Mengenal Pola Candlestick Harami

SAM 1 Aug 2016
Dibaca Normal 5 Menit
forex > candlestick >   #pola-candle   #pola-candlestick
Deteksi sinyal reversal dengan pola candlestick harami. Tingkatkan validitas dan akurasi sinyal pola harami dengan membaca tips dan triknya di artikel ini.

Beli murah, jual mahal, biar profitnya maksimal! Supaya kita bisa meraih keuntungan besar tersebut, kita harus tahu di mana "puncak" dan "lembah" dari pergerakan harga terkini pair-pair forex. Nah, mengenal pola candlestick Harami adalah salah satu metode terbaik untuk mengidentifikasi titik tertinggi dan terendah tadi.

mengenal pola candlestick harami

 

 


Pola candlestick Harami populer digunakan sebagai penanda momen reversal akan terjadi. Misalnya, jika kita sudah bisa mengidentifikasi di mana "lembah" harga saat ini, maka pola tersebut akan memprediksikan pembalikan haluan arah harga.

Jadi, profit raihan akan meroket bila kita membuka posisi buy di titik rendah tadi berdasarkan sinyal dari pola candlestick Harami. Begitu juga sebaliknya saat kita membuka posisi (sell) di puncak.


Pengertian Dan Dasar Pola Candlestick Harami

Harami adalah sepotong kata dalam bahasa Jepang yang bermakna "kehamilan". Kenapa bisa begitu? Karena pola candlestick Harami terbentuk dari dua bar (batang) candlestick di mana body (badan) bar kedua selalu berukuran lebih kecil dan berada di kandungan (dalam jangkauan) body bar pertama.


harami

 

Bar lebih kecil mengindikasikan pergerakan harga telah mencapai titik nadir dan kemungkinan besar sudah tidak mampu lagi meneruskan trend terkini. Semakin kecil bar kedua, maka semakin kuat pula prediksi reversal akan terjadi.

Satu hal lagi, pola candlestick Harami adalah turunan dari pola candlestick inside bar. Perbedaannya adalah posisi body dan lower shadow. Harami hanya memperhitungkan posisi body, sehingga posisi shadow bar berikutnya mungkin keluar dari jangkauan bar awal. lain halnya dengan inside bar di mana lower dan upper shadow bar kedua tidak boleh berada di luar jangkauan bar pertama.


Aplikasi Praktis Pola Candlestick Harami

Ini dia bagian paling greget, paham teorinya, langsung praktekkan. Sabar dulu, perhatikan beberapa faktor berikut supaya Anda tidak salah posisi.

Seperti biasa, selalu gunakan timeframe daily (D1) untuk memastikan bahwa sinyal dari si Harami ini legitimate alias valid. Gunakan paling tidak H4 setelah Anda terbiasa membaca pola candlestick. Di bawah timeframe tersebut tidak disarankan, karena pola terbentuk dalam frekuensi tinggi dan berpotensi menimbulkan fake signal.

Perhatikan pula di mana garis support dan resistance. Pola candlestick Bullish Harami akurasinya lebih tinggi apabila mendekati atau menyentuh garis support. Sebaliknya, Bearish Harami valid saat bersentuhan atau mendekati garis resistansi.

Jangan lupa untuk meletakkan Stop Loss beberapa pip di atas upper shadow candle pertama pada bearish Harami. Sedangkan pada bullish Harami Anda juga sebaiknya meletakkan SL beberapa pip di bawah lower shadow candle pertama.

Perhatikan pada gambar di bawah ini. Lingkaran biru no. 1 menunjukkan candle pertama telah menyentuh area Support, lalu candle kedua membentuk formasi Bullish Harami. Anda bisa menunggu konfirmasi dari bar ketiga untuk masuk pasar dengan instant order Buy atau menggunakan Pending Order beberapa pip di sekitar Upper shadow bar kedua Bullish Harami.

pola candlestick harami

Hanya saja, saat Anda menunggu bar ketiga kemungkinan pasar telah jenuh beli, terutama bila pada kondisi pasar sideways. Tentukan exit (TP) sesuai dengan manajemen resiko Anda atau tarik garis Resistance terdekat (menggunakan garis fibonacci atau manual).

Perhatikan, harga kembali menguji batas Support pada lingkaran nomor 2. Candle kedua pada lingkaran tersebut ternyata hanya mampu ditutup jauh lebih rendah daripada pembukaan candle pertama. Artinya, formasi candlestick Bullish Harami kembali terbentuk. Setelah formasinya komplit, harga kembali menyembul ke atas meninggalkan area Support.

