Pengetahuan Dasar Pasar Modal Yang Harus Anda Ketahui

SAM 5 Apr 2013Dibaca Normal 6 Menit
bisnis>saham>   #pasar-modal   #modal
Pasar modal adalah tempat transaksi berbagai surat berharga (efek) dan memiliki peran khas yang tak tergantikan dalam perkembangan perekonomian nasional.

Anda mungkin sering melihat berita atau mendengar obrolan tentang pasar modal. Namun, apakah Anda mengetahui apa itu pasar modal, barang apa yang diperdagangkan di dalamnya, serta siapa saja pemainnya? Kadang-kadang, ada orang yang antipati tanpa memahami definisi pasar modal sesungguhnya, hanya karena labelisasi serampangan seperti kapitalis dan liberal. Padahal, pasar modal berperan penting dalam membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk menghimpun modal usaha tambahan.

 

Definisi Pasar Modal

Pasar modal mengkoordinir perdagangan berbagai surat berharga (efek) seperti saham, obligasi, options, dan lain sebagainya. Secara khusus, pasar modal menampung kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum, perdagangan efek, perusahaan publik terkait efek yang diterbitkannya, dan aneka lembaga dan profesi yang berhubungan dengan efek.

Pasar modal mempunyai posisi strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Perusahaan-perusahaan nasional dapat menggunakannya untuk menghimpun dana tambahan untuk ekspansi bisnis, baik melalui peluncuran saham perdana (Initial Public Offering), penerbitan obligasi, atau pemanfaatan efek lain yang lazim beredar di pasar modal. Di sisi lain, pertumbuhan suatu pasar modal sangat tergantung dari kinerja perusahaan efek. Semakin baik kinerja perusahaan, maka semakin banyak pula investor yang berminat untuk memiliki efeknya.

Dilihat dari pengertian di atas, maka jelaslah bahwa pasar modal merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana, yaitu dengan menjual hak kepemilikan perusahaan kepada masyarakat. Sebaliknya, pasar modal menyediakan alternatif bagi investor selain beragam jenis investasi lain, seperti deposito bank, membeli emas, asuransi, properti, dll. Pasar modal bertindak sebagai penghubung para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen seperti obligasi, saham, dan lainnya.

Pasar Modal

Pasar modal pada hakekatnya adalah pasar yang tidak berbeda jauh dengan pasar tradisional yang selama ini kita kenal. Di sana juga ada pedagang, pembeli, dan kegiatan tawar-menawar harga. Pasar modal dapat juga diartikan sebagai sebuah wahana yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek di Indonesia.

 

Sejarah Pasar Modal Di Indonesia

  • Pasar Modal Era Kolonial

Menurut buku "Effectengids" yang dikeluarkan Vereneging voor den Effectenhandel pada tahun 1939, transaksi efek telah berlangsung sejak 1880. Namun, pada saat itu transaksi efek dilakukan tanpa organisasi resmi, sehingga catatan tentang transaksi tersebut tidak lengkap.

Pada tahun 1878, terbentuk perusahaan Dunlop & Koff untuk perdagangan komoditas dan sekuritas. Selanjutnya pada tahun 1892, perusahaan perkebunan Cultuur Maatschappij Goalpara di Batavia mengeluarkan prospektus penjualan 400 saham dengan harga 500 gulden per saham. Empat tahun berikutnya (1896), harian Het Centrum dari Djoejacarta juga mengeluarkan prospektus penjualan saham senilai 105 ribu gulden dengan harga perdana 100 gulden per saham.

Tidak ada keterangan apakah saham-saham di era kolonial tersebut diperjualbelikan. Menurut perkiraan, yang diperjualbelikan adalah saham yang terdaftar di bursa Amsterdam, tetapi investornya berada di Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Meski demikian, dapat dikatakan bahwa ini adalah periode permulaan sejarah pasar modal Indonesia.

Bursa efek pertama di Indonesia didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda di Batavia pada Desember 1912. Bursa efek ini ditutup selama Perang Dunia I, tetapi dibuka kembali pada tahun 1925. Selama 1925-1942, bursa efek Jakarta beraktivitas bersama bursa efek Semarang dan Surabaya, sebelum kemudian ditutup kembali karena Perang Dunia II.

  • Bursa Efek Indonesia

Pasca kemerdekaan RI, bursa efek baru diresmikan kembali oleh Presiden Soeharto pada 10 Agustus 1977, bersamaan dengan go public PT Semen Cibinong sebagai emiten pertama. Pada saat itu, BEJ (Bursa Efek Jakarta) dijalankan di bawah naungan BAPEPAM (Badan Pelaksana Pasar Modal). Mulai 19 Juni 1989, Bursa Efek Surabaya (BES) juga diaktifkan kembali. 

Seiring dengan perkembangan teknologi, kedua bursa efek tersebut mulai mengembangkan perdagangan elektronik. Dimulai dengan rintisan sistem otomasi perdagangan di BEJ melalui JATS (Jakarta Automated Trading Systems), kemudian pengaplikasikan sistem perdagangan jarak jauh (remote trading) mulai tahun 2002. Transaksi pasar modal dapat dilakukan secara online, sehingga pialang dan investor tak lagi harus hadir langsung di lantai bursa.

Bursa Efek Indonesia

Tanggal 30 November 2007 menjadi tonggak baru dalam sejarah, karena BEJ dan BES disatukan menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI). Di bawah "rumah" baru ini, perkembangan pasar modal nusantara semakin ekspansif, termasuk dengan dihadirkannya mekanisme perdagangan syariah, penyesuaian lot size dan tick price, penentuan batas Auto Rejection, kampanye "Yuk Nabung Saham", serta masih banyak lagi.

 

Pelaku Pasar Modal

Seperti pada umumnya, pasar merupakan tempat jual beli, begitu pula dengan pasar modal. Lalu, siapa sajakah pelaku pasar modal? Ada beberapa golongan pelaku pasar berdasarkan peran mereka, antara lain:

  • Emiten

Emiten adalah perusahaan yang melakukan emisi, baik yang berupa saham ataupun obligasi. Secara internasional, istilah emiten dikenal dengan sebutan "issuer" yang berasal dari perkataan "issuing company", artinya suatu perusahaan yang menerbitkan dan menawarkan efek untuk dijual kepada masyarakat.

  • Investor

Investor adalah pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan emiten. Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, investor biasanya melakukan penelitian dan analisis tertentu. Analisis ini mencakup bonafiditas perusahaan, prospek usaha emiten dan beragam analisis saham lainnya.

  • Penjamin emisi (underwriter)

Dalam rangka penawaran efek untuk dijual kepada publik, pihak emiten akan menunjuk pihak ketiga yang akan bertindak sebagai penjamin emisi atau dikenal dengan istilah "underwriter". Penjamin emisi ini adalah perusahaan sekuritas yang telah mendapatkan ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • Agen Penjualan

Agen penjualan adalah pihak yang menjual efek dari perusahaan yang akan "Go Public" tanpa kontrak dengan emiten yang bersangkutan. Dengan demikian, di samping dilakukan oleh penjamin utama emisi efek, penjualan efek dilakukan pula oleh agen penjualan.

  • Pialang (Broker)

Investor dapat mengakses pasar modal dengan perantaraan pialang, yang sering dikenal dengan nama "broker". Tak sembarang orang bisa menjadi pialang, karena terdapat tes sertifikasi khusus Wakil Perantara Perdagangan Efek (WPPE). Jasa pialang dapat diperoleh investor dengan mendaftar ke sebuah perusahaan sekuritas.

Selain para pemain pasar modal ini, ada pula beragam lembaga penunjang pasar modal seperti Kustodian, Biro Administrasi Efek, dan Wali Amanat. Kebanyakan berperan di balik layar, sehingga investor umum seperti kita tak berhubungan langsung dengan mereka.

 

belajar pasar modal

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Hanson |  17 Feb 2012

Salam Master, saya ingin menanyakan apakah bisa mengikuti trading forex tanpa modal tapi akun real bukan demo. Thanks

Lihat Reply [5]

 Syarif Batawi |  9 Sep 2012

1.broker mana yang aman terpercaya dan mudah dalam penarikan profit jika saya memiliki modal $100, dan account apa yang cocok, standar atau micro
2. bagaimana cara menentukan trend
3. bagaiman cara mengatur dan membaca indicator MA yaitu cara menentukan periode, level, dan visualisasinya, thanks

Lihat Reply [2]

 Ignatius |  30 Jul 2019

Modal awal $100, buka posisi buy dengan volume 0.01 jadi saya ingin pasang S/L kisaran 50 pip, semisal loss kerugian saya berapa ya? dari modal awal $100 ,?? 

Lihat Reply [1]

 Wisnu Aditya |  26 Apr 2021

Berapa kekalahan yang wajar dalam forex untuk modal trading 10 juta? 

Lihat Reply [9]

 Cucu Karmila |  13 Aug 2021

Izin bertanya,

Apakah lot 0.01 aman untuk modal $100..?

Lihat Reply [5]

 

Komentar @inbizia

Menurut saya betul kalau untuk pemula belajar manual, karena kalau menggunakan Robot EA dari segi biaya perlu biaya untuk membeli software dan sewa VPS nya. Belum termasuk untuk modalnya
 Ketut R |  4 Aug 2021
Halaman: Keunggulan Dan Kelemahan Robot Trading Forex Ea
lain orang lain pemikian, untuk saham leverage kecil tapi modal besar, untuk forex modal bisa kecil tapi beresiko, saran saya terus belajar dan kenali kemampuan diri sendiri lebih cocok di trading apa
 Gama |  28 Oct 2021
Halaman: Trader Sukses Indonesia Hary Suwanda Forex Bukan Untuk Pemula
Urun rembuk...... barangkali ada guna/manfaatnya. Saya tertarik setelah baca pendapat/komentar mas-mas/bpk diatas yang macam2, yakni ada yg setuju juga ada yg berpersepsi negatif terhadap trading forex. Kalau menurut saya gampang atau mudah saja..... jangan pusing.. jangan diperdebatkan dg berbagai alasan, "gitu aja kok repot...." maaf ngutip pendpt mendiang presiden Gus Dur. Dalam menyikapi trading forex dan sejenisnya ... Sebaiknya Kita harus berfikir secara  global/universal/konprehensif... bahwa semua/ segala sesuatu yang diciptakan didunia ini (ciptaan Tuhan maupun Manusia) adalah BAIK atau POSITIP, karena semua ciptaan itu ada ILMUnya.(Kalau tdk pakai ilmu maka produk tsb tdk akan jadi spt yg diharapkan/ dimaksud oleh penciptanya) Produk/Ciptaan itu akan menjadi manfaat dan berguna / ada kebaikan bagi kita/manusia bila diterapkan dg benar dan dg tujuan utk kebaikan, Demikian pula akan menjadikan tdk manfaat / jelek bila ..... dst.. (teruskan sendiri yaa,,,,,). Demikian juga Ilmu ada yg sangat sederhana, sederhana, ada yg canggih, super canggih, bahkan Maha Canggih. Selain itu kita jangan lupa bahwa setiap produk/ ciptaan akan berlaku HUKUM ALAM yatiu ada masa berlaku dan ada siklus atau ada peroidenya. (kita tdk boleh menentangnya, mengabaikan, dll... karena ini adalah kehendak Tuhan Maha Mencipta. yaa...kita harus mengikutinya. Kesimpulan : Setiap produk itu baik dan ada ilmunya, serta berlaku hukum alam. Lebih lanjut produk tsb menjadi baik atau tdk baik tergantung penerapan/aplikasinya.  Contoh Ciptaan Tuhan : Manusia spt kita ini...,.. contoh ekstrim adalah Tuhan menciptakan IBLIS beserta keturunannya... menurut saya pribadi adalah BAIK, Contoh produksi buatan manusia yang sehari2 kita gunakan : pisau/ clurit, motor/mobil, rumah dll. Tapi perlu diingat bahwa setiap penciptaan produk sdh dilengkapi dengan tata aturan penerapannya, carakerja, indikasi, masa berlakunya dll. Untuk aplikasinya bagaimana ... ?  jawabnya terserah mas-mas/ bapak-bapak.      Lalu bagaimana tentang aplikasi Forex ? apakah baik, jawab saya BAIK (menciptakan aplikasi ini menggunakan ilmu canggih dan sulit/tdk bisa bagi orang awam termasuk saya), dan akan bermanfaat menjadikan penghasilan/profit yang menjanjikan jika tahu ilmunya titik. (maaf saya tidak menyinggu tentang dogma/agama karena berkaitan dg keyakinan). Tetapi sebaliknya jangan sekali-kali ikut trading Forex/saham/sekuritas lainnya, jika tidak punya ilmunya, pasti akan habis modal/ bangkrut/ miskin dll. Tentunya hal ini sudah ada ketentuan bahwa Setiap Broker sdh memberi rambu2/ peringatan bahwa trading forex dan sejenisnya mempunyai probabilitas yg sangat tinggi.  Sekarang terserah mas-mas/ bapak2 menyikapinya.... , silahkan .. trm ksh. 
 Sariadi |  17 Dec 2021
Halaman: Lupakan Analisis Teknikal Dan Fundamental Pemilik Uanglah Yang Menguasai Market
saya juga setuju, niat dan kerja keras wajib, namun modal juga dibutuhkan walaupun jumlah dari modal itu sendiri akan bervariasi jumlahnya sesuai kebutuhan usahanya
 Dzikri Akbar |  21 Mar 2022
Halaman: Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Sekarang ini trading bnyk sekali macamnya, sampe2 susha dikenali mana yg trading mana yg penipuan. Temen2 ane bnyk banget yg diem2 ngakunya trading forex lah, bitcoin lah, gataunya cm nitip modal terus kena tipu. Disuruh baca ilmu kyk gini mana mau. Capek de.
 Adeeee |  11 Apr 2022
Halaman: Apa Itu Trading Ini Cara Main Dan Mengatasi Risikonya
"forex tidak cocok untuk semua orang", ini adalah harsh truth, tapi banyak yang tidak mau terima. Orang-orang pada fomo dan gelap mata kalau liat temen ato kenalannya sukses di forex, pengen ikut makmur juga. Tapi kalo udah mbahas soal manajemen emosi dan modal, suruh belajar pake akun dana kecil2, pada gak sabaran. Ntar pas rugi koar-koar forex itu penipuan.... kisah lamanya sih gt.
 Jimmy Belompro |  13 Apr 2022
Halaman: Halhal Yang Cenderung Disembunyikan Tentang Forex Trading
Komentar[2]    
  Miranda   |   10 Sep 2021

Saham untuk consumer goods?

  Nevan   |   10 Sep 2021

Saham PT. Mayora kak..
atau bisa ke link ini kak..

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip