Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa


Anna 31 Dec 2014 57043Dibaca Normal 6 Menit

Kini makin banyak hadir deposito syariah. Namun, apa bedanya antara deposito berjangka di bank syariah dengan produk serupa di bank umum yang tidak berembel-embel syariah?



Perbankan syariah di Indonesia semakin hari semakin banyak jumlahnya. Saat ini, kantor bank syariah berikut ATM-nya dapat dijumpai dimana-mana. Namun demikian, pengetahuan masyarakat mengenai produk-produk keuangan yang disediakan bank syariah masih sangat terbatas. Salah satu yang sering menjadi bahan pertanyaan adalah, apa bedanya antara deposito berjangka di bank syariah dengan produk serupa di bank umum yang tidak berembel-embel syariah?

Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa - ilustrasi

 

Keuntungan Muncul Bersama Risiko

Pada dasarnya, secara definisi, deposito berjangka syariah sama saja dengan deposito berjangka di bank umum. Deposito berjangka merupakan simpanan dengan jangka waktu tertentu yang hanya bisa ditarik setelah jatuh tempo, dan penyimpannya akan mendapatkan imbalan.

Sebagaimana deposito berjangka, imbal hasil deposito syariah juga bisa diakumulasikan dalam sistem rollover ARO+ maupun ditarik secara berkala, otomatis masuk rekening tabungan maupun ditarik manual. Bedanya, imbalan deposito syariah berasal dari skema bagi hasil, bukan sistem bunga.

Bagi hasil didasarkan pada teori "keuntungan muncul bersama risiko", sedangkan bunga dari bank umum diberikan tanpa pertimbangan yang sama. Jika Anda menyimpan dana dalam deposito di bank umum, maka Anda akan mendapatkan imbal hasil dalam bentuk bunga yang persentasenya tetap, tidak peduli apakah bank mengalami kenaikan laba atau malah laba-nya menurun.

Bank menerapkan bunga bagi nasabah penabung secara terpisah dengan bunga yang dibebankan bagi nasabah peminjam dana. Jadi, di saat terjadi kesulitan ekonomi dan laba bank jatuh, nasabah penabung tetap bisa mendapatkan bunga deposito dalam jumlah besar dan nasabah peminjam dana tetap akan ditagih bunga kredit yang tinggi.

Tetapi jika Anda menyimpan deposito di bank syariah, maka imbal hasil akan diatur berdasarkan akad mudharabah, dimana imbalan yang Anda terima akan dihitung berdasarkan porsi tertentu dari laba bank dalam suatu periode.

Bank syariah mendapat laba dari bagi hasil debitur, lalu laba tersebut dibagi lagi oleh bank kepada nasabah penabung. Bila laba debitur naik, maka laba bank naik, dan imbal hasil deposito syariah Anda pun naik; tetapi bila laba bank turun, maka imbal hasil yang Anda terima pun berkurang.

Inilah yang dimaksud dengan "keuntungan muncul bersama risiko". Dalam kondisi ekonomi bagus dan para enterpreneur yang meminjam modal dari bank syariah mengalami peningkatan laba, maka bagian bagi hasil bank syariah dari pembiayaan yang disalurkan berpotensi meningkat, dan ini akan diikuti oleh meningkatnya bagi hasil yang diterima nasabah pemilik deposito (deposan) syariah mudharabah. Dalam kondisi ekonomi buruk dan laba para enterpreneur turun, maka laba bank syariah turun dan laba deposan juga dimungkinkan turun walaupun tidak sampai negatif.

 

Nisbah Bagi Hasil Deposito Syariah

Porsi bagi hasil deposito syariah dikenal dengan istilah "nisbah" dan ditentukan saat akad, yaitu ketika Anda membuka deposito syariah. Anda bisa menanyakan kepada petugas bank syariah, berapa nisbah bagi hasil deposito saat itu.



Nisbah ini sering disebutkan dalam bentuk persentase, tetapi perhitungannya berbeda dengan persentase bunga deposito biasa. Misalkan di bank syariah XYZ nisbah bagi hasil deposito berjangka waktu 3 bulan adalah 60%, maka itu bukan berarti nasabah akan mendapat return sebesar 60% dari depositonya. Nisbah bagi hasil 60% di sini artinya, jika laba bank diumpamakan 100%, maka 60% dari laba itu menjadi hak nasabah, sedangkan 40%-nya menjadi hak bank sebagai pengelola dana.

Perhitungan untuk bagi hasil deposito mudharabah di bank syariah sebenarnya cukup kompleks karena pendapatan dan laba bank sendiri berubah-ubah, dan nasabah deposan maupun debitur jumlahnya sangat banyak. Oleh karena itu, sering digunakan perhitungan berdasar indeks nilai keuntungan bank seperti HI-1000. HI-1000 mengacu pada nilai keuntungan bank per 1000 rupiah dana terhimpun yang diinvestasikan.

Umpamanya, HI-1000 di bank syariah XYZ bulan Desember 2014 adalah sebesar 10, maka itu berarti per 1000 rupiah investasi, Bank Syariah mendapat untung 10 rupiah. HI-1000 tersebut kemudian digunakan untuk menghitung bagi hasil yang akan dibagikan pada nasabah pemegang deposito.

Contoh:

Fulanah menyimpan dana sebesar 20 juta Rupiah dalam deposito syariah bertenor 1 bulan di bank XYZ pada awal bulan Desember dengan perjanjian nisbah 60%:40%. Maka perhitungan bagi hasilnya:

= (Besar Deposito Pokok:1000) x HI-1000 x nisbah
= (20,000,000:1000) x 10 x 60% = 120,000

Setelah dikurangi pajak deposito 20%, maka nominal bagi hasil yang akan diterima Fulanah bulan Desember itu adalah 96,000 Rupiah.

Indeks nilai keuntungan bank syariah tersebut bisa berubah-ubah setiap bulannya, tergantung pada kondisi ekonomi dan kinerja investasi yang dibina bank syariah terkait. Oleh karena itu, Bank syariah tidak bisa menjamin berapa besar nominal bagi hasil yang akan diterima nasabah dari deposito syariah-nya di masa depan, walaupun nisbah bagi hasilnya tetap. Ini berbeda dengan perhitungan bunga deposito bank umum biasa yang memungkinkan nasabah untuk mengkalkulasikan besaran bunga yang didapat bahkan sebelum membuka deposito.

 

Usaha Dijamin Halal

Perbedaan lain antara deposito syariah dan deposito berjangka biasa adalah penyalurannya akan dikhususkan bagi usaha-usaha yang secara syariat Islam dinilai halal. Bank umum biasa mungkin akan memberikan pinjaman kredit bagi perusahaan minuman keras, misalnya. Tetapi bank syariah dilarang untuk menyalurkan pembiayaan kepada perusahaan yang usahanya melanggar peraturan syariat terkait Haram, Gharar (Penipuan), Maysir (Perjudian), dan Riba.

Oleh karena itu, apabila seseorang menyimpan dananya dalam deposito syariah, maka ada jaminan bahwa dananya hanya akan diinvestasikan pada usaha-usaha halal. Inilah salah satu alasan mengapa deposito syariah menjadi favorit baru di Indonesia.

Deposito Halal

Secara garis besar, konsep "keuntungan muncul bersama risiko", bagi hasil, dan kehalalan investasi adalah tiga faktor utama yang menjadi perbedaan antara deposito syariah dan deposito berjangka biasa. Selain ketiga faktor itu, masih ada sejumlah perbedaan-perbedaan lain. Namun secara praktis, itulah yang paling utama untuk diketahui.

Dengan kata lain, apabila Anda berminat untuk menyimpan dana di deposito berjangka biasa, kalkulasi imbalan bisa langsung dihitung dari besar bunga yang telah diketahui. Tetapi bila Anda berminat untuk menyimpan dana di deposito syariah, maka proyeksi imbalan bergantung pada porsi nisbah, dan jika ada, pantauan catatan historis besar nominal bagi hasil per-1000 rupiah di bulan-bulan sebelumnya.

 

Buat Anda para pencari investasi syariah, deposito di bank syariah bukan satu-satunya cara investasi yang bisa ditempuh. Alternatif lainnya bisa Anda temukan di kumpulan informasi mengenai investasi syariah.

BANK1 Bulan
BANK CIMB NIAGA2.75
BANK KEB HANA INDONESIA4.50
BANK RAKYAT INDONESIA2.50
BANK MEGA3.00
BANK PERMATA 3.50
BANK MIZUHO INDONESIA2.10
BANK UOB INDONESIA4.00
BANK CENTRAL ASIA 2.45
BANK PANIN INDONESIA2.75
BANK MESTIKA DHARMA3.50

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 7    

Lifestyle Wanita
12 JUN 2015
Terima kasih atas penjelasannya gamblang banget.
Fajar
31 JUL 2015
faktor utama pembeda yg pertama dan kedua bukannya sama saja ya bu Muttaqiena??
Anna
31 JUL 2015
Ya, bisa dianggap demikian. Tetapi faktor pembeda pertama lebih bersifat prinsipil, sedangkan faktor pembeda kedua merupakan penerapannya dalam penghitungan imbalan deposito.
Edi Susanto
27 AUG 2015
Menurut ibu Muttaqiena sendiri, lebih baik mana, antara men depositekan ke bank syariah atau bank umum? 
Anna
28 AUG 2015
Bagi setiap orang, kebutuhan bisa berbeda, jadi lebih baik mana-nya juga bisa berbeda. Pilih yang paling nyaman dan mengakomodasi kebutuhan kita saja. Saya pribadi punya dua-duanya :)
Anastasya
30 JUL 2021

Apakah non muslim bisa deposito di bank syariah?

Sofiyudin
30 JUL 2021

Seorang non muslim menjadi nasabah bank syariah itu diperbolehkan
Di dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah tidak melarang adanya masyarakat non muslim yang ingin menjadi nasabah dari bank syariah

Kirim Komentar/Reply Baru
Tips Agar Deposito Bisa Jadi Investasi Masa Depan
Tips Agar Deposito Bisa Jadi Investasi Masa Depan
Wahyudi   23 Dec 2020   747  
Deposito Syariah: Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya?
Deposito Syariah: Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya?
Febrian Surya   28 Apr 2020   846  
Risiko Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
Risiko Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
SAM   17 Sep 2015   96340  
Kelebihan Dan Kekurangan Deposito Online
Kelebihan Dan Kekurangan Deposito Online
Anna   13 Feb 2015   28678  
Keajaiban Bunga Deposito
Keajaiban Bunga Deposito
Anna   11 Dec 2014   28051  
Awas Jebakan Bunga Deposito Tinggi
Awas Jebakan Bunga Deposito Tinggi
Anna   4 Jun 2014   40331  
Perhitungan dan Pengelolaan Bunga Deposito
Perhitungan dan Pengelolaan Bunga Deposito
Anna   17 Feb 2014   324346  
Menimbang Untung-Rugi Deposito
Menimbang Untung-Rugi Deposito
Anna   14 Feb 2014   41411