PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan?

Wiji Purnama 4 Jun 2018
Dibaca Normal 7 Menit
forex > broker > memilih >   #eksekusi-instan   #eksekusi-market
Terdapat 2 jenis Market Order yang biasanya ditawarkan broker forex, yakni eksekusi market dan eksekusi instan. Apa beda keduanya dan mana yang lebih baik?

eksekusi market dan eksekusi instan

Pernahkah Anda mengalami Requote saat membuka posisi dalam pasar? Hal ini mungkin terjadi karena terdapat perbedaan tipe Market Order yang biasanya ditawarkan broker forex: eksekusi market dan eksekusi instan. Artikel ini akan membahas tema perbedaan tipe tersebut, kelebihan dan kelemahan masing-masing, serta head-to-head langsung antara eksekusi market dan eksekusi instan.

 

Apa Sih Market Order Dalam Pasar Forex itu?

Tahukah Anda bahwa dalam trading forex terdapat dua jenis Order? Ada Pending Order dan Market Order. Pending Order merupakan Limit maupun Stop yang akan tereksekusi ketika harga telah sampai pada level tertentu.

Di sisi lain, Market Order adalah sebuah proses penempatan posisi order (buy atau sell) yang langsung tereksekusi pada level harga tertentu dan waktu tertentu. Secara ringkasnya, eksekusi adalah saat Anda menekan tombol buy ataupun sell dalam MetaTrader Anda. Market Order sendiri terbagi dalam 2 jenis, yakni eksekusi market dan eksekusi instan.

 

Eksekusi Market (Market Execution)

Eksekusi Market adalah salah satu jenis Order yang biasanya dapat ditemui pada broker berjenis ECN. Dalam pembukaan posisinya, order akan dibuka pada harga terakhir yang tercatat di broker. Sehingga order mungkin berada pada harga yang Anda inginkan, sedikit berbeda, bahkan dapat terpaut sangat jauh dari tempat yang Anda inginkan.

Kelebihan utama dalam menggunakan eksekusi market adalah, Anda akan dapat trading tanpa mengalami Requotes. Eksekusi market juga menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi dalam proses eksekusi. Order Anda juga 100% akan tereksekusi langsung ke dalam pasar.

eksekusi market dalam forex

Namun, dengan menggunakan eksekusi market sebagai jenis order Anda, maka kemungkinan besar Anda akan terkena Slippage. Slippage atau deviasi pergerakan harga ini dapat beragam dari hanya berjarak 0.1 pips hingga sebesar 9 pips. Kelemahan lain dari jenis order ini adalah, tidak dapatnya ditetapkan level Stop Loss dan Take Profit langsung saat order dilakukan.

Baca Juga:

Market Execution: Why It Matters and What Brokers to Choose

 

Eksekusi Instan (Instant Execution)

Eksekusi instan adalah order yang dieksekusi pada harga terakhir yang Anda lihat. Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan eksekusi market yang menerapkan harga terakhir pada broker. Dengan memanfaatkan eksekusi instan ini, Anda memiliki kekuasaan penuh dimana posisi akan Anda letakkan.

Namun, dalam prosesnya, harga tentu saja terus berubah, apalagi saat pasar sedang Volatile. Oleh karena itu, broker yang menggunakan eksekusi instan biasanya menerapkan deviasi sebagai batas perubahan harga. Jika harga bergerak melebihi deviasi, maka broker memberitahukan Anda bahwa akan terjadi Requote.

eksekusi instan dalam forex
Kelebihan utama dari eksekusi instan ini adalah Anda benar-benar bisa mendapatkan posisi harga yang tepat. Sebagai contoh, jika Anda melihat EUR/USD pada level 1.07447, maka pada level itupulalah harga akan dieksekusi instan.

Kekurangan utama eksekusi instan dalam forex adalah saat volatilitas market sedang tinggi. Anda akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan posisi sesuai dengan keinginan. Hal ini dapat terjadi karena saat volatilitas tinggi, maka harga akan bergerak sangat cepat, sehingga kemungkinan besar, semua eksekusi instan Anda akan mendapatkan pesan Requote dari broker.

Baca Juga:

How to Get Away from Forex Broker Requotes

 

Eksekusi Market Vs. Eksekusi Instan

Mengingat cepatnya pertumbuhan industri forex di Indonesia saat ini, sudah banyak broker-broker ECN yang masuk dengan menawarkan Spread rendahnya. Masuknya broker ECN ini sempat membuat gaduh broker lokal maupun luar dengan layanan Dealing Desk-nya. Kebanyakan nasabah yang telah kehilangan banyak uang sebelumnya, menuding broker-broker tersebut curang karena manipulasi harga dengan eksekusi instannya.

Hal ini menjadikan broker dengan order eksekusi market sempat naik daun karena kecepatan eksekusinya, ketelitian harga, dll. Namun pada akhirnya, muncul juga permasalahan lain seperti Slippage. Lagi-lagi kebanyakan trader mengklaim bahwa ini adalah kesalahan-kesalahan broker.

Jadi mana sebenarnya yang lebih baik, eksekusi market atau eksekusi instan dalam forex? Eksekusi market dan eksekusi instan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Requote dan Slippage yang berlebihan sama-sama tidak baik bagi proses trading. Jadi penting untuk seorang trader untuk mengetahui terlebih dahulu fakta-fakta tentang Market Order di atas.

 

Mana Market Order Yang Baik Untuk Anda?

Jika dilihat dari masing-masing sisi, kedua Market Order unggul pada bidangnya masing-masing. Lalu bagaimana menentukan Market Order yang baik? Berikut beberapa saran yang bisa Anda terapkan dalam menentukan Market Order yang baik untuk Anda.

 

1. Kenali tipe trader Anda

Hal yang pertama dan utama adalah Anda harus mengenali tipe trader Anda terlebih dahulu. Jika Anda seorang Scalper yang memanfaatkan time frame di bawah 15 menit untuk melakukan transaksi, tentu saja eksekusi instan bukan merupakan Order yang baik untuk Anda. Seorang Scalper yang notabenenya memerlukan kecepatan eksekusi ada baiknya memilih broker eksekusi market.

Beda cerita lagi jika Anda seorang trader dengan tipe Intraday atau Swing yang memerlukan ketelitian tepat dalam penempatan harga. Ada baiknya Anda memilih broker eksekusi instan. Dengan tingkat ketelitian level harga Anda bisa dengan tenang menempatkan eksekusi instan Anda pada level-level Support maupun Resistance yang Anda inginkan.

Selain itu, pertimbangkan juga apakah Anda akan trading saat adanya berita ekonomi atau tidak. Dalam keadaan rilis berita ekonomi, market akan bergerak dengan Volatile. Sehinga jika Anda menggunakan eksekusi instan, kemungkinan besar posisi Anda akan selalu mengalami Requote. Namun hal ini juga berlaku bagi trader yang menggunakan eksekusi market. Dalam keadaan Volatile, kemungkinan terkenanya Slippage sangat besar, terutama bagi trader yang suka memasang Pending Order.

 

2. Mencoba Dan Memastikan Sendiri

Jika Anda adalah seorang pemula yang masih belum tahu apa-apa, maka hal ini juga bisa menjadi pengalaman yang baru buat Anda. Anda dapat mencoba langsung pada broker-broker yang menyediakan Market Order tersebut. Bahkan saat ini sudah ada broker yang memiliki eksekusi market dan eksekusi instan tersebut sebagai fasilitasnya. Kedua jenis Market Order ini juga tersedia baik pada platform Metatrader 4 maupun Metatrader 5.

Dengan mencoba dan memastikan sendiri secara langsung, maka Anda dapat merasakan dengan sendirinya Market Order yang cocok dengan tipe Anda. Anda tidak harus membuka akun Live, akun demo-pun cukup untuk mencobanya.

 

3. Melihat Keunggulan Lain Broker

Baik eksekusi instan maupun eksekusi market sebenarnya memiliki keunggulan yang lain, misalnya eksekusi market yang biasanya ada pada broker ECN dan NDD. Broker-broker ECN ini umumnya memiliki Spread yang tipis. Hanya saja Anda biasanya akan dikenakan komisi sesuai dengan lot yang digunakan.

Lain halnya dengan order berjenis eksekusi instan. Broker yang menggunakan eksekusi instan ini biasanya bertipe Dealing Desk. Kelebihannya tentu saja terdapat pada tidak adanya komisi, serta ada pula yang menyediakan fitur Fixed Spread.

Baca Juga:

1 Pip Fixed Spread Forex Brokers

 

Penutup

Dalam memilih broker dan membuka akun, tentu saja ada banyak sekali pertimbangan yang harus diambil. Anda harus mengamati regulasinya, level stop out dan margin call, kebijakan deposit serta withdraw, serta masalah Market Order ini. Sangat penting bagi seorang trader untuk mengetahui perbedaan antara eksekusi market dan eksekusi instan dalam forex serta berbagai kelebihan/kelemahannya.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang lebih unggul baik dari eksekusi market maupun eksekusi instan dalam forex. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda memilih eksekusi instan akan terkena Requote, Anda memilih eksekusi market justru malah terkena Slippage.

Lalu apa yang sebaiknya dilakukan? Hal yang bisa Anda lakukan adalah setidaknya memilih broker dengan ketentuan regulasi yang jelas dan handal. Serta belajar menghasilkan banyak uang dalam market, sehingga kehilangan kecil seperti Slippage maupun Requote menjadi tidak berarti lagi.

Kategori Terkait
 
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 21 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 1 hari, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 1 hari, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 1 hari, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 1 hari, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 1 hari, #Saham Indonesia


Komentar @inbizia

kalau saya sih lebih milih ke eksekusi market bcoz waktu order relatif cpt cm sepersekian detik, g ad requote, eksekusi dijamin, akses langsung ke market, harga disediakan langsung dr market bukan broker, sll ad kesempatan bwt buka order dgn hrga yg lbh baik plus g ad batasan strategi
 Rudi |  5 Jun 2020
Halaman: Pilih Mana Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan
Terima kasih artikelnya. Sangat bermanfaat. Untuk trader pemula mungkin lebih baik pakai eksekusi market aja kali ya, soalnya saya pernah nyoba yang instan pas pertama kali trading dan bikin bingung.
 Tumini |  23 Dec 2020
Halaman: Pilih Mana Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan
Ada beberapa alasan, yaitu: 1. Jawaban paling umum yang biasa diberikan saat para trader menanyakan penyebab broker melarang teknik scalping forex. Jika memperhitungkan prinsip scalping yang dilakukan dengan membuka banyak posisi dalam waktu singkat, hal ini cukup masuk akal. 2. Tergantung jenis broker forex atau model eksekusi broker. Jika broker menggunakan eksekusi market atau bermodel STP/ECN, maka tidak ada alasan untuk melarang scalping, mengingat order klien akan disambungkan langsung ke pasar yang sebenarnya, bukan di 'pasar buatan broker'. Sebaliknya, broker berjenis Market Maker atau Dealing Desk menyalurkan dan mengeksekusi order klien di 'pasar buatan' mereka sendiri. Untuk lebih lengkap, Anda bisa membaca ulasannya di artikel berikut ini.
 Inbizia Support |  5 Dec 2022
Halaman: Broker Lokal Untuk Scalping Yang Wajib Anda Ketahui
Lucky: Halo kak, sebtulnya sama aja antara stop order dengan stop loss. Sbenarnya ada kok Instant Market Order kok kak. Yang dimaksud Instant Market Order itu sendiri adalah eksekusi instant dan memang defaultnya di aplikasi trading manapun yaa jenis market order ini. Klu di MIFX, bila ga mengaktfkan pending order, maka jenis market order adalah instant dan kalau ga pengaktifkan pending order, maka jenis market ordernya adalah Pending Order. Untuk lbh jelasnya lgi bisa melihat gambar dibawah ini : Nah, utk simplenya begini kak. Untuk Tombol eksekusi yang warna hijau bertuliskan Place Pending Order maka jelas yaa klu eksekusi pasar yang disetting adalah Pending Order Sedangkan, kalau pending order dimatikan. Maka ekseskusi menjadi instant market execution atau tombol hijau bertuliskan Order sekarang. Semoga membantu!
 Surya |  16 Feb 2023
Halaman: Tips Mifx Cara Memanfaatkan Tipe Order Sesuai Strategi
Bantu jawab ya. Eksekusi pasar (market execution) adalah salah satu jenis eksekusi order di mana order trader akan dieksekusi pada harga pasar terbaik yang tersedia saat itu. Sebagai hasilnya, eksekusi pasar biasanya lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan jenis eksekusi lainnya, seperti eksekusi instan (instant execution). Baca Juga: Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan? Sementara itu, beberapa broker forex menawarkan jenis eksekusi lain, seperti eksekusi instan, di mana order trader akan dieksekusi pada harga yang ditawarkan oleh broker tanpa mencocokkan dengan harga pasar. Hal ini dapat menyebabkan requote atau penundaan dalam eksekusi order. Kembali pada pertanyaanmu mengenai Didimax, sebagai broker forex dengan eksekusi pasar, mereka menawarkan kecepatan dan akurasi eksekusi yang lebih baik dibandingkan broker yang tidak menawarkan market execution.
 Geraldo |  29 Mar 2023
Halaman: Apa Saja Kelebihan Dan Kekurangan Broker Didimax
gue bantu jawab ye! Mengenai Instant Execution sama Pending Order itu kayak gini : Jadi, Instant Execution itu kayak langsung eksekusi tradingnya saat klik tombol Buy/Sell. Sedangkan, Pending Order itu lo atur dulu level harganya, trus kalo harga udah sampe level yang lo set, baru deh ordernya terisi. Fungsinya juga beda-beda, Instant Execution lebih cocok buat kondisi pasar yang volatil atau saat lo pengen cepet eksekusi trading. Sementara, Pending Order lebih cocok buat lo yang pengen ngatur trading dengan lebih spesifik, misalnya mau beli di harga tertentu atau jual di harga tertentu. Oh iya, selain Instant Execution dan Pending Order, ada juga tipe execution lainnya di trading, yaitu Market Execution dan Stop Order. Tapi, gue nggak mau bikin bingung, jadi kalo pengen tau lebih lanjut bisa baca di artikel ini mengenai tipe ekskusi : Pilih Mana : Eksekusi Pasar atau Eksekusi Instant Terus, kalo soal tipe order, ada beberapa macem, seperti Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, Sell Stop. Intinya, tiap tipe order punya kegunaan dan cara penggunaannya masing-masing, jadi tergantung kebutuhan lo saat trading. Jadi, lo bisa eksplorasi dan coba-coba sendiri, tapi jangan lupa pake akun demo dulu ya biar ga rugi!
 Nadeo |  9 May 2023
Halaman: Teknik Mengatur Risiko Trading Ala Broker Finex

Komentar[8]    
  Rudi   |   5 Jun 2020

kalau saya sih lebih milih ke eksekusi market bcoz waktu order relatif cpt cm sepersekian detik, g ad requote, eksekusi dijamin, akses langsung ke market, harga disediakan langsung dr market bukan broker, sll ad kesempatan bwt buka order dgn hrga yg lbh baik plus g ad batasan strategi

  Budi   |   15 Jun 2022

contoh broker yang gak instan execution apa aja ya?

  Dhea   |   23 Dec 2020

Bingung mau nanya di mana... pas pake instant execution di aplikasi MT5, kok pas lagi processing order suka error dan disuruh execute lagi?? 

  Samsul   |   23 Dec 2020

itu biasanya gara-gara pas lagi processing, harganya berubah, jadi ga bisa di-execute. terus kita bakal ditawari harga baru. semoga membantu.

  Gabriel   |   23 Dec 2020

Di instant execution, kalau asking price-nya no longer available terus gimana?

  Amanda   |   23 Dec 2020

Broker akan menolak eksekusi kita dan memberikan requote garga baru. Terserah kakaknya mau diterima atau enggak harga baru tersebut.

  Tumini   |   23 Dec 2020

Terima kasih artikelnya. Sangat bermanfaat. Untuk trader pemula mungkin lebih baik pakai eksekusi market aja kali ya, soalnya saya pernah nyoba yang instan pas pertama kali trading dan bikin bingung.

  Ramdan   |   27 Apr 2023

Tumini:bagaimana cara melakukan eksekusi langsung ketika sudah punya posisi? Saya coba mau likuid buy, mslah jadi posisi baru, tolong ya tks.