Outlook Mingguan Emas: Bullish Menuju Target 1260

Joe Poe 29 Oct 2018 459
Dibaca Normal 3 Menit

Melanjutkan kenaikan meyakinkan di minggu sebelumnya, Emas masih akan Bullish menuju target maksimal di level 1260.



Latar Belakang Fundamental

Emas sudah empat minggu ini terus terbang, walau sejalan dengan itu, Dolar AS juga menguat terhadap mata uang utama lainnya. Boleh dikatakan, ini merupakan fenomena unik karena berbanding terbalik dengan aturan korelasi Dolar dan Emas pada umumnya. Kemungkinan, Emas lebih dipilih sebagai safe haven ketimbang Dolar. Hal ini juga terlihat pada tertahannya USD terhadap Yen Jepang, yang dilatari oleh kekhawatiran pasar atas berjatuhannya harga saham dunia.

Minggu lalu, Emas naik lebih dari 1%. Secara bulanan, Emas juga naik lebih dari 4%. Sementara itu, Pemilu Parlemen AS pada 6 November nanti juga menyumbangkan keresahan. Hasil sementara jajak pendapat terus menunjukkan bahwa mayoritas pemilih lebih memfavoritkan Partai Demokrat untuk memenangkan kursi House of Representatives. Hal ini ditambah dengan maraknya ancaman bom ke kediaman beberapa pejabat, baik yang masih aktif maupun sudah tak menjabat, seperti Bill Clinton dan Barack Obama. Bahkan, kantor berita CNN dan George Soros juga tak luput dari ancaman ini.

Minggu ini, kembali akan kita saksikan terus meningginya harga Emas yang didukung dengan adanya rilis suku bunga BoE,  NFP, serta beberapa data lainnya yang bisa kita pelajari pada Kalender Forex.

 

Latar Belakang Teknikal

Minggu lalu, Emas melalui hari-harinya dengan mengarah ke posisi yang lebih tinggi. Dibuka di level 1227, Emas sempat turun menyentuh angka 1220, sebelum akhirnya melaju pelahan dengan gaya volatilitas tinggi ke 1243. Level tersebut merupakan acuan harga tertinggi sejak Juni lalu. Emas pada akhirnya ditutup pada 1233 di akhir pekan lalu.

Pada Chart H1, She Channel menunjukkan tren Bullish yang cukup meyakinkan dengan 5 MA Bullish melawan 1 MA Bearish. Posisi harga juga berada sedikit di atas Daily Pivot.

XAU/USD H1 - 29 Oktober 2018

 

Sementara pada Chart D1, She Channel juga menunjukkan tren Bullish yang sama kuatnya dengan tren pada Chart H1. Namun, harga masih ditekan oleh 5 MA Bearish yang mendominasi 1 MA Bullish. Namun melihat Rebound Curve-nya, tren secara keseluruhan masih terlihat Bullsih.

XAU/USD Daily - 29 Oktober 2018

 

Perkiraan Trading Emas

Berdasarkan dari rangkaian informasi gabungan analisa fundamental maupun teknikal di atas, saya cenderung memilih Bullish untuk Emas di minggu ini. Kilauan warna kuning keemasannya akan tetap tajam sesuai tren Bullish pada minggu sebelumnya, dengan kombinasi konfirmasi di highest minggu lalu (1243) dan Resistance di R2 1245. Jika keduanya tersentuh, Emas akan melanjutkan penerbangannya ke 1250, lalu naik ke tujuan berikutnya yaitu 1260.



Dari percepatan pendakian harga Emas ini, dapat kita petik satu pelajaran penting lainnya, yaitu, jika terdapat suatu perubahan dan perkembangan yang teramat cepat, tentu terdapat pula risiko yang meningkat. Tentu saja antisipasi Profit-Taking dari kelompok tertentu akan muncul. Hanya saja, menurut hemat saya, kondisi tersebut bisa ditepis dengan pertimbangan bahwa situasi dan kondisi geopolitik dunia saat ini nyaris membuat para investorakan tetap melakukan pembelian Emas daripada melepasnya. Hal itu karena Emas adalah safe haven utama dunia yang tak tergantikan, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa Yen Jepang sudah mengekor di belakangnya.

Sedikit saran dan pandangan pribadi: karena harga akan selalu mengulang siklusnya, maka dalam setiap peletakan posisi Buy (Long) atau Sell (Short), usahakan menghitung kekuatan dana kita dengan selalu mengoptimalkan perbandingan antara total lot dan free margin level (pada broker tertentu), dalam menghadapi rebound angka terendah pada Support terdekat dan berikutnya. Lebih baik Cut Loss dan mulai dari awal, daripada menderita kerugian yang semakin membesar dan membabat habis dana kita. Yang lebih penting lagi, hindarkan segala bentuk hedging jika tidak terpaksa.

Salam sukses!

harga emas hari ini



Forum

Edwin Widianto (13 Sep 2019)

Permisi pak martin. Pada time frame berapa yah pak untuk menentukan titik entri yg ideal? Dan jenis candlestick apa yg harus di cari untuk kita entry?? Terimakasih.

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Indikator CCI Dukung Gold Sinyalkan Sell
Indikator CCI Dukung Gold Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan   23 Feb 2021   223  
Dihajar Loss 4 Hari Berturut-turut, Mesti Bagaimana?

Assalamualaikum..
Mhn pncerahannya p.martin.

Saya trading gold pak dan modal saya $5000 (skrg equity $3300). Saya trader harian, sehingga saya paling banyak hnya membuka 2 posisi sehari klo ada peluang. Jika tidak ada, saya bahkan tidak ada trade sama sekali dlm sehari.

Sya sdh baca2 artikel disini mngenai manajemen resiko, money management, teknik analisa teknikal hingga psikologi trader.

Shingga kini sya sdh punya peraturan trading sndiri dn mencoba untuk disiplin. Bahkan sya sdh mncoba buat jurnal trade pribadi saya.

Saya sdh disipilin mnggunakan analisa teknikal versi saya dipadukan dgn lot sizing, money manajemen dan risk ratio yg saya terapkan.

Saya meresikokan 5% pak dgn SL 3 point untuk setiap open posisi dr analisa saya pak. Jd dgn modal $5000 sya meresikokan $250, dgn perhitungan lot = resiko modal / stoploss ($250/3 = 0.83).

Sehingga ktika saya trade, output yg dihasilkan jika loss saya hanya hilang 5% modal saya, kalau profit saya maximal untung 10% dr modal yg mnurut saya itu sdh cukup (krna saya risk reward 1:2 dan menggunakan trailing stop stiap 1 point sehingga jika TP saya tdk kena saya akan bsedia menerima profit brpapun)

Ketika trade saya profit, saya merasa senang (siapa yg tidak senang?) Lalu ketika trade saya loss saya mrasa bingung. Namun saya coba untuk tetap tenang dn beranggapan bahwa ini bukan hari keberuntungan saya.

Namun akhir2 ini saya dihajar loss selama 4 hari berturut2 pak sehingga saya mulai punya pikiran untuk meninggalkan konsep teknikal saya. Sedangkan yg saya baca disini yg sperti saya itu adalah penyakit para trader, yakni jika profit teori analisanya akan dianggap paling akurat namun jika loss akan cepat2 dibuang teknik tsb lalu cepat untuk mencari yg baru. Namun disisi lain, untuk mnghadapi loss kita hrus tetap tenang dan off-trade trlbh dahulu smpai kita tenang.

Saya jujur punya teknik sendiri dan saya akui teknikal memang tidak selamnya akurat. Tapi apa yg harus saya lakukan jika saya mnghadapi loss berturut2?? Saya takut trade kembali krna saya punya spekulasi jika nanti2 saya akan loss kmbali?? Mohon masukan dan saran untuk memperbaiki sistem saya pak. Terima Kasih..

Wassalam.

Ananda 25 Feb 2016

Reply:

M Singgih (26 Feb 2016 01:13)

@ Ananda:
Kalau sudah mengalami drawdown lebih dari 30% dengan losing streak 4 kali sebaiknya Anda off trade dulu.
Apakah sebelum digunakan untuk trade beneran Anda sudah melakukan backtest pada strategi trading Anda? Kalau sudah berapa persentasi profitnya? Kalau belum, yang harus Anda lakukan menurut sy adalah mem-backtest strategi trading Anda, sekitar 6 bulan hingga setahun kebelakang.
Sistem trading terdiri atas strategi, rencana, dan jurnal trading. Dalam hal ini Anda backtest strategi trading yang biasanya terdiri dari metode trading dan money management yang meliputi risk management, sesuai dengan time frame trading yang Anda gunakan dan besarnya modal Anda ($5,000).

Dari hasil backtest tersebut Anda akan mengetahui winning rate (W%) atau persentase profit dan losing rate (L%) atau persentase loss dari keseluruhan trade backtest tsb. Selain itu juga bisa diketahui besarnya profit rata-rata (Av W) dan besarnya loss rata-rata (Av L) (dalam satuan uang). Dari sini bisa dihitung angka harapan profit = (W% x Av W) - (L% x Av L) (dalam satuan uang). Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit

Jika ternyata dari hasil backtest W% lebih kecil dari L%, atau angka harapan profitnya negatif maka Anda bisa memperbaiki metode trading atau money management-nya. Memang hasil backtest yang bagus tidak menjamin akan selalu profit, tetapi kemungkinan profitnya akan lebih besar dari hasil backtest yang kurang bagus.

Tanpa backtest Anda tidak akan mengetahui kualitas strategi trading yang Anda gunakan terhadap pair yang sedang Anda tradingkan. Mungkin kalau ditest pada pair lain hasilnya akan berbeda.

Kalau Anda menggunakan platform Metatrader, untuk bisa melakukan backtest Anda harus membuat EA (Expert Advisor) dari strategi Anda tersebut, yaitu menuliskannya dalam program dengan bahasa MQL4 dan mendownload histori untuk 1 menit di broker-broker yang menyediakan (dulu Alpari ada). Anda juga bisa menggunakan jasa pembuat EA.

Alternatif lain Anda bisa melakukan forward test, jadi tidak usah mem-backtest tetapi mencobanya di akun demo selama beberapa bulan kedepan. Dalam hal ini Anda mesti bersabar untuk tidak trading dulu sampai mengetahui W% dan angka harapan profitnya.
Semoga bisa membantu.

Jacob (29 Feb 2016 14:07)

Risk & reward 1:2 tidak bisa diterapkan untuk day trading, karena jika terlalu kecil pasti SL tersentuh,dan jika terlalu besar TP tidak akan tersentuh.
untuk day trading SL harus lebih besar dari TP,tapi tentu saja winning precentage harus lebih besar dari 80%.

Ananda (03 Mar 2016 10:00)

Apakah memang benar bgitu p.m singgih, kalo risk reward 1:2 tdk bisa d pakai untuk day trading?? Apakah untuk daytrading memang d rekom SL lbh besar dr TP? Klo memang bgitu apakah money management ini dpt diandalkan, sekurangnya untuk bisa profit konsisten?? Apakah tdk besar pasak dr tiang??
Trims p.m singgih...

M Singgih (06 Mar 2016 14:02)

@ Jacob, @ Ananda :
Risk/reward ratio 1:2 atau lebih tinggi bisa diterapkan, tergantung dari kondisi pasar pada saat itu dan analisa kita. Jika kita entry pada saat yang tepat dan menempatkan level stop (SL) dan target (TP) yang logis dan sesuai dengan kondisi pergerakan harga pasar maka probabilitas keberhasilannya akan cukup tinggi. Berikut contoh penerapan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:2 pada day trading di time frame H1 (1 jam):



Dalam hal ini kita entry sell setelah harga menembus support S1 dan indikator parabolic SAR berpindah ke atas bar candlestick, harga menembus kurva supprt ema 55 dan kurva indikator MACD memotong kurva sinyal (warna merah) dan bergerak dibawahnya, serta garis histogram OSMA bergerak dibawah level 0.00.
Level stop loss pada resistance R1 dan target pada support S2.

Jika SL lebih besar dari TP berarti risk lebih besar dari reward atau risk/reward ratio lebih kecil dari 1:1. Kalau ini diterapkan maka dalam jangka panjang hasilnya tidak akan profitable, atau kemungkinan besar akan loss. Strategi trading dengan angka persentasi profit yang tinggi tidak menjamin akan profitable jika risk/reward ratio-nya rendah. Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Angka Persentasi Profit Yang Bagus  dan Jumlah Posisi Trading Dan Risk/Reward Ratio

Jacob (07 Mar 2016 09:27)

Kondisi pasar seperti yang dicontohkan Pak m singgih tidak terjadi setiap hari,dan untuk day trader saya yakin ingin OP setiap hari.itulah alasan saya kenapa 1:2 tidak bisa digunakan untuk day trader.

