Manfaat Kurs Tetap Broker Bagi Forex Trading

Wiji Purnama 7 Dec 2016 6297
Dibaca Normal 6 Menit

Tahukah Anda, jika fixed rate atau kurs tetap broker forex dapat memberikan manfaat pada forex trading? Artikel ini akan membahas 3 keuntungan kurs tetap.

Pernahkah Anda mendengar istilah fixed rate? Dalam forex trading, fixed rate atau kurs tetap sebenarnya lebih mengacu pada kurs deposit dan penarikan yang ditetapkan dalam kisaran tertentu. Jadi ketika melakukan deposit dan penarikan sebelum forex trading, nilai konversi mata uang akan selalu bernilai sama.

Meski berkaitan erat dengan deposit maupun penarikan, fixed rate ternyata mampu memberikan manfaat dalam forex trading. Apa sajakah itu? Sebelum membahas lebih jauh, mari kita mengenal peranan kurs tetap terlebih dulu.

Forex Trading Dengan Kurs Tetap

Sekilas Tentang Kurs Tetap

Tahap deposit dalam forex trading dilakukan setelah trader membuka akun. Meski tidak termasuk dalam strategi forex trading yang menentukan profit atau loss suatu posisi, tapi kemudahan deposit sangat dipertimbangkan ketika trader mencari broker forex terbaik. Bahkan, kualitas layanan deposit bisa menjadi indikasi awal dari komitmen broker, untuk menyiapkan kelancaran forex trading bagi klien. Logikanya seperti ini, jika pada tahap pengisian dana saja sulit, lalu bagaimana dengan fasilitas trading lainnya?

Broker forex terbaik biasanya memaksimalkan layanan deposit dengan menyediakan bermacam-macam metode pembayaran, mulai dari cara paling konvensional seperti wire transfer hingga e-currency. Selain itu, lama proses deposit juga dipersingkat sebaik mungkin, agar trader tak perlu menunggu lama sampai dana masuk dan bisa digunakan untuk forex trading. Nah, satu lagi fitur deposit yang mempermudah trader tapi masih jarang ada ialah kurs tetap. Lalu, apakah keuntungan fitur broker forex terbaik ini bagi forex trading?

 

Perhitungan Deposit Dan Penarikan Jadi Lebih Mudah

Fasilitas fixed rate sangat bermanfaat bagi trader Indonesia yang ingin deposit ke broker luar. Mengapa demikian? Secara umum, saat membuka akun forex trading di broker, trader akan memilih mata uang USD. Selain karena penggunaannya umum, mata uang akun tersebut juga dapat memudahkan perhitungan profit dan loss dalam forex trading, jika trader menggunakan pair mayor. Nah, bagi trader Indonesia yang mendepositkan dana dari mata uang Rupiah, tentunya ada perubahan nilai kurs yang perlu diperhatikan saat hendak melakukan deposit.

Kurs rupiah hari ini

Karena kurs mata uang sifatnya berubah-ubah setiap waktu, maka nominal deposit Anda tentu tak akan selalu sama. Misalkan saat ini kurs USD/IDR adalah 13,200, berarti jika ingin mengisi dana sebesar $100 di akun trading, Anda perlu mengeluarkan uang Rp1,320,000,-. Namun di lain waktu, Rupiah ternyata melemah dan USD/IDR menjadi 13,500. Karena Anda perlu deposit lagi sebesar $100, maka tak ada pilihan lain bagi Anda, selain mengirimkan uang sebesar Rp1,350,000,-.

Nah, dalam forex trading, hitung-hitungan deposit yang seperti itu tak perlu Anda lakukan lagi jika broker forex terbaik memberikan fasilitas kurs tetap. Katakanlah standard fixed rate di broker forex Anda ditetapkan pada Rp10,000 per $1, maka dari waktu ke waktu, deposit sebesar $100 akan selalu bernilai Rp1,000,000,-.

Kurs Tetap Mengamankan Forex Trading Dari Perhitungan Deposit Dan Penarikan

Hal yang sama juga berlaku untuk kemudahan perhitungan di proses penarikan. Ketika Anda tak menggunakan kurs tetap, jumlah penarikan dana bisa berubah-ubah sehingga Anda perlu menghitung kurs mata uang USD/IDR dari waktu ke waktu. Karena hal itu, profit dari forex trading kadang terasa tak maksimal. Di sinilah fixed rate menunjukkan keunggulannya. Kurs tetap memungkinkan Anda untuk menarik dana dengan rate yang sama kapanpun itu. Baik ketika Rupiah menguat atau melemah, nilai tukar acuan yang mengkonversi dana penarikan Anda akan selalu bernilai sama.

 

Forex Trading Makin Fleksibel

Jangan kira karena fitur fixed spread diartikan sebagai kurs tetap, maka forex trading jadi kurang leluasa. Sebaliknya, Anda justru akan mendapat fleksibilitas lebih dalam forex trading, karena deposit maupun penarikan bisa dilakukan setiap waktu.

