Mengenal Pola Candlestick Harami

SAM 1 Aug 2016 12907
Dibaca Normal 3 Menit

Deteksi sinyal reversal dengan pola candlestick harami. Tingkatkan validitas dan akurasi sinyal pola harami dengan membaca tips dan triknya di artikel ini.



Beli murah, jual mahal, biar profitnya maksimal! Supaya kita bisa meraih keuntungan besar tersebut, kita harus tahu di mana "puncak" dan "lembah" dari pergerakan harga terkini pair-pair forex. Nah, mengenal pola candlestick Harami adalah salah satu metode terbaik untuk mengidentifikasi titik tertinggi dan terendah tadi.

mengenal pola candlestick harami

 

 


Pola candlestick Harami populer digunakan sebagai penanda momen reversal akan terjadi. Misalnya, jika kita sudah bisa mengidentifikasi di mana "lembah" harga saat ini, maka pola tersebut akan memprediksikan pembalikan haluan arah harga.

Jadi, profit raihan akan meroket bila kita membuka posisi buy di titik rendah tadi berdasarkan sinyal dari pola candlestick Harami. Begitu juga sebaliknya saat kita membuka posisi (sell) di puncak.


Pengertian Dan Dasar Pola Candlestick Harami

Harami adalah sepotong kata dalam bahasa Jepang yang bermakna "kehamilan". Kenapa bisa begitu? Karena pola candlestick Harami terbentuk dari dua bar (batang) candlestick di mana body (badan) bar kedua selalu berukuran lebih kecil dan berada di kandungan (dalam jangkauan) body bar pertama.


harami

 

Bar lebih kecil mengindikasikan pergerakan harga telah mencapai titik nadir dan kemungkinan besar sudah tidak mampu lagi meneruskan trend terkini. Semakin kecil bar kedua, maka semakin kuat pula prediksi reversal akan terjadi.



Satu hal lagi, pola candlestick Harami adalah turunan dari pola candlestick inside bar. Perbedaannya adalah posisi body dan lower shadow. Harami hanya memperhitungkan posisi body, sehingga posisi shadow bar berikutnya mungkin keluar dari jangkauan bar awal. lain halnya dengan inside bar di mana lower dan upper shadow bar kedua tidak boleh berada di luar jangkauan bar pertama.


Aplikasi Praktis Pola Candlestick Harami

Ini dia bagian paling greget, paham teorinya, langsung praktekkan. Sabar dulu, perhatikan beberapa faktor berikut supaya Anda tidak salah posisi.

Seperti biasa, selalu gunakan timeframe daily (D1) untuk memastikan bahwa sinyal dari si Harami ini legitimate alias valid. Gunakan paling tidak H4 setelah Anda terbiasa membaca pola candlestick. Di bawah timeframe tersebut tidak disarankan, karena pola terbentuk dalam frekuensi tinggi dan berpotensi menimbulkan fake signal.

Perhatikan pula di mana garis support dan resistance. Pola candlestick Bullish Harami akurasinya lebih tinggi apabila mendekati atau menyentuh garis support. Sebaliknya, Bearish Harami valid saat bersentuhan atau mendekati garis resistansi.

Jangan lupa untuk meletakkan Stop Loss beberapa pip di atas upper shadow candle pertama pada bearish Harami. Sedangkan pada bullish Harami Anda juga sebaiknya meletakkan SL beberapa pip di bawah lower shadow candle pertama.

Perhatikan pada gambar di bawah ini. Lingkaran biru no. 1 menunjukkan candle pertama telah menyentuh area Support, lalu candle kedua membentuk formasi Bullish Harami. Anda bisa menunggu konfirmasi dari bar ketiga untuk masuk pasar dengan instant order Buy atau menggunakan Pending Order beberapa pip di sekitar Upper shadow bar kedua Bullish Harami.

pola candlestick harami

Hanya saja, saat Anda menunggu bar ketiga kemungkinan pasar telah jenuh beli, terutama bila pada kondisi pasar sideways. Tentukan exit (TP) sesuai dengan manajemen resiko Anda atau tarik garis Resistance terdekat (menggunakan garis fibonacci atau manual).



Perhatikan, harga kembali menguji batas Support pada lingkaran nomor 2. Candle kedua pada lingkaran tersebut ternyata hanya mampu ditutup jauh lebih rendah daripada pembukaan candle pertama. Artinya, formasi candlestick Bullish Harami kembali terbentuk. Setelah formasinya komplit, harga kembali menyembul ke atas meninggalkan area Support.

Sebagai tes uji pemahaman. Coba jelaskan apa yang harus Anda lakukan apabila sinyal Bullish Harami muncul! Selamat ber-trading!



Forum

Idwan Safii (26 Nov 2014)

bagaimana cara melakukan hedging pada trading dengan cross pair?

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 15    

Ernesto
17 JUN 2013
Masi bingung, gambarnya kurang besar....
Sf
12 NOV 2014
Artikel ini sudah diperbaiki, dan gambar keterangan juga telah diperbesar. Jika masih kurang jelas, Anda bisa klik kanan pada gambar lalu pilih "View Image". Semoga membantu
M. Pranata Kusuma
11 OCT 2013
Pas ada doji lbh baik jgn buru2 op dulu, dsn kliatan bgt nunjukin psr yg lg g trending jd msh krg profitable dbndng analisa pake pola hammer atau hanging man...
Francis Kurniawan
22 APR 2015
klo harami temasuk sinyal pembalikan mustinya ini terbentuk di akir tren juga, sama kaya hammer ato hanging man. ane jg masih belum tau sih mana yg lebih meyakinkan antara pola 1 candle sm 2 atau 3 candle. tapi klo diliat dari teorinya yg 3 candle sprti lebih oke karna lebih terkonfirmasi dr candle2 sesudahnya.

tapi kekuranganya perlu wktu lama utk entry. beda dgn pola 1 candle sprt hammer atau hanging man yg cukup tunggu 1 candle itu selesai terbentuk.
Arif
26 APR 2015
Trus pola candle mana nih gan yang paling bagus? Yng lebih cepet ato yang lebih lama terbentuk tapi lebih ada konfirmasinya?
Tq
Francis Kurniawan
27 APR 2015
klo menurut gw sama2. baik hammer atau hanging man atau harami sama2 bisa akurat bisa juga ngasih false signal. cuma dgn banyak2 latian dn praktek kita bisa tau mana yg lebih bisa kita kenali n gunakan. Yg jelas adanya pola2 itu bisa jadi warning utk kita siap2 open order sesuai sinyal reversal. biar lebih yakin lgi bisa jg kita nggak cuma mengandalkan pola candlestick, tapi juga bantuan indikator oscillator. bagaimanapun caranya yg penting kita tdk lupa manajemen resiko, tetapkan stop loss sesuai batas rugi yg mampu ditanggung itu penting
Bambang Priyono
15 OCT 2013
Justru disinilah kesempatan trader untuk bisa open posisi di saat kondisi pasar sedang tidak menentu. Pada intinya, semua pola candlestick memang harus mengamati bentuk candlestick sesudah pola itu sendiri. Hanya saja, untuk harami ini memang perlu melihat pola candlestick yang sebelumnya. Meskipun pola hammer atau hanging man lebih meyakinkan karena menandakan reversal, tapi trader tetap disarankan untuk melihat pembentukan beberapa candlestick setelahnya atau menggabungkannya dengan indikator lain agar sinyal trading lebih terkonfirmasi. Mungkin yang kurang disini adalah kelanjutan tentang batas dan titik resiko yang bisa dianalisa dari pola harami. Karena sudah disbutkan di awal, tapi tidak ada kelanjutannya.
Urami
20 FEB 2019

Saya sudah kapok trading pake pola candlestick, meleset terus hasilnya.

Joshua
27 OCT 2020

Lha terus pake apa pak kalau bukan candlestick? 

