Market Pagi Ini: Notulen FOMC Dovish, Euro dan Emas Menanjak

Inbizia 24 Nov 2022
Dibaca Normal 5 Menit
berita >   #dovish   #emas   #eur   #euro   #fomc   #market   #market-pagi-ini
Dolar gagal bangkit setelah rilis notulen FOMC tidak mengkonfirmasi sikap hawkish para pejabat The Fed sebelum ini. Akibatnya, EUR/USD dan emas bertendensi bullish.

Selamat pagi, para pencari profit! Peluang kenaikan suku bunga 75 bps memudar setelah rilis notulen FOMC terbaru. Pasar menyambut kabar ini dengan penguatan di sejumlah rival Dolar. Saham-saham pun menguat signifikan meski IHSG terancam koreksi.

Bagaimana ulasan lengkap di setiap market? Mari kita bedah satu per satu.

 

Forex

Memasuki libur Thanksgiving, EUR/USD tampak bullish di sekitar 1.0431. Notulen FOMC memberikan dampak positif, begitu pula dengan rilis data PMI Manufaktur dan Jasa di kawasan Euro.

Fundamental

  • Notulen untuk pertemuan FOMC awal November lalu dianggap dovish oleh para pelaku pasar. Pasalnya, laporan tersebut mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan perlu memperlambat kenaikan suku bunga.
  • PMI Manufaktur Jerman meningkat ke 46.7 di bulan November, sementara PMI Jasa mencatatkan angka 46.4 (lebih tinggi dari perkiraan 46.2).
  • PMI Manufaktur Zona Euro naik menjadi 47.3, sejalan dengan PMI Jasa yang melampaui ekspektasi dengan perbandingan 48.6 vs 48.0.
  • Sementara itu, Bundesbank (bank sentral Jerman) merilis laporan bulanan yang menyatakan bahwa tingkat inflasi berpotensi bertahan dalam dua digit setelah pergantian tahun.
  • Selanjutnya, fokus trader EUR/USD akan tertuju pada laporan IFO Jerman untuk bulan November dan rapat kebijakan moneter ECB.

Teknikal

  • Berdasarkan pengamatan analis FXStreet Anil Pachal, EUR/USD diperdagangkan bullish di atas 1.04 dan melanjutkan reli yang sudah terbentuk 2 hari ke belakang.
  • Outlook positif EUR/USD tidak hanya didukung oleh penembusan garis trend satu minggu dan SMA 50, tetapi juga sinyal bullish dari indikator MACD.
  • Target buyer selanjutnya diperkirakan tertuju pada titik tertinggi bulanan (1.0480) dan level psikologis 1.0500.
  • Apabila mampu menguat di atas area 1.0500-1.0615, EUR/USD berpotensi melanjutkan perjalanan naik ke titik tertinggi bulan Juni di 1.0786.
  • Akan tetapi, kondisi RSI (14) yang hampir overbought berpeluang menjegal penguatan EUR/USD.
  • Jika EUR/USD turun ke bawah 1.0280, waspadai trendline 4 Oktober yang menyediakan support di 1.0220. Penembusan dari level tersebut bisa mengkonfirmasi pembalikan turun.

EURUSD

 

Kripto

Bitcoin mengalami kenaikan tipis ke kisaran $16,700 meskipun sentimen pasar belum stabil. Harga perlu mendapatkan konfirmasi bullish lebih lanjut untuk keluar dari fase konsolidasi.

Fundamental

  • Indeks Fear & Greed Bitcoin turun 1 poin ke angka 20/100, jatuh semakin dalam di zona "extreme fear".
  • Total market cap kripto global menyentuh $835 miliar, turun 3.71% dari sesi perdagangan sebelumnya.
  • Menurut hasil survei Open Market Desk, kenaikan suku bunga 50 bps adalah hasil yang paling memungkinkan dalam pertemuan The Fed bulan Desember.
  • Negara bagian New York, Amerika Serikat, telah melarang aktivitas mining Bitcoin untuk dua tahun ke depan.

Teknikal

  • Bitcoin saat ini bergerak di area $16,700, mengalami penurunan sebesar 3.34% secara harian.
  • Secara garis besar, harga Bitcoin sudah berkisar dalam range konsolidasi $15,500-$17,000 sejak 12 November.
  • Menurut analis FXEmpire, Bob Mason, Bitcoin perlu menjauh dari level Pivot $16,488 dan menargetkan penutupan di sekitar R1 $16,807 untuk mengkonfirmasi momentum bullish.
  • Jika berhasil mencapai R1, Bitcoin kemungkinan akan melanjutkan reli hingga area R2 $17,002 atau bahkan R3 $17,516.
  • Namun apabila harga Bitcoin justru ditutup di bawah Pivot, ada potensi koreksi ke S1 $16,061 atau bahkan level psikologis $16,000.

 

Emas

Sentimen risiko pasar masih dipengaruhi oleh kondisi ekonomi China. Sementara itu, hasil notulen FOMC semakin membuat pasar menjauh dari Dolar di awal libur Thanksgiving.

Fundamental

  • Pasar masih mewaspadai kebijakan lockdown di China yang diterapkan untuk mengendalikan kasus COVID.
  • Kerusuhan di pabrik iPhone terbesar di dunia membuat para investor semakin khawatir dengan perekonomian China.
  • Dolar kehilangan momentum bullish setelah hasil notulen FOMC tadi pagi menyatakan bahwa mayoritas pembuat kebijakan The Fed akan mempertimbangkan kenaikan suku bunga 50 bps pada pertemuan selanjutnya.

Teknikal

  • Pada grafik H1, XAU/USD telah berhasil melakukan penembusan ke atas dari area konsolidasi $1732-$1750.
  • Zona konsolidasi emas sebelumnya terbentuk di sekitar Exponential Moving Average periode 200.
  • Pada indikator RSI, terlihat bahwa garis bergeser ke wilayah positif dan menunjukkan konfirmasi bullish XAU/USD.

Harga Emas

 

Saham

Indeks saham AS menguat setelah rilis notulen FOMC mengindikasikan perlambatan laju rate hike. Sementara itu, IHSG diprediksi rawan mengalami koreksi hari ini.

Saham AS

  • Sejumlah saham AS dilaporkan menguat jelang sesi penutupan hari Rabu kemarin.
  • Pasar menjadi optimis setelah notulen The Fed mengindikasikan kenaikan suku bunga akan diperlambat dari 75 bps menjadi 50 bps.
  • Dow Jones berhasil mencatatkan penguatan sebanyak 0.3% ke 34,194, S&P 500 naik 0.6% ke 4027, dan NASDAQ menguat 1% ke level 11,285.
  • Sementara itu, yield obligasi tenor 10 tahun mencapai level terendah 7 minggu di 3.689%.

Saham Indonesia

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0.33% ke level 7054 di hari Rabu kemarin.
  • Menurut analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, IHSG masih cenderung sideways secara teknikal.
  • Ia memperkirakan IHSG rentan mengalami koreksi hari ini dan berpotensi menguji rentang 7010-7070.
  • IHSG masih dipengaruhi sentimen global, khususnya oleh ketidakpastian dari Zero COVID Policy di Tiongkok.
  • Beberapa saham yang menarik untuk dicermati hari ini adalah ADHI, PGAS, SSMS, BUMI, BIRD, BBRI, dan PWON.

 

Untuk mendalami ilmu trading di masing-masing pasar, Anda juga bisa belajar di kumpulan artikel Inbizia.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nanang |  23 Jan 2012

high n low utk mengetahui Average market, mhn dijelaskan. Patokan high n low dilihat dimana? misal kita dg TF H1 bagaimana open posisinya?

Lihat Reply [4]

Bung nanang,, Untuk mengetahui High Low,, ada pada meta trader dari broker yang anda Gunakan. Anda bisa menghitungnya dengan cara High + Low : 2 = Average market. Jika harga ada di atas Avrage market, maka ada kecendrungan naik. demikianpun sebaliknya. Di TF manapun  High Low bisa dilihat karena ini harga  sedang  diperdagangkan dalam hari tersebut.

Untuk Open Posisi maka anda perlu menambangkan analisa lainnya untuk memperkuat pengambilan open posisi anda. Average market Cocok pula digunakan di TF m1-m5 untuk Trade secara scalper.  thanks

Basir   23 Jan 2012

Untuk Nanang,

Teknik average market (atau harga tengah) sebenarnya hampir sama dengan penerapan teknik Pivot Point (harga tengah). Terdapat banyak cara untuk menentukan titik Pivot Point, namun cara perhitungan yang umum digunakan adalah :

  • PP = (High + Low + Close) : 3

Lalu dari mana kita bisa mendapatkan patokan data High, Low, Close tersebut? Umumnya data tersebut diambil dari sesi perdagangan sebelumnya (Daily). Pengaplikasian PP ini pun terbilang cukup sederhana. Jika harga bergerak diatas titik PP, maka bisa dibilang market bersentimen bullish. Sebaliknya, jika harga bergerak dibawahnya, maka market cenderung bersentimen bearish.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   24 May 2019

Selama ini perhitungan level harga dengan rumasan tertentu memunculkan pivot ponit, camarilla dan yang lainnya.

Tentunya perlu ada kajian atas apa yang anda maksudkan. namun demikian anda bisa lakukan uji coba. semoga menjadi gaya trading bagi anda sendiri.

Thanks.

Basir   21 Nov 2014

Penghitungan pada average market apa bisa digunakan sebagai pivot point juga?

Nur Salam   21 Nov 2014
 Nathan |  2 Jul 2012

Saya coba menggunakan EA Scalping V1.3 , tapi indikator seperti EMA 200, EMA 55, MACD, dan parabolic sar tidak tampil. Tolong dijelaskan langkah2 memasukan ke MT4. Terima kasih

Lihat Reply [5]

Untuk EA caranya

masukan EA terse but ke

C:/ Program Files /nama MT4 broker anda/experts

width=537


Klik navigator
klik kanan nama EA
lihat setingannya

perhatikan Input . isi sesuai setingan
lalu OK

klik experts advisor diatas sebelah tanda seru

untuk indikator

Klik Indicator diatas EXPERT ADVISOR
disitu ada nama indikator yang dimaksud  tinggal isi .
jika Moving Avrage dan anda ingin jadi EMA = Exponential Moving Avarage

Silahkan coba Ea tersebut di Demo terlebih dahulu



Thanks

Basir   2 Jul 2012

@ Moeldoko:

Scalping tidak harus membuka banyak posisi. Jika memang ingin membuka posisi yang banyak bisa dilakukan dengan cara manual, dan juga bisa dengan software (automatic) yaitu robot trading.

Setahu saya kebanyakan trader yang scalping (scalper) membuka beberapa posisi (tidak terlalu banyak) pada beberapa pair, dengan cara manual.

 

M Singgih   16 Feb 2021

Pair paling cocok untuk trading gaya scalping apa ya kak? Aku tertarik belajar scalping pak.

Julz   22 Feb 2021

@ Julz:

Biasanya scalper mengharapkan volatilitas pergerakan harga yang tinggi. Setahu saya banyak scalper yang trading pada pair yang volatilitasnya cukup tinggi seperti misalnya GBP/JPY, GBP/USD, dan juga EUR/USD. Akhir-akhir ini banyak juga scalper yang trading pada pair XAU/USD dan XAG/USD.

 

M Singgih   24 Feb 2021

Saya baca-baca, bahwa strategi scalping itu menggunakan time frame kecil 1- 15 menit. Kemudian, membuka posisi dalam jumlah banyak.

Pertanyaan saya, bagaimana cara melakukan pembukaan banyak dengan time frame yang singkat. Apakah strategi scalping memerlukan tools seperti robot trading? Sehingga Open posisi dan TP bisa tersetting otomatis begitu? Mohon pencerahannya. Thank you

Moeldoko   15 Feb 2021
 Zoro |  20 Mar 2019

Saya suka pair NZD/USD, jam brp kah biasanya pasar ini paling volatile kalau menurut pengamatan mastah?

Lihat Reply [1]

@ Zoro:

Untuk NZD/USD, tentunya saat yang aktif adalah ketika pasar New Zealand buka dan ketika pasar New York buka.
Pasar New Zealand adalah yang pertama kali buka (sekitar jam 4 pagi WIB), dan pasar New York buka sekitar jam 19:30 WIB.

Dari pengamatan kami, NZD akan volatile ketika ada rilis data New Zealand yang berdampak tinggi seperti Employment, CPI, GDP, RBNZ meeting, dan itu biasanya pagi antara jam 4 - jam 5 WIB.
Dalam hal ini tidak hanya NZD/USD yang volatile, tetapi juga NZD/JPY dan pair lainnya yang ada NZD.

Ketika ada rilis data AS (saat pasar New York buka), NZD/USD bisa volatile, tetapi tidak sehebat EUR/USD atau USD/JPY, karena volume perdagangan NZD/USD memang tidak sebesar EUR/USD dan USD/JPY.

M Singgih   22 Mar 2019
 Fara |  15 Apr 2021

Apa yang terjadi setelah rapat FOMC, apakah USD akan melemah?

Lihat Reply [5]

@ Fara:

USD bisa melemah bisa menguat, tergantung dari statement rapat. Jika statement dianggap hawkish, maka USD akan menguat, dan jika statement dianggap dovish, maka USD akan melemah.

Statement dianggap hawkish jika mengisyaratkan kenaikan suku bunga atau mengurangi stimulus, dan dianggap dovish jika mengisyaratkan penurunan suku bunga, menjalankan program stimulus atau menambah besaran stimulus.

 

M Singgih   15 Apr 2021

Lalu untuk penerapan sinyalnya pada chart saat ada rapat FOMC gimana pak?

Fara   22 Apr 2021

@ Fara:

Mengenai sinyal untk entry berlaku umum, tidak hanya pada saat FOMC meeting saja. Sinyal entry bisa diamati dari price action yang terjadi. Ntuk mengetahui sinyal tersebut valid atau tidak, harus dikonfirmasikan dengan indikator teknikal, yaitu indikator trend dan indikator momentum.

Misal pada saat FOMC meeting terjadi bearish engulfing candle, dan indikator MACD dan RSI menunjukkan bearish, maka sinyal tsb valid dan bisa entry sell.

M Singgih   22 Apr 2021

Ini dampak FOMCnya langsung atau nunggu beberapa jam dulu pak, baru terlihat di chart?

Dhev Kid   9 Jul 2021

@ Dhev Kid:

Dampaknya pada pergerakan harga langsung setelah rilis statement FOMC. Meski demikian arahnya bisa berubah-ubah sesuai dengan sentimen pasar. Agar aman, disarankan untuk entry sekitar 15 menit setelah rilis statement, dimana arah pergerakan harga sudah tampak jelas.

Biasanya trader menunggu sehabis konferensi pers, karena arah pergerakan harga bisa berubah kalau pada konferensi pers pernyataan ketua The Fed ada yang berbeda dengan yang ada di statement, atau ada komentar lain yang tidak ada di dalam statement.

 

M Singgih   11 Jul 2021
 Damian |  15 Jan 2021

Apa yang menjadi petujuk untuk melihat bahwa kebijakan bank sentral sedang hawkish atau dovish? Makasih

Lihat Reply [3]

@ Damian:

Kebijakan bank sentral dianggap hawkish jika mengisyaratkan kenaikan suku bunga atau mengurangi stimulus, dan dianggap dovish jika mengisyaratkan penurunan suku bunga, menjalankan program stimulus atau menambah besaran stimulus.

Pernyataan hawkish akan menyebabkan mata uang cenderung menguat, sementara pernyataan dovish akan menyebabkan mata uang cenderung melemah.

 

M Singgih   19 Jan 2021

Bang, kalo mata uang EURO, kebijakan stimulus negara mana yang perlu diperhatikan? Analisa fundamentalnya gimana kalo mata uang EURO? Kan dia mata uang beberapa negara di Eropa.

Jimmy   22 Feb 2021

@ Jimmy:

Untuk EUR, perhatikan kebijakan dari bank sentral Eropa yaitu ECB. Jika ECB meluncurkan program stimulus tambahan, maka EUR akan cenderung melemah, dan sebaliknya jika ECB mengurangi besaran stimulus, maka EUR akan cenderung menguat.

 

M Singgih   24 Feb 2021
 
Harga Emas Dunia
Kemarin 1800.05
Minggu Lalu 1750.70
1 Bulan Lalu 1676.60
2 Bulan Lalu 1720.80
3 Bulan Lalu 1707.90
6 Bulan Lalu 1856.50
Setahun Lalu 1784.70
Harga Emas Lokal
Kemarin 913.000
Minggu Lalu 886.000
1 Bulan Lalu 826.000
2 Bulan Lalu 840.000
3 Bulan Lalu 828.000
6 Bulan Lalu 862.000

Kirim Komentar Baru