Kripto Berbasis DeFi, Tren Blockchain Baru Sarat Manfaat

Linlindua 21 Jul 2021 Dibaca Normal 14 Menit
kripto > platform >   #blockchain   #kripto
DeFi adalah sebuah terobosan yang mulai banyak dilirik masyarakat sejak tahun 2020. Sebenarnya, apa itu Defi dan bagaimana cara memanfaatkannya pada kehidupan sehari-hari?
DI

Kripto berbasis DeFi menjadi fenomena yang tengah ramai diperbincangkan belakangan ini. Bahkan, orang-orang menggadang Decentralization Finance atau kerap disebut DeFi sebagai the next big thing yang akan menguasai industri keuangan dan dunia mata uang kripto berbasis Blockchain nantinya.

DeFi itu sendiri merupakan sistem keuangan terbuka dan transparan yang memberikan akses layanan keuangan ke masyarakat luas. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk terhubung dengan lembaga keuangan dan perbankan di seluruh dunia untuk mendapatkan layanannya. Sesuai prinsipnya, penggunaan DeFi mirip seperti ketika masyarakat mengakses layanan keuangan melalui lembaga keuangan maupun perbankan konvensional. Hanya saja, layanan tersebut ditingkatkan dengan dukungan Blockchain.

mengenal kripto defi

Berbagai layanan keuangan yang bisa masyarakat akses melalui DeFi antara lain, perdagangan, pinjaman, investasi, pembayaran, manajemen kekayaan, dan asuransi berbasis Blockchain. Bahkan, DeFi mampu menghubungkan masyarakat langsung dengan lembaga keuangan tanpa pihak ketiga maupun biaya tambahan.

Pemahaman lebih lanjut mengenai apa itu DeFi, cara kerja DeFi, lapisan utama DeFi, manfaat, tantangan, hingga prospek DeFi di masa depan akan kami bahas pada artikel ini. Simak baik-baik ya.

 

Apa itu DeFi? Bagaimana Cara Kerja DeFi?

Decentralized Finance (DeFi) merupakan bentuk aplikasi keuangan yang dibangun di atas jaringan Blockchain. Menggunakan teknologi DeFi berarti pergerakan untuk menciptakan layanan keuangan yang open source, tanpa memerlukan izin, transparan bagi setiap orang, dan beroperasi tanpa otorisasi terpusat. Setiap pengguna memegang kendali penuh atas aset yang mereka miliki dan berinteraksi dengan ekosistem melalui Decentralized Application (dApps) secara Peer to Peer (P2P).

Sebenarnya, produk DeFi sudah bermunculan cukup lama. Namun, keberadaannya baru menjadi sensasi dan buah bibir pada tahun 2020 lalu karena DeFi memadukan nilai-nilai utama Blockchain dan mengintegrasikannya ke dalam bisnis keuangan yang sudah ada.

Baca juga: Kripto Di 2020, Bagaimana Perkembangannya?

Cara kerja DeFi menggunakan smart contract di atas platform Ethereum (ETH). Smart contract itulah yang memungkinkan DeFi berjalan tanpa adanya middleman (pihak ketiga). Smart contract menjadi pembeda utama antara DeFi dengan institusi keuangan konvensional seperti perbankan karena berupa bahasa pemrograman.

Menurut Pandu Sastrowardoyo dari Blocksphere, pada dasarnya konsep DeFi mengusung sistem keuangan terbuka. Artinya, tidak ada kendali atau otoritas tinggi seperti yang biasa ada di bank dalam produk keuangan konvensional.

 

Produk Utama DeFi Adalah Lending

Produk DeFi saat ini rata-rata menyasar pada bisnis Lending (pinjaman). Beberapa contoh produk DeFi antara lain Compound, MakerDAO, dan Synthetic. Bahkan, DeFi berpotensi menyapu semua jenis bisnis di industri keuangan, seperti tabungan, pinjaman, trading di pasar finansial, hingga asuransi.

Begini cara kerja DeFi dengan produk Lending:

Borrower (debitur) bisa memperoleh dana pinjaman dengan menjaminkan aset kripto yang ada. Bunga Lending juga bersifat dinamis sehingga harus diperhatikan. Adanya sistem DeFi memungkinkan debitur membayar lebih murah apabila permintaan yang ada lebih sedikit. Sebaliknya, jika permintaan sedang tinggi, maka lender atau investor akan memperoleh bunga yang lebih tinggi.

Semarak DeFi kian melejit berkat penerimaan dari SEC atau Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat yang menyetujui dana kelolaan berbasis Ethereum bulan Juli lalu. Tak heran, banyak pemain besar industri keuangan tertarik memakai Blockchain untuk diintegrasi ke dalam sistemnya.

Tidak hanya di luar negeri, Indonesia pun mulai ramai membahas produk DeFi meski jumlahnya masih bisa dihitung jari. Beberapa contohnya antara lain UNYdex, VynDAO, dan Tadpole Finance.

 

5 Lapisan Utama DeFi

Ada lima lapisan utama DeFi yang perlu Anda ketahui, antara lain:

 

The Settlement Layer

Lapisan pertama yaitu the settlement layer yang terdiri dari Blockchain dan protokol aslinya. Lapisan ini memungkinkan jaringan bisa menyimpan informasi kepemilikan dengan aman sekaligus memastikan setiap perusahaan mematuhi aturan yang ditetapkan jaringan.

 

The Asset Layer

Layer selanjutnya ini terdiri dari seluruh token yang dikeluarkan di atas settlement layer. Cakupan lapisan ini yaitu aset protokol asli dan token tambahan apapun berdasarkan standar token yang didukung Blockchain.

 

The Protocol Layer

The protocol layer bertugas memberikan standar khusus pada berbagai penggunaan, mulai dari desentralisasi, derivatif, pasar utang, hingga manajemen aset on-chain. Keseluruhan standar tersebut nantinya akan diimplementasikan sebagai smart contract dan bisa digunakan oleh setiap pengguna.

 

The Application Layer

Sesuai namanya, tujuan lapisan ini untuk membuat aplikasi user-oriented yang terhubung dengan protokol individu.

 

The Aggregation Layer

Lapisan ini berfungsi membuat platform khusus bagi pengguna yang terhubung ke beberapa aplikasi maupun protokol. Biasanya, tersedia alat untuk membandingkan dan menilai layanan, sehingga memungkinkan user supaya bisa terhubung ke beberapa protokol secara bersamaan sekaligus menggabungkan informasi relevan dengan mudah.

defi p2p lending

DeFi memanfaatkan seperangkat alat progresif guna memberikan kontrol pada user. Tren DeFi menawarkan fungsi ekstra seperti mengurangi risiko operasional dan menjadikannya sebagai pengganti sistem keuangan saat ini yang ideal.
Lalu, apakah perbedaan antara DeFi dengan keuangan konvensional?

 

DeFi VS Keuangan Konvensional Atau Perbankan

Bagi Anda yang masih asing dengan kripto berbasis DeFi, tentu ingin mengetahui lebih banyak perbedaan DeFi dan keuangan konvensional dari berbagai sektor. Kira-kira, manakah yang lebih menguntungkan dan sesuai dengan kebutuhan Anda?

 

Pemegang Kendali

Kripto berbasis DeFi memiliki perbedaan dari segi pemegang kendali dengan lembaga keuangan konvensional atau perbankan.

Di Decentralized Finance, pemegang kendalinya adalah Blockchain. Buku besar digital ini berperan mengatur segala pengerjaan di sektor keuangan. Berbeda dengan lembaga keuangan konvensional atau perbankan yang memerlukan hukum untuk meregulasi semua kegiatan dalam keuangan.

Apabila ada sesuatu yang tidak sesuai hukum, maka transaksi yang berlangsung tidak akan berhasil. Belum lagi proses pembuatan regulasi yang hanya melibatkan pihak-pihak tertentu.

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan layanan DeFi maupun keuangan konvensional, pastikan untuk mempelajari prosedurnya masing-masing supaya tidak merasa dirugikan nantinya.

 

Keterbukaan

Selanjutnya, dari sisi keterbukaan. Sudah jelas bahwa DeFi lebih menarik perhatian sejumlah kalangan karena memiliki sistem yang lebih terbuka dan transparan. Berbanding terbalik dengan keuangan konvensional. Siapapun yang tergabung dengan DeFi, dapat mengambil bagian dalam membuat layanan dan alat finansial di atas teknologi buku besar digital (Blockchain).

Perbankan terbuka, seperti DeFi, memungkinkan pengelolaan semua instrumen keuangan dalam satu aplikasi dengan cara menarik data dari beberapa bank maupun institusi secara aman, sementara sistem perbankan konvensional menuntut lisensi dan otorisasi dari pihak yang berwenang terlebih dulu. 

 

Kemudahan Transaksi

Bagaimana kemudahan bertransaksi antara DeFi dengan lembaga keuangan konvensional? Di DeFi, user bisa melakukan transaksi tanpa perantara (pihak ketiga). Alhasil, prosesnya lebih cepat dan mudah. Selain itu, kemudahan transaksi DeFi menjadikan biaya layanan lebih rendah daripada biaya transaksi di lembaga keuangan konvensional.

Baca juga: 10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik

Setelah Anda memahami perbedaan-perbedaan di atas, dapat disimpulkan bahwa DeFi membuka peluang besar bagi user untuk mengakses beberapa instrumen finansial tanpa ada batasan umur, ras, agama, kewarganegaraan, dan masalah geografis.

 

Keuntungan Menggunakan DeFi

Sekarang, mari kita simak apa saja keuntungan yang akan user peroleh dari DeFi.

 

Kegunaan

Kegunaan pokok DeFi yaitu memberikan kemudahan pengguna untuk mengakses layanan keuangan, terutama bagi mereka yang terisolasi dari sistem keuangan saat ini. Manfaat lainnya berupa kerangka kerja modular yang dibangun di atas aplikasi DeFi interoperable pada Blockchain publik, sehingga berpotensi menciptakan produk, pasar, dan layanan keuangan yang benar-benar baru.

Berbeda dengan keuangan konvensional yang bersandar pada institusi seperti bank sebagai pihak perantara dan menghendaki adanya arbitrase, aplikasi DeFi tidak memerlukan pihak perantara maupun arbitrator. Untuk menentukan solusi dari sengketa yang mungkin terjadi, DeFi memiliki kode.

Disini, pengguna adalah pemegang kendali atas dana yang mereka miliki setiap saat. Tentu saja, ini mengurangi biaya yang berkaitan dengan penyediaan dan penggunaan produk, serta memungkinkan sistem keuangan yang lebih mandiri.

Setiap layanan keuangan terbaru DeFi terpasang di atas Blockchain, sehingga menghilangkan single points of failure. Selain itu, data direkam pada Blockchain dan tersebar ke ribuan nodes, sehingga penyensoran maupun potensi penutupan layanan tidak mungkin terjadi.

defi decentralization financce

Kegunaan kripto berbasis DeFi lainnya dari ekosistem terbuka yaitu kemudahan untuk mengakses layanan-layanan keuangan bagi orang yang tidak memiliki akses. Tentunya, hal tersebut tidak mungkin terjadi di sistem layanan keuangan konvensional yang selalu mengandalkan pihak perantara untuk mendapatkan laba.

Baca juga: 7 Tren Teknologi Musuh Perbankan

Bahkan, layanan mereka biasanya tidak tersedia di lokasi dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Nah, dengan DeFi, memungkinkan memangkas biaya-biaya secara signifikan dan orang berpenghasilan rendah sekalipun bisa merasakan manfaat dari layanan keuangan yang lebih luas.

 

Meminjam & Meminjamkan

Protokol pemberian pinjaman terbuka merupakan bagian dari ekosistem DeFi. Peminjaman dan pemberian pinjaman yang terbuka serta terdesentralisasi lebih bermanfaat, daripada sistem kredit konvensional. Berbagai manfaatnya yaitu penyelesaian transaksi secara instan, kemampuan menjamin aset digital, tidak ada pemeriksaan kredit, hingga potensi standarisasi di masa depan.

Yang terpenting, layanan pemberian pinjaman juga terekam dalam Blockchain publik sehingga terpercaya dan memiliki penjaminan melalui verifikasi kriptografi. Selain itu, pasar pemberian pinjaman Blockchain mengurangi resiko yang muncul dari pihak lain, sehingga menjadikan peminjaman dan pemberian pinjaman lebih cepat, murah, dan tersedia bagi banyak orang.

 

Layanan Moneter Perbankan

Sesuai namanya, aplikasi DeFi ini berbasis layanan moneter perbankan yang mencakup penerbitan stable coins, hipotek, dan asuransi.

mata uang kripto dan defiSimak juga: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Saat industri Blockchain semakin dewasa, ada kencederungan penerbitan stablecoins yang semakin meningkat. Stablecoins merupakan jenis aset kripto yang biasa terikat ke aset dunia nyata, tapi bisa ditransfer secara digital dengan cara yang relatif lebih mudah. Akan tetapi, karena harga mata uang kripto selalu bergejolak dengan sangat cepat, maka stablecoins terdesentralisasi sebagai mata uang digital yang tidak diterbitkan maupun dimonitor oleh otoritas terpusat.

Adanya smart contracts juga menjadikan biaya pencatatan dan biaya hukum bisa dikurangi secara signifikan untuk mendapatkan hipotek. Sementara itu, asuransi pada Blockchain memungkinkan pembagian risiko diantara banyak partisipan, sehingga premi lebih rendah dengan kualitas sama.

 

Pasar yang Terdesentralisasi

Pada dasarnya, DeFi masih memerlukan inovasi sehingga dapat sangat menantang untuk diakses. Platform ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan aset tanpa pihak perantara. Selain itu, perdagangan dibuat langsung antara dompet pengguna dengan bantuan smart contracts. Sedikitnya pekerjaan pemeliharaan inilah yang membuat biaya perdagangan lebih rendah daripada pertukaran terdesentralisasi.

Menariknya lagi, teknologi Blockchain dapat menerbitkan kepemilikan instrumen keuangan konvensional secara luas. Aplikasi ini, nantinya akan bekerja tanpa peran perwalian dan single points of failure.

Sebagai contoh, platform penerbit token sekuritas dapat memberikan alat dan sumber daya kepada penerbit untuk meluncurkan sekuritas yang ditokenkan pada Blockchain dengan parameter tertentu. Tak menutup kemungkinan pula, akan ada proyek lain yang dapat membuat derivatif, aset sintetik, pasar prediksi terdesentralisasi, dan sebagainya.

 

Apa Peranan Smart Contracts dalam DeFi?

Perlu Anda ketahui, kebanyakan aplikasi keuangan terdesentralisasi saat ini maupun yang akan ada, melibatkan smart contracts. Jika kontrak biasa memerlukan istilah hukum untuk menentukan hubungan antara pihak-pihak yang berkaitan, maka smart contract hanya memerlukan kode komputer.

Baca juga: 4 Koin Kripto Ini Bisa Ditambang Dengan Komputer Biasa

Kode-kode persetujuan tersebut akan diintegrasikan oleh smart contracts melalui kode komputer. Hal ini akan membuat eksekusi dan otomatisasi dapat diandalkan dalam proses bisnis berjumlah besar yang memang masih memerlukan pengawasan manual.

Di satu sisi, penggunaan smart contracts memberikan kemudahan dan keefektifan kerja, serta mengurangi resiko antara kedua belah pihak. Namun, di sisi lain, teknologi smart contract menimbulkan resiko baru karena kode komputer yang cenderung memiliki bugs dan kerentanan. Terlebih lagi, nilai kerahasian informasi yang terkunci dalam smart contracts juga beresiko.

 

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi DeFi?

DeFi menghadapi banyak tantangan di tengah kehadirannya sebagai teknologi keuangan di atas jaringan Blockchain. Berikut ini tantangan DeFi pada berbagai sektor.

 

Tampilan yang Kurang Menarik

Hadir dalam bentuk aplikasi, tentunya performa sangat penting untuk bisa diakses pada semua perangkat. Apalagi untuk kepentingan finance, jangan sampai menggunakan aplikasi yang lemot.

Baca juga: 7 Aplikasi Bitcoin Terbaik Di Android

Nah, salah satu tantangan DeFi yaitu pada sektor penampilannya yang buruk. Secara bawaan, Blockchain bekerja lebih lambat daripada aplikasi sejenis lainnya dengan sistem tersentralisasi. Untuk itu, developer aplikasi DeFi masih perlu memperhitungkan keterbatasan ini guna pengoptimalan produk mereka biar lebih baik.

aplikasi defi

 

Resiko Tinggi Terhadap Kesalahan Pengguna

Tantangan DeFi berikutnya yaitu resiko tinggi terhadap kesalahan pengguna. Seperti yang Anda ketahui, aplikasi-aplikasi DeFi mengalihkan tanggung jawab dari pihak perantara ke pengguna. Meski jauh lebih efisien, kenyataannya ini dapat menjadi aspek negatif bagi banyak orang.

Pasalnya, merancang produk yang meminimalisasi resiko kesalahan pengguna bukanlah hal yang mudah. Apalagi, produk yang telah terpasang di atas Blockchain tidak bisa diubah.

 

Pengalaman Buruk Pengguna

Selanjutnya, DeFi masih memberikan pengalaman buruk bagi pengguna. Untuk itu, aplikasi DeFi masih memerlukan usaha keras supaya menjadi elemen utama dalam sistem keuangan global. Nah, untuk mewujudkannya, pengguna harus memberikan manfaat yang nyata, supaya terdorong untuk beralih dari sistem konvensional ke sistem DeFi.

 

Ekosistem Yang Berantakan

Terakhir, tantangan DeFi adalah ekosistem yang berantakan. Tugas ini sangat menakutkan karena menemukan aplikasi yang paling cocok untuk penggunaannya sangat sulit. Pengguna pun harus memiliki kemampuan untuk menemukan pilihan terbaik. Tidak hanya sekedar membangun aplikasi, tapi juga memikirkan bagaimana cara aplikasi ini dikenal lebih luas di ekosistem DeFi.

 

Prospek DeFi Untuk Masa Depan

Prospek ke depan, bukan hal mustahil apabila seluruh aktivitas dan kepemilikan aset dapat dilakukan melalui protokol DeFi. Entah suatu terobosan yang baik atau justru semakin rapuh, dunia keuangan sudah secara nyata melangkah ke arah digital dengan otorisasi terdesentralisasi.

Apalagi pandemi COVID-19 seperti saat ini, mengubah banyak hal berupa pola hidup dan kebiasaan manusia. Pembatasan sosial di seluruh dunia, membuat manusia lebih banyak beraktivitas di dalam ranah dan menggunakan platform digital.

Kondisi ini sedikit membawa angin segar bagi komunitas DeFi, tidak hanya bagi aktivitas individu, melainkan perusahaan yang berupaya bertahan di tengah situasi pandemi.

Tidak menutup kemungkinan pula, DeFi dimasa depan akan terus berinovasi. Apalagi adanya layer-layer DeFi berperan penting untuk menopang sistem yang telah ada dan memberikan ruangan inovasi.

Meski demikian, prospek DeFi juga memiliki kelemahan karena koin-koin DeFi cukup bergantung pada suntikan likuiditas baru. Apabila kondisi pasar sedang mengalami tren bearish, maka DeFi dan seluruh ekosistem kripto akan terdesak, termasuk Bitcoin. Memang, ada investor yang akan menggunakan kesempatan ini untuk aksi beli, namun transaksi oleh spekulator yang minim tidak akan membantu banyak untuk menaikkan lagi harga koin DeFi.

Baca juga: Apakah Mining Bitcoin Masih Menguntungkan Di 2021?

Hanya saja, untuk sektor jangka panjang, banyak orang optimis koin-koin DeFi masih akan memiliki prospek yang menarik. Uniswap dan 1inch adalah contoh aset DeFi yang memiliki prospek menarik. Tingginya permintaan kedua koin tersebut, pengguna bisa mendapatkan bunga di DeFi yang tinggi.

 

Penutup

Keuangan terdesentralisasi berfokus pada pembangunan layanan keuangan yang terpisah dari sistem dan politik konvensional. Hal ini juga memungkinkan munculnya lebih banyak sistem keuangan dan diskriminasi di seluruh dunia. Walaupun idenya cukup bagus, tidak semua orang cocok dengan karakteristik Blockchain. Sangat penting menentukan penggunaan yang tepat, sehingga dapat tercipta pembangunan produk keuangan terbuka yang bermanfaat.

 

Jika progress ini berhasil, DeFi akan mampu mengambil alih kekuasaan dari organisasi-organisasi besar tersentralisasi dan menaruhnya di tangan orang-orang maupun komunitas open source. Jika demikian, apakah hal ini akan menciptakan sistem keuangan yang lebih efisien? Jawabannya akan ditentukan saat DeFi sudah siap untuk diadopsi masyarakat luas. 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [17]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

 

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

 

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [5]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022
 Dannel Plur70 |  27 Apr 2022

bagaimana cara kerja sistem blockchain? dan apakah sistem blockchain itu aman?

Lihat Reply [5]

@Dannel Plur70:

Secara simpelnya, Blockchain bekerja dengan cara menghubungkan (Chain) suatu kegiatan yang didasarkan pada satu asset tertentu (Block) seperti perpindahan aset, Mining (membuat Block baru) menjadi satu kesatuan utuh dalam catatan yang lengkap. Kalau bapak pernah menggunakan tools Online seperti mengedit sebuah dokumen di Google Doc, secara simpelnya begitulah cara kerja Blockchain. Dokumen yang ada bisa diedit oleh seluruh orang yang memiliki akses terhadap dokumen tersebut, dan perubahan yang dilakukan dapat langsung diketahui dan tercatat oleh semua orang yang memiliki aksesnya.

Mengenai keamanannya sendiri, jika ditinjau secara keamanan dalam penggunaan, transparansi dan segala kegiatan yang berhubungan dengan aset digital, maka Blockchain tentu saja sifatnya aman. Kalau bapak melihat pencurian-pencurian dari Hacker yang marak terjadi biasanya terjadi bukan karena faktor blockchainnya. Seringnya hal ini terjadi karena Hacker bisa mendapatkan akses dari digital Wallet dari orang yang dicuri. Namun memang ada beberapa kasus dimana Blockchain tersebut sendiri yang terkena serangan Hacker, sehingga Hacker bisa memindahkan aset yang tercatat di dalamnya tanpa terdeteksi dan tercatat.

Bapak bisa mempelajari perihal Blockchain ini lebih lanjut pada artikel kami Apa Saja Jenis Blockchain berikut.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

masta, mohon info digital wallet yang aman dari peretasan hecker? Trims

Whiens Akbar   28 Apr 2022

maraknya dompet digital rawan akan peretasan, bisa di bantu info tips agar digital walet aman dari peretasan kak? Terima kasih

Cantika Retna   28 Apr 2022

@Whiens Akbar:

Kalau ditanya mengenai Digital Wallet mana yang benar-benar aman saya juga kurang tahu. Semua pengembang dari Wallet tersebut pasalnya sudah harus secara otomatis mengedepankan keamanan dengan teknologi tertentu yang sudah tersertifikasi. Hanya saja ya itu, kalau memang apes ya, akan ada saja Hacker yang lebih pintar dalam mencari jalan untuk meretas.

Kalau ingin benar-benar aman saran saya sih bisa pakai Cold Storage atau Cold Wallet saja jika benar-benar khawatir atau memiliki simpanan Bitcoin yang mungkin bisa menjadi target peretasan.

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

@Cantika Retna:

Ada beberapa cara dan tips yang menurut saya sangat berguna. Berikut beberapa tips tersebut:

1. Jangan simpan semua aset dalam satu wallet. Bagi aset ke dalam beberapa bagian dan tempatkan pada Wallet yang berbeda. Jika memiliki aset dengan nilai besar, bisa coba investasi dengan membeli Cold Wallet.

2. Double cek website yang dikunjungi dalam melakukan transaksi. Salah satu cara yang paling sering digunakan oleh Hacker adalah dengan membuat sebuah Website Dummy yang berisikan halaman situs yang persis sama dengan situs pembayaran tertentu. Dari sini nanti mereka bisa mendapatkan akses penting untuk masuk ke Digital Wallet yang kita miliki. Jadi selalu double cek alamat pada website-website yang dikunjungi.

3. Jika mempunyai keluarga atau teman yang dapat dipercaya, gunakan Multi Signature agar transaksi yang dilakukan harus memerlukan persetujuan dari orang lain terlebih dahulu.

Tips yang lain mungkin bisa dibaca lebih lengkap di artikel Cara Memilih Bitcoin Wallet ini. Selalu ingat, cara-cara ini mungkin tidak akan menghentikan peretasan secara keseluruhan. Tapi dengan memproteksi diri kita sendiri, setidaknya kita dapat menghambat dan mempersulit upaya dari para Hacker.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022
 Anjar |  5 May 2021

Investasi kripto terbaik buat pemula itu token, bitcoin, NFT, atau apa ya? Semakin banyak aja pilihannya, saya jadi bingung. Mohon para sepuh yg udah pengalaman di dunia kripto bagi ide.

Lihat Reply [51]

Untuk Piyuu,

Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk melindungi dan menjamin keamanan semua transaksi. Terlebih lagi jika anda menggunakan exchanger yang teregulasi, maka hal ini menjadi poin penting agar tercipta nuansa tertib dan aman ketika bertransaksi dengan menggunakan aset crypto.

Jika ingin benar-benar menjaga anonimitas, sebenarnya terdapat cara-cara yang bisa dilakukan. Namun metode ini juga ada risikonya, sehingga perlu dipertimbangkan baik-baik dari segi keamanan dan biaya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   28 Jul 2021

Whale adalah perorangan, lembaga, atau perusahaan yang memiliki token suatu mata uang kripto dalam jumlah sangat besar. Jumlah token dalam mata uang kripto itu terbatas, sehingga whale yang memegang dalam kuantitas besar tentunya dapat memengaruhi atau bahkan memanipulasi nilai kripto tersebut. 

Beberapa contoh whale yang memegang bitcoin:

  • Satoshi Nakamoto, sang pencipta bitcoin.
  • Digital Currency Group (pemilik bursa kripto Coindesk).
  • Winklevoss Twins (pemilik bursa kripto Gemini).

Singkatnya, istilah whale dalam kripto itu mirip dengan "Big Boys" dalam forex atau "Bandar" dalam saham.

Aisha   22 Feb 2022

Apakah membuak posisi searah dengan whale akan menguntungkan?

Randu A   23 Feb 2022

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika berminat membuka posisi searah dengan whale. Antara lain:

  • Aksi whale belum tentu diketahui publik tepat waktu. Kita bisa jadi baru akan mengetahuinya beberapa hari (atau lebih) setelah mereka beraksi. Jadi, menirunya pun tak membawa manfaat apa-apa karena sudah ada jeda waktu yang lama.
  • Para whale umumnya hold kripto dalam jangka panjang, dan mereka sudah beli sejak dahulu kala saat harganya masih murah. Kalau meniru mereka untuk hold mulai sekarang, kita hanya bisa dapat kripto pada tingkat harga lebih mahal.

Intinya, kita tidak bisa meniru posisi whale seperti copy trading atau sejenisnya.

Yang bisa kita lakukan hanyalah mewaspadai potensi dampak aksi whale. Misalnya, kita tahu Winklevoss Twins punya banyak bitcoin. Kalau muncul rumor bahwa mereka akan mengobral bitcoinnya secara besar-besaran, maka kita mungkin perlu berpikir dua kali kalau mau beli bitcoin pada saat itu.

Aisha   25 Feb 2022

Apakah wallstreetbets juga whale kripto? Beberapa waktu yang lalu dia membuat postingan tentang dogecoin, harganya langsung meroket.

Yanto   25 Feb 2022

Tidak. wallstreetbets bukan termasuk whale kripto. Daripada disebut whale, wallstreetbets lebih cocok disebut tukang pom-pom.

Wallstreetbets merupakan salah satu kanal diskusi trading di media sosial reddit. Banyak sekali trader ritel yang bergabung dalam kanal ini, sehingga aksi mereka secara berjamaah dapat memengaruhi pergerakan harga saham atau kripto. Namun, Wallstreetbets itu sendiri tidak memiliki kripto apa pun. Pengaruh mereka pada harga kripto berbasis pada tindakan sukarela para member kanal tersebut.

Aisha   1 Mar 2022

@ Aliando:

Setahu saya Elon Musk memang berinvestasi pada beberapa jenis mata uang kripto, dan sering memberikan prediksi pergerakan harga kripto. Karena nilai kripto yang dimiliki cukup besar dan digunakan untuk pembayaran di beberapa perusahaan miliknya, maka akan berpengaruh pada harga kripto. Elon Musk sangat jarang berkomentar mengenai pergerakan nilai tukar mata uang yang diperdagangkan di pasar forex.

 

M Singgih   7 Mar 2022

Satu hal yang perlu dipahami: Harga Bitcoin dan koin-koin kripto lain akan selalu naik-turun bak roller coaster. 

Hal ini menjadikan kripto tidak cocok untuk berinvestasi atau untuk siapa pun yang butuh rasa aman saat bertrading. Kripto hanya cocok untuk mereka yang risk-taker dan siap untuk menanggung rugi sampai modal ludes.

Jadi, apa yang sebaiknya kita lakukan saat harga Bitcoin dan kripto lain sedang turun sekarang? Jawabannya  tergantung pada bagaimana karakter kamu sebagai investor/trader.

Jika kamu tergolong risk-taker, ya anggaplah saat ini sebagai peluang beli.

Jika kamu tergolong safe-seeker, ya sudah jelas sekali bahwa fluktuasi kripto merupakan tanda bahaya.

Aisha   9 Mar 2022

Kripto sudah diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia, bukan hanya "mulai". Buktinya, pemerintah sudah menentukan tarif pajak untuk keuntungan dari investasi kripto. Aset berupa kripto dan NFT juga harus dilaporkan dalam SPT Tahunan.

Aisha   10 Mar 2022

untuk di indonesia sendiri, kripto apa ya min yang perkiraan kedepannya menjanjikan?

Puput Farasha   10 Mar 2022

Kripto di Indonesia sejauh ini dibuat di atas blockchain yang sudah ada, bukan merupakan inovasi terobosan baru. Kripto di Indonesia juga seringkali hanya di-endorse oleh lingkungan terbatas dan memiliki prospek adopsi yang sempit. Hal ini membuat prospeknya kurang sustainable dibandingkan kripto berskala internasional seperti Bitcoin atau Ethereum.

Apabila berminat untuk berinvestasi pada kripto yang menjanjikan dalam jangka panjang, sebaiknya tetap berkiblat pada pasar kripto internasional. Beda halnya jika hanya ingin untung jangka pendek (spekulatif), maka kripto mana saja punya potensi meningkat sesuai analisis teknikal dan fundamentalnya.

Aisha   11 Mar 2022

Koin kripto terbaik saat ini masih tetap Bitcoin dan Ethereum, karena penggunaan dan adopsinya yang paling luas. Kedua koin kripto itu juga sudah punya rekam jejak yang panjang. Selain itu, ada pula Litecoin, Cardano, dan Dogecoin.

Litecoin itu koin "pengikut Bitcoin" yang paling awal, sehingga adopsinya juga cukup luas dan rekam jejaknya jelas.

Cardano berpeluang untuk bersaing dengan Ethereum sebagai platform blockchain, didukung riset dan tim yang lebih unggul. Saat ini masih dalam pengembangan, tetapi ada kemungkinan menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan.

Dogecoin tidak punya keunggulan seperti keempat koin kripto lainnya karena cuma berkembang dari "meme". Tapi ada bekingan dari Elon Musk yang sangat berpengaruh, sehingga termasuk koin kripto terbaik (setidaknya, untuk sementara ini).

 

Aisha   16 Mar 2022

10 kripto terbaik untuk saat ini berdasarkan berbagai sumber, antara lain:

  • Bitcoin (BTC)
  • Ethereum (ETH)
  • Litecoin (LTC)
  • Bitcoin Cash (BCH)
  • Stellar Lumens (XLM)
  • Cardano (ADA) 
  • Solana (SOL)
  • Dogecoin (DOGE)
  • Tether (USDT)
  • Binance Coin (BNB)

Nah, itulah beberapa kripto terbaik saat ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa nilai cryptocurrency sangat fluktuatif. Beberapa mata uang kripto juga tengah terlibat masalah hukum pada negara-negara tertentu, sehingga prospeknya sewaktu-waktu bisa merosot dengan cepat.

Aisha   24 Mar 2022

Keberadaan mata uang kripto telah mengubah dunia keuangan global. Mata uang kripto belum bisa menggantikan mata uang biasa yang kita gunakan sehari-hari, tetapi memang ada kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Beberapa kelebihan mata uang kripto:

  • Pilihan investasi baru yang menarik.
  • Mempermudah dan mempercepat sistem pembayaran lintas batas (antar bank dan antar negara).
  • Transaksi mata uang kripto dapat berlangsung 24 jam nonstop, berbeda dengan transaksi perbankan yang terbatas dalam jam kerja saja.
  • Transaksi dapat dilaksanakan secara anonim, sehingga mencegah kebocoran data pribadi maupun pencurian identitas.

Sedangkan kekurangan mata uang kripto, antara lain:

  • Nilai tukar mata uang kripto sangat fluktuatif, bahkan naik-turunnya bisa berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan mata uang biasa.
  • Transaksi kripto sangat rentan penipuan dan tindak kejahatan seperti money laundry (pencucian uang).
  • Masih sangat sedikit lembaga atau perorangan yang menerima pembayaran dalam bentuk mata uang kripto.

Perlu diperhatikan pula bahwa jika ingin ikut andil dalam dunia kripto, kita harus terlebih dahulu memiliki wawasan IT dan literasi keuangan yang mumpuni. Banyak orang awam buru-buru berinvestasi dalam kripto tanpa pemahaman yang memadai, sehingga hasilnya tergantung hoki dan seringkali merugi.

Aisha   28 Mar 2022

Uang kripto seperti bitcoin, ethereum, dkk tidak mungkin menjadi alat pembayaran yang sah berlaku di negara maju yang sudah memiliki mata uang kuat. Namun, mereka bisa menjadi alat pembayaran di negara-negara yang tak memiliki mata uang kuat.

Kita bisa lihat saat ini sudah ada negara yang telah mengesahkan penggunaan mata uang kripto, seperti El Salvador. Masyarakat di negara-negara yang kurs mata uangnya runtuh (seperti Venezuela dan Ukraina) juga mempergunakan uang kripto sebagai alternatif alat pembayaran.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa uang kripto merupakan alat pembayaran yang disukai di Dark Web dan pasar gelap.

Aisha   29 Mar 2022

tujuan diciptakan mata uang kripto sendiri apa ya kak? apakah untuk investasi atau untuk mempermudah transaksi saja?
Terima kasih

Anang Herman   30 Mar 2022

Kripto mulai berkembang sejak Bitcoin dibikin oleh "Satoshi Nakamoto". Masalahnya di sini, tidak ada seorang pun yang tahu siapa itu "Satoshi Nakamoto" dan apa tujuannya membuat bitcoin. Jadi, apa tujuan asal diciptakannya mata uang kripto? Entah. Tidak ada yang tahu, kecuali si Satoshi Nakamoto" yang entah siapa itu.

Kalau kita berbicara lebih fokus pada mata uang kripto tertentu (bukan kripto secara umum), maka barulah kita bisa menjawab tujuan penciptaan itu (asalkan kita tahu siapa penciptanya). Di sisi lain, tiap kripto tentu punya pencipta berbeda dan tujuan berbeda.

Umpamanya, tujuan penciptaan Ethereum (ETH) adalah sebagai platform untuk pembuatan smart contracts dan aplikasi yang terdesentralisasi. Jadi, tujuan penciptaan Ethereum bukan untuk investasi, melainkan untuk mempermudah transaksi.

Contoh yang lain, kripto Tether (USDT) diciptakan untuk menjaga stabilitas nilai mata uang kripto. Jadi, ada tujuan ganda untuk mempermudah transaksi sekaligus untuk investasi.

Aisha   30 Mar 2022

Kegunaan mata uang kripto sama saja dengan mata uang pada umumnya, yakni:

  • alat pembayaran (alat tukar)
  • komoditas (instrumen investasi)

 

Aisha   6 Apr 2022

apakah uang kripto merupakan alat pembayaran yang sah ya bu? mohon penjelasannya. terima kasih

Neriman   6 Apr 2022

Status hukum mata uang kripto berbeda-beda di setiap negara. Indonesia melarang penggunaan mata uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran di dalam negeri, sehingga kripto bukan alat pembayaran yang sah di RI.

Aisha   8 Apr 2022

@ Rugaya Sahi:

Tidak. Investor saham belum tentu berinvestasi di mata uang kripto dan juga belum tentu trading mata uang kripto. Setahu saya banyak investor saham yang tidak trading di instrumen forex dan juga mata uang kripto. Sebaliknya para trader forex dan kripto kebanyakan tidak trading atau berinvestasi pada saham.

Investor saham biasanya kurang tertarik pada trading forex dan juga trading kripto yang menggunakan leverage, karena dianggap lebih berisiko.

 

M Singgih   13 Apr 2022

@Firdaus Husein:

Untuk resminya setahu saya tidak ada pak. Menurut sumbernya, Koin kripto adalah mata uang digital yang dirancang dengan kriptografis sebagai bentuk autentikasi dan upaya untuk menjaga keamanan transaksi. Karena bentuknya digital, jadi tidak diperlukan lagi bentuk fisik seperti yang kita gunakan sehari-hari pada mata uang fiat. Namun, kalau bapak mencari bentuk koin, saya rasa di pasaran banyak penjual Merchandise berupa tiruan bentuk koin-koin kripto. Tapi karena sifatnya yang hanya sovenir, jadi tidak akan bisa digunakan untuk transaksi.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

bagaimana dengan keamanan uang kripto untuk transaksi di indonesia pak?

Albi Alfaro   18 Apr 2022

@Albi Alfaro:

Kalau untuk keamanan saat ini setahu saya belum ada kasus penipuan atau penyalahgunaan dengan transaksi kripto di Indonesia. Sehingga tergolong cukup aman. Hanya saja perlu diperhatikan, transaksi ini biasanya ada hanya untuk keperluan penukaran kripto sebagai keperluan untuk investasi ataupun trading. Mata uang kripto sendiri saat ini belum mendapat izin resmi agar dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Sehingga kedepannya jika terjadi kasus penyalahgunaan atau penipuan, kerugian yang diperoleh mungkin tidak dapat dilaporkan atau ditindak lanjuti oleh aparat.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   20 Apr 2022

@Zamil Daytona:

Selamat malam, alasan utama kripto tumbuh dengan pesat umumnya sih ada pada dasar atau teknologi yang digunakan pada kripto itu sendiri, yaitu Blockchain. Selain karena sifatnya yang ter-Desentralisasi, Blockchain menawarkan transparansi dan kecepatan transaksi dalam jumlah besar yang selama ini menjadi kekurangan utama mata uang Fiat. Terlebih lagi fungsi ini sudah berkembang dengan sangat luas, sehingga pengaplikasiannya tidak terbatas hanya pada sistem pertukaran/transaksi uang saja, bahkan telah menjalar menjadi basis ke arah industri lain seperti Start Up, Art, dll.

Tapi kalau menurut saya pribadi, perkembangan pesat awal adalah pasca Bull Market Bitcoin pasca Mining jadi populer sebagai Tools utama. Setelah itu banyak sekali koin kripto muncul yang juga menekankan cara mining untuk mendapatkannya. Perkembangan pesat kedua setahu saya saat di awal pandemi Covid dahulu. Tidak hanya kripto, banyak sekali orang yang mencoba peruntungannya saat itu pada berbagai macam hal yang bisa menghasilkan uang termasuk saham, forex, dll. 

Nur Salim   26 Apr 2022

@Arjuna Sinurat:

Selamat malam, saya kurang tahu perihal mata uang kripto yang sedang trend saat ini. Namun yang saya tahu, sebagian besar mata uang kripto sedang berada berusaha untuk membentuk trend naiknya kembali pasca dilanda penurunan yang cukup panjang beberapa bulan terakhir. Untuk berita-berita terupdate tentang kripto, bisa bapak baca di halaman berita kripto .

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   26 Apr 2022

Saat ini, mining bitcoin sudah tidak bisa dengan PC biasa karena ada nya mining besar2an.
selain bitcoin untuk koin kripto apa saja ya pak yang masih bisa mining di PC biasa? mohon info. Terima kasih

Muhammad Ikbal   27 Apr 2022

@Muhammad Ikbal:

Bukannya tidak bisa pak, hanya saja biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan perakitan Rig miningnya cukup besar, belum lagi disertai biaya konsumsi listrik yang dibutuhkan. Jadi tidak semua kalangan mampu melakukannya. Mengenai koin yang masih bisa dimining banyak kok pak. ETH, ETH Classic, bahkan Doge juga masih bisa dimining dengan kapasitas PC Mid-End sampai High-End. Kalau kapasitas PC-nya Low-End mungkin hanya koin-koin yang market Cap-nya masih tergolong menengah-rendah seperti Beam, Vertcoin, dll.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   27 Apr 2022

Popularitas trading kripto tidak akan menggeser trading forex dan saham.

Mengapa demikian? Pertama-tama, kamu perlu memahami mindset investor dan trader. Investor dan trader tidak akan mempercayakan modalnya pada satu jenis aset investasi saja, melainkan pada beberapa jenis aset investasi yang memiliki tingkat risiko berbeda-beda. Hal ini dikenal dengan istilah "diversifikasi".

Salah satu prinsip diversifikasi paling terkenal adalah "balanced portfolio" (portofolio berimbang). Sesuai prinsip ini, investor akan membagi modalnya menjadi dua bagian. Sebagian dialokasikan untuk saham, sebagian yang lain untuk aset fixed income (seperti obligasi dan reksa dana pendapatan tetap). 

Selain prinsip portofolio berimbang, masih banyak lagi strategi diversifikasi lain, termasuk yang membagi modalnya dengan 2:4:4 (20% trading forex/kripto, 40% saham, 40% obligasi), dll. Yang jelas, trader dan investor yang bijak tidak mungkin hanya menanamkan modal pada kripto saja dan sepenuhnya meninggalkan aset investasi lain.

Aisha   28 Apr 2022

apa sih kak yg menjadi kelebihan trading kripto, sehingga cepat sekali perkebangannya?

Robert Muktar   29 Apr 2022

Dalam dunia trading dan investasi, kita mengenal istilah "high risk, high return". Nah, trading kripto itu tergolong berisiko sangat tinggi, karena fluktuasi harga yang luar biasa drastis. Tapi bagi trader, fluktuasi yang sangat drastis itu berarti menunjukkan ada lebih banyak peluang trading kripto daripada forex atau aset lain yang fluktuasinya lebih kalem.

Selain itu, trading kripto dapat berlangsung 24 jam sehari, 7 hari seminggu nonstop. Ini berbeda dengan trading saham yang hanya dapat dilaksanakan selama jam kerja, juga berbeda dengan trading forex yang "cuma" 24 jam sehari selama 5 hari seminggu. Banyak orang yang sibuk pada hari kerja biasa menjadi lebih suka berinvestasi pada saham (tak perlu analisis rutin), lalu trading pada kripto pada waktu luangnya.

Aisha   29 Apr 2022

@Martina Dewi:

Selamat pagi, untuk pergerakan harga kripto sendiri kebanyakan sedang mengalami penurunan tajam terlebih lagi pasca lebaran kemarin. Penurunan ini sendiri hanyalah lanjutan dari Downtrend yang memang sedang terjadi di mata uang kripto beberapa bulan terakhir. Salah satu dari ang mengalami penurunan paling signifikan tentu saja pada raksasa kripto BTC/USD. Harga BTC yang sempat mengalami Sideways di sekitaran level 38,000-40,000 sebelum lebaran, turun drastis hingga ke level 31,000 saat ini. Disinyalir penurunan ini karena pasar kripto terkena imbas Sell Off besar-besaran dari Investor di pasar saham setelah kenaikan suku bunga minggu lalu.

harga-kripto

Nur Salim   10 May 2022

Halo pak,

Sama seperti investasi lainnya, selalu ada resiko yang mengikuti bersamaan dengan potensi keuntungannya. Salah satu hal perlu diwaspadai ketika investasi token kripto adalah Rug Pull.

 

Sebelum investasi di token kripto, Anda memang perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Antara lain:

  • Teliti tim developernya, apakah mereka sudah cukup punya nama di ranah industri Blockchain?
  • periksa roadmapnya
  • Cek TVL (Total Value Locked)
  • Cek data dan informasinya di jaringan blockchain
  • Siapa token auditornya?

Selain itu, dari diri sendiri juga jangan fomo dan hindari promosi agresif. Kalau menemukan link promosi yang mencurigakan dan meminta data-data pribadi, harap berhati-hati.

Ananta   18 May 2022

Halo pak,

Sebelum investasi, ada baiknya Anda mengetahui definisi dari masing-masing istilah kripto yang sedang nge-tren ini.

  • Token kripto: Sebuah aset digital yang diterbitkan oleh suatu project sebagai alat pembayaran dalam lingkup project tersebut. Setiap token dikembangkan dalam sebuah blockchain dan untuk memvalidasinya, dibutuhkan koin kripto.
  • Bitcoin: Ini termasuk ke dalam kategori koin kripto. Nah, koin kripto ini berperan sebagai uang atau alat tukar, sehingga bisa ditransfer, disimpan, dan ditradingkan.
  • NFT: Aset digital yang mewakili objek dari dunia nyata, transaksi NFT dicatat dalam jaringan blockchain dan digunakan sebagai alat pembayaran.

Jika Anda memiliki modal yang terbatas, sebaiknya berinvestasi koin kripto. Harga Bitcoin saat ini sudah sangat tinggi, tapi Anda bisa investasi dalam jumlah kecil melalui aplikasi trading online yang sudah teregulasi.

Selain Bitcoin, masih banyak koq koin kripto yang potensial lainnya.


Cek di sini: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Ananta   18 May 2021

Hai, saya pemula di bidang kripto nich, baru belajar2 sedikit. Skrg ini banyak token-token kripto yang dishare lwt akun2 twitter, kita klik terus dapet tokennya gitu. Sebenarnya hal kayak gitu aman gak sich? Terima kasih, semoga ada yg merespon. 

Jimin   3 May 2022

mohon info harga kripto saat ini (setelah lebaran) vs menjelang lebaran?

Martina Dewi   9 May 2022

melihat pesatnya trading kripto saat ini, apakah akan menggeser trading forex dan saham?

Mahmudul Hasan   26 Apr 2022

apa yg menyebabkan pertumbuhan mata uang kripto begitu pesat?

Zamil Daytona   25 Apr 2022

mohon info mata uang kripto yang lagi trend saat ini apa saja ya? terima kasih

Arjuna Sinurat   25 Apr 2022

Mengapa untuk bertransaksi di exchanger kripto, pengguna perlu verifikasi kripto dulu? Bukannya tujuan dibuatnya kripto itu agar anonim ya? Mohon pencerahannya. 

Piyuu   19 Jul 2021

Di forum-forum kripto biasanya ada yang menyebutkan "Whale", siapa sebenarnya mereka ini? Dan apa peran dan dampak whale pada kripto?

Randu A   18 Feb 2022

Mengapa Tweet Elon Musk Hanya Berpengaruh Pada Pasar Kripto? Kenapa tidak di pasar forex?

Aliando   2 Mar 2022

Saat ini harga Bitcoin dan koin2 lainnya sedang turun, apakah ini saatnya beli/invest atau merupakan warning bahaya untuk menjauhi kripto?

Akbar Putra   7 Mar 2022

Apakah ada bentuk real dari koin kripto atau hanya sebatas transaksi digital saja?

Firdaus Husein   14 Apr 2022

Saat ini sedang ramai pasar kripto, apakah akan berdampak pada sepinya pasar saham, Reksadana dan pasar obligasi?

Rugaya Sahi   12 Apr 2022

Mata uang kripto bisa digunakan untuk apa saja?

Neriman   5 Apr 2022

Koin kripto terbaik saat ini, koin kripto apa saja ya?

Kiko_manang   15 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini sangatlah pesat, kripto terbaik untuk saat ini apa saja ya kak?

Mei Andhara   22 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini begitu pesat, akankah kripto akan menjadi mata uang yang sah?

Anbiya_ulya   25 Mar 2022

Kelebihan dan kekurangan dengan adanya mata uang kripto?

Anang Herman   25 Mar 2022

Perkembangan kripto begitu pesat. Terlebih lagi mulai banyak exchange kripto legal di Indonesia yang mempermudah dalam bertransaksi. Apakah ini sebagai pertanda bahwa kripto mulai diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia? 

Gilang Ihya   8 Mar 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [8]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022
 

Komentar @inbizia

Baru tahu saya kalau ternyata NFT itu ada di berbagai blockchain. Jadi penasaran selain ethereum dan solana, nft itu ada di blockchain apa aja? terus kenapa blockchain itu bisa ada banyak? emangnya apa aja jenis blockchain?
 Yudha Bagas |  2 Jun 2022
Halaman: Mengenal Ekosistem Nft Berbasis Blockchain Solana
@Yudha Bagas Selain Ethereum dan Solana, NFT juga ada di banyak Blockchain, seperti Polygon, Matic, Binance Smart Chain, EOS, dan lain-lainnya. Dan kenapa Blockchain bisa ada banyak, itu karena adanya pengembangan kegunaan Blockchain dan tentu saja persaingan bisnis. Apabila pengembang Blockchain ingin menciptakan koin sendiri, maka harus memiliki Blockchain sendiri. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa membaca dua artikel mengenai Blockchain, yaitu Mengenal Beragam Lapisan Pada Blockchain dan Apa Saja Jenis Blockchain Yang Perlu Diketahui?
 Evan |  2 Jun 2022
Halaman: Mengenal Ekosistem Nft Berbasis Blockchain Solana
Yang pertama tentu saja persiapkan modal uang, gan. Kalo gak ada modal uang, gimana caranya investasi? selain itu, agan jg bisa persiapan pengetahuan, banyak baca-baca buku soal kripto, atau artikel-artikel kripto di sini.
 Rocky |  3 Jun 2022
Halaman: Kasus Penipuan Kripto Terbesar
Untuk melihat koin yang legit, bisa dilihat terlebih dahulu developernya, whitepaper, serta data dan informasinya di jaringan Blockchain. Pada dasarnya, untuk mengantisipasinya sama dengan cara mewaspadai skema Rug Pull. Perlu dicatat juga, banyak koin micin yang dibagi-bagikan melalui airdrop. Anda perlu hati-hati dan jangan asal klaim. Jika linknya mencurigakan dan meminta Anda untuk memasukkan data-data kredensial, lebih baik waspada karena peretas bisa mencuri data tersebut. Lebih bahaya lagi jika komputer Anda malah kena hack. Mengenal Bahaya Cryptojacking dan Cara Mencegahnya
 Ananta |  6 Jun 2022
Halaman: Cara Berburu Koin Micin Potensial Untuk Pemula
Itu Solana termasuk layer 1 ya? Tapi kok sistemnya lebih bagus daripada BTC dan ETH ya? Btw, Ethereum 2.0 bakal tetep di layer 1 atau di layer lainnya? Kayak Shiba yang katanya mau bikin blockchain sendiri di layer 2.
 Joni Pulungan |  7 Jun 2022
Halaman: Mengenal Beragam Lapisan Pada Blockchain
"Nantinya, para investor akan mendapatkan koin kripto atau token digital sebagai ganti dari 'modal' yang diberikan mereka. Token yang didapat berisi informasi kepemilikan atas investasi aset di dunia nyata yang direkam dalam blockchain." Ini maksudnya gimana? Yang saya tangkap kok kayak STO ini jualan informasi ya, atau bagaimana?
 Yuniar A |  14 Jun 2022
Halaman: Apakah Investasi Sto Crypto Menguntungkan
Komentar[1]    
  Nara Utara   |   23 Jun 2022

Bedanya token DeFi sama yang lain, kayak BTC atau ETH apa ya?

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip