Michael Steinhardt: Trader Sukses Yang Berhenti Di Puncak Kesuksesan

Febrian Surya 15 Jun 2020 864
Dibaca Normal 4 Menit

Sebagai trader sukses yang pernah meraih hasil fantastis dalam investasinya, Michael Steinhardt tak dibutakan oleh keberhasilannya. Ia masih menjadi figur sukses meski pamornya tak se-fenomenal George Soros dkk.



Michael Steinhardt adalah salah seorang investor dan trader sukses asal Amerika Serikat, yang memiliki total kekayaan bersih mencapai $1.1 miliar pada 2018. Sejak sekitar 30 tahun yang lalu, Michael Steinhardt mencuat sebagai salah satu trader terhebat di dunia berkat kesuksesannya menorehkan rata-rata return sebesar 24.5% per tahun dari 1967 hingga 1995. Jumlah itu bahkan dihitung setelah Michael Steinhardt mengambil keuntungan sebesar 20%.

Kisah sukses Michael Steinhardt

Dengan kata lain, investasi sebesar $10,000 yang dikelola oleh perusahaan hedge fund Stenhardt pada tahun 1967 akan bernilai $4.8 juta ketika perusahaan tersebut ditutup pada 1995. Hal ini tentu saja merupakan sebuah kinerja yang luar biasa, sehingga tak heran jika namanya masuk ke dalam daftar The Forbes 400 pada 1993. Total kekayaan bersihnya kala itu mencapai lebih dari $300 juta.

 

Pernah Diduga Melakukan Manipulasi

Meski bergelimang kesuksesan, Steinhardt nyatanya pernah memiliki catatan hitam di sepanjang karir tradingnya. Ia pernah dicurigai mencoba melakukan manipulasi pasar obligasi jangka pendek pada tahun 1990-an bersama Soros, Robertson, dan Bruce Kovner.

Hal ini membuat Michael Steinhardt secara pribadi harus membayar sebesar 75% dari total denda $70 juta. Langkah ini diambil sebagai penyelesaian atas investigasi yang dilakukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Kala itu, perusahaan hedge fund Michael Steinhardt, Steinhardt Partners, menghasilkan keuntungan $600 juta dari transaksi obligasi yang diperkarakan.

 

Memutuskan Pensiun Di Saat Yang Tidak Tepat

Pada 1994, ia kehilangan 1/3 dari nilai dana yang dikelolanya akibat krisis pasar obligasi. Setahun kemudian, ia mulai memikirkan sebuah pekerjaan yang bisa memberikan dampak kepada orang lain, bukan hanya membuat orang kaya menjadi lebih kaya.

"Saya pikir pasti ada sesuatu yang lebih berbudi luhur, lebih menarik untuk dilakukan dalam kehidupan seseorang daripada membuat orang kaya lebih kaya... Tidak ada dosa membuat orang kaya lebih kaya, tapi itu bukan hal yang membuatmu langsung naik ke surga," ungkap Michael Steinhardt.

Keputusannya itu cukup disayangkan, mengingat industri hedge fund yang ia bantu kembangkan justru mulai menjadi "mesin pencetak uang terbesar" ketika ia menutup Steinhardt Partners. Andaikan ia tidak mengambil langkah tersebut, Michael Steinhardt kemungkinan bisa disejajarkan dengan sosok George Soros dan Steve Cohen yang saat ini masing-masing memiliki nilai kekayaan sebesar $20 miliar dan $9.4 miliar.

 

Kembali Berkiprah Sebagai Trader

Michael Steinhardt pada akhirnya belum bisa meninggalkan manisnya kesuksesan saat masih mengelola dana investasi lewat Steinhardt Partners. Ia memilih kembali bekerja di WisdomTree Investment sebagai Chairman pada 2004. Perusahaan tersebut berfokus pada investasi di aset-aset ETF.



Tiga tahun berselang, terjadi krisis finansial 2007-2008 yang membuat pertumbuhan WisdomTree mengalami stagnasi karena pasar saham terpuruk. Salah satu korban dari keganasan krisis finansial 2007-2008 adalah bangkrutnya bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat, Lehman Brothers.

Untungnya, Steinhardt dan perusahaan hedge fund-nya berhasil melalui masa sulit krisis finansial. Pada 2018, dana yang dikelola oleh WisdomTree Investment mencapai $42.2 miliar. Setelah menjabat selama 15 tahun sebagai chairman, Michael Steinhardt memilih untuk mengundurkan diri dan fokus di proyek amal yang dikembangkan melalui Steinhardt School of Culture, Jewish Philantrophy, Education and Human Development di New York University, dll.

Pelajaran Dari Kisah Michael Steinhardt

Berikut adalah beberapa wejangan dari Michael Stainhardt yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi:

  • Buatlah kesalahan yang banyak saat masa muda. Kamu bisa mempelajari hal sulit yang akan membuatmu lebih sedikit melakukan kesalahan.
  • Umumnya, kesalahan investor pemula adalah terlalu percaya kepada broker, analis, dan publikasi yang mencoba merekomendasikan aset tak bermutu.
  • Selalu cari penghasilan dari apa yang kamu sukai. Curahkan seluruh tenaga dan bakatmu untuk mendapatkan penghasilan dari pekerjaan yang kamu sukai agar sukses dalam jangka panjang.
  • Buatlah keputusan yang baik meski tidak ada informasi yang lengkap. Dalam berinvestasi, kamu tidak akan mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan untuk mempermudah kamu mengambil keputusan investasi. Namun, dari data-data yang tersedia saat ini, fokuslah kepada fakta-fakta paling penting dalam situasi apapun agar bisa mengambil keputusan investasi yang tepat.
  • Selalu percayai intuisi. Semakin matang pengalaman investasi yang kamu miliki, intuisi ini akan tiba-tiba datang di waktu yang tepat saat ingin mengambil keputusan.
  • Jangan membuat investasi yang kecil. Ketika kamu memiliki uang dimiliki dan ditempatkan ke dalam produk investasi yang berisiko, pastikan tingkat pengembalian yang bisa kamu dapatkan sepadan dengan jumlah nominal investasi yang dikeluarkan.

 

Selain pelajaran berharga dari tokoh mancanegara seperti Michael Steinhardt, inspirasi menjadi trader dan investor sukses juga bisa datang dari figur lokal, lho! Siapakah ia? Temukan jawabannya di Profil Trader Sukses Indonesia: Desmon Wira.



Forum

Sodya (29 Mar 2021)

Siang pak, mohon izin bertanya bagaimana cara menentukan open posisi pada gold hari ini?

Selengkapnya...

BANK1 Bulan
BANK TABUNGAN NEGARA3.25
BANK PANIN INDONESIA3.60
BANK ANZ INDONESIA2.75
BANK UOB INDONESIA3.70
BANK OCBC NISP 3.40
BANK DANAMON INDONESIA3.65
STANDARD CHARTERED BANK4.00
BANK MANDIRI2.00
KESELURUHAN8.75
BANK CENTRAL ASIA 2.85

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Amberlyn
16 JUN 2020

Di tahun 2008, ia dilantik menjadi Hall of Fame Manajer Investasi Hedge Fund Institusional bersama orang2 sukses lainnya seperti Alfred Jones, Bruce Kovner, David Swensen, George Soros, Jack Nash, James Simons, Julian Roberston, Kenneth Griffin, Leon Levy, Louis Bacon, Paul Tudor Jones, Seth Klarman dan Steven A. Cohen

Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   383  
Martingale GBPUSD Dan EURUSD
kalo utk news besar bila di martingale mis GU,EU dengan Jarak 15 pip kira-kira bisa bolak balik sampai berapa? risk 1% modal marti:2 kira-kira bisa bertahan gak ya??

Ebi 21 Feb 2016

Reply:

M Singgih (23 Feb 2016 01:00)

@ ebi:
Secara teori strategi m singgihgale pasti akan profit, masalahnya kapan profitnya, biasanya tergantung dari kapan harga akan berbalik arah sesuai dengan yang kita harapkan.
Untuk rilis news besar (news berdampak tinggi) seperti yang Anda maksudkan, dengan jarak 15 pip pada EU atau GU, saya kira ketahanannya sepenuhnya tergantung dari kekuatan modal Anda. Seperti diketahui volatilitas pergerakan harga pada saat rilis news penting biasanya tinggi. Kalau trend yang terjadi berlawanan dengan posisi Anda dan bergerak dengan kuat (bisa lebih dari 100 pip) maka resikonya akan besar.

Setiap loss 15 pip Anda buka posisi lagi dengan resiko 2 kali (karena untuk m singgihgale ukuran lot 2 kali sebelumnya), maka kalau 100 pip Anda bisa buka posisi 7 kali dengan resiko 64 kali atau 64% dari modal, karena resiko awal 1% modal. Jika trend tidak berbalik sesuai posisi Anda maka Anda bisa kena margin call, karena tidak mungkin buka posisi lagi dengan resiko 128 kali atau 128% dari modal. Jadi untuk resiko 1% dari modal maksimal buka posisi 7 kali.
Sy kira Anda coba di akun demo terlebih dahulu. Kalau masih ingin mencoba strategi tsb mungkin resikonya bisa diperkecil lagi.

Apa itu ARA Hunter?
Apa itu ARA Hunter?
Linlindua   28 Feb 2021   523  
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
Tomy Zulfikar   16 Feb 2021   364  
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Nandini   11 Dec 2020   822  
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Yulinda   30 Sep 2020   3638  
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
Febrian Surya   29 Sep 2020   1212  
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Febrian Surya   22 Sep 2020   928  
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Jujun Kurniawan   14 Aug 2020   841