Lupakan Analisis Teknikal Dan Fundamental, Pemilik Uanglah Yang Menguasai Market


SAM 1 Aug 2011 6761Dibaca Normal 9 Menit

Jangan pernah berasumsi bahwa analisis yang Anda lakukan sudah sempurna, karena yang menguasai market bukan Anda, melainkan pemilik uang.

Analisa fundamental dan analisa teknikal merupakan instrumen penting yang digunakan oleh trader guna mengidentifikasi pergerakan harga. Pada akhirnya hasil dari analisa tersebut akan digunakan untuk menentukan titik entry yang tepat. Namun, seberapa kuat hasil analisa fundamental dan teknikal itu mengalahkan pemilik uang dalam forex?

Mari membahas secara garis besar terlebih dahulu. Para teknikalis umumnya menggunakan berbagai indikator, contohnya Moving Average untuk menentukan trend, Oscilator untuk mengidentifikasi overbought dan oversold, dan Bollinger Bands untuk menentukan Level Exit atau Profit Taking.  Sementara para Fundamentalis menggunakan data indikator ekonomi dan indeks survey yang dirilis di berbagai situs setiap minggunya. Beberapa data fundamental yang bisa menggerakkan harga di pasar forex yakni data tenaga kerja, inflasi, aktivitas konsumen dan aktivitas investor.

Pertanyaanya, apakah analisa yang Anda terapkan tersebut selalu akurat?

Bagi trader yang sudah mengenyam pahit manis dunia trading, tentu saja akan menjawab tidak. Yang namanya analisa tidak mungkin akurat 100 persen. Misalnya Anda menggunakan analisa teknikal. Harga sudah menunjukan overbought di indikator Oscilator. Anda kemudian memasang entry Sell dengan harapan harga akan terjun ke bawah. Sayangnya, prediksi tersebut meleset. Harga malah terus melanjutkan trend ke atas dan membuat Anda mengalami floating loss.

Bagaimana dengan pengguna analisa fundamental? Misalnya data Non-Farm Employment Change menunjukan lebih besar dari ekspektasi. Kemudian, Anda berasumsi bahwa data yang lebih besar dari ekspektasi mencerminkan USD akan naik. Anda lalu memasang entry Buy saat rilis berita. Tapi pada kenyataanya, USD malah anjlok dan Stop Loss Anda tersentuh. Setelah diteliti, ternyata ada faktor lain yang menyebabkan hal ini terjadi, yakni aksi Profit Taking.

Lupakan Analisis Teknikal Dan Fundamental, Pemilik Uanglah Yang Menguasai Market

Dari sini bisa dilihat apapun analisanya, semua itu tidak akan berdaya menghadapi kekuatan sebenarnya yang menggerakan market, yaitu pemilik uang dalam Forex! Secanggih apapun indikator teknikal yang digunakan, ataupun riset mendalam terhadap news, semua tidak akan berdaya menghadapi kekuatan nyata tersebut.

 

Bagaimana Pemilik Uang Menggerakan Market?

Menurut teori dasar ekonomi mikro, untuk menentukan harga sebuah produk di market, semua itu tergantung pada jenis marketnya. Apabila jenis marketnya adalah monopoli, maka harga akan ditetapkan oleh penjual. Apabila jenis marketnya adalah monopsoni, maka harga akan ditetapkan oleh pembeli. Sedangkan, jika marketnya adalah persaingan sempurna, maka harga akan ditetapkan melalui mekanisme pasar, yakni tarik menarik atau bargaining power antara penjual dan pembeli. Teori dasar inilah yang juga berlaku di pasar forex.



Dalam trading forex berlaku hukum kekuatan Buyer dan Seller. Apabila Buyer selaku pemilik uang dalam forex lebih kuat, maka harga akan bergerak naik. Sebaliknya, jika Seller sebagai pemilik uang dalam forex lebih kuat, maka harga akan bergerak turun. Ukuran kekuatan Buyer dan Seller tidak ditentukan melalui jumlah trader melakukan entry Buy atau Sell, melainkan dari jumlah modal atau uang yang ditransaksikan.

Contohnya, jika ada seribu trader membuka posisi Sell GBP/USD dengan transaksi sebesar masing-masing 1 lot, mereka tetap tidak akan bisa menurunkan harga di pair tersebut apabila di lain pihak terdapat 10 trader yang melakukan aksi Buy dengan kekuatan transaksi sebesar 1,000 lot. Perhitungannya adalah sebagai berikut:

1,000 trader x 1 Lot = 1,000 Lot

10 trader x 1,000 Lot = 10,000 Lot

Dari perhitungan di atas, jelas terlihat bahwa market akan lebih memilih bergerak di posisi 10 trader dengan total transaksi 10,000 Lot daripada 1,000 trader dengan total 1,000 Lot saja. Pemilik uang dalam forex yang lebih banyak akan diutamakan.

Bayangkan apabila Anda adalah seorang teknikalis yang bergantung pada hasil olahan data di masa lalu. Setelah melakukan riset dengan berbagai indikator dan tools, Anda memprediksi bahwa pair GBP/USD seharusnya turun. Tetapi, karena kekuatan buyer terlalu besar, sehebat apapun analisanya, harga tetap akan bergerak naik. Jadi semua kembali ke pola semula, yakni pemilik uang dalam forex yang menentukan arah market.

Hal serupa juga bisa terjadi pada seorang fundamentalis. Anda awalnya sudah susah payah melakukan riset terhadap berita, tapi pada akhirnya akan kalah juga dengan kekuatan pemilik uang yang masuk market pada saat itu. Meskipun menurut analisa, pair GBP/USD seharusnya akan turun karena dampak dari suatu news, harga tetap akan terdorong naik apabila ternyata lebih kuat pelaku Buy yang ada di pair tersebut.

 

Black Wednesday: Bukti Nyata Kekuatan Pelaku Pasar

Sejarah sendiri telah membuktikan bahwa kekuatan pemilik uang dalam forex bisa menggerakan market secara dratis. Pelakunya siapa lagi kalau bukan George Soros dan kawan-kawannya. Orang terkaya di dunia ini berhasil mengguncang perekonomian Inggris dengan melakukan aksi jual poundsterling besar-besaran pada bulan September 1992. 



Aksi ini sekaligus menjadi tragedi bagi Bank of England yang kemudian dikenal sebagai peristiwa Black Wednesday. Kala itu, Soros dan kawan-kawannya mengetahui bahwa Inggris sedang dilanda inflasi yang tinggi, serta sektor properti mengalami penurunan secara signifikan. Soros, Goldman Sachs dan kawan-kawannya kemudian melakukan aksi short atau menjual Pounds secara besar-besaran.

Lupakan Analisis Teknikal Dan Fundamental, Pemilik Uanglah Yang Menguasai Market

Bank of England berupaya meredam serangan ini dengan berbagai cara, namun gagal. Akhirnya pounds bertekuk lutut dan jatuh hingga kisaran 2.20 DM. Peristiwa ini membuat Soros berhasil mengumpulkan keuntungan kurang lebih 1 Miliar Dolar. Sementara Pemerintah Inggris diberitakan mengalami kerugian hingga 3 Miliar Poundsterling. 

Dari kisah nyata tersebut, bisa disimpulkan bahwa hanya pemilik uang dalam forex yang bisa menggerakan pasar. Bukan analisa fundamental atau teknikal. Apakah peristiwa semacam Black Wednesday bisa terjadi lagi di masa mendatang? Bisa, tapi kemungkinan akan sulit melakukannya, karena di era modern ini pemilik uang dalam forex yang menjadi Big Boss tidak hanya dipegang oleh satu pihak saja.

 

Bagaimana Cara Mengantisipasi Hal Ini?

Setelah membaca penjelasan di atas, Anda bisa melihat bahwa pergerakan harga di pasar forex tak bisa diprediksi semudah itu. Bahkan meski sudah menggunakan alat teknikal dan fundamental yang canggih sekalipun, tetap tidak akan mempan menghadapi pemilik uang dalam forex dengan dana terbanyak. Lalu apa yang harus dilakukan trader dengan modal serendah puluhan Dollar hingga ratusan Dollar saja, dalam menyikapi hal ini? Berikut adalah langkah-langkahnya:

 

1. Trading Dengan Mengikuti Trend

Trader dengan modal pas-pasan tentu tidak akan mampu menggerakan market secara signifikan. Karena itu, mau tidak mau, Anda harus trading dengan mengikuti trend (trend following). Untuk mengetahui trend yang sedang berlangsung di pasar saat ini, silahkan menggambar trendline, maupun channel. Dari sini, Anda akan bisa menemukan apakah pasar sedang dalam kondisi uptrend, downtrend, atau sideways. Di bawah ini adalah contoh penggunaan trendline untuk pair EUR/USD pada Time Frame Daily:

trendline

 

2. Melihat Pola Candlestick

Cara lainnya adalah dengan melihat pola-pola pada candlestick. Jangan bosan menyimak bentuk-bentuk candlestick, karena candlestick merupakan cerminan kekuatan Buyer dan Seller yang menggerakkan market. Pola candlestick itu sendiri ada banyak, mulai dari pola satu batang, dua batang, tiga batang, dan seterusnya. Contoh pola candlestick yang populer antara lain Pin Bar, Inside Bar, Evening Star, Morning Star, dan lain sebagainya. 

Dalam penerapannya, misal Anda melihat ada candlestick yang membentuk pola Inside Bar. Pola ini muncul saat ada dua batang candlestick, yang mana salah satu batang berukuran lebih kecil dan berada di antara range batang induknya (Mother Bar). Bentuk pola Candlestick inside bar adalah sebagai berikut:

inside bar

Untuk melakukan Entry berdasarkan candlestick Inside Bar, beberapa persyaratan harus terpenuhi, salah satunya adalah pola Inside Bar ini biasanya sering ditemukan pada akhir sebuah tren. Kemudian, candlestick pertama sebaiknya terbentuk pada saat terjadi pergerakan harga kencang ke salah satu arah. Sedangkan candle kedua tercetak dengan pergerakan sebatas range High dan Low candle sebelumnya. Apabila pola ini terbentuk, maka kemungkinan ini bisa menjadi sinyal reversal atau pembalikan arah

 

3. Lakukan Cut Loss Dengan Bijak

Tidak ada satupun yang tahu apakah harga akan naik atau turun. Anda mungkin sudah mengantisipasinya dengan memakai sejumlah indikator, namun hasilnya tetap saja salah. Harga ternyata tetap bergerak melawan prediksi. Bahkan terlihat semakin jauh. Jika ini terjadi, maka berbesar hatilah untuk melakukan Cut Loss. Anggap saja uang yang hilang itu sebagai biaya operasional trading Anda. 

Tetapi, jangan pernah melakukan Cut Loss ketika panik. Kroscek lagi sinyal yang ditunjukan oleh pola candlestick maupun indikator. Dengan kata lain, lakukanlah Cut Loss dengan pertimbangan yang benar-benar matang. Jangan karena panik melihat floating minus yang terlampau besar, Anda melakukan exit secara membabi buta. Siapa tahu floating minus itu hanya terjadi sementara, sebelum pada akhirnya harga akan bergerak sesuai dengan prediksi.

 

Penutup

Dari sini, dapat dipahami bahwa analisa yang selama ini Anda tekuni sebenarnya hanya berdasarkan pada data masa lalu. Saat memakainya untuk mengidentifikasi harga di masa mendatang, belum tentu hasilnya bisa sama persis. Bahkan bisa jauh di luar perkiraan ketika para pemilik uang ternyata banyak yang membuka posisi berlawanan dengan arah Anda. Sebagus apapun analisanya, para pemilik uang dalam forex terbesar itulah yang akan berkuasa. Jadi, jangan terlalu bergantung 100% pada hasil yang ditunjukan oleh indikator teknikal maupun fundamental. Gunakan indikator sebagai sarana identifikasi semata. Sisanya, ikutilah trend dan baca pergerakan harga melalui pola candlestick. Serta, jangan lupa melakukan Cut Loss secara bijaksana.

 

Selain menggunakan 3 cara di atas untuk mengantisipasi pemilik uang dalam forex yang menggerakan harga pasar, ada banyak cara lain yang bisa Anda terapkan. Bahkan Anda bisa memperoleh akurasi Entry yang cukup tinggi. Selengkapnya bisa Anda baca melalui artikel berjudul 4 Tips Entry Yang Akurat.

Advertisement


18 Pola Candle Terbaik
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Cross
Harami Cross
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang di penghujung downtrend, sedangkan pola kedua adalah candlestick doji ber-body kecil dengan harga pembukaan yang nyaris sama dengan harga penutupannya. Pola ini lebih signifikan ketimbang Harami biasa. Semakin kecil body candlestick kedua, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Down
Three Outside Down
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bearish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bearish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bullish
Harami Bullish
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bearish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bullish. Pola ini menandakan downtrend mulai kehilangan momentum. Meski bisa menambah akurasi sinyal, sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama.
18 Pola Candle Terbaik
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Inverted Hammer
Inverted Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang dibuka lebih rendah dari candlestick sebelumnya. Setelah bergerak menguat, candlestick kemudian ditutup di dekat atau pada harga pembukaannya (Open). Semakin panjang sumbu atas dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Shooting Star
Shooting Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick dan terjadi di pucuk uptrend. Harga pembukaan candlestick ini menciptakan gap naik dari candlestick sebelumnya, tapi kemudian ditutup dekat harga terendahnya. Sinyal bearish terkonfirmasi apabila candlestick berikutnya dibuka di bawah body Shooting Star.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.
18 Pola Candle Terbaik
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.
18 Pola Candle Terbaik
Three White Soldiers
Three White Soldiers
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bullish panjang. Harga penutupan candlestick kedua harus lebih tinggi dari candlestick pertama, begitu pula dengan harga penutupan candlestick ketiga dan kedua. Ini menandakan momentum uptrend yang masih kuat untuk membawa harga melanjutkan kenaikan.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Three Line Strike
Three Line Strike
Akurasi :

Terdiri dari 4 candlestick. Tiga candlestick pertama adalah candle bullish yang ditutup menguat secara berturut-turut, sementara candlestick keempat adalah candlestick bearish panjang yang dibuka di harga lebih tinggi, tapi ditutup jauh di bawah harga penutupan tiga candlestick sebelumnya.
18 Pola Candle Terbaik
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.
Advertisement

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 23    

Taufik
7 MAY 2013
ujung-ujungnya ya balik ke teknikal lagi..
Anggi.wahyudi
15 JUN 2013
Kalau lihat penjelasan di atas seakan2 teknikalis tuh terpaku sama hasil masa lampau sedangkan fundamentalis lbh condong ke masa depan. padahal kan analisa teknikal juga dipakai untuk melihat situasi saat ini. Disini bagian terakirnya aja juga nyaranin pake indikator teknis, yang tujuannya untuk lihat tren pasar yang lagi berlangsung
Kurniawan Yudha
12 AUG 2013
Jadi di sini siapa nih pemilik uangnya?
Jodi_wibawa
11 SEP 2013
@kurniawan_pemilik uang bsa dikatakan adlh pedagang2 yg trading dgn modal yg sngat besar. salah satunya y mungkin soros itu, krn dia kn udh sukses dan tradingnya pake kapital yg bsr. trus bank2 multinasional ato lembaga keuangan kan jg punya porsi trading yg jauh lbh bsr dibanding trader retail kyk kita2 ini.

kalo pedagang bsar kyk mrk mau melawan arah tren sih bisa2 aja, krn disini yg diperhatiin mang jumlah uangnya. itulah knp nilai pair di forex dikendalikan sm pemain2 besar, mskipun forex pasar persaingan smpurna tp peran mrk dsni kan juga bs sbg buyer dan jg seller, jd asal modal yg dipake bs lebih ya bs dibilang sbg salah satu pemilik uang di forex..
Kurniawan Yudha
22 SEP 2013
Oh jadi pemilik uang di sini itu ya trader2 kelas itu ya, ya nggak heran sih mereka jadi pemilik uang disini, kalau kekuatan tradingnya bisa pengaruh ke tren pasar
Syaiful Abouw
16 JAN 2015
Setuju memang Modal besarlah yang mengerakan Harga, di Bisnis apapun seperti itu tetapi dalam Dunia trading Uang bukanlah segalanya Pengalaman dan Mental trading tetap berperan penting dalam kita melakukan transaksi di market semakin kita pengalaman semakin bisa kita melihat tanda tanda atau signal pergerakan Harga kapan kiya saatnya Buy tau Sell.
Joy
17 JAN 2015
@taufik betul si greenpips nih..ngomongnya gmn sih? katanya di awal gak ngaruh sih pake teknikal karena yg dipikirin cuma masa lalu..trus ama si fundamentalis bilang..ngapain ngarep yg belum terjadi. trus endingny dia sendiri.. ngomong pake ilmu titen. gue nanya kawn yg orang jawa.. itu artinya memutuskan sesuatu berdasar pengalaman masa lalu untuk dijadikan pedoman masa mendatang. nah itu apa gak ilmu seorang teknikalis? kirain mo ngasih pencerahan apa gtu. eh buntutnya balik ke masa lalu..
Fikri
1 MAR 2016
Trading forex itu adalah aktivitas pedagang besar mengambil profit, trader yang lain hanya pelengkap penderita, tidak ada kesempatan untuk menang konsisten, justru pada akhirnya akan habis modal para trader kecil, dimakan oleh para giant trader.

untuk para trader, jangan terlena oleh para broker, oleh iklan para broker seolah forex trading itu mudah dan menguntungkan, itu cuma pembujukan para trader untuk bertrading terus agar menyumbangkan uang nya lewat trading yang hasilnya pasti menguntungkan mereka para big trader.

biar jumlahnya kecil untuk tiap trader tapi kalo diakumulasi  dari seluruh trader akan menjadi jumlah raksasa dan itu sangat menguntungkan para broker dan big trader. Para pemain besar itu (bisa saja mereka termasuk broker membuat kartel utk oligopoli) membuat skenario sedemikian rupa.

dengan mengamati pasar kemudian melakukan sesuatu aksi jual/beli yang bisa berdampak menguntungkan mereka dan sebaliknya pasti mengambil modal para trader kecil, habislah duit kita para trader kecil oleh aksi mereka, mereka tersenyum berpesta tertawa diatas penderitaan para trader kecil yang kehilangan mimpi mereka.

jadi... kalo percaya saya, tinggalkan segera dunia forex sebelum duit anda habis lebih besar. jangan terus menyumbang untuk para pemain besar dan para broker. mereka menggunakan system dan metoda forex trading secara online hanya untuk membodohi dan merampok uang kita. percaya saya....
Rangga
3 MAR 2016
Masak sih segitunya..gan? Kog teman ane yang ngakunya trader teri dah puluhan tahun bisa hidup dari mengais serpihan di kelas teri ini. Kayaknya juga terlalu berlebihan deh kalo ngatain market forex oligopoli trus kita gak mungkin bisa untung konsisten di dunia forex.
Sgr000000
15 OCT 2020

BETUL...!!!!! SAYA sdh merasakan manis pahitnya trading forex. hanya 1% trader ritel yg sukses / menang.  99% kalah dan bangkrut bahkan terkuras habis duit mereka. 

apapun analisanya, tetap saja trader ritel loss dan lose bahkan selalu MC.

99% control ada di big Banks sebagai Liquidity Provider. 1% adalah retail Trader. 

Bank centar, city Bank, world bank, HSBC, JP morgan, Barkley adalah pemegang kendali pasar. kita tidak main main dengan mereka. Mereka mereka ini lah setiap saat bisa sell bay dan berlawanan dengan retail trader atau perusahaan lain.

 

 

Adri Surya
10 AUG 2018

buah yang pahit kulitnya bukan berarti tidak enak/beracun isinya,bisa jadi ini jebakan buah, supaya nanti dimakan hanya oleh penikmat buah itu sendiri.artinya jangan pesimis dengan judul yang membuat malas baca,tapi setelah dibaca isinya hakekatnya ilmu trading forex itu sendiri.terimakasih penulis semoga sehat selalu sehat.

Admin
4 MAR 2019

Terima kasih mas Adri

Timbul Oloipa
23 OCT 2018

Penjelasan yg paling akurat dalam aktivitas forex. Ini adalah motivasi untuk menjadi penggerak pasar. Thanks greenpips...