Trader yang sangat memperhitungkan untung rugi dalam forex trading cenderung memperhatikan momen penguatan Rupiah untuk deposit, atau pelemahan Rupiah ketika hendak melakukan penarikan. Dengan demikian, tentunya ada batasan-batasan waktu yang membuat forex trading jadi lebih terbatas. Bagaimana jika akun forex trading benar-benar memerlukan suntikan deposit tapi Anda tak bisa melakukannya karena Rupiah sedang melemah tajam? Atau haruskah Anda menahan profit yang akan dicairkan hanya karena Rupiah sedang menguat, padahal dana tersebut ingin segera Anda amankan agar tak terpakai forex trading lagi?

Disadari atau tidak, naik turunnya nilai kurs mata uang untuk deposit dan penarikan sangat berpengaruh pada kebebasan forex trading Anda. Mungkin tak semua trader mempermasalahkan hal ini karena sudah terbiasa dengan sistem forex trading lama yang tak menerapkan kurs tetap. Namun kenapa harus bersusah payah mengatur waktu deposit dan penarikan, jika dengan solusi kurs tetap, Anda bisa bebas melakukan transfer dana tanpa perlu dibayangi risiko pergerakan kurs mata uang? Jadi seperti kata para penganut prinsip efisiensi, "kenapa cari yang susah kalau ada cara yang mudah?"

pilih broker

 

Terbebas Dari Spread Deposit Dan Penarikan

Spread deposit-penarikan berbeda dengan spread forex trading. Dalam materi belajar forex trading yang lalu, kita telah membahas tuntas apa itu spread dan jenis-jenisnya. Kini, kita akan beralih pada topik spread deposit-penarikan, untuk mempermudah pemahaman Anda tentang hubungannya dengan kurs tetap broker forex terbaik.

Saat melakukan deposit tanpa kurs tetap, Anda akan dikenai rate deposit dari metode pembayaran yang dipilih. Sebaliknya ketika melakukan withdrawal, akan ada rate penarikan yang digunakan sebagai acuan konversi nilai uang yang akan Anda tarik. Rate deposit dan penarikan itu jumlahnya selalu berbeda, dan selisih rate itulah yang dinamakan spread. Katakanlah rate deposit ditetapkan pada Rp13,400,- dan rate penarikan sebesar Rp13,700,-. Maka artinya, ada beban spread sebesar Rp300,- yang Anda tanggung, itupun jika Anda hanya mengisi dan menarik dana sebesar $1 saja. Apabila dana yang ditransfer sebesar $100, maka tinggal dihitung saja kelipatan spread-nya.

Karena kurs tetap selalu mengatur rate deposit dan penarikan pada kisaran sama, maka tak akan ada biaya spread yang perlu Anda bayarkan. Pada kurs tetap broker forex terbaik yang bernilai Rp10,000,- per $1 misalnya, baik deposit ataupun penarikan akan selalu dikonversi dengan kurs tersebut. Tidak ada spread apapun yang perlu Anda khawatirkan, karena selisih rate deposit dan penarikan yang sama-sama ditetapkan sebesar Rp10,000,- akan bernilai Rp.0,-.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 6    

Lara
23 FEB 2021

Fixed rate kayaknya hanya bermanfaat bagi kita yang ingin deposit ke broker luar ya...

Berlynn
23 FEB 2021

Gak hanya broker luar sih, semua broker yang mengharuskan kita deposit dalam bentuk Dolar atau mata uang selain Rupiah...

Oskar
23 FEB 2021

Broker apa aja yang punya fitur fixed rate?

Luhur
23 FEB 2021

FBS, FirewoodFX, Octa Investama Berjangka

Ulva
23 FEB 2021

apakah semua broker punya fasilitas fixed rate?

Vina
23 FEB 2021

Broker fixed rate jumlahnya terbatas, dan biasanya broker STP dengan regulasi offshore

Kirim Komentar/Reply Baru

Forum

Octavianus (07 Jul 2012)

Master, mau bertanya. indikator apa yang cocok di gunakan untuk scalping? mengingat waktu saya untuk trading hanya 2jam 20.00-22.00 WIB. lalu mohon jelaskan cara bacanya, terima kasih

Selengkapnya

Pola Candlestick
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
Timeframe Untuk Membuat Trendline Yang Paling Baik
untuk membuat trend line yg paling baik dengan candlestik M1 , M5 atau apa?

Rs 6 Nov 2015

Reply:

M Singgih (10 Nov 2015 01:15)

@ Rs:
Trend line atau garis trend bisa dibuat pada semua time frame baik M1, M5, H1 atau daily. Semakin tinggi time frame maka akan semakin akurat garis trend tersebut. Cara membuat garis trend adalah dengan menghubungkan titik-titik lembah (bottom) yang berdekatan untuk uptrend, atau menghubungkan titik-titik puncak yang berdekatan untuk downtrend. Berikut contoh garis uptrend dan garis downtrend pada time frame M5 dan daily:



   

Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Menggunakan Garis Trend Dalam Trading (1)

Jujun Kurniawan 56
Forex 
Jujun Kurniawan 112
Forex 
Tomy Zulfikar 131
Forex