Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi

Febrian Surya 23 Jul 2020
Dibaca Normal 4 Menit
bisnis > kredit >   #kpr   #flpp
Siapa bilang masyarakat berpenghasilan rendah tidak bisa memiliki hunian baru? Melalui KPR FLPP, kamu bisa mewujudkan mimpimu dengan program KPR bersubsidi.

Program KPR adalah salah satu solusi dari sulitnya kaum milenial untuk membeli sebuah rumah. Hal ini dikarenakan harga rumah yang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Bukan hanya harga rumah saja yang bervariasi, melainkan program KPR yang ditawarkan oleh bank juga begitu beragam.

Seperti diketahui, sebagai persyaratan pengajuan KPR di bank, setiap calon nasabah harus memenuhi dokumen pendukung dan minimal penghasilan yang diperoleh setiap bulannya. Namun bagaimana dengan masyarakat yang berpenghasilan rendah? Apakah mereka tidak bisa mengakses pinjaman KPR di bank?

Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi(Kunjungi Juga: Kalkulator KPR)

Khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah, mereka tetap bisa mengajukan KPR di bank lewat program rumah FLPP, SSB, dan SBUM. Semua program KPR tersebut adalah jenis KPR bersubsidi dari pemerintah agar masyarakat yang memiliki penghasilan rendah bisa mengajukan pinjaman KPR di bank.

Bagi kamu yang belum mengenal apa itu FLPP, kamu bisa mengenal lebih jauh tentang salah satu program KPR bersubsidi ini melalui artikel berikut:

 

Apa Itu KPR FLPP?

FLPP merupakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, sebuah program dukungan dari pemerintah dalam bentuk kemudahan akses keuangan lewat pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang pengelolaannya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Keunggulan program KPR FLPP di antaranya:

  1. Harga rumah terjangkau karena dibatasi oleh pemerintah.
  2. Tingkat suku bunga rendah; hanya 5% per tahun dan tetap sepanjang jangka waktu.
  3. Jangka waktu kredit yang fleksibel antara 10 hingga 15 tahun.

Ketika kamu masih dalam masa cicilan KPR bersubsidi, jumlah cicilan tidak akan terpengaruh oleh kenaikan maupun penurunan suku bunga acuan (BI rate). Kemudahan ini difasilitasi oleh sebuah fitur bernama fixed rate. Tentu saja, hal ini berbeda bila kamu mengajukan KPR non subsidi konvensional di bank. Umumnya, pihak bank akan membebankan floating rate yang sewaktu-waktu bisa membuat biaya cicilan KPR-mu membengkak jika terjadi kenaikan suku bunga acuan. Untuk lebih memahami sistem pemberian bunga KPR, sebaiknya pelajari dulu apa saja jenis-jenis bunga KPR.

 

Persyaratan KPR FLPP

Sama halnya dengan jenis KPR lainnya, setiap calon nasabah perlu mengikuti proses pengajuan KPR FLPP dengan memenuhi berbagai persyaratan dan dokumen pendukung yang dibutuhkan. Dalam proses pengajuan KPR bersubsidi, kamu perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:

  • WNI.
  • Berusia 21 tahun atau telah menikah.
  • Belum pernah memiliki rumah atas nama pemohon sebelumnya.
  • Belum pernah menerima subsidi pemerintah.
  • Calon pemohon merupakan masyarakat yang memiliki penghasilan rendah, yaitu maksimal Rp 4,000,000/bulan untuk KPR Sejahtera Tapak dan maksimal Rp 7,000,000/bulan untuk KPR Sejahtera Susun.
  • Wajib memiliki NPWP pribadi.
  • Memiliki masa kerja atau usaha setidaknya 1 tahun.

Persyaratan KPR subsidi

Rumah bersubsidi memang hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bila kamu kita termasuk ke dalam golongan tersebut, pengajuan KPR yang diajukan di bank akan secara otomatis ditolak. Persyaratan pengajuan KPR FLPP di atas sudah diatur dan memiliki kekuatan hukum yang sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No. 26/PRT/M/2016 tentang Perubahan Atas Menteri PUPR No. 21/PRT/M/2016 mengenai Kemudahan dan/atau Bantuan Perolehan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

 

Spesifikasi Dan Harga Rumah Subsidi

Untuk spesifikasi rumah subsidi tentunya berbeda dengan rumah non subsidi. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah kualitas kontruksi dan penggunaan material penunjang lainnya. Semua itu akan ditentukan sesuai dengan standar pemerintah yang mengikuti harga jual dari rumah tersebut. Spesifikasi rumah bersubsidi meliputi:

  • Tidak ada plafon.
  • Fondasi bangunan menggunakan batako.
  • Rangka atap kayu.
  • Lantai masih belum menggunakan ubin.
  • Kusen pintu dan jendela terbilang murah.
  • Pemberian cat hanya di bagian depan.
  • Kloset jongkok.

Spesifikasi Rumah Bersubsidi(Baca juga: Cara Developer Menentukan Harga Jual Rumah)

Spesifikasi rumah bersubsidi di atas sebanding dengan biaya atau harga beli rumah bersubsidi yang umumnya memang jauh lebih murah daripada harga rumah non subsidi. Selain itu, lokasi di mana rumah tersebut dibangun juga menjadi faktor yang mempengaruhi harga rumah bersubsidi. Dalam hal ini, bangunan rumah yang termasuk dalam program KPR FLPP cenderung lebih murah lantaran tidak berada di lokasi yang strategis.

 

Sekalipun kamu mengambil pinjaman KPR bersubsidi yang lebih ringan, tanggungan kredit tetap menjadi beban tersendiri yang sebaiknya cepat diselesaikan. Untuk itu, ada baiknya kamu menyimak 3 Strategi Jitu Agar Angsuran KPR Cepat Lunas.

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Saya mau bertanya pak, di tahun 2015 saya kredit kereta. Pas di kreditannya pernah nunggak gitu...lalu setelah angsuran selesai saya bayar semua denda nya....saya selesai kredit kereta di tahun 2017. Kemudian sampe sekarang tidak pernah kredit lagi. apakah saya termasuk blacklist bank..apakah berpengaruh dalam pengambilan kredit KPR.atau pun kredit yang lain nya ..tolong solusi nya pak
 Budi Santoso |  24 Oct 2019
Halaman: Kupas Tuntas Blacklist Bank Di Indonesia
Di masa pendemi saat ini memang sangat perlu banyak pertimbangan untuk membeli rumah, apalagi harus KPR. Banyak yang harus dipertimbangkan karena kondisi ekonomi kita yang kurang baik
 Yudhi R.... |  8 Jun 2020
Halaman: Sebelum Ambil Kredit Pahami Penyebab Naik Turun Bunga Kpr
Untuk proses pengajuan KPR, bank umumnya hanya bisa menyetujui apabila legalitas sudah berupa SHM.
Agar proses KPR lebih lancar, sebaiknya mengurus peningkatan dari AJB ke SHM terlebih dahulu.
Untuk pengajuan ke bank minimal shgb.
Detailnya bisa ditanyakan langsung ke bank yang bersangkutan
 Fahmi |  24 Nov 2021
Halaman: Memilih Jenis Kredit Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Anda
Bisa disiapkan dokumen berikut :
Formulir pengajuan KPR yang sudah diisi secara lengkap
Fotokopi KTP
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi NPWP dan SPT
Fotokopi akta kelahiran
Fotokopi surat nikah (hanya untuk yang sudah menikah)
Fotokopi ijazah pendidikan terakhir
Fotokopi buku tabungan selama 3 bulan terakhir
Fotokopi Surat Keterangan bukti penghasilan selama 3 bulan terakhir
Membawa Surat Keterangan kerja, yang asli dan fotokopi
Mungkin ada dokumen tambahan lain, sesuai ketentuan dari bank nya
 Bayu |  2 Dec 2021
Halaman: Mengulik Untung Rugi Kredit Rumah Dp
Saya mau mengajukan kpr ke bank kalo nanti uang THR cair. Abis baca ini baru tahu klo kpr itu sangt bnyk jenisnya. Yah emang ribet banget, tapi tetap jadi impian banyak orang bt punya rumah sendiri. Semoga nggak ada kendala. Nice inpo thx.
 Suryaone |  7 Apr 2022
Halaman: Bank Dengan Pinjaman Kpr Terbaik
Membeli rumah jaman sekarang memang susah. Belum lagi memikirkan soal inflasi, pandemi, pekerjaan kontrak/outsource, jadi makin kecil deh kesempatan buat kpr di acc. Cuma bisa terus berusaha agar bisa beli cash.
 Sulistyowati |  18 Apr 2022
Halaman: Cara Memilih Pinjaman Kpr Agar Tidak Mencekik

Komentar[3]    
  Sasmito   |   8 Apr 2022

bank apa saja yang melayani program KPR FLPP?

  Nurul Hidayah   |   8 Apr 2022

ada 38 bank yang bekerja sama
bank BTN, BRI, BNI dll

  Suwartono   |   8 Apr 2022

semoga dengan adanya program ini bisa membantu masyarkat kecil untuk memiliki rumah