Perbedaan Day Trading Saham Dan Forex

Jujun Kurniawan 1 Nov 2019 819

Apa Itu Trading Harian (Day Trading)?

Day Trading merupakan salah satu jenis gaya trading atau transaksi pada suatu instrumen yang menggunakan rentang waktu singkat atau tidak lebih dari satu hari. Umumnya, Day Trading membuka dan menutup transaksinya dalam hitungan jam saja. Misalnya, pagi buka posisi dan sorenya sudah tutup posisi.

Singkatnya rentang waktu jenis transaksi ini, membuat target keuntungan pun tidak terlalu besar. Namun, jumlah transaksi yang dilakukan per bulannya cukup banyak. Tentunya, peluang ruginya pun tinggi. Jenis transaksi Day Trading ini tidak selalu cocok di semua instrumen, karena sangat tergantung pada fluktuasi harga. Apalagi, Day Trading mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian.

day trading

Meski menggunakan jenis strategi yang sama, implikasinya dapat berbeda apabila digunakan pada jenis instrumen yang berbeda.

 

Day Trading Saham

Day Trading saham merupakan suatu aktivitas di mana trader melakukan pembelian dan penjualan saham pada hari yang sama. Hal ini membuat trader harus memantau pergerakan harga secara terus-menerus. Trader dengan Day Trading ini memiliki tujuan untuk mendapatkan gain atau keuntungan dari aktivitas jual-beli setiap hari. Namun nyatanya, bukan mendapatkan keuntungan, seringkali trader malah menghabiskan modalnya dari aktivitas Day Trading. Terutama bagi trader yang kurang berpengalaman. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari menggunakan strategi trading harian pada saham.

Kelebihan Day Trading Saham

Kelemahan Day Trading Saham

Banyak pengamat saham yang tidak menyarankan gaya trading seperti ini. Sebab, Day Trading dianggap memiliki risiko lebih besar dibanding peluang keuntungan yang didapat. Gaya trading ini sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga, yang menyebakan tidak cocok untuk instrumen saham.

 

Day Trading Forex

Day Trading Forex merupakan aktivitas seorang trader yang melakukan open dan close posisi pada hari yang sama. Trader forex harian cenderung membuka posisi berdasarkan analisa teknikal dan menggunakan time frame kecil seperti 15 menit hingga 1 jam. Dalam transaksi forex, Day Trading lebih cocok digunakan untuk trader profesional atau yang sudah berpengalaman dan tidak disarankan untuk trader pemula karena seringkali menyebabkan kerugian.

Berikut kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan Day Trading.

Akhir kata, Day Trading ibarat dua bilah pisau, di mana dapat dijadikan strategi mencari profit harian dan bisa pula menjadi salah satu penyebab hilangnya seluruh modal trader.

 

Sebelum terjun ke dunia trading, baik saham maupun forex, sebaiknya trader membekali diri dengan berbagai macam pengetahuan, seperti kiat sukses menerapkan strategi Day Trading dalam forex. Dengan begitu, trader tidak akan menyesal di kemudian hari.

Kirim Komentar/Reply Baru
Advertisement


Indikator Paling Tepat Untuk Price Action

indikator apa yg paling tepat digunakan untuk price action?

Risky Fadila 21 Nov 2014

Reply:

Basir (21 Nov 2014 10:17)

Strategi ini sederhana tetapi sangat powerful, dan jika diterapkan dengan sabar dan disiplin bisa menjadi acuan yang kuat dalam trading. Price action ini ada banyak versi dan variasinya, tetapi kali ini kita hanya akan fokus pada tiga formasi inti, yaitu pin bar, fakey (false / palsu) dan inside bar. Anda bisa simak di

strategi_trading_dengan_price_action

Thanks

Febrian Surya 174
Forex  
Febrian Surya 389
Forex  
Wahyudi 421
Forex