meraih profit lebih banyak yang terbuang sia-sia. Akan tetapi, dalam aturan kiat sukses trading, seharusnya tak ada kata penyesalan dalam kamus trader. Mengapa demikian? Trader-trader yang menyesal artinya belum menerapkan money management atau terpengaruh emosi trading negatif, yakni keserakahan (greed).

Jika sudah seperti itu, maka skenario paling umum adalah, trader kembali membuka posisi buy dengan harapan harga masih akan terus reli ke atas. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan dalam kiat sukses trading dan berbahaya untuk dilakukan karena open trade hanya didasarkan pada harapan, bukan analisa forex yang terukur dan obyektif. Bagaimana jika setelah naik 60 pips, harga sudah overbought dan tak lama kemudian berbalik turun? Bukannya menambah profit, trader justru mendapat kerugian tak perlu yang sebenarnya bisa dicegah.

Untuk itu, selalu gunakan kiat sukses berikut ini: Mencegah risiko loss harus selalu diutamakan ketimbang mengejar keuntungan. Agar tidak menyesal dan terpancing keserakahan, gunakanlah money management yang sesuai dengan batas toleransi risiko dan target profit ideal.

Kalkulator Money Management

 

Kiat Sukses III: Gunakan Target Yang Realistis

Cara paling mudah dalam kiat sukses trading untuk menetapkan proyeksi keuntungan adalah dengan mengukur level kemampuan trading. Jika masih baru apalagi belum sepenuhnya lulus dari tingkatan belajar trading forex, maka jangan harap bisa mendapatkan profit lebih dari 50% dalam waktu singkat. Hal tersebut memang tidak mustahil, tapi perolehan seperti itu tak bisa diandalkan karena hanya menjadi keberuntungan pemula.

Menetapkan Target Profit
Menetapkan ukuran keuntungan yang terlalu tinggi tak dianjurkan dalam belajar trading forex, karena bisa memicu overtrading. Prinsip utama dalam kiat sukses day trading tidak jauh berbeda dengan scalping; membangun keuntungan besar dari profit-profit relatif kecil yang didapatkan di tiap posisi. Bagi trader yang mematok target keuntungan terlalu tinggi, akan mudah terpancing untuk menambah posisi agar bisa mengejar targetnya. Seringkali, penambahan posisi tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan analisa harga yang obyektif.

Oleh karena itu, jangan lupa menerapkan kiat sukses dengan target profit yang realistis. Berupaya menggapai ukuran keuntungan yang wajar tentu akan lebih mudah dilakukan dan meringankan beban psikologis saat menjalankan day trading.

 

Kiat Sukses IV: Batasi Indikator Sesuai Kebutuhan

Trading jangka pendek memang cenderung mengandalkan analisa teknikal. Namun, bukan berarti Anda wajib menggunakan banyak indikator untuk menyempurnakan strategi day trading. Seperti halnya contoh kiat sukses dalam strategi scalping yang bisa menggunakan indikator trend dan oscillator saja, day trading pun bisa dilakukan dengan membatasi jumlah indikator.

Sebaiknya gunakan indikator-indikator yang Anda pahami dan memang perlu diterapkan untuk memperoleh sinyal entry. Jika Anda paling familiar dengan indikator MA, maka tak ada salahnya day trading dengan EMA, SMA, atau gabungan keduanya saja. Bagaimanapun juga, memahami apa yang Anda lakukan lebih penting dari sekedar melakukan tanpa memahami apa maksud dan tujuannya. Itulah salah satu rahasia menjadi day trader profesional yang selama ini sering dikesampingkan oleh para pemula.

 

Kiat Sukses V: Buat Jurnal Trading

Memonitor performa merupakan tahap krusial dalam kiat sukses trading, karena bisa digunakan untuk memantau perkembangan dan kinerja Anda secara keseluruhan. Bahkan, perubahan kondisi mental bisa diketahui dari kiat sukses ini, karena catatan jurnal trading dapat mengungkap detail entry dan exit posisi.

Berapa kali Anda masuk pasar dalam sehari, sinyal apa yang mendukung keputusan entry, dan apakah aturan money management selalu dipatuhi, bisa terungkap dalam history jurnal trading Anda. Jika ternyata Anda masih suka open tanpa sinyal yang jelas, atau bahkan menyimpang dari aturan money management, maka artinya mental trading Anda belum siap untuk menghadapi berbagai gejolak dalam strategi day trading. Dalam hal ini, ada baiknya Anda mematuhi kiat sukses untuk kembali belajar trading forex dan memperbaiki psikologi trading.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Dadank Batinggelaga ... |  11 Aug 2012

Master dari penjelasan berita Pair GBP?USD kemarin bahwa : Intraday 1.5680 – 1.5730 -1.5825 dan
Support Intraday 1.56 – 1.5580 Yang saya tanyakan kenapa RESISTEN 1.5625 at 38,2% tidak di jadikan resisten juga melainkan langsung menyebutkan ke 1.5680 at 23.6% dan merupakan titik tertinggi minggu saat itu. mhon penjelasannya master.thanks b4

Lihat Reply [2]

 Floura Noreen |  16 Feb 2015
Apakah trader baru dengan deposit trading yang rendah bisa mencoba untuk trading intraday dan jangka panjang?

Lihat Reply [2]

 Feri |  29 Jul 2016

Untuk day trading lebih baik mana,fokus pada satu/dua pair saja secara intensif atau selalu melihat 15-20 pair dan mencari pair yang paling jelas sinyalnya untuk op?