Sebagai tes uji pemahaman. Coba jelaskan apa yang harus Anda lakukan apabila sinyal Bullish Harami muncul? Jika masih bingung, pelajari lagi tentang candlestick Harami melalui infografis berikut.

Candlestick Harami

 

FAQ Candlestick Harami

 

1. Apa yang dimaksud dengan candlestick Harami?

Harami berasal dari kalimat bahasa Jepang yang berarti kehamilan. Pola ini memiliki dua candle dengan ukuran yang jauh berbeda, dimana bar kedua lebih kecil dari yang pertama.

 

2. Apa perbedaan candlestick Harami dengan Inside Bar?

Jika dilihat sepintas, Harami tampak tak jauh berbeda dengan Inside bar. Candlestick Harami adalah turunan dari Inside Bar, wajar jika bentuknya mirip. Tetapi, Harami hanya hanya memperhitungkan posisi body, sehingga posisi shadow bar berikutnya mungkin keluar dari jangkauan bar awal. Sedangkan pada Inside bar, candle kedua tak boleh keluar dari jangkauan candle pertama.

 

3. Dimana dapat meletakan SL pada candle Harami?

Seperti biasa, penggunaan stop loss tak boleh dilupakan apapun strateginya. Saar menggunakan candlestick Harami, trader bisa meletakkan Stop Loss beberapa pip di atas upper shadow candle pertama pada bearish Harami. Sementara untuk bullish harami, SL bisa dipasang beberapa pip di bawah lower shadow candle pertama.

 

4. Bagaimana cara memprediksi reversal dengan Harami?

Caranya adalah dengan melihat bentuk bar kedua atau yang lebih kecil. Candle kedua mengindikasikan pergerakan harga telah mencapai titik maksimal dan kemungkinan tak akan mampu meneruskan trend. Semakin kecil bentuk candle kedua, semakin kuat pula reversal yang akan terjadi.

 

5. Bagaimana cara menilai validasi sinyal dari Harami?

Pola candlestick bullish Harami memiliki akurasi yang lebih tinggi jika kemunculannya mendekati atau menyentuh garis support. Sebaliknya, pola bearish Harami dianggap lebih valid jika bersentuhan atau mendekati garis resistance.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Oji |  10 Jan 2018

Malem coach....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tidaknya pola tersebut apakah hanya dengan melihat closing 1 candle bar berikutnya? Apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? Mohon penjelasannya. Makasih

Lihat Reply [2]

@ Oji:

- … untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?

Jawaban:

Tidak, harus dikonfirmasi juga dengan minimal 2 indikator, bisa MACD dan RSI. Agak berbeda dengan pin bar yang hanya 1 candle, pola three white soldiers dan three black crows terdiri dari 3 candle yang mencerminkan arah trend, jadi harus dikonfirmasi dengan indikator trend seperti MACD. Candle setelahnya bisa dilihat setelah terkonfirmasi oleh indikator.
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Pada A terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak diatas kurva sinyal dan OSMA diatas level 0.00) dan kurva indikator RSI diatas level 50.0, jadi masih bullish.

Pada B terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya tidak terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD gagal menembus kurva sinyal dan OSMA masih dibawah level 0.00), jadi bullish tidak berlanjut.

Pada C terbentuk pola three black crows. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak dibawah kurva sinyal dan OSMA dibawah level 0.00) dan kurva indikator RSI dibawah level 50.0, jadi masih bearish.

- … apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut?

Jawaban:
Mengenai closing candle berikutnya tidak harus ditunggu karena akan terlambat entry. Yang perlu dilihat adalah tertembusnya level tertinggi dari candle terakhir untuk pola three white soldiers, atau tertembusnya level terendah dari candle terakhir untuk pola three black crows. Tetapi candle berikutnya tidak menjamin validitasnya jika tidak terkonfirmasi oleh indikator.

M Singgih   12 Jan 2018
ok terimakasih atas penjelasannya coach....
Oji   12 Jan 2018
 Riyadi |  10 Jan 2022

Suka bingung dengan banyaknya pola candlestick, mohon info pola candlestick yang umum digunakan oleh trader? Trims

Lihat Reply [25]

Jika kita menggunakan TF 15 maka setiap 15 menit candle berubah.
jika kita menggunakan TF 30 maka setiap 30 menit candle berubah.
dan seterusnya.

Thanks

Basir   13 May 2022

Memang sebaiknya jgn membandingkan candle di setiap TF karena pasti bingung. Yg perlu dimengerti semakin besar TF semakin minim noisenya. Lebih baik kalau analisa candle di satu TF saja. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Sumirat   20 Apr 2022

Untuk Sumirat..

Hal ini memang tergantung dari strategi dan sistem trading yang digunakan. Beda sistem, beda pula TF yang digunakan.

Thanks

Basir   22 Apr 2022

@ Ahmad Fauzi:

Pola pergerakan harga pada setiap time frame jelas akan berbeda karena waktu untuk mengukur perubahan harga pada setiap time frame berbeda, sedangkan pergerakan harga yang diukur sama.

Pola candlestick yang tidak berubah jika dilihat pada time frame yang lebih rendah adalah pola double top / triple top dan double bottom / triple bottom. Untuk pola-pola lainnya jelas tidak sama seperti hedge and shoulders, morning star dsb. Mungkin saja di time frame H1 terbentuk pola head and shoulders tetapi di time frame daily tidak.

@ Sumirat:


- …. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Jawaban:
kalau Anda trading berdasarkan trend (trend follower), metode analisa pada berbagai time frame memang ada, seperti yang digunakan trader Alexander Elder dengan metode triple screen-nya.
Pada metode tersebut, disamping time frame utama dimana Anda trading, Anda harus menentukan arah trend berdasarkan trend pada time frame yang lebih tinggi, dan menentukan momentum untuk entry pada time frame yang lebih rendah.

M Singgih   28 Apr 2022
selamat datang di dunia forex bro
Vins   10 May 2022

@ Dani:

Akan membentuk pin bar. Pin bar adalah salah satu bentuk price action pada candlestick tunggal, yang mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah pergerakan harga (reversal).

Meski demikian, untuk entry berdasarkan pin bar, sebaiknya dikonfirmasikan juga dengan penunjukan indikator teknikal, terutama indikator trend misalnya moving average, Bollinger Bands, MACD, parabolic SAR.

M Singgih   8 Mar 2022

Tp apakah selalu Pin Bar yg terbentuk gan utk tanda2 reversal saat pasar sdh jenuh?

Martin Hendra   7 Mar 2022

@ Martin Hendra:

Untuk single candle, bisa pin bar bisa juga doji.
Untuk lebih dari satu candle, bisa pola double top, double bottom, triple top, triple bottom, morning star, evening star, dan juga shooting star.

M Singgih   5 Mar 2022

@ Ilung:

Tidak harus persis sama, asal bentuknya sesuai, dan persyaratannya memenuhi. Misal pin bar yang valid adalah yang level tertinggi atau terendahnya ditembus. Kalau bentuknya sudah sesuai (mirip) tetapi masih salah, kemungkinan tidak terkonfirmasi oleh indikator teknikal. Misal pola morning star yang menunjukkan kemungkinan bullish, tetapi indikator trend tidak mengkonfirmasi keadaan bullish, maka pergerakan bullish bisa saja gagal.

 

M Singgih   11 Mar 2022

Maaf pak, ini saya masih belum "ngeh" dengan arti "level tertinggi dan terendah ditembus", itu maksutnya gimana ya pak?

Ilung   10 Mar 2022

@ Ilung:

Untuk pin bar yang mengisyaratkan sinyal reversal, jika bullish pin bar (letaknya di bawah pada keadaan downtrend), maka akan valid jika level tertingginya ditembus, dan untuk bearish pin bar (letaknya di atas pada keadaan uptrend), maka akan valid jika level terendahnya ditembus. Mudahnya, Anda bisa simak ulasan Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar

M Singgih   12 Mar 2022

@ Kirun:

Indikator independen untuk melihat pola atau pattern pergerakan harga pada chart tidak ada, tetapi Anda bisa menggunakan software yang namanya Autochartist. Software Autochartist bisa didapatkan dengan cara berlangganan atau gratis jika broker Anda menyediakan fasilitas software Autochartist.

Untuk penjelasan leboh detail mengenai software Autochartist, silahkan baca di thread ini.

 

M Singgih   8 Mar 2022

@Samudra: Pola candlestick yang perlu dipahami adalah pola candlestick yang punya potensi keberhasilan besar.

Atau dengan kata lain, apabila pola candlestick tersebut terbentuk di market, ada peluang besar harga berbalik arah (reversal) atau meneruskan arah (continue).

Contoh pola candlestick yang paling menguntungkan, contohnya seperti pin bar atau inside bar.

Tenang, Inbizia sudah menuliskan artikel dengan pembahasan lengkap disini:

Baca Juga: Pola Candlestick Yang Paling Menguntungkan

Semoga bermanfaat

Kiki R   30 Mar 2022

@Riyadi: Pola candlestick yang sering digunakan oleh para trader biasanya adalah pola candlestick pembalikan (reversal) yang mempunyai peluang berhasil yang tinggi saat terbentuk di level yang penting.

Contoh pola candlestick tersebut adalah pin bar, hammer, shooting star, engulfing, dan inside bar.

Kiki R   11 Jan 2022

pola candlestick hammer itu seperti apa ya?

Rizal Alwi   13 May 2022

pola candlestick hammer adalah pola pembalikan arah naik (bullish reversal) yang terbentuk dalam sebuah trend turun

Nizam Pratama   13 May 2022

Apa saja jenis pola Candlestick dalam trading yang wajib dipahami trader?

Samudra   30 Mar 2022

Apakah ada indikator untuk mendeteksi pola candlestick tertentu dalam chart? 

Kirun   7 Mar 2022

tanya pak, yang di maksud dalam kamus pola candlestick itu pada TF berapa ya? sebab setiap ganti TF selalu barubah bentuk.trims

Ahmad Fauzi   27 Apr 2022

Min, kalo melihat atau menganalisa pola candlestick apakah harus sama persis banget biar sinyalnya valid? Soalnya saya beberapa kali praktik, pake candlestick  dan bentuknya ga 100% mirip sinyalnya jadi salah. 

Ilung   13 Mar 2022

Apa yang terjadi dengan pergerakan candlestik ketika pasar sudah jenuh, dan akan terjadi reversal mohon penjelasannya. Terima kasih

Dani   4 Mar 2022

Apakah Pin Bar benar-benar akurat untuk memprediksi pergerakan candle berikutnya?

Najib   25 May 2022

@Najib: Sebelum saya jawab, terlebih dahulu definikasin apa yang dimaksud akurat.

Apakah akurat yang dimaksud minimal winrate 60%, 70% atau 80%, atau berapa?

Kedua, pola candlestick pin bar adalah signal entry.

Sebelum masuk ke signal entry, perhatikan terlebih dahulu struktur harga dan level penting.

Salah satu kesalahan banyak pemula yang menggunakan candlestick adalah langsung masuk ke pola candlestick tanpa melihat struktur harga dan level harga.

Pin bar yang terbentuk di level yang penting berbeda probabilitas dan RR yang ditawarkan dibandingkan dengan pin bar yang terbentuk di harga yang tidak ada level pentingnya.

Kalau dijawab apakah akurat? Jawabannya bisa ya atau tidak, bergantung bagaimana cara Anda menggunakan pin bar tersebut. Tidak semua pin bar langsung disamaratakan tanpa peduli struktur dan level harganya.

Kiki R   25 May 2022

Cara trading pakai pola candlestick ini bisa digunakan untuk scalping ngk?

Nepal   22 Jun 2022

@Nepal: Bisa, karena pada dasarnya pola candlestick bisa digunakan pada semua time frame.

Namun pola candlestick tidak disarankan untuk scalping karena akurasinya rendah disebabkan banyaknya pola palsu (false/noise).

Biasanya pola candlestick digunakan pada time frame yang lebih tinggi seperti H1, H4, Daily karena mempunyai akurasi yang lebih baik dan noise yang lebih sedikit.

Kiki R   22 Jun 2022
 

Komentar @inbizia

@Baby: Biasanya terjadi fakeout di time frame yang lebih kecil. Pola candlestick shooting star pada dasarnya digunakan terpisah dengan volume.
 Kiki R |  1 Sep 2022
Halaman: Pola Candlestick Shooting Star Cara Ampuh Penanda Reversal
@Roland: Bukan trik, tapi lebih kepada pengetahuan dasar mengenai trading. Pola candlestick apapun baik doji, hammer, dst adalah sebagai trigger entry. Trigger entry adalah bagian terakhir dari proses trading. Sebelum masuk ke trigger, ada 2 langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu yaitu arah dan level. 1. Arah >> struktur harga 2. Level >> area entry 3. Signal >> trigger entry Jadi, yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu adalah melakukan identifikasi arah harga terlebih dahulu. Arah naik >> buy Arah turun >> sell Setelah arah, baru Anda masuk ke level. Tentukan level area yang penting sebagai area entry. Terakhir, baru Anda melihat pola candlestick (doji, hammer, dst) pada level area penting.
 Kiki R |  3 Sep 2022
Halaman: Formasi Doji Candlestick Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
Kecil, karena terlihat buyer masih dominan dari 4 candlestick terakhir. Selain itu, jika Anda menggunakan pola candlestick, perhatikan level atau area harga tempat terjadinya pola candlestick tersebut. Trading dengan pola candlestick mempunyai akurasi yang kurang bagus jika bukan berada di area/level penting.
 Kiki R |  13 Sep 2022
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Saya setuju dengan Anda, pola candlestick morning star cukup akurat untuk digunakan dalam trading. Namun, pada artikel ini menggunakan referensi tulisan dari Alan Farley, pengarang buku The Master Swing Trader sekaligus kontributor untuk CNBC dan Bloomberg TV. Beliau berpendapat 5 pola di atas lah yang terbaik.
 Kiki R |  20 Sep 2022
Halaman: Pola Candle Terbaik Penanda Reversal
Kalau saya akan mencoba dulu di akun demo. Bisa langsung dipraktekkan di metatrader. Belajar dulu konsep-konsep dasar forex, strategi dasar, analisis fundamental dan analisis teknikal juga harus dipelajari dengan benar. Trial dan error dulu disana, baru boleh maju ke dunia forex yang sebenarnya. Kalau tidak mengerti dasar-dasar forex dan berspekulasi pasti akan mengalami kerugian. Seperti artikel ini yang membahas shadow dari candlestick. Buat orang awam pasti ga akan ngerti sebenarnya shadow itu kayak gimana, tapi untuk trader wajib mengerti supaya trader bisa menentukan langkah selanjutnya apakah akan open posisi atau justru menunggu terlebih dahulu melihat ada signal buy dengan melihat pola candlestick terlebih dahulu serta mempertimbangkan berita berita yang akan mempengaruhi pergerakan pasar forex. Dari hal tersebut kita lebih aware dan bergerak hati-hati karena keputusan apapun dengan menggunakan emosi tidak akan berujung baik pada akhirnya.
 Anwar |  18 Oct 2022
Halaman: Apa Yang Dimaksud Shadow Candle Forex
@praharianto, cara menentukan moving average itu biasanya dalam trading view maupun Metatrader sudah disediaiin. Tinggal menentukan seberapa besar moving average yang mau digunakan, entah 50, 100, 120, dan seterusnya. Nah, moving average ini bukan hanya dalam pola reversal three bars saja tetapi juga dalam trading dengan signal apapun digunakan sebagai dasar open baik itu buy/sell. Biasanya dipakai 2 moving average dalam trading untuk menentukan Support Resistance, menentukan juga konfirmasi reversal, serta sebagai data indikator tren apa yang berlaku saat ini. Jadi moving average itu penting banget. Dalam pola reversal three bars, moving average bertindak sebagai indikator yang membantu konfirmasi para trader untuk melakukan open posisi juga. Seperti yang sudab dibilang, hal ini bertujuan agar menghindari false breakout dimana candlestick memberikan signal salah. Perlu dicatat juga kalau reversal dalam pola candlestick merupakan salah satu konfirmasi saja.
 Mumun |  22 Oct 2022
Halaman: Cara Sukses Day Trading Dengan Pola Reversal Three Bar

Kamus Candlestick

Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.

Komentar[15]    
  Ernesto   |   17 Jun 2013
Masi bingung, gambarnya kurang besar....
  Admin   |   12 Nov 2014
Artikel ini sudah diperbaiki, dan gambar keterangan juga telah diperbesar. Jika masih kurang jelas, Anda bisa klik kanan pada gambar lalu pilih "View Image". Semoga membantu
  M. Pranata Kusuma   |   11 Oct 2013
Pas ada doji lbh baik jgn buru2 op dulu, dsn kliatan bgt nunjukin psr yg lg g trending jd msh krg profitable dbndng analisa pake pola hammer atau hanging man...
  Francis Kurniawan   |   22 Apr 2015
klo harami temasuk sinyal pembalikan mustinya ini terbentuk di akir tren juga, sama kaya hammer ato hanging man. ane jg masih belum tau sih mana yg lebih meyakinkan antara pola 1 candle sm 2 atau 3 candle. tapi klo diliat dari teorinya yg 3 candle sprti lebih oke karna lebih terkonfirmasi dr candle2 sesudahnya.

tapi kekuranganya perlu wktu lama utk entry. beda dgn pola 1 candle sprt hammer atau hanging man yg cukup tunggu 1 candle itu selesai terbentuk.
  Arif   |   26 Apr 2015
Trus pola candle mana nih gan yang paling bagus? Yng lebih cepet ato yang lebih lama terbentuk tapi lebih ada konfirmasinya?
Tq
  Francis Kurniawan   |   27 Apr 2015
klo menurut gw sama2. baik hammer atau hanging man atau harami sama2 bisa akurat bisa juga ngasih false signal. cuma dgn banyak2 latian dn praktek kita bisa tau mana yg lebih bisa kita kenali n gunakan. Yg jelas adanya pola2 itu bisa jadi warning utk kita siap2 open order sesuai sinyal reversal. biar lebih yakin lgi bisa jg kita nggak cuma mengandalkan pola candlestick, tapi juga bantuan indikator oscillator. bagaimanapun caranya yg penting kita tdk lupa manajemen resiko, tetapkan stop loss sesuai batas rugi yg mampu ditanggung itu penting
  Bambang Priyono   |   15 Oct 2013
Justru disinilah kesempatan trader untuk bisa open posisi di saat kondisi pasar sedang tidak menentu. Pada intinya, semua pola candlestick memang harus mengamati bentuk candlestick sesudah pola itu sendiri. Hanya saja, untuk harami ini memang perlu melihat pola candlestick yang sebelumnya. Meskipun pola hammer atau hanging man lebih meyakinkan karena menandakan reversal, tapi trader tetap disarankan untuk melihat pembentukan beberapa candlestick setelahnya atau menggabungkannya dengan indikator lain agar sinyal trading lebih terkonfirmasi. Mungkin yang kurang disini adalah kelanjutan tentang batas dan titik resiko yang bisa dianalisa dari pola harami. Karena sudah disbutkan di awal, tapi tidak ada kelanjutannya.
  Urami   |   20 Feb 2019

Saya sudah kapok trading pake pola candlestick, meleset terus hasilnya.

  Joshua   |   27 Oct 2020

Lha terus pake apa pak kalau bukan candlestick? 

  Om.rahmad   |   17 Oct 2013
setau ane harami ini malah buat nunjukin reversal cuz ada bullish harami & bearish harami. tapi kayaknya pembahasanx beda cuz biasax gag ad sangkut pautx sama doji
  Mr Sukardi   |   11 Jun 2015
bisa berkaitan selama doji yang terbentuk di pola kedua tetap berada dalam range pola pertama. dan lagi, bukankah akan lebih bagus kalau pola kedua berbentuk doji? karena seperti yang dijelaskan, doji sendiri sudah menunjukkan sinyal pembalikan, kalau candle sebelumnya ternyata berfungsi sebagai mother bar, ini bisa menjadi indikator yang lebih bagus untuk menjadi sinyal pembalikan harga
  Bambang Priyono   |   22 Oct 2013
Harami yang digunakan untuk mengenali reversal, seperti bearish harami misalnya, menganalisa pemebntukan 3 candlestick yang bisa diidentifikasikan dengan inside bar. Jadi ketika candlestick kedua yang besarnya tidak lebih dari candlestick pertama, dan lalu kemudian dikonfirmasi dengan candlestick ketiga.
  Abdul Hamid   |   5 May 2016
oh harami ini polanya mirip2 sama inside bar yah? Jadi kalau bar kedua lebih besar dari bar pertama biasanya harga akan mengalami reversal, begitu yg saya tahu. Sama juga seperti pola2 engulfing.
  Agus Bastian   |   3 Jun 2016
ya emang mirip2 sama sih, kan harami sama engulfing emang turunan dari inside bar. Bedanya paling di karakteristik detail posisi shadow2nya aja. Basicnya sih sama, bar kedua menunjukkan pola harga sudah mulai berkonsolidasi dari trend yg sudah berjalan, jadi kalau mendekati batas-batas support atau resistance biasanya bisa jadi pertanda reversal tuh inside bar.
  Kristiawan   |   7 Nov 2019
nunggu candle konfirmasi (candle ke 3) atau pending order di deket area bawah (contoh kasus bullis harami).