M Singgih (10 Mar 2016 23:46)

@ Jacob:
Ya, memang tidak terjadi setiap hari, tetapi kalau Anda tidak merencanakan hanya trading pada satu pasangan mata uang tertentu, Anda bisa melihat pergerakan pasangan mata uang yang lain. Untuk forex rata-rata broker menyediakan sekitar 50 pasangan mata uang termasuk pasangan mata uang cross (cross currency pairs) dan pasangan  mata uang eksotik (exotics currency pairs) yaitu yang diluar mata uang utama.
Menurut saya yang penting usahakan minimal risk/reward ratio 1:1, kalau dari kondisi pasar tidak memungkinkan lebih baik tidak entry.

Drajat Wibowo (06 Oct 2019 20:48)

@Ananda

Gold XAUUSD memang ganas mas. kalau bisa cari pair lain aja, pergerakan di emas bisa ratusan pips permenit, kalau gak mahir lebih baik cari yg lebih rendah aja. XAUUSD ini punya ciri khas, sangat dipengaruhi berita fundamental, kalau mau main di XAUUSD rajin-rajin baca berita ekonomi USA, enaknya di XAUUSD ini ketika rilis berita ekonomi, profit kayak minum air derasnya.

Mas Ananda off aja dulu, kembali evaluasi sistem trading. Mas modal itu duit, jangan trading untuk kalah. kalau mas gak evaluasi diri lebih baik mas keluarkan saja sisanya sumbangkan ke panti asuhan pasti banyak yg berterima kasih daripada dipaksakan entry tapi loss.

Mas ingat pasal 1 hukum trading forex bahwa Trader tidak boleh punya opini, jika trader punya opini maka sulit keluar dari opininya. Begitu juga dengan indikator, jika indikator berikan sinyal buy dan sell yg salah, maka buang indikator itu jangan pertahankan opini. Master boleh dan wajib punya opini, tapi trader dilarang punya opini.

Menurut saya, Mas tidak belajar ciri khas XAUUSD, mas tidak kuasai berita fundamental dan arah trend. Kesalahan kedua, khusus untuk XAUUSD analisa teknikal akan sangat mudah dihancurkan berita fundamental. Indikator itu mungkin sudah benar, tapi tanpa indikator untuk melihat arah trend maka harga akan sulit diprediksi. Kesalahan ketiga, belajarlah pasang stop loss, khusus untuk XAUUSD pasang sekitar 150 pips. Kesalahan keempat, jika sudah loss sekali di XAUUSD jangan entry lagi hari itu, karena XAUUSD punya ciri khas yg unik ketika chartnya berantakan maka sepanjang hari chart itu juga akan berantakan tidak bisa diprediksi, kadang keatas kadang kebawah dan sangat liar, hati-hati lebih baik tutup laptop cari kesibukan lain.

Kesalahan kelima, chart XAUUSD ini punya pola waktu, ada jam-jam XAUUSD ini sangat tinggi pergerakkannya, lihat aja hasil trading 1 atau 2 hari sebelumnya, kemudian lihat di jam berapa XAUUSD ini cocok untuk entry, setau saya jam 2 siang sampai jam 5 sore waktu yg paling enak entry, pelajari ciri khas pair XAUUSD ini, analisa dan entry yg tepat. Salam Cuan.

Lonjakan Harga Emas Capai Kisaran 1900
Lonjakan Harga Emas Capai Kisaran 1900
Kazuki   6 Jan 2021   192  
Emas Masih Berkubang Di Bawah 1900
Emas Masih Berkubang Di Bawah 1900
Kazuki   15 Oct 2020   311  
Harga Emas Berpeluang Terkoreksi Lagi
Harga Emas Berpeluang Terkoreksi Lagi
Kazuki   19 Aug 2020   412  
Emas Berpotensi Koreksi Menuju Resisten 1
Emas Berpotensi Koreksi Menuju Resisten 1
Jujun Kurniawan   10 Aug 2020   401  
Harga Komoditas Dunia
Harga Komoditas Dunia
Sistem   5 Aug 2020   2763  
Outlook Mingguan Emas: Bullish Menuju Level 1248
Outlook Mingguan Emas: Bullish Menuju Level 1248
Joe Poe   17 Dec 2018   503  
Outlook Mingguan Emas: Lanjut Bullish Menargetkan R7