Pengertian Analisa Fundamental

SAM 23 Jun 2011Dibaca Normal 5 Menit
forex>belajar>   #analisa-fundamental
Analisa Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global dan juga tiap-tiap negara.

Transaksi perdagangan mata uang dan saham tidak terlepas dari kepiawaian kita dalam menganalisa kondisi fundamental suatu negara. Cara tersebut merupakan rangkaian pengamatan yang disebut dengan analisa fundamental.

Tak hanya bertrading mata uang, trading saham juga mengenal analisa fundamental . Artikel ini akan mengupas pengertian analisa fundamental secara umum yang bisa diaplikasikan untuk memahami trading forex dan trading saham.

pengertian-analisa-fundamental

Dalam trading umumnya dikenal dua metode analisa, yaitu Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal. Pengertian analisa Fundamental adalah pengamatan atas kondisi fundamental suatu negara, perusahaan, dan hal-hal lain yang mempengaruhi nilai suatu mata uang atau saham, secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan analisa teknikal adalah analisa yang mengukur histori harga di masa lalu dengan rumus-rumus matematis tertentu.

Untuk indeks saham Hang Seng misalnya, akan dianalisis kondisi ekonomi dan politik kawasan Hong Kong dan China. Sedangkan untuk mengetahui fundamental mata uang Dolar AS, maka perlu ditelaah seluk beluk ekonomi dan politik Amerika Serikat. Kesimpulannya, analisa fundamental ini penting dilakukan untuk menentukan arah pergerakan mata uang ataupun indeks saham. 

 

Pengertian Analisa Fundamental

Definisi: 

Analisa Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik dan keamanan secara global atau secara regional yang berbeda tergantung negara asal bursa Indeks Saham, perusahaan yang mengeluarkan saham, atau negara yang mata uangnya diperdagangkan. 

Prinsip: 

Analisa fundamental merupakan seni tersendiri untuk memperhitungkan penting-tidaknya suatu informasi yang diperoleh dari perkembangan politik atau ekonomi suatu negara. Apakah informasi tersebut akan menjadi faktor yang akan berpengaruh terhadap fluktuasi nilai tukar suatu mata uang atau tidak. Berikut ini adalah prinsip-prinsip analisa fundamental:

  1. Reaksi Berantai: Semakin besar dampak suatu informasi, maka efeknya akan berantai pada forex maupun pada indeks saham.
  2. Jarak Informasi: Semakin dekat sebuah informasi dengan suatu indeks saham, maka akan semakin besar pengaruh informasi tersebut. Misalnya, informasi yang berasal dari dalam negeri Indonesia akan besar pengaruhnya terhadap nilai IHSG dibandingkan informasi dari luar negeri.
  3. Sumber Berita: Semakin resmi dan populer sumber berita tersebut, maka akan semakin kuat pengaruhnya terhadap nilai suatu indeks saham.
  4. Jenis Berita: Berita ekonomi lebih kuat pengaruhnya terhadap indeks saham suatu negara dibanding berita lainnya, seperti politik, sosial maupun budaya.

Prosedur: 

Segala informasi mengenai perekonomian atau politik suatu negara dapat dijadikan alat untuk memprediksi pergerakan suatu indeks saham atau mata uang. Oleh karena itulah, analisa fundamental erat sekali kaitannya dengan berita atau news. Pada intinya, informasi dan data tersebut akan mempengaruhi permintaan dan penawaran forex atau indeks saham suatu negara.

Metode: 

Dalam melakukan metode analisis fundamental, diperlukan kemauan untuk update atau mengikuti rilis berita ekonomi suatu negara. Media informasinya pun beragam, bisa melalui rilis berita resmi dalam situs-situs berita terpercaya; melalui pusat statistik suatu negara atau kementerian tertentu tergantung datanya. Bagaimana mengetahui jadwal rilisnya? Anda bisa melihatnya melalui Kalender Forex.

 

Sifat-Sifat Berita Fundamental

Sifat-sifat berita Fundamental dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu:

1. Berita Bersifat Bullish.

Bullish berasal dari kata 'bull' (sapi jantan). Sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya yaitu, menanduk kemudian dilemparkan ke atas). Secara maknawi, artinya berita ini akan cenderung mendorong kenaikan harga suatu aset, baik itu mata uang, indeks, maupun saham.

