Pengertian Analisa Teknikal

SAM 22 Jun 2011 31787

Analisa Teknikal adalah sebuah metode estimasi pergerakan harga dengan melihat data historis di pasar. Data harga adalah jenis data yang paling banyak digunakan dalam proses analisa, walaupun ada beberapa jenis data lain yang juga digunakan dalam proses analisa seperti volume dan open interest dalam kontrak futures.

apa itu analisa teknikal

Pada intinya, ketika menggunakan metode analisa teknikal, apapun adalah kembali ke dasar teorinya, yang secara metodologi telah terbukti efektif untuk periode waktu tertentu. Setelah menemukan sebuah sistem trading yang sesuai, barulah bisa dicari teknik-teknik lain yang dapat digabungkan dengan metode trading yang sudah ada.

Hampir semua trader menggunakan analisa teknikal walaupun jumlahnya minim. Bahkan pihak-pihak yang sangat mengacu pada analisa fundamental akan menggunakan atau melihat terlebih dahulu grafik harga sebelum melakukan transaksi.

Pada level teori yang sangat dasar, grafik membantu trader menentukan level ideal untuk masuk pasar sebelum melakukan transaksi. Grafik menyediakan efek visual dari data historis pergerakan harga.

Karenanya, trader dapat melihat grafik dan mengetahui apakah mereka membeli di harga yang wajar (berdasarkan data historis harga disebuah pasar tertentu), sudah mengikuti tren, atau mungkin melakukan transaksi ketika pasar forex bergerak menyamping (sideways). Dalam prakteknya, bisa jadi seorang teknikalis mengesampingkan fundamental pasar dengan kesibukan dalam melihat grafik dan tabel data.

 

Asumsi Analisa Teknikal

Untuk mempermudah pemahaman Anda mengenai analisa teknikal, berikut adalah prinsip-prinsip penting yang disarikan dari pengertian analisa teknikal dan 3 asumsinya:

Infografi analisa teknikal

 

Komponen Analisa Teknikal

Sistem dari analisa teknikal biasanya termasuk grafik harga, grafik volume, dan beberapa metode matematik lainnya dari pola dan perilaku pasar. Metode manipulasi matematik dari bermacam-macam jenis data pasar ini digunakan untuk menentukan kekuatan dan ketahanan dari tren tertentu. Jadi, analis teknikal cenderung menggunakan berbagai macam cara sebelum melakukan transaksi daripada hanya mengandalkan grafik harga untuk mengestimasi nilai pasar di masa mendatang.

 

Grafik Harga:

 

Indikator Teknikal:

 

Pentingnya Disiplin

Sama halnya dengan aspek lain dari trading, dalam penggunaan analisa teknikal harus disiplin. Seringkali, seorang trader gagal melakukan transaksi, membeli atau menjual, ketika harga telah mencapai pola teknikal yang diidentifikasi sebagai sinyal masuk atau keluar pasar.

Kesalahan umum yang sering dibuat oleh para trader adalah mengharapkan harga akan berbalik arah terhadap posisi yang merugi, dan terlalu cepat melikuidasi posisi yang sedang mengalami keuntungan. Maka dari itu, dibutuhkan kedisiplinan tinggi dalam penggunaan analisa teknikal dan fundamental.

Kirim Komentar/Reply Baru


Apakah efektif kalau menunggu data ekonomi calendar

maaf sebelumnya jika kita menunggu hingga lbh kurang 30 mnt atau 1 jam dan ternyata di economic calendar itu akan ada data lagi,dan dengan mata uang yg sama apa itu akan efektif pak? terimakasih

Desta Adi 17 May 2017

Reply:

Basir (17 May 2017 15:01)

Untuk Desta Adi..

Anda bisa perhatikan, apa data tersebut high impact atau tidak ?, jika iya, maka diperkirakan akan ada pergerakan mata uang yang cukup tinggi. Jika data sebelumnya High Impact kemudian data selanjutanya berpotensi sama, maka bisa menguat/melemah, mengikuti pergerakan sebelumnya atau berbalik dari pergerakan sebelumnya.

Jika data sebelumnya bergerak kecil dan selanjutnya Low atau medium impact, bergeraknya sangat kecil. Jika data sebelumnya menghasilkan high impact, sementara data yang akan dirilis low atau medium, pergerakan mungkin terbatas/kecil.

Thanks

Aska Ghazali (18 May 2017 07:20)

Jika data sebelumnya menghasilkan high impact, sementara data yang akan dirilis low atau medium, pergerakan mungkin terbatas/kecil.

Ini yang terbatas apakah pergerakan dari data pertama atau data kedua master? Maaf saya masih mencoba paham dunia perforekan

Basir (18 May 2017 09:41)

Untuk  Aska Ghazali...

Jika data sebelumnya dirilis High Impact, dan hasilnya cukup signifikan terhadap mata uang tersebut, kemudia ada data yang akan dirilis, namun Low atau Medium, maka hasil pergerakan mata uang tersebut diperkirakan akan terbatas pergerakannya, karena data tersebut bukan data High Impact.

Thanks.

M Singgih (21 May 2017 05:02)

@ Desta adi:
Yang dilihat yang berdampak medium dan tinggi saja. Kalau yang satu berdampak medium dan yang lain berdampak tinggi maka masuk yang dampaknya tinggi. Kalau sama-sama berdampak medium atau sama-sama berdampak tinggi maka bisa masuk semua.

@ Aska Ghazali:
Data yang berdampak tinggi akan lebih lama efeknya, jadi kalau waktu rilisnya berdekatan abaikan yang berdampak medium dan rendah..

Admin (22 May 2017 09:16)

Anda juga bisa mendapatkan beragam tips menarik seputar news trading di sini:

  • 3 Langkah Trading Ketika Ada Rilis Fundamental Penting
  • Rahasia dan Realita Strategi News Trading
  • Memanfaatkan Eforia Pasar Saat Release News

Serta kiat-kiat analisa fundamental di sini.

Abu Ibrahim Al-Hashimi (02 Nov 2019 07:56)

@Desta Adi
Mungkin saja efektif mungkin saja tidak, menurut saya lebih baik hindari berita penting karena chart jadi tidak stabil, kita cukup tau berita fundamental, tapi usahakan jangan trading dengan acuan berita fundamental, kalau mau aman pakai analisa teknikal aja, kadang analisa fundamental ini angin-anginan juga katanya dollar menguat karena rilis berita baru amerika ternyata dollar malah jatuh. mungkin aja ada banyak yg pakai analisa fundamental jadi jumlah lot yg masuk sangat besar hingga merubah trend. investor juga berperan merubah arah trend.