Mengenal Strategi Investasi Defensif

Tomy Zulfikar 13 Mar 2019Dibaca Normal 4 Menit
bisnis>obligasi>   #investasi   #strategi-trading
Berinvestasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan gaya defensif yang lebih memprioritaskan pengamanan risiko dan keuntungan jangka panjang.

Strategi investasi defensif merupakan metode konservatif dari alokasi dan manajemen portofolio yang bertujuan meminimalkan risiko. Strategi investasi defensif memerlukan penyeimbangan portofolio reguler untuk mempertahankan alokasi aset yang diinginkan. Metode ini berbeda dari strategi investasi agresif yang berusaha mengambil keuntungan dari pasar dalam jangka pendek dengan membeli sekuritas berisiko dan bervolatilitas relatif tinggi. Strategi investasi agresif pada umumnya juga menggunakan perdagangan option dan perdagangan margin.

Strategi Investasi Defensif

Daripada mengandalkan keuntungan jangka pendek, strategi defensif lebih memprioritaskan ketahanan dalam jangka panjang. Tekniknya bisa dengan memperhitungkan tujuan dan memilih alokasi aset yang tepat, serta menyeimbangkan antara risiko dan potensi imbalannya. Dalam prakteknya, investor dapat menggunakan metode investasi dari strategi investasi defensif yang berupa margin of safety dan teori diversifikasi.

 

Margin of Safety

Margin of safety merupakan sebuah prinsip investasi dimana investor hanya membeli sekuritas ketika harga pasar secara signifikan berada di bawah nilai intrinsiknya. Investor dapat menetapkan margin pengaman sesuai dengan preferensi risiko mereka sendiri. Dengan kata lain, investasi dilakukan ketika sekuritas memiliki risiko mengalami penurunan relatif rendah. Investor berpengalaman tahu bahwa konsep margin of safety sangat penting dalam memilih obligasi atau saham yang bagus.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan kereta api harus mempunyai pendapatan lebih dari lima kali lipat biaya totalnya (sebelum pajak penghasilan), yang berlangsung selama beberapa tahun, agar obligasinya bisa digolongkan sebagai investasi yang layak (investment-grade). Kemampuan masa lalu untuk memperoleh pendapatan lebih tinggi dari biaya bunga ini merupakan margin of safety yang dipercaya bisa melindungi investor dari kerugian atau kegelisahan dalam situasi kemerosotan laba bersih di masa depan.

Obligasi(Baca juga: Apa Itu Obligasi?)

Margin of safety untuk obligasi bisa dihitung dengan membandingkan total nilai perusahaan dengan jumlah utang. Kalkulasi yang sama bisa dilakukan juga untuk saham. Jika perusahaan berutang $10 juta sementara total nilai perusahaan $30 juta, maka ada ruang untuk penurunan nilai sebesar dua pertiga -setidaknya secara teoritis- sebelum pemegang saham menderita kerugian. Kesimpulannya, margin of safety bisa dikatakan sebagai nilai ekstra atau "bantalan".

 

Teori Diversifikasi

Diversifikasi merupakan sebuah prinsip investasi konservatif yang meyakini bahwa memiliki banyak sekuritas bisa memberikan hasil yang menguntungkan. Dasar cara berpikirnya ialah sekuritas yang banyak dapat menghasilkan agregat keuntungan lebih besar daripada rerata kerugian.

Dengan melakukan cara diversifikasi, risiko yang tidak sistematis dalam suatu portofolio dapat diredam oleh kinerja positif dari sebagian besar sekuritas. Dengan kata lain, kinerja positif dari sebagian besar sekuritas dapat menetralkan kinerja negatif yang lain. Oleh karena itu, manfaat diversifikasi hanya berlaku jika sekuritas dalam portofolio tidak berkorelasi sempurna.

Sebuah studi menunjukkan bahwa mempertahankan portofolio 25 hingga 30 saham yang terdiversifikasi dengan baik, dapat menghasilkan tingkat pengurangan risiko dengan biaya yang relatif rendah. Berinvestasi dalam sekuritas lebih banyak menghasilkan manfaat diversifikasi, meskipun tingkat imbal hasilnya relatif rendah.

Manfaat diversifikasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan berinvestasi pada sekuritas asing, karena mereka cenderung kurang berkorelasi erat dengan investasi domestik. Misalnya, penurunan ekonomi di Indonesia mungkin tidak memengaruhi ekonomi Jepang dengan cara yang sama. Oleh karena itu, memiliki investasi di Jepang dapat memberikan investor perlindungan kecil terhadap kerugian akibat penurunan ekonomi di Indonesia.

Manajer investasi dan investor sering melakukan diversifikasi investasi di seluruh kelas aset, dan menentukan masing-masing persentase portofolio yang akan dialokasikan. Ini dapat mencakup saham, obligasi, real estate, Exchange-Traded Fund (ETF), komoditas, investasi jangka pendek, dan kelas aset lainnya. Mereka kemudian akan melakukan diversifikasi di antara investasi dalam kelas aset, seperti dengan memilih saham dari berbagai sektor yang cenderung memiliki korelasi pengembalian rendah, atau dengan memilih saham dengan kapitalisasi pasar yang berbeda. Dalam kasus obligasi, investor memilih dari obligasi korporasi, Surat Utang Negara (SUN), obligasi dengan imbal hasil tinggi, dan lainnya.

