Perbedaan Kartu Kredit Visa Dan MasterCard

Anna 22 Apr 2015 11815
Dibaca Normal 4 Menit

Visa dan MasterCard adalah dua perusahaan pengelola jaringan pembayaran nontunai bermedium kartu yang paling populer di dunia. Tetapi, tahukah Anda apa perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard?



Visa dan MasterCard adalah dua perusahaan pengelola jaringan pembayaran nontunai bermedium kartu yang paling populer di Dunia. Bahkan di Indonesia pun, saat kita akan membuat kartu kredit kadang kita akan ditanya, apakah ingin kartu kredit Visa atau MasterCard? Menjawab pertanyaan ini, mungkin ada yang akan memilih memiliki dua-duanya, atau karena rekomendasi rekan lantas memilih salah satunya. Tetapi, tahukah Anda apa perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard?

Visa dan MasterCard

Kata "Visa" dan "MasterCard" diambil dari nama-nama perusahaan global yang mengelola jaringan pembayaran dimana suatu kartu kredit dapat digunakan. Kedua perusahaan tersebut tidak menerbitkan sendiri kartu kredit, melainkan dengan bekerjasama dengan bank-bank lokal di seluruh dunia. Namun demikian, karena diciptakan dalam jaringan perusahaan yang berbeda, maka mereka pun memiliki peraturan dan standar berbeda dalam penggunaannya.

 

Kartu Kredit Visa

Kartu kredit Visa pertama kali diluncurkan sebagai BankAmericard pada tahun 1958 sebelum kemudian berubah nama menjadi Visa pada 1976 dan dikelola oleh korporasi Visa Inc asal Amerika Serikat. Kini perusahaan tersebut bekerjasama dengan berbagai bank di seluruh dunia untuk menyediakan sistem pembayaran non-tunai dalam bentuk kartu debit dan kartu kredit.

Karena lahir lebih awal, maka dulu Visa dikatakan memiliki pangsa pasar lebih besar daripada MasterCard; namun dalam beberapa tahun terakhir, sulit ditemukan data yang jelas tentang perusahaan mana yang punya pangsa pasar lebih besar. Selain karena kedua perusahaan tutup mulut, juga karena keduanya bisa dibilang merupakan dua perusahaan dominan di tingkat global dalam bidang ini. Bahkan, saat ini akan sulit melihat ATM yang tidak menunjukkan kedua logo bagi Visa maupun MasterCard.

Kekhasan Visa ada pada logo-nya dan jaminan keamanan yang dimilikinya. Ketika nasabah akan berbelanja menggunakan kartu kredit Visa maka akan ada tawaran keamanan ekstra dari fitur "Verified By Visa". Cara kerja fitur ini adalah, nasabah akan diminta meng-klik "Verified by Visa", dimana kemudian akan muncul jendela dimana nasabah bisa memasukkan one-time-password yang telah dikirim terlebih dahulu ke nomor kontak nasabah. Selain kedua fitur itu, kartu kredit Visa biasanya diterbitkan dengan fasilitas berbeda tergantung pada masing-masing bank yang menerbitkan kartu kredit terkait, baik itu tentang abonemen, biaya transaksi, maupun reward (keuntungan) tambahan yang diberikan.

 

Kartu Kredit MasterCard

Kartu Kredit MasterCard dilahirkan tahun 1966 dengan nama MasterCharge dan diposisikan sebagai pesaing BankAmericard saat itu. Pada tahun 1979, ia berganti nama menjadi MasterCard yang kini dikelola oleh perusahaan MasterCard International yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Sebagaimana Visa, MasterCard juga mengelola sistem pembayaran non-tunai via kartu debit dan kartu kredit. Selain kartu kredit bertitel MasterCard, kartu debit Maestro yang digawangi perusahaan yang sama juga sangat terkenal.



Dari segi fitur keamanan transaksi online, bila Visa memiliki "Verified by Visa", maka kartu kredit MasterCard memiliki "Secure Code" yang prinsip kerjanya juga pada dasarnya merupakan password ganda. Sebagaimana Visa juga, kartu kredit MasterCard akan membutuhkan biaya pemeliharaan yang berbeda-beda tergantung bank penerbitnya, serta memberikan manfaat reward dan promo tersendiri pula.

Dengan melihat pemaparan diatas, bisa disimpulkan bahwa nasabah kemungkinan hanya akan sedikit terpengaruh oleh perbedaan apakah kartu kredit yang dipilih itu merupakan kartu kredit Visa atau MasterCard. Perlu diingat bahwa yang menetapkan fee per transaksi maupun biaya-biaya lainnya yang harus Anda bayar bukanlah Visa maupun MasterCard, melainkan pihak bank yang menerbitkan kartu kredit. Fasilitas ekstra yang diberikan oleh tiap kartu kredit pun akan berbeda tergantung bank penerbitnya. Oleh karena itu, sebaiknya saat memilih kartu kredit, Anda lebih memperhatikan mengenai penawaran apa saja yang dipromosikan oleh pihak bank, dan pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

 

Artikel Terkait:

Forum

Mumun (08 May 2018)

selamat siang, saya melihat adanya workshop SF seputar trading divergen. Seberapa aman sebenarnya kita trading dengan metode itu ya? mengingat hakikatnya kita bertarung melawan tren. tx

Selengkapnya...

BANKKPRRitel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Moh. Idris
2 OCT 2016
Ass. suku bunga kredit bank di Indonesia, untuk diasia tenggara Indonesia sangat tinggi, untuk bisa menggerakan sektor riil dalam membantu pengusaha kecil dalam mendapatkan modal dalam upaya menggerakan usaha dalam pengembangannya. Dengan harapan semoga pemerintah bisa secepatnya menurunkan suku bunga bank menjadi single digit, seperti yang mampu diterapkan oleh bank2 di asia tenggara, sekaligus untuk lebih menggerakan usaha sektor riil dimasyarakat. Terima Kasih


Kalkulator P2P Lending
Kalkulator P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   159  
Rahasia Trading Ranging Ala Pak Rachmat
Selamat malam SF, saya ingin bertanya pada pak rachmat perihal analisanya. Bagaimana kita menentukan ranging-nya dalam menempatkan pending order pak? saya ingin belajar lebih dalam dengan bapak. Terima kasih

Mas Sinar 15 Mar 2018

Reply:

Basir (16 Mar 2018 09:18)

Untuk Mas Sinar.

Untuk menganalisa harga dengan range trading, setidaknya harus mengetahui terlebih dahulu berapa range mata uang yang akan anda perdagangkan dalam bergerak dalam satu hari.  Dalam satu hari, mata uang yang dimaksud bisa saja.

Saya ambil contoh pada GBP/USD. Anda bisa membuka Chart dalam TF D1. Untuk Hasil pada tgl 13/03/2018.

1.3997 -  1.3873 =  124 pips.

Dan anda bisa lakukan penelitian pada candle sebelumnya.
Anda bisa saja menentukan bahwa mata uang tersebut bergerak  100, 120, 125 atau 150 pips dalam satu hari. Setelah anda melakukan penelitian 1, 2, 5 hari kebelakang. Contoh :

Candle 1 = 120
Candle 2 = 110
candle 3 = 100
Candle 4 = 95
Candle 5 = 109

Total  534 pips : 5  hari = 106 pips

Jika 10 hari kebelakang, berarti di bagi 10 dan seterus.  Jika anda sudah membuat patokan bahwa dalam satu hari adalah 120 pips.
Maka anda tinggal membuat range area tersebut. ( atau menggunakan indikator range trading )

Anda buka pada jam jam masuk sesi Eropa. Perhatikan High Low nya.

Jika High nya 1.3940,  -  120 = 1.3820
Jika low  nya 1.3910,   +  120 =  1.3770

Maka akan didapat range area GBP/USD seperti diatas . Dia area inilah perkiraan harga akan bergerak. Pola ini tidak jauh beda dengan Strategi range trading yang pernah di tulis oleh kawan saya, Saudara parmadita.

Bersambung.



Basir (16 Mar 2018 10:31)

Selanjutnya.

Dari penjelasan sebelumnya anda bisa mengetahui gambaran, range mata uang tersebut bergerak. Anda bisa mencobanya dengan cara diatas  pada mata uang apa saja, dengan aturan tersebut.

Bagaimana menempatkan Order Pending ?

Anda bisa menempatkannya pada Swing Low dan Swing High  tersebut, atau menjadikannya sebagai batas target dari open posisi.

Silahkan perhatikan, masih dengan contoh GBP/USD.

Cara Pertama  

Anda bisa menempat kan Buy Limit di, dengan harapan harga bisa menguat kembali, setelah  melamh. Dan menempatkan Sell Limit, dengan harapan harga bisa melemah kembali setelah menguat.

Bagaimana menentukan batas profitnya ?, anda bisa mengacu pada High Low yang pernah terjadi.

Sementara resiko nya adalah harga terus melambung  keatas menembus Sell Limit. Dan terus kebawah menembus Buy Limit. Inilah yang disebut dengan istilah Break Out. Maka tempatkanlah SL diatas Sell Limit, dan di bawah Buy Limit.

Cara Kedua

Anda bisa membuat order Buy Stop dengan batas TP di  dan Sell Stop dengan batas TP di

Dimana menempatkan Buy Stop dan Sell Stopnya ?

Anda bisa menempatkannya pada Swing Low dan Swing High  yang pernah  tejadi, atau yang anda lihat di TF yang anda gunakan.  Di High Low, tersebutlah sebagai acuannya.

Namun resikonya, harga tidak kuat menembus batas atas dan batas bawah. Inilah yang biasa disebut Reversal. Tempatkanlah SL di bawah Buy Stop. Dan SL diatas Sell Stop.

Dari cara tersebut, perhatikan pula data yang akan dirilis. Karena hal ini bisa menunjang tereksekusi tidaknya order tersebut. Pilih pula broker yang menawarkan spread yang kecil.

Bersambung.

Basir (19 Mar 2018 08:03)

Anda bisa pula menggunakan Trik High Low kemarin. Dengan cara membuka TF D1.



Atau anda bisa membuka, TF5/15 Mencari high Low terdekat.

Anda bisa memasang Order pending 15 menit sebelum masuk sesi Eropa/ London. teknik ini bisa bergerak 10 - 30 pips. Strategi ini disebut London Breakout.

Terima kasih.

Dio Nurdin (19 Mar 2018 13:15)

wahh, bagus ni pak basir, bisa dibuatkan artikelnya mungkin biar lebih jelas dan kita pembaca jadi lebih enak membacanya.

Pak basir emang jos!

Basir (21 Mar 2018 08:53)

Untuk Dio Nurdin,

Terima kasim, semoga bisa dibuat artikel.

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   271  
10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik
10 Bank Dengan Pinjaman KPR Terbaik
Nandini   27 Dec 2020   362  
Ingin Dapat Pinjaman Tanpa Takut Riba? Ini Caranya
Ingin Dapat Pinjaman Tanpa Takut Riba? Ini Caranya
Jujun Kurniawan   15 Sep 2020   680  
Ingin Pakai Kartu Kredit Untuk Bisnis? Perhatikan Ini
Ingin Pakai Kartu Kredit Untuk Bisnis? Perhatikan Ini
Jujun Kurniawan   23 Aug 2020   828  
Suku Bunga Kredit Dan Pinjaman
Suku Bunga Kredit Dan Pinjaman
Sistem   5 Aug 2020   1526  
Kalkulator KPR
Kalkulator KPR
Sistem   5 Aug 2020   831  
Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi
Mengenal FLPP, Program KPR Bersubsidi
Febrian Surya   23 Jul 2020   670  
5 Ciri Fintech Bodong Menurut OJK
5 Ciri Fintech Bodong Menurut OJK
Febrian Surya   13 Jul 2020   425  
3 Strategi Jitu Agar Angsuran KPR Cepat Lunas
3 Strategi Jitu Agar Angsuran KPR Cepat Lunas
Jujun Kurniawan   6 Jul 2020   503