Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Milenial Vs Generasi Z, Mana Yang Lebih Suka Pakai Dompet Digital?

Febrian Surya 27 Apr 2020
Dibaca Normal 3 Menit
bisnis > dompet-digital >   #milenial   #dompet-digital   #generasi-z
Dompet digital sudah tidak terpisahkan lagi dari kehidupan milenial dan generasi Z saat ini. Lantas, manakah yang lebih suka pakai dompet digital?

Penggunaan dompet digital memang identik dengan gaya hidup anak muda di Indonesia. Sebab, dompet digital menawarkan kemudahan dan kecepatan saat bertransaksi. Untuk kebutuhan sehari-hari seperti bayar ojek online, memesan makanan, hingga belanja online, dompet digital seakan menjadi alat pembayaran yang wajib ada untuk membantu transaksi lebih cepat dan praktis. Dalam basis penggunaannya, aplikasi dompet digital itu sendiri hingga saat ini mayoritas digunakan oleh dua generasi, yaitu generasi milenial dan generasi Z.

penggunaan dompet digital kaum milenial vs generasi Z(Baca juga: Kiat Cerdas Manfaatkan Dompet Digital)

Generasi milenial adalah generasi yang lahir pada 1980-1996, sedangkan generasi Z diperuntukkan bagi kamu yang lahir pada 1997-2002. Dari segi pengelolaan keuangan, genarasi Z dinilai lebih mudah untuk menabung dibanding generasi sebelumnya. Namun, bagaimana dengan penggunaan teknologi keuangan (dompet digital) di era digitalisasi seperti saat ini? Mana yang lebih unggul antara generasi milenial atau generasi Z di Indonesia? Berikut penjelasan selengkapnya menurut Ipsos, sebuah perusahaan riset pasar yang melakukan penelitian terkait penggunaan dompet digital di kalangan generasi milenial dan generasi Z. Survei dilakukan oleh Ipsos kepada 500 responden yang tersebar di lima kota besar Indonesia, yakni Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Palembang, dan Manado. 

 

Generasi Milenial Adalah Yang Pertama Menggunakan Dompet Digital

Kaum milenial menjadi pengguna pertama yang memanfaatkan dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja dibanding generasi Z di Indonesia. Selain itu, 40% penggunaan dompet digital adalah untuk pembayaran jasa transportasi online.

 

Transaksi Pembelian Makanan Dan Minuman

Penggunaan dompet digital untuk transaksi pembelian makanan dan minuman adalah sebesar 50% untuk generasi Z dan milenial. Namun, transaksi yang dilakukan di merchant generasi Z lebih banyak dibanding generasi milenial. Generasi milenial menaruh harapan lebih kepada aplikasi dompet digital agar ke depannya bisa terhubung langsung dengan tabungan (Baca juga: 7 Aplikasi Yang Bikin Menabung Jadi Lebih Mudah). Di sisi lain, generasi Z lebih menginginkan fitur pendukung lainnya seperti pembayaran cicilan dan transfer dana ke rekening bank lewat dompet digital.

alasan pengguna menggunakan dompet digital

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Ipsos, sebanyak 68% penggunaan dompet digital adalah untuk tranksasi yang mencapai 1-2 kali dalam seminggu, dan top up rata-rata dilakukan sebesar Rp140,633.

 

Dompet Digital Paling Banyak Digunakan

Aplikasi dompet digital paling populer yang digunakan di kalangan milenial dan generasi Z adalah GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja. Jumlah pengunjung organik terbanyak diantaranya adalah GoPay 54%, OVO 29%, DANA 11%, dan 6% lainnya LinkAja.

 

Alasan Menggunakan Dompet Digital

Dari survei yang dilakukan Ipsos kepada 500 responden, ditemukan bahwa 71% pengguna dompet digital dimotivasi oleh promo, 43% menggunakan dompet digital untuk pembayaran jasa transportasi online, dan 37% lainnya untuk jasa pesan antar makanan online. Selain itu, Ipsos juga menambahkan bahwa ada 34% pengguna dompet digital yang tertarik dengan cashback dan promo yang diberikan oleh transportasi online, dan 20% lainnya tertarik dengan promo cashback dari jasa pesan antar online.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan dompet digital oleh milenial dan generasi Z kurang lebih berimbang. Mereka paling banyak memanfaatkan dompet digital untuk keperluan pembayaran ojek online atau jasa pengantaran online.

 

Tak hanya untuk melancarkan transaksi pembayaran ataupun jual beli produk secara online, dompet digital saat ini juga menyediakan fitur investasi online yang menawarkan beragam aset. Salah satu dompet digital yang digemari kaum milenial dan generasi Z, OVO, menyuguhkan fasilitas tersebut lewat menu "OVO Invest" yang dimilikinya. Bagaimana seluk-beluknya? Simak dalam "Cara Investasi Reksadana Online Dengan Modal Kecil".

Terkait Lainnya
 
Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Menurut analis ING, GBP/USD berpotensi menguji level terendah 14 Februari di kisaran harga 1.2530, 20 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas turun dari Level tertinggi lebih dari dua pekan di tengah kenaikan dolar AS, 22 jam lalu, #Emas Teknikal

EUR/GBP menguat mendekati level 0.8540 menjelang pidato ECB Lagarde, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD mencoba memantul dari level 1.3500 karena penguatan dolar As dan penurunan harga minyak, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

Setelah ditutup di bawah harga pembukaan minggu lalu, Indeks Dolar membentuk Pin Bar bullish, 1 hari, #Forex Teknikal

Momentum bullish Dolar masih bertahan dalam jangka pendek karena turunnya ekspektasi pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed, 1 hari, #Forex Fundamental

Resistance AUD/USD berada di sekitar 0.6590. Penolakan dari level tersebut akan memicu pergerakan bearish, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY membentuk support di harga 149.70, dan berpotensi menguat lagi karena Yen masih relatif melemah, 1 hari, #Forex Teknikal

Sejumlah rilis data penting AS yang akan mempengaruhi EUR/USD akan dirilis pada hari Selasa-Kamis pekan ini, 1 hari, #Forex Fundamental

Laporan Consumer Confidence dijadwalkan terbit pada hari Selasa, GDP AS pada hari Rabu, dan Inflasi PCE pada hari Kamis, 1 hari, #Forex Fundamental

Para pelaku pasar meyakini jika koreksi bearish EUR/USD tidak akan melampaui level 1.08000, 1 hari, #Forex Teknikal

Reli Bitcoin tertahan dalam kisaran sideways setelah menembus level kunci $50,000, 1 hari, #Kripto Teknikal

BTC/USD masih berusaha menembus resistance $52,000 untuk mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Kapitalisasi pasar Bitcoin kembali melesat di atas $1 triliun, namun dominasinya terhadap Altcoin turun ke 48.6%, 1 hari, #Kripto Fundamental

Ethereum sukses menembus $3000, level yang terakhir kali tercapai pada April 2022 lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Solana menjadi salah satu Altcoin yang berbias positif setelah berhasil mempertahankan posisi di atas $100, 1 hari, #Kripto Teknikal

Saham emiten produsen beras, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) terpantau tengah melejit seiring dengan kenaikan harga beras, 1 hari, #Saham Indonesia

Top losers LQ45 terdiri dari: PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3.23%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2.27%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -1.86%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini, sebesar 0,47% ke 7,261, 1 hari, #Saham Indonesia

Industri semen tanah air mencatat kinerja positif di awal tahun 2024. Volume penjualan semen nasional sepanjang Januari 2024 mencapai 5.06 juta ton, 1 hari, #Saham Indonesia


Komentar @inbizia

Ini aplikasi lain yang bisa buat perbandingan min DANA

Aplikasi dompet digital ini tentu sudah tidak asing lagi. Anda bisa menggunakan DANA untuk transfer uang antar bank secara gratis tanpa dikenai biaya admin. Lebih dari itu, jika Anda menggunakan DANA maka Anda juga bisa melakukan transaksi berbagai produk digital lainnya. Seperti listrik, pulsa, BPJS, dan masih banyak lagi.

Dengan menggunakan aplikasi transfer antar bank ini, Anda juga bisa membeli barang di Bukalapak dan membayarnya. Terlebih aplikasi ini juga menyediakan banyak promo dan diskon yang sangat menarik. Penasaran? Anda bisa langsung mengunduhnya.

Keunggulan : Transfer antar bank tanpa biaya admin Maksimal pemakaian 10 kali setiap bulan Dapat transfer saldo ke sesama pengguna Banyak diskon dan promo menarik Flip
Aplikasi yang menyediakan layanan transfer antar bank tanpa biaya admin ini sudah berdiri sejak tahun 2016. Selain DANA, Flip juga sudah memiliki izin resmi dari Bank Indonesia dan sudah terjamin keamanannya. Anda bisa melakukan transfer melalui akun regular dengan limit 5 juta per hari.

Apabila Anda ingin mengirim uang lebih banyak menggunakan Flip, maka gunakan saja fitur FLIP+ dengan angka transfer maksimal 20 juta. Hanya saja transaksi tersebut memerlukan biaya admin sebesar Rp 2.500 saja. Dengan menggunakan aplikasi transfer antar bank ini, Anda bisa transfer ke berbagai bank yang ada di Indonesia. Seperti Mandiri, Mandiri Syariah, BNI, BNI syariah, BCA, BRI, Bank Muamalat, CIMB Niaga, CIMB Syariah, dan akan masih bertambahlagi.

Keunggulan : Transfer antar bank limit 5 juta per hari untuk akun regular Akun FLIP+ limit hingga 20 juta per transaksi dengan biaya admin sebesar Rp 2.500 Sudah memiliki izin OJK Data pengguna yang terjamin keamanannya 3. IpotPay
Aplikasi transfer antar bank tanpa biaya selanjutnya adalah IpotPay. Aplikasi ini berbeda dari aplikasi sebelumnya, pasalnya dengan menggunakan IpotPay Anda bisa mendapatkan imbalan 7-10% pertahun jika menyimpan saldo dan bertransaksi lewat aplikasi tersebut.

Aplikasi IpotPay sendiri sudah terdaftar di OJK sehingga sudah dijamin keamanannya. Dan yang menarik, di aplikasi ini tidak menetapkan limit tertentu sehingga Anda bisa menggunakannya dengan bebas.

Keunggulan : Transfer antar bank dan menyimpan saldo mendapat imbalan 7-10% Tidak adanya limit transfer antar ban
 Roni Saputra |  23 Jul 2020
Halaman: Aplikasi Transfer Uang Paling Mudah Digunakan
menurut saya, kebanyakan keadaan sinyal di daerah pelosok kurang bagus, keadaan masyarakat juga masih awam teknologi, tentunya dompet digital di daerah pelosok akan sulit untuk diterapkan, namun seiring berjalannya waktu dan berkembanganya teknologi pasti akan bisa menjangkau daerah pelosok.
 Fadilah Akbar |  3 Mar 2022
Halaman: Transaksi Uang Tunai Atau Dompet Digital Mana Yang Lebih Baik
Untuk aplikasi versi PC, sebaiknya Anda save dulu sesuai format gambar yang sesuai, lalu diupload secara manual ke platform-platformnya. Untuk upload di OpenSea, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Beli koin kripto terlebih dahulu (biasanya Ethereum), lalu buat dompet digital, salah satu yang recommended adalah MetaMask. Selanjutnya, koneksikan wallet Anda dengan akun OpenSea. Jika sudah ada akun, maka langkah selanjutnya: 1. Buka profil OpenSea Anda dan pilih "Koleksi Saya". 2. Pilih "Buat" untuk membuat koleksi baru. 3. Masukkan koleksi sesuai dengan desain Anda sendiri. 4. Klik "Tambah Item Baru". 5. Unggah NFT dan berikan Namanya. 6. Berikan isi, deskripsi, level, dan aspek lainnya yang dibutuhkan. 7. Jika sudah selesai, klik "Create", maka NFT Anda sudah terdisplay. Selain OpenSea, Anda juga bisa upload NFT ke Rarible atau situs lainnya. Bisa simak panduan selengkapnya di artikel: Cara Minting NFT di Berbagai Platform.
 Ananta |  7 Jun 2022
Halaman: Aplikasi Pembuat Nft Terbaik Untuk Pemula
Crypto staking adalah proses menyimpan dana dalam jumlah tertentu di dompet digital untuk mendukung validasi transaksi blockchain berbasis PoS. Di tahun 2022, ada 19 koin yang menarik untuk di-staking, antara lain: 1. BitDAO (BIT)
2. Tether (USDT)
3. Ethereum 2.0 (ETH)
4. USD Coin (USDC)
5. Terra (LUNA)
6. Polkadot (DOT)
7. Tezos (XTZ)
8. Polygon (MATIC)
9. Binance (BNB)
10. Hydra (HYDRA)
11. Algorand (ALGO)
12. PancakeSwap (CAKE)
13. Solana (SOL)
14. Avalanche (AVAX)
15. ApeSwap Finance (BANANA)
16. SushiSwap (SUSHI)
17. Chronicle (XNL)
18. Cardano (ADA)
19. Akash (AKT) selain daftar di atas, beberapa exchange kripto teregulasi Bappebti juga mulai memperkenalkan koin-koin yang bisa distaking. Contohnya saja, Tokocrypto (TKO) dan Triv.
 Hilman Ramini |  18 Aug 2022
Halaman: Yield Farming Vs Staking Mana Yang Lebih Menguntungkan
Artikel ini membuktikan kalau trading hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki keinginan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Memang betul yang aku rasakan selama ini, dalam trading Forex kadang jatuh kadang bangun dan tentu sama seperti bisnis lainnya. Dan yang terpenting selain hal yang kusebutkan, yang penting juga money management. Tanpa hal itu kurasa akan sia sia aja perjuangan kita ibarat kerja kosong saja. Tentunya peluang Forex masih terbuka lebar karena dari artikel udah dijelaskan bahwa kaum milenial yang jadi trader itu setengah dari total trader. Berarti prospek forex ini sangat terbuka lebar dan didukung oleh teknologi internet, trading dapat dilakukan dimana saja secara live! Artikel ini secara tidak langsung mengajak kita, maukah jadi 13% yang tetap bertahan di forex. So, aku berterima kasih banget dah diingatin agar jangan nyerah.
 Layla |  30 Oct 2022
Halaman: Ingin Jadi Day Trader Simak Dulu Fakta Day Trading Ini
Kalau menurut saya sendiri mengapa para milenial cocok dengan kripto karena para milenial lebih cocok aja dengan kripto dalam arti lebih melek teknologi dibandingkan generasi sebelumnya. Mengenai kripto dan bagaimana cara mendapatkan serta menggunakannya pun bagi generasi yang tua juga kurang masuk akal dan pasti akan menentang habis-habisan. Selain itu pola pikir generasi milenial lebih terbuka dan lebih memiliki wawasan yang luas tentang teknologi selain dari profitable dan lain-lain. hal yang sama juga ada yang di artikel juga.
 Wily |  26 Dec 2022
Halaman: Alasan Nabung Kripto Cocok Bagi Milenial

Komentar[5]    
  Hadi Roihan   |   24 Mar 2022

kemudahan serta promo yang membuat beralih ke dompet digital

  Bio@bii   |   24 Mar 2022

shopeepay saat ini juga banyak digunakan karena banyak promo

  Situmorang   |   24 Mar 2022

bagaimana dengan milenial dan generazi z di pedalaman

  Anik Irma   |   24 Mar 2022

manfaat dompet digital belum bisa maksimal karena faktor lokasi, signal dll

  Lusy_olive   |   24 Mar 2022

sangat memudahkan, karena semua bisa dilakukan hanya dengan jari tanpa meninggal kan rumah