 

Salah satu kelas aset yang mudah dijangkau untuk diversifikasi adalah forex. Di pasar ini, investor akan terlibat dengan perdagangan mata uang asing (valas) yang memiliki volume terbesar di dunia dan selalu aktif 24 jam selama hari kerja. Bagi Anda yang tertarik menelusuri peluang di pasar forex, silahkan berkunjung ke Panduan Trading Forex Untuk Pemula.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Mumun |  8 May 2018
selamat siang, saya melihat adanya workshop SF seputar trading divergen. Seberapa aman sebenarnya kita trading dengan metode itu ya? mengingat hakikatnya kita bertarung melawan tren. tx

Lihat Reply [3]

 Hani |  12 Mar 2019

Saya tahu strategi hedging dan locking. Adakah strategi yg lain yg efektif di pasar forex?

Lihat Reply [1]

 Fregian |  27 Jun 2019

Halo para master, saya masih pemula, dan sudah 2 th belajar forex, tetapi loss terus mungkin saya depositnya terlalu rendah kali ya? hanya 10$ , kira kira berapa dana yang dibutuhkan untuk bermain forex dan supaya bisa menahan floating bila saya memasang di 0.01 x 5 x entry ( saya pakai teknik martingale ).

Saya sekarang sedang menguji teknik gabungan yang saya pakai di akun demo, yang saya pakai fibonacci retracement, level support n resistance, dan martingale, TF 4H , dan tidak lupa saya menerapkan money management juga, dan cenderung saya lebih tertarik menjadi scalper, mohon saran dari para master , salam sukses.

Lihat Reply [2]

 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

 Jemmy |  15 Dec 2021

Apakah investasi emas di situasi pandemi seperti saat ini masih cocok?

Lihat Reply [29]

 

Komentar @inbizia

Para pemula yang tidak memiliki pengalaman, yang menggunakan strategi ini berpikir bahwa scalping tidak membutuhkan pengetahuan yang khusus. Namun seorang trader harus memahami bahwa setiap strategi trading membutuhkan pengetahuan dan latihan
 Gaguk |  16 Jul 2020
Halaman: Kunci Sukses Trading Scalping
@ Surodjo:

Berakhirnya trend bisa diketahui setelah koreksi atau retracement mencapai lebih dari 100%. Perkiraan kemungkinan akan terjadi trend reversal jika Fibo Retracement telah melewati 61.8%.

Keadaan reversal tidak menunjukkan berakhirnya trend, tetapi menunjukkan terjadinya koreksi. Keadaan koreksi sendiri bisa berakhir ketika telah mencapai level tertentu misalnya 38.2% Fibo atau 50% Fibo, dan kemudian berbalik meneruskan arah trend. Jika koreksi melebihi Fibo retracement 100%, baru bisa diasumsikan terjadi trend reversal.

Keadaan reversal bisa diamati dari bar candlestick yang membentuk formasi price action tertentu, seperti pin bar, doji, engulfing, morning star atau evening star. Baca juga: Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action
Meski demikian, untuk validitasnya price action tsb harus dikonfirmasi oleh indikator trend misalnya ADX, parabolic SAR, MACD, atau Bollinger Bands.

Konfirmasi dengan Bollinger Bands untuk keadaan reversal adalah jika penutupan bar candlestick berada di bawah middle band (untuk yang sebelumnya uptrend), atau di atas middle band (untuk yang sebelumnya downtrend). Untuk akurasi, sebaiknya dikonfirmasi lagi dengan indikator trend yang lain.

Mengenai tanda bahwa trend masih akan berlanjut adalah jika koreksi atau retracement telah berakhir, dan harga mulai bergerak searah dengan trend semula. Dalam hal penunjukan indikator Bollinger Bands, bar candlestick tidak menembus middle band.

Sebagai masukan, untuk analisa trend jangka menengah panjang biasanya trader menggunakan analisa dengan gelombang Elliot (Elliot wave). Baca juga: 3 Hal Pokok Dalam Trading Dengan Gelombang Elliot
 M Singgih ... |  29 May 2020
Halaman: Cara Sederhana Untuk Menentukan Support Dan Resistance
Yang pasti sebelum ikut promo harus baca terms and conditions-nya terlebih dahulu. Pilih bonus yang sudah ada positif reviewnya. Bisa baca di testimonial broker banyak. Terus verifikasi akun. Terus belajar strategi trading.
 Rr. |  28 Dec 2020
Halaman: Tips Penting Seputar Penarikan Profit Bonus Broker
Menang kontes trading bukan berarti kamu langsung jadi pinter trading dan langsung percaya diri mengaplikasikannya di trading pada umumnya karena trading contest semacam simulasi... dan kebanyakan kita dikasih modal. Strategi trading contest pun beda dengan trading biasa. Jadi jangan dipraktikkan di luar kontes.
 Dwis |  11 Jan 2021
Halaman: Kiat Menjuarai Kontes Trading Forex
Investasi saham langsung adalah Investasi yang dilakukan secara mandiri (investor mengelola dana dan membeli sesuai yang diinginkan)
Sedangkan investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh perusahan aset manajemen dan investor tidak dapat leluasa memilih instrumen investasi saham
 Aidil Fitra |  8 Apr 2022
Halaman: Mengenal Jenis Jenis Reksadana
Saat ini investasi emas kyknya rada kurang diminati min, kalah sama bitcoin dan nft gitu. Tapi saya tetep hold emas sih, soalnya udah terbukti sejak puluhan taun lalu kalo bisa jadi aset berharga. Mau invest properti juga berat, maklumlah... Sandwich generation. Hiks.
 Iman |  11 Apr 2022
Halaman: Proporsi Investasi Emas Yang Ideal
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip