Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star

SAM 29 Jun 2016 Dibaca Normal 7 Menit
forex > candlestick >   #pola-candle   #pola-candlestick
Pola Morning Star dan pola Evening Star sering terbentuk pada chart, tapi apakah Anda dapat mengenalinya dan mentradingkannya dengan tepat? Mari kita pelajari metodenya.

Bagi trader dengan kiblat formasi candlestick, pola Morning Star dan pola Evening Star dapat dianalogikan sebagai lampu hijau untuk berburu cuan. Muncul di semua timeframe? Cek. Bisa dipakai di Pair apa saja? Cek. Akurasi tinggi? Cek. Karakteristik-karakteristik itulah yang membuat kedua pola candle ini perlu dipelajari oleh trader pemula.

 

Apa Itu Pola Evening dan Morning Star?

 

contoh pola morning star dan evening star

 

 

Pola candlestick Morning Star dan Evening Star terdiri dari 3 candle yang mengisyaratkan pembalikan arah pergerakan harga (reversal). Kedua pola tersebut memiliki ciri khas posisi candle kedua yang melompat (Gap) dari candle pertama, dengan badan yang kecil atau berbentuk Doji. Berikut adalah uraiannya:

 

A. Pola Morning Star

Pola Morning Star berpusat pada candle berbadan kecil atau pola doji (B) dengan posisi melompat dari candle Bearish (A). Berikutnya, candle B akan diikuti oleh candle Bullish (C).

candlestick morning star

Validitas pola Morning Star dilihat dari penutupan harga candle ke-3 (C). Panjang badan candlestick tersebut minimal harus melebihi setengah panjang candle pertama (A). Morning Star yang valid biasa ditemukan pada ujung tren menurun, karena mengindikasikan bahwa harga berpotensi tinggi untuk berbalik arah mendaki.

 

B. Pola Evening Star

Kebalikan dari pola Morning star, pola Evening Star diawali oleh candle Bullish (D) selama tren mendaki. Bakal pokok dari formasi candle ini adalah candle berbadan kecil atau Doji (E) yang tergelincir dari candle sebelumnya. Formasi komplit setelah candle ketiga (F) ditutup lebih rendah dari penutupan Doji dan berbadan minimal setengah dari candle pertama.

candlestick evening star

Bersiaplah untuk mengantisipasi kemungkinan harga terjun jika Anda menemukan pola Evening Star dalam tren yang mendaki berkepanjangan.

 

 

Kenapa Pola Evening Star dan Morning Star Terbentuk?

Sebenarnya, daripada menghafal formasi pola Evening Star atau Morning Star, lebih baik memahami latar belakang kenapa kedua pola tersebut terbentuk pada chart. Karena dalam kondisi khusus, formasi bisa saja terbentuk tidak sempurna, atau sedikit melenceng, tapi sinyalnya masih patut dipertimbangkan.

Inti dari formasi "perang bintang" ini adalah bergesernya dominasi kekuatan dari salah satu pihak (Buyer atau Seller) ke pihak lain, yang dapat diamati dari terbentuknya candle berbadan kecil atau Doji; candle tersebut melompat atau tergelincir dari tren pergerakan harga.

 

gap pada pola evening star dan morning star

 

 

Misalnya pada chart di atas, candle Doji terbentuk di ujung tren pendakian (uptrend). Artinya, kekuatan Buyer untuk mendorong harga lebih tinggi mulai berkurang, digantikan oleh tekanan Seller yang semakin bertambah, sehingga harga rentan mengalami pembalikan menurun. Benar saja, setelah Doji atau "si Bintang" tercetak, dua candle berikutnya ditutup minus jauh dari pembukaannya alias longsor.

Menurut Steve Nison, pakar analis candlestick, berikut adalah syarat umum pembentukan pola Morning Star dan Evening Star:

  • Terjadi gap antara candle kedua dengan candle awal.
  • Candle ketiga memiliki panjang badan minimal setengah dari candle pertama.

Syarat pertama dapat dikecualikan pada pasar Forex. Karena likuiditas pada pasar Forex jauh lebih besar daripada pasar modal atau komoditas, Gap jarang ditemukan pada chart Pair Forex. Selama candle kedua ditutup dekat dari level pembukaannya (berbadan kecil) dan berada di penghujung tren, kondisi tersebut sudah cukup memenuhi syarat pembentukan "Bintang" pada pola Morning Star dan Evening Star.

Sedangkan pada syarat kedua, candle ketiga seharusnya memiliki panjang badan minimal setengah dari candle pertama. Jadi, jika candle pertama memiliki Range penutupan harga sampai sebesar 50 pip, maka candle ketiga paling tidak punya jarak 25 pip dari Opening ke Closing. Namun, bagaimana jika candlestick ketiga panjang badannya melebihi candlestick pertama?

candlestick

Dari contoh chart di atas, pola Morning Star tampak mengalami deviasi karena badan candle pertamanya sangat pendek (Doji), sedangkan candlestick ketiga panjang badannya jauh lebih besar. Namun bila dicermati, tampak celah besar (Gap Down) di antara candle awal dan kedua.

Berikutnya, candle kedua membentuk inti dari pola Morning Star dengan ciri khas badan kecil dan munculnya celah di penghujung trend menurun. Candle ketiga mengokohkan sinyal pembalikan arah dengan badan menjulang tinggi, meninggalkan penutupan candlestick pertama.

Itu baru teorinya, terus, langkah-langkah trading praktis apa saja yang harus dipersiapkan saat pola Morning Star dan Evening Star terbentuk?

 

Bagaimana Cara Trading Dengan Kedua Pola Candlestick Reversal Ini?

Apa saja sih langkah-langkah konkret yang harus trader lakukan saat pola Morning Star dan Evening Star muncul pada chart? Apa mereka hanya sekedar menekan tombol Buy atau Sell? Tentu saja tidak. Untuk mendapatkan keuntungan profit, ada beberapa langkah sistematis yang wajib dipersiapkan.

1. Identifikasi dan saring validitas sinyal

Jangan terburu-buru membuka posisi setiap kali pola candlestick reversal seperti Morning Star dan Evening Star muncul. Selalu ada risiko sinyal palsu untuk diwaspadai. Karena itu, Anda perlu menyiasatinya dengan menggunakan bantuan indikator lain untuk menyaring kualitas dan akurasi sinyal.

chart

 

Chart di atas menggunakan indikator Bollinger Bands sebagai indikator pendukung. Perhatikan bahwa sempat terbentuk dua pola Evening Star, tapi hanya satu pola yang akurasinya tinggi. Pola Evening Star pertama akurasinya rendah, karena terbentuk saat harga masih bergejolak dan belum membentuk tren kuat. Sedangkan pola kedua sinyal reversalnya lebih baik, karena terbentuk di penghujung tren mendaki yang bertepatan dengan level Resistance Upper Band pada indikator BB.

 

2. Tentukan level pembukaan posisi

Setelah mengetahui validitas pola Morning Star atau Evening Star, langkah berikutnya adalah menentukan di titik level berapa Anda akan mulai mengeksekusi Market Order. Sebenarnyam Entry Rules (peraturan buka posisi) dari kedua pola reversal ini cukup fleksibel dan beragam, bergantung dari sistem trading masing-masing trader.

Cara termudahnya adalah dengan mencermati harga penutupan pada candle terakhir. Jika panjang badan ketiga lebih besar dari candle pertama, eksekusi Order Buy atau Sell di kisaran penutupan candle terakhir. Bila panjang candle ketiga lebih pendek dari candle awal, persiapkan order beli/jual di tengah badan candle terakhir.

 

3. Tentukan target profit dan batas resiko

Posisi trading terbuka tidak boleh dibiarkan mengambang (Floating) tanpa target, karena harga dapat bergerak bebas di luar ekspektasi. Untuk mengantisipasinya, Anda harus menetapkan target profit (TP) dan batas resiko (SL). 

target profi

Batas SL ditentukan beberapa pip di sekitar nilai High candle kedua pola Evening Star sebagai batas Resistance terakhir. Berikutnya, dengan rasio Risk & Reward 1:2, jarak profit target ditentukan sebesar dua kali lipat dari jarak Entry ke SL. Pada contoh chart di atas, jarak SL adalah 122 pip, sedangkan TP berjarak dua kali lipat dari SL, yaitu 244 pip.

 

Menentukan jarak TP dan SL dari titik Entry juga dapat ditetapkan dengan beragam metode bergantung dari sistem trading. Umumnya, trader menggunakan bantuan rasio Risk & Reward sebagai alternatif andalan. 

Secara singkat, cara trading menggunakan pola reversal Evening Star dan Morning Star dapat dilihat dalam infografis di bawah ini.

Pola Morning Star dan Evening Star

 

 

Plus Minus Trading Dengan Pola Morning Star Dan Evening Star

Kabar baik, pola Evening Star dan Morning star cukup sering muncul pada segala macam Pair (baik Mayor maupun Cross) dan Timeframe apapun. Jadi, peluang trading dari kedua pola reversal ini memang akan sering bertebaran pada chart. Fleksibilitas tinggi juga membuat pola-pola tersebut mudah dikombinasikan atau dikembangkan dengan dukungan indikator-indikator lain.

Kabar buruknya, pola Morning Star dan Evening Star dapat pula menjebak trader pemula jika mereka tak berhati-hati dalam langkah identifikasi penyaringan validitas sinyal. Perlu diingat, meskipun kedua pola reversal ini akurasinya relatif tinggi, tapi tak ada jaminan bahwa setiap kali pola muncul, posisi yang dibuka akan mendapat keuntungan.

 

Masih Penasaran? Masih Ada Pola Candle Lainnya

Pola Morning Star dan Evening Star hanyalah bagian kecil dari jagad metode trading dengan formasi-formasi candlestick. Jangan heran, masih ada ratusan pola-pola candlestick lainnya yang tak kalah menarik.

Steve Nison, pakar metode trading candlestick, menuliskan buku trading legendaris berjudul "Japanese Candlestick Charting Techniques", yang mengupas secara lengkap ragam-ragam formasi candlestick berakurasi tinggi pada pasar finansial global.

 

ebook steve nison

 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Nur Cahyo |  11 Nov 2014

Kenapa saat melihat sinyal trading dari pola candlestick, oscillator lebih sering diajukan sebagai indikator yg dapat mengkonfirmasi sinyal tsb?

Lihat Reply [1]

 Sudirman |  13 Feb 2015

Maaf Gan ganggu lagi ini.. saya belum paham gan tentang pola-pola Candle stick itu, karena contohnya gak di pasang gan.. mohon kirimkan contoh pola-pola candle Stick gan..

Thank..

Lihat Reply [2]

 Dwee |  12 Aug 2015
pola candle mana yg paling sering muncul dichart dan paling gampang dianalisa?

Lihat Reply [2]

 Oji |  10 Jan 2018

Malem coach....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tidaknya pola tersebut apakah hanya dengan melihat closing 1 candle bar berikutnya? Apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? Mohon penjelasannya. Makasih

Lihat Reply [2]

 Sofyan Hamid |  25 Feb 2022

min, adakah cara kita tahu bahwa pola candle yang muncul itu tidak abal-abal dan bisa menghasilkan keuntungan? minta tips dan triknya min.

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

klo menurut gw sama2. baik hammer atau hanging man atau harami sama2 bisa akurat bisa juga ngasih false signal. cuma dgn banyak2 latian dn praktek kita bisa tau mana yg lebih bisa kita kenali n gunakan. Yg jelas adanya pola2 itu bisa jadi warning utk kita siap2 open order sesuai sinyal reversal. biar lebih yakin lgi bisa jg kita nggak cuma mengandalkan pola candlestick, tapi juga bantuan indikator oscillator. bagaimanapun caranya yg penting kita tdk lupa manajemen resiko, tetapkan stop loss sesuai batas rugi yg mampu ditanggung itu penting
 Francis Kurniawan |  27 Apr 2015
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
kalau ndak salah, malah ada cara konfirmasi arah harga setelah news dg pola candle.

mungkin sebetulnya bukan di indikator mana yg diperhatiin, tpi bagaimana dn kapan sinyalny digunakan sewaktu ada rilis news.
 Koki |  7 Jun 2015
Halaman: Trading Dengan Pola Engulfing Candle
Saya cukup banyak mencari refresnsi misalnya beli buku, baca artikel di internet atau nonton vidoe di youtube, namun saya belum menemukan penjelasan seperti ini, kebanyakan membahas tentang pola candlestick. Terima kasih pak rio, atas penjelasan dan pembelajarannya serta telah berbagi ilmu. Hal ini sangat bermanfat apalagi trader pemula seperti saya. Semoga tidak pernah bosan untuk berbagi ilmunya pak.
 Viar |  2 Dec 2018
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Salam .... Saya pemula dalam forex, sangat menarik tentang pembahasan Pola Candlestick Morning Star dan Evening Star ini, trims ...
 Muhammad Abduh |  20 Sep 2019
Halaman: Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
harusnya artikel berjudul "Menggunakan Pola Candlestick Three Inside Up Dan Three Inside Down" langsung diberi linknya min biar g nyari dulu aku nya :-(
 Chyntya |  5 Jun 2020
Halaman: Pola Candle Terbaik Penanda Reversal
@Dhimas: Untuk akurasi murni menggunakan pola candlestick, time frame yang lebih besar lebih besar akurasinya daripada time frame dibawahnya, contohnya akurasi pola candlestick di Daily lebih besar daripada di time frame H1.

Management resiko sebaiknya mengikuti aturan maksimal 2% resiko dari modal. 
 Kiki R |  14 Jul 2020
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan

Kamus Candlestick

Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Three Line Strike
Three Line Strike
Akurasi :

Terdiri dari 4 candlestick. Tiga candlestick pertama adalah candle bullish yang ditutup menguat secara berturut-turut, sementara candlestick keempat adalah candlestick bearish panjang yang dibuka di harga lebih tinggi, tapi ditutup jauh di bawah harga penutupan tiga candlestick sebelumnya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.
Komentar[3]    
  Lusi Sinarsih   |   15 Jun 2016
Wah ini mirip-mirip seperti pola pinbar yah, jadi begitu ada pola pinbar bisa jadi itu indikasi kalau akan terjadi kontinuasi trend. Sedangkan apabila mendekati resistan ato support pinbar biasanya menjadi indikator akan terjadinya reversal, betul?
  M Singgih   |   16 Dec 2016
@Lusi Sinarsih:
Memang pin bar, yaitu candle yang ditengah. Dari gambar diatas: candle B untuk yang morning star dan candle E untuk yang evening star. Keduanya memang berbentuk pin bar, atau doji, atau hammer / shooting star yang mengisyaratkan pembalikan arah trend (trend reversal) dari arah trend sebelumnya, bukan penerusan trend.

Tidak tergantung dari resistance atau support, jika terbentuk pola morning star atau evening star kemungkinan akan terjadi pembalikan arah trend. Tetapi jika pola tersebut terbentuk dekat atau pada level resistance atau support maka akan lebih memperkuat kemungkinan tersebut (lebih valid). Yaitu pola evening star yang terbentuk pada atau dekat level resistance dan pola morning star yang terbentuk pada atau dekat level support.
  Muhammad Abduh   |   20 Sep 2019
Salam .... Saya pemula dalam forex, sangat menarik tentang pembahasan Pola Candlestick Morning Star dan Evening Star ini, trims ...
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip