Peluang Rebound GBP/USD Menuju 1.291

Jujun Kurniawan 24 Sep 2020 123

Selama sepekan terakhir, pasangan mata uang GBP/USD bergerak bearish menuju Support 2. Sterling kini berpeluang rebound menuju 1.291.

Analisis Teknikal

Pasangan mata uang GBP/USD bergerak bearish selama sepekan terakhir. Harga melemah dari level Resisten 2 (1.30082), hingga menembus Resisten 1 (1.29003) dan Support 1 (1.27876). Akan tetapi, pelemahan di time frame H1 tersebut belum menyentuh Support 2 (1.26747).

Sterling kini berpotensi rebound menuju level 1.2911, sehingga bisa dimanfaatkan untuk entry Buy. Peluang ini akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan Close di atas level 1.277. Selain itu, crossing indikator Commodity Channel Index turut mengkonfirmasi peluang ini.

 

Rekomendasi Entry

Peluang trading pada pair GBP/USD kali ini adalah Buy, dengan level entry di harga 1.27798. Take Profit dapat diletakkan di level 1.29133, sementara Stop Loss diletakkan di level 1.26747. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.

Kirim Komentar/Reply Baru


Range Harian & Cara Mengukurnya

master, apa yg dimaksud dg range harian? apakah diukur dari kenaikan kemudian turun lagi atau diukur dari titik tertinggi sampai terendah?

Yuri Wijayanto 8 Mar 2012

Reply:

Basir (08 Mar 2012 07:56)

range bisa disebuat rata rata pergerakan harga. range trading bisa di ukur dengan menggunakan pivot point. Cara paling mudah untuk menggunakan level pivot point adalah menggunakan mereka seperti Support dan resistance biasa. Sama seperti support dan resistance, harga akan menguji level tersebut berulang kali.

Sebuah contoh.
Berikut adalah chart 15-menit dari GBP / USD.

width=610

 

Dalam tabel di atas, Anda melihat harga menguji tingkat dukungan S1. Jika Anda berpikir harga akan memantul, yang dapat Anda lakukan adalah buy dan kemudian menempatkan stop loss pada tingkat support berikutnya.

Jika Anda konservatif, Anda dapat menempatkan stop loss tepat di bawah S2. Jika harga mencapai S2, kemungkinan tidak akan balik kembali, baik S1 dan S2 bisa menjadi resistance level.

Jika Anda sedikit lebih agresif dan yakin bahwa support di S1 ??akan tembus, Anda dapat menempatkan stop loss Anda tepat di bawah S1.

Adapun untuk menempatkan take profit, Anda dapat menempatkan TP pada  PP atau R1, yang juga dapat memberikan semacam resistance. Mari kita lihat apa yang terjadi jika Anda tadi melakukan buy.

width=626


Sepertinya S1 memang sebagai support! Apa lagi, jika Anda telah memasang TP pada PP!

Tentu saja, tidak selalu sederhana seperti itu. Sebaiknya Anda tidak mengandalkan hanya pada tingkat titik pivot.

Anda juga dapat menggabungkan analisis Candle dan jenis-jenis indikator untuk membantu memberikan konfirmasi sebelum memasuki pasar.

Misalnya, jika Anda melihat bahwa doji sudah terbentuk diatas S1, atau bahwa stokastik mengindikasikan kondisi oversold, maka kemungkinan  S1 akan menjadi support.

Terakhir, Anda juga harus sangat memahami bahwa kadang-kadang, harga hanya akan menembus semua tingkat seperti bagaimana Roger Federer melakukan kompetisi di Wimbledon.

Erik T (19 Jun 2019 00:52)

Untuk Yuri Wijayanto,

Range harian adalah skala yang mengukur seberapa besar pergerakan pair mata uang dalam satu hari perdagangan. Range harian diambil dari data high dan low pada sesi perdagangan sebelumnya.

Semoga bisa membantu.

Peluang Buy Franc Swiss Versus Yen
Jujun Kurniawan 47
Sempat Menguat, EUR/GBP Kini Berpeluang Terkoreksi
Jujun Kurniawan 42
Forex  
Kiat Sukses Trading Dengan Volatilitas
Nandini 215
Forex  
Sempat Rebound, CHF/JPY Kini Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 39