Lanjutkan Penguatan, USD/JPY Sinyalkan Buy

Jujun Kurniawan 22 Feb 2021 84
Dibaca Normal 1 Menit

Sempat terkoreksi menuju Resisten 1, kini Dolar AS berpotensi kembali menguat dan sinyalkan Buy menuju level Resisten 2.

Analisis Teknikal

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Japanese Yen(USD/JPY) selama beberapa pekan terakhir bergerak bullish. Harga bergerak dari level Support 2 (103.886), hingga menembus Support 1 (104.598), dan Resisten 1 (105.386). Akan tetapi, penguatan harga di time frame H4 belum berhasil menuju level Resisten 2 (106.233).

Baca juga: 5 Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Level Support-Resistance

Sempat terkoreksi menuju Resisten 1, kini Dolar AS berpotensi kembali menguat dan sinyalkan Buy menuju level Resisten 2. Peluang ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan close di atas level 105.73. Selain itu, peluang ini didukung oleh indikator Commodity Channel Index.

Berpotensi Melanjutkan Penguatan, USD/JPY Sinyalkan Buy

 

Rekomendasi

Peluang trading pada pair USD/JPY kali ini adalah Buy, dengan level entry di harga 105.738. Take Profit dapat diletakkan di level 106.374, sementara Stop Loss diletakkan di level 105.237. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.

Kirim Komentar/Reply Baru


Forum

Yoyok Hari Darmawan (14 Mar 2012)

bagaimana cara menghitung ketahanan modal kita??

Selengkapnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Ketahanan Dana?

Apa yang dimaksud dengan ketahanan dana dalam trading?

Ocah 4 Jan 2019

Reply:

M Singgih (08 Jan 2019 01:49)

@ Ocah:

Ketahanan modal artinya kemampuan dana Anda untuk menahan semua posisi terbuka yang mengalami kerugian (floating loss) sebelum Anda terkena margin call. Tujuan Anda mengetahui ketahanan modal adalah untuk menentukan besarnya resiko sesuai dengan modal.

Ketika ada satu atau beberapa posisi terbuka, yang perlu diperhatikan adalah besarnya equity.
Balance : jumlah dana (modal) dalam account Anda.
Equity = balance + floating profit / loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit, dan floating loss : posisi terbuka yang sedang loss.

Ketahanan modal sangat tergantung dari besarnya leverage yang Anda pilih, semakin tinggi leverage akan semakin besar kemampuan dana Anda untuk menahan posisi terbuka yang mengalami kerugian karena margin yang Anda butuhkan semakin kecil.
Baca juga: Margin Dalam Trading Forex

Misal: modal Anda USD 5000, dan Anda trading dengan akun standard (regular). Leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak. Jika Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1400, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100.000)  x 2 x 0.2% x 1.1400 = USD 456.
Dana Anda untuk menahan posisi tersebut sampai terkena margin call adalah: (USD 5000 - USD 456) / USD 20 = 227 pip. (Keterangan: USD 20 adalah nilai per pip untuk 2 lot EUR/USD).

Kalau Anda trading dengan leverage 1:100 atau 1% dari nilai kontrak, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100.000)  x 2 x 1% x 1.1400 = USD 2280. Dana untuk menahan posisi tersebut sampai kena margin call adalah: (USD 5000 - USD 2280) / USD 20 = 136 pip.

Catatan: pada contoh diatas diasumsikan broker Anda menetapkan margin level = 100% untuk mengenakan margin call, dan tidak mengenakan swap ketika posisi Anda menginap (swap free).

Jadi jika Anda membuka satu posisi seperti contoh diatas, ketahanan modal diukur dalam satuan pip. Dalam hal ini ketahanan modal Anda untuk 2 lot EUR/USD dengan leverage 1:500 adalah 227 pip, dan dengan leverage 1:100 ketahanannya adalah 136 pip.

Leverage, margin, risiko dan ketahanan modal adalah pengetahuan dasar dalam trading. Anda akan cepat paham dengan langsung praktek, mungkin bisa di akun demo dulu.

Semoga bisa membantu.

Jujun Kurniawan 73
Jujun Kurniawan 89