Lihat Reply [7]

 Aris Hakim |  3 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Lihat Reply [1]

 M Ariansyah |  22 Mar 2022

selamat pagi pak, pair apa yg kira2 yang baik untuk intraday trader?

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

konsep nya icimoku kinki ini allinone tapi sayang kenapa buat timeframe yang tinggi2 aja, padahal yg paling sering diminati disini ya scalping sama intraday trading. klo hanya bisa buat trading jangka panjang berarti mesti tambah modal biar akun nya juga kuat nahan floating. ini sayang padahal banyak juga yang bisa dianalisa dari indikator ini.
 Somat_49 |  21 Jul 2014
Halaman: Mengenal Indikator Ichimoku Kinko Hyo
@ Kiki Riana:
Saya kira maksud pertanyaan Anda: kenapa kemarin saat suku bunga The Fed naik, XAU/USD juga ikut naik? Seharusnya USD menguat dan XAU/USD turun...

Yang Anda lihat adalah jangka pendek. Untuk jangka menengah panjang banyak analis memprediksi emas (XAU/USD) masih akan melemah (XAU/USD bearish), baik secara teknikal maupun fundamental.
Secara teknikal tampak pada chart XAU/USD weekly:



Dari indikator MACD, RSI dan Bollinger Bands tampak XAU/USD masih cenderung bearish.

Secara fundamental, tahun depan The Fed merencanakan kenaikan suku bunga sebanyak 3 kali, dan itu akan cenderung menekan emas. Kalau UU pajak jadi disahkan dan berdampak pada naiknya pertumbuhan, maka laju inflasi AS juga akan ikut naik dan bisa menyebabkan The Fed menambah frekuensi kenaikan suku bunganya. Tentu saja ini murni dari faktor fundamental ekonomi. Kalau misalnya terjadi perang nuklir dengan Korea Utara atau konflik di Timur Tengah ceritanya tentu akan lain.

Nah, untuk jangka pendek kenaikan suku bunga The Fed yang kemarin itu memang tidak menyebabkan USD menguat, malah melemah, karena:

1. Kenaikan tersebut sudah diperkirakan beberapa bulan sebelumnya, bahkan Janet Yellen dan beberapa pejabat The Fed menyatakan akan ada sekali lagi kenaikan suku bunga dalam tahun ini. Jadi pelaku pasar sudah mendiscount kenaikan suku bunga tersebut.

2. Yang diharapkan pasar dari FOMC meeting kemarin adalah proyeksi kenaikan (dot plot) suku bunga untuk tahun depan lebih dari 3 kali, tetapi ternyata tetap 3 kali (tidak berubah dari proyeksi sebelumnya).

3. Dalam meeting kemarin, kenaikan suku bunga tidak diambil dengan aklamasi, tetapi ada 2 anggota FOMC yang tidak setuju. Ini diluar dugaan pelaku pasar sehingga berdampak negatif pada USD.

4. Kenaikan suku bunga ini hampir bersamaan dengan penentuan UU reformasi pajak yang sedang diperdebatkan sehingga cenderung menekan USD.
Jika Anda trading jangka pendek (scalping atau day trading) yang paling penting perhatikan sentimen pasar dengan mengamati price action, dan konfirmasikan dengan indikator sebelum entry.
 M Singgih |  19 Dec 2017
Halaman: Harga Emas Hari Ini
Sekedar info:trading menggunakan teknik ini cocok digunakan untuk tf rendah 1 hour untuk trader intraday dengan target 30 - 60 point atau s n r terdekat dipadukan dengan fundamental karena saya banyak mendapat pelajaran dari masta Buge satrio dan Bang Martin. Trims.
 Enias |  27 Apr 2018
Halaman: Trading Dengan Strategi Inside Bar
Sama satu lagi. Kalau day trading, sebaiknya banyak-banyak baca berita karena bisa sangat berpengaruh pada pergerakan harga dalam satu hari.
 Hariana |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Day trading hanya bisa berprofit apabila pekerjaanmu memang trader, karena biasanya hanya dibuka dan ditutup di hari yang sama, jadi kamu harus fokus di depan laptop seharian
 Tama |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Mmmm, gimana ya. Karena sainganmu biasanya adalah day trader profesional jadi mereka punya koneksi dan teknologi canggih. Biasanya mereka pasti berujung profit. Kalau kamu cuma ikut2an day trading, biasanya justru jadi makanan mereka hehe.
 Jati |  19 Feb 2021
Halaman: Kiat Sukses Menerapkan Strategi Day Trading Dalam Forex
Komentar[5]    
  Vini   |   19 Feb 2021

Day trading bisa untuk sampingan ga?

  Tama   |   19 Feb 2021

Day trading hanya bisa berprofit apabila pekerjaanmu memang trader, karena biasanya hanya dibuka dan ditutup di hari yang sama, jadi kamu harus fokus di depan laptop seharian

  Hariana   |   19 Feb 2021

Sama satu lagi. Kalau day trading, sebaiknya banyak-banyak baca berita karena bisa sangat berpengaruh pada pergerakan harga dalam satu hari.

  Evan   |   19 Feb 2021

Susah ya, day trading itu?

  Jati   |   19 Feb 2021

Mmmm, gimana ya. Karena sainganmu biasanya adalah day trader profesional jadi mereka punya koneksi dan teknologi canggih. Biasanya mereka pasti berujung profit. Kalau kamu cuma ikut2an day trading, biasanya justru jadi makanan mereka hehe.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip