Mitos Dan Fakta Strategi Hedging

Nandini 12 Nov 2020Dibaca Normal 5 Menit
forex>belajar>   #hedging
Ada banyak sekali mitos dan fakta mengenai penggunaan strategi Hedging dalam trading. Lantas, bagaimana kondisi sebenarnya? Simak ulasan berikut ini.

Pernahkah Anda trading dengan strategi Hedging? Istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga trader. Nah, sebenarnya apa itu Hedging?

Hedging adalah sebuah strategi membatasi atau melindungi dana dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang merugikan. Dengan kata lain, Hedging bertujuan untuk meminimalisir risiko loss. Melalui strategi ini, trader dapat melindungi dana atau modal mereka dari kerugian meskipun sedang melakukan transaksi.

Strategi Hedging

Nah agar tujuan trading dapat tercapai, ada beberapa faktor penunjang yang perlu diperhatikan, antara lain:

 

1. Situasi Pemicu Hedging

Situasi ini dibedakan menjadi dua, yaitu penggunaan Hedging oleh trader pemula dan trader yang sudah profesional. Banyak yang mengira bahwa teknik Hedging biasa digunakan untuk level lanjutan. Namun pada kenyataannya, trader pemula pun turut mencoba.

Bagi mereka, strategi Hedging kerap dilakukan secara implusif karena penasaran kenapa order tak kunjung menghasilkan profit, sehingga mereka akan membuka posisi baru yang berlawanan dengan order pertama. Seringnya, mereka bertindak gegabah dan emosi tanpa melakukan analisa volatilitas harga terlebih dahulu. Alhasil, tak sedikit pula yang terjebak dalam posisi Hedging yang sudah terkunci. Kalau sudah begini, mereka akan bingung memutuskan posisi trading dan seringkali close posisi tanpa dasar yang logis.

Volatilitas Pasar(Baca Juga: Kiat Sukses Trading Dengan Volatilitas)

Sebaliknya bagi para trader profesional, mereka biasa mengimplementasikan teknik Hedging dalam Trading Plan. Mereka sudah mengantisipasi dan mempertimbangkan akan melakukan Hedging di berapa pair, langsung mengaplikasikan atau tidak, serta berapa perhitungan lot, Stop Loss, atau Take Profitnya untuk masing-masing order.

Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan implentasi strategi Hedging terencana dan tidak terencana.

 

Strategi Hedging Terencana

Saat ini Anda melakukan open sell dan buy dengan lot yang sama untuk trading pair EUR/USD pada level 1.20000. Esoknya, ternyata harga turun menjadi 1.19500. Pada indikator Oscillator pun, harga sudah berada di level Oversold dan ada beberapa tanda bullish reversal dari pembacaan Price Action.

Strategi Price Action(Baca Juga: 4 Trik Trading Dengan Price Action Paling Ampuh)

Nah, untuk mengamankan posisi sell, Anda bisa menutupnya dan membiarkan posisi buy saat ada peluang kenaikan dari bullish reversal. Saat harga sudah naik ke level 1.19530, Anda sudah mendapatkan profit. Memang di posisi buy Anda rugi 70 points atau 7 pips, tetapi order sell Anda sudah profit 500 points atau 50 pips.

Dalam keadaan seperti di atas, ada tiga kemungkinan skenario Hedging yang bisa dilakukan:

  • menutup posisi buy di level 1.19530 dan mendapat keuntungan 43 pips,
  • menutup order buy di level breakeven (1.20000) dan mendapat profit 50 pips,
  • menutup order buy di atas 1.20000 untuk bisa meraih profit trading lebih tinggi.

 

Strategi Hedging Tidak Terencana

Saat mengalami posisi seperti kasus di atas, ketika harga turun, trader merasa bingung dan panik karena tidak melihat analisa Price Action-nya. Kemudian, harga pun naik ke level 1.19530. Karena tidak ada rencana dan analisa yang baik, maka Anda pun mengalami Loss.

Skenarionya seperti ini:

  • Dua posisi dibiarkan terbuka. Jika harga naik, floating loss dari posisi sell akan terus bertambah, sedangkan posisi buy baru akan breakeven jika harga kembali menyentuh 1.20000. Jika menunggu kemungkinan yang memiliki probabilitas paling tinggi, posisi Hedging terkena dua kali spread dan terbebani swap.

Spread Trading(Baca Juga: Mengenal Spread Dalam Trading Forex)

  • Menutup salah satu posisi: Anda harus benar-benar tahu posisi mana yang harus ditutup, dan di level mana sebaiknya order di-close. Jika kurang perhitungan di salah satu aspek, Anda justru bisa menutup posisi yang salah.

 

2. Pemahaman Strategi Hedging

Selain memiliki perencanaan Hedging, Anda juga perlu pemahaman mendalam mengenai strategi Hedging agar tidak meleset dan rugi dua kali. Aturan strategi Hedging memang tidak semudah dan sederhana yang dibayangkan karena harus ada perhitungan entry, lot, Stop Loss, dan Take Profit-nya. Sederhananya, skema Hedging seperti gambar di bawah ini:

Skema Hedging

 

3. Pengetahuan Risiko Hedging

Sebelum Anda mengupayakan profit lebih dari strategi Hedging, Anda perlu memahami dulu risiko-risikonya. Kenapa begitu? Hedging itu membuka 2 posisi yang berlawanan di satu waktu agar berakhir impas, kecuali jika Anda menggunakan lot yang berbeda. Sebenarnya, banyak pihak trader yang menganggap strategi ini lebih berisiko karena Anda kena spread 2 kali.

 

4. Jenis Strategi Hedging

Selain mengetahui seluk-beluk dan risiko Hedging, Anda juga perlu tahu jenis-jenis Hedging yang bisa digunakan, seperti Hedging satu pair serta memahami korelasi pair. Pemilihan jenis Hedging ini sangat penting dan perlu disesuaikan dengan kemampuan Anda agar mendapatkan profit maksimal.

Cara Memilih Pair

 

5. Dukungan Broker

Untuk mendapatkan profit lebih, trader juga memerlukan dukungan dari broker. Percuma saja Anda mengaplikasikan strategi Hedging yang mumpuni, tetapi broker Anda melarangnya. Oleh karena itu, sebelum bertrading, pahami dahulu beberapa hal berikut ini dari broker Anda:

  • Ketentuan dan kondisi layanan. Ada beberapa broker yang memperbolehkan Anda melakukan Hedging di situasi normal, tetapi Anda dilarang mengikuti program bonus, kontes, atau promo broker tertentu.
  • Spread ketat; untuk meminimalisir biaya trading dari posisi-posisi Hedging.
  • Platform trading; ada platform tertentu, seperti MetaTrader 5 yang tidak bisa digunakan untuk Hedging satu pair. MT5 hanya dapat memfasilitasi Hedging jika broker mengaktifkannya dalam mode Hedging, bukan netting.
  • Eksekusi order; untuk memastikan kelancaran strategi Hedging sesuai rencana. Jika broker sering terlambat mengeksekusi order, atau kerap memberlakukan slippage dan requote, maka cara Hedging sebaik apapun tak akan mendatangkan profit.

Broker Forex Eksekusi Cepat(Baca Juga: Cara Mengenali Top Broker Forex Menurut Eksekusi Order)

 

Mitos Dan Fakta Strategi Hedging

Dari ulasan di atas, bisa disimpulkan bahwa kesuksesan Hedging bisa dianggap sebagai mitos dan fakta. Hedging bisa menjadi mitos apabila:

  • Dilakukan tanpa ada perencanaan,
  • tidak paham mekanisme Hedging,
  • tidak mendahulukan perlindungan risiko,
  • salah memilih jenis Hedging yang bisa diterapkan,
  • broker tidak mendukung strategi Hedging

Sedangkan kesuksesan Hedging bisa menjadi kenyataan alias fakta apabila:

  • Dilakukan dengan adanya perencanaan,
  • paham mekanisme dan seluk-beluk Hedging
  • mengedepankan perlindungan risiko,
  • tepat memilih jenis Hedging,
  • dukungan broker terhadap Hedging maksimal
Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Gunawan |  2 Apr 2012

Dear master...Mo nanya ni master kondisi saya sekarang masih dalam keaadaan big floating karena saya pasang hedging dengan jarak 400pips,dan harga running sekarang di tengah2,apa yang harus sya lakukan master..,kalau mau di close salah satu profit minusnya terlalu besar...Terima kasih master...

Lihat Reply [2]

 Sitjuaripin |  30 Dec 2017
Selamat malam
Saya pak aripin dri sby
Saya punya akun kuncian di buy 1335 dan 1325(sept 2017)
Posisi sell di 1262 dan 1271(des 2017)
Ekuity di $4990
Sya pake akun regular ( bukan MT4)
Apa akun saya masih bisa diselamatkan?
Bagaimana cara buka hedging yg benar?
Mohon penjelasan sejelasjelasnya dan pencerahannya
Terimakasih

Lihat Reply [1]

 Haryo, Fbs |  9 Mar 2018
Pak mau tanya saya buka posisi hedging tanpa SL dan TP pas ada news kok bisa kena MC? Baik posisi Buy maupun Sell closed semua. Saat saya tanya ke CSnya karena floating pread. Bisa disimullasikan floating spread memakan posisi hedging?

Lihat Reply [9]

 Juliana |  2 Apr 2019

Mohon panduannya teknik hedging dan rahasia profit dalam melakukannya.

Lihat Reply [1]

 Elisabeth Prisca |  15 Nov 2021

Selamat siang,

Saya mau bertanya mengenai open hedging apa bisa dibantu? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.  

Regards, Elisabeth

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

Apa hedging hanya bisa memperkecil resiko loss? Dari yg saya pahami semestinya hedging ini bisa membalikkan loss tersebut menjadi profit kan?
 Dani Riwayanto |  4 Aug 2013
Halaman: Apa Itu Hedging
@Dani... Mungkin bisa bro, tapi susah ngepasinnya. Seumpama buka posisi buy trus harga malah downtren, bisa hedging dengan buka posisi sell. nah kalo downtrennya kuat banget mungkin posisi buynya bisa cepet2 ditutup dan nungguin posisi sell sampe ada tanda2 downtrennya itu bakal berakhir, taipi itu kan nggak segampang itu, ada kurang teliti dikit aja bukannya profit malah kerugian berlipat yang didapet
 Sumitro |  6 Aug 2013
Halaman: Apa Itu Hedging
iy betul bgt. kl pngn hedgingx bs datengin profit msti warpada mantau chart krn ada slip sdkt bs gwt . blm lg kn biaya spread/komisi yg dikenakan dr posisix, trus swap negatif kl semisalkan posisix menginap . jgn kira satu2x kesulitan hedging ni cm analisax aja, hitung2an resiko jg ruwet krn selaen stop order masi ada komisi2 laen yg perlu dipertimbangin
 Joko Si ... |  18 Aug 2013
Halaman: Apa Itu Hedging
Full hedging itu maksudnya yang posisinya diperkirakan untuk bisa menutupi keseluruhan loss dari posisi sebelumnya? Kalau dua-duanya gagal kerugianya bisa berlipat ganda dong jadinya? Tapi kalau berhasil lumayan posisinya bisa breakeven..

Sedangkan kalau partial mungkin kerugiannya tidak akan terlalu banyak, tapi kalau berhasil hasilnya juga akan tetap rugi walaupun gak terlalu banyak...
Jadi lebih baik pilih yang full atau partial ya?
 Intansari |  16 Oct 2013
Halaman: Apa Itu Hedging
Hedging risikonya juga besar, jadi sepro apapun trader, dia tetap tidak bisa menjamin bahwa cara ini pasti akan menutupi kerugian. Jika kita rugi saat sell, belum tentu dengan buy pair yang sama kita bisa profit atau menutupi kerugian.
 Sophie |  22 Dec 2020
Halaman: Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging
Halo kak, bantu jawab ya. Hedging digunakan buat trader yang penasaran kerugiannya akan berjalan sampai mana, dan punya perkiraan sewaktu-waktu bisa plus lagi, jadi sama mereka tidak di-close.
 Romeo |  22 Dec 2020
Halaman: Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging
Komentar[5]    
  Panji Saputra   |   24 Mar 2022

apakah semua broker memperbolehkan hedging?

  Mustari   |   24 Mar 2022

tidak, sebelum trading dengan startegis hedging baiknya cek dulu apakah broker memperbolehkan hedging

  Adhitya   |   24 Mar 2022

di tangan trader pro hedging bisa menguntungkan, namun ditangan yang belum pro hedging bisa mematikan

  Zaini_hud   |   24 Mar 2022

untuk menjadi trader pro kita harus belajar dan belajar

  Dodi Sudrajat   |   24 Mar 2022

psikologi trader juga berperan disini, jangan gegabah atau emosi saat mengambil keputusan

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip