Perusahaan Sekuritas Dan Tiga Bisnisnya

Tomy Zulfikar 25 Jan 2019 5893
Dibaca Normal 4 Menit

Perusahaan sekuritas yang selama ini kita kenal ternyata bisa beroperasi dalam tiga bisnis berbeda. Selain sebagai broker, apa saja dua bisnis lainnya?



Perusahaan sekuritas yang disebut juga sebagai perusahaan efek (PE), merupakan sebuah perusahaan yang menjadi anggota bursa efek dan bergerak dalam bidang transaksi sekuritas atau efek--dokumen fisik yang menjadi bukti penyertaan investasi seseorang dalam saham atau obligasi. Secara sederhana, perusahaan sekuritas merupakan jembatan antara investor dengan pasar modal. Sebuah Perusahaan sekuritas harus memiliki lisensi khusus untuk menjalankan bisnisnya.

Sejarah pasar modal dunia menunjukkan bahwa lembaga yang menjalankan fungsi perusahaan sekuritas pertama kali muncul pada abad ke-12, sedangkan bursa pertama didirikan sekitar tiga abad kemudian, yakni pada awal abad ke-16 di Eropa. Sementara itu, lembaga otoritas didirikan jauh setelahnya. Di Amerika Serikat, lembaga otoritas baru didirikan pada 1934 setelah terjadinya Crash 1929 (Gerbang Pintar Pasar Modal 221).

Dengan melihat fenomena sejarah dunia, perusahaan sekuritas dapat menjalankan fungsinya tanpa bursa, tetapi bursa tidak dapat menjalankan fungsinya tanpa perusahaan sekuritas. Pertanyaannya, mengapa peran perusahaan efek sangat dibutuhkan? Hal itu karena perusahaan sekuritas diperlukan oleh dua pelaku pasar, yakni lembaga yang ingin "menggalang" dana (baik pemerintah maupun swasta) dan pihak lain yang memiliki dana (baik kreditor maupun investor). Dalam hal ini, perlu diperhatikan bahwa lembaga negara, perusahaan swasta, dan lembaga nirlaba juga bisa menjadi kreditor dan investor.

Perusahaan Sekuritas Dan Tiga Bisnisnya

(Baca juga: Jumlah Investor Indonesia Dibandingkan Asing)

Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK Nomor V.A.1 tentang perizinan perusahaan efek, sebuah perusahaan sekuritas dapat melakukan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek (PEE), Perantara Pedagang Efek (PPE), dan Manajer Investasi (MI), serta kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing bisnis perusahaan sekuritas tersebut:

 

1. Penjamin Emisi Efek (PEE)

Perusahaan efek dapat menjalankan fungsi penjamin emisi efek (underwriting) dan kegiatan lain yang berkaitan dengan aksi korporasi, seperti pemberian nasehat dalam rangka penerbitan efek, penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan restrukturisasi, serta kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Izin usaha sebagai penjamin emisi efek berlaku juga untuk melegalkan bisnis perusahaan sekuritas sebagai perantara pedagang efek (brokerage). Namun sebaliknya, izin usaha sebagai perantara pedagang efek tidak berlaku sebagai izin usaha sebagai penjamin emisi efek.

 

2. Perantara Pedagang Efek (PPE)

Perusahaan efek yang memiliki izin usaha sebagai perantara pedagang efek yang dapat menjalankan kegiatan jual beli efek, baik untuk kepentingan sendiri ataupun pihak lain. Perusahaan sekuritas dengan bisnis ini juga bisa menjalankan kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Jika perusahaan melakukan transaksi untuk mewakili nasabah, maka ia berperan sebagai pialang (broker) dan atas layanan itu, perusahaan akan menerima komisi yang besaran umumnya tergantung pada nilai transaksi. Namun apabila transaksi dilakukan untuk kepentingan sendiri, maka perusahaan sekuritas tersebut berperan sebagai bandar (dealer). Atas transaksi tersebut, ia akan mempertaruhkan modalnya sendiri.



 

3. Manajer Investasi (MI)

Perusahaan efek dengan jenis bisnis ini memiliki izin usaha sebagai pengelola portofolio efek untuk nasabah, atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah. Dengan pertimbangan bahwa MI memiliki karakter usaha yang berbeda dengan perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek, maka Bapepam-LK menetapkan aturan khusus untuk perusahaan sekuritas yang menjalankan usaha ini. Regulasi tersebut dicantumkan dalam Peraturan Nomor V.A.3, menegani Perizinan Perusahaan Efek Yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Manajer Investasi.

Dalam peraturan tersebut, MI dapat melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:

  1. Pengelolaan portofolio efek untuk kepentingan nasabah tertentu, berdasarkan perjanjian pengelolaan dana yang bersifat bilateral dan individual yang disusun sesuai peraturan Bapepam-LK;
  2. Pengelolaan portofolio investasi kolektif untuk kepentingan sekelompok nasabah, melalui wadah atau produk-produk yang diatur dalam peraturan Bapepam-LK;
  3. Kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam-LK.

 

Setelah mengenal perusahaan sekuritas dan tiga bisnisnya, Anda mungkin tertarik untuk terjun sebagai investor di bursa efek. Meski hanya sebagai investor individual, Anda bisa meraih beberapa keuntungan yang mungkin tidak Anda dapatkan pada investasi di pasar fisik. Apa sajakah itu? Simak informasi selengkapnya di artikel Keuntungan Menjadi Investor.

Forum

Gunawan (02 Jun 2012)

Salam master..mo numpang tanya baru belajar ni master, yang di maksud kondisi breakout yg gimana master sama ada kata2 sudah terbentuk triangle apa maksudnya.? beri contoh ya master..terima kasih master..

Selengkapnya...

Kode SahamLastChange(%) 
SAMF1,33024.88%
VRNA1817.74%
CANI1857.56%
JSKY13810.4
MYTX1199.17%
KBLV4307.5
MPPA9258.19%
LUCK28619.17%
MLPL28224.78%
OMRE1,08524.71%

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   395  
Dampak Rapat FOMC Terhadap Pergerakan USD

Apa yang terjadi setelah rapat FOMC, apakah USD akan melemah?

Fara 15 Apr 2021

Reply:

M Singgih (15 Apr 2021 18:45)

@ Fara:

USD bisa melemah bisa menguat, tergantung dari statement rapat. Jika statement dianggap hawkish, maka USD akan menguat, dan jika statement dianggap dovish, maka USD akan melemah.

Statement dianggap hawkish jika mengisyaratkan kenaikan suku bunga atau mengurangi stimulus, dan dianggap dovish jika mengisyaratkan penurunan suku bunga, menjalankan program stimulus atau menambah besaran stimulus.

 

Apa itu ARA Hunter?
Apa itu ARA Hunter?
Linlindua   28 Feb 2021   534  
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
Tomy Zulfikar   16 Feb 2021   371  
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Nandini   11 Dec 2020   825  
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Yulinda   30 Sep 2020   3648  
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
Febrian Surya   29 Sep 2020   1226  
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Febrian Surya   22 Sep 2020   935  
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Jujun Kurniawan   14 Aug 2020   848