Pengertian Analisa Teknikal

SAM 22 Jun 2011 33873
Dibaca Normal 5 Menit

Apa itu analisa teknikal dan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan analisa teknikal? simak ulasan lengkapnya di sini.

Analisa Teknikal adalah sebuah metode estimasi pergerakan harga dengan melihat data historis di pasar. Data harga adalah jenis data yang paling banyak digunakan dalam proses analisa, walaupun ada beberapa jenis data lain yang juga digunakan dalam proses analisa seperti volume dan open interest dalam kontrak futures.

apa itu analisa teknikal

Pada intinya, ketika menggunakan metode analisa teknikal, apapun adalah kembali ke dasar teorinya, yang secara metodologi telah terbukti efektif untuk periode waktu tertentu. Setelah menemukan sebuah sistem trading yang sesuai, barulah bisa dicari teknik-teknik lain yang dapat digabungkan dengan metode trading yang sudah ada.

Hampir semua trader menggunakan analisa teknikal walaupun jumlahnya minim. Bahkan pihak-pihak yang sangat mengacu pada analisa fundamental akan menggunakan atau melihat terlebih dahulu grafik harga sebelum melakukan transaksi.

Pada level teori yang sangat dasar, grafik membantu trader menentukan level ideal untuk masuk pasar sebelum melakukan transaksi. Grafik menyediakan efek visual dari data historis pergerakan harga.

Karenanya, trader dapat melihat grafik dan mengetahui apakah mereka membeli di harga yang wajar (berdasarkan data historis harga disebuah pasar tertentu), sudah mengikuti tren, atau mungkin melakukan transaksi ketika pasar forex bergerak menyamping (sideways). Dalam prakteknya, bisa jadi seorang teknikalis mengesampingkan fundamental pasar dengan kesibukan dalam melihat grafik dan tabel data.

 

Asumsi Analisa Teknikal

  • Fundamental pasar telah direfleksikan dalam harga pasar saat ini. Jadi, fundamental pasar dan faktor lainnya seperti perbedaan pendapat, harapan, rasa takut, dan sentimen pelaku pasar, tidak perlu dipelajari lebih lanjut.
  • Sejarah berulang dengan sendirinya, dan karena itu, pasar bergerak di kisaran yang dapat diprediksi atau setidaknya memiliki pola tertentu. Pola-pola ini dihasilkan dari pergerakan harga yang juga dinamakan sinyal. Tujuan analisa teknikal adalah untuk mendapatkan sinyal yang diberikan oleh kondisi pasar saat ini dengan mempelajari sinyal masa lalu.
  • Harga bergerak dalam bentuk tren. Analis teknikal biasanya tidak percaya bahwa fluktuasi harga bergerak dalam kondisi tidak terprediksi dan acak. Harga dapat bergerak dalam salah satu dari tiga bentuk arah, yaitu naik, turun, atau menyamping (sideways). Ketika sebuah tren terbentuk dari arah-arah pasar yang ada, biasanya akan berlanjut sampai beberapa periode.

Untuk mempermudah pemahaman Anda mengenai analisa teknikal, berikut adalah prinsip-prinsip penting yang disarikan dari pengertian analisa teknikal dan 3 asumsinya:

Infografi analisa teknikal

 

Komponen Analisa Teknikal

Sistem dari analisa teknikal biasanya termasuk grafik harga, grafik volume, dan beberapa metode matematik lainnya dari pola dan perilaku pasar. Metode manipulasi matematik dari bermacam-macam jenis data pasar ini digunakan untuk menentukan kekuatan dan ketahanan dari tren tertentu. Jadi, analis teknikal cenderung menggunakan berbagai macam cara sebelum melakukan transaksi daripada hanya mengandalkan grafik harga untuk mengestimasi nilai pasar di masa mendatang.

 

Grafik Harga:

  • Bentuk Grafik Batang: Terdapat banyak jenis grafik yang menunjukkan pergerakan harga, yang paling umum digunakan oleh trader zaman dulu adalah grafik batang (Bar Chart). Tiap batang (bar) menandakan pergerakan harga di satu periode tertentu, satu menit, satu hari, atau satu bulan. Pergerakan harga dalam bentuk batang-batang ini akan membuat pola-pola tertentu pada suatu periode.

    Grafik Batang

  • Bentuk Candlestick: Seperti grafik batang, pola candlestick dapat digunakan untuk memprediksi pasar. Karena bentuknya memiliki warna, candlestick lebih memiliki efek visual yang menarik dan mudah dianalisa daripada grafik batang. Di era trading milenial, bentuk candlestick ini lebih populer daripada grafik batang.

    Candlestick

  • Bentuk poin & figur: Pola dalam bentuk ini sebenarnya sama dengan pola yang dihasilkan oleh grafik batang. Hanya saja, poin & figur tidak menggunakan skala waktu untuk mengindikasikan hari tertentu yang berhubungan dengan pergerakan harga tertentu.

    Poin & Figur

 

Indikator Teknikal:

  • Indikator Tren ialah sebuah indikator yang dapat menggambarkan adanya pergerakan harga dalam satu arah kuat untuk beberapa waktu ke depan. Tren bergerak dalam 3 arah: naik, turun, dan menyamping. Indikator tren menghaluskan data harga yang bervariasi untuk menciptakan komposisi arah pasar. (contoh: Moving Average).
  • Indikator Kekuatan Pasar: Indikator ini menggambarkan intensitas dari opini pasar terkait sebuah harga, dengan melihat posisi pasar yang diambil oleh beragam pelaku pasar. Volume atau open interest adalah bahan dasar untuk indikator ini. Sinyal yang diberikan sifatnya coincident atau leading. (contoh: Volume).
  • Indikator Volatilitas: Indikator volatilitas adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kekuatan pergerakan atau ukuran dari fluktuasi harga. Umumnya, perubahan pada volatilitas cenderung mempengaruhi perubahan harga. (contoh: Bollinger Band).
  • Indikator Siklus: Digunakan untuk mengindikasikan adanya pola berulang dari pergerakan pasar, khusus untuk peristiwa berulang seperti musim, pemilihan umum, dan lainnya. Banyak pasar memiliki kecenderungan bergerak dalam pola siklus. Indikator siklus berguna untuk menentukan timing pola pasar tertentu. (contoh: Elliot Wave).
  • Indikator Support/Resistance: Support/Resistance menggambarkan level harga dari kenaikan dan penurunan berulang dalam range-range atas dan bawah tertentu. (contoh: Pivot Point).
  • Indikator Momentum: Indikator ini menggambarkan kecepatan pergerakan harga di periode tertentu, juga menentukan kekuatan atau kelemahan dari sebuah tren. Jika terjadi pergerakan harga ekstrim dengan momentum yang lemah, hal itu merupakan sinyal dari akhir pergerakan di suatu tren. (contoh: RSI, Stochastic, MACD).

 

Pentingnya Disiplin

Sama halnya dengan aspek lain dari trading, dalam penggunaan analisa teknikal harus disiplin. Seringkali, seorang trader gagal melakukan transaksi, membeli atau menjual, ketika harga telah mencapai pola teknikal yang diidentifikasi sebagai sinyal masuk atau keluar pasar.

Kesalahan umum yang sering dibuat oleh para trader adalah mengharapkan harga akan berbalik arah terhadap posisi yang merugi, dan terlalu cepat melikuidasi posisi yang sedang mengalami keuntungan. Maka dari itu, dibutuhkan kedisiplinan tinggi dalam penggunaan analisa teknikal dan fundamental.

Kirim Komentar/Reply Baru


Forum

Rose (13 Aug 2014)

apakah trailing stop dan fungsinya?...terima kasih

Selengkapnya

Pola Candlestick
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.
Apa Itu Stop Loss Hunter?