Contoh berita yang bersifat bullish adalah apabila dikabarkan Gross Domestic Product (GDP) suatu negara meningkat hingga melampaui perkiraan awal, maka akan cenderung mendorong mata uangnya menguat.

pengertian-analisa-fundamental

Gambar kiri: harga bergerak bullish, gambar kanan: harga bergerak bearish

 

2. Berita Bersifat Bearish.

Bearish berasal dari kata 'bear' (beruang). Sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar yang terlihat seolah-olah akan naik namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya, yaitu mengangkat lalu dibanting).

Contoh berita bersifat bearish dari media adalah apabila dikabarkan terjadi penurunan inflasi konsumen (CPI) hingga lebih rendah dari ekspektasi awal. Berita mengenai inflasi yang lemah bisa menyebabkan suatu mata uang melemah.

Meski demikian, perlu menjadi catatan di sini bahwa trading dengan berita fundamental membutuhkan kejelian dalam mengidentifikasi suatu berita. Walaupun dalam contohnya disebutkan demikian, efeknya di lapangan tidak akan selalu pasti, karena banyak sekali variabel yang berlangsung dalam waktu bersamaan.

Analisa fundamental sifatnya tidak eksak; akan ada suatu masa dimana akan terjadi kondisi anomali, meskipun tidak sering. Oleh karena itulah, mayoritas trader menggabungkan analisa teknikal dan analisa fundamental.

 

Keuntungan Dan Kelemahan Analisa Fundamental

Keuntungan analisa fundamental biasanya adalah dapat menentukan harga secara global. Selain itu, pada kasus tertentu, analisa fundamental efektif untuk short term trading. Kondisi fundamental juga merupakan penentu trend harga dalam jangka panjang (long term).

Di lain pihak, kelemahan Analisa Fundamental terletak pada waktu pengolahannya. Karena seringkali memerlukan tinjauan yang mendalam, trader tidak bisa menentukan posisi secara cepat dengan analisa fundamental. Selain itu, jenis analisa ini rentan bersifat subyektif karena terlalu banyak asumsi dan sumber yang dipakai.

Terlepas dari kelemahan dan keunggulan tersebut, setiap trader perlu memahami analisa fundamental, agar tak salah membeli aset yang nilai fundamentalnya terlalu buruk atau harganya terlalu mahal. Analisa fundamental juga diperlukan oleh para trader yang sedang mencari aset berharga murah untuk kelak dijual di harga tinggi.

 

Forum Terkait

 Indra Jegel |  11 Jun 2021

Apakah analisa fundamental juga digunakan oleh trader price action? Kalau iya, apa peran analisa fundamental untuk trader price action/teknikal. 

Lihat Reply [3]

 Brama K |  28 Jul 2021

Halo Pak, Bagaimana proyeksi pergerakan EUR/USD minggu ini kalau ditinjau dari segi fundamental?

Lihat Reply [4]

 Prima |  20 Sep 2021

Bagaimana cara menganalisa Bitcoin secara fundamental? Dan jenis berita seperti apa yang perlu diperhatikan?

Lihat Reply [3]

 Afwan |  21 Jan 2022

Bagaimana cara analisa fundamental untuk trading minyak mentah online?

Lihat Reply [3]

 Dewi Eka ... |  14 Jan 2022

apa benar untuk pair XAUUSD hanya bisa menggunakan analisa fundamental saja? Bagaimana cara menganalisanya?

Lihat Reply [21]

 

Komentar @inbizia

Dari segi teknik memang analisa fundamental lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama dari pada analisa teknikal, apalagi dalam analisa saham, namun jika pilihannya tepat juga akan sangat berdampak pada kondisi portofolio seorang investor
 Analisa Saham |  18 Dec 2014
Halaman: Pengertian Analisa Fundamental
@ sherly:
Kalau dari topik ini memang full teknikal karena penulisnya (Nial Fuller) memang seorang technicalist (chartist) yang biasa trading dengan analisa price action.

Dalam tulisan-tulisannya dia selalu menganjurkan agar tidak entry atau membuka posisi pas ada rilis data fundamental, jadi bener-bener dia menghindari analisa fundamental.

Untuk menjelaskan pengaruh fundamentalnya dari artikel tersebut agak susah, karena topiknya memang sepenuhnya analisa teknikal yaitu sinyal break palsu atau false break, jadi tidak ada hubungannya dengan suku bunga atau tingkat pengangguran.
 M Singgih |  12 Feb 2015
Halaman: Strategi Trading Ketika Terjadi False Break
Saya sependapat dengan @totok untuk menambahkan contoh kebijakan moneter Bank Indonesia agar penjelasan di atas lebih bisa direalisasikan. Sebenarnya informasi yang disampaikan sudah bagus, namun jadi kurang terhubung dengan kebutuhan analisa karena tidak ada pembahasan nyatanya. Memang dengan contoh dari dalam negeri akan membantu kita bisa lebih paham, tapi tolong dipaparkan juga relasinya dengan analisa yang bisa kita kembangkan untuk trading, karena pemahaman tentang hal ini memang sangat penting untuk analisa fundamental.
 Candra Vickywijaya |  4 Oct 2014
Halaman: Tugas Tugas Bank Sentral
bagaimana cara mengetahui trend akan kuat atau tidak? karena katanya kalau trend lemah maka harga akan sideways dan banyak salah sinyal. apa dengan melihat trend di chart saja sudah cukup? atau kita harus menggabungkan dengan analisa fundamental
 Priyadi |  20 Nov 2015
Halaman: Metode Trading Dengan Ema Dan Ema
@Priyadi: Kekuatan trend bisa dilihat dari indikator MACD dan ADX. Trend akan melemah jika kurva indikator MACD dan kurva sinyal mulai berimpit, dan garis histogram indikator ADX berada dibawah level 25.

Sebaliknya trend akan kuat jika jarak antara kurva MACD dan sinyal makin lebar, dan garis histogram indikator ADX berada diatas level 25. Berikut contoh pada EUR/USD daily:


Mengenai faktor fundamental, jika Anda trading pada time frame H1 (1 jam) atau H4 (4 jam) cukup hindari saat-saat rilis data berdampak tinggi atau peristiwa berdampak tinggi. Namun jika trading pada time frame daily analisa fundamental jangka panjang perlu dipertimbangkan.
 M Singgih |  17 Mar 2016
Halaman: Metode Trading Dengan Ema Dan Ema
Silahkan. Pada dasarnya selain menggunakan analisa teknikal, kita juga bisa menggunakan analisa fundamental untuk mengamati pergerakan pasar. Sebagaimana diketahui bahwa analisa fundamental merupakan analisis pergerakan mata uang yang didasarkan dari data-data ekonomi dan kondisi politik suatu negara. Ketika ada rilis sebuah berita forex, maka harga akan cenderung fluktuatif.
 Admin |  31 Jan 2019
Halaman: Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands
Komentar[5]    
  Lea   |   4 May 2014
artikel yang sangat bermanfaat.
  Analisa Saham   |   18 Dec 2014
Dari segi teknik memang analisa fundamental lebih rumit dan memakan waktu yang lebih lama dari pada analisa teknikal, apalagi dalam analisa saham, namun jika pilihannya tepat juga akan sangat berdampak pada kondisi portofolio seorang investor
  Libertus   |   22 Feb 2017
gambar dari fundamental
  Leo S   |   14 Sep 2021

Mungkinkah Trading Tanpa Analisis Fundamental Sedikitpun?

  Bagas   |   14 Sep 2021

Info yang saya dapat dari Master, Bisa
Banyak trader profesional yang hanya mengandalkan analisa teknikal dan bisa profit dengan konsisten, contohnya Nial Fuller dari Australia yang hanya mengandalkan price action dan sedikit indikator teknikal.
Hanya saja harus menghindari entry menjelang dan pada saat rilis data fundamental berdampak tinggi. Tunggu kira-kira 30 menit setelah data dirilis dimana volatilitas sudah kembali normal dan arah pergerakan harga sudah jelas.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip