Kripto Berbasis DeFi, Tren Blockchain Baru Sarat Manfaat

Linlindua 21 Jul 2021
Dibaca Normal 14 Menit
kripto > platform >   #blockchain   #kripto
DeFi adalah sebuah terobosan yang mulai banyak dilirik masyarakat sejak tahun 2020. Sebenarnya, apa itu Defi dan bagaimana cara memanfaatkannya pada kehidupan sehari-hari?
DI

Kripto berbasis DeFi menjadi fenomena yang tengah ramai diperbincangkan belakangan ini. Bahkan, orang-orang menggadang Decentralization Finance atau kerap disebut DeFi sebagai the next big thing yang akan menguasai industri keuangan dan dunia mata uang kripto berbasis Blockchain nantinya.

DeFi itu sendiri merupakan sistem keuangan terbuka dan transparan yang memberikan akses layanan keuangan ke masyarakat luas. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk terhubung dengan lembaga keuangan dan perbankan di seluruh dunia untuk mendapatkan layanannya. Sesuai prinsipnya, penggunaan DeFi mirip seperti ketika masyarakat mengakses layanan keuangan melalui lembaga keuangan maupun perbankan konvensional. Hanya saja, layanan tersebut ditingkatkan dengan dukungan Blockchain.

mengenal kripto defi

Berbagai layanan keuangan yang bisa masyarakat akses melalui DeFi antara lain, perdagangan, pinjaman, investasi, pembayaran, manajemen kekayaan, dan asuransi berbasis Blockchain. Bahkan, DeFi mampu menghubungkan masyarakat langsung dengan lembaga keuangan tanpa pihak ketiga maupun biaya tambahan.

Pemahaman lebih lanjut mengenai apa itu DeFi, cara kerja DeFi, lapisan utama DeFi, manfaat, tantangan, hingga prospek DeFi di masa depan akan kami bahas pada artikel ini. Simak baik-baik ya.

 

Apa itu DeFi? Bagaimana Cara Kerja DeFi?

Decentralized Finance (DeFi) merupakan bentuk aplikasi keuangan yang dibangun di atas jaringan Blockchain. Menggunakan teknologi DeFi berarti pergerakan untuk menciptakan layanan keuangan yang open source, tanpa memerlukan izin, transparan bagi setiap orang, dan beroperasi tanpa otorisasi terpusat. Setiap pengguna memegang kendali penuh atas aset yang mereka miliki dan berinteraksi dengan ekosistem melalui Decentralized Application (dApps) secara Peer to Peer (P2P).

Sebenarnya, produk DeFi sudah bermunculan cukup lama. Namun, keberadaannya baru menjadi sensasi dan buah bibir pada tahun 2020 lalu karena DeFi memadukan nilai-nilai utama Blockchain dan mengintegrasikannya ke dalam bisnis keuangan yang sudah ada.

Baca juga: Kripto Di 2020, Bagaimana Perkembangannya?

Cara kerja DeFi menggunakan smart contract di atas platform Ethereum (ETH). Smart contract itulah yang memungkinkan DeFi berjalan tanpa adanya middleman (pihak ketiga). Smart contract menjadi pembeda utama antara DeFi dengan institusi keuangan konvensional seperti perbankan karena berupa bahasa pemrograman.

Menurut Pandu Sastrowardoyo dari Blocksphere, pada dasarnya konsep DeFi mengusung sistem keuangan terbuka. Artinya, tidak ada kendali atau otoritas tinggi seperti yang biasa ada di bank dalam produk keuangan konvensional.

 

Produk Utama DeFi Adalah Lending

Produk DeFi saat ini rata-rata menyasar pada bisnis Lending (pinjaman). Beberapa contoh produk DeFi antara lain Compound, MakerDAO, dan Synthetic. Bahkan, DeFi berpotensi menyapu semua jenis bisnis di industri keuangan, seperti tabungan, pinjaman, trading di pasar finansial, hingga asuransi.

Begini cara kerja DeFi dengan produk Lending:

Borrower (debitur) bisa memperoleh dana pinjaman dengan menjaminkan aset kripto yang ada. Bunga Lending juga bersifat dinamis sehingga harus diperhatikan. Adanya sistem DeFi memungkinkan debitur membayar lebih murah apabila permintaan yang ada lebih sedikit. Sebaliknya, jika permintaan sedang tinggi, maka lender atau investor akan memperoleh bunga yang lebih tinggi.

Semarak DeFi kian melejit berkat penerimaan dari SEC atau Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat yang menyetujui dana kelolaan berbasis Ethereum bulan Juli lalu. Tak heran, banyak pemain besar industri keuangan tertarik memakai Blockchain untuk diintegrasi ke dalam sistemnya.

Tidak hanya di luar negeri, Indonesia pun mulai ramai membahas produk DeFi meski jumlahnya masih bisa dihitung jari. Beberapa contohnya antara lain UNYdex, VynDAO, dan Tadpole Finance.

 

5 Lapisan Utama DeFi

Ada lima lapisan utama DeFi yang perlu Anda ketahui, antara lain:

 

The Settlement Layer

Lapisan pertama yaitu the settlement layer yang terdiri dari Blockchain dan protokol aslinya. Lapisan ini memungkinkan jaringan bisa menyimpan informasi kepemilikan dengan aman sekaligus memastikan setiap perusahaan mematuhi aturan yang ditetapkan jaringan.

 

The Asset Layer

Layer selanjutnya ini terdiri dari seluruh token yang dikeluarkan di atas settlement layer. Cakupan lapisan ini yaitu aset protokol asli dan token tambahan apapun berdasarkan standar token yang didukung Blockchain.

 

The Protocol Layer

The protocol layer bertugas memberikan standar khusus pada berbagai penggunaan, mulai dari desentralisasi, derivatif, pasar utang, hingga manajemen aset on-chain. Keseluruhan standar tersebut nantinya akan diimplementasikan sebagai smart contract dan bisa digunakan oleh setiap pengguna.

 

The Application Layer

Sesuai namanya, tujuan lapisan ini untuk membuat aplikasi user-oriented yang terhubung dengan protokol individu.

 

The Aggregation Layer

Lapisan ini berfungsi membuat platform khusus bagi pengguna yang terhubung ke beberapa aplikasi maupun protokol. Biasanya, tersedia alat untuk membandingkan dan menilai layanan, sehingga memungkinkan user supaya bisa terhubung ke beberapa protokol secara bersamaan sekaligus menggabungkan informasi relevan dengan mudah.

defi p2p lending

DeFi memanfaatkan seperangkat alat progresif guna memberikan kontrol pada user. Tren DeFi menawarkan fungsi ekstra seperti mengurangi risiko operasional dan menjadikannya sebagai pengganti sistem keuangan saat ini yang ideal.
Lalu, apakah perbedaan antara DeFi dengan keuangan konvensional?

 

DeFi VS Keuangan Konvensional Atau Perbankan

Bagi Anda yang masih asing dengan kripto berbasis DeFi, tentu ingin mengetahui lebih banyak perbedaan DeFi dan keuangan konvensional dari berbagai sektor. Kira-kira, manakah yang lebih menguntungkan dan sesuai dengan kebutuhan Anda?

 

Pemegang Kendali

Kripto berbasis DeFi memiliki perbedaan dari segi pemegang kendali dengan lembaga keuangan konvensional atau perbankan.

Di Decentralized Finance, pemegang kendalinya adalah Blockchain. Buku besar digital ini berperan mengatur segala pengerjaan di sektor keuangan. Berbeda dengan lembaga keuangan konvensional atau perbankan yang memerlukan hukum untuk meregulasi semua kegiatan dalam keuangan.

Apabila ada sesuatu yang tidak sesuai hukum, maka transaksi yang berlangsung tidak akan berhasil. Belum lagi proses pembuatan regulasi yang hanya melibatkan pihak-pihak tertentu.

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan layanan DeFi maupun keuangan konvensional, pastikan untuk mempelajari prosedurnya masing-masing supaya tidak merasa dirugikan nantinya.

 

Keterbukaan

Selanjutnya, dari sisi keterbukaan. Sudah jelas bahwa DeFi lebih menarik perhatian sejumlah kalangan karena memiliki sistem yang lebih terbuka dan transparan. Berbanding terbalik dengan keuangan konvensional. Siapapun yang tergabung dengan DeFi, dapat mengambil bagian dalam membuat layanan dan alat finansial di atas teknologi buku besar digital (Blockchain).

Perbankan terbuka, seperti DeFi, memungkinkan pengelolaan semua instrumen keuangan dalam satu aplikasi dengan cara menarik data dari beberapa bank maupun institusi secara aman, sementara sistem perbankan konvensional menuntut lisensi dan otorisasi dari pihak yang berwenang terlebih dulu. 

 

Kemudahan Transaksi

Bagaimana kemudahan bertransaksi antara DeFi dengan lembaga keuangan konvensional? Di DeFi, user bisa melakukan transaksi tanpa perantara (pihak ketiga). Alhasil, prosesnya lebih cepat dan mudah. Selain itu, kemudahan transaksi DeFi menjadikan biaya layanan lebih rendah daripada biaya transaksi di lembaga keuangan konvensional.

Baca juga: 10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik

Setelah Anda memahami perbedaan-perbedaan di atas, dapat disimpulkan bahwa DeFi membuka peluang besar bagi user untuk mengakses beberapa instrumen finansial tanpa ada batasan umur, ras, agama, kewarganegaraan, dan masalah geografis.

 

Keuntungan Menggunakan DeFi

Sekarang, mari kita simak apa saja keuntungan yang akan user peroleh dari DeFi.

 

Kegunaan

Kegunaan pokok DeFi yaitu memberikan kemudahan pengguna untuk mengakses layanan keuangan, terutama bagi mereka yang terisolasi dari sistem keuangan saat ini. Manfaat lainnya berupa kerangka kerja modular yang dibangun di atas aplikasi DeFi interoperable pada Blockchain publik, sehingga berpotensi menciptakan produk, pasar, dan layanan keuangan yang benar-benar baru.

Berbeda dengan keuangan konvensional yang bersandar pada institusi seperti bank sebagai pihak perantara dan menghendaki adanya arbitrase, aplikasi DeFi tidak memerlukan pihak perantara maupun arbitrator. Untuk menentukan solusi dari sengketa yang mungkin terjadi, DeFi memiliki kode.

Disini, pengguna adalah pemegang kendali atas dana yang mereka miliki setiap saat. Tentu saja, ini mengurangi biaya yang berkaitan dengan penyediaan dan penggunaan produk, serta memungkinkan sistem keuangan yang lebih mandiri.

Setiap layanan keuangan terbaru DeFi terpasang di atas Blockchain, sehingga menghilangkan single points of failure. Selain itu, data direkam pada Blockchain dan tersebar ke ribuan nodes, sehingga penyensoran maupun potensi penutupan layanan tidak mungkin terjadi.

defi decentralization financce

Kegunaan kripto berbasis DeFi lainnya dari ekosistem terbuka yaitu kemudahan untuk mengakses layanan-layanan keuangan bagi orang yang tidak memiliki akses. Tentunya, hal tersebut tidak mungkin terjadi di sistem layanan keuangan konvensional yang selalu mengandalkan pihak perantara untuk mendapatkan laba.

Baca juga: 7 Tren Teknologi Musuh Perbankan

Bahkan, layanan mereka biasanya tidak tersedia di lokasi dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Nah, dengan DeFi, memungkinkan memangkas biaya-biaya secara signifikan dan orang berpenghasilan rendah sekalipun bisa merasakan manfaat dari layanan keuangan yang lebih luas.

 

Meminjam & Meminjamkan

Protokol pemberian pinjaman terbuka merupakan bagian dari ekosistem DeFi. Peminjaman dan pemberian pinjaman yang terbuka serta terdesentralisasi lebih bermanfaat, daripada sistem kredit konvensional. Berbagai manfaatnya yaitu penyelesaian transaksi secara instan, kemampuan menjamin aset digital, tidak ada pemeriksaan kredit, hingga potensi standarisasi di masa depan.

Yang terpenting, layanan pemberian pinjaman juga terekam dalam Blockchain publik sehingga terpercaya dan memiliki penjaminan melalui verifikasi kriptografi. Selain itu, pasar pemberian pinjaman Blockchain mengurangi resiko yang muncul dari pihak lain, sehingga menjadikan peminjaman dan pemberian pinjaman lebih cepat, murah, dan tersedia bagi banyak orang.

 

Layanan Moneter Perbankan

Sesuai namanya, aplikasi DeFi ini berbasis layanan moneter perbankan yang mencakup penerbitan stable coins, hipotek, dan asuransi.

mata uang kripto dan defiSimak juga: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Saat industri Blockchain semakin dewasa, ada kencederungan penerbitan stablecoins yang semakin meningkat. Stablecoins merupakan jenis aset kripto yang biasa terikat ke aset dunia nyata, tapi bisa ditransfer secara digital dengan cara yang relatif lebih mudah. Akan tetapi, karena harga mata uang kripto selalu bergejolak dengan sangat cepat, maka stablecoins terdesentralisasi sebagai mata uang digital yang tidak diterbitkan maupun dimonitor oleh otoritas terpusat.

Adanya smart contracts juga menjadikan biaya pencatatan dan biaya hukum bisa dikurangi secara signifikan untuk mendapatkan hipotek. Sementara itu, asuransi pada Blockchain memungkinkan pembagian risiko diantara banyak partisipan, sehingga premi lebih rendah dengan kualitas sama.

 

Pasar yang Terdesentralisasi

Pada dasarnya, DeFi masih memerlukan inovasi sehingga dapat sangat menantang untuk diakses. Platform ini memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan aset tanpa pihak perantara. Selain itu, perdagangan dibuat langsung antara dompet pengguna dengan bantuan smart contracts. Sedikitnya pekerjaan pemeliharaan inilah yang membuat biaya perdagangan lebih rendah daripada pertukaran terdesentralisasi.

Menariknya lagi, teknologi Blockchain dapat menerbitkan kepemilikan instrumen keuangan konvensional secara luas. Aplikasi ini, nantinya akan bekerja tanpa peran perwalian dan single points of failure.

Sebagai contoh, platform penerbit token sekuritas dapat memberikan alat dan sumber daya kepada penerbit untuk meluncurkan sekuritas yang ditokenkan pada Blockchain dengan parameter tertentu. Tak menutup kemungkinan pula, akan ada proyek lain yang dapat membuat derivatif, aset sintetik, pasar prediksi terdesentralisasi, dan sebagainya.

 

Apa Peranan Smart Contracts dalam DeFi?

Perlu Anda ketahui, kebanyakan aplikasi keuangan terdesentralisasi saat ini maupun yang akan ada, melibatkan smart contracts. Jika kontrak biasa memerlukan istilah hukum untuk menentukan hubungan antara pihak-pihak yang berkaitan, maka smart contract hanya memerlukan kode komputer.

Baca juga: 4 Koin Kripto Ini Bisa Ditambang Dengan Komputer Biasa

Kode-kode persetujuan tersebut akan diintegrasikan oleh smart contracts melalui kode komputer. Hal ini akan membuat eksekusi dan otomatisasi dapat diandalkan dalam proses bisnis berjumlah besar yang memang masih memerlukan pengawasan manual.

Di satu sisi, penggunaan smart contracts memberikan kemudahan dan keefektifan kerja, serta mengurangi resiko antara kedua belah pihak. Namun, di sisi lain, teknologi smart contract menimbulkan resiko baru karena kode komputer yang cenderung memiliki bugs dan kerentanan. Terlebih lagi, nilai kerahasian informasi yang terkunci dalam smart contracts juga beresiko.

 

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi DeFi?

DeFi menghadapi banyak tantangan di tengah kehadirannya sebagai teknologi keuangan di atas jaringan Blockchain. Berikut ini tantangan DeFi pada berbagai sektor.

 

Tampilan yang Kurang Menarik

Hadir dalam bentuk aplikasi, tentunya performa sangat penting untuk bisa diakses pada semua perangkat. Apalagi untuk kepentingan finance, jangan sampai menggunakan aplikasi yang lemot.

Baca juga: 7 Aplikasi Bitcoin Terbaik Di Android

Nah, salah satu tantangan DeFi yaitu pada sektor penampilannya yang buruk. Secara bawaan, Blockchain bekerja lebih lambat daripada aplikasi sejenis lainnya dengan sistem tersentralisasi. Untuk itu, developer aplikasi DeFi masih perlu memperhitungkan keterbatasan ini guna pengoptimalan produk mereka biar lebih baik.

aplikasi defi

 

Resiko Tinggi Terhadap Kesalahan Pengguna

Tantangan DeFi berikutnya yaitu resiko tinggi terhadap kesalahan pengguna. Seperti yang Anda ketahui, aplikasi-aplikasi DeFi mengalihkan tanggung jawab dari pihak perantara ke pengguna. Meski jauh lebih efisien, kenyataannya ini dapat menjadi aspek negatif bagi banyak orang.

Pasalnya, merancang produk yang meminimalisasi resiko kesalahan pengguna bukanlah hal yang mudah. Apalagi, produk yang telah terpasang di atas Blockchain tidak bisa diubah.

 

Pengalaman Buruk Pengguna

Selanjutnya, DeFi masih memberikan pengalaman buruk bagi pengguna. Untuk itu, aplikasi DeFi masih memerlukan usaha keras supaya menjadi elemen utama dalam sistem keuangan global. Nah, untuk mewujudkannya, pengguna harus memberikan manfaat yang nyata, supaya terdorong untuk beralih dari sistem konvensional ke sistem DeFi.

 

Ekosistem Yang Berantakan

Terakhir, tantangan DeFi adalah ekosistem yang berantakan. Tugas ini sangat menakutkan karena menemukan aplikasi yang paling cocok untuk penggunaannya sangat sulit. Pengguna pun harus memiliki kemampuan untuk menemukan pilihan terbaik. Tidak hanya sekedar membangun aplikasi, tapi juga memikirkan bagaimana cara aplikasi ini dikenal lebih luas di ekosistem DeFi.

 

Prospek DeFi Untuk Masa Depan

Prospek ke depan, bukan hal mustahil apabila seluruh aktivitas dan kepemilikan aset dapat dilakukan melalui protokol DeFi. Entah suatu terobosan yang baik atau justru semakin rapuh, dunia keuangan sudah secara nyata melangkah ke arah digital dengan otorisasi terdesentralisasi.

Apalagi pandemi COVID-19 seperti saat ini, mengubah banyak hal berupa pola hidup dan kebiasaan manusia. Pembatasan sosial di seluruh dunia, membuat manusia lebih banyak beraktivitas di dalam ranah dan menggunakan platform digital.

Kondisi ini sedikit membawa angin segar bagi komunitas DeFi, tidak hanya bagi aktivitas individu, melainkan perusahaan yang berupaya bertahan di tengah situasi pandemi.

Tidak menutup kemungkinan pula, DeFi dimasa depan akan terus berinovasi. Apalagi adanya layer-layer DeFi berperan penting untuk menopang sistem yang telah ada dan memberikan ruangan inovasi.

Meski demikian, prospek DeFi juga memiliki kelemahan karena koin-koin DeFi cukup bergantung pada suntikan likuiditas baru. Apabila kondisi pasar sedang mengalami tren bearish, maka DeFi dan seluruh ekosistem kripto akan terdesak, termasuk Bitcoin. Memang, ada investor yang akan menggunakan kesempatan ini untuk aksi beli, namun transaksi oleh spekulator yang minim tidak akan membantu banyak untuk menaikkan lagi harga koin DeFi.

Baca juga: Apakah Mining Bitcoin Masih Menguntungkan Di 2021?

Hanya saja, untuk sektor jangka panjang, banyak orang optimis koin-koin DeFi masih akan memiliki prospek yang menarik. Uniswap dan 1inch adalah contoh aset DeFi yang memiliki prospek menarik. Tingginya permintaan kedua koin tersebut, pengguna bisa mendapatkan bunga di DeFi yang tinggi.

 

Penutup

Keuangan terdesentralisasi berfokus pada pembangunan layanan keuangan yang terpisah dari sistem dan politik konvensional. Hal ini juga memungkinkan munculnya lebih banyak sistem keuangan dan diskriminasi di seluruh dunia. Walaupun idenya cukup bagus, tidak semua orang cocok dengan karakteristik Blockchain. Sangat penting menentukan penggunaan yang tepat, sehingga dapat tercipta pembangunan produk keuangan terbuka yang bermanfaat.

 

Jika progress ini berhasil, DeFi akan mampu mengambil alih kekuasaan dari organisasi-organisasi besar tersentralisasi dan menaruhnya di tangan orang-orang maupun komunitas open source. Jika demikian, apakah hal ini akan menciptakan sistem keuangan yang lebih efisien? Jawabannya akan ditentukan saat DeFi sudah siap untuk diadopsi masyarakat luas. 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [9]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

Bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022

Bagaimana cara mengenalisa candlestick kripto dan forex? Apakah ada perbedaan mendasar?

Suwandi   15 Sep 2022

Tidak ada perbedaan secara candlestick.

Yang berbeda adalah karakter pergerakan harga antara kripto dan forex.

1. Kripto jauh lebih volatil dibandingkan dengan forex.

2. Kripto lebih trending daripada forex karena dapat dijadikan sebagai investasi sedangkan forex tidak.

Oleh karena itu, karakter pergerakan pair forex cenderung lebih banyak sideways karena tujuannya diperdagangkan, bukan untuk investasi.

Kiki R   15 Sep 2022

Kalau trading kripto di broker forex, ya strateginya bisa sama saja lah ya dengan trading forex. Tapi, bagaimana kalau kita mau trading kripto di broker lokal seperti Ajaib dan Pluang? Nggak ada metatrader-nya, nggak bisa langsung sell tanpa buy juga... Adakah strategi trading yang sudah terbukti ampuh?

Indah   29 Sep 2022

@indah:

Pada dasarnya kakak tetap bisa mengamati pergerakan harga dan indikator pada Platform Third Party seperti TradingView yang menyediakan layanan lengkap.Jadi analisa dilakukan pada Platform tersebut, dan sinyal dieksekusi pada platform trading yang digunakan. Hanya saja jika memang sulit, kakak mungkin bisa menerapkan strategi seperti pola Candlestick ataupun Chart Pattern.

Pada pola Candlestick misalkan pola Morning Star, tidak diperlukan bantuan indikator apapun kecuali bentuk Candlestick itu sendiri untuk menganalisa. Contoh:

morning-star

Nur Salim   4 Oct 2022
 Dannel Plur70 |  27 Apr 2022

bagaimana cara kerja sistem blockchain? dan apakah sistem blockchain itu aman?

Lihat Reply [8]

@Dannel Plur70:

Secara simpelnya, Blockchain bekerja dengan cara menghubungkan (Chain) suatu kegiatan yang didasarkan pada satu asset tertentu (Block) seperti perpindahan aset, Mining (membuat Block baru) menjadi satu kesatuan utuh dalam catatan yang lengkap. Kalau bapak pernah menggunakan tools Online seperti mengedit sebuah dokumen di Google Doc, secara simpelnya begitulah cara kerja Blockchain. Dokumen yang ada bisa diedit oleh seluruh orang yang memiliki akses terhadap dokumen tersebut, dan perubahan yang dilakukan dapat langsung diketahui dan tercatat oleh semua orang yang memiliki aksesnya.

Mengenai keamanannya sendiri, jika ditinjau secara keamanan dalam penggunaan, transparansi dan segala kegiatan yang berhubungan dengan aset digital, maka Blockchain tentu saja sifatnya aman. Kalau bapak melihat pencurian-pencurian dari Hacker yang marak terjadi biasanya terjadi bukan karena faktor blockchainnya. Seringnya hal ini terjadi karena Hacker bisa mendapatkan akses dari digital Wallet dari orang yang dicuri. Namun memang ada beberapa kasus dimana Blockchain tersebut sendiri yang terkena serangan Hacker, sehingga Hacker bisa memindahkan aset yang tercatat di dalamnya tanpa terdeteksi dan tercatat.

Bapak bisa mempelajari perihal Blockchain ini lebih lanjut pada artikel kami Apa Saja Jenis Blockchain berikut.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

masta, mohon info digital wallet yang aman dari peretasan hecker? Trims

Whiens Akbar   28 Apr 2022

maraknya dompet digital rawan akan peretasan, bisa di bantu info tips agar digital walet aman dari peretasan kak? Terima kasih

Cantika Retna   28 Apr 2022

@Whiens Akbar:

Kalau ditanya mengenai Digital Wallet mana yang benar-benar aman saya juga kurang tahu. Semua pengembang dari Wallet tersebut pasalnya sudah harus secara otomatis mengedepankan keamanan dengan teknologi tertentu yang sudah tersertifikasi. Hanya saja ya itu, kalau memang apes ya, akan ada saja Hacker yang lebih pintar dalam mencari jalan untuk meretas.

Kalau ingin benar-benar aman saran saya sih bisa pakai Cold Storage atau Cold Wallet saja jika benar-benar khawatir atau memiliki simpanan Bitcoin yang mungkin bisa menjadi target peretasan.

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

@Cantika Retna:

Ada beberapa cara dan tips yang menurut saya sangat berguna. Berikut beberapa tips tersebut:

1. Jangan simpan semua aset dalam satu wallet. Bagi aset ke dalam beberapa bagian dan tempatkan pada Wallet yang berbeda. Jika memiliki aset dengan nilai besar, bisa coba investasi dengan membeli Cold Wallet.

2. Double cek website yang dikunjungi dalam melakukan transaksi. Salah satu cara yang paling sering digunakan oleh Hacker adalah dengan membuat sebuah Website Dummy yang berisikan halaman situs yang persis sama dengan situs pembayaran tertentu. Dari sini nanti mereka bisa mendapatkan akses penting untuk masuk ke Digital Wallet yang kita miliki. Jadi selalu double cek alamat pada website-website yang dikunjungi.

3. Jika mempunyai keluarga atau teman yang dapat dipercaya, gunakan Multi Signature agar transaksi yang dilakukan harus memerlukan persetujuan dari orang lain terlebih dahulu.

Tips yang lain mungkin bisa dibaca lebih lengkap di artikel Cara Memilih Bitcoin Wallet ini. Selalu ingat, cara-cara ini mungkin tidak akan menghentikan peretasan secara keseluruhan. Tapi dengan memproteksi diri kita sendiri, setidaknya kita dapat menghambat dan mempersulit upaya dari para Hacker.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

Blockchain mana yang terbaik saat ini?

Alexa   23 Aug 2022

@Alexa:

Blockchain yang mana dalam konteks apa dulu pak? Untuk konteks kripto sendiri Blockchain jaringan Ethereum, Ripple, Tron yang masih terbaik menurut pendapat ahli. Blockchain sendiri sudah banyak diadopsi untuk keperluan industri bisnis dan banyak sekali Blockchain baru yang justru memiliki kinerja, fungsionalitas, serta tingkat keamanan yang lebih baik daripada yang digunakan pada kripto saat ini. Salah satu Platform Blockchain yang paling baik sendiri saat ini adalah IBM Blockchain.

Nur Salim   24 Aug 2022

Pak @Nur Salim, saya sering mendengar isitilah blockchain yang terdesentralisasi. Apakah arti dari hal tersebut? Selain itu pak, apakah blockchain antar koin kripto itu sama dalam arti kata dibangun dari sistem yang sama? atau apakah berbeda?

Kemudian satu pertanyaan lagi pak, bapak bilang ada kasus hacker memindahkan aset. Yang saya mau tanya adalah dari aset tersebut misalkan bitcoin dipindahkan ke wallet kita terus, apakah bisa di konversi ke ETH?

Trestan   28 Nov 2022
 Anjar |  5 May 2021

Investasi kripto terbaik buat pemula itu token, bitcoin, NFT, atau apa ya? Semakin banyak aja pilihannya, saya jadi bingung. Mohon para sepuh yg udah pengalaman di dunia kripto bagi ide.

Lihat Reply [52]

Untuk Piyuu,

Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk melindungi dan menjamin keamanan semua transaksi. Terlebih lagi jika anda menggunakan exchanger yang teregulasi, maka hal ini menjadi poin penting agar tercipta nuansa tertib dan aman ketika bertransaksi dengan menggunakan aset crypto.

Jika ingin benar-benar menjaga anonimitas, sebenarnya terdapat cara-cara yang bisa dilakukan. Namun metode ini juga ada risikonya, sehingga perlu dipertimbangkan baik-baik dari segi keamanan dan biaya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   28 Jul 2021

Whale adalah perorangan, lembaga, atau perusahaan yang memiliki token suatu mata uang kripto dalam jumlah sangat besar. Jumlah token dalam mata uang kripto itu terbatas, sehingga whale yang memegang dalam kuantitas besar tentunya dapat memengaruhi atau bahkan memanipulasi nilai kripto tersebut. 

Beberapa contoh whale yang memegang bitcoin:

  • Satoshi Nakamoto, sang pencipta bitcoin.
  • Digital Currency Group (pemilik bursa kripto Coindesk).
  • Winklevoss Twins (pemilik bursa kripto Gemini).

Singkatnya, istilah whale dalam kripto itu mirip dengan "Big Boys" dalam forex atau "Bandar" dalam saham.

Aisha   22 Feb 2022

Apakah membuak posisi searah dengan whale akan menguntungkan?

Randu A   23 Feb 2022

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika berminat membuka posisi searah dengan whale. Antara lain:

  • Aksi whale belum tentu diketahui publik tepat waktu. Kita bisa jadi baru akan mengetahuinya beberapa hari (atau lebih) setelah mereka beraksi. Jadi, menirunya pun tak membawa manfaat apa-apa karena sudah ada jeda waktu yang lama.
  • Para whale umumnya hold kripto dalam jangka panjang, dan mereka sudah beli sejak dahulu kala saat harganya masih murah. Kalau meniru mereka untuk hold mulai sekarang, kita hanya bisa dapat kripto pada tingkat harga lebih mahal.

Intinya, kita tidak bisa meniru posisi whale seperti copy trading atau sejenisnya.

Yang bisa kita lakukan hanyalah mewaspadai potensi dampak aksi whale. Misalnya, kita tahu Winklevoss Twins punya banyak bitcoin. Kalau muncul rumor bahwa mereka akan mengobral bitcoinnya secara besar-besaran, maka kita mungkin perlu berpikir dua kali kalau mau beli bitcoin pada saat itu.

Aisha   25 Feb 2022

Apakah wallstreetbets juga whale kripto? Beberapa waktu yang lalu dia membuat postingan tentang dogecoin, harganya langsung meroket.

Yanto   25 Feb 2022

Tidak. wallstreetbets bukan termasuk whale kripto. Daripada disebut whale, wallstreetbets lebih cocok disebut tukang pom-pom.

Wallstreetbets merupakan salah satu kanal diskusi trading di media sosial reddit. Banyak sekali trader ritel yang bergabung dalam kanal ini, sehingga aksi mereka secara berjamaah dapat memengaruhi pergerakan harga saham atau kripto. Namun, Wallstreetbets itu sendiri tidak memiliki kripto apa pun. Pengaruh mereka pada harga kripto berbasis pada tindakan sukarela para member kanal tersebut.

Aisha   1 Mar 2022

@ Aliando:

Setahu saya Elon Musk memang berinvestasi pada beberapa jenis mata uang kripto, dan sering memberikan prediksi pergerakan harga kripto. Karena nilai kripto yang dimiliki cukup besar dan digunakan untuk pembayaran di beberapa perusahaan miliknya, maka akan berpengaruh pada harga kripto. Elon Musk sangat jarang berkomentar mengenai pergerakan nilai tukar mata uang yang diperdagangkan di pasar forex.

 

M Singgih   7 Mar 2022

Satu hal yang perlu dipahami: Harga Bitcoin dan koin-koin kripto lain akan selalu naik-turun bak roller coaster. 

Hal ini menjadikan kripto tidak cocok untuk berinvestasi atau untuk siapa pun yang butuh rasa aman saat bertrading. Kripto hanya cocok untuk mereka yang risk-taker dan siap untuk menanggung rugi sampai modal ludes.

Jadi, apa yang sebaiknya kita lakukan saat harga Bitcoin dan kripto lain sedang turun sekarang? Jawabannya  tergantung pada bagaimana karakter kamu sebagai investor/trader.

Jika kamu tergolong risk-taker, ya anggaplah saat ini sebagai peluang beli.

Jika kamu tergolong safe-seeker, ya sudah jelas sekali bahwa fluktuasi kripto merupakan tanda bahaya.

Aisha   9 Mar 2022

Kripto sudah diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia, bukan hanya "mulai". Buktinya, pemerintah sudah menentukan tarif pajak untuk keuntungan dari investasi kripto. Aset berupa kripto dan NFT juga harus dilaporkan dalam SPT Tahunan.

Aisha   10 Mar 2022

untuk di indonesia sendiri, kripto apa ya min yang perkiraan kedepannya menjanjikan?

Puput Farasha   10 Mar 2022

Kripto di Indonesia sejauh ini dibuat di atas blockchain yang sudah ada, bukan merupakan inovasi terobosan baru. Kripto di Indonesia juga seringkali hanya di-endorse oleh lingkungan terbatas dan memiliki prospek adopsi yang sempit. Hal ini membuat prospeknya kurang sustainable dibandingkan kripto berskala internasional seperti Bitcoin atau Ethereum.

Apabila berminat untuk berinvestasi pada kripto yang menjanjikan dalam jangka panjang, sebaiknya tetap berkiblat pada pasar kripto internasional. Beda halnya jika hanya ingin untung jangka pendek (spekulatif), maka kripto mana saja punya potensi meningkat sesuai analisis teknikal dan fundamentalnya.

Aisha   11 Mar 2022

Koin kripto terbaik saat ini masih tetap Bitcoin dan Ethereum, karena penggunaan dan adopsinya yang paling luas. Kedua koin kripto itu juga sudah punya rekam jejak yang panjang. Selain itu, ada pula Litecoin, Cardano, dan Dogecoin.

Litecoin itu koin "pengikut Bitcoin" yang paling awal, sehingga adopsinya juga cukup luas dan rekam jejaknya jelas.

Cardano berpeluang untuk bersaing dengan Ethereum sebagai platform blockchain, didukung riset dan tim yang lebih unggul. Saat ini masih dalam pengembangan, tetapi ada kemungkinan menjadi bagian dari sistem keuangan masa depan.

Dogecoin tidak punya keunggulan seperti keempat koin kripto lainnya karena cuma berkembang dari "meme". Tapi ada bekingan dari Elon Musk yang sangat berpengaruh, sehingga termasuk koin kripto terbaik (setidaknya, untuk sementara ini).

 

Aisha   16 Mar 2022

10 kripto terbaik untuk saat ini berdasarkan berbagai sumber, antara lain:

  • Bitcoin (BTC)
  • Ethereum (ETH)
  • Litecoin (LTC)
  • Bitcoin Cash (BCH)
  • Stellar Lumens (XLM)
  • Cardano (ADA) 
  • Solana (SOL)
  • Dogecoin (DOGE)
  • Tether (USDT)
  • Binance Coin (BNB)

Nah, itulah beberapa kripto terbaik saat ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa nilai cryptocurrency sangat fluktuatif. Beberapa mata uang kripto juga tengah terlibat masalah hukum pada negara-negara tertentu, sehingga prospeknya sewaktu-waktu bisa merosot dengan cepat.

Aisha   24 Mar 2022

Keberadaan mata uang kripto telah mengubah dunia keuangan global. Mata uang kripto belum bisa menggantikan mata uang biasa yang kita gunakan sehari-hari, tetapi memang ada kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Beberapa kelebihan mata uang kripto:

  • Pilihan investasi baru yang menarik.
  • Mempermudah dan mempercepat sistem pembayaran lintas batas (antar bank dan antar negara).
  • Transaksi mata uang kripto dapat berlangsung 24 jam nonstop, berbeda dengan transaksi perbankan yang terbatas dalam jam kerja saja.
  • Transaksi dapat dilaksanakan secara anonim, sehingga mencegah kebocoran data pribadi maupun pencurian identitas.

Sedangkan kekurangan mata uang kripto, antara lain:

  • Nilai tukar mata uang kripto sangat fluktuatif, bahkan naik-turunnya bisa berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan mata uang biasa.
  • Transaksi kripto sangat rentan penipuan dan tindak kejahatan seperti money laundry (pencucian uang).
  • Masih sangat sedikit lembaga atau perorangan yang menerima pembayaran dalam bentuk mata uang kripto.

Perlu diperhatikan pula bahwa jika ingin ikut andil dalam dunia kripto, kita harus terlebih dahulu memiliki wawasan IT dan literasi keuangan yang mumpuni. Banyak orang awam buru-buru berinvestasi dalam kripto tanpa pemahaman yang memadai, sehingga hasilnya tergantung hoki dan seringkali merugi.

Aisha   28 Mar 2022

Uang kripto seperti bitcoin, ethereum, dkk tidak mungkin menjadi alat pembayaran yang sah berlaku di negara maju yang sudah memiliki mata uang kuat. Namun, mereka bisa menjadi alat pembayaran di negara-negara yang tak memiliki mata uang kuat.

Kita bisa lihat saat ini sudah ada negara yang telah mengesahkan penggunaan mata uang kripto, seperti El Salvador. Masyarakat di negara-negara yang kurs mata uangnya runtuh (seperti Venezuela dan Ukraina) juga mempergunakan uang kripto sebagai alternatif alat pembayaran.

Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa uang kripto merupakan alat pembayaran yang disukai di Dark Web dan pasar gelap.

Aisha   29 Mar 2022

tujuan diciptakan mata uang kripto sendiri apa ya kak? apakah untuk investasi atau untuk mempermudah transaksi saja?
Terima kasih

Anang Herman   30 Mar 2022

Kripto mulai berkembang sejak Bitcoin dibikin oleh "Satoshi Nakamoto". Masalahnya di sini, tidak ada seorang pun yang tahu siapa itu "Satoshi Nakamoto" dan apa tujuannya membuat bitcoin. Jadi, apa tujuan asal diciptakannya mata uang kripto? Entah. Tidak ada yang tahu, kecuali si Satoshi Nakamoto" yang entah siapa itu.

Kalau kita berbicara lebih fokus pada mata uang kripto tertentu (bukan kripto secara umum), maka barulah kita bisa menjawab tujuan penciptaan itu (asalkan kita tahu siapa penciptanya). Di sisi lain, tiap kripto tentu punya pencipta berbeda dan tujuan berbeda.

Umpamanya, tujuan penciptaan Ethereum (ETH) adalah sebagai platform untuk pembuatan smart contracts dan aplikasi yang terdesentralisasi. Jadi, tujuan penciptaan Ethereum bukan untuk investasi, melainkan untuk mempermudah transaksi.

Contoh yang lain, kripto Tether (USDT) diciptakan untuk menjaga stabilitas nilai mata uang kripto. Jadi, ada tujuan ganda untuk mempermudah transaksi sekaligus untuk investasi.

Aisha   30 Mar 2022

Kegunaan mata uang kripto sama saja dengan mata uang pada umumnya, yakni:

  • alat pembayaran (alat tukar)
  • komoditas (instrumen investasi)

 

Aisha   6 Apr 2022

apakah uang kripto merupakan alat pembayaran yang sah ya bu? mohon penjelasannya. terima kasih

Neriman   6 Apr 2022

Status hukum mata uang kripto berbeda-beda di setiap negara. Indonesia melarang penggunaan mata uang selain Rupiah sebagai alat pembayaran di dalam negeri, sehingga kripto bukan alat pembayaran yang sah di RI.

Aisha   8 Apr 2022

@ Rugaya Sahi:

Tidak. Investor saham belum tentu berinvestasi di mata uang kripto dan juga belum tentu trading mata uang kripto. Setahu saya banyak investor saham yang tidak trading di instrumen forex dan juga mata uang kripto. Sebaliknya para trader forex dan kripto kebanyakan tidak trading atau berinvestasi pada saham.

Investor saham biasanya kurang tertarik pada trading forex dan juga trading kripto yang menggunakan leverage, karena dianggap lebih berisiko.

 

M Singgih   13 Apr 2022

@Firdaus Husein:

Untuk resminya setahu saya tidak ada pak. Menurut sumbernya, Koin kripto adalah mata uang digital yang dirancang dengan kriptografis sebagai bentuk autentikasi dan upaya untuk menjaga keamanan transaksi. Karena bentuknya digital, jadi tidak diperlukan lagi bentuk fisik seperti yang kita gunakan sehari-hari pada mata uang fiat. Namun, kalau bapak mencari bentuk koin, saya rasa di pasaran banyak penjual Merchandise berupa tiruan bentuk koin-koin kripto. Tapi karena sifatnya yang hanya sovenir, jadi tidak akan bisa digunakan untuk transaksi.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

bagaimana dengan keamanan uang kripto untuk transaksi di indonesia pak?

Albi Alfaro   18 Apr 2022

@Albi Alfaro:

Kalau untuk keamanan saat ini setahu saya belum ada kasus penipuan atau penyalahgunaan dengan transaksi kripto di Indonesia. Sehingga tergolong cukup aman. Hanya saja perlu diperhatikan, transaksi ini biasanya ada hanya untuk keperluan penukaran kripto sebagai keperluan untuk investasi ataupun trading. Mata uang kripto sendiri saat ini belum mendapat izin resmi agar dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Sehingga kedepannya jika terjadi kasus penyalahgunaan atau penipuan, kerugian yang diperoleh mungkin tidak dapat dilaporkan atau ditindak lanjuti oleh aparat.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   20 Apr 2022

@Zamil Daytona:

Selamat malam, alasan utama kripto tumbuh dengan pesat umumnya sih ada pada dasar atau teknologi yang digunakan pada kripto itu sendiri, yaitu Blockchain. Selain karena sifatnya yang ter-Desentralisasi, Blockchain menawarkan transparansi dan kecepatan transaksi dalam jumlah besar yang selama ini menjadi kekurangan utama mata uang Fiat. Terlebih lagi fungsi ini sudah berkembang dengan sangat luas, sehingga pengaplikasiannya tidak terbatas hanya pada sistem pertukaran/transaksi uang saja, bahkan telah menjalar menjadi basis ke arah industri lain seperti Start Up, Art, dll.

Tapi kalau menurut saya pribadi, perkembangan pesat awal adalah pasca Bull Market Bitcoin pasca Mining jadi populer sebagai Tools utama. Setelah itu banyak sekali koin kripto muncul yang juga menekankan cara mining untuk mendapatkannya. Perkembangan pesat kedua setahu saya saat di awal pandemi Covid dahulu. Tidak hanya kripto, banyak sekali orang yang mencoba peruntungannya saat itu pada berbagai macam hal yang bisa menghasilkan uang termasuk saham, forex, dll. 

Nur Salim   26 Apr 2022

@Arjuna Sinurat:

Selamat malam, saya kurang tahu perihal mata uang kripto yang sedang trend saat ini. Namun yang saya tahu, sebagian besar mata uang kripto sedang berada berusaha untuk membentuk trend naiknya kembali pasca dilanda penurunan yang cukup panjang beberapa bulan terakhir. Untuk berita-berita terupdate tentang kripto, bisa bapak baca di halaman berita kripto .

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   26 Apr 2022

Saat ini, mining bitcoin sudah tidak bisa dengan PC biasa karena ada nya mining besar2an.
selain bitcoin untuk koin kripto apa saja ya pak yang masih bisa mining di PC biasa? mohon info. Terima kasih

Muhammad Ikbal   27 Apr 2022

@Muhammad Ikbal:

Bukannya tidak bisa pak, hanya saja biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan perakitan Rig miningnya cukup besar, belum lagi disertai biaya konsumsi listrik yang dibutuhkan. Jadi tidak semua kalangan mampu melakukannya. Mengenai koin yang masih bisa dimining banyak kok pak. ETH, ETH Classic, bahkan Doge juga masih bisa dimining dengan kapasitas PC Mid-End sampai High-End. Kalau kapasitas PC-nya Low-End mungkin hanya koin-koin yang market Cap-nya masih tergolong menengah-rendah seperti Beam, Vertcoin, dll.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   27 Apr 2022

Popularitas trading kripto tidak akan menggeser trading forex dan saham.

Mengapa demikian? Pertama-tama, kamu perlu memahami mindset investor dan trader. Investor dan trader tidak akan mempercayakan modalnya pada satu jenis aset investasi saja, melainkan pada beberapa jenis aset investasi yang memiliki tingkat risiko berbeda-beda. Hal ini dikenal dengan istilah "diversifikasi".

Salah satu prinsip diversifikasi paling terkenal adalah "balanced portfolio" (portofolio berimbang). Sesuai prinsip ini, investor akan membagi modalnya menjadi dua bagian. Sebagian dialokasikan untuk saham, sebagian yang lain untuk aset fixed income (seperti obligasi dan reksa dana pendapatan tetap). 

Selain prinsip portofolio berimbang, masih banyak lagi strategi diversifikasi lain, termasuk yang membagi modalnya dengan 2:4:4 (20% trading forex/kripto, 40% saham, 40% obligasi), dll. Yang jelas, trader dan investor yang bijak tidak mungkin hanya menanamkan modal pada kripto saja dan sepenuhnya meninggalkan aset investasi lain.

Aisha   28 Apr 2022

apa sih kak yg menjadi kelebihan trading kripto, sehingga cepat sekali perkebangannya?

Robert Muktar   29 Apr 2022

Dalam dunia trading dan investasi, kita mengenal istilah "high risk, high return". Nah, trading kripto itu tergolong berisiko sangat tinggi, karena fluktuasi harga yang luar biasa drastis. Tapi bagi trader, fluktuasi yang sangat drastis itu berarti menunjukkan ada lebih banyak peluang trading kripto daripada forex atau aset lain yang fluktuasinya lebih kalem.

Selain itu, trading kripto dapat berlangsung 24 jam sehari, 7 hari seminggu nonstop. Ini berbeda dengan trading saham yang hanya dapat dilaksanakan selama jam kerja, juga berbeda dengan trading forex yang "cuma" 24 jam sehari selama 5 hari seminggu. Banyak orang yang sibuk pada hari kerja biasa menjadi lebih suka berinvestasi pada saham (tak perlu analisis rutin), lalu trading pada kripto pada waktu luangnya.

Aisha   29 Apr 2022

@Martina Dewi:

Selamat pagi, untuk pergerakan harga kripto sendiri kebanyakan sedang mengalami penurunan tajam terlebih lagi pasca lebaran kemarin. Penurunan ini sendiri hanyalah lanjutan dari Downtrend yang memang sedang terjadi di mata uang kripto beberapa bulan terakhir. Salah satu dari ang mengalami penurunan paling signifikan tentu saja pada raksasa kripto BTC/USD. Harga BTC yang sempat mengalami Sideways di sekitaran level 38,000-40,000 sebelum lebaran, turun drastis hingga ke level 31,000 saat ini. Disinyalir penurunan ini karena pasar kripto terkena imbas Sell Off besar-besaran dari Investor di pasar saham setelah kenaikan suku bunga minggu lalu.

harga-kripto

Nur Salim   10 May 2022

Halo pak,

Sama seperti investasi lainnya, selalu ada resiko yang mengikuti bersamaan dengan potensi keuntungannya. Salah satu hal perlu diwaspadai ketika investasi token kripto adalah Rug Pull.

 

Sebelum investasi di token kripto, Anda memang perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Antara lain:

  • Teliti tim developernya, apakah mereka sudah cukup punya nama di ranah industri Blockchain?
  • periksa roadmapnya
  • Cek TVL (Total Value Locked)
  • Cek data dan informasinya di jaringan blockchain
  • Siapa token auditornya?

Selain itu, dari diri sendiri juga jangan fomo dan hindari promosi agresif. Kalau menemukan link promosi yang mencurigakan dan meminta data-data pribadi, harap berhati-hati.

Ananta   18 May 2022

Halo pak,

Sebelum investasi, ada baiknya Anda mengetahui definisi dari masing-masing istilah kripto yang sedang nge-tren ini.

  • Token kripto: Sebuah aset digital yang diterbitkan oleh suatu project sebagai alat pembayaran dalam lingkup project tersebut. Setiap token dikembangkan dalam sebuah blockchain dan untuk memvalidasinya, dibutuhkan koin kripto.
  • Bitcoin: Ini termasuk ke dalam kategori koin kripto. Nah, koin kripto ini berperan sebagai uang atau alat tukar, sehingga bisa ditransfer, disimpan, dan ditradingkan.
  • NFT: Aset digital yang mewakili objek dari dunia nyata, transaksi NFT dicatat dalam jaringan blockchain dan digunakan sebagai alat pembayaran.

Jika Anda memiliki modal yang terbatas, sebaiknya berinvestasi koin kripto. Harga Bitcoin saat ini sudah sangat tinggi, tapi Anda bisa investasi dalam jumlah kecil melalui aplikasi trading online yang sudah teregulasi.

Selain Bitcoin, masih banyak koq koin kripto yang potensial lainnya.


Cek di sini: 10 Jenis Mata Uang Kripto Paling Populer Selain Bitcoin

Ananta   18 May 2021

Hai, saya pemula di bidang kripto nich, baru belajar2 sedikit. Skrg ini banyak token-token kripto yang dishare lwt akun2 twitter, kita klik terus dapet tokennya gitu. Sebenarnya hal kayak gitu aman gak sich? Terima kasih, semoga ada yg merespon. 

Jimin   3 May 2022

mohon info harga kripto saat ini (setelah lebaran) vs menjelang lebaran?

Martina Dewi   9 May 2022

melihat pesatnya trading kripto saat ini, apakah akan menggeser trading forex dan saham?

Mahmudul Hasan   26 Apr 2022

apa yg menyebabkan pertumbuhan mata uang kripto begitu pesat?

Zamil Daytona   25 Apr 2022

mohon info mata uang kripto yang lagi trend saat ini apa saja ya? terima kasih

Arjuna Sinurat   25 Apr 2022

Mengapa untuk bertransaksi di exchanger kripto, pengguna perlu verifikasi kripto dulu? Bukannya tujuan dibuatnya kripto itu agar anonim ya? Mohon pencerahannya. 

Piyuu   19 Jul 2021

Di forum-forum kripto biasanya ada yang menyebutkan "Whale", siapa sebenarnya mereka ini? Dan apa peran dan dampak whale pada kripto?

Randu A   18 Feb 2022

Mengapa Tweet Elon Musk Hanya Berpengaruh Pada Pasar Kripto? Kenapa tidak di pasar forex?

Aliando   2 Mar 2022

Saat ini harga Bitcoin dan koin2 lainnya sedang turun, apakah ini saatnya beli/invest atau merupakan warning bahaya untuk menjauhi kripto?

Akbar Putra   7 Mar 2022

Apakah ada bentuk real dari koin kripto atau hanya sebatas transaksi digital saja?

Firdaus Husein   14 Apr 2022

Saat ini sedang ramai pasar kripto, apakah akan berdampak pada sepinya pasar saham, Reksadana dan pasar obligasi?

Rugaya Sahi   12 Apr 2022

Mata uang kripto bisa digunakan untuk apa saja?

Neriman   5 Apr 2022

Koin kripto terbaik saat ini, koin kripto apa saja ya?

Kiko_manang   15 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini sangatlah pesat, kripto terbaik untuk saat ini apa saja ya kak?

Mei Andhara   22 Mar 2022

Perkembangan kripto saat ini begitu pesat, akankah kripto akan menjadi mata uang yang sah?

Anbiya_ulya   25 Mar 2022

Kelebihan dan kekurangan dengan adanya mata uang kripto?

Anang Herman   25 Mar 2022

Perkembangan kripto begitu pesat. Terlebih lagi mulai banyak exchange kripto legal di Indonesia yang mempermudah dalam bertransaksi. Apakah ini sebagai pertanda bahwa kripto mulai diterima sebagai instrumen investasi di Indonesia? 

Gilang Ihya   8 Mar 2022

Dengan kata lain kalau mau mining coin yang valuenya besar perlu PC dengan spek high. Berarti menyesuaikan antara kapasitas alat untuk mining dengan koin yang akan didapatkan ya?

Solusi terbaik untuk yang tidak memiliki alat mining yang memadai itu apa ya?

Alex   29 Nov 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [15]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain. 

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap? 

Marshall   8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya. 

Nur Salim   9 Aug 2022

Aplikasi trading kripto dan metatrader apakah sama?

Yendri   8 Sep 2022

Metatrader adalah platform untuk trading secara CFD (Contract for Difference). Jadi, kalau kamu mau trading kripto secara CFD, maka kamu bisa pakai Metatrader.

CFD yang dimaksud di sini adalah transaksi buy/sell pada platform dengan leverage (margin) yang tidak melibatkan aset fisik. Pembeli dan penjual hanya memperdagangkan kontrak yang tercatat secara elektronik untuk memperoleh keuntungan dari naik-turun harga.

Tapi kalau kamu ingin jual-beli kripto secara fisik atau kontrak non-CFD lain, maka kamu harus pakai platform trading yang disediakan oleh bursa kripto kamu (crypto exchange). Metatrader tidak memfasilitasi jual beli kripto secara fisik atau non-CFD. Berikut ini artikel tentang beberapa platform trading kripto yang sah di Indonesia.

Aisha   9 Sep 2022

Apakah di Indonesia ini ada aplikasi trading kripto yang tanpa persyaratan KYC? Saya khawatir dengan keamanan data pribadi kalau harus kirim id card dan selfie seperti itu. Mohon infonya. 

Syahrul C   30 Sep 2022

Semua penyedia layanan jasa keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia harus melaksanakan prosedur KYC. Oleh karena itu, semua aplikasi berizin di Indonesia tentu memberlakukan ketentuan tersebut.

Kalau kamu tidak mau memenuhi syarat KYC, kamu dapat bergabung dengan aplikasi mancanegara atau aplikasi lokal yang tidak teregulasi.

Aisha   1 Oct 2022
 Cokro Raharjo |  7 Jan 2021

bagaimana cara membaca candlestick kripto untuk melihat signal entry?

Lihat Reply [26]

@ Rizqy Bagus:

Pergantian candle per hari akan tampak jika Anda mengamati pergerakan harga pada time frame daily. Pergantian candle per hari (pada time frame daily) terjadi setiap hari dari hari Senin hingga Jum’at setiap jam 00:00 waktu server. Untuk menyesuaikan dengan waktu WIB, Anda harus tahu perbedaan waktu antara WIB dan waktu server.

 

M Singgih   15 Apr 2021

kalau untuk hari sabtu kripto masih bisa trading ya pak? 

Abdul Malik   24 May 2021

@ Abdul Malik:

Ada beberapa broker yang server untuk mata uang kriptonya masih aktif pada hari Sabtu dan Minggu. Jika menggunakan platform Metatrader, untuk mengetahui jam trading suatu pair, bisa klik kanan pada pair yang ada di Market Watch, kemudian klik “Specification”.

 

M Singgih   24 May 2021

Wah sama nih, saya juga bertanya-tanya mengenai ini. Akhirnya ketemu juga jawabannya.

Saya juga nitip tanya, kalo untuk spreadnya, di crypto exchange dan broker forex itu sama juga kah pak?

Gama   9 Jul 2021

@ Gama:

Untuk pair kripto, spread-nya jauh lebih besar dari pair forx. Silahkan lihat di paltform trading Anda.
Berikut ini perbandingan spread dari broker yang saya gunakan untuk Bitcoin dan pair forex:

Pergantian Candle Pada Mata Uang Crypto

M Singgih   11 Jul 2021

@Supriadi

Pertama-tama seblum pembahasan saya lanjutkan lebih dalam, dalam time berapa sejatinya bapak menemukan Pin Bar dan melakukan transaksi Buy? Karena sejatinya, semakin kecil time frame yang digunakan sebagai dasar analisa Candlestick, maka semakin besar pula sinyal itu hanya muncul karena adanya Noise pergerakan harga. Selain itu, meskipun menggunakan time frame Daily sekaligus, tentu saja masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan dan tidak bisa sembarangan membuka posisi karena adanya Pin Bar.

Umumnya, Pola Candlestick biasanya digunakan sebagai salah satu konfirmasi untuk pembukaan posisi. Bukan berarti tidak bisa digunakan secara mandiri, hanya saja akurasi dari pola itu meningkat jika digabungkan dengan Technical Tools lain. Pin Bar yang baik sendiri, biasanya muncul sebagai konfirmasi pada level-level penting yang ada dalam pasar seperti Support dan Resistance, Supply dan Demand, bahkan sekedar Moving Average juga sudah cukup untuk menemani kemunculan Pin Bar. Contohnya sebagai berikut:

pin-bar-2

Pin bar bisa muncul di mana dan kapan saja dalam pasar. Bukan berarti sinyalnya bisa diikuti semua dan akan mendatangkan untung semua. Kalau tempatnya salah, ujung-ujungnya bukan Reversal yang muncul pak tapi Continuation. Inilah pentingnya menyaring Pin Bar yang muncul ini nanti. Bisa lewat Trend, yang berarti saat Trend sedang naik kita hanya akan mengincar Pin Bar Buy saja. Atau juga diikuti dengan Key Level seperti yang disebutkan di atas. Salah satu contohnya sebagai berikut:

pin-bar-1

Contoh kedua ini bahkan saya ambil dari Pin Bar yang muncul di tf H1 dengan patokan Pin Bar muncul sebagai Rejection MA. Saya tidak tandai semua, tapi bisa dilihat selain Pin Bar yang ditandai, banyak Pin Bar lain di sana yang tidak berada pada Key Level yang ditentukan.

Jadi bukan berati karena Pin Bar-nya tidak bekerja, pasar kripto disimpulkan penuh manipulasi. Pertama kita perbaiki dulu cara trading dengan Pin Bar-nya. Kalau cara tradingnya sudah benar, dan tidak bekerja, bisa jadi pasanya memang tidak cocok atau kemungkinan terburuk ada manipulasi seperti yang bapak bilang.

Jika ingin belajar lebih dalam lagi, mungkin coba bisa dipelajari artikel tentang Pin Bar pada kripto BTC. Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   21 Jan 2022

@Surya Jatmiko

Betul pak, umumnya Candlestick bisa digunakan sebagai salah satu Technical Tools untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya. Namun, jika tujuannya digunakan untuk mencari koin mana yang selanjutnya akan terbang saya rasa agak sulit. Kondisi suatu aset atau koin kripto yang terbang tinggi ini biasanya disebabkan oleh 2 hal pak.

1. Karena memang valuasi dari koin tersebut meningkat hasil dari transaksi jual beli yang normal berdasarkan asas Supply And Demand. Untuk Point nomor satu ini penggunaan analisa Technical seperti Candlestick tentu saja dapat digunakan dengan baik karena kondisi pasarnya yang normal. Contohnya pada kenaikan Doge di tahun 2019 berikut:

cs-1

Dari grafik dapat terlihat bahwa harga yang sedang dalam kondisi Sideway pasca penurunan membentuk pola Candlestick Morning Star dengan Candle ke-2 berupa Doji yang mengindikasi bahwa akan ada Reversal atau putar balik harga. Posisi bisa diambil setelah pola Candlestick terbentuk dengan resiko SL ditempatkan pada harga Low di pola yang terbentuk. 

2. Karena adanya manipulasi dari satu atau lebih pihak yang sengaja melakukan pembelian besar-besaran pada koin. Untuk point yang berikutnya ini yang saya rasa sulit mengaplikasikan Technical Tools, mengingat cuitan-cuitan bapak "Tesla" yang mengangkat harga to the moon muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu alias random. Berikut contoh dari Chart koin Doge pada hari salah satu cuitan bapak "Tesla" muncul:

cs-2 Jika dilihat dari grafik, harga memang terlihat membentuk pola Candlestick Bullish Engulfing saat harga naik. Sayangnya, pola ini selesai saat harga telah sangat tinggi sehingga tingkat risiko yang diambil untuk masuk saat pola ini selesai juga tinggi. Berbeda lagi kalau tujuannya memang investasi di koin meme satu ini ya. Jatuhnya sah-sah saja untuk membeli walau harga sudah sangat tinggi.

Pendekatan yang mungkin berhasil itu adalah dengan menggunakan Chart Pattern. Terlihat pada Chart di atas, ada pola Flag yang terbentuk sebelum kenaikan harga yang drastis. Pola Flag ini merupakan salah satu pola Chart Pattern dengan yang cocok untuk Day trading.

Namun hal ini juga cukup dipaksakan mengingat harga penutupan yang terbentuk juga sudah jauh berada titik Breakout pola Flag itu.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Dyah Purnama:

Lihat pada Platform mana? Umumnya memang kalau di halaman Home atau awal tampilan atau pergerakan harga kripto hanya akan menampilkan Line Chart. Tujuannya tentu saja agar para user baru yang mengakses Platform lebih nyaman dan tidak ada tekanan karena harga Candlestick sekilas tampak lebih ribet. Selain itu, ada juga kepentingan orang-orang yang hanya perlu tahu posisi dan kondisi harga saat ini, dan tidak tertarik melihat pergerakannya secara detail.  Ini juga mengapa pada sebagian Platform bahkan harga hanya ditampilkan dalam bentuk bola yang berwarna hijau/merah yang menandakan kondisi ringkas market saat itu. Contohnya pada halaman harga kripto kami berikut:

btc-usd-1

Betul, Candlestick Chart memang lebih unggul daripada Line Chart secara umum. Hanya saja masing-masing tetap memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya misal kita ingin mencari level SNR, dalam kasus ini akan lebih mudah melihatnya dengan Line Chart karena tidak komponen harga lain seperti Open, High, Low, yang bisa mengganggu objektifitas. Kalau ingin melihat struktur harga dengan detail, Candlestick menawarkan pola-pola yang jelas dan teruji untuk kepentingan analisa pergerakan harga ini. Contohnya dapat dilihat pada gambar grafik berikut BTC/USD yang memanfaatkan gabungan antara SMA 50 dan pola Candlestick Pin Bar:

pin-bar-1

Nur Salim   25 Jan 2022

@Aris Hakim:

Tentu saja bisa pak. Chart Pattern umumnya hanya sebuah kumpulan dari Candelstick atau Bar yang membentuk suatu pola tertentu. Jadi bisa digunakan secara mandiri atau dengan perpaduan konfirmasi dengan pola Candlestick seperti Engulfing, Morning/Evening Star ataupun Pin Bar dalam analisa BTC/USD.

Kalau mengenai jenis-jenis yang paling sering saya lihat sih biasanya ada Flag, Wedge, Channel, HnS, Rectangle, dll. Biasanya pola-pola ini cukup sering muncul kok di time frame Daily ke bawah. Sebagai contoh berikut Chart BTC/USD Time Frame H1 ketika jawaban ini dituliskan. Di sini cuma saya bisa melihat 3 pola, tapi seharusnya ada lebih dari itu.

chart-pattern

Sebagai pedoman, mungkin bisa coba dibaca-baca artikel 3 pola yang menguntungkan di Intraday. Pola ini juga bisa digunakan tidak hanya di BTC, tapi pada semua koin kripto pada umumnya, serta pasar lain seperti Forex, Stock, dll.

Nur Salim   3 Feb 2022

@Eki Safitri:

Untuk penentuan tempat dimana posisi harus ditutup saat sedang mendapatkan keuntungan sebenarnya ada berbagai macam cara kak. 

1. Menggunakan patokan garis Support dan Resistance:

Cara yang paling mudah adalah menutup posisi di garis Support dan Resistance terdekat dari posisi harga dibuka. Jika posisi yang dibuka Buy, maka posisi bisa ditutup pada garis Resistance-nya, begitu pula sebaliknya. Perlu diingat, garis patokannya adalah Support dan Resistance terdekat ya, bukan garis Support dan Resistance yang sifatnya major dan jaraknya berada jauh sekali dari posisi dibukanya harga.

Kelebihan menggunakan garis Support dan Resistance terdekat ini biasanya Winrate yang dicapai akan cukup tinggi karena utamanya harga pasti bergerak dari satu garis Support dan Resistance ke garis Support dan Resistance lainnya. Kekurangannya sendiri, kalau posisinya kurang baik, ratio antara Risk:Reward yang didapat biasanya tergolong kecil.

2. Menggunakan Risk:Reward Ratio

Metode menentukan target profit yang paling sering digunakan lainnya adalah menggunakan perbandingan Risk:Reward Ratio 1:2. Penggunaannya mudah, cukup tempatkan Take Profit sejauh 2x jarak Stop Loss yang digunakan. Misal Stop Loss-nya 40 pips, maka Take Profitnya harus 80 pips.

candle-rr

Kelebihan dari penggunaan metode ini sendiri ada pada letak kemudahan dalam menghitung parameter-parameter hasil performa trading seperti Expectancy, Average Net Profit, Average Loss, dll.

Kelemahannya sendiri pada tingkat Win Rate yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode pertama. Namun tidak perlu khawatir, meskipun Win Rate-nya kecil, keuntungan bisa tetap diraih dari besarnya Reward yang 2x lipat dari Risk yang dirisikokan.

3. Menunggu sinyal pembalikan dari pola Candlestick berlawanan:

Metode ketiga ini yang cukup sering dianjurkan dan dicontohkan pada buku-buku Classic Candlestick. Karena posisi dibuka berdasarkan hasil dari analisa menggunakan pola Candlestick, maka penutupan posisi pun lebih baik jika menggunakan Candlestick pula. Contohnya saat posisi Buy sedang mengalami keuntungan dan muncul pola Candle Reversal Shooting Star, maka posisi harus ditutup saat pola tersebut sudah valid terbentuk. Ini juga berlaku untuk segala jenis pola Candlestick yang mengindikasikan reversal.

candle-reversal

Kelebihan dari metode ini adalah kita sepenuhnya bersinkronisasi dengan market mengenai kapan dan dimana posisi harus dibuka dan ditutup.

Kelemahannya sendiri ada dua setahu saya. Pertama, sisi psikologis atau otak yang manusia yang menolak untuk menutup posisi yang sedang mengalami keuntungan meskipun sudah diberi tanda bahwa harga berpotensi berbalik arah. Kedua, sering terjadi kesalahpahaman antara pola Candlestick yang memberikan sinyal pembalikan arah dengan pola Candlestick yang memberikan sinyal pelemahan dari pergerakan harga. Hal ini bisa membuat posisi ditutup terlalu dini sehingga profit yang didapat kurang maksimal.

Mengenai mana yang paling baik, kakak bisa coba ujikan terlebih dahulu satu per satu. Atau silahkan dipilih yang konsepnya sesuai dengan pribadi kakak.

Terima kasih, semoga membantu. 

Nur Salim   7 Feb 2022

@Anthony W:

Betul pak, Three White Soldiers dan Three Black Crows memang merupakan beberapa pola Candle yang sering muncul di aset-aset kripto terutama kripto. Umumnya sih terjadi karena lonjakan dari para Buyer atau Seller yang masuk setelah mendapatkan konfirmasi. Makanya, biasanya pola tersebut muncul setelah diawali pola Candle reversal pada harga seperti Shooting Stars, Bullish/Bearish Engulfing, dll.

Untuk indikator sendiri sebenarnya tidak dibutuhkan lagi jika ingin trading dengan pola Candle ini. Pola ini sudah cukup powerful meskipun berjalan sendirian. Hanya saja jika ingin menambahkan indikator, saya sarankan untuk menambahkan indikator berbasis Trend yang memiliki banyak Key Level seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, ataupun Double/Triple Moving Average bisa juga bapak tambahkan Pivot Point. Selain untuk melihat trend, fungsi utamanya indikator-indikator ini sebagai konfirmasi kalau pola Candle Three Black Crows ataupun White Soldiers-nya terbentuk setelah membentuk Momentum/Breakout pada Key Level tertentu. Bisa dilihat pada contoh di bawah ini:

tws-1

Pola Candle yang sukses membawa harga naik, biasanya juga diikuti dengan Breakout yang terjadi setelah penembusan level-level tertentu. Jika menggunakan Bollinger Bands seperti contoh di atas, maka Level-nya adalah Top BB, Mid BB dan Low BB. Selain pola Three White Soldiers dan Black Crows, Bollinger Bands juga bisa dimanfaatkan dengan metode Price Action lainnya. Jadi akan sangat berguna jika bapak tambahkan.

Mengenai kapan waktu yang bagus untuk masuk ke dalam pasar setelah pola terbentuk sendiri itu tergantung preferensi bapak. Semua ada kelebihan dan kekurangannya baik itu langsung masuk atau menunggu harga kembali ke sekitaran pola. Saran saya pribadi, lebih baik menunggu harga untuk kembali saja ke sekitaran Candlestick nomor 1 dan 2 pada pola White Soldiers dan Black Crows, lalu tambahkan pola-pola lain yang bisa dimanfaatkan seperti pola tersebut. Sehingga meskipun tidak bisa masuk pada pola yang diinginkan, masih banyak peluang-peluang lain yang bisa bapak manfaatkan.

Terima kasih, semoga membantu. GBU too.

Nur Salim   20 Feb 2022

@Paku Sudrajat:

Untuk di Exchange sendiri seperti di TKO atau sejenisnya saya kurang tahu. Tapi untuk Third Party atau dari pihak luar Exchange ada banyak sekali layanan gratis maupun berbayar yang bisa bapak manfaatkan. Untuk yang gratis sendiri rekomendasi dari saya adalah menggunakan indikator "All Candlestick Pattern" pada Web Platform TradingView. Indikator ini akan secara otomatis menampilkan Candlestick Pattern yang ada pada Chart yang dipilih termasuk kripto. Tampilannya sebagai berikut:

indi-cp-1

Selain pola di atas, bapak juga bisa mengatur beberapa pola lain pada Setting indikatornya. Ada cukup banyak jenis Candlestick Pattern yang bisa dideteksi dan akurasinya pendeteksiannya juga baik menurut saya.

indi-cp-2

Kami juga memiliki halaman pendeteksi otomatis Candlestick Pattern. Namun, untuk saat ini pendeteksian masih terbatas pada instrumen di Forex Major seperti EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD, dll. Kedepannya mungkin fitur ini akan kami kembangkan hingga ke ranah kripto agar bisa dimanfaatkan lebih luas lagi oleh pengguna.

Saran saya pribadi, daripada memanfaatkan indikator untuk mendeteksi Candlestick Pattern. Ada baiknya bapak mempelajarinya secara lebih mandalam hingga bisa hapal diluar kepala. Faktanya sendiri, indikator-indikator yang dirancang atau digunakan biasanya diprogram berdasarkan Text Book Based Candlestick Pattern atau hanya sesuai dengan teori yang ada di buku. Tapi pada kondisi aktual di market, bentuk-bentuk ini kadang akan menyimpang dan tidak akan sama persis seperti yang tampak di buku. Sehingga akan cukup banyak pola yang mungkin akan terlewatkan ataupun tidak terdeteksi pada indikator. Bapak mungkin bisa mulai dengan membaca panduan lengkap Candlestick Pattern di Crypto serta tips cara membaca Candlestick Pattern tanpa hapalan berikut ini.

Terima kasih atas pertanyaannya, dan semoga jawaban kami bisa sedikit membantu. Terima kasih.

Nur Salim   20 Mar 2022

@Doaibu:

Mohon maaf, kalau menurut saya pribadi trading kripto kurang cocok dilakukan untuk pemula. Alasannya cukup banyak diantaranya pergerakan harga yang cenderung ekstrim, volatilitasnya tinggi, biaya komisi tinggi, terlalu banyak koin dan token yang beredar, dll. Terlebih lagi saat ini banyak kasus penipuan atau scam yang beredar jadi harus lebih ekstra hati-hati lagi jika ingin memulai untuk trading di kripto.

Namun tentu saja pemula tidak akan berkembang jika tidak pernah mencoba. Jadi saran saya, pelajarilah dulu dasar-dasar untuk memulai trading kripto baik dari sisi teknologi yang digunakan, proses pembelian atau penukaran di exchange, teknikal analisis, fundamental analisis, dll. Jika sudah merasa ilmu yang didapatkan cukup, ibu bisa coba untuk membuka akun di beberapa Exchange teregulasi di Indonesia. Selalu ingat untuk tidak menggunakan uang kebutuhan hidup sehari-hari atau tabungan masa depan untuk melakukan proses trading.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   8 Apr 2022

@Adi Gunawan:

Sebelumnya saya harus meluruskan terlebih dahulu pola candlestick apa yang dimaksud di sini pak. Jika pola yang dimaksud adalah pola candlestick harga secara keseluruhan, maka ya kita bisa melihat dan menentukan trend yang sedang terjadi dari pola harga yang terbentuk saat itu. Hal ini bisa bapak lihat dari harga yang terus menerus membentuk Higher High dan Lower High pada trend naik, atau Lower Low dan Lower High pada trend turun.

Namun kalau yang bapak maksud pola candlestick secara khusus seperti Bullish Engulfing, Doji, Pin Bar, dll. Maka jawabannya tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Umumnya pola candlestick baik itu Continuation ataupun Reversal hanya terdiri dari 1-3 buah Candlestick, ada beberapa pola yang memiliki penyusun lebih namun hal tersebut sangat jarang ditemukan. Karena hanya tersusun dari beberapa Candlestick saja, pola-pola tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan yang valid dalam menentukan trend. Seperti contohnya pada gambar di bawah ini:

be-trend

Harga terlihat menunjukkan Bullish Engulfing yang kuat. Hanya saja dapat diperhatikan bahwa struktur harga sebelumnya sedang turun dengan kuat. Jadi apakah 2 buah Candlestick Bullish Engulfing tersebut dapat dikatakan representasi trend saat itu jika dibandingkan puluhan bahkan ratusan Candlestick sebelumnya yang terus menerus membentuk penurunan yang lebih rendah? Tentu saja tidak bukan. Pola Candlestick Bullish Engulfing di sana hanya berfungsi sebagai pertanda, bahwa mungkin akan ada Reversal yang terjadi pada penurunan yang terjadi sebelumnya. Reversal ini kemudian yang akan berujung pada terbentuknya trend baru. Inilah mengapa pola Candlestick secara mandiri tidak dapat digunakan untuk menentukan trend yang terjadi saat itu.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu,

 

Nur Salim   23 Apr 2022

@Cokro Raharjo:

Pembacaan pola Candlestick sendiri mengacu pada 4 komponen utama dari Candlestick tersebut, nilai Open, High, Low dan Close. Keempat nilai ini akan saling membentuk satu kesatuan yang akan mencari Candlestick dengan Body dan Wick-nya. Pola Candlestick nanti akan bekerja dengan mengamati susunan dari Body dan Wick yang terbentuk dalam 1-3 buah Candlestick.

Contohnya pada salah satu pola Candlestick yang terkenal Bullish Engulfing.

be

Bullish Engulfing terbentuk dari buah Candlestick dengan ketentuan Candlestick pertama merupakan Candlestick Bearish ( Close lebih rendah dari Open) dan Candlestick kedua merupakan Candlestick Bullish (Close lebih tinggi dari Open) yang menelan penuh Body Candlestick Bearish sebelumnya (perhatikan gambar). Hal ini menandakan terdapat pelemahan terhadap kekuatan Seller dan momentum market sedang berpindah ke arah Buyer. Mengetahui hal tersebut, Entry yang paling baik dilakukan setelah terbentuknya Candlestick Bullish Engulfing adalah Buy. Untuk contoh pada market bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

bullish-engulfing-market

Untuk memperkuat dan meningkatkan Win Rate, bapak juga bisa menambahkan beberapa indikator yang berfungsi sebagai Key Level tempat pola Candlestick tersebut muncul. Faktanya, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja dan dapat menjadi False Signal. Dengan membatasi tingkat kemunculannya hanya pada level-level penting saja, Win Rate yang dihasilkan juga akan meningkat jauh.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   13 May 2021

permisi master, adakah indikator untuk mendeteksi pola candlestick di koin kripto seperti BTC, ETH, dll? thanks

Paku Sudrajat   20 Mar 2022

Selamat sore kak, saya dengar bahwa analisa dengan Candlestick bisa digunakan untuk menebak kemana harga bergerak selanjutnya? apa ini juga bisa digunakan untuk mencari koin-koin yang akan terbang juga? thx

Surya Jatmiko   23 Jan 2022

saya mencoba buy di akun demo btc setelah terbentuk pin bar buy, tapi kenapa harga justru semakin turun? apakah memang benar pasar kripto itu banyak manipulasi? mohon pencerahan

Supriadi   20 Jan 2022

apa saja pola chart terbaik untuk trading forex dan kripto?

Revki Fajar   28 Apr 2022

apakah kita bisa menentukan trend yang sedang berlangsung di kripto hanya dengan melihat pola candle yang terbentuk?

Adi Gunawan   23 Apr 2022

Minta pencerahan kak, baru belajar. Kan banyak yg bilang kalau candlestick jauh lebih baik dari line chart, tapi kenapa di platform-platform kripto lebih banyak yg pakai line chart? biasanya harus diganti dlu bahkan beberapa tidak bisa diganti. Mengapa demikian ya?

Dyah Purnama   25 Jan 2022

Apakah trading kripto cocok digunakan untuk pemula?

Doaibu   7 Apr 2022

malam, cara menentukan target profit dari hasil analisa pergerakan harga kalau di kripto bagaimana ya? analisa saya menggunakan pola candlestick seperti doji, pinbar dll.

Eki Safitri   7 Feb 2022

Selamat malam pak, saya barusan mengamati harga BTC/USD time frame H4 di tradingview, saya menemukan banyak sekali muncul pola Three White Soldiers dan Three Black Crows disitu n akurasinya jg cukup lumayan ketika saya lihat. Yang saya ingin tanyakan, adakah indikator yang bisa saya gabungkan dengan pola itu agar akurasinya meningkat? lalu  kalau saya langsung beli/jual setelah pola terbentuk, Stop Lossnya jadi sangat panjang, tapi kalau menunggu harga kembali saya lihat sering tidak dapat.

Terima ksih, GBU

Anthony W   20 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Aris Hakim   3 Feb 2022

Kapan dan jam berapa Candle pada cryptocurrency berganti per hari ?

Rizqy Bagus   15 Apr 2021
 

Komentar @inbizia

Kenapa harus merasa terancam hanya karena status atau istilah ITSK (Fintech) yang akan disematkan ke kripto? Lha padahal kalau kripto mau difungsikan sebagai alat pembayaran sah, istilah semacam itu kan wajar. Belum lagi kalau nanti e-Rupiah mau dibikin pakai teknologi blockchain yang sama kayak kripto. Jadi, kenapa harus diributkan?
 Lidia |  7 Nov 2022
Halaman: Status Kripto Terancam Aspakrindo Ruu Psk Wajib Dikawal
Terima kasih atas tanggapannya @Rahmat. Sebenarnya peretasan bitcoin yang diberitakan lebih kepada peretasan dimana bitcoin itu disimpan Alias dompet digital. Pada umumnya kita harus membuka suatu dompet digital agar bisa menyimpan bitcoin/kripto di tempat tersebut. Apabila kita lalai, atau memberitahu password dompet digital kita maka hacker bisa melakukan transaksi transfer bitcoin. Parahnya dana yang ditransfer tidak bisa dilacak dan untuk siapa kita juga tidak tahu karena biasa hacker memakai nama samaran serta blockchain sendiri yang sangat privasi sehingga tidak bisa dilacak oleh orang ketiga. Definisi aman di sini mungkin menurut saya adalah selama kita tidak memberikan data penyimpanan kita maka akan baik2 saja itu karena sistem blockchain memiliki sistem terdesentralisasi yang artinya bila ingin hack, anda harus hack keseluruhan sistem bitcoin yang memiliki entry point yang masif sekali dimana sampai saat ini sangat mustahil dan adanya Nodes di bitcoin yang memastikan bahwa transfer token hanya boleh terjadi sekali saja dan bila terjadi gangguan sedikit saja maka transfer akan gagal. Dalam hal ini yang @Rahmat biasa dengar tentang peretasan adalah peretasan dompet digital. Kalau disederhanakan seperti uang kita di bank, penipu tidak mungkin mengambil uang secara langsung di bank, tetapi biasa mencuri via sms phising, menipu dengan telepon, atau mencari tau nomor pin ATM anda. Untuk lebih jelas bisa dibaca Artikel berikut: 5 cara hacker mencuri uang kripto
 Benedict |  9 Nov 2022
Halaman: Salah Kaprah Pasar Tentang Bitcoin
Wah luar biasa banget teknologi dari Ethereum, bukan hanya sekedar membangun blockchain saja tapi banyaj sekali fitur-fitur didalam yang mendukung ekosistem dari ETH. Kurasa kedapan pun ETH akan terus bertahan dan aku berharap nilai ETH bisa stabil meski ga semahal bitcoin. Setelah smart contract dan marketplace NFT nya ETH, sekarang juga meluncurkan EtherScan yang sangat berguna banget sebagai alat analisa transaksi yang telah ada. Dengan banyaknya fitur yang ada tidak bakalan tifak mungkin ETH bakal kuasain crypto dengan pengguna yang bakalan meledak.
 Josh W |  21 Nov 2022
Halaman: Cara Menggunakan Etherscan Untuk Menganalisa Kripto
Halo @Lintang, penyedia jasa kripto bukan hanya exchange saja tetapi yang menerima pembayaran Ethereum karena dalam konteks artikel ini lebih membahas tentang biaya gas Ethereum diimana sudah dijelaskan di kalimat awal bahwa Ethereum mendominasi sektor NFT terutama di OpenSea yang merupakan marketplace NFT yang terkenal. Biaya gas fee sangat ditentukan berdasarkan proses minting itu sendiri. Semakin cepat seorang ingin minting maka biaya juga semakin tinggi atau ketika proses minting padat dimana banyak yang melakukan minting, maka prosesnya perlu sumber daya yang besar. Jadi penentuan biaya gas memang ditentukan oleh penyedia jasa tetapi dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti :kompleks atau tidaknya NFT, seberapa padat lalu lintas transaksi, dan harga aset kripto. Teknologi canggih yang menurut saya canggih ya adalah Ethereum 2.0, juga dikenal sebagai ETH2 atau “Serenity”, adalah peningkatan blockchain Ethereum. Peningkatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, efisiensi, dan skalabilitas jaringan Ethereum sehingga dapat memproses lebih banyak transaksi dan mengurangi kemacetan. Dimana faktor mendasar biaya gas fee berdasarkan itu juga, kalau teratasi maka biaya menjadi lebih rendah. Sistem ini juga mengubah PoW dimana metode mining yang tentunya membutuhkan daya yang sangat besar agar mendapatkan reward berupa ETH menjadi PoS dengan sistem stake dimana penambang menggunakan coin yang sudah ada sebagai jaminan taruhan untuk menghasilkan coin ETH. Jadi miner bukannya benar-benar akan dihilangkan tetapi bergeser maknanya. Proof of Stake adalah konsep dalam investasi aset kripto di mana Anda sebagai pengguna dapat menambang atau memvalidasi transaksi sesuai jumlah koin yang Anda pegang. Artinya, semakin banyak koin yang Anda miliki, maka semakin besar pula kekuatan penambangannya. Metode ini dibuat dengan tujuan mencegah pengguna agar tidak bisa mencetak koin tambahan yang tidak mereka hasilkan. Tidak seperti PoW, PoS dalam hal ini orangnya disebut validator tidak perlu menggunakan daya komputasi dalam jumlah besar Alih-alih menambang blok baru, sistem ini mengharuskan pengguna untuk menunjukkan kepemilikan sejumlah aset kripto. Di sini, penambang disebut sebagai validator. Mereka akan mempertaruhkan coin-nya untuk berpartisipasi dalam verifikasi transaksi. Coin tersebut kemudian akan dijadikan sebagai jaminan selama pengguna masih menjadi validator. Ketika berhasil terverfikasi maka Secara sederhana, dalam hal untuk memvalidasi suatu bukti agar mendapatkan reward, PoW menggunakan daya listrik dan daya komputasi yang besar agar mendapatkan ETH sedangkan PoS menggunakan Coin dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan reward coin. Imbasnya, Gas Fee tentunya akan lebih murah
 Leo Yang |  21 Nov 2022
Halaman: Mengenal Gas Fee Dalam Transaksi Kripto Apa Fungsinya
Seperti yang artikel tulis bahwa Shiba Inu (SHIB) ini beroperasi di jaringan Ethereum dan dapat dikaitkan dengan smart contract untuk menciptakan produk-produk DeFi (Decentralized Finance). Dalam arti kata SHIB terikat dengan Ethereum. Sedangkan doge coin dibangun diatas jaringan blockchain tersendiri yaitu Blockchain Dogecoin yang pada awalnya dibuat hanya untuk mengolok-ngolok orang yang bersedia menukarkan uang dengan kripto. Shiba Inu memiliki proyek awal yang lebih jelas dimana proyek tersebut adalah pengujian daya tahan Shiba Inu apakah bertahan tanpa tim pusat (desentralisasi), tanpa adanya pendanaan dan tanpa kepemimpinan langung. Dari sini juga sudah jelas untuk saya proyek Shiba sudah terarah yaitu menuju token yang terdesetralisasi yang berkembang menjadi satu ekosistem yang dinamis. Proyek selanjutnya akan mengembangkan game yang tentunya menggunakan SHIB sebagai pembayaran. Bagi sya proyek ini bertujuan untuk menambah kegunaan SHIB selain untuk alat pembayaran dan alat investasi, dapat digunakan juga dalam game yang mereka luncurkan dan apabila berhasil saya rasa SHIB akan merambah ke game lainnya. Seperti yang diketahui coin meme ini baik Shiba maupun Doge nilainya sangat berpengaruh pada popularitas mereka. Dalam hal ini Doge dipopulerkan oleh Elon Musk. Yang menjadi pertanyaan, apabila Elon Musk meninggalkan Doge Coin, bisakah Doge Coin tetap berjaya? Untuk Nilai Shiba Inu, terbukti hanya dalam 2 tahun sejak diluncurkan SHIB cukup berhasil dan bertahan serta harganya meningkat. Dan diprediksi akan naik terus. Disisi lain, pemegang doge coin, Elon Musk juga udah mengakui bahwa harga doge coin sudah hampir mencapai puncak tertinggi (bisa di cek ditwitternya). Jadi proyek Shiba Inu saat ini bukan hanya sebagai alat pembayaran uang digital seperti kripto pada umumnya dan juga sebagai instrumen aset investasi tetapi juga sebagai alat penukaran dalam game. Tapi sekali lagi ya ini pandangan saya terhadap suatu investasi, bisa aja anda berbeda pandangan dan sah-sah saja berbeda. Karena baik doge coin dan SHIB juga memiliki nilai untuk bisa taking profit tapi untuk saya, saya lebih memilih SHIB dan menurut saya proyek yang dijalankan memiliki prospek yang bagus dan tentu akan saya pantau terus.
 Yanto |  21 Nov 2022
Halaman: Trading Meme Coin Pilih Shiba Inu Atau Dogecoin
Menurut saya sistem memberikan kripto lewat Faucet mungkin bisa dibilang pengenalan terhadap kripto saja. Uang yang didapat juga dikitnya keterlaluan banget. Saya setuju dengan penulis sih, kripto yang didapat faucet benaran dikit banget. Bisa dikatakan ga worth it untuk dilakukan. Tapi buat yang suka iseng-iseng boleh dicoba juga dan kayaknya bisa ditukarkan dengan uang deh tapi dengan jumlah tertentu.
 Rio Jhon |  30 Nov 2022
Halaman: Situs Faucet Crypto Gratis Terbaik Versi Coinmarketcap
Event

Airdrop LUNA 2.0 Tahap 2

01 Desember 2022 - 01 Desember 2024
Airdrop

Indodax

Promosi

TikTok Star Tokocrypto

01 September 2022 - 15 Desember 2022
Total hadiah ribuan Dolar

Tokocrypto

Indodax Trading Warrior Desember 2022

01 Desember 2022 - 09 Januari 2023
Hadiah total Rp60 Juta

Indodax

Kompetisi Trading TokoChampion

21 November 2022 - 18 Desember 2022
Rp900 juta

Tokocrypto


Komentar[2]    
  Nara Utara   |   23 Jun 2022

Bedanya token DeFi sama yang lain, kayak BTC atau ETH apa ya?

  Bosch   |   20 Aug 2022

Token DeFi yang asli dari Indonesia sudah ada belum?