Panduan Analisa Kripto dengan 3 Indikator Pasar Andalan


Nandini 31 Oct 2021 104Dibaca Normal 5 Menit

Sebagai trader Bitcoin, tentu kita ingin punya panduan analisa kripto yang mudah. Artikel ini akan mengulas 3 indikator pasar kripto yang menarik untuk dipelajari. Apa sajakah itu?

Berbicara tentang mata uang kripto memang tidak akan ada habisnya. Tidak sedikit orang yang mulai melirik investasi satu ini, terlebih jika dilihat dari profit yang didapatkan.

Makin banyaknya peminat kripto membuat nilai koinnya semakin naik. Baru-baru ini tercatat bahwa dua mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, yakni Bitcoin dan Enthereum, harganya sedang melaju cukup signifikan. Menurut data harga Bitcoin di bulan Oktober 2021, satu keping BTC mencapai USD60,000-an, sementara Ethereum mencapai USD4,300-an.

panduan analisa kripto bitcoin ethereumBaca Juga: Bitcoin VS Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Ketika trading kripto, kita mesti tahu seluk-beluk pasar agar tidak rugi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan analisa.

Sudahkah Anda mengetahui cara analisa pasar kripto? Jika belum, Anda berada di tempat yang tepat. Berikut kami paparkan panduan analisa kripto yang bisa Anda pelajari. Di sini, kami fokuskan analisa berdasarkan market cap, volume suplai, dan suplai yang beredar.

 

Analisa Market Cap

Market Cap merupakan kependekan dari Market Capitalization atau disebut juga dengan kapitalisasi pasar. Pengertiannya secara umum dalam dunia cryptocurrency adalah metode perhitungan total nilai koin kripto yang dilihat dari harga trading akhir atau harga trading rata-rata, dikali dengan total suplai yang beredar di pasar.

Lantas, bagaimana gambarannya?

Analisa Market Cap bisa diilustrasikan seperti berikut:

Jika Bitcoin ditradingkan pada harga USD5,000 dengan suplai yang beredar sejumlah 16 juta koin, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa market cap-nya sekitar USD80 miliar. Nilai ini belum termasuk dengan transaksi yang dilakukan individu ke individu.

Gambaran lain juga bisa kita perhitungkan untuk Ethereum. Msalnya, ETH ditradingkan seharga USD3000 dengan koin yang beredar saat ini sejumlah 300,000, maka market cap-nya akan didapat kira-kira USD900 juta. Sebagai catatan yang dikutip dari website CoinMarketCap, harga rata-rata didapatkan dari harga rata-rata dari berbagai marketplace di mana trading berlangsung.

Baca juga: 10 Kripto Terbaik Berdasarkan Market Cap

Sayangnya, analisa market cap memiliki kelemahan, yakni rawan terjadi wash trading. Tindakan wash trading dianggap ilegal di pasar lain karena termasuk tindakan memanipulasi harga, tetapi di pasar kripto menjadi hal biasa karena banyak orang yang melakukannya.

Untuk wash trading, ilustrasinya sebagai berikut: trader X memiliki sejumlah koin dengan jumlah suplai 2 juta. Lalu ia menjualnya ke Y seharga USD10. Dengan demikian, market cap-nya sekitar USD20 juta. Tak lama, si X menjual kembali setengah koinnya dengan harga yang sama, sehingga market cap-nya pun juga naik.



Tindakan tersebut memicu hype dan pergerakan harga signifikan pada koin yang ditransaksikan, sehingga pemula akan tertarik membelinya karena berpikir bahwa harga koin bisa naik makin tinggi jauh dari harga pasar yang sesungguhnya.

Maka dari itu, trader yang profesional dan cerdas harus memerhatikan dengan teliti analisa market cap untuk memastikan bahwa koin yang ditraksaksikan tidak sedang menjadi objek wash trading

cara analisa bitcoin

 

Analisa Volume

Berbicara tentang volume, itu berarti mengacu pada jumlah koin yang beredar atau yang dimiliki. Nah, untuk analisa volume sendiri lebih mengacu pada jumlah trading aktif dari suatu koin.

Ilustrasinya sebagai berikut:

jika suatu kripto memiliki USD50 juta dalam volume trading, sementara harganya sekitar USD5,000, artinya ada sekitar 5000 koin sedang aktif di perdagangan. Di sini, akan berlaku pula hukum makin tinggi volumenya, makin bagus pula koin tersebut.

Mengapa demikian?

Jika koin itu jumlahnya banyak, maka akan banyak investor yang berbondong-bondong membeli koin itu, sehingga koin tersebut akan dianggap bagus karena mudah untuk diperjualbelikan. Namun jika volumenya rendah, koin akan sulit untuk dipasarkan dan menemukan pembeli yang pas, sehingga likuiditasnya rendah. Solusinya, pemilik koin hanya bisa menyimpan dan menunggu hingga koin mengalami kenaikan harga sesuai yang diinginkan atau menjualnya dengan harga yang pas-pasan.



Baca juga: Koin Alternatif Bitcoin yang Masih Menguntungkan di Tahun 2021

Karena volume menunjukkan ketertarikan publik pada koin tersebut dan likuiditas pasar, maka analisa ini bisa juga digunakan sebagai dasar penilaian sehat atau tidaknya suatu koin. 

Namun lagi-lagi, analisa volume juga rawan akan wash trading yang mengakibatkan volume palsu. Trik ini bisa dihindari apabila trader profesional memiliki pemahaman yang kuat akan statistik dan sejarah market. Namun, akan sulit juga dikenali jika manipulasi dilakukan oleh bot dan whales.

whaler bitcoin

 

Analisa Suplai Total vs Suplai yang Beredar

Analisa suplai dianggap sebagai perhitungan yang bagus karena tidak memungkinkan adanya manipulasi dibandingkan dua analisa sebelumnya. Perhitungannya jelas ditekankan pada suplai total (jumlah total keseluruhan koin pada kode) dan suplai yang beredar (koin yang ditambang atau tersedia untuk diperjualbelikan).

Nah, sekarang, bagaimana cara perhitungannya?

Penetapan nilai analisanya bisa kita hitung dengan membagi suplai yang beredar dengan suplai total. Misalnya, Bitcoin memiliki koin yang beredar sebanyak 16.4 juta koin, sementara suplai totalnya sebanyak 21 juta. Kita bisa hitung 16.4/21 = 0.78 atau 78%. Artinya, jumlah koin yang didistribusikan atau yang sudah ditambang sebanyak 78%. Di sini, kita bisa tahu bahwa koin yang belum ditambang sangatlah terbatas.

Demikianlah tiga panduan analisa kriptoyang bisa Anda gunakan untuk menentukan nilai suatu koin digital atau kripto. Selain ketiga aspek di atas, Anda juga mesti ingat bahwa Bitcoin bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor.  Adanya sistem reward Bitcoin (Bitcoin Halving) yang dihadiahkan kepada penambang setiap empat tahun sekali memang membuat nilai Bitcoin terus mengalami kenaikan. Namun demikian, Anda jangan terlalu terpatok pada kenaikan harga ini, sebab tidak menutup kemungkinan ada regulasi baru atau katalis yang lain yang memengaruhi daya tarik Bitcoin di masa depan. Belum lagi jika ada koin alternatif lain yang menjadi incaran pasar karena bisa menawarkan keuntungan yang tak terdapat dalam Bitcoin.

 

Sama seperti pasar investasi lainnya, pasar kripto juga berisiko. Meskipun banyak investor yang sudah membuktikan potensinyan dengan meraih profit, tidak sedikit juga yang masih rugi. Oleh karena itu, jadilah investor kripto yang bijak dan cerdas.

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner
Kirim Komentar/Reply Baru
Bagaimana Cara Kerja Kartu Debit Kripto?
Bagaimana Cara Kerja Kartu Debit Kripto?
Yuvita   17 Jan 2022   7  
Bahaya Bubble Crypto untuk Investor Pemula
Bahaya Bubble Crypto untuk Investor Pemula
Nandini   7 Jan 2022   28  
Metaverse: Ancaman atau Peluang Bisnis Masa Depan?
Metaverse: Ancaman atau Peluang Bisnis Masa Depan?
Nandini   22 Dec 2021   323  
7 Token Gaming Paling Top untuk Play-to-Earn
7 Token Gaming Paling Top untuk Play-to-Earn
Cahyaning   21 Dec 2021   57  
Apa Itu Pump and Dump dan Cara Menghindarinya
Apa Itu Pump and Dump dan Cara Menghindarinya
Cahyaning   16 Dec 2021   45  
Panduan Tokenomics untuk Pemula
Panduan Tokenomics untuk Pemula
Nandini   14 Dec 2021   51  
Investasi Meme Coin, Layakkah Dicoba?
Investasi Meme Coin, Layakkah Dicoba?
Cahyaning   14 Dec 2021   43  
Mengenal Scrypt Mining dalam Cryptocurrency
Mengenal Scrypt Mining dalam Cryptocurrency
Cahyaning   2 Dec 2021   42  
ETH vs ETC, Mana Yang Lebih Baik?
ETH vs ETC, Mana Yang Lebih Baik?
Nandini   28 Nov 2021   43