PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengejar penjualan sebesar Rp 50 miliar dengan membidik net profit before tax senilai Rp13 miliar, 22 menit lalu, #Saham Indonesia   |   PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp110 miliar di tahun 2024, 23 menit lalu, #Saham Indonesia   |   Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 4.31%, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) 3.39%, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 3.12%, 23 menit lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka menguat pada pagi ini setelah melemah di awal pekan, naik 0.57% ke 7,117, 24 menit lalu, #Saham Indonesia
Forum  > Broker Forex

Pilih Broker Dengan Floating Spread Atau Fixed Spread?

  Regina |   9 Jan 2023 |   375

Pada saat memilih sebuah broker, apa pertimbangan memilih Floating dan Fixed Spread? Apa memang keuntungan masing-masing dari 2 macam spread ini? Makasih

  Pattrick   |   12 Jan 2023

Floating Spread itu bisa berubah sewaktu-waktu atau istilahnya ngambang jadi bisa naik dan bisa juga turun nilai pips nya. Sehingga biaya trading akan menjadi agak tidak stabil. Floating yang tinggi terjadi biasanya akan terjadi disaat gejolak pasar lagi tinggi. Keuntungan dari floating spread adalah memiliki spread minimum yang sangat rendah, biasanya 1 pip. Spread ini cocok untuk trading jangka pendek.

Sedangkan fixed spread adalah spread yang sudah ditetapkan oleh broker sehingga tidak akan berubah meskipun keadaan pasar lagi mengalami fluktuasi tinggi. Tetapi bila dibandingkan minimal spread yang ditawarkan, biasanya fix spread memang lebih tinggi, contohnya fixed spread sebesar 3 pips. Untuk jangka menengah/panjang/ part-time trader cocok menggunakan spread ini.

Selain itu bila kak @Regina ada membaca detail broker di website ini, biasanya spread yang ditawarkan apabila floating maka komisi akan tinggi sedangkan bila spread tinggi maka komisi akan rendah. Untuk mempelajari lebih detail tentang spread, bisa membaca artikel berikut ini: Mengenal Spread dalam trading Forex

  Sofiyan   |   15 Jan 2023

Pengalaman nih ya. spread fix juga bisa naik.

Dulu kukira juga fix itu tetap. Tapi nyatanya, enggak. Coba baca S&K broker dengan cermat. Pasti broker yang ngasih spread fix itu beri peringatan juga kalau sewaktu-waktu bisa berubah kalau pasar ekstrim.

  Okta   |   17 Jan 2023

Wah, seriusan kalau fixed spread juga bisa naik. emang lebih aman kalau trading saat pasar tidak ekstrim cuma masalahnya bagaiman caranya untuk menghindari kejadian pasar ekstrim tersebut?

  Sofiyan   |   19 Jan 2023

@Okta:

Kejadian luar biasa bisa kapan saja ya, jadi kita paling-paling cuma bisa hati-hati aja. Misalnya, jangan trading dekat jadwal rilis berita high impact atau pas masa-masa liburan internasional. Dengan begitu, kita bisa minimalkan kemungkinan kena spread lebih gede. Walaupun ya, masih bisa kena kalau ada berita heboh mendadak.

  Zaldiiii   |   6 Apr 2023

Sofiyan: emang kabar high impact tuh apa aja tuch bosque yg bisa bikin spread jungkir balik? Bisa nyimaknya dimana yach?

  Wilson   |   26 Apr 2023

Zaldiiii: Kabar high impact itu berita yang super penting banget buat pasar keuangan dan bisa bikin harga aset naik turun dengan heboh banget. Contohnya kayak kabar tentang suku bunga, pengumuman kebijakan bank sentral, laporan laba-rugi perusahaan, atau peristiwa politik yang bisa berdampak ke ekonomi suatu negara. Kamu bisa liat jadwal pengumuman kayak gitu di kalender ekonomi online di situs seperti Forex Factory atau Investing.com. Jadi, kalo mau investasi, harus hati-hati dan cek-cok dulu kabar-kabarnya biar ga kaget kalau tiba-tiba harganya naik atau turun dengan cepat yang pada akhirnya pengaruh juga ke spread dari suatu asset.

  M Singgih   |   18 Jan 2023

@ Regina:

Jika Anda trading dengan cara scalping, maka fixed spread lebih mengunyungkan karena scalping perlu spread yang tidak sering berubah. Keuntungan fixed spread lainnya adalah terhindar dari lonjakan spread yang tinggi secara tiba-tiba ketika volatilitas pergerakan harga sedang sangat tinggi. Meski demikian, pada broker dengan fixed spread biasanya akan sering re-quote atau penawaran ulang akibatnya proses eksekusi order akan lebih lama.

Perlu diketahui bahwa dalam kenyataannya tidak ada spread yang benar-benar fixed. Pada saat terjadi volatilitas pergerakan harga yang sangat tinggi misalnya ketika ada rilis data berdampak tinggi atau berita penting, spread akan melebar juga.

Untuk mengetahui untung ruginya fixed spread, silahkan baca: Fixed Spread, Seperti Apa Keuntungannya Bagi Trading Forex?

  Yudha Argantara   |   18 Jan 2023

Oh iya kak, kakak menuliskan bahwa spread itu tidak ada yang benar-benear fixed apalagi saat terjadi rilisan data dan berita penting, fixed spread akan melebar.

Untuk besaran pelebaran fixed spread yang terjadi itu sebesar berapa pips, serta bila dibandingkan dengan floating spread lebih besar yang mana? Selain itu untuk kasus bila saya memakai floating spread dan bila terjadi pelebaran karena dampak yang seperti bapak sampaikan diatas, spread bisa melebar sampai berapa pips?

Sebaiknya untuk pemula sendiri apakah lebih baik memilih fix spread atau floating spread ya?

  M Singgih   |   20 Jan 2023

@ Yudha Argantara:

- Oh iya kak, kakak menuliskan bahwa spread itu tidak ada yang benar-benear fixed apalagi saat terjadi rilisan data dan berita penting, fixed spread akan melebar.

Ya, benar.

- … Untuk besaran pelebaran fixed spread yang terjadi itu sebesar berapa pips, serta bila dibandingkan dengan floating spread lebih besar yang mana? Selain itu untuk kasus bila saya memakai floating spread dan bila terjadi pelebaran karena dampak yang seperti bapak sampaikan diatas, spread bisa melebar sampai berapa pips?

Mengenai pelebarannya sampai berapa pip, maaf, saya belum pernah mengamati ataupun melakukan penelitian, karena saya tidak pernah menggunakan fixed spread.

- …. Sebaiknya untuk pemula sendiri apakah lebih baik memilih fix spread atau floating spread ya?

Kalau kami menyarankan untuk memilih yang floating spread saja, lebih fair.

  Fajar Permana   |   21 Feb 2023

M Singgih: Sangat setuju dengan kak Singgih...Ini berdasarkan pengalaman aja, saya adalah trader scalper, memang kalau pakai floating spread itu bisa bengkak banget, apalagi kalau main scalping di pair cross.

  Kiki R   |   19 Jan 2023

Jawaban untuk Regina:

  • Pada saat memilih sebuah broker, apa pertimbangan memilih Floating dan Fixed Spread?

Floating spread: Broker menentukan spread sesuai dengan kondisi pasar saat ini. Ini artinya bahwa spread dapat berubah-ubah dan menjadi lebih rendah atau lebih tinggi tergantung pada volatilitas pasar.

Fixed spread: Broker menentukan spread tetap yang sama sepanjang waktu, tidak peduli kondisi pasar. Ini artinya bahwa spread tidak akan berubah-ubah, tetapi mungkin lebih tinggi dari spread floating dalam kondisi pasar yang tenang dan lebih rendah dalam kondisi pasar yang volatil.

Pertimbangan saat memilih antara floating dan fixed spread:

  • Kondisi trading: Jika Anda seorang trader yang mencari stabilitas dan tidak ingin dipengaruhi oleh volatilitas pasar, maka fixed spread mungkin lebih cocok untuk Anda. Namun, jika Anda seorang trader yang mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan spread, maka floating spread mungkin lebih cocok untuk Anda.
  • Biaya trading: Fixed spread biasanya lebih tinggi daripada floating spread, jadi jika Anda seorang trader yang mencari biaya trading yang rendah, maka floating spread mungkin lebih cocok untuk Anda.
  • Scalping: Jika anda seorang scalper yang membuka posisi dalam jangka waktu yang singkat, maka floating spread akan lebih cocok untuk anda dibandingkan dengan fixed spread.

Penting untuk diingat bahwa setiap broker akan menawarkan kondisi yang berbeda-beda dan sebelum membuat keputusan, pastikan untuk membandingkan dengan broker lain dan membaca syarat dan ketentuan yang ditawarkan.

  • Apa memang keuntungan masing-masing dari 2 macam spread ini?

Keuntungan dari spread floating adalah:

  • Spread yang lebih rendah, karena ia mencerminkan kondisi pasar saat ini.
  • Kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan spread yang lebih rendah dalam kondisi pasar yang tenang dan lebih tinggi dalam kondisi pasar yang volatil.
  • Lebih cocok untuk trader yang mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan spread, seperti scalper yang membuka posisi dalam jangka waktu yang singkat.

Keuntungan dari spread fixed adalah:

  • Spread yang tetap, sehingga tidak akan dipengaruhi oleh kondisi pasar saat ini.
  • Lebih cocok untuk trader yang mencari stabilitas dan tidak ingin dipengaruhi oleh volatilitas pasar.
  • Biaya trading yang lebih stabil dan dapat diprediksi.

Namun, perlu diingat bahwa spread fixed akan lebih tinggi daripada spread floating, sehingga biaya trading akan lebih tinggi. Sebaiknya Anda mempertimbangkan strategi trading dan gaya trading Anda saat memilih jenis spread yang cocok untuk Anda.

  Regina   |   21 Jan 2023

Terima kasih atas penjelasannya kak! Next question, saya ingin bertanya lebih lanjut mengenai spread. maaf baru online sekarang.

Yang saya tau kan gini kak, broker mengambil keuntungan dari tradernya salah satunya melalui spread. Nah, floating spread seperti yang kakak kemukakan bahwa floating spread mencerminkan pasar sebenarnya. Apakah floating spread benar-benar mencerminkan harga spread pada pasar sebenarnya atau harganya udah ditambahkan ama Broker?

Dan mengenai Fixed spread sepertinya lebih aman buat beginner ya kak.

  Kiki R   |   24 Jan 2023

Jawaban untuk Regina:

  • Apakah floating spread benar-benar mencerminkan harga spread pada pasar sebenarnya atau harganya udah ditambahkan ama Broker?

Untuk menjawab hal ini, saya perlu menjelaskan sedikit tentang tipe akun di broker forex.

Saat ini, ada broker forex yang menyediakan akun dengan spread sangat kecil bahkan hampir 0.0 pips (tanpa markup). Jenis akun ini ditujukan bagi scalper atau trader yang butuh spread yang sangat tipis karena trading di time frame kecil.

Namun, jenis akun ini mempunyai komisi yang lebih besar dibandingkan dengan jenis akun standar yang mempunyai spread lebih besar.

Jadi, jawaban tepat buat pertanyaan ini adalah bergantung dengan tipe akunnya.

Broker forex tentu saja akan mengambil untung dari transaksi, baik dari spread atau dari komisi dan ini hal yang wajar. Broker forex yang menyediakan spread sangat kecil (tanpa markup) dan bahkan tanpa komisi harus dicurigai karena mereka tidak mungkin beroperasi tanpa mencari keuntungan.

  • Dan mengenai Fixed spread sepertinya lebih aman buat beginner ya kak.

Benar lebih aman karena lebih mudah menghitung selisih harga dan biaya trading. Kekurangannya, fixed spread dipastikan adalah mekanisme transaksi dealing desk (bandar).

Karena di market yang sesungguhnya spread sudah pasti floating, tidak fixed.

  Tedd   |   16 Feb 2023

Kiki R: Halo kak, terima kasih atas pengetahuan yang dishare. Aku sendiri jujur ga tau kalau fixed spread itu dipastikan adalah mekanisme dari broker bandar. Soalnya selama ini aku ga bisa bedain broker bandar sama broker non bandar. Yang saya tau, keduanya memiliki eksekusi yang cepat dan ada yang bilang kalau broker bandar ga memperbolehin scalping juga.

Ini merupakan pengetahuan baru bagi saya!

  Kiki R   |   19 Feb 2023

Jawaban untuk Tedd:

Sama-sama. Semoga tradingnya makin baik ya!

  Yitno   |   19 Feb 2023

Kalau Fixed Rate apakah bisa juga terjadi hal-hal seperti Slippage dan Requotes pak?

  M Singgih   |   21 Feb 2023

@ Yitno:

Istilah fixed rate biasanya digunakan oleh broker lokal untuk menentukan kurs Rupiah ketika deposit dan withdrawal. Fixed rate tidak ada hubungannya dengan requote dan slippage. Jadi walaupun broker menawarkan fixed rate atau floating rate, requote dan slippage bisa saja terjadi.

  Andreas   |   21 Feb 2023

Yitno: Slippage dan requote lebih ke marketnya sih. Bukan masalah di fixed rate, tetapi emang kondisi pasar dan kondisi broker aja. Kedua hal ini memang sering terjadi, tapi paling ga bisa di hindari gan. DAn mengenai requote, akan jarang ya terjadi bila broker nyediain server yg bagus yaa tetapi emang ada faktor dari pasar yg fluktuasi jga. Kalau slippage murni rata-rrata dari gerakan pasar yg tajam sih

Coba baca di artikel ini biar lebih ngeh: Dapatkah Slippage Broker bsa dihindari?

  Aji B   |   3 May 2023

Jika mengandalkan strategi swing trading, apakah menggunakan Fix Spread lebih menguntungkan?

  Bobby   |   4 May 2023

Aji B: Menurut saya, menguntungkan atau tidak dalam penggunaan Fix Spread atau Floating Spread itu selalu tergantung pada preferensi masing-masing trader. Namun saya berpendapat , bagi trader yang mengandalkan strategi swing trading, Fix Spread mungkin lebih cocok karena lebih stabil dan dapat membantu mengurangi biaya transaksi.

Dengan Fix Spread, spread atau selisih antara harga jual dan harga beli instrumen trading tetap konstan tanpa adanya fluktuasi, meskipun terjadi perubahan harga di pasar. Sebaliknya, dengan Floating Spread, spread dapat berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar, sehingga dapat lebih sulit untuk menghitung biaya transaksi secara akurat. Overall. fix spread bisa dirasakan lebih menguntungkan daripada floating spread

  M Singgih   |   4 May 2023

@ Aji B:

Tidak. Swing trading tidak tergantung spread tetapi tergantung dari posisi yang dibuka, salah atau benar. Kalau salah posisi meskipun spread-nya nol juga kemungkinan besar akan loss. Kalau scalping memang tergantung spread karena ambil profitnya sedikit-sedikit.

Kategori Forum
  • Terpopuler
  • Banyak Dibaca
  • Reply Terakhir
  • Terbaru
  • Strategi Scalping
  • Membaca Trend
  • Emas
  • Akun Demo
  • Strategi Hedging Forex
  • Reversal
  • Broker Mancanegara