Admin
25 JAN 2019

Sama-sama mas Timbul, salam sukses ya mas.


Shanti Putri
1 MAR 2019

Market makers ya tujuannya memang makin money, tujuannya ada dua: Mau mempermainkan harga atau memang mau akmulasi besar-besaran untuk tujuan menguasai bisnis tersebut.

Heru
1 MAR 2019

Pertanyaanya, siapakah market markers yang anda maksudkan?

Krosack
1 MAR 2019

Ya trading ya jangan pake uang gede...kalo kita ikut tren aja....nebenglah bahasanya!Uang kita ga da artinya kalo masih di bwah 100rb$ aja

Haris
4 MAR 2019

Pertanyaanya, gmn cara ngikutin trend tsb. Biasanya kalau trading with trend pake indikator apa bang?

Satrio Agung
13 AUG 2021

Sebaiknya kalau bisa sih bikin indikator sendiri. Agak ribet memang tapi jauh lebih meyakinkan dibanding indikator-indikator yang tinggal pakai. Saya pun bikin sendiri. 2 tahun baru ketemu. Lumayan lah, setidaknya bisa baca trend 2 arah. Salam

Michael Jordan
5 OCT 2019
@Adit R memang benar pemilik uang yg kuasai market, tapi kita sebagai trader juga apa salahnya menganalisa dengan teknikal dan fundamental. Contohnya dokter ketika bertemu orang sakit, dokter ini pasti akan berusaha menganalisa penyakit pasiennya dengan segala cara, tapi Tuhan yg punya kuasa kehidupan dan kematian, jika Tuhan bilang pasien ini harus mati apakah dokter ini bisa melawan?

Selagi kita masih hidup kita harus berusaha, berjuang buat hidup dan keluarga, buat teman-teman tetap semangat belajarnya, trading forex bisa diperkiraan buy dan sellnya dengan teknikal dan fundamental, sampai hari ini saya winrate 100% pokoknya belajar terus pasti teman-teman mampu profit, tentang prediksi berdasarkan masa lalu, ini menurut pendapat saya, kalau pendapat teman-teman mungkin berbeda. Saya percaya trend beberapa hari yg lalu mempengaruhi trend sekarang, kalau trend bulan lalu saya gak percaya. karena saya percaya kekuatan trend hanya hitungan harian dan jam jaman, tapi kalau kekuatan trend bulanan atau tahunan saya gak percaya. Tetap semangat. Salam profit
Rozi
7 OCT 2019
Setuju mas jordan... yg pnting usaha x aja dulu, urusn nnti brhasil kagak x, pokokx kita udh brusaha yg trbaik. kalo diumpamakan kyk dokter pasien sm tuhan, kita nih dokterx, spekulan itu tuhanx, pasar yg jd pasien. Analisa aja dlu, kasih obat, ksih tindakan, hasilnya ya sedapetnya aja dah kalo dbandingin sm trader2 kawakan yg brduit he he he .....
Sudarmin
12 FEB 2021

Bagaimana caranya melihat data data yang melakukan transaksi terbanyak supaya kita bisa mengikuti nya tanpa memakai analisis tehnikal dan fundamental?

Jelas ketika kita tau pilih modal sedang transaksi apakah dia menjual dan membeli kita mengikuti nya sy fikir akan lebih akurat ketika kita bisa melihat data transaksi pemilik modal secara real time. 

Sariadi
17 DEC 2021

Urun rembuk...... barangkali ada guna/manfaatnya.

Saya tertarik setelah baca pendapat/komentar mas-mas/bpk diatas yang macam2, yakni ada yg setuju juga ada yg berpersepsi negatif terhadap trading forex.

Kalau menurut saya gampang atau mudah saja..... jangan pusing.. jangan diperdebatkan dg berbagai alasan, "gitu aja kok repot...." maaf ngutip pendpt mendiang presiden Gus Dur. Dalam menyikapi trading forex dan sejenisnya ... Sebaiknya Kita harus berfikir secara  global/universal/konprehensif... bahwa semua/ segala sesuatu yang diciptakan didunia ini (ciptaan Tuhan maupun Manusia) adalah BAIK atau POSITIP, karena semua ciptaan itu ada ILMUnya.(Kalau tdk pakai ilmu maka produk tsb tdk akan jadi spt yg diharapkan/ dimaksud oleh penciptanya) Produk/Ciptaan itu akan menjadi manfaat dan berguna / ada kebaikan bagi kita/manusia bila diterapkan dg benar dan dg tujuan utk kebaikan, Demikian pula akan menjadikan tdk manfaat / jelek bila ..... dst.. (teruskan sendiri yaa,,,,,). Demikian juga Ilmu ada yg sangat sederhana, sederhana, ada yg canggih, super canggih, bahkan Maha Canggih. Selain itu kita jangan lupa bahwa setiap produk/ ciptaan akan berlaku HUKUM ALAM yatiu ada masa berlaku dan ada siklus atau ada peroidenya. (kita tdk boleh menentangnya, mengabaikan, dll... karena ini adalah kehendak Tuhan Maha Mencipta. yaa...kita harus mengikutinya.

Kesimpulan : Setiap produk itu baik dan ada ilmunya, serta berlaku hukum alam. Lebih lanjut produk tsb menjadi baik atau tdk baik tergantung penerapan/aplikasinya. 

Contoh Ciptaan Tuhan : Manusia spt kita ini...,.. contoh ekstrim adalah Tuhan menciptakan IBLIS beserta keturunannya... menurut saya pribadi adalah BAIK, Contoh produksi buatan manusia yang sehari2 kita gunakan : pisau/ clurit, motor/mobil, rumah dll. Tapi perlu diingat bahwa setiap penciptaan produk sdh dilengkapi dengan tata aturan penerapannya, carakerja, indikasi, masa berlakunya dll. Untuk aplikasinya bagaimana ... ?  jawabnya terserah mas-mas/ bapak-bapak.   

  Lalu bagaimana tentang aplikasi Forex ? apakah baik, jawab saya BAIK (menciptakan aplikasi ini menggunakan ilmu canggih dan sulit/tdk bisa bagi orang awam termasuk saya), dan akan bermanfaat menjadikan penghasilan/profit yang menjanjikan jika tahu ilmunya titik. (maaf saya tidak menyinggu tentang dogma/agama karena berkaitan dg keyakinan). Tetapi sebaliknya jangan sekali-kali ikut trading Forex/saham/sekuritas lainnya, jika tidak punya ilmunya, pasti akan habis modal/ bangkrut/ miskin dll. Tentunya hal ini sudah ada ketentuan bahwa Setiap Broker sdh memberi rambu2/ peringatan bahwa trading forex dan sejenisnya mempunyai probabilitas yg sangat tinggi. 

Sekarang terserah mas-mas/ bapak2 menyikapinya.... , silahkan .. trm ksh. 

Kirim Komentar/Reply Baru
8 Mitos Analisa Teknikal Yang Terpatahkan
8 Mitos Analisa Teknikal Yang Terpatahkan
Wahyudi   18 Jun 2020   1299  
3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend
3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend
Wahyudi   9 Jun 2020   4390  
6 Ciri Penting Dalam Analisa Forex Akurat
6 Ciri Penting Dalam Analisa Forex Akurat
Wiji Purnama   4 Jun 2020   6371  
Trik Menggabungkan Analisa Teknikal Dan Fundamental
Trik Menggabungkan Analisa Teknikal Dan Fundamental
Wiji Purnama   20 Mar 2017   5917  
Forex Signal, Fitur Spesial Pelengkap Persiapan Trading Anda
Forex Signal, Fitur Spesial Pelengkap Persiapan Trading Anda
Wiji Purnama   13 Dec 2016   3900  
Analisa Forex, Langkah Wajib Sebelum Anda Mulai Trading
Analisa Forex, Langkah Wajib Sebelum Anda Mulai Trading
Wiji Purnama   13 Dec 2016   4537  
Dampak Neraca Perdagangan Pada Nilai Mata Uang
Dampak Neraca Perdagangan Pada Nilai Mata Uang
SAM   12 Dec 2013   90019  
Divergence Trading
Divergence Trading
SAM   2 Aug 2011   35443