Peran Konsumen Dan Produsen Dalam Perekonomian


SAM 15 Aug 2011 108986Dibaca Normal 5 Menit

Peran konsumen dan produsen amat memengaruhi perekonomian setiap negara. Investor dan trader akan sulit mendalami analisis fundamental jika tak memahaminya.

Tanpa disadari, alat pemuas kebutuhan yang tersedia di bumi ini berjumlah terbatas. Oleh karena itu, manusia harus selalu bertindak ekonomis dalam melakukan kegiatan ekonomi, baik yang berkaitan dengan usaha menghasilkan barang dan jasa (produksi), maupun menggunakan alat pemuas kebutuhan (konsumsi). Artinya, setiap penggunaan sumber daya alam dan alat pemuas kebutuhan harus dapat menghasilkan kepuasan atau keuntungan secara maksimal bagi pelakunya.

Dalam kehidupan serta tindakan ekonomi, manusia harus selalu mempertimbangkan perbandingan antara pengorbanan dan hasil yang akan dicapai. Salah satu contohnya, seorang investor dihadapkan antara dua deposito yang sama-sama berjangka waktu 1 tahun, tetapi dengan pilihan bunga 5% dan 10%. Mana yang akan ia pilih? Jika kita pertimbangkan pengorbanan waktu sama (1 tahun), maka tentu deposito berbunga 10% menjadi lebih baik ketimbang alternatif yang lain.

Pada dasarnya, prinsip ekonomi merupakan pedoman bagi manusia atau pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai hasil yang secara maksimal. Konsumen dan produsen yang membangun fondasi ekonomi negara juga bertindak beradasarkan prinsip-prinsip yang sama. Berikut ini contohnya

Konsumen dan Produsen dalam Perekonomian

 

Peran Konsumen Dalam Perekonomian

Anda pasti pernah merasa bingung pada saat memilih barang di pasar. Dengan jumlah uang yang terbatas di dalam dompet, Anda harus cermat menentukan pilihan barang yang akan dibeli.

Misalnya, Anda diberi uang jajan sebesar Rp44,000 per hari. Dalam satu hari, Anda dapat menabung sebesar Rp 2,000. Setelah satu bulan berlalu, tabungan Anda sudah mencapai Rp60,000. Pada awal bulan berikutnya, Anda berkeinginan membeli buku tulis, tas, pulpen, dan buku pelajaran. Tak semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi sekaligus, mengingat terbatasnya dana yang Anda miliki. Jadi, Anda harus dapat memilih kebutuhan apa yang harus lebih diprioritaskan.

Produsen menyediakan beragamnya barang dan jasa, sehingga setiap konsumen dapat memilih secara lebih selektif. Umpama Anda menyeleksi barang berdasarkan harga daripada kualitas, maka Anda akan membeli pulpen dan buku yang murah. Apabila konsumen dalam sebuah perekonomian secara agregat cenderung memilih barang-barang murah saja, maka produsen akan memprioritaskan produksi barang murah daripada barang berkualitas (yang kemungkinan hanya bisa dijual dengan harga lebih mahal).

Peran Konsumen

Sebagai konsumen, tentunya Anda memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan suatu pilihan terhadap barang atau jasa. Secara lebih terperinci, peran konsumen memiliki peran antara lain:



  • Konsumen sebagai pengguna dari dari barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen.
  • Konsumen sebagai motivator bagi kegiatan perusahaan. Semakin banyak barang atau jasa yang digunakan konsumen, maka semakin tinggi pula motivasi produsen dalam memproduksi barang atau jasa tersebut.
  • Konsumen dapat menciptakan efek berantai (multiplier effect) dalam terciptanya peningkatan pendapatan nasional suatu negara.

Saking besarnya peran konsumen ini, ada negara-negara tertentu yang disebut memiliki "consumer-driven economy" (perekonomian yang digerakkan oleh konsumen). Ciri khasnya, belanja konsumen memberikan kontribusi terbesar dalam Gross Domestic Product (GDP) dibandingkan komponen investasi, belanja pemerintah, dan net ekspor. Salah satu contoh consumer-driven economy adalah Amerika Serikat di mana belanja konsumen mencakup lebih dari 60 persen GDP.

 

Peran Produsen Dalam Perekonomian

Dalam model ekonomi klasik, produsen merupakan salah satu dari empat pelaku kegiatan ekonomi penting. Peran produsen amat penting, karena mereka merupakan penyedia barang atau jasa yang dibutuhkan oleh tiga pelaku ekonomi lainnya: konsumen, pemerintah, dan luar negeri. Selain itu, mereka juga berperan sebagai pemberi upah bagi karyawan, pembeli bahan baku (SDA), penentu arah pemanfaatan lingkungan, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, produsen sangat responsif terhadap perubahan-perubahan yang bersumber dari ketiga pelaku ekonomi lain. Jika konsumen menghadapi paceklik dan tak mampu menyerap hasil produksi, maka produsen akan merasakan penurunan penjualan. Jika pemerintah menentukan pajak terlalu tinggi hingga konsumen enggan berbelanja, maka produsen juga akan menghadapi penurunan penjualan. Atau jika terjadi krisis di luar negeri, maka permintaan ekspor yang diterima produsen pasti akan menurun.

Peran Produsen

Apabila produsen merasa iklim bisnis sehat dan optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi di masa depan, maka mereka akan membuat pabrik-pabrik baru, merekrut karyawan baru, menaikkan gaji karyawan, dan seterusnya. Pada gilirannya, optimisme produsen secara berjamaah di sebuah negara akan menggairahkan perekonomian dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam sebuah consumer-driven economy, gaji karyawan memengaruhi 

Sebaliknya, jika produsen merasa iklim bisnis buruk, maka mereka akan memangkas ekspansi bisnis. Seiring dengan memburuknya kondisi ekonomi, mereka akan enggan menaikkan gaji karyawan, menghentikan rekrutmen karyawan baru, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), atau bahkan hingga menutup pabrik satu persatu lalu gulung tikar. Kondisi ekonomi yang makin lama makin memburuk seperti ini disebut sebagai resesi. 

 

Simpulan

Pemahaman mengenai peran konsumen dan produsen merupakan salah satu dasar dalam analisis fundamental untuk berbagai aset di pasar keuangan. Contohnya jika dihubungkan dengan pengaruh kebijakan suku bunga terhadap produsen dan konsumen: Penurunan suku bunga akan mengurangi biaya pinjaman bagi produsen maupun konsumen. Produsen akan giat membuat pabrik baru berkat pinjaman dana berbunga rendah dari bank, sedangkan konsumen akan terdorong untuk memanfaatkan kartu kredit mereka.



Kalau begitu, kenapa bunga tidak dibuat nol saja? Lagi-lagi, hal ini berhubungan dengan perilaku produsen dan konsumen. Bayangkan apa yang terjadi jika konsumen bebas meminjam dana sebesar-besarnya, padahal kapasitas produksi pabrik-pabrik tumbuh lebih lambat. Hasilnya, persediaan uang untuk membeli barang terlalu banyak, padahal persediaan barang sedikit. Lama kelamaan, harga-harga barang dan jasa akan semakin membubung tinggi hingga melahirkan inflasi tinggi atau bahkan hiperinflasi.

Inflasi ringan itu sangat bagus karena menandakan perekonomian bertumbuh. Namun, inflasi tinggi dan hiperinflasi merupakan bencana ekonomi bagi negara yang mengalaminya. Pembahasan lebih lengkap mengenai inflasi dan indikator ekonomi penting lainnya dalam analisa fundamental bisa Anda peroleh di pusat belajar untuk trader Indonesia.

Advertisement


Punakawan (02 Jun 2021)

Misalnya pergerakah dollar turun banget, mata uang apa yang diperkirakan akan mengalami kenaikan tinggi?

Selengkapnya...

Advertisement

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 8    

Sekarida
4 FEB 2014
Ga mudeng
Febrian
10 APR 2020
Sama bang
Nadya
28 OCT 2014
cara mengidentifikasi peran pelaku konsumen
.......
29 NOV 2015
Thanks info nya
Shiska Amelia
18 MAY 2017
Tensk ya atas informasinya. aku sangat berterima kasih
Febrian
10 APR 2020
Terlalu bertele tele, menjadikan pembacanya tidak mengerti
Tutut
29 JUN 2021

Apa peran pemerintah dalam menentukan harga jual?

Yahya
29 JUN 2021

Peran pemerintah dalam pembentukan harga dapat dilakukan dengan dua cara yaitu intervensi secara langsung dan secara tidak langsung.
- Intervensi secara langsung terdiri dari penetapan harga minimum dan harga maksimum
- intervensi secara tidak langsung meliputi penetapan pajak dan pemberian subsidi

Kirim Komentar/Reply Baru
Rasio Open Posisi dan Manfaatnya untuk Trader
Rasio Open Posisi dan Manfaatnya untuk Trader
Cahyaning   22 Oct 2021   149  
Panduan Membuat Jurnal Trading Untuk Pemula
Panduan Membuat Jurnal Trading Untuk Pemula
Cahyaning   20 Oct 2021   272  
15 Buku Psikologi Trading Terbaik Untuk Pemula
15 Buku Psikologi Trading Terbaik Untuk Pemula
Nandini   22 Sep 2021   250  
Cara Meraup Untung Dari Trading Dolar Komoditas
Cara Meraup Untung Dari Trading Dolar Komoditas
Cahyaning   6 Jul 2021   149  
5 Hal Yang Wajib Dipastikan Sebelum Trading
5 Hal Yang Wajib Dipastikan Sebelum Trading
Tomy Zulfikar   25 Feb 2021   823  
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jujun Kurniawan   21 Dec 2020   1543  
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Jujun Kurniawan   4 Dec 2020   2006  
3 Kiat Trading Saat Menghadapi Market Yang Tidak Jelas
3 Kiat Trading Saat Menghadapi Market Yang Tidak Jelas
Jujun Kurniawan   25 Sep 2020   995