Om.rahmad
17 OCT 2013
setau ane harami ini malah buat nunjukin reversal cuz ada bullish harami & bearish harami. tapi kayaknya pembahasanx beda cuz biasax gag ad sangkut pautx sama doji
Mr Sukardi
11 JUN 2015
bisa berkaitan selama doji yang terbentuk di pola kedua tetap berada dalam range pola pertama. dan lagi, bukankah akan lebih bagus kalau pola kedua berbentuk doji? karena seperti yang dijelaskan, doji sendiri sudah menunjukkan sinyal pembalikan, kalau candle sebelumnya ternyata berfungsi sebagai mother bar, ini bisa menjadi indikator yang lebih bagus untuk menjadi sinyal pembalikan harga
Bambang Priyono
22 OCT 2013
Harami yang digunakan untuk mengenali reversal, seperti bearish harami misalnya, menganalisa pemebntukan 3 candlestick yang bisa diidentifikasikan dengan inside bar. Jadi ketika candlestick kedua yang besarnya tidak lebih dari candlestick pertama, dan lalu kemudian dikonfirmasi dengan candlestick ketiga.
Abdul Hamid
5 MAY 2016
oh harami ini polanya mirip2 sama inside bar yah? Jadi kalau bar kedua lebih besar dari bar pertama biasanya harga akan mengalami reversal, begitu yg saya tahu. Sama juga seperti pola2 engulfing.
Agus Bastian
3 JUN 2016
ya emang mirip2 sama sih, kan harami sama engulfing emang turunan dari inside bar. Bedanya paling di karakteristik detail posisi shadow2nya aja. Basicnya sih sama, bar kedua menunjukkan pola harga sudah mulai berkonsolidasi dari trend yg sudah berjalan, jadi kalau mendekati batas-batas support atau resistance biasanya bisa jadi pertanda reversal tuh inside bar.
Kristiawan
7 NOV 2019
nunggu candle konfirmasi (candle ke 3) atau pending order di deket area bawah (contoh kasus bullis harami).
Kirim Komentar/Reply Baru
Berbias Bearish, GBP/USD Tunggu Aksi Di R1
Berbias Bearish, GBP/USD Tunggu Aksi Di R1
Kazuki   6 May 2021   79  
Order Pakai SL Saja Tanpa TP, Bisa?

master mau tanya. Kalau mau order. Yg qt pakai SL aja dan TP tidak .apa bs.mhon jawabnya trims

Aji 11 Jun 2012

Reply:

Basir (11 Jun 2012 22:26)

anda bisa menggunakannya nya atau tidak. mau memasang TP atau SL atau pun tidak itu tergantung anda. hanya saja SL adalah untuk meminimalkan kerugian. demikin juga dengan TP. Karena kadang harga bergerak dengan cepat bisa bergerak menuju TP lalu kembali berlawanan. Silahkan anda pertimbangkan kembali.

Thanks

Kiki R (25 Sep 2019 22:01)

@aji: Tentu saja bisa pak. Yang wajib adalah SL karena SL diperlukan untuk membatasi resiko, sedangkan TP dapat diinput menunggu reaksi pasar. Ketika pasar bergerak sesuai dengan analisa kita, kita bisa menahan posisi atau menutup sebagian/seluruh posisi. Para trader yang menganut prinsip trend-following atau mengikuti trend sangat familiar dengan posisi dengan SL dan tanpa TP. Terima Kasih.

Harga Emas Masih Berisiko Melemah Hingga S2
Harga Emas Masih Berisiko Melemah Hingga S2
Kazuki   28 Apr 2021   108  
USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
Kazuki   26 Apr 2021   90  
CAD/JPY Bangkit Setelah Konfirmasi Rebound
CAD/JPY Bangkit Setelah Konfirmasi Rebound
Jujun Kurniawan   23 Apr 2021   56  
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
Kazuki   19 Apr 2021   111  
Dolar NZ Mulai Bangkit Targetkan R1
Dolar NZ Mulai Bangkit Targetkan R1
Kazuki   16 Apr 2021   100  
Pound Tergelincir, S1 Jadi Batas Penentu
Pound Tergelincir, S1 Jadi Batas Penentu
Kazuki   8 Apr 2021   159