Market Pagi Ini

Market Pagi Ini: GBP/USD Berusaha Rebound, Pasar Pantau Pejabat The Fed
Inbizia     29 Nov 2022
Setelah gejolak protes di China yang menekan aset-aset berisiko, Pound dan emas mulai pulih. Namun, Bitcoin masih diliputi sentimen negatif.
Market Pagi Ini: Eskalasi COVID di China Picu Sentimen Risk-Off
Inbizia     28 Nov 2022
Dolar terlihat bullish sementara emas dan sejumlah aset berisiko lainnya melemah akibat meluasnya efek kenaikan kasus COVID di China.
Market Pagi Ini: Euro Tetap Optimis, Emas Terus Melaju
Inbizia     25 Nov 2022
Pergerakan pasar diperkirakan akan cenderung sepi sehubungan dengan libur Thanksgiving. Namun, Euro dan emas tetap bertendensi bullish.
#emas  #eur  #euro  
Kamus

Kamus Trading

Federal Open Market Committee, FOMC

Komite tertinggi yang mengadakan rapat untuk membahas kebijakan moneter bank sentral AS secara berkala. Anggota FOMC berasal dari para pejabat The Fed, terdiri atas anggota permanen dan anggota bergilir.

Above the market

Adalah order untuk menjual aset yang dimiliki di atas harga pasar. Katakanlah harga saham perusahaan ABC hari ini sekitar USD20 per lembar saham. Karena tidak mau rugi, si pemegang saham akan melakukan order bersifat Above The Market, dengan harga USD25 per lembar saham.

Emerging Markets

Adalah pasar negara-negara berkembang (berdasarkan PDB-nya). Mata uang negara berkembang disebut Emerging Currencies. Pasar negara berkembang memiliki beberapa karakteristik pasar maju, tetapi tidak memenuhi standar untuk disebut pasar maju.

Initial Margin

Deposit awal yang perlu disetorkan oleh trader agar dapat mulai bertransaksi. Deposit-deposit selanjutnya cukup disebut sebagai margin dan berfungsi agar trader bisa mempertahankan posisi tradingnya.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #market #pagi #ini

antonio ferdinan   17 Jan 2012

bagaimana caranya mengetahui pembalikan market gan..?????

basir   17 Jan 2012

Yang terhormat antonio ferdinan

Untuk mengetahui pembalikan harga, bisa digunakan setingan Indikator Stochastich osilator 14,3,3. Dengan periode 20 : 80.  Hanya saja kadang ini tidak bisa terlalu diandalkan. Jika Trend UP  sangat Kuat maka walau harga terlihat di level 80 yang merupakan sinyal SELL maka harga bisa terus  naik. Apalagi jika memang rilis data yang berefek High / Besar sangat mendukung.  Bisa saja dalm hal ini Koreksi sementara, dengan 5- 20 pips lalu melanjutkan arahnya kemudian

Yang paling utama anda  anda bisa terbantu dengan  mengukur dan membuat rumusan berapa rata rata mata uang tersebut bergerak. Jika anda membuat rumusan  rata rata EUR/USD adalah 130 Pips per hari bergeraknya sehari, dan sewaktu anda melihat bahwa EUR/USD sudah bergerak 110 Pips (  dengan rumusan High – Low ) maka sisanya tinggal 20 Pips lagi dia bergerak. Dan anda bisa mendeteksinya Apa melanjutkan Down dengan menembus Low atau melanjutkan Up dengan Menembus Highnya. Maka setelah itu  anda bisa mengambil posisi

Terima kasih

M Hilmy   14 Jan 2016

Oscillator memang kurang mempan di pasar trending. Ampuhnya di pasar ranging.
Bagaimana ni kita tau pasar trending ato ranging ? Apa musti dilihat dulu dr chart ato bisa ditunggu di sesi tertentu? Kalo dilihat dr chart bagaimana cara melihatnya dan bagaimana cara entri supaya bisa maksimal profitnya?

basir   15 Jan 2016

Untuk M Hilmy ...

Di dalam market forex akan terjadi support and demand (tawar-menawar antara penjual dan pembeli), maka pastikan anda masuk pasar (melakukan order BUY/SELL) pada saat yang tepat.

Selanjutnya tentukan tipe trading anda, apakah Swing Trader, Day Trader ataukah Scalp trader?

Jika anda memilih type Swing Trader yang melakukan trading /open posisi sebulan sekali, sebulan dua kali maka anda bisa menggunakan Time Frame Mayor MN-W1 dan entry confirmation D1/H4

Jika anda memilih type Day Trader yang melakukan trading / open posisi seminggu sekali, maka anda bisa menggunakan Time Frame Medium W1-D1 dan entry confirmation H4/H1.

Jika anda memilih type Scalp Trader yang melakukan trading / open posisi harian maka anda bisa menggunakan Time Frame Minor H1 dan entry confirmation M15 / M5.

Sekedar share, untuk latihan kasus, ambil trading di Time Frame H1 dan M15 untuk trading harian.

1. Perhatikan di H1
Dalam setiap hari hanya ada 3 macam pergerakan harga : Trend naik, Trend turun dan Sideways (bergelombang)

2. Perhatikan M15
Apakah telah terjadi pola konsolidasi atau reversal. Pola konsolidasi manandakan bahwa pergerakan harga masih akan melanjutkan trend yang terjadi sebelumnya. Pola reversal mengisyaratkan akan terjadi pembalikan pergerakan harga

3. Lihat sekarang di H1 pergerakan harga ( grafik ) hari kemarin dan hari ini. Ingat bahwa pergerakan harga dari hari ke hari selalu berkaitan erat.
Misal: Harga pembukaan pasar hari kemarin=harga paling rendah hari berikutnya=harga pembukaan hari ini.
Misal: Harga tertinggi sampai hari ini=penutupan harga kemarin=pembukaan harga 3 hari yang lalu dan seterusnya...

Sehingga kita akan dapat menganalisa hari ini akan terjadi trend atau sideways saja. Hal ini akan memudahkan kita untuk menganalisa pergerakan harga.

4. Carilah harga tertinggi dan harga terendah dalam 1-2-3-4-5-6 atau dalam kurun waktu tertentu di hari kemarin-kemarin sampai hari ini. (Puncak grafik tertinggi dan grafik terendah)

5. Buatlah Garis Fibonanci
Caranya: Klik Fibonanci di toolbar, arahkan kursor ke grafik yakni pada harga tertinggi tersebut (mana yang paling tinggi), tekan mouse kiri (jangan dilepas). Bisa juga menggunakan teknik penghitungan tingkat fibonacci retracement.
Kemudian tarik kebawah kearah harga terendah (mana yang lebih rendah), lepas mouse, maka akan terlihat garis-garis fibonanci yang tertulis di ujung kanan (100-61,8-50-38,2-0) Garis 50 disebut PIVOT (PV)

6. Sekarang lihatlah indikator MA
Bila harga saat ini berada di atas MA, maka kecenderungan harga akan naik, dan bila harga saat ini berada dibawah MA, maka kecenderungan harga akan turun.

7. Tapi lihatlah pada Indicator Stochastic juga. Bila indicator tersebut telah memasuki range 80 dan 20 (diatas garis 80) atau (dibawah garis 20), itu berarti telah terjadi jenuh jual atau jenuh beli. Tunggulah sampai indicator Stochastic berada di atas garis 20, maka anda dapat order BUY, atau tunggulah hingga berada di bawah garis 80, maka anda dapat order SELL.

9. Yang terakhir, ingat Management Psikologi Trading. Jangan gusar atau takut dengan pergerakan harga yang naik turun….Asalkan anda telah sesuai dengan sistem trading, memasang Stop Loss dan Take Profit, maka tutup layar komputer Anda. Biasanya kita sering tidak tahan melihat naik turunnya harga, akhirnya tangan gatal untuk ingin merubah-rubah posisi order.

10. Yang paling penting juga, jangan lupa untuk mengatur Manajemen Resiko.

Thanks.

Anies   5 Aug 2018

Buseet, panjang bener caranya? Ga adakah cara yang lebih praktis dan singkat dalam membaca pembalikannya?

admin   6 Aug 2018

@Anies

Sebenarnya setiap indikator sendiri sudah memiliki cara-cara dalam mendeteksi pembalikan trendnya.

Misalnya nih, jika menggunakan Crossing MA. Trend akan berubah ya saat Crossing berlawanan sudah terjadi.

 

pembalikan trend-1

 

Atau kalau indikator Parabolic Sar, pembalikan trendnya terjadi saat Titik Sar sudah di Break oleh harga.

pembalikan-trend-2

Metode panjang di atas cuma penggabungan berbagai macam indikator agar hasil yang didapatkan lebih valid saja kok.

Rahma   26 Aug 2022

Pembalikan market apakah selalu ditandai dengan berita fundamental terlebih dahulu? Bagaimana jika saya hanya pengguna teknikal? Solusinya bagaimana?

Kiki R   26 Aug 2022

@Rahma: Pembalikan market apakah selalu ditandai dengan berita fundamental terlebih dahulu?

Tidak selalu. Kadangkala pembalikan harga terjadi tanpa adanya berita fundamental.

Bagaimana jika saya hanya pengguna teknikal? Solusinya bagaimana?

Solusinya adalah fokus pada teknikal. Kuasai detail-detail cara trading teknikal Anda.

Saat ada fundamental, lebih baik Anda keluar atau amankan posisi dengan geser SL Anda ke harga entry (kalau sudah floating profit).

Salas   29 Aug 2022

Geser SL kalau sedang floating profit itu bagaimana maksutnya kak?

Kiki R   30 Aug 2022

@Salas: Maksudnya, posisi yang sedang floating profit, geser stoploss (SL) ke harga entry sehingga kalau harga berbalik dan melewati harga entry, posisi otomatis tertutup.

Kalau Anda belum menggeser stoploss, ketika harga berbalik maka posisi Anda menjadi floating loss.

Oleh karena itu, tindakan menggeser SL ini adalah tindakan untuk menjaga modal/ekuity.

Andini wiradani   11 Oct 2022

Selamat pagi pak, saya sering mendengar 2 kalimat ini di forum. mohon penjelasannya lebih dalam.

kalimat pertama, perubahan trend di time frame besar akan diawali dari tf kecil terlebih dahulu.

kalimat kedua, trend di tf kecil pada akhirnya akan selalu mengikuti tf besar.

kedua kalimat ini kan bertentangan sekali pak. sementara keduanya dituliskan dari 2 orang senior di salah satu forum trader yg saya ikuti. mana yang benar antara keduanya pak. terima kasih

Kiki R   13 Oct 2022

"perubahan trend di time frame besar akan diawali dari tf kecil terlebih dahulu."

Pernyataan ini benar. Kalau ada tren naik di time frame Daily, ketika harga sedang koreksi ada tren turun di H1/M15.

Saat harga mau impulse (melanjutkan naik) di TF Daily, maka yang duluan berubah trennya di TF H1 dan M15.

"trend di tf kecil pada akhirnya akan selalu mengikuti tf besar."

Ini juga benar, walaupun tidak selalu seperti ini. Ada kalanya TF kecil membentuk tren baru dan akhirnya merubah arah di TF besar.

Tapi mayoritas (sebagian besar) tren di TF kecil akan mengikuti tren di TF besar.

Pada dasarnya kalimat keduanya tidak bertentangan.

Biar lebih paham, coba Anda coret grafik pair EU dengan 2 TF berbeda, misalnya H1 dan Daily (D1).

Tandai mana tren di D1 dan mana di H1. Mungkin dengan melihat siklus perubahan tren beberapa kali Anda mulai mendapatkan gambaran seperti apa pernyataan di atas.

Reply > Lihat[11]
mujahidin   9 Feb 2012

pak saya mau tanya tentang perhitungan average market apakah dari harga high dan low hari kemarin? apakah average market tsb berlaku untuk semua sesi asia eropa maupun amerika?.trimakasih

basir   9 Feb 2012

Kalau untuk harian, anda bisa menggunakan Rumusan Average market,  dengan Rumuh HIGH + LOW : 2 sama dengan Average market. Jika harga ada diatas Average market harga cendrung naik. Jika harga berada di bawah Average Market harga ada kecendrungan turun.. Berapa kira kira pergerakan GBP/USD perharinya. Jika menurut anda adalah 125 Pips, maka maka Average market + 125 disanalah perkiraan kekuatan GBP/USD. Dimana perkiraan batas pelemahannya ? Avarage market – 125 Pips. Ini untuk perharinya.

Kalau berdasarkan High , Low CLose kemarin ini namanya Pivot Point.

Aroel   16 Jul 2018

maaf saya masih bingung dengan penjelasannya, bisakah di kasih contoh cara penghitungannya ?

basir   18 Jul 2018

Untuk Aroel,

Terkait averager market, dibawah ini contoh dari GBP/USD pada tanggal 17 Juli 2018. Data diambil jelang penutupan pasar Amerika.

High : 1.32682
Low  : 1.30747
Rumus : High + Low : 2 , adalah 1.32682 +1.30747 =  2.63429 : 2 = 1.31714

Saat hari baru, tanggal 18 Juli, harga di buka di bawah 1.31714.



Maka harga cendrung melemah.

Jika rata - rata GBP/USD bergerak dalam satu hari 1250 pips, maka batas perkiraanya adalah:

Rumus : High + Low : 2 + 1250 dan High + Low : 2 - 1250
adalah 1.32682 +1.30747 =  2.63429 : 2 = 1.31714 + 1250 = 1.32964
adalah 1.32682 +1.30747 =  2.63429 : 2 = 1.31714 + 1250 = 1.30464

Maka didapat, harga cendrung melemah dikarenakan berada dibawah rata-rata, dengan target pelemahan di 1.30464.

Jika menggunakan rumusan Pivot Point, maka:
High + Low +Close : 3 = Pivot Point

High : 1.32682
Low  : 1.30747
Close: 1.31131

adalah 1.32682 +1.30747 +1.31131 : 31.31520




Pada hari baru,
Jika harga dibuka di bawah pivot, cendrung melemah.
Jika harga dibuka diatas Pivot, cendrung menguat.

Untuk kalkulator bisa dicoba di Kalkulator Pivot Point.

Terima Kasih.

Aroel   29 Jul 2018

Terima kasih yg sebesar besarnya Untuk Pak basir yg telah memberikan penjelasan dengan begitu gamblang dan dan disertai contoh2 nya.

basir   30 Jul 2018

Untuk Aroel,

Terima kasih, sama-sama.

Husaini   17 Nov 2018

Kalau cara mencari di mana kita meletakan buy atau sell y gi mana mas rahmat

basir   21 Nov 2018

Untuk Husaini,

Untuk open posisi dengan Pivot point. Terima kasih

m singgih   13 Jun 2019

@ mujahidin:

Maksudnya average dari harga tertinggi dan terendah?
Itu tergantung dari time frame trading yang Anda gunakan. Untuk time frame daily tentu saja harga high dan low kemarin dibagi 2.
Kalau misalnya untuk time frame H1 (1 jam), maka harga average saat ini adalah: (harga high satu jam yang lalu) + (harga low satu jam yang lalu) dibagi 2.
Anda bisa langsung mengamati dari nilai high dan low pada bar terakhir.


@ Husaini:


Untuk membuka posisi buy atau sell, tidak bisa hanya dengan mengamati nilai high dan low dari bar sebelumnya, walaupun Anda bermaksud trading dengan cara breakout atau bouncing (buy the dip sell the rally). Harus dikonfirmasi dengan sinyal dari price action dan penunjukan indikator teknikal. Tanpa ada sinyal, Anda tidak akan tahu kemana arah sentimen pasar, akan breakout atau bouncing.

Indikator yang sering digunakan adalah kombinasi antara indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend biasanya Moving Averages (sma atau ema), parabolic SAR, Bollinger Bands, ADX dan MACD. Indikator momentum berupa oscillator seperti RSI, stochastic atau CCI. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga, sedangkan indikator momentum untuk mencari momen yang tepat untuk entry.

Taliban   3 Nov 2019

@Mujahidin
benar, harga yg tercantum di MT5 adalah harga yg berlaku di sesi asia, eropa, amerika. Harga itu berlaku di seluruh dunia dan dilakukan secara spot atau langsung. Sesuai dengan Fatwa MUI Pertukaran mata uang asing secara spot di perbolehkan kurang dari 2 x 24 jam. Trading forex masih halal jika dilakukan kurang dari 2 x 24 jam.

basir   20 Feb 2012

saat anda buka MT4 maka perhatikan High Low nya. High + Low / 2 = Avarge market.

Jika harga ada di bawah Avarage market harga cendrung turun. Jika harga ada di atas avarage market cendrung naik. sebaik nya di awal sesi. karen jika agak siang cendrung diam. dan akan menuju pasar eropa.
e
harga pembukaan ya harga pembukaan. tentunya 1,2,3 menit ada pergerakan. disitulah anda perhatikan High lownya.

Argo Gold Spotter   12 Jun 2019

Untuk Pery Platypus,

Jika ingin menggunakan teknik average market di sesi Asia, maka tentu saja waktu yang ideal untuk mengaplikasikannya adalah disaat sesi Asia berlangsung.

Sedangkan untuk menentukan range-nya, jika harga pembukaan pada sesi sebelumnya adalah harga terendahnya, maka harga pembukaan tersebut adalah harga terendah untuk sesi tersebut.

Semoga bisa membantu.

Fajar Rahayu   20 Jul 2022

Halo, saya baru belajar trading dan sedang mencoba akun demo menggunakan MetaTrader 4. Bagaimana cara memasang indikator SMA? Terima kasih

Kiki R   21 Jul 2022

@Fajar Rahayu: Berikut langkah-langkah dalam memasang indikator MA (simple) di metatrader 4 (MT4):

1. Klik insert

2. Klik indicators

3. Klik trend

4. Klik Moving average. Muncul tab moving average seperti ini:

Apakah Average Market Berlaku Untuk Semua Sesi Pasar

5. Masukkan pengaturan moving average yang Anda inginkan lalu klik OK.

Apakah Average Market Berlaku Untuk Semua Sesi Pasar

pery platypus   20 Feb 2012

Permisi gan, mau tanya klo pake market average di sesi asia, bagusnya diterapkan jam berapa? dan misalkan harga terendah adalah harga pada saat pembukaan, apakah harga pembukaan dianggap sebagai harga terendah?

Reply > Lihat[14]
Zoro   20 Mar 2019

Saya suka pair NZD/USD, jam brp kah biasanya pasar ini paling volatile kalau menurut pengamatan mastah?

m singgih   22 Mar 2019

@ Zoro:

Untuk NZD/USD, tentunya saat yang aktif adalah ketika pasar New Zealand buka dan ketika pasar New York buka.
Pasar New Zealand adalah yang pertama kali buka (sekitar jam 4 pagi WIB), dan pasar New York buka sekitar jam 19:30 WIB.

Dari pengamatan kami, NZD akan volatile ketika ada rilis data New Zealand yang berdampak tinggi seperti Employment, CPI, GDP, RBNZ meeting, dan itu biasanya pagi antara jam 4 - jam 5 WIB.
Dalam hal ini tidak hanya NZD/USD yang volatile, tetapi juga NZD/JPY dan pair lainnya yang ada NZD.

Ketika ada rilis data AS (saat pasar New York buka), NZD/USD bisa volatile, tetapi tidak sehebat EUR/USD atau USD/JPY, karena volume perdagangan NZD/USD memang tidak sebesar EUR/USD dan USD/JPY.

Reply > Lihat[1]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #market #pagi #ini

  Nordy   |   24 Feb 2019   |   Artikel

Artikelnya sangat menginspirasi sekali untuk di terapkan di live market

  Yance   |   15 Feb 2020   |   Artikel

Saya pengguna robot MT 4, sangat di sayangkan karena pihak marketingnya tidak mengedukasi nasabah, karena barusan tanggal 13 Feb 2020 saldo saya minus, saya deposit Rp.50 juta, saya udah bergabung sekitar 8 bulan, ternyata tidak seindah iklan di TV yang katanya tinggal tidur lihat HP dapat duit, jadinya saya bukannya dapat duit malah saya kehilangan uang Rp.50 juta bahkan sampai minus.

Kita nasabah tidak menegerti apa2 ternyata lihat HP besoknya udah minus, saya sempat hub. marketingnya satu hari sebelumya tapi tidak di respon sama sekali, saya pikir biasa aja, nggak taunya besok pagi udah minus.

Harusnya robot jangan dijual ke masyarakat kalau robotnya tidak bisa menahan market kalau tidak stabil, berarti robotnya belum teruji. kalau robot hanya bisa profit dan tidak bisa nahan kalau loss, mending main sendiri manual, tidak perlu beli robot mahal-

Sungguh tidak prosfesional perusahaan pengelola ini, saran saya lebih baik masyarakat tidak ikut2an main forex di robot kalau tidak bisa menahan saat market tidak stabil karena hanya membuat dana anda jadi 0 bahkan minus. Perusahaan juga tidak bertanggung jawab, malah yang disalahkan pasar yang tidak stabil, sungguh tidak profesional semoga pengalaman ini tidak terjadi ke yang lain. Mksh...

  Neng Tan   |   7 May 2020
Saya juga sama, membeli robot MT4 karena tertarik iklan indah di TV, sy investasikan uang simpanan utk beli robot dan utk saldo, sampai saat ini, saldo berkurang terus, gak ada cerita indahnya. sekarang sy mau belajar manual. meski blm ngerti apa2.
  Bambang Putranto   |   26 Apr 2020   |   Artikel

Woww saya baru nemu info ini. Terima kasih Inbizia, saya pikir orang-orang yg jualan robot forex di TV benar-benar sukses sesuai iklannya, saya pun kepikiran mana mungkin market yg sangat fluktuatif bisa dikuasai sebuah robot, saya aja yg manusia beberapa kali mendapat sinyal palsu. apalagi robot yg hanya digerakkan oleh sistem kaku. ketika robot gagal yg disalahkan market woww penjual apa itu? pantas saja ketika tampil di TV wajah marketingnya sangat tertekan, seolah-olah ada kenyataan yg disembunyikannya, ternyata robot EA nya sering loss hahaha..

Bersyukur banget ada website Inbizia, semua bisa di share dengan apa adanya, konsumen yg merasa dicurangi broker pun bisa mengadu, coba ngak ada media seperti ini broker curang, pembuat robot EA curang pasti dengan mudah cari mangsa karena masyarakat tidak dapat info baik buruknya suatu produk, jika info terbuka masyarakat kan bisa share di grup WA hehehe pastinya broker curang dan pembuat robot EA curang akan kehilangan kepercayaan dan nama baik. hehehe

  Tumini   |   23 Dec 2020   |   Artikel

Terima kasih artikelnya. Sangat bermanfaat. Untuk trader pemula mungkin lebih baik pakai eksekusi market aja kali ya, soalnya saya pernah nyoba yang instan pas pertama kali trading dan bikin bingung.

  Hartanto M   |   5 Jan 2021   |   Artikel

Supaya jelas membedakan, semua top broker besar, yang kita kenal sebagai broker model A-book, memakai market execution. Instant execution spread-nya fix, jadi broker B-book sudah menentukan sebelum kamu bertrading.

  Kamila   |   23 Nov 2022   |   Artikel

Maaf, saya benar-benar pemula dalam trading:

1. Waspadai juga News Release? News Release itu apa? Dan bagaimana news release ini mempengaruhi dan harus kita waspadai?

2. Tidak yakin dengan kondisi market itu maksudnya seperti apa? Dalam arti panduannya apa? Apa pakai perasaan kita saja seperti untung-untungan begitu, atau bagaimana?

3. Kenapa Stop Loss disebut sebagai mempercepat kerugian? Contoh trading tanpa SL itu yang seperti apa?

4. Kalau Cut Loss dalam posisi kerugiannya menurut kita terlalu besar, apakah sebaiknya tetap Cut Loss atau tidak apa-apa menunggu?

5. Trading is fun. Contoh pengalaman dari Agan sendiri yang menunjukkan kalau Trading itu menyenangkan.

  Kiki R   |   24 Nov 2022

1. News release atau rilis news adalah berita ekonomi berdampak tinggi yang akan rilis. Contohnya seperti keputusan suku bunga, nonf-farm payroll (NFP), CPI, dst.

Saat rilis news, terjadi pergerakan harga yang kuat karena para big player (seperti bank, hedge fund) melakukan transaksi. Hal inilah yang menjadi pendorong utama kenapa harga bergerak kuat saat news.

Anda harus mewaspadai harga yang bergerak dengan kuat ini. Kalau Anda sudah punya posisi sebelum rilis news, posisi Anda bisa jadi profit banyak atau malah loss banyak.

Namun, jika Anda menggunakan stop loss dan take profit, saat rilis news ini salah satu dari keduanya (SL atau TP) akan cepat terkena.

2. Tidak yakin dalam hal ini maksudnya pergerakan harga yang terjadi kurang mendukung setup yang Anda punyai.

Contohnya kondisi market sedang sideways dan anda tidak menyukai kondisi sideways, tentu Anda lebih baik tidka masuk ke market dulu.

3. Stop loss mempercepat kerugian karena biasanya trader pemula sering kena SL lalu harga berbalik ke arah yang diinginkan.

Karena alasan inilah, banyak dari trader pemula tersebut malah tidak pasang SL. Trading tanpa SL artinya Anda merisikokan seluruh uang Anda di akun tersebut setiap membuka posisi.

Solusinya bukan tanpa SL, tapi evaluasi untuk menempatkan SL yang tepat.

4. Cut loss. Ingat trading Anda adalah bisnis Anda. Jangan ambil keputusan di market berdasarkan emosi.

"menunggu harga akan berbalik" tanpa disertai dukungan data adalah tindakan tidak logis.

Kalau Anda cut loss, kerugian Anda berhenti disitu. Kalau tidak, kerugian Anda bisa jadi kebangkrutan Anda.

5. Trading is fun yang dimaksud di atas adalah belajar trading adalah hal yang menyenangkan.

Aktivitas belajar trading ini menyenangkan karena setiap hari Anda mengekplorasi, menguji, mengevaluasi pengetahuan trading Anda.

Misalnya, Anda belajar trading strategi X. Anda membaca seluruh yang bisa Anda dapatkan tentang strategi X ini, lalu menguji di market selama periode waktu tertentu.

Dari data pengujian ini Anda bisa melihat kelebihan dan kekurangan dari strategi X serta apakah bisa profitable di market. Anda uji kembali dan evaluasi lagi.

Inilah bagian menyenangkannya. Anda tidak akan kekurangan bahan untuk belajar trading.

Market terus bergerak dan selalu ada feedback yang bisa Anda kembangkan.

Market Pagi Ini: Notulen FOMC Dovish, Euro dan Emas Menanjak
Inbizia     24 Nov 2022
Dolar gagal bangkit setelah rilis notulen FOMC tidak mengkonfirmasi sikap hawkish para pejabat The Fed sebelum ini. Akibatnya, EUR/USD dan emas bertendensi bullish.
Market Pagi Ini: Emas Hentikan Reversal Jelang Rilis Notulen FOMC
Inbizia     23 Nov 2022
Perhatian pasar bertolak dari kasus COVID di China ke publikasi notulen FOMC. Emas berusaha meredam penurunan, sementara GBP/USD bergerak terbatas.
Market Pagi Ini: Risk-Off Memudar, Pemulihan Dolar Mulai Goyah
Inbizia     22 Nov 2022
Minat beli terhadap Dolar masih disokong oleh prospek kenaikan suku bunga The Fed. Namun untuk saat ini, sentimen pasar sudah termoderasi.
#dolar  
Market Hari Ini: The Fed Kembali Hawkish, Emas Koreksi Bearish
Inbizia     21 Nov 2022
Meski inflasi AS melemah dalam rilis data terakhir, pejabat The Fed masih mempertahankan outlook kenaikan suku bunga. Harga emas pun dilanda profit taking.
Market Pagi Ini: Dolar Naik Terbatas, Emas Tertekan
Inbizia     18 Nov 2022
Narasi hawkish dari sejumlah pejabat The Fed sukses menahan Dolar untuk tidak melemah lebih lanjut. Akibatnya, emas terkoreksi dari reli kenaikannya.
Market Pagi Ini: Dolar Belum Juga Pulih, Bitcoin Terancam Aksi Jual
Inbizia     17 Nov 2022
Sempat berusaha menguat pasca data Penjualan Ritel yang membaik, Dolar kembali berkonsolidasi pagi ini. Sementara itu, Bitcoin berisiko menghadapi peningkatan aksi jual dalam waktu dekat.
Market Pagi Ini: Bitcoin Mencoba Bangkit, Pasar Cemaskan Serangan Rudal Rusia
Inbizia     16 Nov 2022
Meski masalah FTX masih berkecamuk, pasar kripto mulai berkonsolidasi dan mendukung pemulihan Bitcoin. Sementara itu, rudal Rusia yang menghantam Polandia menciptakan ketegangan baru.
#rusia  
Simak Juga
Kirim Komentar Baru