Peluang Buy Franc Swiss Versus Yen

Jujun Kurniawan 23 Nov 2020 139

Selama dua pekan terakhir, CHF/JPY terjun dari Resisten 2 menuju Support 2. Namun, Swiss Franc kini berpotensi rebound dan sinyalkan Buy menuju level 114.78.

Analisis Teknikal

Pasangan mata uang CHF/JPY bergerak bearish selama beberapa pekan terakhir. Harga bergerak dari level Resisten 2 (115.839), hingga menembus Resisten 1 (115.126) dan Support 1 (114.456). Akan tetapi, pelemahan di time frame H4 tersebut tertahan di level Support 2 (113.731).

Baca juga: 5 Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Level Support-Resistance

Swiss Franc kini tampak berupaya rebound menuju level 114.78 sehingga bisa dimanfaatkan untuk entry Buy. Peluang ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan Close di atas level 114.19. Selain itu, crossing indikator Commodity Channel Index turut mengkonfirmasi peluang ini.

Peluang Buy Franc Swiss Versus Yen

 

Rekomendasi

Peluang trading pada pair CHF/JPY kali ini adalah Buy, dengan level entry di harga 114.193. Take Profit dapat diletakkan di level 114.780, sementara Stop Loss diletakkan di level 113.731. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.

Kirim Komentar/Reply Baru


Apakah support selalu menjadi resistance dan sebaliknya
Izin bertanya mastah, apakah semua suport yang di break dengan valid menjadi resistance baru? (Support become resistance) bgitupun sebaliknya (Resistance become suport)? bagamana jika setelah break suport terjadi resistance baru tapi tidak berada di satu level pasti?

dan jika kita menemukan suport/resistance yang diuji beberapa kali tidak tembus amankah untuk entry disana dengan mencari price actionnya? apakah ada batasan misal sesudah 3/4 kali diuji maka benteng suport tsb rapuh

Muhammad Yusuf 23 Nov 2017

Reply:

M Singgih (27 Nov 2017 05:14)

@ Muhammad Yusuf:

Belum tentu jadi resistance atau support baru, tegantung dari kekuatan level support atau resistance yang di-break, dan juga price action yang terbentuk saat break.
Jika resistance atau support tersebut lemah maka akan cenderung mudah ditembus. Jika price action saat break mengisyaratkan penerusan trend (misal pola engulfing), maka kemungkinan besar level resistance atau support tersebut akan tertembus (break).
Resistance atau support yang lemah adalah yang dibuat pada time frame rendah dan jarang diuji (di-retest), sering disebut dengan resistance atau support minor.

Level resistance atau support yang telah diuji beberapa kali dan tidak tembus adalah resistance atau support yang kuat, jadi relatif aman untuk entry asalkan didukung oleh price action dan indikator. Jadi dalam hal resistance yang kuat maka Anda bisa masuk sell kalau memang tidak tembus, atau masuk buy kalau break. Sebaliknya untuk support yang kuat maka Anda bisa masuk buy kalau memang tidak break, atau masuk sell kalau break.

Tidak ada batasan frekuensi pengujian (retest), semakin sering diuji maka semakin kuat, dan yang perlu Anda ketahui adalah semakin tinggi time frame dimana resistance atau support tersebut dibuat maka akan semakin kuat resistance atau support tesebut.
Baca juga: Beberapa Tips Dalam Menentukan Support Dan Resistance

Menuju Support 1, CAD/JPY Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 55
Sempat Terkoreksi, EUR/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan 95
Berusaha Menguat, Dolar AS Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan 87
Menguat Menuju R1, GBP/JPY Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 86
Forex