Salam Master, Mau bertanya kembali, semoga master tidak bosan dengan sy yg sering bertanya. Setiap membaca news dr broker sy, GFT. Sering disebut istilah stop loss hunters kira2 apa arti dr istilah tsb, lalu apakah ada istilah hunters-hunters lainnya? Thanks.

Roy 3 Jul 2012

Reply:

Basir (03 Jul 2012 09:16)

 Stop Loss Hunter artinya.  Pemburu Stop Loss.  Stop Loss Bisa berubah dan  bergeser. Ini kerjaan broker yang Curang. ada juga istilah doji hunter.  demikian yang kami tahu

thanks

Hakiki (06 Feb 2015 15:54)

Doji hunter apanya yang dirubah?

Basir (09 Feb 2015 10:05)

Doji adalah pola reversal atau pola balik arah yang paling sering muncul dalam chart, yaitu tipe candlestick dimana harga pembukaan sama atau hampir sama dengan harga penutupan. Doji biasanya menunjukkan adanya pergantian trend, baik bulish atau bearish.

Untuk memudahkan kita mengetahui munculnya doji maka kita bisa menggunakan doji hunter,  yaitu alat / indikator yang akan mendeteksi otomatis jika candle membentuk pola doji. anda bisa download di Doji Hunter.

Thanks



Hakiki (09 Sep 2015 20:00)

O jadi doji hunter ini dari tradernya yg jadi doji hunter, bukan brokernya?
Kalau broker cuman stop loss hunter sja ya? Dri jawaban yg paling pertama agak aneh rasanya cz kalo broker sebagai doji hunter apa berarti candle2 doji juga ikutan dimanipulasi sama broker.

Basir (10 Sep 2015 10:16)

Untuk Hakiki..

Jika memang dana yang ditradingkan cukup besar, memang ada baiknya memilik broker yang terpercaya dan memiliki track record yang cukup baik, memilih broker yang tidak pernah membuat hal-hal aneh bagi para nasabahnya, sekalipun ada hal aneh ini bukan karena manipulasi tapi karena memang aktivitas pasar yang cukup fluktuatif.

Thanks.

Wawan Ardi (01 Oct 2015 09:15)

Master apa bisa contohkn broker2 aman yg bs dipercaya dgn dana besar itu?

Basir (01 Oct 2015 15:29)

Untuk Wawan Ardi.

Ada banyak broker dengan regulasi yang terpercaya diantaranya broker dengan regulasi

  • NFA-National Futures Association
  • FCA - Financial Conduct Authority
  • CFTC-Komite perdagangan berjangka komoditi
  • Australian Securities and Investments Commission (ASIC)

Beberapa contoh dari broker yang bisa dipertimbangkan adalah Pepperstone dan ThinkForex yang sudah diregulasi ASIC, serta ETX Capital yang telah mengantongi regulasi FCA Inggris.
Thanks.

M Singgih (05 May 2019 23:51)

@ Hakiki:

- Doji hunter apanya yang dirubah?


Doji hunter adalah nama custom indicator (indikator yang dibuat) pada Metatrader 4. Gunanya untuk mendeteksi formasi doji dan double doji yang muncul, sehingga trader akan lebih mudah mengantisipasi kondisi reversal sebelum entry.
Indikator doji hunter tsb bisa diunduh disini.

- …. kalo broker sebagai doji hunter apa berarti candle2 doji juga ikutan dimanipulasi sama broker.

Setahu kami broker tidak akan memanipulasi pergerakan harga. Cara tsb terlalu kasar untuk mencurangi trader. Yang dilakukan biasanya stop loss hunter.
Baca juga: 3 Fakta Mengejutkan Tentang Stop Loss Hunter


@ Wawan Ardi:


Tidak peduli berapapun besarnya dana untuk trading, demi keamanan, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.
Jadi silahkan periksa regulasi dari broker yang akan Anda pilih untuk trading.

Linlindua 219
Forex 
Linlindua 233
Forex